Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PERTIDAKSAMAAN KUADRAT

Bentuk Umum :
ax
2
+ bx + c * 0 dgn a,b,c e R, a =0. * e{<, s, >, > }
Perhatikan
ax
2
+ bx + c < 0 dimana a>0
1. D > 0 : PK ax
2
+ bx + c = 0 punya dua akar riil berlainan. Sedangkan bentuk di atas dpt ditulis
a (x x
1
) (x x
2
) < 0 sehingga dipenuhi x
1
<x<x
2

2. D = 0 : diperoleh a (x x
1
)
2
< 0, shg tidak ada nilai x yang memenuhi.
3. D < 0 : untuk setiap nilai x, ruas kiri selalu positif sehingga tidak ada penyelesaian
ax
2
+ bx + c < 0 dimana a<0
1. D > 0 : PK ax
2
+ bx + c = 0 memiliki dua akar riil berlainan. Sedangkan bentuk diatas dapat ditulis
a (x x
1
) (x x
2
) < 0 sehingga dipenuhi x < x
1
atau x>x
2

2. D = 0 : diperoleh a (x x
1
)
2
< 0, sehingga akan diperoleh setiap harga yang diberikan, kecuali x = x
1
=
3. D < 0 : untuk setiap nilai x, ruas kiri selalu negatif sehingga selalu memenuhi untuk setiap x yang
diberikan.
Contoh :
1. Selesaikan : x
2
+ 6x + 8 < 0
Jawab:
Menentukan harga nol
x
2
+ 6x + 8 = 0
(x + 2)(x + 4) = 0
x = -2 atau x = -4
D = 36 32 = 4, Karena D>0 maka penyelesaiannya adalah -4<x<-2

Cara lain dengan menggunakan garis bilangan

x= 0 didapat 0 + 0 + 8 = 8 > 0
Jadi untuk 0 nilai bertanda + sehingga, tanda bergantian setelah melewati batas,
Jadi HP = {xI -4 < x < -2; xeR}

2.Tentukan nilai m agar
x
2
+ (2m 1) x + m
2
3m 4 = 0 mempunyai
i) akar-akar nyata dan berlawanan
ii) Keduanya berlawanan tanda
iii) Keduanya positif.
Jawab: Perhatikan : x
2
+ (2m 1) x + m
2
3m 4 = 0
Syarat akar nyata : D>0
sehingga : (2m-1)
2
4(m
2
3m 4) >0
4m
2
-4m+1-4m
2
+12m+16 >0
8m+17 >0
m > -
Syarat berlawanan adalah jika x
1
dan x
2
akar maka x
1
=-x
2
atau x
1
+ x
2
=0, shg -2m+1=0 atau m =
Karena syarat m > - maka untuk m= dipenuhi. Jadi { }

Perhtikan : x
2
+ (2m 1) x + m
2
3m 4 = 0
Syarat akar riil dipenuhi : m > - (1)
Syarat berlawanan tanda:
misal x
1
dan x
2
akar, jika x
1
positif makan x
2
negatif, sehingga x
1
.x
2
s 0, atau
m
2
3m 4 s 0
(m-4)(m+1) s 0, shg -1 s m s4 (2)
dari (1) dan (2) didapat -1 s m s4
jadi HP = {m , -1 s m s4 , meR}

Perhtikan : x
2
+ (2m 1) x + m
2
3m 4 = 0
Syarat akar riil dipenuhi : m > - (1)
Syarat keduanya positif.
misal x
1
dan x
2
akar, jika x
1
positif maka x
2
positif, sehingga x
1
.x
2
> 0 , atau
m
2
3m 4 > 0
(m-4)(m+1) s 0, shg m s -1 atau m>4 (2)
x
1
+x
2
> 0 , sehingga -2m+1 > 0 atau m s (3)
dari (1), (2) dan (3) didapat
jadi HP = {m , s m s -1 atau m >4 ; meR}

FUNGSI KUADRAT
Apa Fungsi Kuadrat?
Perhatikan, fungsi kuadrat didefinisikan sebagai berikut.
F : R R
F : x F(x) = ax
2
+ bx + c; a,b,c e R, a =0
Contoh : - f(x) = 2x
2
+ 5x + 2
- f(x) = x
2
9
Menggambar grafik fungsi kuadrat
Misalkan diberikan f(x) = x
2
4x 5
Gambar dari fungsi tersebut adalah :
Titikpotong dgn
sbX
Titikpotong dgn
sbY
Sumbusimetri
Titikpuncak
Titikbantu

