Anda di halaman 1dari 48

FERTILITAS DAN METODE

PENGUKURANNYA
Presented by
Muzani, M.Si
Lecturer of Geography

FAKTA MEMBUKTIKAN

Selama tahun 1775 sampai tahun 2000,
pertambahan penduduk Indonesia persatuan waktu:
Setiap tahun lahir 906.533 orang
Setiap bulan lahir 75.545 orang
Setiap hari lahir 2.484 orang
Setiap jam lahir 103 orang
Setiap Menit lahir 2 orang !!!!!!
Perbedaan Fertilitas & Fecunditas
Fertilitas : jumlah kelahiran hidup oleh seorang atau
sekelompok perempuan (nyata telah lahir)
Fecunditas : kemampuan biologis perempuan untuk
menghasilkan anak lahir hidup (potensi)
Fecunditas sangat sulit diukur shg biasanya hanya
fertilitas (kelahiran hidup) yang dilakukan pengukuran
permasalahan
permasalahan
Pengukuran
Lebih kompleks dp pengukuran mortalitas krn
perempuan dpt melahirkan lebih dari satu kali, di lain
pihak perempuan hanya mengalami satu kali
kematian;
Perempuan yg tlh melahirkan tdk berarti menurunkan
risiko thdp kelahiran, sebaliknya perempuan yg
meninggal otomatis tidak ada risiko meninggal lagi;
Ada perempuan yg tdk mempunyai risiko melahirkan
Konsep & Definisi
Fertilitas : hasil reproduksi yg nyata dr seorang atau
sekelompok perempuan. Menyangkut
banyaknya bayi dilahirkan hidup.
Fecunditas: kemampuan biologis (potensi fisik)
seorang atau sekelompok perempuan
untuk melahirkan.
Lahir hidup: kelahiran bayi tanpa memperhitungkan
lama dlm kandungan pd saat dilahirkan
menunjukkan tanda-tanda kehidupan :
bernafas, jantung berdenyut, menangis.


Konsep & Definisi
Lahir mati : kelahiran yg berumur paling sedikit
28 minggu dalam kandungan tanpa
menunjukkan tanda-tanda kehidupan
Abortus : kematian janin dlm kandungan dg
umur kandungan kurang dari 28
minggu (disengaja & tdk disengaja)
Masa reproduksi : perempuan berumur 15-49 tahun
atau usia subur
macam ukuran
Secara umur ada dua macam:
1. Tahunan : pengukuran jml kelahiran pada suatu tahun ttt
dikaitkan dg jml penduduk yg mempunyai risiko
melahirkan pd tahun ybs.
Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate )
Angka Kelahiran Umum (General Fertility Rate)
Angka Kelahiran Menurut Umur (Age Specific Fertility Rate)
Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate)

2. Kumulatif : mengukur rata-rata jml anak yg dilahirkan
oleh perempuan hingga mencapai umur tertentu.
Rasio Anak Wanita (Child Women Ratio )
Angka Reproduksi Kasar (Gross Reproduction Rate)
Angka Reproduksi Bersih (Net Reproduction Rate)
dengan:
ukuran tahunan
C Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate)
Banyaknya kelahiran hidup pada suatu periode
(tahun) per 1000 penduduk pada periode yg sama.

B
CBR = ---- x k
P

Rumus :
B = jml kelahiran selama suatu periode (1 tahun)
P = jml penduduk pertengahan periode (tahun)
k = konstanta = 1000
Tahun 2000 ada 122.670 kelahiran & jml penduduk
pertengahan tahun 2000 = 4.264.490 orang
ukuran tahunan
C Contoh Soal Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate)

B
CBR = ---- x k
P


122.670
= --------------- x 1000 = 28,8 per 1000 pddk
4.264.490

Ukuran ini sangat kasar krn membandingkan jml kelahiran
dg jml penduduk tengah tahun pada hal yg mempunyai
risiko melahirkan hanya perempuan usia 15-49 tahun
Rumus
dengan:
ukuran tahunan
C Angka Kelahiran Umum (General Fertility Rate)
Banyaknya kelahiran hidup pada suatu periode
(tahunan) per 1000 penduduk perempuan usia 15-49
tahun pertengahan tahun periode/tahun yg sama.

