Anda di halaman 1dari 26

FRAKTUR FEMUR

Fakhrurrazi, Hendrik Susanto, Hilda Kusuma Wardani, Mutmainnah,


Shofiyah Latief
! KASUS
"ama #asien$Umur % Tn! MM$&' tahun!
"o! Rekam Medis % ()*)+,!
#era-atan .a/ian % .edah 01 23rtho4edi5!
- Anamnesis
A. Keluhan utama: Nyeri paha sebelah kiri.
B. Riwayat penyakit sekarang:
Pasien masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri pada paha sebelah
kiri setelah KLL sejak 1 jam sebelum masuk rumah sakit. !" sedang
mengendarai m#t#r$ tiba-tiba dari arah berlawanan ada m#t#r yang
menabraknya dengan ke%epatan tinggi dan menabrak m#t#r !". !"
langsung terpental dan jatuh dengan p#sisi paha kiri membentur jalanan
terlebih dahulu. Riwayat tidak sadarkan diri tidak ada$ riwayat mual dan
muntah tidak ada.
&. Riwayat penyakit sebelumnya
Riwayat trauma dan KLL sebelumnya tidak ada.
'. Riwayat peng#batan
Riwayat peng#batan sesaat setelah ke%elakaan !" dibawa ke
puskesmas terdekat$ mendapat terapi %airan dan di(iksasi dengan spalak
kemudian dirujuk ke R". )ahidin "udir#hus#d# *akassar.
- #emeriksaan fisis
Keadaan umum : "akit sedang$ gi+i %ukup.
Kesadaran : &#mp#s mentis.
,anda -ital:
,ekanan darah: 1./0. mm1g.
Nadi : 0. 2/menit.
"uhu : 345&.
Pernapasan : . 2/menit.
Nyeri : 6A" 7.
"tatus 8eneralis :
Kepala : K#njungti-a anemis 9-/-:$ "klera ikterik 9-/-:$ '6" R-1.
*ulut : 1iperemis 9;:$ "t#matitis 9;:$ Lidah : 1iperemis 9-:.
1
,h#raks : Rh -/-$ )h -/-.
B< =/== murni regular$ bising 9-:.
Abd#men : Peristaltik 9;: N#rmal.
>kstremitas : >dema Pretibial 9-/-:.
Primary survey
Airway : ,idak ada gangguan jalan na(as.
Breathing : Perna(asan . 2/menit.
Circulation : ,ekanan darah 1./0. mm1g$ Nadi 0. 2/menit.
Disability : 8&"1? 9>@*76?:.
Exposure : "uhu 34
#
&.
"tatus L#kalis : Regi# (em#ris sinistra.
=nspeksi : 'e(#rmitas 9;:$ edema 9;:$ hemat#m 9;:$ luka 9-:.
Palpasi : Nyeri tekan setempat 9;:$ sensibilitas 9;:$ suhu rabaan
hangat$ N6' 9neurovascular disturbance: 9-:$ kapiler re(il
A detik 9n#rmal:.
Panjang tungkai kanan 04 %m.
Panjang tungkai kiri 0@ %m.
LL' 3 %m.
*#-e : 8erakan akti( dan pasi( terhambat$ 8erakan abduksi
tungkai kiri terhambat$ gerakan adduksi tungkai kiri terhambat$ sakit bila
digerakkan$ gangguan persara(an tidak ada$ tampak gerakan terbatas 9;:$
keterbatasan pergerakan sendi-sendi distal 9karena terasa nyeri saat
digerakkan:.
- La6oratorium
#EMERKSAA" HASL "LA RU7UKA"
)aktu Bekuan
)aktu Perdarahan
)aktu Pr#thr#mbine
- P,
0B..Bmenit
B3.BBB menit
1@$. %#ntr#l 1.$4
1$1C
$3 %#ntr#l 3$.
@-1. menit
1-4 menit
1.-1@ detik
2
- =NR
AP,,
8luk#sa "ewaktu
Dreum
Kreatinin
8!,
8P,
Albumin
>lektr#lit
- Natrium
- Kalium
- Kl#rida
1bsAg
Anti 1&6
'arah Rutin
- )B&
- RB&
- 1B
- 1&,
- *&6
- *&1
- *&1&
- PL,
1? mg/dl
?. mg/dl
.$0 mg/dl
C D/L
@. D/L
3$C
1@. mm#l
@$4 mm#l
113 mm#l
N#n Rea%ti-e
N#n Rea%ti-e
C$.4 2 1.