8
17
8
17
8
17
8
17

Langkah Menggambar/sketsa
Menentukan titik potong dengan sumbu X
titik potong dengan sb x, berarti f(x) = 0
f(x) = ax
2
+ bx + c
Sehingga titik potong sb X (pembuat nol) dari f(x) = ax
2
+ bx + c ditentukan dengan cara sbb.
ax
2
+ bx + c = 0
x
1.2
=

Jadi pembuat nol adalah akar-akar persamaan kuadrat ax
2
+ bx + c = 0
Menentukan titik potong dengan sumbu Y
titik potong sb Y, berarti x = 0 atau f(0) = c, jadi titik potong dengan sb y adalah (0,c)
Nilai ekstrem dan titik ekstrem
Nilai ekstrem adalah nilai puncak (nilai tertinggi jika grafik membuka kebawah dan nilai
terendah jika grafik membuka ke atas)
Cara menentukan nilai ekstrem
f(x) = ax
2
+ bx + c



. Sumbu Simetri
Persamaan Sumbu simetri dari f(x) = ax
2
+bx+c
Adalah
Menentukan tanda

Sekarang jika dikaitkan dengan D
Jika D< 0 dan a> 0 maka disebut definit positif. Maksudnya f(x) > 0 untuk setiap x.
Jika D< 0 dan a< 0 maka disebut definit negatif. Maksudnya f(x) < 0 untuk setiap x.
Hubungan garis dan parabola
Misalkan diketahui persamaan grafik parabola y = f(x) dan persamaan garis y = g(x). Untuk
menentukan titik potongnya maka dieliminer y shg didapat f(x) = g(x)
Selanjutnya dari persamaan yg didapat
a
ac b b
2
4
2

a
D
a
b
x a x f
4
)
2
( ) (
2
+ =
a
b
x
2
=
Jika D > 0 maka grs tersebut memotong pada 2 titik
Jika D = 0 maka grs tersebut menyinggung f(x)
Jika D < 0 maka grs tidak memotong parabola

Latihan soal
1. Diketahui fungsi kuadrat f(x) = mx
2
(2m 6) x 3m + 9 . Tentukan nilai m supaya puncaknya
terletak pada sumbu y. Kemudian gambarkan fungsi kuadrat tersebut.
2. Diketahui fungsi kuadrat memiliki titik balik (-1, -9) dan menyinggung garis y = 4x + 5. Tentukan
persamaan fungsi kuadrat tersebut dan gambarkan fungsi kuadrat tersebut.
Jawab :
1. f(x) = mx
2
(2m 6) x 3m + 9
Agar puncak pada sumbu y, berarti sumbu simetrinya x=0 atau (2m-6)/m = 0 sehingga m=3
Jadi f(x) = 3x
2

Cara melukis.
Titik pot sb x, y=0 shg x=0, didapat (0,0)
2. Diketahui fungsi kuadrat memiliki titik balik (-1, -9) dan menyinggung garis y = 4x + 5. Tentukan
persamaan fungsi kuadrat tersebut dan gambarkan fungsi kuadrat tersebut.
Jawab.
Misalkan f(x) = a (x+1)
2
9
Menyinggung y=4x+5 sehingga diskriminan dari f(x)-y =0 samadengan nol
ax
2
+2ax + a-9 -4x-5 =0, atau ax
2
+2(a-2)x + a-14=0
syarat : 4(a
2
-4a + 4) - 4a(a-14) =0, atau 40a +16 = 0, atau a =

Fungsi Rasional Pecah
Bab II
A. Fungsi Linier
Definisi.
Pemetaan dari R ke R yang dirumuskan dengan
f : x y = f(x) =

dimana x

Persoalan adalah bagaimana melukis grafiknya?

Langkah Melukis
Titik potong dengan Sb X, berati y = 0, sehingga titik potongnya

Titik potong dengan sb y, berarti absisnya 0 shg
Asymtot datar
Untuk x didapat y =
Jadi asymtot datarnya
Asymtot tegak
Untuk y atau
shg cx + d 0 atau
x .
Jadi asymtot tegaknya x =
Daerah harga fungsi
Menentukan kapan f(x) positif atau neg
Contoh:
Gambarlah grafik
jawab
o Titik pot dgn sb x, berarti y = 0 shg akibatnya x = 2.
Jadi titik pot sb x adlh (2, 0)
o Titik Potong dgn sb y, berarti x = 0 shg
Jd grafik tidak memotong sb y
o Asymtot datar
Untuk didapat y =
Jadi asymtot datarnya
o Asymtot tegak
berarti shg asymtot tegaknya x = 0
o Titik pot Asymtot datar dgn fungsi


