Anda di halaman 1dari 25

BED SIDE TEACHING

OSTEOARTRITIS
Oleh:
I





BAGIAN ILMU KEDOKTERAN FISIK DAN REHABILITASI
FAKULTAS KEDOKTERAN
RUMAH SAKIT DR HASAN SADIKIN
BANDUNG
2010
Identitas Pasien
Nama :Tn. O
Umur :90 tahun
Alamat :Jl Laswi Bandung
Jenis Kelamin :Laki-Laki
Rujukan :Poli Geriatri
Diagnosis :OA genu Bilateral

Anamnesa
Keluhan utama : Sulit Berjalan lama

Riwayat Penyakit Sekarang
O.S mengeluhkan sulit berjalan lama sejak 10 tahun ini.
Os merasakan kekakuan pada lututnya, terutama waktu
bangun tidur, durasi kekakuan tidak diingat. Os kesulitan
untuk duduk dalam waktu lama, jika duduk terlalu lama
tanpa disangga bisa terjatuh. Os mengaku sulit berubah
posisi dari duduk menjadi berdiri, dan juga dari posisi
tidur menjadi duduk. Rasa nyeri pada lutut dirasakan.
Baik pada waktu berubah posisi dari duduk menjadi
berdiri, maupun ketika berubah posisi dari tidur menjadi
duduk. Os berobat ke poli geriatri RSHS selama 3
tahun. Diberikan obat penahan rasa sakit dan
Glikosaminoglikan. Kemudian dirujuk ke poli rehabilitasi
medik untuk perawatan lebih lanjut.



Anamnesis Status Fungsional
Mobilitas
Kemampuan Os untuk berubah posisi
dari duduk ke berdiri, dan dari
telentang ke duduk terganggu.
Kemampuan bergerak Os bisa
dikompensasi dengan tongkat
berjalan. Pasien bisa bergerak dengan
bebas di rumah.Rumah Os tidak
mempunyai loteng. Os mengalami
kesulitan untuk berjalan jalan diluar
rumahnya karena ketidak stabilan Os

Anamnesis status Fungsional
Activities of Daily Living
Os tidak mengalami kesulitan dalam
makan dan minum sehari-hari. Os dapat
makan dan minum sendiri tanpa bantuan
orang lain. Os bisa mencuci muka,
menyisir dan menggosok gigi tanpa
bantuan orang lain. Os memakai pakaian
sendiri tanpa bantuan orang lain. Os
tidak mengalami kesulitan untuk BAK,
BAB ataupun mandi dirumah. Kloset
dirumah adalah kloset duduk.

Anamnesis Status Fungsional
Kegiatan Rumah Tangga
Os tidak terbiasa mencuci, memasak
ataupun melakukan pekerjaan rumah
lainnya. Os tinggal bersama dengan istri
dan seorang anak dirumah.
Aktifitas Komunitas
Os terbiasa melakukan kegiatan pengajian
dirumah, teman-teman sebaya Os sudah
tiada. Kegiatan mengemudi dan
berbelanja sudah tidak dilakukan sejak
kira-kira 20 tahun SMRS.
Anamnesis Status Fungsional
Kognisi
Kemampuan Os untuk mengingat hal-hal yang
lampau sudah menurun. Anamnesa
dilakukan dengan cara bertanya pada
pengantar Os yang merupakan anak
kandung dari Os.
Komunikasi
Os mengalami kesulitan dalam membaca dan
menulis karena matanya sulit melihat dari
jarak dekat. Pendengaran Os masih baik,
tetapi mempunyai kendala dalam menjawab
pertanyaan-pertanyaan karena tidak mampu
mengingat hal-hal yang terjadi pada waktu
lampau
Status Fungsional
Dependent with minimal contact
assistance
Status Psikososial
Pasien tinggal bersama istri dan 1 orang
anak. Rumah sendiri, didalam rumah
tidak ada anak tangga. Kloset duduk
Status Psikiatris
Emosi Os sebelum dan sesudah
menderita penyakit tidak banyak
berubah, kebiasaan makan tidak
berubah, berat badan tidak banyak
berubah.
Status Avokasional
Hobi Os ketika berumur 60-70 tahun
adalah badminton. Interaksi dengan
rekan sebaya sudah tidak dilakukan lagi.

