Anda di halaman 1dari 1

ft.-. www.businessnews.co.

id
UNTUK MENDAPATKAN SIUP DAN TDP
TIDAK DIPERLUKAN IZIN LOKASI
Jakarta, 18 Juli 2014 (Business News)
Informasi Oinas Koperasi dan UMKM, OKI Ja-
karta yang diperoleh Senin (2117) menyebutkan, un-
tuk mendapatkan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
dan Tanda Oafta'r Perusahaan (TOP) Pemerintah OKI
Jakarta tidak mensyaratkan harus melampirkan su-
rat izin 10kasL Kemudahan ini diberikan dalam rangka
menyederhankan persyaratan memberikan izin usaha
perdagangan. Usaha perdagangan di lingkungan ka-
wasan' perumahan bisa' dilakukan, karena sifatnya ti-
dak memerlukan ruang pergudangan penyimpan ba-
rang, Oengan mekanisme perdagangan menggunakan
elektronik, antara lain melalui internet transaksi bisa
dilakukan, namun untuk pengambilan barang bisa di-
lakukan di tempat lain di luar kawasan perumahan, '
Kepala Oinas Koperasi dan UMKM OKI Jakar-
ta, Ojoko Kuntaryo mengatakan, untuk mendapatkan
SIUP dan TOP bagi usaha industri. masih tetap harus
memiliki izin lokasi, karena kegiatan industri umum-
nya mengganggu lingkungan sekitarnya. Nanti kalau
sistem pelayanan perizinan di OKI Jakarta sudah on-
line, usaha industri yang sudah memiliki izin gangguan
tidak perlu lag; melampirkan surat izin lokasi. Oengan
perizinan sistem online, para pengusaha tidak perlu
lagi melampirkan fotocopy berkas surat persyaratan
lainnya terlalu banyak, karena dengan melihat doku-
men perusahaan di pusat data sudah terlihat beberapa
persyaratan yang sudah dipenuhi.
Ketua Umum KAOIN OKI Jakarta, Edy Kun-
tadi menyatakan, para pengusaha di OKI Jakarta me-
nyambut baik kemudahan perizinan yang diberikan
Pemda OKI Jakarta. Oengan kemudahan tersebut di-
harapkan biaya pengurusan perizinan dapat ditekan.
Masalah izin lokasi tersebut sering dikeluhkan para
pengusaha, karena untuk mendapatkan surat izin 10-
kasi di kelurahan dan kecamatan memerlukan biaya
tidak kurang dari Rp5 juta. Keluhan para pengusaha
sudah direspon dengan baik oleh Pemda OKI Jakarta,
dan diharapkan pelaksanaan di lapangan tidak meng-
hadapi kendala.
(Om)
.,MIfB..----------------...-------------------
PUNCAK ARUS MUDIK LEBARAN
DIPERKIRAKAN TERJADI PADA H-3
Jakarta, 22 Juli 2014 (Business News)
Volume arus mudik Lebaran tahun ini diperki-
rakan akan meningkat sekitar 5; 17% dibandingkan
tahun lalu, yang puncaknya akan terjadi pada H-3
atau Jumat (2517) dengan jumlah kendaraan seban-
yak 106.867. Oemikian dikemukakan oleh Oirut PT
Jasa Marga (Persero) Tbk, Adityawarman, saat ber-
buka puasa bersama dangan media di Jakarta, Senin
mal am (21171.
Jumlah kendaraan yang akan melintas di Ger-
bang Tol (GT) Cikarang Utatna (entrance) arah Cikam-
pek pada H-3 diperkirakan akan naik sekitar 87,68%
dibanding arus lalu lintas pada hari biasa. "Bila pada
hari biasa rata-rata kendaraan yang melintas sekitar
65.538 kendaraan per hari, maka pada H-3 Lebaran
tahun ini diperkirakan akan mencapai 123.000 kenda-
raan," ujar Adit.
Jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol
pada arus mudik tahun ini pada H-7 hingga hari H
diperkirakan akan mengalami peningkatan sekitar
,5,17% dibandingkan tahun lalu. Kenaikan itu meru-
pakan kenaikan jumlah kendaraan di gerbang-gerbang
tol yang dilintasi kendaraan yang akan melakukan
mudik ke arah Jawa Tengah. GT yang mengalami
peningkatan cukup signifikan di antaranya adalah GT
Ciperna Utama (arah Jawa Tengah) GT Sadang (exit)
dan GT Cikopo (exit). (Pt)
19