3
/uL
3$@ 2 1.
7
/uL
C$0 g/dl
4$C E
01$7 (L
0$4 pg
3?$1 g/dl
C4 2 1.
3
/uL
-3. detik
1@. mg/dl
1.-?. mg/dl
L9A1$3:$P9A1$1:
mg/dl
A30 D/L
A@1 D/L
3$? F ?$. g/dl
137-1@? mm#l
3$?-?$1 mm#l
C4-111 mm#l
N#n Rea%ti-e
N#n Rea%ti-e
@-1. 2 1.
3
/uL
@-7 2 1.
7
/uL
1-17 g/dl
34-@0 E
0.-C4 (L
7$?-33$? pg
31$?-3? g/dl
1?.-@.. 2 1.
3
/uL
- Radiolo/i
3
G#t# Gemur "inistra AP/Lateral
,ampak (raktur #blik pada H tengah !s Gemur sinistra dengan
p#ster#medial displacement dan shortening 3 %m.
,idak tampak tanda-tanda #ste#myelitis.
*ineralisasi tulang baik.
&elah sendi (em#r#tibial baik.
<aringan lunak disekitarnya sulit dinilai.
Kesan: Graktur #blik k#mplit H tengah !s Gemur sinistra.
- 1ia/nosis
4
Berdasarkan anamnesis$ pemeriksaan (isik dan pemeriksaan
penunjang$ diagn#sis kasus ini (raktur #blik k#mplit H tengah !s Gemur
sinistra.
- Tera4i
- =6G' RL . tetes per menit
- &e(tria2#n 1 gr/1 jam
- Ranitidin ?. gr/0 jam
- Ket#r#la% 3. gr/0 jam
- ,etanus ,#2#id 1 %%/=*
! 1SKUS
- #endahuluan
Graktur merupakan kelainan skeletal yang paling sering didapatkan
pada pemeriksaan radi#l#gi umum. Graktur dide(inisikan sebagai sebuah
gangguan tulang yang disebabkan #leh kekuatan mekanik baik se%ara
langsung pada tulang atau yang ditransmisikan sepanjang bagian tulang.
)alaupun seringkali terlihat jelas$ beberapa (raktur sulit dipisahkan dan
dideteksi.
91$:
"ebuah (raktur identik dengan gambaran berupa garis radi#lusen yang
menyimpang dan merusak garis tepi k#rteks. ,etapi$ garis (raktur dapat tipis
dan mudah untuk dilihat$ sedangkan (ragmen yang tumpang-tindih dapat
menimbulkan sebuah garis radi#pak. ,anda lain pada sebuah (raktur berupa
e(usi sendi$ pembengkakan jaringan lunak$ dan gangguan p#la trabekula
tulang.
91$:
*eskipun ketika gambaran dan tingkat keparahan dari sebuah (raktur
nyata se%ara klinis$ pemeriksaan radi#l#gi penting untuk memantau jenis dan
luas dari luka dan mengindenti(ikasi tambahan luka pada tulang. >-aluasi luka
pasien sudah sejak lama bergantung pada radi#gra(i k#n-ensi#nal. "aat ini$
tekhnik pen%itraan terbaru telah dianggap memiliki peran yang penting.
9$3:
- Resume klinis
"e#rang laki-laki masuk ke rumah sakit dengan keluhan nyeri paha
sebelah kiri setelah KLL sejak 1 jam sebelum masuk rumah sakit. !" sedang
mengendarai m#t#r$ tiba-tiba dari arah berlawanan ada m#t#r yang
5
menabraknya dengan ke%epatan tinggi dan menabrak m#t#r !". !" langsung
terpental dan jatuh dengan p#sisi paha kiri membentur jalanan terlebih dahulu.
Riwayat tidak sadarkan diri tidak ada$ riwayat mual dan muntah tidak ada.
Riwayat trauma dan KLL sebelumnya tidak ada. Riwayat peng#batan
sesaat setelah ke%elakaan !" dibawa ke puskesmas terdekat$ mendapat terapi
%airan dan di(iksasi dengan spalak kemudian dirujuk ke R". )ahidin
"udir#hus#d# *akassar.
