Anda di halaman 1dari 40

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMK Negeri 2 Jepara


KELAS / SEMESTER : X/I
Program : ANIMASI, DEKORASI UKIR, KRIYA KAYU, KRIYA TEKSTIL
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
Materi Pokok : Q.S. Al-Anfal (8) : 72; Q.S. Al-Hujurat (49) : 12; dan QS Al Hujurat
(49): 10; serta hadits tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs),
prasangka baik (husnuzzhan), dan persaudaraan (ukhuwah
Alokasi Waktu : 45 x 9 Jam Pelajaran (Tiga Pertemuan)

A. Kompetensi Inti:
(KI-1) Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya;
(KI-2) Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia;
(KI-3) Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah;
(KI-4) Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian:
2.3 Menunjukkan perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik
(husnuzzhan), dan persaudaraan (ukhuwah) sebagai implementasi dari
pemahaman Q.S. Al-Anfal(8): 72; Q.S. Al-Hujurat (49): 12 dan 10 serta hadits
terkait

3.1 Menganalisis Q.S. Al-Anfal (8) : 72; Q.S. Al-Hujurat (49) : 12; dan QS Al-Hujurat
(49): 10; serta hadits tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik
(husnuzzhan), dan persaudaraan (ukhuwah)
Indikator:
3.1.1 Mampu mengidentifikasi hukum tajwid Q.S. Al-Anfal (8) : 72; Q.S. Al-
Hujurat (49) : 12; dan QS Al-Hujurat (49): 10 dengan benar
3.1.2 Mampu menjelaskan asbabun nuzul Q.S. Al-Anfal (8) : 72; Q.S. Al-Hujurat
(49) : 12; dan QS Al-Hujurat (49): 10
3.1.3 Mampu menyimpulkan kandungan Q.S. Al-Anfal (8) : 72; Q.S. Al-Hujurat
(49) : 12; dan QS Al-Hujurat (49): 10
3.2 Memahami manfaat dan hikmah kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik
(husnuzzhan) dan persaudaraan (ukhuwah), dan menerapkannya dalam
kehidupan
Indikator:
3.2.1 Mampu menjelaskan pengertian kontrol diri (mujahadah an-nafs)
3.2.2 Mampu mengidentifikasi hikmah dan manfaat perilaku kontrol diri
(mujahadah an-nafs).
3.2.3 Mampu menunjukkan perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka
baik (husnuzzhan), dan persaudaraan (ukhuwah) sebagai implementasi
dari pemahaman Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-Hujurat (49): 12 dan 10
serta hadits terkait

4.1.1 Membaca Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-Hujurat (49): 12; dan Q.S. Al-Hujurat (49) :
10 sesuai dengan kaidah tajwid dan makhrajul huruf.

Indikator:
4.1.1.1 Mampu membaca Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-Hujurat (49): 12; dan Q.S.
Al-Hujurat (49) : 10 dengan baik dan benar,
4.1.1.2 Mampu menyalin Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-Hujurat (49): 12; dan Q.S.
Al-Hujurat (49) : 10 dengan baik dan benar
4.1.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Al-Anfal (8) : 72; Q.S. Al-Hujurat (49) : 12; QS
Al-Hujurat (49) : 10 dengan lancar.
Indikator:
4.1.2.1 Mampu mendemonstrasikan hafalan Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-Hujurat
(49): 12; dan Q.S. Al-Hujurat (49) : 10 dengan baik dan benar

C. Tujuan Pembelajaran:
Melalui kegiatan mengamati, menanya, mendiskusikan, menyimpulkan dan
mengomunikasikan, peserta didik diharapkan:
1. Mampu mengidentifikasi tajwid Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-Hujurat (49): 12 dan 10
dengan benar
2. Mampu menjelaskan asbabun nuzul Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-Hujurat (49): 12 dan
10
3. Mampu menyimpulkan kandungan Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-Hujurat (49): 12 dan 10
4. Mampu menjelaskan pengertian kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik
(husnuzzhan), dan persaudaraan (ukhuwah)
5. Mampu mengidentifikasi hikmah dan manfat perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs),
prasangka baik (husnuzzhan), dan persaudaraan (ukhuwah)
6. Mampu menunjukkan perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik
(husnuzzhan), dan persaudaraan (ukhuwah)
7. Mampu membaca Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-Hujurat (49): 12 dan 10 dengan baik
dan benar
8. Mampu menyalin Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-Hujurat (49): 12 dan 10 dengan baik dan
benar
9. Mampu mendemonstrasikan hafalan Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-Hujurat (49): 12 dan
10 dengan baik dan benar

D. Materi Pembelajaran:
1. Fakta:
- Tawuran Pelajar
- Adanya perilaku menyimpang seperti; radikalisme, ekstrimisme, dan selalu
menganggap paling benar (ekslusivisme),
2. Konsep:
- Kontrol diri, Prasangka Baik dan Persaudaraan
- Mujahadah an-nafs (Kontrol dir) pengertian jihad yang benar),
- Macam-macam prasangka baik (husnuzzhan)
- Macam-macam persaudaraan (ukhuwah)

3. Prinsip
- Pengertian kontrol diri, Prasangka Baik, dan Persaudaraan
- Manfaat dan hikmah kontrol diri, Prasangka Baik, dan Persaudaraan
- Manfaat mujahadah/ jihad yang sesuai dengan ajaran Islam yang benar, Prasangka
Baik, dan Persaudaraan
- Hikmah mujahadah/ jihad yang sesuai dengan ajaran Islam yang benar. Prasangka
Baik, dan Persaudaraan

Ringkasan Materi
Al-Quran mengajarkan kepada kita untuk selalu mengontrol diri agar tidak
terjebak kepada perbuatan yang tercela. Al-Quran juga memerintahkan kepada kita
untuk selalu berprasangka baik dan menjaga kerukunan dan mempererat ukhuwah atau
persaudaraan, baik sesama umat Islam maupun yang lainnya.
Untuk lebih jelasnya, mari kita simak dan baca ayat-ayat al-Quran tentang
perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzhzhan), dan
persaudaraan (ukhuwah) berikut ini.
1. Ayat-ayat al Quran
a. QS. Al-Anfal ayat 72

EEp) =}Cg~-.- W-ONL4`-47
W-NOE_E-4 W-E_E_4
)_g4O^`) jgO^4
O) O):Ec *.- 4g~-.-4
W-4-47 W-+O=^4^E
Elj^q gO^u4
+7.4Ogu *u4 _
4g~-.-4 W-ONL4`-47 4
W-NO_Og+ 4` 7 }g)`
jg4O4 }g)` 7/E* _/4EO
W-NO_Og+ _ p)4
7+O=^LEc- O) g--
N:^OUE +O^EL- ) _O>4N
OO~ 7E4uO4 4LuO44
-V1g)` +.-4 E) 4pOUEu>
OO4 ^_g
b. Q.S.al-Hujurat ayat: 10.
E^^) 4pONLg`u^- E4Ou=)
W-O)U; 4u-4 7uC4OE= _
W-OE>-4 -.- u7+UE
4pO+EOO> ^
c. Q.S.al-Hujurat ayat: 12.
Og^4C 4g~-.- W-ONL4`-47
W-O+lg[4-;_- -LOOg1E =}g)`
^-}-- ]) 4*u4 ^-}--
_^) W 4 W-OOOOOO_` 4 U4-^4C
7_u+ _u4 _ OUg47
4 p 4C = gO1=
6-^14` +O+u-@O _ W-OE>-4
-.- _ Ep) -.- _-O> 7gOO ^g

2. Tajwid

Kata/Lafal
Hukum
Bacaan
Alasan

Kata/Lafal
Hukum
Bacaan
Alasan
-ONL4`-47
Mad
Badal
Hamzah
berfathah
diikuti
huruf Alif
4`7}g)`
Idgam
Mimi
Mim
sukun
diikuti
huruf
Mim
-NOE_E-4
Mad
Tabii
Harakat
dammah
diikuti
huruf
Wawu
}g)`7/E*
Ikhfa
Nun
sukun
diikuti
huruf
Syin
-E_E_4
Mad
Tabii
Fathah
diikuti Alif
7+O=^LEc-
Ikhfa
Nun
sukun
diikuti
huruf
Sad
)_g4O^`) Izhar
Syafawi
Mim
sukun
diikuti
huruf
Wawu
OO~7E4uO4
Iqlab
Tanwin
sukun
diikuti
huruf
Ba
jgO^4
Ikhfa

Nun
sukun
diikuti
huruf Fa
7E4uO44LuO44
Izhar
Syafawi
Mim
sukun
diikuti
huruf
Wawu

gO^u4+7.4Ogu Izhar Mim 4LuO44-V1g)` Mim
Syafawi sukun
diikuti
huruf
Hamzah
Idgam
Mimi
sukun
diikuti
huruf
Mim
+7.4Ogu*u4
Mad
Wajib
Mutasil
Mad
TabiI
diikuti
Hamzah
dalam
satu kata
OO4
Mad
Arid
Lissukun
Mad
TabiI
dibaca
waqaf


3. Terjemah

a. Mengartikan Q.S. Al-Anfal/8: 72
- Arti Mufradat (kosa kata/kalimat)

Lafal Arti Lafal Arti

sesungguhnya

melindungi mereka

orang-orang yang
beriman

dari sesuatu

orang-orang yang
berhijrah

membrikan
pertolongan

orang yang berjihad

meminta pertolongan
mu

dengan hartanya

Di dalam agama

dengan jiwanya

maka bagimu

di jalan Allah

pertolongan

Sehingga

kecuali kepada

sebagian mereka

kaum di anar kamu

kepada sebagian yang
lain

perjanjian antara
mereka

dan mereka yang belum
hijrah

apa yang kamu
kerjakan

- Arti ayat
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan
jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan
pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain saling melindungi.
Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada
kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi)
jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka
kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian
antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al-
Anfal/ 8: 72)
b. Mengartikan Q.S. Al-Hujurat /49: 10
- Arti Mufradat (kosa kata/kalimat)