B
GFR = ---------- x k
P
f

15-49


Rumus :
B = jml kelahiran selama suatu periode (1 tahun)
P
f
15-49
= jml perempuan 15-49 th pertengahan tahun
k = konstanta = 1000
Contoh :

tahun 2000 ada 122.670 kelahiran & jml penduduk
perempuan pertengahan tahun 2000 = 1.006.860
jiwa
ukuran tahunan
C Angka Kelahiran Umum (General Fertility Rate)

122.670
= --------------- x 1000
1.006.860

Ukuran ini masih bersifat umum krn blm tidak
mempertimbangkan kelompok umur perempuan padahal
tedapat variasi kemampuan melahirkan pada kelompok
umur perempuan usia 15-49 tahun

B
GFR = ---------- x k
P
f

15-49


= 121,8 per 1000 perempuan 15-49 tahun
Dengan :
ukuran tahunan
C Angka Kelahiran menurut Umur (Age Specific Fertility
Rate)
Banyaknya kelahiran hidup pada perempuan
kelompok umur ttt pada suatu periode (tahun) per
1000 penduduk perempuan kelompok umur yg sama
pada pertengahan tahun yg sama.

B
i
ASFR
i
= ------ x k (
i = 1, 2, .. 7
)
P
f

i


Rumus :
B
i
= jml kelahiran pd perempuan klp umur i pd suatu th
i = 1 utk kelompok umur 15-19
i = 2 utk kelompok umur 20-24
--------------- dst.
i = 7 utk kelompok umur 45-49
P
f
i
= jml perempuan klp umur i pertengahan tahun
ukuran tahunan
C Angka Kelahiran menurut Umur (ASFR)
Umur
perempuan
Jumlah
perempuan
Jumlah
kelahiran
ASFR
1
2 3 4=3/2x1000
15-19
219.670 10.360 47
20-24
183.850 30.040 163
25-29
155.880 35.200 226
30-34
138.440 29.680 214
35-39
126.600 12.500 99
40-44
115.460 4.200 36
45-49
66.960 690 10
Contoh:
ukuran tahunan
C Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate)
rata-rata anak yang akan dimiliki oleh seorang
perempuan pada akhir masa reproduksinya dg
ketentuan perempuan tsb mengikuti pola fertilitas
pada saat TFR dihitung.
Rumus :
TFR = 5 x (ASFR
1
+ASFR
2
+. + ASFR
7
)
Contoh dari tabel ASFR:
TFR = 5 x (47+163+226+214+99+36+10)
= 5 x 795
= 3.975 per 1000 perempuan 15-49 tahun atau
= rata-rata 4 anak per 1000 perempuan (15-49)
dengan:
ukuran kumulatif
O Rasio Anak Wanita (Child Woman Ratio)
rasio antara jml anak wanita yang berusia 0-4 tahun
dg jumlah perempuan usia 15-49 tahun.

P
0-4
CWR = ---------- x k
P
f

15-49


Rumus :
P
0-4
= jml anak wanita yang berusia 0-4 tahun
P
f
15-49
= jml perempuan usia 15-49 tahun
k = konstanta = 1000
ukuran kumulatif
O Rasio Anak Wanita (Child Woman Ratio)

P
0-4
CWR = ---------- x k
P
f

15-49


Contoh : C P
0-4
= 345.185

C P
f

15-49
= 1.006.860

345.185
= --------------- x 1000
1.006.860

= 343 anak wanita per 1000 perempuan 15-49 tahun
dengan:
ukuran kumulatif
O Angka Reproduksi Kotor (Gross Reprodaction Rate)
jumlah kelahiran hidup bayi perempuan dari suatu kohor
perempuan sepanjang masa reproduksinya, dg asumsi
tdk ada yg meninggal sebelum mengakhiri masa
reproduksinya.

100
GRR = ------- x TFR
105

Rumus :
ASFR
f
i
= angka kelahiran bayi perempuan pd klp
umur i per 1000 permpuan klp umur i
Dengan asumsi seks ratio waktu lahir 105
Jika jml kelahiran bayi perempuan per klp umur diketahui
GRR = 5 x (ASFR
f
1
+ASFR
f
2
+ .. + SFR
f
7
)

Rumus :
Contoh :

dengan asumsi rasio jenis kelamin waktu
lahir = 105, maka GRR berdasarkan ASFR pd
tabel di depan:
O Angka Reproduksi Kotor (Gross Reproduction Rate)
Ukuran ini tidak memperhitungkan kemungkinan
meninggal dari bayi perempuan sebelum masa
reproduksinya

