Anda di halaman 1dari 6

1

IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK


E-COMMERCE UNTUK MENDUKUNG
RISET PASAR KERAJINAN MENDONG
(Studi Kasus : Kerajinan Mendong AL-SINKTA Tasikmalaya)

Tidih Mandasari, Aradea, Husni Mubarok
Teknik Informatika Universitas Siliwangi Tasikmalaya
Email : tidihmandasari@student.unsil.ac.id



ABSTRAK
Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah salah satu sektor ekonomi yang sangat diperhitungkan di
Indonesia karena kontribusinya terhadap perkembangan perekonomian Indonesia. Pesatnya perkembangan
teknologi saat ini dapat membantu Usaha Kecil Menengah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan
dengan teknologi, teknologi informasi merupakan solusi yang tepat untuk membantu menyelesaikan
permasalahan yang sering muncul dalam aspek bisnis. Begitu pula UKM AL-SINKTA yang berada di Kota
Tasikmalaya yang pada prakteknya akan mulai menerapkan teknologi web sebagai bagian dari bisnisnya, yaitu
dengan penggunaan e-commerce sebagai sarana riset pasar dan penjualan produk kerajinan tangan mendong
untuk target pasar yang lebih luas. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah membangun sebuah
web e-commerce yang mana dalam menerapkan perangkat lunak e-commerce ini, selain difungsikan sebagai
media perdagangan, juga di fungsikan sebagai pendukung riset pasar kerajinan mendong, diharapkan benefit
yang di dapatkan akan lebih maksimal agar meminimalisir dari kegagalan dalam menjalankan bisnis online ini
serta meningkatkan jumlah produksi barang setiap bulannya. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan pendekatan berorientasi data atau terstruktur yaitu Linier Sequential Model, model proses ini
sering disebut sebagai metode Waterfall yang dimulai dari tahap communication, planning, modelling,
construction, dan deployment. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah purwarupa aplikasi web e-commerce untuk
mendukung riset pasar kerajinan mendong al-sinkta, aplikasi web e-commerce yang dibuat ini sudah
menerapkan teknologi forecasting, dan sistem rekomendasi collaborative filtering.

Kata kunci: E-Commerce, Riset Pasar, Forecasting, Sistem rekomendasi collaborative filtering.


ABSTRACT
Small and Medium Enterprises ( SMEs ) is one of the economic sectors in Indonesia is highly regarded
for his contributions to the development of the Indonesian economy . The rapid development of today's
technology can help Small and Medium Enterprises in solving problems with technology , information
technology is the right solution to help solve the problems that often arise in the business aspect . Similarly,
SMEs AL - SINKTA located in Tasikmalaya which in practice will begin implementing web technologies as part
of its business , namely the use of e - commerce as a means of market research and sales of handicraft products
rushes to target a wider market . The objectives of this research is to build an e - commerce website which
provides in implementing e - commerce software , in addition to functioning as a medium of trade , also
functioned as a support craft market research rushes , on the expected benefits will get more leverage in order to
minimize the failure in running an online business as well as increase the amount of production of goods each
month . The methodology used in this study using data-oriented approach or structured Linear Sequential Model
, model of the process is often referred to as the Waterfall method that starts from the stage of communication ,
planning , modeling , construction , and deployment . Results from this study is a prototype of e - commerce web
application to support the craft market research mendong al - sinkta , e - commerce web application that made
the already implemented technology forecasting , and collaborative filtering recommendation system .

Keywords : Electronic Commerce , Market Research , Forecasting, Recommendation systems collaborative
filtering.