Lafal Arti Lafal Arti

sesungguhnya orang-
orang mukmin

bertaqwalah kepada
Allah

bersaudara

agar kamu

maka damaikanlah

mendapat rahmat

antara kedua
saudaramu



- Arti ayat
Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah
hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu
mendapat rahmat. (Q.S. Al-Hujurat /49: 10)
c. Mengartikan Q.S. Al-Hujurat /49: 12
- Arti Mufradat (kosa kata/kalimat)

Lafal Arti Lafal Arti

wahai orang-orang

satu sama lain

yang beriman

apakah kamu suka

jauhilah kalian

salah seorang
diantaramu

dari prasangka buruk

memakan

sebagian prasangka
buruk

daging saudaranya

Dosa

dan bertaqwalah
kepada Allah

Jangan mencari
kesalahan orang lain

sesungguhnya Allah

dan janganlah
menggunjing

menerima taubat dan
penyayang

- Arti ayat
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka buruk
(kecurigaan), karena sebagian dari prasangka buruk itu dosa. dan janganlah
mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.
Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang
sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada
Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. Q.S. Al-
Hujurat /49: 12)
4. Kandungan ayat
a. Kandungan Q.S. Al-Anfal/8: 72
Al-Quran surah al-Anfal/8:72 menjelaskan tentang:
Kaum Muhajirin, yaitu umat Islam yang hijrah ke Madinah baik bersama Nabi
Muhammad saw. maupun yang menyusul berhijrah. Mereka hijrah dan berjihad
untuk memperjuangkan agama Allah swt. baik di Makkah maupun di Madinah.
Kaum Ansar, yaitu orang-orang Madinah yang memeluk agama Islam, beriman
kepada Nabi saw. dan mereka berjanji akan sama-sama berjuang di jalan Allah,
bersedia menanggung segala resiko dan akibat yang terjadi dari perjuangan.
Kaum Muslimin yang tidak berhijrah ke Madinah. Mereka tinggal di negeri yang
dikuasai oleh kaum musyrikin baik di Mekah maupun beberapa tempat di sekitar
kota Madinah.

b. Kandungan Q.S. Al-Hujurat /49: 10
Al-Quran surah al-Hujurat /49: 10 menjelaskan bahwa sesungguhnya orang-
orang mukmin itu bersaudara, oleh karena itu pereratlah tali persaudaraan.
Rasulullah saw bersabda:

Artinya: Dari Abi Musa ra. dia berkata, Rasulullah SAW. bersabda, 'Orang
mukmin yang satu dengan yang lain bagai satu bangunan yang bagian-
bagiannya saling mengokohkan. (HR. Bukhari)

Dalam hadits lain Rasulullah saw bersabda:

Artinya: Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, tidak menzhalimi
atau mencelakakannya. Barang siapa yang berusaha mencukupi kebutuhan
saudaranya, Allah akan mencukupi kebutuhanya. (HR. Bukhari)



Setiap muslim memiliki hak atas saudaranya yang sesama muslim. Dalam
hadits riwayat Bukhari dari Anas bin Malik, Rasulullah saw bersabda, Orang
muslim itu adalah saudara orang muslim, jangan berbuat aniaya kepadanya,
jangan membuka aibnya, jangan menyerahkannya kepada musuh, dan jangan
meninggikan bagian rumah sehingga menutup udara tetangganya kecuali dengan
izinnya, jangan mengganggu tetangganya dengan asap makanan dari periuknya
kecuali jika ia memberi segayung dari kuahnya. Jangan membeli buah-buahan
untuk anak-anak, lalu dibawa keluar (diperlihatkan) kepada anak-anak
tetangganya kecuali jika mereka diberi buah-buahan itu. Kemudian Nabi saw
bersabda, Peliharalah (norma-norma pergaulan) tetapi (sayang) hanya sedikit di
antara kamu yang memeliharanya. Dalam hadits shahih lain yang dinyatakan,
Apabila seorang muslim mendoakan saudaranya yang ghaib, maka malaikat
berkata Amin, dan semoga kamu pun mendapat seperti itu.

c. Kandungan Q.S. Al-Hujurat /49: 12
Al-Quran surah al-Hujurat /49: 12 menjelaskan bahwa Allah Swt. melarang
berprasangka buruk, yaitu menyangka seseorang melakukan perbuatan buruk
Umar bin Al Khathab ra. pernah berkata, "Janganlah kalian berprasangka terhadap
ucapan yang keluar dari saudara mukmin kecuali dengan prasangka baik.
Sedangkan engkau sendiri mendapati adanya kemungkinan ucapan itu
mengandung kebaikan."
Malik meriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulllah saw bersabda,
"Jauhilah prasangka, karena prasangka itu adalah sedusta-dusta perkataan.
Janganlah kalian meneliti rahasia orang lain, mencuri dengan, bersaing yang tidak
baik, saling dengki, saling membenci, dan saling membelakangi. Jadilah kalian ini
sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara." (hadis ini juga diriwayatkan oleh
Bukhari, dan Muslim, juga Abu Dawud)
Pada surah al-Hujurat /49: 12 juga terdapat pemberitahuan tentang
larangan berghibah. Ghibah masih diperbolehkan bila terdapat kemaslahatan yang
lebih kuat, seperti misalnya dalam Jarh (menilai cacat dalam masalah hadits), Ta'dil
(menilai baik/peninjauan kembali dalam masalah hadits), dan nasihat.
Adapun bagi orang-orang yang berghibah/menggunjing orang lain,
diwajibkan bertaubat atas kesalahannya, dan melepaskan diri darinya (bergunjing)
serta berkemauan keras untuk tidak mengulanginya lagi.
Imam Ahmad telah meriwayatkan dalam az-Zuhd, bahwa 'Umar pernah
memberikan nasihat:

Artinya:Janganlah sekali-kali engkau menyangka dengan prasangka yang buruk
terhadap sebuah kalimat yang keluar dari (mulut) saudaramu, padahal kalimat
tersebut masih bisa engkau bawakan pada (makna) yang baik.


E. Metode Pembelajaran
1. Ceramah,
2. Discovery Learning,
3. Base Learning,
4. Diskusi,
5. Tanya jawab, dan
6. Praktik.

F. Media, Alat, dan Sumber Belajar
1. LCD Proyektor
2. Film Tawuran Pelajar
3. Tafsir al-Quran dan kitab hadits
4. Kitab asbabunnuzul dan asbabul wurud
5. Buku PAI pegangan siswa SMA kelas X


G. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Kegiatan Waktu
Pertemuan
Pertama
1. Pendahuluan
a. Memberi salam dan memulai pelajaran dengan
mengucapkan basmalah dan kemudian berdoa
bersama. Memeriksa kerapian dan kebersihan ruang
kelas
b. Peserta didik menyiapkan kitab suci al-Quran
c. Secara bersama bertadarus al-Quran (selama 10
menit)
d. Menyampaikan tujuan dan kompetensi yang harus
dicapai
e. Menanyakan materi yang pernah diajarkan
sebelumnya yang terkait dengan materi ajar hari ini
(Appersepsi).
f. Pembagian kelompok
20 menit



2. Kegiatan Inti
a. Mengamati
- Guru memberikan tugas kepada kelompok siswa
untuk menyimak bacaan, membaca,
mengidentifikasi hukum bacaan (tajwid), dan
mencermati kandungan Q.S. Al-Anfal ayat 72.
- Siswa mencermati manfaat dan hikmah kontrol diri
(mujahadah an-nafs) melalui tayangan video.
b. Menanya
- Siswa menanyakan tentang cara membaca Q.S.
Al-Anfal ayat 72.
- Kemudian mengajukan pertanyaan terkait hukum
tajwid, asbabun nuzul, dan isi kandungan Q.S. Al-
Anfal ayat 72.
c. Menalar
- Mendiskusikan cara membaca Q.S. Al-Anfal ayat
72 sesuai dengan hukum bacaan tajwid; Dalam
kegiatan diskusi guru dan siswa memperlihatkan
sikap demokratis, kerja sama, serta sopan santun
dalam menyampaikan pendapat dan tidak
memaksakan kehendak pada orang lain (Sikap).
- Menterjemahkan Q.S. Al-Anfal ayat 72 serta hadits
terkait
- Menganalisis asbabun nuzul/wurud dan
kandungan Q.S. Al-Anfal ayat 72serta hadits
terkait.
- Setiap kelompok mencatat informasi yang mereka
dapatkan dari hasil diskusi.
d. Mengasosiasi
Setelah mengumpulkan informasi yang didapat siswa
selanjutnya menganalisis semua informasi yang ada
pada Q.S. Al-Anfal ayat 72 dan dibuat kesimpulan
dalam bentuk makalah/laporan tertulis.
e. Mengomunikasikan:
- Setelah selesai mengerjakan tugasnya, guru
meminta masing-masing perwakilan kelompok
untuk mempresentasikan hasil diskusi tentang Q.S.
Al-Anfal ayat 72.
- Siswa mendemonstrasikan hafalan QS. Al-Anfal
ayat 72. Jika tidak selesai dilanjutkan di luar jam
100 menit

pelajaran.
3. 3. Penutup
a. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang
didiskusikan (kegiatan konfirmasi).
b. Menyiapkan masalah untuk pertemuan
selanjutnya.
15 menit
Pertemuan
Kedua
1. Pendahuluan
a. Memberi salam dan memulai pelajaran dengan
mengucapkan basmalah dan kemudian berdoa
bersama. Memeriksa kerapian dan kebersihan ruang
kelas
b. Peserta didik menyiapkan kitab suci al-Quran
c. Secara bersama bertadarus al-Quran (selama 10
menit)
d. Menyampaikan tujuan dan kompetensi yang harus
dicapai
e. Menanyakan materi yang pernah diajarkan
sebelumnya yang terkait dengan materi ajar hari ini
(Appersepsi).
f. Pembagian kelompok
20 menit



