Anda di halaman 1dari 11

Bab I

Pendahuluan
I. Latar Belakang
Kemoterapeutika adalah obat-obat kimiawi yang digunakan untuk
memberantas penyakit infeksi akibat mikroorganisme: bakteri, fungi,
virus, dan protozoa (plasmodium, amuba, trichomonas, dll), juga terhadap
infeksi oleh cacing !bat-obat tersebut berkhasiat memusnahkan parasit
tanpa merusak jaringan tuan rumah (toksisitas selektif)
"itostatika juga termasuk dalam golongan ini karena sel-sel kanker
adakalanya dapat dikembangbiakkan dan ditularkan pada organisme lain,
seperti halnya kuman #etapi karena sel-sel kanker sangat menyerupai sel-
sel normal dan kebanyakan sitostatika tidak bekerja selektif, obat-obat ini
dapat menimbulkan efek samping serius
$ada sejarah awal penggunaan kemoterapi digunakan satu jenis sitostatika,
namun dalam perkembangannya kini umumnya dipergunakan kombinasi
sitostatika atau disebut regimen kemoterapi, dalam usaha untuk
mendapatkan khasiat yang lebih besar $enggunaan obat kemoterapi
dimulai pada tahun %&'(-an dengan ditemukannya secara kebetulan
nitrogen mustard yang dapat dipakai untuk mengobati leukemia )aktu itu
makin banyak ditemukan obat yang dapat dipakai untuk mengobati kanker
"aat ini dikenal lebih dari '* jenis obat kemoterapi yang dipakai secara
aktif di seluruh dunia
II. Rumusan Masalah
+ari latar belakang yang telah dijelaskan di atas, maka rumusan masalah
dari makalah ini adalah sebagai berikut:
% ,pa yang dimaksud dengan kemoterapi-
. ,pa dasar dari kemoterapi-
/ 0agaimana mekanisme kerja dari obat kemoterapi-
' 0agaimana prinsip pemilihan obat kemoterapi-
1 0agaimana cara pemberian kemoterapi-
( 0agaimana efek samping kemoterapi-
2 0agaimana persyaratan pasien yang layak diberi kemoterapi-
3 0agaimana contoh obat kemoterapi-
III. Tujuan
+ari rumusan masalah yang telah dijelaskan di atas, maka tujuan
penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
% 4ntuk dapat menjelaskan tentang kemoterapi
. 4ntuk dapat menjelaskan dasar dari kemoterapi
/ 4ntuk dapat menjelaskan mekanisme kerja dari obat kemoterapi
' 4ntuk dapat menjelaskan prinsp pemilihan obat kemoterapi
1 4ntuk dapat menjelaskan cara pemberian kemoterapi
( 4ntuk dapat menjelaskan efek samping kemoterapi
2 4ntuk dapat menjelaskan tentang persyaratan pasien yang layak
diberi kemoterapi
3 4ntuk dapat memberi contoh obat kemoterapi
Bab II
Isi
5enurut +r 6ugroho $rayogo, "p$+K7!5, kemoterapi merupakan
cara pengobatan kanker dengan jalan memberikan zat8obat yang mempunyai
khasiat membunuh sel kanker dan diberikan secara sistemik
+asar dari kemoterapi adalah sebagai berikut:
% #erapi kausal 8 etiologi 8 patogenesis
a Karena etiologi8kausa kanker belum jelas maka terapi kausal adalah terapi
petogenesis
b 5enurut patogenesisnya kelainan pada kanker disebabkan oleh proliferasi
(perkembangbiakan) abnormal sel kanker ditempat asal dan ditempat
penyebaran (metastase)
. #erapi supportif (paliatif)
4ntuk memperbaiki kondisi umum pasien, maka perlu diberi :
a 5akanan yang bergizi
b 5enambah nafsu makan
c ,ntikatabolisme
d 9itamin (oral, parenteral)
/ #erapi simptomatik
4ntuk meringankan keluhan pasien yaitu rasa sakit, panas, tidak mau makan,
nausea, muntah, dll
$rinsip Kombinasi Kemoterapi adalah sebagai berikut:
a "etiap obat mencapai maksimum cell killing pada dosis yang masih dapat
ditoleransi efek sampingnya
b 5encegah atau memperlambat resistensi obat
c 5emperluas rentang pengobatan pada populasi tumor yang heterogen
5enurut mekanisme kerjanya,maka obat kemoterapi dapat diklasifikasikan
menjadi:
%,lkylating ,gent
!bat ini bekenja dengan cara:
a 5enghambat sintesa +6, dengan menukar gugus alkali sehingga
membentuk ikatan silang +6,
b 5engganggu fungsi sel dengan melakukan transfer gugus alkali pada gugus
amino, karboksil, sulfhidril, atau fosfat
c 5erupakan golongan sel spesifik non fase spesifik
:ang termasuk golongan ini adalah:
- ,msacrine - ;isplatin
- 0usulfan - ;arboplatin
. ,ntibiotik
<olongan anti tumor antibiotik umumnya obat yang dihasilkan oleh suatu
mikroorganisme, yang umumnya bersifat sel non spesifik, terutama berguna untuk
tumor yang tumbuh lambat 5ekanisme kerja terutama dengan jalan menghambat
sintesa +6, dan =6, :ang termasuk golongan ini:
- ,ctinomicin + > 5ithramicin
- 0leomicin > 5itomicyn
- +aunorubicin > 5ito?antron
/ ,ntimetabolit
<olongan ini menghambat sintesa asam nukleat0eberapa antimetabolit memiliki
struktur analog dengan molekul normal sel yang diperlukan untuk pembelahan
sel, beberapa yang lain menghambat enzym yang penting untuk
pembelahan"ecara umum aktifitasnya meningkat pada sel yang membelah cepat
:ang termasuk golongan ini:
- ,zacytidine > ;ytarabin
- ;apecitabine > @ludarabin
' 5itotic "pindle
<olongan obat ini berikatan dengan protein mikrotubuler sehingga menyebabkan
disolusi struktur mitotic spindle pada fase mitosis ,ntara lain:
- $lakita?el (#a?ol) > 9inorelbin
- +oceta?el > 9indesine
- 9inblastine > 9incristine
1 #opoisomerase Anhibitor
!bat ini mengganggu fungsi enzim topoisomerase sehingga menghambat proses
transkripsi dan replikasi 5acam-macamnya antara lain:
- Arinotecan
- #opotecan
- Btoposit
( 7ormonal
0eberapa hormonal yang dapat digunakan dalam kemoterapi antara lain:
- ,drenokortikosteroid ($rednison,5etilprednisolon,+e?ametason)
- ,drenal inhibitor(,minoglutethimide,,nastrozole,Cetrozole,5itotane)
- ,ndrogen
- ,ntiandrogen
- C7=7
- $rogestin
2 ;ytoprotektive ,gents
5acam- macamnya antara lain:
- ,mifostin
- +e?razo?an
3 5onocronal ,ntibodies
!bat ini memiliki selektifitas relatif untuk jaringan tumor dan toksisitasnya relatif
rendah
!bat ini dapat menyerang sel tertentu secara langsung, dan dapat pula
digabungkan dengan zat radioaktif atau kemoterapi tertentu 5acam-macamnya
antara lain:
- =itu?imab
- #rastuzumab
& 7ematopoietic <rowth @actors
!bat-obat ini sering digunakan dalam kemoterapi tetapi tidak satupun yang
menunjukan peningkatan survival secara nyata 5acam-macamnya antara lain:
- Britropoitin
- ;oloni stimulating factors (;"@s)
- $latelet growth @actors
%* Cain-lain
!bat ini tidak mempunyai mekanisme khusus, antara lain:
- C- ,sparaginase
- Bstramustine
- Cavamisol
- !ktreotide
- "uramin
- 7e?amethylmelamine
- ,nagrelide
- Anterferon alfa
$rinsip pemilihan obat kemoterapi adalah sebagai berikut:
a !bat yang digunakan diketahui aktivitasnya sebagai single agent, terutama
obat yang mempunyai complete remission
b !bat dengan mekanisme kerja yang berbeda untuk menghindari efek aditif
atau sinergis
c !bat dengan toksisitas yang berbeda untuk mendapatkan dosis yang maksimal
atau mendekati maksimal
d !bat harus digunakan pada dosis optimal dan sesuai schedule
e !bat harus diberikan pada interval yang konsisten
f !bat mempunyai pola resistensi yang berbeda harus dikombinasi untuk
meminimalkan resistensi silang
;ara $emberian Kemoterapi
"ecara umum kemoterapi bisa digunakan dengan ' cara kerja yaitu :
% "ebagai neoadjuvan yaitu pemberian kemoterapi mendahului pembedahan dan
radiasi
. "ebagai terapi kombinasi yaitu kemoterapi diberikan bersamaan dengan radiasi
pada kasus karsinoma stadium lanjut
/ "ebagai terapi adjuvan yaitu sebagai terapi tambahan paska pembedahan dan