2

I. Pendahuluan
Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah salah satu
sektor ekonomi yang sangat diperhitungkan di Indonesia
karena kontribusinya terhadap perkembangan
perekonomian Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat dari
perannya dalam pertumbuhan ekonomi nasional, produk
domestik bruto (PDB) yang diciptakan, nilai tambah
nasional, serta penyerapan tenaga kerja. Sementara itu,
dalam era ekonomi global saat ini, Usaha Kecil
Menengah dituntut untuk melakukan perubahan dalam
memasarkan produknya guna meningkatkan volume
penjualan dan daya saingnya dengan produk-produk dari
luar negri atau pun dari Usaha Kecil Menengah itu
sendiri agar teciptanya produk yang berkualitas.
Pesatnya perkembangan teknologi saat ini dapat
membantu Usaha Kecil Menengah dalam
menyelesaikan berbagai permasalahan dengan teknologi,
teknologi informasi merupakan solusi yang tepat untuk
membantu menyelesaikan permasalahan yang sering
muncul dalam aspek bisnis. Salah satu hal yang sangat
bermanfaat bagi para pelaku bisnis yaitu dengan
penggunaan website sebagai sarana promosi produk
ataupun sebagai aplikasi e-commerce yang menyediakan
pelayanan dengan target pasar yang lebih luas. Hal ini
bisa menyebabkan peningkatan omset penjualan bagi
bisnis tersebut. Untuk itu penggunaan e-commerce
merupakan langkah tepat bagi para Usaha Kecil
Menengah sebagai sarana untuk meningkatkan omset
penjualan.
Begitu pula Usaha Kecil Menengah (UKM) AL-
SINKTA yang berada di Kota Tasikmalaya yang pada
prakteknya akan mulai menerapkan teknologi web
sebagai bagian dari bisnisnya, yaitu dengan penggunaan
e-commerce sebagai sarana riset pasar dan penjualan
produk kerajinan tangan mendong untuk target pasar
yang lebih luas. sehingga biaya-biaya yang dikeluarkan
menjadi efektif dan efisien.

Batasan masalah dari penelitian ini sebagai berikut:
1. Data yang dikelola pada perangkat lunak yang
dibangun, meliputi pengelolaan produk, transaksi
penjualan produk, dan fungsi riset pasar.
2. Fungsi riset pasar yang dikembangkan dalam
penelitian ini adalah menentukan kecenderungan
trend konsumen dalam memilih produk, berdasarkan
periode penjualan bulanan.

Tujuan penelitian tugas akhir ini adalah menerapkan
perangkat lunak e-commerce selain difungsikan sebagai
media perdagangan, juga di fungsikan sebagai
pendukung riset pasar kerajinan mendong, sehingga di
harapkan benefit yang di dapatkan akan lebih maksimal.
Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah
sebagai berikut:
1. Memberikan alternatif kemudahan bagi produsen dan
konsumen dalam melakukan transasksi penjualan
produk kerajinan mendong AL-SIKNTA karena
dilakukan secara online.
2. Memberikan kemudahan kepada konsumen dalam
mendapatkan informasi tentang produk apa saja yang
dijual di Kerajinan Mendong AL-SINKTA tanpa
harus datang ke lokasi penjualan.
3. Memberikan kemudahan kepada konsumen sehingga
konsumen dapat melakukan transaksi dimanapun
konsumen berada.
4. Memperluas jangkauan pemasaran sehingga dapat
menarik lebih banyak konsumen tanpa membutuhkan
modal yang besar.
5. Pemilik usaha dapat memprediksi trend pasar yang
terjadi, sehingga dapat dijadikan acuan dalam
membuat kebijakan jenis produksi kerajinan
mendong.

II. Landasan Teori
2.1 Penjualan Elektronik (E-Commerce)
Definisi E-Commerce menurut Laudon dan Laudon
(1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan
menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen
dan dari perusahaan ke perusahaan dengan komputer
sebagai perantara transaksi bisnis.

2.2 Riset Pasar
Menurut Suliyanto (2006) Pengertian riset pasar
adalah usaha yang bertujuan memperoleh informasi guna
memecahkan masalah bisnis atau mengembangkan
pengetahuan yang berkaitan dengan bisnis menggunakan
metode ilmiah. Adapun menurut Cooper dan Schinder
(2004), riset pasar didefinisikan sebagai kegiatan
pencarian sistematik yang menyediakan informasi untuk
mengarahkan keputusan-keputusan bisnis. Untuk
mendukung riset pasar ini peneliti menerapkan
teknologi Forecasting dan Sistem Rekomendasi
Collaborative filtering dalam websaite e-commercenya.