2. Kegiatan Inti
a. Mengamati
- Siswa menyimak bacaan Asmaul Husna melalui
tayangngan video
- Siswa mengamati gambar alam melalalui tayangan
video
b. Menanya
- Siswa menanyakan tentang cara membaca Q.S.al-
Hujurat ayat: 12.
- Kemudian mengajukan pertanyaan terkait hukum
tajwid, asbabun nuzul, dan isi kandungan Q.S.al-
Hujurat ayat: 12.
c. Menalar
- Mendiskusikan cara membaca Q.S.al- Hujuat
ayat: 12.sesuai dengan hukum bacaan tajwid;
Dalam kegiatan diskusi guru dan siswa
memperlihatkan sikap demokratis, kerja sama,
serta sopan santun dalam menyampaikan
pendapat dan tidak memaksakan kehendak pada
orang lain (Sikap).
- Menterjemahkan Q.S.al- Hujurat ayat: 12.serta
hadits terkait
- Menganalisis asbabun nuzul/wurud dan
kandungan Q.S.al- Hujurat ayat: 12.serta hadits
terkait.
- Setiap kelompok mencatat informasi yang mereka
dapatkan dari hasil diskusi.
d. Mengasosiasi
Setelah mengumpulkan informasi yang didapat siswa
selanjutnya menganalisis semua informasi yang ada
pada Q.S.al- Hujurat ayat: 12. dan dibuat kesimpulan
dalam bentuk makalah/laporan tertulis.

e. Mengomunikasikan:
- Setelah selesai mengerjakan tugasnya, guru
meminta masing-masing perwakilan kelompok
untuk mempresentasikan hasil diskusi tentang
Q.S.al- Hujurat ayat: 12.
- Siswa mendemonstrasikan hafalan Q.S.al- Hujurat
ayat: 12. Jika tidak selesai dilanjutkan di luar jam
pelajaran.
100 menit

1. 3. Penutup
a. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang
didiskusikan (kegiatan konfirmasi).
b. Menyiapkan masalah untuk pertemuan selanjutnya.
15 menit
Pertemuan
Ketiga
1. Pendahuluan
a. Memberi salam dan memulai pelajaran dengan
mengucapkan basmalah dan kemudian berdoa
bersama. Memeriksa kerapian dan kebersihan ruang
kelas
b. Peserta didik menyiapkan kitab suci al-Quran
c. Secara bersama bertadarus al-Quran (selama 10
menit)
d. Menyampaikan tujuan dan kompetensi yang harus
dicapai
e. Menanyakan materi yang pernah diajarkan
sebelumnya yang terkait dengan materi ajar hari ini
(Appersepsi).
f. Pembagian kelompok
20 menit



2. Kegiatan Inti
a. Mengamati
- Guru memberikan tugas kepada kelompok siswa
untuk menyimak bacaan, membaca,
mengidentifikasi hukum bacaan (tajwid), dan
mencermati kandungan Q.S.al- Hujurat ayat: 10.
- Siswa mencermati manfaat dan hikmah kontrol diri
(mujahadah an-nafs) melalui tayangan video.
b. Menanya
- Siswa menanyakan tentang cara membaca Q.S.al-
Hujurat ayat: 10
- Kemudian mengajukan pertanyaan terkait hukum
tajwid, asbabun nuzul, dan isi kandungan Q.S.al-
Hujurat ayat: 10
c. Menalar
- Mendiskusikan cara membaca Q.S.al- Hujurat
ayat: 10 sesuai dengan hukum bacaan tajwid;
Dalam kegiatan diskusi guru dan siswa
memperlihatkan sikap demokratis, kerja sama,
serta sopan santun dalam menyampaikan
pendapat dan tidak memaksakan kehendak pada
orang lain (Sikap).
- Menterjemahkan Q.S.al- Hujurat ayat: 10 serta
hadits terkait
- Menganalisis asbabun nuzul/wurud dankandungan
Q.S.al- Hujurat ayat: 10 serta hadits terkait.
- Setiap kelompok mencatat informasi yang mereka
dapatkan dari hasil diskusi.
d. Mengasosiasi
Setelah mengumpulkan informasi yang didapat siswa
selanjutnya menganalisis semua informasi yang ada
pada Q.S.al- Hujurat ayat: 10 dan dibuat kesimpulan
dalam bentuk makalah/laporan tertulis.
e. Mengomunikasikan:
- Setelah selesai mengerjakan tugasnya, guru
meminta masing-masing perwakilan kelompok
untuk mempresentasikan hasil diskusi tentang
Q.S.al- Hujurat ayat: 10
- Siswa mendemonstrasikan hafalan Q.S.al- Hujurat
ayat: 10 Jika tidak selesai dilanjutkan di luar jam
pelajaran.
15 menit

3. Penutup
a. Klarifikasi/kesimpulan siswa dibantu oleh guru
15 menit
menyimpulkan materi
b. Guru memberikan penguatan terhadap hasil diskusi
siswa
c. Guru melakukan refleksi tentang pelaksanaan
pembelajaran
d. Guru menginformasikan materi selanjutnya
e. Mengucapkan salam



H. Penilaian hasil Pembelajaran

1. Evaluasi Psikomotor

1. Bacalah Q.S. Al-Anfal (8) : 72; Q.S. Al-Hujurat (49) : 12; dan QS Al-Hujurat (49): 10

Format penilaian bacaan al-Quran al Quran

No
Nama
Siswa
Aspek Penilaian J ml
Skor
Nilai Catatan
Lancar Fashih Tajwid Waqaf Lagu
01
02
03
04
05

Catatan :
a. Kriteria Penilaian.
Kelancaran : Tajwid:
4 = Sangat lancar 4 = Sangat Baik
3 = Lancar 3 = Baik
2 = Kurang lancar 2 = Kurang baik
1 = Tidak lancar 1 = Tidak baik

Kefashihan Lagu :
4 = Sangat fashih 4 = Sangat bagus
3 = Fashih 3 = Bagus
2 = Kurang fashih 2 = Kurang bagus
1 = Tidak fashih 1 = Tidak bagus

b. Skor maksimum : 20
Skor perolehan
Nilai = X 100
Skor Maksimal

20
Nilai siswa = ---------- x 100
20
= 100

c. Keterangan nilai
< 75 = kurang, 75 80 = cukup, 81 90 = baik, 91 100 = baik sekali

2. Hafalkan Q.S. Al-Anfal (8) : 72; Q.S. Al-Hujurat (49) : 12; dan QS Al-Hujurat (49):
10

Format penilaian demonstrasi hafalan

No
Nama
Siswa
Aspek Penilaian J ml
Skor
Nilai Catatan
Lancar Fashih Tajwid Waqaf Lagu
01
02
03
04
05

Catatan :
a. Kriteria Penilaian.
Kelancaran : Tajwid:
4 = Sangat lancar 4 = Sangat Baik
3 = Lancar 3 = Baik
2 = Kurang lancar 2 = Kurang baik
1 = Tidak lancar 1 = Tidak baik

Kefashihan Lagu :
4 = Sangat fashih 4 = Sangat bagus
3 = Fashih 3 = Bagus
2 = Kurang fashih 2 = Kurang bagus
1 = Tidak fashih 1 = Tidak bagus

b. Skor maksimum : 20

Skor perolehan
Nilai = X 100
Skor Maksimal

20
Nilai siswa = ---------- x 100
20
= 100

c. Keterangan nilai
< 75 = kurang, 75 80 = cukup, 81 90 = baik, 91 100 = baik sekali
Rubrik Penilaian Presentasi
No
Nama
Siswa
A s p e k P e n i l a i a n
Jml
Skor
Nilai Ket
K
o
m
u
n
i
k
a
s
i

S
i
s
t
e
m
a
t
i
k
a

p
e
n
y
a
m

P
a
i
a
n

W
a
w
a
s
a
n

K
e
b
e
r
a

n
i
a
n

A
n
t
u
s
i
a
s

G
e
s
t
u
r
e

d
a
n

p
e
n
a
m
p
i
l
a
n

01
02
03
04
05

a. Catatan :
Kriteria penilaian:
4= Baik Sekali
3= Baik
2= Cukup
1 = Kurang

Skor perolehan
b. Nilai = X 100
Skor Maksimal (20)

20
Nilai siswa = ---------- x 100
20
= 100

c. Keterangan nilai
< 75 = kurang, 75 80 = cukup, 81 90 = baik, 91 100 = baik sekali
1. Evaluasi Afektif
Lembar Pengamatan
Rubrik kegiatan Diskusi (Penilaian Sikap Selama Diskusi):
No. Nama Siswa
A s p e k P e n g a m a t a n
Jml
Skor
Nilai Ket.
K
e
r
j
a
s
a
m
a

M
e
n
g
-

k
o
m
u
n
i
k
a

s
i
k
a
n

p
e
n
-
d
a
p
a
t

T
o
l
e
r
a
n
s
i

K
e
a
k
t
i
f
a
n

M
e
n
g
h
a
r
g
a
i

p
e
n
d
a
p
a
t

t
e
m
a
n

01
02
03
04
05

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4= Baik Sekali
3= Baik
2= Cukup
1 = Kurang

Skor perolehan
Nilai = =X 100
Skor Maksimal (20)

Kriteria Nilai
A =80 100 : Baik Sekali
B =70 79 : Baik
C =60 69 : Cukup
D =60 : Kurang

Format Penilaian Makalah

Struktur
Makalah
Indikator Nilai
Pendahuluan Menunjukkan dengan tepat isi :
Latar belakang
Rumusan masalah
Tujuan penulisan.

