Anda di halaman 1dari 14

Statistik Deskriptif

Pengukuran Gejala Pusat (central Tendency


Modus, median dan mean merupakan teknik statistic yang digunakan
untuk menjelaskan kelompok yang berdasarkan atas gejala pusat
(tendency central) dari kelompok tersebut.
By : Ary Prasetyo, ST
Modus
(Mode)
Modus adalah : teknik penjelasan kelompok yang didasarkan atas nilai
yang sedang popular (yang sedang menjadi mode) atau yang sering
muncul dalam kelompok tersebut.
Contoh Modus
Untuk data Kuantitatif
1. Seorang peneliti datang ke Yogyakarta, dan melihat para siswa dan
mahasiswa banyak yang naik sepeda motor. Selanjutnya peneliti dapat
menjelaskan dengan modus, bahwa (kelompok) siswa dan mahasiswa di
Yogyakarta banyak yang naik sepeda motor
2. Kebanyakan pemuda Indonesia menghisap Rokok
3. Pada umumnya pegawai negeri tidak disiplin kerja
By : Ary Prasetyo, ST
4. Pada umumnya warna mobil tahun 70-an adalah cerah sedangkan warna
mobil tahun 80-an umumnya gelap
Untuk data Kualitatif
Dari hasil observasi(pengamatan) terhadap
pegawai di Departemen X adalah:
20, 45, 60, 56, 45, 45, 20, 19, 57, 45, 45, 51, 35
Dari data Modusnya adalah 45
Modus bisa lebih dari satu, misal ada data :
20, 21, 25, 25, 24, 27, 27, 28, 29, 29, ,30

Maka Modusnya : 25, 27, dan
29
By : Ary Prasetyo, ST
Median
Median adalah salah satu teknik penjelasan kelompok yang
didasarkan atas nilai tengah dari kelompok data yang telah disusun
berdasarkan urutannya dari yang terkecil sampai yang terbesar atau
sebaliknya
Contoh:
Data yang telah diurutkan (jumlah data
Ganjil)
19 20 20 35 45 45 45 45 45 51 56 57 60
Medianya 45
Data yang telah diurutkan (jumlah data
Genap)
180 171 170 167 166 165 164 160 147 145
Mediannya :
2
166 + 165
= 165.5
By : Ary Prasetyo, ST
Mean
Mean Merupakan teknik Penjelasan kelompok yang didasarkan atas
nilai rata-rata dari kelompok tersebut
=


Me = Mean (rata-rata)
= Epsilon (baca Jumlah)

= Nilai x ke I sampai n
n = jumlah Individu
Contoh :
sepuluh pegawai di PT Samudra penghasilah perminggunya
adalh sebagai berikut (dalam satuan Ribu rupiah)
90, 120, 160, 60 , 180, 190, 90, 180, 70, 160
1300
10 10
=
= 130
Me =
90 + 120 + 160 + 60 + 180 + 190 + 90 + 180 + 70 + 160
By : Ary Prasetyo, ST
Modus : bila peneliti ingin cepat memberikan penjelasan
terhadap
kelompok, dengan hanya mempunyai data yang
popular pada kelompok itu, teknik ini kurang teliti
Median : digunakan bila terdapat data-data yang ektrim
(perbedaanya mencolok) dalam kelompok itu
Mean : digunakan bila pada kelompok itu terdapat kenaikan
data
yang merata
Dari ketiga teknik yang dikemukakan di atas masing-masing
teknik ada kelebihannya masing-masing
By : Ary Prasetyo, ST
Menghitung Modus, Median dan Mean untuk data Bergolong
(Dalam Tabel Distribusi Frekuensi)
Berikut data yang di sajikan dalam Tabel Distribusi
Frekuensi:
61 - 70 20
Inetrval nilai
kemampuan
Frekuensi/ jumlah
21 - 30 2
31 - 40 6
Jumlah 100
Distribusi Nilai Kemampuan Managerial
100 Pegawai PT Tanjung Sari
71 - 80 10
81 - 90 8
91 - 100 6
41 - 50 18
51 - 60 30
By : Ary Prasetyo, ST
Menghitung Modus
Mo = b + p (

)
Mo : Modus
b : Batas bawah Kelas Interval dng frekuensi
terbanyak
p : panjang kelas interval dengan frekuensi
terbanyak


: frekuensi pada kelas modus dikurangi frekuensi
kelas interval sebelumnya (sebelum kelas
modus)

: frekuensi kelas interval modus di kurangi kelas


interval berikutnya (sesudah kelas Modus)
Berdasarkan table
distribusi frekuensi
diatas, tentukan
modusnya?
b =
51 0.5 = 50.5 atau
+