2.2.1 Forecasting (Peramalan)
Forecasting merupakan bagian penting bagi
setiap organisasi bisnis dan untuk setiap pengambilan
keputusan manajemen yang sangat signifikan. Peramalan
menjadi dasar bagi perencanaan jangka panjang
perusahaan. Menurut sulistyabudi (1986) Forecasting
merupakan usaha mencoba mengetahui apa yang akan
terjadi di masa yang akan datang. Fungsi Forecasting
Menurut Rumondang (2013) Forecasting dilakukan
untuk membuat suatu perencanaan dalam pemenuhan
permintaan di masa mendatang dengan memperkirakan
besarnya penjualan dan penggunaan produk, sehingga
produk dapat diproduksi dalam jumlah yang tepat.
Untuk rumus perhitungan dalam Forecasting
ini menggunakan metode perhitungan regresi linier,
menurut binus (2008) regresi linier merupakan salah
satu teknik analisis statistika yang digunakan untuk
menggambarkan hubungan antara satu variabel respon
dengan satu atau lebih variabel penjelas.

2.2.2 Sistem Rekomendasi Collaborative filtering
Sistem Rekomendasi (SR) merupakan model
aplikasi dari hasil observasi terhadap keadaan dan
keinginan pelanggan. Sistem rekomendasi
memanfaatkan opini seseorang terhadap suatu barang
dalam domain atau kategori tertentu, untuk membantu
seseorang dalam memilih produk. Karena itu SR
memerlukan model rekomendasi yang tepat agar apa
yang direkomendasikan sesuai dengan keinginan
pelanggan, serta mempermudah pelanggan mengambil
3

keputusan yang tepat dalam menentukan produk yang
akan dibelinya (McGinty dan Smyth, 2006).
Sedangkan sistem rekomendasi Collaborative
filtering itu sendiri merupakan proses penyaringan atau
pengevaluasian item menggunakan opini orang lain
(Schafer dkk, 2007). Menurut (Xu dkk, 2010:169-170)
sistem rekomendasi collaborative filtering bekerja
dengan cara menjumlahkan rating atau pilihan dari suatu
produk, menemukan profil / pola pengguna dengan
melihat history rating yang diberikan pengguna, dan
menghasilkan suatu rekomendasi baru berdasarkan
perbandingan antar pola pengguna.

2.3 Metode Waterfall
Metode pengembangan sistem waterfall. Menurut
Pressman (2010), Waterfall Model disebut juga sebagai
Classic Life Cycle. Menunjukkan sebuah pendekatan
sistematis untuk pengembangan perangkat lunak.
Diawali dengan communication, planning, modelling,
construction, dan deployment. Seperti gambar dibawah
ini:




Gambar. 1. Tahapan dalam Waterfall Models

III. Metodologi
3.1 Metodologi Penelitian
Metode yang digunakan pada Implementasi
Perangkat Lunak E-Commerce Untuk Mendukung Riset
Pasar Kerajinan Mendong Di Al-Sinkta Tasikmalaya
adalah metode Waterfall yang dimulai dari tahap
communication, planning, modelling, construction, dan
deployment. Berikut penjelasan dari tahapan-tahapan
waterfall.

3.2 Tahap communication (Komunikasi)
3.2.1 Analisis Kebutuhan Sistem
Analisis dari kebutuhan sistem yang diperlukan
adalah informasi yang bersangkutan dengan aplikasi
yang akan dibangun. Adapun hasil analisis kebutuhan
sistem meliputi kebutuhan masukan, kebutuhan keluaran
serta spesifikasi perangkat keras (Hardware) dan
spesifikasi perangkat lunak (Software).