100
GRR = ------- x 3.975
105

= 1.939 per 1000 perempuan 15-49 tahun
ukuran kumulatif
ukuran kumulatif
O Angka Reproduksi Bersih (Net Reprodaction Rate)

rata-rata jml bayi perempuan dari suatu kohor
hipotetis dari 1000 perempuan dg memperhitungkan
kemungkinan meninggalnya perempuan-perempuan
sebelum mengakhiri masa reproduksinya.
Dengan asumsi bayi perempuan mengikuti pola
fertilitas dan pola mortalitas ibunya.
Umur
Perempua
n
Jumlah
Perempuan
Kelahiran
Perempuan
ASFR Khusus
Perempuan
NRR ASFR
fa
i
1 2
3 4=3/2 5 6=4x5
15-19
219.670 5.054 23,0 0,9736 22,4
20-24
183.850 14.654 79,7 0,9710 77,4
25-29
155.880 17.171 110,2 0,9674 106,6
30-34
138.440 14.478 104,6 0,9596 100,4
35-39
126.600 6.098 48,2 0,9552 46,0
40-44
115.460 2.049 17,7 0,9442 16,7
45-49
66.960 337 5,0 0,9304 4,7
JUMLAH 374,2
O Angka Reproduksi Bersih (Net Reproduction Rate)
ukuran kumulatif
NRR = 5 x (22,4 + 77,4 + 106,6 + 100,4 + 56,0 + 16,7 + 4,7)
= 5 x 374,2
= 1,871 per perempuan
ASFR Indonesia
ASFR INDONESIA
0
50
100
150
200
250
300
350
15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49
UMUR
A
S
F
R
1967-70 1976-79 1986-89 1996-99
TFR & ALH Indonesia
ASPEK LTR BLKG TFR ALH
Tempat tinggal Kota 2,40 3,97
Desa 2,98 4,48
Wilayah JB 2,57 3,87
LJB I 3,10 5,06
LJB II 3,20 4,98
Pendidikan Tidak Sekolah 2,66 4,27
Tak Tamat SD 3,23 4,75
Tamat SMP 2,96 4,34
Tamat SMU + 2,55 3,59
Pengertian
Mati = keadaan menghilangnya semua tanda-tanda
kehidupan secara permanen, yg bisa terjadi
setiap saat setelah dilahirkan hidup
Mati hanya bisa terjadi jika di didahului
dengan kelahiran hidup
Ukuran-ukuran
1. Angka kematian kasar (Crude Death Rate)
Banyaknya kematian pada suatu periode (tahun) tertentu
per 1000 penduduk tengah periode/tahun yang sama
dengan:

D
CDR = --- x k
P

Rumus :
D = jml kematian selama suatu periode (1 tahun)
P = jml penduduk pertengahan periode (tahun)
k = konstanta = 1000
Ukuran-ukuran
Contoh :

tahun 2000 ada 229.840 kematian & jml penduduk
pertengahan tahun 2000 = 13.600.000 orang
1. Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate)

D
CDR = --- x k
P


229.840
= ---------- x 1000 = 16,9 per 1000 pddk
13.600.000

Seperti fertilitas, ukuran ini juga sangat kasar krn
membandingkan jml kematian dg jml penduduk tengah
tahun, pada hal kematian menurut umur cukup bervariasi.
Ukuran-ukuran
2. Angka kematian menurut Umur (Age Specific Death
Rate)
Banyaknya kematian kelompok umur ttt pada suatu
periode (tahun) tertentu per 1000 penduduk kelompok
umur yg sama, tengah periode/tahun yang sama
dengan:

D
i
ASDR
i
= --- x k
P
i


Rumus :
D
i
= jml kematian kelompok umur i
P
i
= jml penduduk kelompok umur i tengah tahun
k = konstanta = 1000
Ukuran-ukuran
Contoh :

tahun 2000 jml penduduk umur 40-44 tahun adalah
6.424 jiwa. Jml kematian penduduk 40-44 tahun
selama tahun 2000 = 92 jiwa.
2. Angka Kematian menurut Umur (Age Specific Death
Rate)