'ari hasil pemeriksaan (isis didapatkan pasien sakit sedang$ gi+i baik$
kesadaran %#mp#s mentis 8&" 1? >@*76?. ,anda -ital: tekanan darah:
1./0. mm1g$ nadi: 0. 2/menit$ suhu: 345&$ pernapasan: . 2/menit$ skala
nyeri: 6A" 7. "tatus L#kalis: Regi# (em#ris sinistra:
=nspeksi : 'e(#rmitas 9;:$ edema 9;:$ hemat#m 9;:$ luka 9-:.
Palpasi : Nyeri tekan setempat 9;:$ sensibilitas 9;:$ suhu rabaan
hangat$ N6' 9neurovascular disturbance: 9-:$ kapiler re(il
A detik 9n#rmal:.
- Radiolo/i
G#t# Gemur "inistra AP/Lateral
,ampak (raktur #blik pada H tengah !s Gemur sinistra dengan
p#ster#medial displacement dan shortening 3 %m.
,idak tampak tanda-tanda #ste#myelitis.
*ineralisasi tulang baik.
&elah sendi (em#r#tibial baik.
<aringan lunak disekitarnya sulit dinilai.
Kesan: Graktur #blik k#mplit H tengah !s Gemur sinistra.
#em6ahasan%
A! Etiolo/i
Dntuk mengetahui mengapa dan bagaimana tulang mengalami
kepatahan$ kita harus mengetahui k#ndisi (isik tulang dan keadaan trauma
yang dapat menyebabkan tulang patah. Kebanyakan (raktur terjadi akibat
truma yang disebabkan #leh kegagalan tulang menahan tekanan membengk#k$
6
memutar dan tarikan. ,rauma yang dapat menyebabkan (raktur dapat berupa
trauma langsung dan trauma tidak langsung.
9@:
,rauma Langsung.
,rauma langsung menyebabkan tekanan langsung pada tulang dan
terjadi (raktur pada daerah tekanan. Graktur yang terjadi biasanya bersi(at
k#muniti( dan jaringan lunak ikut mengalami kerusakan.
9@:
,rauma ,idak Langsung.
Apabila trauma dihantarkan ke daerah yang lebih jauh dari daerah
(raktur$ misalnya jatuh dengan tangan ekstensi dapat menyebabkan (raktur
pada %la-i%ula. Pada keadaan ini biasanya jaringan lunak tetap utuh.
9@:
.! A"AT3M
,ulang (emur adalah tulang terpanjang yang ada di tubuh kita. ,ulang
ini memiliki karakteristik yaitu:
9?$7:
Artikulasi kaput (em#ralis dengan a%etabulum pada tulang panggul. 'ia
terpisah dengan %#llum (em#ris dan bentuknya bulat$ halus dan ditutupi
dengan tulang rawan sendi. Bagian %aput mengarah ke arah medial$ ke
atas$ dan kedepan a%etabulum.
&#rpus (emur menentukan panjang tulang. Pada bagian ujung diatasnya
terdapat tr#%hanter maj#r dan pada bagian p#ster#medialnya terdapat
tr#%hanter min#r.
Djung bawah (emur terdiri dari %#ndilus medialis dan lateralis.
8ambar1. !s (emur$ tampak depan$ belakang$ medial.
9?:
8! #atofisiolo/i
7
Graktur biasanya disebabkan #leh trauma atau tenaga (isik. Kekuatan
dan sudut dari tenaga tersebut$ keadaan tulang$ dan jaringan lunak disekitar
tulang akan menentukan apakah (raktur yang terjadi itu lengkap atu tidak
lengkap. Graktur lengkap terjadi apabila seluruh tulang patah$ sedangkan pada
(raktur tidak lengkap tidak melibatkan seluruh ketebalan tulang.