Jadi tidak ada titik potongnya

d cx
b ax
+
+
|
.
|

\
|
0 ,
a
b
|
.
|

\
|
d
b
, 0
c
a
d cx
b ax
Lim
x
=
+
+

c
a
y =

+
+
d cx
b ax
c
d

c
d
x
x
y
2
2 +
=
0
2
2
=
+
x
x
0
2
0 . 2
2 0
=
+
= y
2
1
2
2
=
+
x
x
Lim
x
2
1
= y
4 2 2
2
2
2
1
=
+
= x x
x
x
=
c
d

o Daerah harga fungsi


Harga nol dari pembilang 2 dan harga nol dari penyebut 0
- + + -
0 2
f(x) < 0 untuk x < 0 atau x > 2
gambar:


Perhatikan


Hyperbola menyinggung parabola
y = x
2
-4x + r pd titik (1,0). Tentukan p,q dan r
Jawab.
Titik (1,0) pada parabola berarti 0 = 1 4 + r sehingga r = 3
Titik (1,0) pada Hiperbola berarti
shg p=-1






q x
p x
y
+
+
=
q
p
+
+
=
1
1
0
) 1 )( 3 (
) (
) 1 (
3 4
) (
) 1 (
2
=
+

+ =
+

x x
q x
x
x x
q x
x
) ( ) 3 ( 1 q x x + =
q x q x 3 ) 3 ( 1
2
+ =
0 1 3 ) 3 (
2
= + q x q x


Karena menyinggung maka D = 0 shg

q
1
=

Bentuk kedua
Perhatikan


Dimana a=0, p =0 dan px + q bukan faktor
ax
2
+ bx + c
Persoalan :Bagaimana menggambar grafiknya???

Langkah Menggambar
1. Titik pot dgn sb x
y = 0, didapat ax
2
+ bx + c = 0, memp akar jika Diskriminannya > 0
2. Titik pot dengan sb y, berarti x = 0
jika x = 0 maka y= (c/q) shg titik pot-nya(0,c/q)
3. Asymtot tegak
asymtot tegak diperoleh px + q 0 , shg didpt x = -(q/p)
4. Asymtot miring


dinyatakan dlm bentuk :
Jika x maka y mx + n
Jadi asymtot miringnya y = mx + n

5. Harga ekstrem
Untuk menentukan ekstrem potongkan dgn y=m dgn grafik shg


ax
2
+ (b mp) x + c mq = 0
titik pot ada jika D >0
(b mp)
2
4a (c mq) > 0
p
2
m
2
(2bp 4aq) m + b
2
4ac > 0
Misalkan A = p
2
, B = -(2bp-4aq), C= b
2
4ac shg menjadi Am
2
+ Bm + C > 0
Jika B
2
4AC > 0 ada maks relatif d minimum relatif
Jika B
2
4AC = 0 maka fungsi pecah tersebut dapat disederhanakan, shg menjadi fungsi linier
Jika B
2
4AC < 0 maka bentuk II definit positif yg berarti Diskriminan dari I selalu ada untuk setiap x.
jadi fungsi pecah tidak memp ekstrem

Bentuk ketiga
Perhatikan
0 13 6 0 4 12 6 9
2 2
= + + = + + + q q atau q q q
q px
c bx ax
y
+
+ +
=
2
q px
c bx ax
y
+
+ +
=
2
q px
t
n mx y
+
+ + =
q px
c bx ax
m
+
+ +
=
2



Langkah Menggambar
1. Menentukan titik pot dengan sb x dan sb y
2. Asymtot-asymtot
1. Asymtot datar
Kalau x maka y Jadi y = adalah persamaan asymtot datar
2. Asymtot tegak
kalau y maka px
2
+ qx + r 0 maka asymtot tegak diperoleh dari px
2
+ qx + r = 0

3. Titik potong grafik dgn asymtot datar


ap x
2
+ aqx + ar = ap x
2
+ bp x + cp
(aq bp) x = cp ar


jadi titik pot satu titik kecuali bp = aq

4. Harga ekstrem
Untuk menent ekstrem, dipot dgn garis y = m


(mp a) x
2
+ (mq b) x + mr c = 0 (I)
Ada titik pot jika D>0
(mq b)
2
-4 (mp a)(mr c) > 0
(q
2
-4pr) m
2
(2bq 4ar -4cp) m + (b
2
-4ac)>0
Am
2
+ Bm + c >0 . (II)
1. Kalau B
2
4AC < 0 maka tak ada ekstrem
2. Kalau B
2
4AC = 0 maka dpt disederhanakan menjadi fungsi linier
3. Kalau B
2
4AC > 0 maka ada ekstrem.