Isi

Ketepatan pemilihan gambar
Orisinalitas makalah

Struktur
Makalah
Indikator Nilai
Mendeskripsikan isi materi
Struktur/logika penulisan disusun dengan jelas sesuai
metode yang dipakai
Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif
Daftar pustaka yang dapat dipertanggungjawabkan (Ilmiah)
Penutup Kesimpulan sesuai dengan rumusan masalah
Saran relevan dengan kajian

Jumlah

Kriteria Penilaian untuk masing-masing indikator:

Sangat sesuai 4
Sesuai 3
Cukup 2
Kurang 1


Skor perolehan
Nilai = X 100
Skor Maksimal (48)

2. Evaluasi Kognitif

QS. Al-Anfal ayat 72

EEp) =}Cg~-.- W-ONL4`-47 W-NOE_E-4
W-E_E_4 )_g4O^`)
jgO^4 O) O):Ec *.-
4g~-.-4 W-4-47 W-+O=^4^E
Elj^q gO^u4 +7.4Ogu
*u4 _ 4g~-.-4 W-ONL4`-47 4
W-NO_Og+ 4` 7 }g)` jg4O4
}g)` 7/E* _/4EO W-NO_Og+ _ p)4
7+O=^LEc- O) g--
N:^OUE +O^EL- ) _O>4N OO~
7E4uO4 4LuO44 -V1g)` +.-4
E) 4pOUEu> OO4 ^_g

Q.S.al-Araf ayat: 12.
Og^4C 4g~-.- W-ONL4`-47
W-O+lg[4-;_- -LOOg1E =}g)` ^-}--
]) 4*u4 ^-}-- _^) W 4
W-OOOOOO_` 4 U4-^4C 7_u+ _u4 _
OUg47 4 p 4C =
gO1= 6-^14` +O+u-@O _
W-OE>-4 -.- _ Ep) -.- _-O>
7gOO ^g

1. Isilah tabel berikut ini dengan benar!
No Soal Kunci jawaban
1. Artikan istilah-istilah Arti Contoh pada ayat di atas
dalam tajwid di bawah
ini dan beri contoh
pada ayat di atas
masig-masing satu !
QS. Al-Anfal
ayat 72
Q.S.al-Araf
ayat: 12.
Skor
nilai
Idgham bighunnah
Masuk dengan
mendengung

13
Izhhar halqi Jelas / terang

Ikhfa haqiqi Samar-samar

Idgham bilaghunnah
Masuk dengan
tidak
mendengung

Iqlab Membalik


No Soal
Kunci jawaban

Skor
nilai
2 Artikan kosa
kata/potongan QS. Al-
Anfal ayat 72

Dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka


5

Dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman


dan pertolongan

Tidak ada kewajiban sedikit pun atasmu melindungi


mereka
3 Carilah kosa kata /
potongan Q.S.al-Araf
ayat: 12 yang artinya
berikut ini !
Kunci jawaban
jauhilah kebanyakan dari
prasangka

5
dan janganlah kamu
mencari-cari kesalahan
orang lain

Sukakah salah seorang di


antara kamu memakan
daging saudaranya yang
sudah mati?

4 Terjemahkanlah
potongan Q.S.al-Araf
ayat: 10 berikut ini!
Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah
bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua
saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya
5


kamu mendapat rahmat.
5 Jelaskan asbabun
nuzul QS. Al-Anfal ayat
72!

Menurut Ibnu Mundzir, ayat ini turun sebagai
jawaban dari pertanyaan kaum muslim,
bagaimana kalau kami memberi dan menerima
harta waris dari saudara kami yang musyrik?.
Turunlah ayat 72-73 ini sebagai penjelasan bahwa
antara mukmin dan kafir tidak saling mewarisi
harta.
5
6 Sebutkan 5 keutamaan
husnuzhan

5 keutamaan husnuzhan
1. Menentramkan kehidupan secara lahir maupun
batin
2. Dicintai Allah
3. Dapat menerima apa saja yang terjadi dalam
kehidupan
4. Dicintai oleh sesama manusia
5. Menjauhkan diri dari keluh kesah, iri dengki, dan
fitnah
5
7 Sebutkan macam-
macam ukhuwah
1. Ukhuwwah 'ubudiyyah atau saudara
kesemakhlukan dan kesetundukan kepada
Allah.
2. Ukhuwwah insaniyyah (basyariyyah) dalam arti
seluruh umat manusia adalah bersaudara,
karena mereka semua berasal dari seorang
ayah dan ibu.
3. Ukhuwwah wathaniyyah wa an-nasab, yaitu
persaudaraan dalam keturunan dan
kebangsaan.
4. Ukhuwwah fi din Al-Islam, persaudaraan antar
sesama Muslim.

5

Catatan :
c. Skor maksimum = 43

Skor perolehan
Nilai = X 100
Skor Maksimal

43
Nilai siswa = ---------- x 100
43
= 100
b. Keterangan nilai
< 75 = kurang, 75 80 = cukup, 81 90 = baik, 91 100 = baik sekali




Jepara, 14 Juli 2014
Mengetahui
Kepala SMK Negeri 2 Jepara Guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti





Drs. Sudarto Citra Meryana, S.T
NIP. 19630205 198903 1 017













RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah : SMK Negeri 2 Jepara
KELAS / SEMESTER : X/I
Program : ANIMASI, DEKORASI UKIR, KRIYA KAYU, KRIYA TEKSTIL
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
Materi Pokok : Iman Kepada Allah
Alokasi Waktu : 45 x 6 jam pelajaran (Dua pertemuan)

A. Kompetensi Inti:
(KI-1) Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya;
(KI-2) Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia;
(KI-3) Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah;
(KI-4) Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian:

2.6 Menunjukkan sikap keluhuran budi, kokoh pendirian, pemberi rasa aman,
tawakkal dan perilaku adil sebagai implementasi dari pemahaman Asmaul
Husna(al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)

3.5 Memahami makna Asmaul Husna: (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil, al-Matiin, al-
Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir).
Indikator:
3.5.1 Mampu menjelaskan pengertian Asmaul Husna
3.5.2 Mampu menyebutkan 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil, al-
Matiin, al-Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)
3.5.3 Mampu menyebutkan arti 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil,
al-Matiin, al-Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)
3.5.4 Mampu menjelaskan maksud 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-
Wakiil, al-Matiin, al-Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)
3.5.5 Menghafal 7 Asmaul Husna yang meliputi lafazh, arti dan maksud yang
terkandung di dalamnya
3.5.6 Mampu menjelaskan manfaat dan hikmah 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-
Mumin, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)

4.3 Berperilaku yang mencontohkan keluhuran budi, kokoh pendirian, pemberi rasa
aman, tawakal dan perilaku adil sebagai implementasi dari pemahaman makna
Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami, al-Adl, dan al-
Akhiir)
Indikator:
4.3.1 Mampu menghayati 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil, al-
Matiin, al-Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)
4.3.2 Mampu mempraktekkan 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil,
al-Matiin, al-Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)


C. Tujuan Pembelajaran:
Melalui kegiatan mengamati, menanya, mendiskusikan, menyimpulkan dan
mengomunikasikan, peserta didik diharapkan:
1. Mampu menjelaskan pengertian Asmaul Husna
2. Mampu menyebutkan 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil, al-Matiin, al-
Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)
3. Mampu menyebutkan arti 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil, al-Matiin, al-
Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)
4. Mampu menjelaskan maksud 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil, al-Matiin,
al-Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)
5. Menghafal 7 Asmaul Husna yang meliputi lafazh, arti dan maksud yang terkandung di
dalamnya
6. Mampu menjelaskan manfaat dan hikmah 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-
Wakiil, al-Matiin, al-Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)
7. Mampu menghayati 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil, al-Matiin, al-
Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)
8. Mampu mempraktekkan 7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil, al-Matiin, al-
Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)

D. Materi Pembelajaran:
1. Fakta:
- Adanya perilaku asusila, ketidakadilan, mudah berputus asa,
- Adanya sikap lebih mencintai keduniaan daripada akhirat
2. Konsep:
- Asmaul Husna
- Jumlah Asmaul Husna
3. Prinsip
- Pengertian Amaul Husna
- Manfaat dan hikmah menghayati Asmaul Husna

Ringkasan Materi
1. Pengertian Iman
Menurut bahasa iman berasal dari kata aamana yang berarti percaya. Menurut
Rasulullah SAW seperti diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Iman didefinisikan dengan
akad/perjanjian dengan hati, dan ikrar/bersumpah dengan lisan (ucapan) dan
dilakukan/dibuktikan dengan anggota tubuh (arkan).
2. Pengertian Iman kepada Allah SWT
Berdasarkan pengertian iman di atas, dapat kita uraikan bahwa iman kepada Allah
menurut bahasa adalah percaya sepenuhnya kepada Allah SWT.

