Anda di halaman 1dari 4

Independensi adalah jaminan pertama dan utama yang harus diberikan oleh auditor

independen. Para pengguna laporan keuangan mempercayai auditor karena


jaminan bahwa auditor bertindak secara independen sehingga penilaian yang mereka
berikan seharusnya objektif.
Ketidakpercayaan terhadap independensi Arthur Andersen ini dilandasi oleh beberapa
fakta yang terungkap:
Penerimaan Andersen dari jasa audit terhadap Enron ternyata hanya sebesar kurang dari
30% keseluruhan penerimaan yang diperoleh Andersen dari Enron. Sisa 70% ternyata
berasal dari jasa konsultan.
Auditor seharusnya independen dalam menilai laporan keuangan perusahaan.
Pertanyaannya: apakah Andersen dapat bersikap independen dalam menilai laporan
keuangan Enron yang dihasilkan dari jasa Andersen sendiri sebagai konsultan. (Cunningham
& Harris, 2006)

Langkah Arthur Andersen menghancurkan berbagai dokumen yang berhubungan
dengan proses audit terhadap Enron. Perintah penghancuran dokumen ini dicetuskan
pada pertemuan di kantor Houston yang diadakan pada 23 Oktober 2001, sehari
setelah Enron menyatakan bahwa S.E.C. telah memulai investigasi mereka. (Oppel,
2002)
Penghancuran dokumen yang merupakan barang bukti dari sebuah kasus adalah
sebuah perbuatan yang ilegal. (Kadlec, et al., 2002)
Enron merupakan salah satu perusahaan besar pertama yang melakukan out
sourcing secara total atas fungsi internal audit perusahaan.
Mantan Chief Audit Executif Enron (Kepala internal audit) semula adalah partner KAP
Andersen yang di tunjuk sebagai akuntan publik perusahaan.
Direktur keuangan Enron berasal dari KAP Andersen.
Sebagian besar Staf akunting Enron berasal dari KAP Andersen.