= 50.5

=
30 18 = 12

=
30 20 = 10
Mo = 50.5 + 10 (

+
)
p = 60.5 50.5.5 = 10
= 50.5 + 10 (0.545)
= 50.5 + 5.45
= 55.95
61 - 70 20
Inetrval nilai
kemampuan
Frekuensi/ jumlah
21 - 30 2
31 - 40 6
Jumlah 100
71 - 80 10
81 - 90 8
91 - 100 6
41 - 50 18
51 - 60 30
By : Ary Prasetyo, ST
61 - 70 20
Inetrval nilai
kemampuan
Frekuensi/ jumlah
21 - 30 2
31 - 40 6
Jumlah 100
71 - 80 10
81 - 90 8
91 - 100 6
41 - 50 18
51 - 60 30
Menghitung
Median
Md = b + p (

)
Md : Median
b : Batas bawah Kelas, dimana kelas median
terletak
p : panjang kelas, dimana kelas Median terletak
: banyaknya data/ jumlah data
: jumlah semua frekuensi sebelum kelas
median
f : Frekuensi kelas median
Berdasarkan table
distribusi frekuensi
diatas, tentukan
mediannya? Dalam hal ini kelas median dapat dicari dengan
cara :
2 + 6 + 18 = 26
+

= 50.5
=
=
Md = 50.5 + 10 (

)
b =
60.5 50.5.5 = 10
= 50.5 + 10 (0.8)
= 50.5 + 8
= 58.5
setengah x total frekuensi =

=

56
51 0.5 = 5.5 atau
p =
30
By : Ary Prasetyo, ST
Menghitung Mean
Me : Mean untuk data bergolong

: Jumlah data sampel

: Perkalian antarafrekuensi tiap kelas


dengan
nilai tengah kelas
Berdasarkan table
distribusi frekuensi
diatas, tentukan mean?
Untuk mencari mean data bergolong maka
kita haris melengkapi tabel distribusi
frekuensinya terlebih dahulu
Me =


1310
755
684
573
6070
51
213
819
1665
65.5
75.5
85.5
95.5
Nilai tengah
25.5
35.5
45.5
55.5
61 - 70 20
Inetrval nilai
kemampuan
Frekuensi/ jumlah

21 - 30 2
31 - 40 6
Jumlah 100
71 - 80 10
81 - 90 8
91 - 100 6
41 - 50 18
51 - 60 30
(

) (

)
(


Me =


= 60.7
By : Ary Prasetyo, ST
Pengukuran Variasi Kelompok
Untuk mengetahui tingkat variasi kelompok data dapat dilakukkan
dengan melihat rentang data dan standar deviasi (simpangan baku)
Rentang Data (R)
Rentang Data atau Data Range dapat diambil dengan jalan mengurangi
data yang terbesar (Nilai Maximum) dengan data yang terkecil (Nilai
minimum)
R =


R = Rentang

= Data terbesar (nilai Max)

= Data terkecil (nilai Min)


Contoh :
Terdapat data sebagai
berikut :
50, 75, 150, 170, 175, 190, 200, 400, 600, 700
Hitunglah rentang data (range nya)

= 700

= 50
R = =
Makin besar rentang data biasanya data lebih bervariasi
By : Ary Prasetyo, ST
Varians
(

)
Varians merupakan jumlah kuadrat semua deviasi nilai-nilai individu
terhadap rata-rata kelompok
Varian di simbolkan :

= untuk populasi

= untuk sampel
Akar dari varians disebut standar deviasi atau simpangan baku
Simpangan baku atau standar deviasi disimbolkan:
= untuk populasi
= untuk sampel
By : Ary Prasetyo, ST
Rumus
=
(


=
(

( )

=
(

=
(



Untuk Populasi
Untuk Data Sampel
Varians Standar Deviasi (simpangan
Baku)
Varians Standar Deviasi (simpangan
Baku)
By : Ary Prasetyo, ST
Contoh :
Terdapat data sebagai
berikut :
60, 70, 65, 80, 70, 65, 75, 80, 70, 75
Hitunglah Standar deviasi (simpangan bakunya) ?
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
n=10
No
75 4 16
75 4 16
710 0 390
65 -6 36
70 -1 1
80 9 81
80 9 81
70 -1 1
70 -1 1
65 -6 36
Nilai
Simpangan Simpangan Kuadrat
60 -11 121
710
10
=
71
x =
(

)
(

)
(

)
Karena data disamping
merupakan data
Populasi maka kita
gunakan rumus:
=
(


By : Ary Prasetyo, ST
SEKIAN
DAN
TERIMAKASIH