3. Iman kepada Allah SWT melalui Asmaul Husna
Asmaul Husna berasal dari kata al-asma yang berarti nama-nama dan al-husna
yang berarti baik. Jadi al-Asmaul Husna secara bahasa diartikan dengan nama-
nama yang baik. Asmaul Husna adalah nama Allah yang terbaik. Dapat dikatakan
pula sebagai asma Allah yang terindah. Ia merupakan puncak keindahan karena di
dalamnya terdapat makna terpuji dan termulia. Nama-nama terindah itu
mengandung pengertian kehidupan yang sempurna, yang tidak didahului dengan
ketiadaan dan tidak diakhiri dengan kesirnaan. Tidak berawal dan tidak berakhir.
Jumlah Asmaul Husnaada 99 nama, beberapa dinataranya adalah:
a. al-Kariim (Maha Mulia) ,
b. al-Mumin (Maha Memberi Keamanan),
c. al-Wakiil (Maha Penolong),
d. al-Matiin (Maha Kuat),
e. al-Jaami (Maha Mengumpulkan/Mempersatukan),
f. al-Adl (Maha Adil), dan
g. al-Akhiir (Maha Akhir)

4. Hikmah Beriman Kepada Allah SWT
Setelah kita mempelajari tujuh Asmaul Husnadi atas, ada beberapa
pelajaran/hikmah yang dapat kita petik dari keimanan kepada Allah melalui
pemahaman terhadapt Asmaul Husna. Hikmah-hikmah tersebut antara lain:
a. Keimanan kepada Allah harus ditunjukkan dengan melaksanakan perintah-
perintah-Nya. Bukan hanya sebuah pengakuan palsu dengan lisan.
b. Allah memiliki Asmaul Husnadan kita diperintah untuk berdoa dengannya, maka
pelajarilah 99 Asmaul Husna Allah dan berdoalah dengannya.
c. Mendorong kepada kita agar dapat mewujudkan sifat-sifat mulia Allah dalam
perilaku kita sehari-hari.
d. Allah maha mulia (al-Kariim), maka jadilah khalifah Allah yang memiliki
keluhuran budi.
e. Allah maha memberi keamanan (al-Mumiin), maka jadilah khalifah Allah yang
dapat memberikan keamanan untuk mahkluk lain.
f. Allah maha menolong (al-Wakiil), maka hiduplah dengan optimis karena Allah
akan menolong khalifahNya yang mengalami masalah dalam tugasnya.
g. Allah maha kuat/kokoh (al-Matiin), maka jadilah khalifah Allah yang teguh
pendirian dalam menegakkan kebenaran dan kejujuran.
h. Allah maha mengumpulkan (al-Jamii), maka bersiaplah untuk berkumpul di
padang mahsyar untuk mempertanggungjawabkan amanah Allah kepada kita
sebagai khalifah di muka bumi ini. Dan jadilah katalisator yang dapat
mewujudkan persatuan dan kesatuan ummat untuk terbentuknya satu kesatuan
sistem kehidupan yang harmonis.
i. Allah maha adil (al-Adl), jadilah khalifah yang yakin bahwa Allah maha tahu apa
yang kita butuhkan, sehingga kita menjadi manusia yang siap mendapat ujian
syukur ataupun ujian sabar dari Allah.
j. Allah maha akhir (al-Akhir), jadilah khalifah yang siap bertanggungjawab
terhadap apa yang kita lakukan dalam rangka menjalani tugas sebagai khalifah
ini.

E. Metode Pembelajaran
1. Pembiasaan
2. Inquary learning
3. Diskusi
4. Demonstrasi

F. Media, Alat, dan Sumber Belajar
1. Power Point
2. Laptop
3. LCD Projektor
4. Film Tentang Asmaul Husna
5. Buku PAI dan Budi Pekerti PAI Kls X SMA
6. Buku Asmaul Husna
7. Al Quran
8. Internet/ Majalah/ koran

G. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Kegiatan Waktu
Pertemuan
Pertama
1. Pendahuluan
a. Memberi salam dan memulai pelajaran dengan
mengucapkan basmalah dan kemudian berdoa
bersama. Memeriksa kerapian dan kebersihan ruang
kelas
b. Peserta didik menyiapkan kitab suci al-Quran
c. Secara bersama bertadarus al-Quran (selama 10
menit)
d. Menyampaikan tujuan dan kompetensi yang harus
dicapai
e. Menanyakan materi yang pernah diajarkan sebelumnya
yang terkait dengan materi ajar hari ini (Appersepsi).
f. Pembagian kelompok
20 menit



2. Kegiatan Inti
a. Mengamati
- Siswa menyimak bacaan Asmaul Husna melalui
tayangngan video
100 menit

b. Menanya
- Siswa menanyakan tentang cara menghafal
Asmaul Husna
c. Menalar
- Mendiskusikan pengertian Asmaul Husna
- Mendiskusikan arti dan maksud yang terkandung dalam
7 Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mumin, al-Wakiil, al-
Matiin, al-Jaami, al-Adl, dan al-Akhiir)
- Setiap kelompok mencatat informasi yang mereka
dapatkan dari hasil diskusi.
d. Mengasosiasi
Setelah mengumpulkan informasi yang didapat siswa
selanjutnya menganalisis semua informasi yang ada
pada 7 Asmaul Husna. dan dibuat kesimpulan dalam
bentuk laporan tertulis.
e. Mengomunikasikan:
- Setelah selesai mengerjakan tugasnya, guru
meminta masing-masing perwakilan kelompok
untuk mempresentasikan hasil diskusi tentang
Asmaul Husna
3. Penutup
a. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang
didiskusikan (kegiatan konfirmasi).
b. Menyiapkan masalah untuk pertemuan
selanjutnya.

15 menit
Pertemuan
Kedua
1. Pendahuluan
a. Memberi salam dan memulai pelajaran dengan
mengucapkan basmalah dan kemudian berdoa
bersama. Memeriksa kerapian dan kebersihan ruang
kelas
b. Peserta didik menyiapkan kitab suci al-Quran
c. Secara bersama bertadarus al-Quran (selama 10
menit)
d. Menyampaikan tujuan dan kompetensi yang harus
dicapai
e. Menanyakan materi yang pernah diajarkan sebelumnya
yang terkait dengan materi ajar hari ini (Appersepsi).
f. Pembagian kelompok
20 menit



2. Kegiatan Inti
a. Mengamati
- Siswa mencermati gambar alam yang berkaitan
dengan Asmaul Husna melalui tayangngan video

b. Menanya
- Siswa menanyakan tentang cara memahami
Asmaul Husna

c. Menalar
- Mendiskusikan hikmah dan manfaat Asmaul
Husna
- Menghafal 7 Asmaul Husna yang meliputi lafazh,
arti dan maksud yang terkandung di dalamnya
- Setiap kelompok mencatat informasi yang mereka
dapatkan dari hasil diskusi.
d. Mengasosiasi
Setelah mengumpulkan informasi yang didapat siswa
selanjutnya menganalisis semua informasi yang ada
pada 7 Asmaul Husna. dan dibuat kesimpulan dalam
bentuk laporan tertulis.
100 menit

e. Mengomunikasikan:
- Mendemontrasikan hafalan Asmaul Husna.
3. Penutup
a. Klarifikasi/kesimpulan siswa dibantu oleh guru
menyimpulkan materi
b. Guru memberikan penguatan terhadap hasil diskusi
siswa
c. Guru melakukan refleksi tentang pelaksanaan
pembelajaran
d. Guru menginformasikan materi selanjutnya
e. Mengucapkan salam
15 menit

I. Penilaian Hasil Pembelajaran.
1. Penilaian Psikomotorik
Indikator : Siswa mampu melafalkan 7 Asmaul Husna beserta artinya
No Nama Siswa
Aspek Penilaian J ml
Skor
Nilai Catatan
Lafazh Arti Maksud
01
02
03
04
05

Catatan :
a. Kriteria Penilaian.
Lafazh = 7
Arti = 7
Maksud = 14

b. Skor maksimum : 28

Skor perolehan
Nilai = X 100
Skor Maksimal

28
Nilai siswa = ---------- x 100
28
= 100
c. Keterangan nilai
< 75 = kurang, 75 80 = cukup, 81 90 = baik, 91 100 = baik sekali
2. Penilaian Sikap
Indikator : Siswa menunjukkan sikap yang terpuji
No
Nama
Siswa
Aspek Penilaian
J ml
Skor
Nilai

Catatan

D
i
s
i
p
l
i
n

R
e
s
p
o
n

I
n
i
s
i
a
t
i
f

K
e
r
j
a

S
a
m
a

T
u
n
t
a
s

T
u
g
a
s

01
02
03
04
05
Catatan :
a. Kriteria perilaku
1 = sangat kurang 4 = baik
2 = kurang 5 = amat baik
3 = cukup

b. Nilai merupakan jumlah dari nilai tiap-tiap indikator perilaku
c. Nilai maksimum = 25.
d. Keterangan nilai
23 - 25 = sangat baik 8 - 12 = kurang
18 - 22 = baik 0 - 7 = sangat kurang
13 - 17 = cukup

3. Penilaian Pengetahuan ;
No Soal Kunci jawaban Skor nilai
1 Jelaskan pengertian
Asmaul Husna !
Asmaul Husna ialah nama-nama yang baik, yang
bagus, yang indah dan terbebas dari cacat dan aib yang
disandang oleh Allah Subhanahu Wataala sesuai
dengan kebesaran dan keagungan-Nya yang disebut-
kan dalam Kitab-Nya maupun melalui lesan Rasul-Nya
yang apabila seorang mukmin berdoa dengan menye-
but nama-nama itu pasti Allah Subhanahu Wataala
mengabulkannya


5
2 Tulislah dalil bahwa
barang siapa meng-
hafal Asmaul Husna
ia masuk surga !


Sesungguhnya Allah mempunyai sembilan puluh
sembilan Nama, seratus kurang satu. Barang siapa
memnhafalnya ia masuk surga. (H.R. Muslaim)
5
3 Jelaskan apa yang
dimaksud dengan
menghafal Asmaul
Husna.
Maksudnya ; menghafalnya, memahami makna dan
indikasinya, memuji Allah dan memohon dengannya
dan meyakininya sebagai jalan masuk surga, karena
surga hanya dimasuki oleh orang-orang yang beriman.
Dan Asmaa-ul Husna adalah sumber pencapaian iman.
Oleh karena itu setiap hamba harus mengenal Nama-
nama Allah dan sifat-sifat-Nya.