atau radiasi
' "ebagai terapi utama yaitu digunakan tanpa radiasi dan pembedahan terutama
pada kasus kasus stadium lanjut dan pada kasus kanker jenis hematologi
(leukemia dan limfoma)
5enurut prioritas indikasinya terapi kanker dapat dibagi menjadi dua
yaitu terapi utama dan terapi adjuvan (tambahan8 komplementer8 profilaksis)
#erapi utama dapat diberikan secara mandiri, namun terapi adjuvan tidak dapat
mandiri, artinya terapi adjuvan tersebut harus meyertai terapi utamanya
#ujuannya adalah membantu terapi utama agar hasilnya lebih sempurna.
Terapi adjuvan tidak dapat diberikan begitu saja tetapi memiliki indikasi yaitu
bila setelah mendapat terapi utamanya yang maksimal ternyata :
a Kankernya masih ada, dimana biopsi masih positif
b Kemungkinan besar kankernya masih ada, meskipun tidak ada bukti
secara makroskopis
c $ada tumor dengan derajat keganasan tinggi ( oleh karena tingginya resiko
kekambuhan dan metastasis jauh)
Bfek "amping Kemoterapi
,gen kemoterapi tidak hanya menyerang sel tumor tapi juga sel
normal yang membelah secara cepat seperti sel rambut, sumsum tulang
dan "el pada traktus gastro intestinal ,kibat yang timbul bisa berupa
perdarahan, depresi sum-sum tulang yang memudahkan terjadinya infeksi
$ada traktus gastro intestinal bisa terjadi mual, muntah anoreksia dan
ulserasi saluran cerna "edangkan pada sel rambut mengakibatkan
kerontokan rambut
Daringan tubuh normal yang cepat proliferasi misalnya sum-sum tulang,
folikel rambut, mukosa saluran pencernaan mudah terkena efek obat
sitostatika 4ntungnya sel kanker menjalani siklus lebih lama dari sel
normal, sehingga dapat lebih lama dipengaruhi oleh sitostatika dan sel
normal lebih cepat pulih dari pada sel kanker
Bfek samping yang muncul pada jangka panjang adalah toksisitas
terhadap jantung, yang dapat dievaluasi dengan BK< dan toksisitas pada
paru berupa kronik fibrosis pada paru #oksisitas pada hepar dan ginjal
lebih sering terjadi dan sebaiknya dievalusi fungsi faal hepar dan faal
ginjalnya Kelainan neurologi juga merupakan salah satu efek samping
pemberian kemoterapi
4ntuk menghindari efek samping intolerable, dimana penderita
menjadi tambah sakit sebaiknya dosis obat dihitung secara cermat
berdasarkan luas permukaan tubuh (m.) atau kadang-kadang
menggunakan ukuran berat badan (kg) "elain itu faktor yang perlu
diperhatikan adalah keadaan biologik penderita 4ntuk menentukan
keadaan biologik yang perlu diperhatikan adalah keadaan umum (kurus
sekali, tampak kesakitan, lemah sadar baik, koma, asites, sesak, dll), status
penampilan (skala karnofsky, skala ECOG), status gizi, status hematologis,
faal ginjal, faal hati, kondisi jantung, paru dan lain sebagainya
$enderita yang tergolong good risk dapat diberikan dosis yang relatif
tinggi, pada poor risk (apabila didapatkan gangguan berat pada faal organ
penting) maka dosis obat harus dikurangi, atau diberikan obat lain yang
efek samping terhadap organ tersebut lebih minimal
Bfek samping kemoterapi dipengaruhi oleh:
% 5asing-masing agen memiliki toksisitas yang spesifik terhadap
organ tubuh tertentu
. +osis
/ Dadwal pemberian
' ;ara pemberian (iv,im,peroral,per drip infus)
1 @aktor individual pasien yang memiliki kecenderungan efek
toksisitas pada organ tertentu
$ersyaratan $asien yang Cayak diberi Kemoterapi
$asien dengan keganasan memiki kondisi dan kelemahan kelemahan, yang
apabila diberikan kemoterapi dapat terjadi untolerable side effect "ebelum
memberikan kemoterapi perlu pertimbangan sbb: :
% 5enggunakan kriteria Bastern ;ooperative !ncology <roup (B;!<)
yaitu status penampilan EF .
