Anda di halaman 1dari 1

Sajak Tukang Gunting

Tukang Gunting
Pada sebatang pokok
semarak api tua ini
ia tambatkan perahu hidup
di tebing lalu lalang
di lumpur sungai manusia


Dengan sebilah gunting,
sebuah cermin sompek, sebuah sisir rongak
dan bangku kaki tiga
ia ukir nafkah hidup keluarganya.

Seperti semarak api
begitulah bersemarak harinya
seperti bunga semarak api
gugur di tanah
begitulah berbunga denyutnya
terkumpul di darah.

Sementara pelanggan tiba
ia duduk dihadapan cermin
menyikat remajanya
dan merapikan tuanya
dengan sisir rongak

Pada batang bongkok
semarak api tua ini
ia tambatkan masa depan
empat orang anaknya
serta isteri setianya