a. Jika A>0 maka bentuk II dpt diurai sbb
A(m-m
1
)(m-m
2
) >0 atau (m-m
1
)(m-m
2
) >0
+ + + + + + - - - - - - + + + + + +
m
1
m
2

y = m
1
adlh maks relatif dan y = m
2
min relatif
Harga x diperoleh dari I



b. Kalau A<0, maka bentuk II terurai menjadi
A(m-m
1
)(m-m
2
) >0 atau (m-m
1
)(m-m
2
) >0
r qx px
c bx ax
y
+ +
+ +
=
2
2
p
a
p
a
r qx px
c bx ax
p
a
+ +
+ +
=
2
2
bp aq
ar cp
x

=
r qx px
c bx ax
m
+ +
+ +
=
2
2
) ( 2 a mp
mq b
x

=
+ + + + + - - - - - - - + + + + + + +
m
1
m
2

y = m
1
min mutlak dan y = m
2
maks mutlak

c. Kalau A = 0 , bentuk II menjadi Bm + C = 0
kalau B > 0 maka y = m = adalah minimum

kalau B<0 maka y = m = adlh maksimum

B
C

B
C

Persamaan Pangkat Tinggi


Bentuk Umum
V(x) = a
0
x
n
+ a
1
x
n-1
+a
2
x
n-2
+...+a
n-2
x
2
+a
n-1
x+a
n

Dengan a
0
=0; a
0
, a
1
,a
2
, ... ,a
n
e B dan neC disebut suku banyak berderajat n
Perhatikan, dengan menggunakan dalil sisa, kita memiliki beberapa sifat.
Jika V(1) = 0 maka 1 adlh akar pers sehingga V(x) = 0 dapat diuraikan menjadi (x 1) W(x) = 0
Jika V(x
1
) = 0, V(x
2
) = 0, V(x
3
) = 0, V(x
4
) = 0, . . ., maka x
1
, x
2
, x
3
, x
4
, . . . adalah akar persamaan
V(x) = 0.
Jika V(x) = 0 memiliki akar bulat maka akar bulat ini adalah pembagi a
n


Sifat Akar Persamaan Pangkat Tinggi
A. Persamaan Pangkat tiga
BU : ax
3
+bx
2
+ cx + d = 0 dgn a=0
Pers ini dpt ditulis

Misalkan x
1
, x
2
, x
3
adlh akar-akarnya maka
= (x-x
1
)(x-x
2
)(x-x
3
)
=x
3
(x
1
+x
2
+x
3
)x
2
+ (x
1
.x
2
+x
1
.x
3
+x
2
.x
3
)x x
1
x
2
x
3

Dengan demikian didapat:
x
1
+x
2
+x
3
= x
1
.x
2
+x
1
.x
3
+x
2
.x
3
= x
1
x
2
x
3
=

B. Persamaan Pangkat 4
BU :ax
4
+bx
3
+cx
2
+dx+e=0, a=0
Pers tsb dpt ditulis:




Sehingga didpt hubungan







Contoh:
1. Pers x
3
-6x
2
+11x + p = 0 memp akar 1. tentukan p dan akar-2 yg lain
Jawab.
Misal akarnya x
1
=1, x
2
, x
3
, dan x
3

x
1
+ x
2
+ x
3
= 1 + x
2
+ x
3
x
2
+ x
3
=5
x
1
x
2
+ x
1
x
3
+ x
2
x
3
= x
2
+ x
3
+ x
2
x
3
= 11 shg
x
2
x
3
= 6
x
1
x
2
x
3
= -p 1. 6 = -p atau p = -6
a
b