94:
Graktur terjadi apabila ada suatu trauma yang mengenai tulang$ dimana
trauma tersebut kekuatannya melebihi kekuatan tulang$ ada (akt#r yang
mempengaruhi terjadinya (raktur yaitu ekstrinsik 9meliputi ke%epatan$
sedangkan durasi trauma yang mengenai tulang$ arah dan kekuatan:$ intrinsik
meliputi kapasitas tulang mengabs#rbsi energi trauma$ kelenturan$ kekuatan
adanya densitas tulangFtulang yang dapat menyebabkan terjadinya patah pada
tulang berma%am-ma%am$ antara lain trauma langsung dan tidak langsung$
akibat keadaan pat#l#gi serta se%ara sp#ntan.
94:
1! Klasifikasi fraktur
Graktur dapat terbagi menjadi 3 klasi(ikasi$ yaitu:
9$@$0:
1. Klasi(ikasi eti#l#gis.
Graktur traumatik.
Iang terjadi karena trauma yang tiba-tiba.
8ambar. Graktur akibat trauma.
93:
Graktur pat#l#gis.
,erjadi karena kelemahan tulang sebelumnya akibat kelainan
pat#l#gis di dalam tulang$ misalnya tum#r tulang primer atau sekunder$
miel#ma multipel$ kista tulang$ #ste#mielitis dan sebagainya.
8

3a 3b
8ambar3aJ3b. Graktur pat#l#gis.
9C$1.:
Graktur stress.
,erjadi karena adanya trauma yang terus menerus pada suatu
tempat tertentu.
8ambar@. Graktur stress.
911:
. Klasi(ikasi klinis.
Graktur tertutup 9simple fracture:.
Adalah suatu (raktur yang tidak mempunyai hubungan dengan
dunia luar.
Graktur terbuka 9compound fracture:.
Adalah (raktur yang mempunyai hubungan dengan dunia luar
melalui lika pada kulit dan jaringan lunak$ dapat berbentuk dari dalam
9from within: atau dari luar 9from without:.
Graktur dengan k#mplikasi 9complicated fracture:.
Adalah (raktur yang disertai dengan k#mplikasi$ misalnya
malunion$ delayed union$ nonunion$ in(eksi tulang.
9
8ambar4. Graktur k#mplikasi non-union.
9:
3. Klasi(ikasi radi#l#gis.
Klasi(ikasi ini berdasarkan atas:
a. L#kalisasi.
'ia(isial.
*eta(isial.
=ntra-artikuler.
Graktur dengan disl#kasi.
8ambar0. Klasi(ikasi (raktur menurut l#kalisasi. 9A: Graktur dia(isis$ 9B: Graktur
meta(isis$ 9&: 'isl#kasi dan (raktur$ 9': Graktur intra-artikuler.
9@:
b. K#n(igurasi.
Graktur trans-ersal.
10
8ambarC. Graktur trans-ersal.
91:
Gaktur #blik.
8ambar1.. Graktur #blik.
913:
Graktur spiral.
8ambar11. Graktur spiral.
91:
11
Graktur K.
Graktur segmental.
8ambar13. Graktur segmental.
91@:
Graktur k#muniti($ (raktur lebih dari dua (ragmen.
8ambar1@. Graktur k#minuti(.
91@:
Graktur baji biasanya pada -ertebra karena trauma k#mpresi.
8ambar1?. Graktur baji.
91?:
12
Graktur a-ulsi$ (ragmen ke%il tertarik #leh #t#t atau tend# misalnya
(raktur epik#ndilus humeri$ (raktur patella.
8ambar17. Graktur a-ulsi.
917:
Graktur depresi$ karena trauma langsung misalnya pada tulang
tengk#rak.
8ambar14. Graktur depresi.
914:
Graktur impaksi.
8ambar10. Graktur impaksi.
910:
13
Graktur pe%ah 9burst: dimana terjadi (ragmen ke%il yang berpisah
pada (raktur -ertebra$ patela$ talus$ kalkaneus.
8ambar1C. Graktur pe%ah.
91C:
Graktur epi(isis.
8ambar.. Graktur epi(isis.
9.:
1a
14
1b
8ambar1aJ1b. Klasi(ikasi (raktur sesuai k#n(igurasi. 9A: ,rans-ersal$ 9B:
!blik$ 9&: "piral$ 9': Kupu-kupu$ 9>: K#muniti($ 9G: "egmental$ 98: 'epresi.
9@:
%. *enurut ekstensi:
Graktur t#tal.
Graktur tidak t#tal 9fraktur crack:.
Graktur buckle atau t#rus.