5
4 Artikan Asmaul
Husna berikut ini dan
jelaskan maksudnya !

Arti

Maksud

Skor nilai


Yang Maha
Suci
Allah adalah dzat Yang Maha Suci,
yang terbebas dari segala
kekurangan
10

Yang Maha
Mengetahui
Allah Maha Mengetahui perkara-
perkara yang pasti, uang mungkin
dan yang mustahil karena ilmu-Nya
meliputi segala sesuatu
Yang Mencipta
Allah yang menciptakan segala
sesuatu yang tadinya tidak ada
menjadi ada

Yang Maha
Mendengar
Allah mendengar setiap suara baik
yang ada di alam tinggi maupun alam
rendah yang samar-samar maupun
yang terang-terangan yang jauh
maupun yang dekat

Yang Maha
Melihat
Allah melihat segala sesuatu yang
ada di langit maupun di bumi baik
yang nampak maupun yang ter-
sembunyi dalam keadaan terang
maupun gelap
5 Tulislah lafazh
Asmaul Husna yang
memiliki arti berikut
ini dan jelaskan
maksudnya !

lafazh

Maksud

Skor nilai
Yang Maha Adil

Allah berlaku adil dalam menentukan,
menetapkan dan memutuskan hukum
terhadap hamba-hamba-Nya
10
Yang Maha
Pengampun

Allahmengampuni seluruh dosa yang
dilakukan hamba-hamba-Nya yang
bertaubat, beristighfar, beriman dan
beramal sal karena Allah memiliki
ampunan yang luas

Yang Maha Perkasa

Allah adalah dzat yang mampu


menaklukkan apa dan siapa pun
termasuk menghancurka alam
semesta ini
Yang Maha
Bijaksana

Allah dalah Dzat yang Ilmu
pengetahuan-Nya luas yang men-
ciptakan makhluk dengan kebenaran,
tujuan dan sasaran yang benar dan
taka da sedikitpun yang sia-sia
Yang Maha
Menghitung

Allah yang menciptakan makhluk
dengan perhitungan yang cermat ,
mencukupi kebutuhan, menghitung
amalan-amal hamba dengan telita
dan memberikan balasan atas
amalan-amalan itu

Catatan :
a. Skor maksimum = 35
Skor perolehan
Nilai = ------------------ x 100
Skor maksimum
35
Nilai siswa = ---------- x 100
35
= 100
b. Keterangan nilai
< 75 = kurang, 75 80 = cukup, 81 90 = baik, 91 100 = baik sekali


Jepara, 14 Juli 2014
Mengetahui
Kepala SMK Negeri 2 Jepara Guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti



Drs. Sudarto Citra Meryana, S.T
NIP. 19630205 198903 1 017


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( R P P )

Nama Sekolah : SMK N 2 Jepara
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Sumber Hukum Islam
Alokasi Waktu : 2 X 45 menit

A. Kompetensi Inti :
(KI-1) Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya;
(KI-2) Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia;
(KI-3) Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah;
(KI-4) Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
Memahami kedudukan al-Quran sebagai sumber hukum Islam.
Indikator
1. Mampu menyebutkan arti al-Quran sebagai sumber hukum Islam(KI.3)
2. Mampu menjelaskan kandungan al-Quran sebagai sumber hukum Islam(KI.1)
3. Mampu menjelaskan fungsi dan kedudukan al-Quran sebagai sumber hukum Islam.(KI.2 dan 4)

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah melalui proses pembelajaran diharapkan, Siswa dapat :
1. Menyebutkan arti al-Quran sebagai sumber hukum Islam
2. Menjelaskan kandungan al-Quran sebagai sumber hukum Islam
3. Menjelaskan fungsi dan kedudukan al-Quran sebagai sumber hukum Islam.

D. Materi Pembelajaran
SUMBER HUKUM ISLAM
Al-Qur'an
Menurut bahasa Al-Qur'an berarti "bacaan" (dari asal kata i "). Menurut istilah Al-Qur'an ialah
"kumpulan wahyu Allah SWT, yang yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, dengan
perantaraan malaikat Jibril yang dihimpun dalam sebuah kitab suci untuk menjadi pedoman
hidup bagi manusia dan membacanya termasuk ibadah". Al-Qur'an merupakan sumber hukum
Islam yang pertama dan utama. Sebagaimana firman Allah SWT, :



Artinya : " Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah rasulNya serta ulil amri
diantaramu ". ( An-Nisa:59 )
Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.
Sebagai sumber hukum Islam Al-Qur'an mengandung 3 pokok pengetahuan hukum yang
mengatur tentang kehidupan umat manusia yaitu :
a. Hukum yang berkaitan dengan aqidah, yakni ketetapan tentang wajib beriman kepada Allah
SWT, Malaikat, kitab-kitab-Nya, para Rasul, hari akhir dan takdir.
b. Tuntunan yang berkaitan dengan akhlaq (budi pekerti), yaitu ajaran agar seorang muslim
memiliki sifat mulia dan menjauhi sifat tercela.
c. Hukum yang berkaitan dengan amal perbuatan manusia yang terdiri dari ucapan,
perbuatan, perjanjian dan lain-lain. Hukum yang berkaitan dengan amal perbuatan ini
terbagi menjadi dua yaitu :
Yang mengatur tindakan manusia dalam hubungannya dengan Allah SWT, yang disebut
ibadah. Seperti sholat, puasa, haji, nadzar, sumpah dan lain-lain.
Yang mengatur tindakan manusia baik individu atau kelompok yang disebut dengan
muamalah (amal kemasyarakatan). Seperti perjanjian, hukuman (pidana), ekonomi,
pendidikan, pernikahan dan semacamnya.

Fungsi dan Kedudukan Al-Qur'an.
a. Sebagai mu'jizat Nabi Muhammad saw.
b. Sebagai dasar dan sumber hukum Islam yang pertama.
c. Sebagai pedoman dan petunjuk hidup bagi manusia.
d. Sebagai pembawa berita gembira dan kebenaran yang mutlak.
e. Sebagai obat penawar hati bagi orang-orang yang beriman.
f. Membenarkan dan menyempurnakan kitab-kitab terdahulu.

E. METODE PEMBELAJARAN
1. Every One is a Teacher Here (Setiap Murid sebagai Guru)
2.Diskusi
3.Tanya jawab
F. Media, Alat dan Sumber Belajar
+ Media dan Alat Belajar
LCD dengan tampilan power point
Komputer
+ Sumber Belajar
Al Quran dan terjemahannya Depag RI
Buku PAI dan Budi Pekerti Kelas X SMA Penerbit Airlangga hal 63 - 71

G. Langkah-langkah Pembelajaran
No. Kegiatan Waktu
1. Pendahuluan
a. Membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
dipimpin oleh salah seorang peserta didik dengan penuh
khidmat;
b. Memulai pembelajaran dengan membaca al-Quran surah
pendek pilihan dengan lancar dan benar (nama surat sesuai
dengan program pembiasaan yang ditentukan sebelumnya);
c. Memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar
kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan
tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran;
d. Mengajukan pertanyaan secara komunikatif berkaitan dengan
tema sumber hukum Islam
e. Menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan yang akan
dicapai;
f. Menyampaikan tahapan kegiatan yang meliputi kegiatan
mengamati, menyimak, menanya, berdiskusi,
mengkomunikasikan dengan menyampaikan, menanggapi dan
membuat kesimpulan hasil diskusi
Kegiatan Inti
Mengamati
- Mencermati bacaan teks tentang kedudukan al-Quran
- Menyimak penjelasan materi tersebut di atas melalui
tayangan gambar
Menanya (memberi stimulus agar peserta didik bertanya)
- Apa yang anda pahami tentang al-Quran?
Mengumpulkan data/eksplorasi
- Peserta didik menulis pertanyaan, kemudian pertanyaan
yang dibuat dilemparkan ke temannya, untuk dijawab
tentang fungsi dan kedudukan al Quran
Mengasosiasi
- Peserta didik menganalisis
- Membuat kesimpulan tentang arti, kandungan dan fungsi al
Quran,dengan dipandu guru .
Mengkomunikasikan:
- Menyampaikan tentang arti, kandungan dan fungsi al
Quran.
Penutup
a. Melaksanakan penilaian dan refleksi dengan mengajukan
pertanyaan atau tanggapan peserta didik dari kegiatan yang
telah dilaksanakan sebagai bahan masukan untuk perbaikan
langkah selanjutnya.

15
menit



















60
menit

















15 menit
No. Kegiatan Waktu
b. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan
tugas baik cara individu maupun kelompok bagi peserta didik
yang menguasai materi.
c. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.
d. Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.


H. PENILAIAN
Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat
pencapaian kompetensi siswa. Hasil penilaian digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kema-
juan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran.
Tugas
o Mengumpulkan hasil diskusi berupa pertanyaan dan jawaban

PENILAIAN NON VERBAL
Observasi
o Mengamati pelaksanaan diskusi dengan menggunakan lembar observasi yang memuat
isi diskusi dan sikap saat diskusi.
PENILAIAN VERBAL
Tes tulis
o Tes kemampuan kognitif dengan menjawab soal-soal pilihan ganda dan uraian tentang
fungsi dan kedudukan al-Quran.