1. Kebutuhan Masukan
a. Data Pengguna
b. Data Produk
c. Data Penjualan
d. Data Kategori
e. Data ongkos kirim
f. Data News
g. Data Download
2. Kebutuhan Keluaran
a. Informasi Pengguna
b. Informasi Produk
c. Informasi Penjualan
d. Informasi Kategori
e. Informasi Ongkos kirim
f. Informasi News
g. Informasi Download
h. Laporan penjualan, laporan member, laporan
produk
i. Forecasting
3. Spesifikasi Perangkat Keras
Tabel.1. Konfigurasi Hardware (Perangkat Keras)
No Nama Komponen Spesifikasi
1 Processor
Intel(R) Core i5
2.30GHz
2 Memory RAM 2048 MB
3 VGA Card On-Board
4 Hardisk 500 GB
5 Keyboard Standard
6 Mouse Standard
7 Printer HP 2060 K110
8 Monitor Standard
4. Spesifikasi Perangkat Lunak
a. Sistem Operasi :Windows7 Home Premium
b. Bahasa Pemograman: PHP (Hypertext
Prepocessor), HTML (Hyper Text Markup
Language)
c. Database menggunakan : MySQL
d. Program Aplikasi : Microsoft Office 2007,
Microsoft Visio 2007, Dreamweaver versi 8
e. Editor menggunakan : Notepad++.
f. Server : XAMPP-win32-1.8.1

3.3 Tahap Planning (Perencanaan)
3.3.1 Perencanaan Penelitian
Tabel.2. Perencanaan Penelitian












No.

Kegiatan
Bulan / tahun
Juni
2013
Juli
2013
Agustus
2013
September
2013
Oktober
2013
November
2013
1 Studi Kepustakaan

2 Penulisan Proposal

3 Pengumpulan Data

4
Pembuatan
Sistem/Program :
1. Communication
2. Planning
a. Perencanaan
Penelitian
b. Peramalan
(Forecasting)
c. Sistem
Rekomendasi
Collaborative
Filtering
3. Modelling :
4. Construction
5. Deployment

5
Pengujian Sistem
mengunakan Pengujian
Black Box

6
Penulisan Laporan
Akhir

4

3.3.2 Forecasting

Forecasting/peramalan dalam penelitian ini,
menggunakan metode regresi linier dengan rumus
sebagai berikut:

b= (t) (Y(t)) ( Y) ((t)) = hasil b
(t)( t
2
) ((t)
2
)
a= ( Y) (hasil b)( (t)) = hasil a
(t) (t)
Jadi, Y(n) = hasil a + hasil b (n) = hasil peramalan

(binus, 2008)
Keterangan :
(t) = periode
n= besar sampel yang diambil
Y = Penjualan
Y(t) = hasil kali Y dan (t)
t
2
= jumlah pangkat periode
= jumlah
b= variabel
a= variabel.

Contoh kasus forecasting dengan metode regresi linier.
Pada Kerajinan mendong AL-SINKTA Periode
Penjualan Agustus s/d Oktober 2013.
Tabel 3.3 Kasus Peramalan (Forecasting)
Kerajinan Mendong Tas Mini
Bulan
Periode
(t)
Penjualan
Y
(Unit/barang)
Y(t) t
2

Agustus 1 0 0 1
September 2 0 0 4
Oktober 3 8 24 9
Jumlah ()
=
6 8 24 14
b= (3)(24) (8) (6) = 72-48 = 24 = 4
(3)(14) - (6)
2
42- 36 6

a= 8 4(6) = (2.7) 8 = -5.3
3 3
Y(4) = -5.3 +16 = 10.7 = 11(dibulatkan), jadi ramalan
barang yang akan diproduksi kembali bulan berikutnya
sejumlah 11 barang.

3.3.3 Sistem Rekomendasi Collaborative filtering


Gambar.2. Sistem rekomendasi collaborative filtering
(widyantoro,2006)

Dalam deskripsi gambar.3. penjelasannya
adalah sistem rekomendasi collaborative filtering diatas
menjelaskan user merekomendasikan item berdasarkan
pada kemiripan ketertarikan antar pengguna lainnya.
Sehingga pengguna lain akan merasa mudah untuk
mengambil keputusan terhadap produk yang akan di
pilih dan dibeli pada akhirnya. Sebelum
direkomendasikan kepada konsumen lain terlebih dahulu
barang di filter dilihat dari history jumlah tertinggi
barang yang dibeli konsumen.