Status Vokasional
Tingkat pendidikan Os setara SMA,
pekerjaan sebelum pensiun adalah
pegawai negeri.
Riwayat Alergi dan
Pengobatan
Tidak ada alergi terhadap makanan
atau obat-obatan tertentu.
Pasien mengkonsumsi obat
antihipertensi Noperten untuk
mengontrol tekanan darahnya. Dosis
obat 2,5 mg/ hari. Durasi pengobatan
tidak diketahui.
Diet
Pasien masih bisa mengunyah
makanannya sendiri, tidak ada
kesulitan menelan.
Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat operasi Prostat +
Riwayat Hipertensi +
Riwayat DM -
Riwayat Jantung -
Riwayat Rematik +
Riwayat Keluarga
- Ayah Ibu Os sudah meninggal
Riwayat penyakit dari ayah ibu OS tidak
diketahui
- Istri Os masih hidup dan tinggal
bersama dengan Os
- Os mempunyai 11 orang anak, anak
bungsu tinggal bersama Os.
Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum : Kompos mentis, kontak adekuat,
tensi 120/80
Mobilisasi : walking independent, gait normal
Komunikasi : Baik
Standing balance : Baik
Head and Neck : ROM full , deformitas (-) , tanda
radang (-), MMT 5
VBS : Normal kiri/kanan
Wheezing : -/-
Ronchi : -/-
Bunyi jantung : S1 S2 regular
Abdomen : Datar, bising usus (+) normal

Trunk : dalam batas normal
Upper extrimity : dalam batas normal
Lower extrimity
Inspeksi
a/r hip : dalam batas normal

a/r knee : Deformitas -/- ; tanda radang -
/-;
Simetris
Pemeriksaan Fisiatrik
Palpasi :
a/r hip : Dalam batas normal

a/r knee : Kalor -/-
Tanda efusi -/-
Nyeri tekan -/-
ROM full/full
MMT 5/5
Crepitus : +/+
Pemeriksaan Khusus
GFT : -/-
Drawer Sign : anterior -/- posterior -/-
Ligamentum Laxity : Lateral -/- Medial -/-






Diagnosa rehabilitasi:
Impairment : kelemahan pada otot
quadricep kanan dan kiri
Disability : mengganggu mobilitas
Handicap : -
PROGRAM

1. Edukasi joint protection
2. PT : TENS
3. Foto Rontgen genu
4. Kontrol setelah ada hasil foto
PEMBAHASAN
Mengapa pasien ini didiagnosa sebagai osteoartritis
genu?
Karena dari hasil anamnesa, didapatkan:
- Pasien berusia >60 tahun
- Pasien merasa tidak bertenaga ketika bangun dari
posisi jongkok yang dirasakan pada kedua kaki
- Pasien merasa lututnya kaku


2. Dari pemeriksaan fisik, didapatkan:
krepitus +/+

Apa penatalaksanaan yang diberikan kepada pasien?

1. Saran dan konseling :
- Modifikasi cara bergerak (naik tangga, solat)
- Postur tubuh dan cara mobilisasi yang benar
- Menjaga kesehatan sendi lutut
2. Kompres hangat atau dingin

Mengapa diberikan penatalaksanaan seperti di atas?
-Modifikasimengurangi tekanan pada sendi lutut
-OlahragaMenguatkan dukungan otot sekitar sendi,
mencegah sendi dari mengkaku, memelihara mobilitas
sendi
-KompresMembebaskan nyeri dan peradangan
-FisioterapiMenghilangkan kekakuan, LGS lebih luas,
mencegah disabilitas, menganjurkan kondisioning
umum, status fungsional, dan kapasitas paru
-TENSMengurangi rasa nyeri
TERIMA KASIH