92
= ------ x 1000
6.424


D
40-44
ASDR
40-44
= ------ x 1000
P
40-44


Rumus :
= 14,3 per 1000 pddk 40-44 tahun
Ukuran-ukuran
KELOMPOK UMUR JML PENDUDUK JML KEMATIAN ASDR
1 2 3 4=3/2X1000
0-4 21.860 1.192 54,5
5-9 18.845 142 7,5
10-14 16.076 99 6,2
15-19 15.284 117 7,7
20-24 8.941 75 8,4
25-29 8.912 81 9,1
30-34 8.043 80 9,9
35-39 7.200 84 11,7
40-44 6.424 92 14,3
45-49 5.300 100 18,9
50-54 4.054 111 27,4
55-59 2.791 109 39,1
60-64 1.835 106 57,8
65 + 2.108 250 118,6
Contoh tabel ASDR
Ukuran-ukuran
0
-
4

5
-
9

1
0
-
1
4
1
5
-
1
9
2
0
-
2
4
2
5
-
2
9
3
0
-
3
4
3
5
-
3
9
4
0
-
4
4
4
5
-
4
9
5
0
-
5
4
5
5
-
5
9
6
0
-
6
4
6
5
+
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
110
120
A
S
D
R
KELOMPOK UMUR
GAMBAR POLA ASDR
Ukuran-ukuran
3. Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate)
Banyaknya kematian bayi (anak usia kurang satu tahun)
pada suatu periode (tahun) tertentu per 1000 kelahiran
hidup periode/tahun yang sama
dengan:

D
<1
IMR = ---- x k
B

Rumus :
D
<1
= jml kematian bayi selama satu periode/tahun
B = jml lahir hidup selama periode/tahun yg sama
k = konstanta = 1000
Ukuran-ukuran
Contoh :

tahun 2000 jml kematian bayi 16.658 jiwa; jml
kelahiran hidup selama tahun 2000 = 342.692 jiwa.
3. Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate)

D
<1
IMR = ---- x k
B

Rumus :

16.658
= -------- x 1000
342.692

= 48,6 per 1000 kelahiran hidup
Ukuran-ukuran
4. Angka Kematian Ibu (Maternal Mortality Rate)
Banyaknya kematian ibu pada waktu hamil atau selama
42 hari sejak terminasi (dinyatakan) kehamilan tanpa
memandang lama & tempat kelahiran, yg disebabkan krn
kehamilannya atau pengelolaannya, bukan oleh sebab-
sebab lain pada suatu periode (tahun) per 100.000
kelahiran hidup periode/tahun yang sama
dengan:

D
f
MMR = ---- x k
B

Rumus :
D
f
= jml kematian ibu selama satu periode/tahun
B = jml lahir hidup selama periode/tahun yg sama
k = konstanta = 100.000
Ukuran-ukuran
Contoh :

tahun 2000 jml kematian ibu karena kehamilan dan
atau melahirkan = 250 jiwa; jml kelahiran hidup
selama tahun 2000 = 81.376 jiwa.
4. Angka Kematian Ibu (Maternal Mortality Rate)

D
f
MMR = ---- x k
B

Rumus :

250
= ------- x 100.000
81.376

= 307 per 100.000 kelahiran hidup
Ukuran-ukuran
ASPEK LTR BLKG IMR
Tempat tinggal Kota 35,7
Desa 58,0
Wilayah JB 46,8
LJB I 58,3
LJB II 60,7
Pendidikan Tidak Sekolah 77,5
Tak Tamat SD 63,4
Tamat SMP 54,5
Tamat SMU + 28,0
INDONESIA 52,2
IMR Indonesia menurut latar belakang, SDKI 1997
Jenis-jenis
Migrasi Masuk : masuknya penduduk ke suatu daerah dg tujuan
menetap
Migrasi Keluar : keluarnya penduduk dari suatu daerah asal ke
suatu daerah tujuan untuk menetap
Migrasi Neto : selisih antara migrasi masuk dan migrasi keluar
Migrasi Bruto : jumlah migrasi masuk dan migrasi keluar
Migrasi semasa hidup : migrasi berdasarkan tempat kelahiran
Migrasi risen : migrasi berdasarkan tempat tinggal lima tahun
yang lalu
Urbanisasi : persentase penduduk yang tinggal di wilayah
perkotaan
Urbanisasi : pemindahan & kepindahan penduduk dari suatu
daerah lain untuk menetap di wilayag RI guna
kepentingan negara
Ukuran-ukuran
+ Angka Urbanisasi (Urbanization Rate) adalah
persentase penduduk yg tinggal di wilayah perkotaan.
dengan:

U
UR = ---- x k
P

Rumus :
U = jml penduduk perkotaan
P = jml penduduk keseluruhan
k = konstanta = 100
Contoh :

jml penduduk perkotaan DIY

tahun 2000
adalah 1.798.513 jiwa & jmlh penduduk DIY
adalah 3.120.478 jiwa.
+ Angka Urbanisasi (Urbanization Rate)

1.798.513

UR = -------------- x 100
3.120.478

Rumus :
= 57,6 persen
Ukuran-ukuran
Ukuran-ukuran
+ Rasio penduduk perkotaan dg penduduk perdesaan
(ratio of urban-rural population = R
u/r
)
dengan:

U
R
u/r
= ---- x k
R

Rumus :
U = jml penduduk perkotaan
R = jml penduduk perdesaan
k = konstanta = 100
Contoh :

jml penduduk perdesaan Sumsel

tahun 2000
adalah 4.494.586 jiwa & jmlh penduduk
perkotaan adalah 2.362.790 jiwa.

2.362.790

R
u/r
= -------------- x 100
4.494.586
Rumus :
= 52,6
+ Rasio penduduk perkotaan dg penduduk perdesaan
(ratio of urban-rural population = R
u/r
)
Ukuran-ukuran
Ukuran-ukuran
+ Angka Migrasi Masuk Kasar (Crude In-Migration Rate =
CIMR) : banyaknya migran masuk pada suatu periode
per 1000 penduduk pada pertengahan periode yg
sama
dengan:

IM
CIMR = ---- x k
P

Rumus :
IM = jml migran masuk
P = jml penduduk pertengahan tahun
k = konstanta = 1000
Ukuran-ukuran
+ Angka Migrasi Keluar Kasar (Crude Out-Migration Rate
= COMR) : banyaknya migran keluar pada suatu
periode per 1000 penduduk pada pertengahan periode
yg sama
dengan:

OM
COMR = ---- x k
P

Rumus :
OM = jml migran keluar
P = jml penduduk pertengahan periode
k = konstanta = 1000
Ukuran-ukuran
+ Angka Migrasi Masuk Umur Tertentu (Age Specific In-
Migration Rate = ASIMR) : banyaknya migran masuk
kelompok umur tertentu pada suatu periode per 1000
penduduk kelompok umur yg sama pada pertengahan
periode yg sama
dengan:

IM
i
ASIMR = ---- x k
P
i


Rumus :
IM
i
= jml migran masuk kelompok umur i
P
i
= jml penduduk kelompok umur i tengah tahun
k = konstanta = 1000
Ukuran-ukuran
+ Angka Migrasi Keluar Umur Tertentu (Age Specific
Out-Migration Rate = ASOMR) : banyaknya migran
keluar kelompok umur tertentu pada suatu periode per
1000 penduduk kelompok umur yg sama pada
pertengahan periode yg sama
dengan:

OM
i
ASIMR = ---- x k
P
i


Rumus :
OM
i
= jml migran keluar kelompok umur i
P
i
= jml penduduk kelompok umur i tengah tahun
k = konstanta = 1000
Ukuran-ukuran
+ Angka Migrasi Neto Umur Tertentu (Age Specific Net-
Migration Rate = ASNMR) : banyaknya migran keluar
dikurangi migran masuk kelompok umur tertentu pada
suatu periode per 1000 penduduk kelompok umur yg
sama pada pertengahan periode yg sama
dengan:

NM
i
ASNMR = ---- x k
P
i


Rumus :
NM
i
= jml migran keluar dikurangi migran masuk
kelompok umur i
P
i
= jml penduduk kelompok umur i tengah
periode
k = konstanta = 1000
Pola
Tinggi pada penduduk usia produktif;
Memperoleh pekerjaan lebih baik;
Memperoleh pendidikan lebih baik;
Lebih tinggi utk laki-laki; merupakan indikasi bahwa
laki-laki lebih mobil daripada perempuan.
Faktor Pendorong
Makin berkurangnya sumber daya alam;
Menyempitnya lapangan pekerjaan;
Adanya tekanan-tekanan atau diskriminasi;
Tidak cocok dg adat/budaya/kepercayaan tempat asal;
Pekerjaan atau perkawinan;
Bencana alam.
Faktor penarik
Adanya kesempatan kerja;
Pendapatan lebih baik;
Pendidikan lebih tinggi;
Lingkungan dan hidup yg lebih menyenangkan;
Tarikan dari orang-orang yang diharapkan sbg tempat
berlindung;
Adanya aktivitas-aktivitas di kota besar.
Terima
Kasih