Graktur garis rambut.
Graktur green stick.
d. *enurut hubungan antara (ragmen dengan (ragmen lainnya:
,idak bergeser
9undisplaced:.
Bergeser 9displaced:.
Bergeser dapat terjadi dalam
7 %ara :
a: Bersampingan.
b: Angulasi.
%: R#tasi.
d: 'istraksi.
8ambar. "kema
pergeseran (raktur.
9@:
e: !-er-riding.
(: =mpaksi.
E! Klasifikasi fraktur femur
a. Graktur pr#2imal (emur.
9@:
=ntrakapsular (raktur termasuk femoral head dan leher (emur.
15
8ambar3. "kema (raktur pr#2imal (emur.
9@:
Capital : <arang ditemukan.
ubcapital : Biasa ditemukan.
8ambar@. Graktur subcapital (emur.
9C:
!ranscervical : <arang ditemukan.
Basicervical : <arang ditemukan.
Extracapsular (raktur termasuk tr#%hanters.
8ambar?. "kema (raktur extracapsular (emur.
9@:
"ntertrochanteric
Graktur jenis ini terletak antara &#llum (em#ris dan
,r#%hanter min#r. ,r#%hanter min#r merupakan tempat
perlekatan dari salah satu #t#t pinggul. Graktur intertr#%hanteri%
umumnya menyeberang di daerah antara ,r#%hanter min#r dan
,r#%hanter may#r.
910:
16

7a 7b
8anbar7aJ7b. Graktur intertrochanteric.
910$1:
ubtrochanteric
Graktur jenis ini terletak di bawah ,r#%hanter min#r$
pada daerah antara ,r#%hanter min#r dan sekitar in%hi ke
bawah.
910:
8ambar4. Graktur subtrochanteric.
910:
b. Graktur leher (emur.
9@:
,ingkat kejadian yang tinggi karena (akt#r usia yang merupakan
akibat dari berkurangnya kepadatan tulang
Graktur leher (emur dibagi atas intra- 9rusaknya suplai darah ke
head (emur: dan e2tra- 9suplai darah intak: kapsular.
'iklasi(ikasikan berdasarkan anat#minya. "ntracapsular dibagi
17
kedalam subcapital$ transcervical dan basicervical. Extracapsular
tergantung dari (raktur peritrochanteric.
Biasanya pada wanita dewasaL dibawah usia 7. tahun$ laki-laki
lebih sering terkena 9biasanya e2trakapsular (raktur:.
"ering ditemukan pada pasien yang mengk#nsumsi berbagai
ma%am #bat seperti corticosteroids$ thyroxine$ phenytoin dan
furosemide.
Kebanyakan hanya berkaitan dengan trauma ke%il.
8ambar0. Graktur leher (emur.
9:
Graktur =ntrakapsular diklasi(ikasikan:
9:
8rade = : "ncomplete$ k#rteks in(eri#r tidak sepenuhnya
rusak
8rade == : Complete$ k#rteks in(eri#r rusak$ tapi trabekulum
tidak angulasi
8rade === : lightly displaced$ p#la trabekular angulasi
8rade =6 : #ully displaced$ grade terberat$ sering kali tidak
ada k#ntinuitas tulang.
18
8ambarC. Klasi(ikasi (raktur intrakapsular.
9:
%. Graktur pada p#r#s/batang (emur.
Pada patah tulang dia(isis (emur biasanya pendarahan dalam
%ukup luas dan besar sehingga dapat menimbulkan sy#k. "e%ara klinis
penderita tidak dapat bangun$ bukan saja karena nyeri$ tetapi juga
karena ketidakstabilan (raktur. Biasanya seluruh tungkai bawah ter#tasi
ke luar$ terlihat lebih pendek$ dan bengkak pada bagian pr#ksimal
sebagai akibat pendarahan ke dalam jaringan lunak. Pertautan biasanya
diper#leh dengan penanganan se%ara tertutup$ dan n#rmalnya
memerlukan waktu . minggu atau lebih.

8ambar3.a. 8ambar3.b.
8ambar3.aJ3.b. Graktur p#r#s/batang (emur.
9:
d. Graktur distal (emur.
19
upracondylar:
$ondisplaced.
Displaced.
"mpacted.
Continuited.