SOAL PILIHAN GANDA
Pilihlah Jawaban yang paling benar!
1. Sumber hukum Islam yang pertama adalah
a. Al Quran d. hadits
b. Ijma e. qiyas
c. Ijtihad
2. Dari segi lughat (bahasa) al Quran berarti
a. Bacaan d. dibaca
b. Kabar e. bacalah
c. berita
3. Al Quran berisi hukum-hukum Itiqadiyah, artinya yaitu
a. Al Quran berisi janji dan ancaman
b. Al Quran berisi kisah kehidupan kaum terdahulu
c. Al Quran berisi akidah dan tauhid
d. Al Quran berisi hukum ibadah dan muamalah
e. Al Quran berisi hukum-hukum akhlaq manusia
4. Salah satu fungsi al Quran adalah sebagai berikut kecuali
a. Sebagai sumber hukum Islam
b. Sebagaipenegas di bidang akidah dan ibadah
c. Sebagai obat penyakit rohani
d. Sebagai pedoman hidup setiap mukmin
e. Sebagai penjelas hadits
5. Bagi umat Islam meyakini kebenaran isi al Quran sebagai sumber hukum Islam yang
pertama adalah wajib. Dengan demikian, apabila ada umat Islam yang meragukan
kebenaran isi al Quran hukumnya
a. Haram d. kafir
b. Fasik e. munafik
c. Murtad

SOAL URAIAN
Kerjakan soal di bawah ini!

1. Jelaskan pengertian al Quran!
2. Sebutkan kandungan al Quran!
3. Uraikan kedudukan dan fungsi al Quran!

Kunci Jawaban :
PILIHAN GANDA.
1.A
2.A
3.C
4.E
5.C

ESSAY
1. Menurut bahasa Al-Qur'an berarti "bacaan" (dari asal kata i "). Menurut istilah Al-
Qur'an ialah "kumpulan wahyu Allah SWT, yang yang diturunkan kepada Nabi
Muhammad saw, dengan perantaraan malaikat Jibril yang dihimpun dalam sebuah
kitab suci untuk menjadi pedoman hidup bagi manusia dan membacanya termasuk
ibadah"
2. Sebagai sumber hukum Islam Al-Qur'an mengandung 3 pokok pengetahuan hukum
yang mengatur tentang kehidupan umat manusia yaitu :
Hukum yang berkaitan dengan aqidah, yakni ketetapan tentang wajib beriman kepada
Allah SWT, Malaikat, kitab-kitab-Nya, para Rasul, hari akhir dan takdir, Tuntunan
yang berkaitan dengan akhlaq (budi pekerti), yaitu ajaran agar seorang muslim
memiliki sifat mulia dan menjauhi sifat tercela, Tuntunan yang berkaitan dengan
akhlaq (budi pekerti), yaitu ajaran agar seorang muslim memiliki sifat mulia dan
menjauhi sifat tercela.
3. Fungsi dan Kedudukan Al-Qur'an.
a. Sebagai mu'jizat Nabi Muhammad saw.
b. Sebagai dasar dan sumber hukum Islam yang pertama.
c. Sebagai pedoman dan petunjuk hidup bagi manusia.
d. Sebagai pembawa berita gembira dan kebenaran yang mutlak.
e. Sebagai obat penawar hati bagi orang-orang yang beriman.
f. Membenarkan dan menyempurnakan kitab-kitab terdahulu.

NORMA PENILAIAN

Untuk pilihan ganda @ 8 X 5 =40
Untuk essay skor maksimal @ 20X 3 = 60
Jumlah = 100



No

Nama
Siswa
Aspek Pengamatan
Jumlah
Skor

Nilai

Ket Kerja
sama
Mengkom
unikasikan
pendapat
Tole
ransi
Kea
ktifa
n
Menghargai
pendapat
teman






Keterangan :
Nilai 1 = Kurang,
Nilai 2 = Sedang,
Nilai 3 = Baik,
Nilai 4 = sangat baik
Skor yang di peroleh
N =____________________________ X 100 = NA
Skor maximal


Mengetahui,
Kepala SMKN 2 Jepara



Drs. Sudarto,
NIP. 196302051989031017
Jepara, 14 Juli 2014

Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama dan
Budi Pekerti


Citra Meryana, S.T



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMK Negeri 2 Jepara
KELAS / SEMESTER : X/I
Program :
ANIMASI, DEKORASI UKIR, KRIYA KAYU, KRIYA
TEKSTIL
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
Materi Pokok : Meneladani Perjuangan Rasulullah SAW di Mekah
Alokasi Waktu : 45 x 6 Jam Pelajaran (Dua Pertemuan)

A. Kompetensi Inti:
(KI-1) Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya;
(KI-2) Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia;
(KI-3) Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah;
(KI-4) Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian:
2.7 Menunjukkan sikap tangguh dan semangat menegakkan kebenaran sebagai
implementasi dari pemahaman strategi dakwah Rasulullah SAW di Mekah
3.10.1 Memahami substansi dan strategi dakwah Rasullullah SAW di Mekah.
Indikator:
3.10.1.1 Mampu menjelaskan substansi dakwah Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam periode Makkah.
3.10.1.2 Mampu menjelaskan strategi dakwah Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam periode Makkah.
3.10.1.3 Menjelaskan pengaruh dakwah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
terhadap umat.
4.8.1 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasullullah SAW di Mekah.
Indikator:
1.8.1.1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
pada periode Makkah.
1.8.1.2 Menunjukan keteladanan yang dapat diambil dari cara dakwah
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam

C. Tujuan Pembelajaran:
Melalui kegiatan mengamati, menanya, mendiskusikan, menyimpulkan dan
mengomunikasikan, peserta didik diharapkan:
1. Mampu menjelaskan substansi dakwah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam periode
Makkah.
2. Mampu menjelaskan strategi dakwah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam periode
Makkah.
3. Menjelaskan pengaruh dakwah Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam terhadap umat.
4. Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam pada periode Makkah.
5. Menunjukan keteladanan yang dapat diambil dari cara dakwah Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam
D. Materi Pembelajaran:
1. Fakta:
- Adanya juru dakwah/kelompok dakwah yang keras dapam menyampaikan
dakwahnya
- Adanya aliran-alirang yang menyimpang dalam berdakwah
2. Konsep:
- Dakwah Rasulullah periode Makkah

3. Prinsip
- Berdakwah dengan lemah lembut
- Meneladani cara dakwah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam

Ringkasa Materi

A. Substansi dan strategi dakwah Rasulullah Saw Periode Makkah
1. Substansi dakwah Rasulullah SAW
Substansi ajaran Islam periode Makkah, yang didakwahkan Rasulullah SAW di
awal kenabiannya adalah sebagai berikut :
a. Keesaan Allah SWT
Islam mengajarkan bahwa pencipta dan pemelihara alam semesta adalah
Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Allah SWT tempat bergantung segala
apa saja dan makhluk-Nya, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta
tidak ada selain Allah SWT, yang menyamai-Nya (baca dan pelajari QS. A1-
Ikhlas, 112: 1-4).
b. Hari Kiamat sebagai hari pembalasan
Islam mengajarkan bahwa mati yang dialami oleh setiap manusia, bukanlah
akhir kehidupan, tetapi merupakan awal dan kehidupan yang panjang, yakni
kehidupan di alam kubur dan di alam akhirat.
c. Kesucian jiwa
Islam menyerukan umat manusia agar senantiasa berusaha menyucikan
jiwanya dan melarang keras mengotorinya. Seseorang dianggap suci
jiwanya apabila selama hayat di kandung badan senantiasa beriman dan
bertakwa atau meninggalkan segala perbuatan dosa, dan dianggap
mengotori jiwanya apabila durhaka pada Allah SWT dan banyak berbuat
dosa.
d. Persaudaraan dan Persatuan
Persaudaraan mempunyai hubungan yang erat dengan persatuan, bahkan
persaudaraan landasan bagi terwujudnya persatuan.Islam mengajarkan
bahwa sesama orang beriman adalah bersaudara. Mereka dituntut untuk
saling mencintai dan sayang-menyayangi, di bawah naungan rida Ilahi.
Rasulullah SAW bersabda: Tidak dianggap beriman seorang Muslim di
antara kamu, sehingga ia mencintai saudaranya, seperti rnencintai dirinya.
(H.R. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan Nasai).
2. Strategi dakwah Rasulullah SAW.
a. Dakwah secara sembunyi-sembunyi selama 3-4 tahun.
Cara ini ditempuh oleh Rasulullah SAW karena beliau begitu yakin, bahwa
masyarakat Arab jahiliah, masih sangat kuat mempertahankan kepercayaan
dan tradisi warisan leluhur mereka. Sehingga mereka bersedia berperang
dan rela mati dalam mempertahankannya. Pada masa dakwah secara
sembunyi-sembunyi ini, Rasulullah SAW menyeru untuk masuk Islam,
orang-orang yang berada di lingkungan rumah tangganya sendiri dan
kerabat serta sahabat dekatnya.
b. Dakwah Secara terang-terangan
Dakwah secara terang-terangan ini dimulai sejak tahun ke-4 dari kenabian,
yakni setelah turunnya wahyu yang berisi perintah Allah SWT agar dakwah
itu dilaksanakan secara terang-terangan. Wahyu tersebut berupa ayat Al-
Quran Surah 26: 214-216 (coba kamu cari dan pelajari).
B. Hikmah strategi dakwah Rasulullah Saw periode Mekah
Hikmah yang dapat diambil dari sejarah dakwah Rasulullah saw periode Mekah,
antara lain sebagai berikut :
1. Menyadari bahwa melalui sifat sabar, ulet, lemah lembut dan tidak merusak
dalam menjalankan amar maruf nahi munkar pasti akan mendapatkan
pertolongan Allah SWT
2. Menyadari dan memahami bahwa seorang rasul hanyalah bertugas
menyampaikan risalah dari Allah SWT. Seorang rasul tidak bisa memberi
petunjuk (hidayah) bahkan kepada keluarga dan orang yang dicintai sekalipun. (
QS. 28 : 56 )
3. Memahami bahwa Allah SWT pasti akan menguji seseorang yang akan terpilih
menjadi utusan atau rasul-Nya. Oleh karena itu sangat wajar bila sesorang ingin
menjadi pemimpin atau menduduki jabatan tertentu terlebih dahulu harus diuji.
4. Dapat mengambil contoh cara-cara berdakwah yang dilakukan nabi saw, yaitu
sangat bijaksana, pandai menggunakan kesempatan yang berharga, dapat
menarik perhatian orang tanpa menimbulkan kebosanan
5. . Dapat meneladani Nabi SAW sebagai uswatun khasanah, artinya sikap dan
amal perbuatan beliau sehari-hari adalah teladan yang baik, terutama terhadap
ajaran Islam yang didakwahkannya,
C. Meneladani dakwah Rasulullah SAW periode Mekah dalam penerapan di era
modern.
Sikap dan perilaku yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah
sebagai berikut :
1. Memahami perjuangan nabi Muhammad SAW dan meneladaninya serta ikut
serta mendakwahkan Islam sebagai tatanan kehidupan menusia agar mencapai
tujuan hidupnya, selamat dan sejahtera di dunia akhirat.
2. Melaksanakan ajaran Islam, yakni menjalankan rukun Islam dan
melestarikannya dalam kehidupan sehari-hari dilingkungannya masing-masing
dengan tidak memaksa orang lain ataui menghina peribadatan/nama tuhan
agama lain.
3. Melaksanakan dan melestarikan sunnah Rasulullah SAW yang tidak
bertentangan dengan Al Quran, sesuai dengan kemampuan masing-masing.
4. Konsisten dan komitmen men-Tuhankan Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa dan
tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Menyekutukan-Nya adalah
dosa besar yang tidak terampuni ( QS. An Nisa : 116 )
Artinya: Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan
(sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa
yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan
Allah, Maka Sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
5. Senantiasa jihad di jalan Allah SWT, sebagaiman firmanNya :
Artinya : Maka janganlah engkau taati orang-orang kafir, dan berjuanglah
terhadap mereka dengannya (Al-Quran) dengan (semangat) perjuangan yang
besar (QS. Al Furqan : 52

