Anda di halaman 1dari 35

dr Zulkhair Ali,SpPD,KGH

.
.

RESUSITASI

RUMATAN

NUTRISI
Kristaloid
Mengganti kehilangan
akut (hemorrhage,
GI loss, rongga ke3)
1. Kebutuhan normal
(IWL + urin+ feses)
2. Dukungan nutrisi
Koloid

Elektrolit
.
Asering
RL/NS
NaCl 7.5%
Dextran
Gelatin

KAEN

RESUSITASI



NUTRISI
Kristaloid
Mengganti kehilangan
akut (hemorrhage,
GI loss, rongga ke3)
1. Kebutuhan normal
(IWL + urin+ feses)
2. Dukungan nutrisi
Koloid

Elektrolit
KOREKSI
.
Ringer Asetat
(Asering)
RL/NS
Dextran
Gelatin
HES

NaCl 0.45%-D5
KAEN 3B
KAEN MG3
MAINTENANCE
AA
CHO
Lipid
Glukosa



K
+

< 4 mg/kg/menit
D10% atau KN MG3 < 2.4
ml/kg/jam
60 kg a 125 ml/jam
DM? 1 U/10 g KAEN MG3 1L 100 g a 10 U reg Insulin
jika kadar serum K >2 mEq/ a 10 mEq/jam (max 20 mEq/Jam)

< 2 mEq/L a 40 mEq/jam
Yang Biasa Diperhatikan Dalam Maintenance
Cairan Rumatan Elektrolit
Kandungan Na rendah sesuai
kebutuhan harian
Cepat terdistribusi ke intrasel
Ready for Use mengandung K, tidak
perlu oplos KCl
Praktis, risiko kontaminasi kecil
PEMILIHAN CAIRAN
RUMATAN
Jika elektrolit tidak (bisa) diperiksa


Jika elektrolit bisa diperiksa
secara empirik
panel elektrolit
PASIEN SYOK
PEMILIHAN CAIRAN SECARA EMPIRIK
Alasannya?
Jenis-Jenis larutan elektrolit

Plasma Larutan Pengganti Larutan maintenance
Normal
saline
Ringer
asetat/ laktat
KAEN 3B
290
308 273
NaCl 0.45%-D5
290
177
+
278

140
+
150
455








increases ECF
ICF ISF Plasma
Replace acute/
abnormal
loss
Isotonic infusion
800 ml 200 ml
Ringers acetate
Ringers lactate
Normal saline

1 L of








increases ICF > ECF
ICF ISF Plasma
Replace Normal
loss (IWL + urine)
Hypotonic infusion
5% dextrose


85 ml 255 ml 660 ml
1 L of
.
.
RL umumnya tidak diindikasikan untuk
maintenance
Dewasa BB 60 kg :

Kebutuhan air 2 L RL 2 L KN 3B 2L

Na
+
60-120 mEq 260 mEq 100 mEq

K
+
60-80 mEq 8 40
.
.
.
4
1
%
9
%
1
7
%
3
%
9
%
5
%
6
%
1
0
%
RL
Asr
KAEN
D-NS
Dextr
NS
AA
Other
Survey Pemakaian infus di Ruang Perawatan
Interna Maret 2003 *
* Data : Survey NCE
*) Widi Astuti, dkk.Data Survey NCE 2003
Total 35 RS, 56 ruangan (int)
Total 28 RS,29 ruangan (ped)
.
Na
+

4 26
Cl
-

BUN
Kreatinin

Glukosa

140
K
+
HCO
3
-

103
15
1.5

90

Kasus 1. Dehidrasi sedang-berat, muntah-muntah,
asupan minum kurang. TD 90/60 , Nadi 110
4 26
140 103
15
1.5

90

Kasus 2. Dehidrasi karena demam tinggi,
asupan minum kurang. TD 130/85
4 26
140 103
15
1.5

90

Kasus 2. Dehidrasi karena demam tinggi,
asupan minum kurang. TD 140/90
NaCl 0,45%-D5
+ K
+
20 mEq
4 26
140 103
15
1.5

90

Kasus 3. Hepatitis A, subfebris, diare,
asupan kurang. TD 110/80
4 26
140 103
15
1.5

90

Takut Hiperkalemia?
Anjuran: 10 mEq/jam*
KN3B mengandung kalium 10 mEq/500 ml
Kecepatan Rumatan 500 ml/6 jam

~ 80 ml/jam; 20 tetes/menit

atau ~ 1,6 mEq K
+
/jam
Dalam praktek:

Risiko Hiperkalemia minimal!
KAEN 3B
Na
+
50 mEq; K
+
20 mEq; Glu 27 g/L
INDIKASI:
1. Pneumonia
2. Pleural Effusion
3. Ketoasidosis diabetik (setelah rehidrasi dg
NaCl 0,9%)
4. Observasi Tifoid
5. Observasi demam yang belum diketahui penyebabnya
6. Status asthmaticus
7. Fase pemulihan dari DBD

Kasus-kasus baru di mana status gizi tidak terlalu jelek, antara lain:
Kecepatan pemberian: 80 ml/jam (20 tetes/menit)
Catatan : Dosis harian maksimal 50 ml/kgBB, jika tidak dikombinasi infus lain dan
tidak ada asupan cairan per oral

Heat Stroke & Heat Exhaustion
Pasien baru masuk IGD, TD 70/50, Nadi
120, dehidrasi setelah berolah raga di
pantai. Sebelumnya banyak minum limun
Pasien baru masuk IGD tidak syok
.
Cairan dengan kandungan natrium,klor,
dan glukosa rendah (misal
KAEN 1B : Na
+
38,5 mEq; Cl
-
38,5 mEq K
+
0 mEq; glukosa 37,5 g
Kasus 4. Pasca trauma kepala 8 hari yl, haus,
banyak minum TD 100/80, sudah diinfus NS 1,5 L/
hari. urine output 5 L per hari
* Catatan:pada hipokalemia berat (<2 mEq/L) kec bisa 40 mEq/jam
Infus Set Jml tetes/ml 80 ml/jam
Otsuka 15 20 tetes/menit
Terumo 15 20 tetes/menit
Nipro 20 26 tetes/menit
JMS 20 26 tetes/menit
B Braun 20 26 tetes/menit
Mitsuya 20 26 tetes/menit
Widatra 20 26 tetes/menit
NB. Microdrip 1 cc = 60 tts
KECEPATAN TETES RUMATAN
PASIEN SYOK
Terima Kasih