8ambar31. Graktur supracondylar.
93:
Condylar.
8ambar3. Graktur condylar.
9@:
"ntercondylar.
8ambar33. Graktur infracondylar.
9?:
20
8ambar3@. "kema (raktur distal (emur.
90:
F! 1ia/nosis
- Anamnesis!
Apabila ditemukan adanya (raktur se%ara sp#ntan atau setelah
suatu trauma ringan maka harus dianggap suatu (raktur pat#l#gis sebelum
dapat dibuktikan lain. Pada penderita lanjut usia selalu harus ditanyakan
tentang riwayat penyakit atau #perasi sebelumnya$ adanya penyakit tum#r
ganas atau setelah satu #perasi gastrekt#mi yang akan menyebabkan
malabs#rbsi.
9@:
Adanya penurunan berat badan$ nyeri$ batuk-batuk atau hematuria$
menunjukkan ke%urigaan akan adanya tum#r ganas di tempat lain.
9@:
- #emeriksaan!
1. Pemeriksaan l#kal.
Pemeriksaan adanya kelainan l#kal berupa sinus yang in(eksi $
jaringan parut$ pembengkakan$l#kalisasi (raktur sehingga dapat di
duga diagn#sisnya.
9@:
. Pemeriksaan umum.
"angat penting dilakukan pemeriksaan umum adanya penyakit-
penyakit seperti displasia k#ngenital$ diplasia (ibr#sa$ syndroma
cushing serta penyakit lain. Pada anak dibawah umur . tahun$ (raktur
pat#l#gis biasanya di sebabkan #leh kelainan jinak. Pada penderita
diatas umur @. tahun kemungkinan penyebabnya adalah miel#mat#sis$
karsin#ma sekunder akibat metastasis.
9@:
3. Pemeriksaan radi#l#gis.
Pemeriksaan (#t# p#l#s.
- Pemeriksaan pada daerah (raktur.
Pada daerah (raktur harus diperhatikan bentuk kelainan$
apakah berbentuk kista$er#si k#retks$ trabekulasi pada daerah
21
yang abn#rmal atau penebalan peri#steal.juga diperhatikan
adanya k#mpresi.
9@:
- Pemeriksaan pada daerah lain.
Perlu dilakukan pemeriksaan radi#l#gis pada tulang
yang lain apabila disurigai adanya metasrasis atau miel#ma$
pemeriksaan (#t# paru-paru serta pemeriksaan saluran ken%ing.
9@:
Pemeriksaan dengan pen%itraan lain.
- Radi#nuklida imaging.
- Pemeriksaan &t-s%an.
8ambar37. &,-"%an (raktur (emur.
97:
- Pemeriksaan *R=.
8ambar37. *R= (raktur (emur.
90:
@. Pemeriksaan lab#rat#rium.
Pemeriksaan darah.
Pemeriksaan urin.
Pemeriksaan tulang.
0! #enatalaksanaan
Prinsip peng#batan sama dengan (raktur pada umumnya yaitu terdiri
atas reduksi$ pertahankan reduksi dan (isi#terapi. Pemilihan met#de
22
peng#batan disesuaikan dengan k#ndisi tulang serta kelainan pat#l#gis yang
ditemukan.
9@:
- Kelainan tulang yang bersi(at umum.
Kelainan tulang yang bersi(at umum misalnya penyakit %aget$
penyembuhan tulang sangat mudah$ hanya dengan im#bilisasi yang
adekuat berupa (iksasi interna sudah %ukup memadai.
- Kelainan jinak l#kal tulang.
Kelaianan jinak tulang yang bersi(at l#%al misalnya kista s#liter
dapat sembuh sp#ntan$ sehingga tidak diperlukan peng#batan khusus.
Kuretase diperlukan dikemudian hari setelah (raktur sembuh.
- ,um#r ganas tulang primer.
Bila terjadi (raktur pada kelainan ini$ maka diperlukan pemakaian
bidai dan dipikirkan upaya stabilisasi tum#r dengan (iksasi interna atau
mungkin diperlukan penggantian sebagian angg#ta gerak dengan (iksasi
pengganti berupa pr#tesis. )alaupun demikian pr#gn#sisnya tetap jelek.
- ,um#r-tum#r metastasis.
