Anda di halaman 1dari 14

OSCE COMPREHENSIVE

PERIODE VI
KATETERISASI URETRA
ALAT & BAHAN
Xilocain jelly
Kasa steril
Sarung tangan steril
Betadine
Kateter sesuai
ukuran
Urine bag
Spuit 10 cc
Aquades untuk
fiksasi balon kateter
Duk lubang steril
Bengkok
Pinset anatomis
steril
Plester
lidocain
KATETERISASI URETRA PRIA
PROSEDUR KERJA
Mencuci tangan sebelum pemeriksaan dengan
cairan antiseptik
Mengucapkan salam & membaca basmallah serta
memperkenalkan diri
Melakukan informed consent
Meminta pasien berbaring dan membuka celana
Persiapkan Alat, termasuk campuran lubrikan/jelly
dan lidocain dalam spuit 10cc
Memakai Handscoon
Posisi pemeriksa berada di samping kanan pasien
Lakukan disinfeksi menggunakan kasa steril yang sudah diberi
povidone iodine mulai dari OUE sampai pangkal penis secara
melingkar
Sambungkan kateter dengan urine bag, pastikan urine bag
sudah tertutup (kateter yang dipasang untuk tujuan terapi)
Masukkan lubrikan kedalam penis, dengan cara : pegang
penis dengan tangan kiri dalam posisi ereksi (90) Lubrikasi
uretra dengan menyuntikkan lubrikan ke dalam uretra secara
cepat, kemudian tutup OUE agar lubrikan tidak keluar
Masukkan kateter, dengan cara : olesi kateter dengan
jelly/pelicin, kemudian masukkan kateter dengan bantuan
pinset natomis. Masukkan kateter ke dalam penis dalam posisi
ereksi secara perlahan-lahan
Bila ujung kateter telah sampai pada ujung membranacea
maka akan terasa adanya tahanan. Minta pasien untuk
bernapas dalam-dalam agar dalam keadaan rileks


Lanjutkan mendorong kateter hingga masuk
ke dalam buli-buli yang ditandai dengan
keluarnya urin dalam selang kateter
Memasukkan kateter sampai bagian
pangkal kateter
Mengembangkan balon pada kateter
dengan spuit berisi aquadest
Tarik kateter secara perlahan-lahan,
pastikan balon kateter sudah terfiksasi di VU

Fiksasi kateter pada pangkal paha
Fiksasi urin bag disamping tempat tidur
pasien
Memberitahu pasien bahwa pemasangan
kateter telah selesai dilakukan
Mengucapkan hamdallah, salam &
terimakasih
Mencuci tangan dengan cairan antiseptik
KATETERISASI URETRA
WANITA
PROSEDUR KERJA
Mencuci tangan sebelum pemeriksaan dengan
cairan antiseptik
Mengucapkan salam & membaca basmallah
serta memperkenalkan diri
Melakukan nformed consent
Meminta pasien berbaring dan membuka
celana
Mempersiapkan Alat dan bahan
Lakukan disinfeksi menggunakan kasa steril yang
sudah diberi povidon iodine mulai dari OUE sampai
perineum, secara melingkar
Sambungkan kateter dengan urine bag, pastikan
urine bag sudah tertutup (kateter yang dipasang
untuk tujuan terapi)
Masukkan kateter, dengan cara :
Olesi kateter dengan jelly/pelicin, kemudian
masukkan kateter dengan bantuan pinset
anatomis
Masukkan kateter ke dalam uretra secara
perlahan-lahan
Minta pasien untuk bernapas dalam-dalam agar
dalam keadaan rileks
Lanjutkan mendorong kateter kedalam buli-buli
yang ditandai dengan keluarnya urin dalam selang
kateter
Memasukkan kateter sampai bagian pangkal
kateter
Mengembangkan balon pada kateter dengan
spuit berisi aquadest
Tarik kateter secara perlahan-lahan, pastikan balon
kateter sudah terfiksasi di VU
Fiksasi kateter pada pangkal paha
Fiksasi urin bag disamping tempat tidur pasien
Memberitahu pasien bahwa pemasangan kateter
telah selesai dilakukan
Mengucapkan hamdallah, salam & terimakasih
Mencuci tangan dengan cairan antiseptik
TERIMA KASIH