E. Metode Pembelajaran
1. Discovery Learning,
2. Base Learning,
3. Diskusi,
4. Tanya jawab, dan

F. Media, Alat, dan Sumber Belajar
1. LCD Proyektor
2. Film Tawuran Pelajar
3. Tafsir al-Quran dan kitab hadits
4. Kitab asbabunnuzul dan asbabul wurud
5. Buku PAI pegangan siswa SMA kelas X

G. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Kegiatan Waktu
Pertemuan
Pertama
1. Pendahuluan
a. Memberi salam dan memulai pelajaran dengan
mengucapkan basmalah dan kemudian berdoa
bersama. Memeriksa kerapian dan kebersihan ruang
kelas
b. Peserta didik menyiapkan kitab suci al-Quran
c. Secara bersama bertadarus al-Quran (selama 10
menit)
d. Menyampaikan tujuan dan kompetensi yang harus
dicapai
e. Menanyakan materi yang pernah diajarkan
sebelumnya yang terkait dengan materi ajar hari ini
(Appersepsi).
f. Pembagian kelompok
20 menit



2. Kegiatan Inti
a. Mengamati
- Mencermati bacaan teks tentang substansi dan
strategi dakwah Rasullullah SAW
- Meyimak penjelasan materi tersebut di atas
melalui tayangan vidio atau media lainnya.

b. Menanya (memberi stimulus agar peserta didik
bertanya)
- Apa substansi dakwah Rasulullah di Mekah?
- Apa strategi dakwah Rasulullah di Mekah?
c. Mengumpulkan data/eksplorasi
- Peserta didik mendiskusikan substansi dan strategi
dakwah Rasullullah SAW di Mekah.
- Guru mengamati perilaku tangguh dan semangat
menegakkan kebenaran dalam kehidupan sehari-
hari.
- Guru berkolaborasi dengan orang tua untuk
mengamati perilaku tangguh dan semangat
menegakkan kebenaran dalam kehidupan sehari-
hari di rumah.
d. Mengasosiasi
- Membuat kesimpulan tentang substansi dan
strategi dakwah Rasullullah SAW di Mekah.
e. Mengkomunikasikan
- Mempresentasikan /menyampaikan hasil diskusi
tentang substansi dan strategi dakwah Rasullullah
SAW di Mekah.
100 menit

3. 3. Penutup
c. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang
didiskusikan (kegiatan konfirmasi).
d. Menyiapkan masalah untuk pertemuan
selanjutnya.
15 menit
Pertemuan
Kedua
1. Pendahuluan
a. Memberi salam dan memulai pelajaran dengan
mengucapkan basmalah dan kemudian berdoa
bersama. Memeriksa kerapian dan kebersihan ruang
kelas
b. Peserta didik menyiapkan kitab suci al-Quran
c. Secara bersama bertadarus al-Quran (selama 10
20 menit


menit)
d. Menyampaikan tujuan dan kompetensi yang harus
dicapai
e. Menanyakan materi yang pernah diajarkan
sebelumnya yang terkait dengan materi ajar hari ini
(Appersepsi).
f. Pembagian kelompok

2. Kegiatan Inti
a. Mengamati
- Film kondisi kota makkah sekarang
- Mengamati cara-cara Rasulullah dalam berdakwah
b. Menanya
- Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang hikmah dan sifat terpuji yang terkandung
dari pemahaman perjuangan (dakwah) Rasulullah
SAW di Makkah
- Mengajukan pertanyaan terkait dengan semangat
persaudaraan (Ukhwah) sebagai
penerapan/implementasi dari pemahaman
perjuangan (dakwah) Rasulullah SAW di Makkah
dalam kehidupan sehari-hari
c. Eksperimen/Explore
- Peserta didik mengemukakan kondisi kota makkah
terkini
- Secara berkelompok mendiskusikan hikmah
dakwah rasulullah
- Secara berpasangan mencontoh suri tauladan dari
dakwah Rasulullah
d. Asosiasi
- diskusi kelompok tentang hikmah dakwah
Rasulullah
- Menghubungkan hikmah dakwah Rasulullah dalam
kehidupan sehari-hari
e. Komunikasi
- Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengkonfirmasi, menyanggah)
- Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru
100 menit

2. 3. Penutup
a. Melaksanakan penilaian dan refleksi dengan
mengajukan pertanyaan atau tanggapan peserta didik
dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan
masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
b. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan
memberikan tugas baik cara individu maupun
kelompok bagi peserta didik yang menguasai materi;
15 menit

H. Kegiatan Pembelajaran
4. Penilaian Afektif
Lembar Pengamatan
Rubrik kegiatan Diskusi (Penilaian Sikap Selama Diskusi):
No. Nama Siswa A s p e k P e n g a m a t a n Jml Nilai Ket.
K
e
r
j
a
s
a
m
a

M
e
n
g
-

k
o
m
u
n
i
k
a

s
i
k
a
n

p
e
n
-
d
a
p
a
t

T
o
l
e
r
a
n
s
i

K
e
a
k
t
i
f
a
n

M
e
n
g
h
a
r
g
a
i

p
e
n
d
a
p
a
t

t
e
m
a
n

Skor
01
02
03
04
05

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4= Baik Sekali
3= Baik
2= Cukup
1 = Kurang

Skor perolehan
Nilai = =X 100
Skor Maksimal (20)

Kriteria Nilai
A =80 100 : Baik Sekali
B =70 79 : Baik
C =60 69 : Cukup
D =60 : Kurang


2. Penilaian Kognitif
Tes tertulis
No Soal Kunci jawaban
Skor
nilai
1
Jelaskan beberapa
keteladanan yang
terdapat pada diri
Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam !
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam adalah
orang yang sangat sabar dan ikhlas dalam
menghadapi tantangan ,hambatan dan
rintangan



Rasulullah sallallahu alaihi wasallam adalah
orang yang amanah dalam memikul
tanggungjawab yang dibebankan kepada
beliau
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam adalah
orang yangmemiliki akhlak yang mulia

6
2
Sebutkan kebiasaan-
kebiasaan masyarakat
Arab khususnya
Makkah pada masa
Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam !
Menyembah berhala
Gemar melakukan judi, minum minutan
keras, berzina serta berlomba-lomba
mencari harta
Memandang diri memiliki kedudukan yang
lebih tinggi daripada bangsa Arab lainya

3
3 Substansi dakwah
Rasulullah sallallahu
Meluruskan tauhid dam memerangi
kemusyrikan
4
alaihi wasallam
periode Makkah.
Memperbaiki akhlak
Mengubah kebiasaan-kebiasaan jahiliyyah
Membangun persamaan hak dan
persamaan derajat antara sesama manusia.

4 Strategi dakwah
Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam
periode Makkah.
Dakwah secara sembunyi sembunyi
terhadap keluarga beliau yang terdekat
Dakwah secara terang-terangan dengan
mengajak manusia secara umum di tempat-
tempat terbuka agar manusia hanya
menhyembah Allah saja tanpa
mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun

4
5 Sebutkan hikmah
sejarah periode
Makkah !
Dakwah harus dilaksanakan dengan penuh
kesabaran
Dakwah yang pertama-tama disampaikan
adalah dakwah tauhid
Untuk mendapatkan kemuliaan di sisi Allah
harus ditempuh dengan perjuangan yang
berat dan panjang
Islam menegakkan persamaan derajat
antara manusia dan membebaskan
perbudakan
5
Catatan :
a. Skor maksimum = 22

Skor perolehan
Nilai = ------------------ x 100
Skor maksimum
22
Nilai siswa = ---------- x 100
40
= 100
b. Keterangan nilai
< 75 = kurang, 75 80 = cukup, 81 90 = baik, 91 100 = baik sekali



Jepara, 14 Juli 2014
Mengetahui
Kepala SMK Negeri 2 Jepara Guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti




Drs. Sudarto Citra Meryana, S.T
NIP. 19630205 198903 1 017