a
c
a
d

0
2 3
= + + +
a
d
x
a
c
x
a
b
x
0
2 3
= + + +
a
d
x
a
c
x
a
b
x
) )( )( )( (
4 3 2 1
2 3 4
x x x x x x x x
a
e
x
a
d
x
a
c
x
a
b
x = + + + +
3
4 3 2 1
4
) ( x x x x x x + + + =
2
4 3 4 2 3 2 4 1 3 1 2 1
) ( x x x x x x x x x x x x x + + + + + +
4 3 2 1 4 3 2 4 2 1 4 3 1 3 2 1
) ( x x x x x x x x x x x x x x x x x + + + +
a
b
x x x x = + + + ) (
4 3 2 1
a
c
x x x x x x x x x x x x = + + + + + ) (
4 3 4 2 3 2 4 1 3 1 2 1
a
d
x x x x x x x x x x x x = + + + ) (
4 3 2 4 2 1 4 3 1 3 2 1
a
e
x x x x =
4 3 2 1
x
2
+ 6/x
2
= 5 x
2
2
5x
2
+ 6 = 0 sehingga
x
2
= 3 dan x
3
= 2 atau x
2
= 2 dan x
3
= 3
Jadi HP={1, 2, 3}

Cara 2
Misalnya akar-2 nya 1, a dan b sehingga
(x-1)(x-a)(x-b) = (x
2
(1+a)x +a)(x-b)
= x
3
(1+a+b)x
2
+(a+b+ab)x- ab
1 + a+b = 6 atau a+b=5, a+b+ab =11 sehingga ab = 6. dari a+b=5 dan ab=6 didpt a =2 dan b=3
atau a=3 dan b=2
Jadi HP={1,2,3}

2. Pers x
4
+px
3
+21x
2
+4px + 10p=0 memp akar kembar dan akar-2 yang sepasang lagi berlawanan.
Tentukan p dan akar-2nya
Jawab.
Misal akar-2nya x
1
=a, x
2
=a ,x
3
=b dan x
4
=-b
Berarti: a+a+b-b = 2a = -b/a = -p 2a = -p ..... (i)
aa+ab-ab+ab-ab-bb = a
2
-b
2
= c/a = 21 a
2
-b
2
= 21 ..... (ii)
a
2
b-a
2
b-ab
2
-ab
2
= -2ab
2
= -d/a = 4p -ab
2
= 2p ..... (iii)
-a
2
b
2
= e/a = 10p .....(iv)
Dari (i) dan (iii) : -ab
2
= 2p -ab
2
= 2(-2a) b = 2 atau b = -2
(ii) a
2
-b
2
= 21 a
2
-4 = 21 a=5 atau a = -5
(iv) a
1
=5 p
1
= -10 dan a
2
= -5 p
2
=10

Pers Pangkat tinggi dg Bentuk Tertentu
Persamaan Berbalikan
Ciri: jika koef ruas kiri dibaca dari kiri kekanan dan dari kanan kekiri sama atau berlawanan
Perhatikan:
1. Berderajat genap
a. Koef sama, misal 5x
4
-4x
3
+2x
2
-4x +5 =0
b. Koef berlawanan 3x
6
-2x
5
+5x
4
-5x
2
+2x-3 =0
2. Berderajat ganjil
a. 2x
5
+3x
4
-6x
3
-6x
2
+3x +2 =0
b. 4x
5
-7x
4
+5x
3
-5x
2
+7x - 4 =0
Perhatikan
bentuk 1a & 2a pers berbalikan jenis I,
bentuk 1b & 2b pers berbalikan jenis II
Pers 1b memiliki akar -1 dan 1
Pers 2a memiliki akar -1
Pers 2b memiliki akar +1
Sehingga jika pers 1b dibagi dgn (x
2
-1), pers 2a dgn (x+1) dan pers 2b dgn (x-1) maka akan kembali ke
pers 1a, cara menentukan akar yang lain menyesuaikan cara 1a

o Selesaikan
10x
6
-77x5+140x
4
-140x
2
+77x-10=0
Jawab.
Pers tsb jenis 1b, dibagi dgn x
2
-1
10(x
6
-1) -77x(x
4
-1)+140x
2
(x
2
-1) =0
10(x
4
+x
2
+1)-77x(x
2
+1)+140x
2
=0
10x
4
-77x
3
+150x
2
-77x+10 =0
Bagi dengan x
2
kemudian misalkan y=x+1/x
10(y
2
-2)-77y +150 =0
10y
2
-77y +130 =0
(2y-5)(5y-26) =0
Y
1
=5/2, y
2
=26/5

Pers yg dimisalkan dgn perubahan baru
o Pers bentuk ax
2n
+bx
n
+c=0 dimisalkan y=x
n

Contoh:
Selesaikan x
4
-5x
2
+6 = 0
Jawab.
Misal y = x
2
, maka y
2
-5y +6 =0 atau
(y-2)(y-3)=0, shg y
1
=2 dan y
2
=3
X
1.2
=\2, x
3.4
=\3