,um#r metastasis dengan (raktur$ penyembuhan sangat jelek serta
penderita biasa mengeluh nyeri. Perlu dipertimbangkan (iksasi interna
sebagai pilihan untuk stabilisasi (raktur.
H! #ro/nosis
Penyembuhan (raktur merupakan suatu pr#ses bi#l#gis yang
menakjubkan. ,idak seperti jaringan lainnya$ tulang yang mengalami (raktur
dapat sembuh tanpa jaringan parut. Pengertian tentang reaksi tulang yang
hidup dan peri#steum pada penyembuhan (raktur mulai terjadi segera setelah
tulang mengalami kerusakan apabila lingkungan untuk penyembuhan
memadai sampai terjadi k#ns#lidasi. Gakt#r mekanis yang penting seperti
im#bilisasi (ragmen tulang se%ara (isik sangat penting dalam penyembuhan$
selain (akt#r bi#l#gis yang juga merupakan suatu (akt#r yang sangat esensial
dalam penyembuhan (raktur.
9@:
23
1AFTAR #USTAKA
1. >isenberg RL$ <#hns#n N*. "keletal "ystem. =n: >isenberg RL$ <#hns#n
N* edit#rs. Comprehensive &adiographic %athology. @
th
editi#n. D"A:
*#sby >lse-ierL ..4. p. 1@..
. Patel PR. ,rauma "keletal. =n: Patel PR edit#r. 'ecture $otes &adiologi$

nd
editi#n. <akarta: Penerbit >rlanggaL ..?. p. $ 3$ 3.
3. R#gers LG$ ,aljan#-i% *"$ B#les &A. "keletal ,rauma. =n: 8rainger R8$
Allis#n '<$ Adam A$ 'i2#n AK edit#rs. Diagnostic &adiologic A !extbook
(f )edical "maging. ?
th
editi#n$ -#lume . D"A: >lse-ierL ..0. p. 1$ 3.
@. Rasjad &. ,rauma. =n: Rasjad & edit#r. %engantar "lmu Bedah (rtopedi.

nd
editi#n. *akassar: Iarsi( )atamp#neL ..3. p. 3?C-34@.
?. Pabst R$ Put+ R. >kstremitas Bawah$ >kstremitas =n(eri#r. =n: Pabst R$
Put+ R edit#rs. Atlas Anatomi )anusia obotta Batang Badan* %anggul*
Ekstremitas bawah. 1
th
editi#n$ -#lume . <akarta: >8&L .... p. 47$
40.
7. Gai+ !$ *#((at '. ,he !ste#l#gy !( ,he L#wer Limb. =n: Gai+ !$ *#((at
' edit#rs. Anatomy At A +lance. DK: Bla%kwell "%ien%eL ... p. C-C3.
4. &arter *A. Graktur 'an 'isl#kasi. =n: Pri%e "A$ )ils#n L* edit#rs.
%atofisiologi ,onsep ,linis %roses - %roses %enyakit. 7
nd
editi#n$ -#lume
. <akarta: >8&L .1. p. 137?-1370.
0. >kayuda =. ,rauma "kelet 9Rudapaksa "kelet:. =n: Rasad " edit#r.
&adiologi Diagnostik.
nd
editi#n. <akarta: Balai Penerbit GK D=L ..7. p.
31-@C.
C. !ulette 1$ ,etre P. Limbs. =n: !ulette 1$ ,etre P edit#rs. Clinical
&adiology )ade &idiculously imple. *iami: *ed*asterL ... p. 40$
0C-C..
1.. *ar%el# &$ "t#ne I$ 1wang 'I$ &hiu )A.

Path#l#gi%al Gem#ral Ne%k
Gra%ture as ,he Presenting *ani(estati#n #( a ,esti%ular *i2ed
N#nsemin#mat#us 8erm &ell ,um#r : Rep#rt #( a &ase. -!.A.
..?L17:37-30.
11. 1elms &A. "keletal ,rauma. =n: Brant )>$ 1elms &A edit#rs.
#undamentals of Diagnostic &adiolgy. 3
rd
editi#n. 6irginia: Lippi%#tt
)illiams J)ilkins. ..4. p. ?C-4..