. Dumlahlekosit GF/***8ml
/ DumlahtrombositGF%.*****8ul
' ;adangan sumsum tulang masih adekuat misal 7b G %*
1 ;reatinin ;learence diatas (* ml8menit (dalam .' jam) ( #es @aal <injal )
( 0ilirubin E. mg8dl , "<!# dan "<$# dalam batas normal ( #es @aal
7epar )
2 Blektrolit dalam batas normal
3 5engingat toksisitas obat-obat sitostatika sebaiknya tidak diberikan pada
usia diatas 2* tahun
;ontoh-contoh obat kemoterapi:
% Btoposide
a 6ama generik: Btoposid
b 6ama kimia: (1"-1,r,3,s,&=)-&(',(,*-BthylinideH+-
glucopyranosylo?y)-1,3,3a,-&-tetrahydro-1-('-hydro?y-
/,1dimetho?yphenyl)-isobenzopuroI1,(fJI%,/Jbenzodio?ol-((1a7)one
c 6ama dagang: Btoposide
d $abrik : +elta )est $harmacia
. ;aely?
a 6ama generik: +oksorubisin
b 6ama kimia : /-7ydro?yacetyldaunorubicin
c 6ama dagang: ;aely?
d $abrik : "chering $lough
/ ;arboplatin
a 6ama generik: Karboplatin
b 6ama kimia : ;yclobutanedicarbo?ylatodiamin-platinum%
c 6ama dagang : ;arboplatin
d $abrik : +elta )est $harmacia
' ;ytarabine +0C
a 6ama generik: "itarabin
b 6ama kimia : '-amino-%-+-arabinofuranosylpirimidin-.(A7)-one
c 6ama dagang : ;ytarabine +0C
d $abrik : #empo "can $acific
1 ;yto?an
a 6ama generik : "iklofosfamid
b 6ama kimia: .-I0is(.chloroethyl)aminoJperhydro-%,/,/-
o?azaphosporinan .-o?ide monohydrate
c 6ama dagang : ;yto?an
d $abrik : 0ristol-5yers "Kui00
Bab III
Penutup
I. Kesimpulan
Kemoterapeutika adalah obat-obat kimiawi yang digunakan untuk
memberantas penyakit infeksi akibat mikroorganisme: bakteri, fungi, virus, dan
protozoa (plasmodium, amuba, trichomonas, dll), juga terhadap infeksi oleh
cacing !bat-obat tersebut berkhasiat memusnahkan parasit tanpa merusak
jaringan tuan rumah (toksisitas selektif) +asar dari kemoterapi adalah: terapi
kausa, terapi supportif, dan terapi simptomatik Bfek samping kemoterapi
dipengaruhi oleh :
a 5asing-masing agen memiliki toksisitas yang spesifik terhadap organ
tubuh tertentu
b +osis
c Dadwal pemberian
d ;ara pemberian (iv, im, peroral, per drip infus)
e @aktor individual pasien yang memiliki kecenderungan efek toksisitas
pada organ tertentu
II. Saran
"emoga materi tentang kemoterapeutika ini menjadi suatu wawasan baru
bagi kita dan dapat diaplikasikan ke masyarakat atau dalam kehidupan kita sehari-
hari dari segi penggunaan, prinsip pemilihan obat-obat kemoterapi dan efek
samping yang diperoleh Kita bisa mempelajarinya dengan baik dan menjadikan
materi ini sebagai suatu pegangan bagi kita sebagai seorang farmasis