24
1. R#bben ". Diagnostic "maging in Child Abuse $on Accidental !rauma.
M!nlineN. 7 Gebruary ..7. M%ited @ 'e%ember .13N. A-ailable (r#m
DRL: http://www.radi#l#gyassistant.nl/en/p@3%73%@1e(4C.
13. Aukerman 'G. #emur in/uries and fractures. M!nlineN. 1? <uly .13. M%ited
? 'e%ember .13N. A-ailable (r#m DRL:
http://emedi%ine.med%sape.%#m/arti%le/C.44C-#-er-iew.
1@. N#rk ">. Gra%tures !( ,he "ha(t !( ,he Gemur. =n: Bu%h#l+ R)$ et al
edit#rs. &ockwood 0 +reen1s #ractures in Adults. 7
th
edit#n. D"A:
Lippin%#tt )illiams J )ilkinsL ..7. p. ?..
1?. "tieber <R. 2ertebral Compression #raktures. M!nlineN. .13. M%ited ?
'e%ember .13N. A-ailable (r#m DRL:
http://www.stiebermd.%#m/-ertebral-%#mpressi#n-(ra%tures.
17. *ell#ni P$ 6eintemillas *$ *arin A$ 6alls R. "maging %atellar
Complications After ,nee Arthroplasty. M!nlineN. . Gebruary .13. M%ited
@ 'e%ember .13N. A-ailable (r#m DRL:
http://www.inte%h#pen.%#m/b##ks/arthr#plasty-update/imaging-patella.
14. ,#lias &. "nitial Evaluation and )anagement of C$ "n/ury. M!nlineN. @
"eptember .13. M%ited ? 'e%ember .13N. A-ailable (r#m DRL:
http://emedi%ine.meds%ape.%#m/arti%le/@3@71-#-er-iewOsh#wall.
10. Ameri%an A%ademy !( !rth#pedi% "urge#ns. 3ip #raktures. M!nlineN.
..C. M%ited ? 'e%ember .13 ?N. A-ailable (r#m DRL:
http://#rth#in(#.aa#s.#rg/t#pi%.%(mPt#pi%QA..3C.
1C. Ameri%an A%ademy !( !rth#pedi% "urge#ns. #ractures (f !he !horacic
And 'umbar pine. M!nlineN. .1.. M%ited ? 'e%ember .13 ?N. A-ailable
(r#m DRL: http://#rth#in(#.aa#s.#rg/t#pi%.%(mPt#pi%Qa..370.
.. Iamam#t# L8$ &hung "*$ =naba A". Radi#l#gy &ases =n Pediatri%
>megen%y *edi%ine. 3awaii edu. 1:1-7.
1. *etler GA. "keletal "ystem. =n: *etler GA edit#r. Essential (f &adiology.

nd
editi#n. D"A: >lse-ier "aundersL ..?. p. 3.
. 1#lmes ><$ *isra RR. Gem#ral Ne%k Gra%ture. =n: 1#lmes ><$ *isra RR
edit#rs. A-4 (f Emergency &adiology. D"A: &ambridge Dni-ersity PressL
..@. p. 1@.-1@1$ 1@3.
3. "te-an#-i% 6$ 6ukasin#-i% K$ Bas%are-i% K$ *atan#-i% '$ "pas#-ski '.
Peripr#stheti% Gem#ral Gra%tures =n ,#tal Knee Arth#plasty. "n!ech.
.13:1?.
25
@. *ark )$ 1unter <$ >s%#bed# >. 1#((a Gra%ture !( ,he Gem#ral &#ndyle.
&adiology Case &eports. ..0L3:3.
?. ,he 1#spital (#r "i%k &hildren. %E) (rtho 5-ray Curriculum. M#nlineN.
.1. M%ited ? 'e%ember .13N. A-ailable (r#m DRL:
http://www.si%kkids.%a/P>*&urri%ulum/,he-Knee/&#mm#n-
Presentati#ns/=nde2.html
7. &hen "*$ Lin KI$ ,sai ,I$ )u &&$ Lin L&. *etastati% B#ne 'isease
)ith Path#l#gi% Gra%ture !( ,he Gem#ral Ne%k: B#ne "%intigraphi%
'ete%ti#n !( !%%ult Lesi#n =n A &ase )ith *inimal Gindings !n Plain
Radi#graphy. -). .11L319@::10?-10C.
26