3.4 Tahap Modeling (Pemodelan)
Tahap ini merupakan tahap perancangan aplikasi
berdasarkan tahapan Planning yang didapatkan melalui
pengumpulan data dan informasi. Metode perancangan
aplikasi yang dilakukan adalah :

3.4.1. Pemodelan Data
Pemodelan data adalah metode yang digunakan
untuk menentukan dan menganalisis persyaratan data
yang diperlukan untuk mendukung proses pada aplikasi
yang akan dibuat.

1. Entity Relationship Diagram (ERD)




















Gambar .3. Entity-Relationship Diagram (ER-D)

2. Kamus Data
a. Pelanggan = *ID Pelanggan, ** ID Kota, nama
pelanggan, alamat, email, telepon, username,
password
b. Kategori = *ID Kategori, Nama Kategori
c. Barang = *ID barang, nama barang, deskripsi,
warna, ukuran, **ID kategori, harga, stock, kode
barang, berat, rating lihat, rating beli, gambar.
d. Ongkos Kirim = *ID Kota, Perusahaan, Tujuan,
Ongkos Kirim
e. Transaksi = **ID Notransaksi, ** ID Pelanggan,
tanggal, status penjualan
f. Transaksi Rinci = *ID Notransaksi, **ID Kategori,
harga, jumlah, subtotal
g. Rating = **ID barang, total votes, total value,
used_ips, date

3.4.2. Pemodelan Fungsional
Transaksi Rinci
mempunyai
Pelanggan Barang melihat
1 N
Transaksi
melakukan
N
N
memiliki
mempunyai
Kategori
Barang
1
1
Rating
N
Ongkos kirim
mempunyai
1
N
1
1
Id_Pelanggan Id_Kota
Password
Username
Telepon Email
Alamat
Nama
Pelanggan
gambar
Rating lihat
Rating beli
Id_Kategori harga
ukuran
warna
berat
stock
deskripsi
Nama Barang
Id_Barang
Kode barang
date Id_Barang
Total votes
Total values
Used ips
Status
penjualan
Id_Notransaksi
tanggal
Id_Pelanggan
Jumlah
Id_kategori
Harga
Subtotal
ongkir
Id_Notransaksi
Id_Kategori
Nama
Kategori
Id_Kota
perusahaan Tujuan
1
5

Pendekatan yang digunakan dalam membangun
aplikasi ini yaitu lebih difokuskan pada perancangan
aplikasi. Penjelasan dari pemodelan fungsional disusun
dalam masing-masing diagram.

1. Diagram Konteks
Admin
Aplikasi
Web e-commerce
Kerajinan mendong
Al-sinkta
Login, username, password,
Data ubah password , Data produk,
Data Menu Kategori produk,
Data News, Data download, Data ongkos kirim,
Data penjualan,
Informasi produk,
Informasi Menu Kategori produk,
Informasi News, Informasi download,
informasi ongkos kirim, informasi penjualan,
Informasi ubah password
Login, username,
password,
data transaksi pembelian, rating,
member
Informasi Home, informasi product
informasi Cara Order,
Informasi Download,
informasi About us,
Informasi contact us,
informasi rating,
Informasi testimonial pelanggan,
Informasi news,
Informasi transaksi pembelian
Informasi daftar member
pemilik
Login, username,
password,
data ubah password
Laporan,
Forecasting,
Informasi ubah password

Gambar .4. Diagram konteks Web E-Commerce AL-
SINKTA.


2. Data Flow Diagram (DFD)
DFD Level 1 Proses pengolahan data
Admin 1
Login
member
2
Pengolahan Data
Admin
3
Pengolahan Data
member
Rating
produk
download
news
Kategori
penjualan
Data
Member
Transaksi
pembelian
Produk
4
Pengolahan Data
Pembuatan
Laporan
Data Login
Data
Login
admin member
Data
Admin
Record
Data
Admin
Data
Admin
Record
Data
Admin
Record
Data Admin
Record
Data member
Data Kategori ,
Data produk,
Data news,
Data download,
Data ongkir
Data penjualan,
Data ubah Password
Data member
Data Order
Data Rating
Informasi Home, informasi product
informasi Cara Order,
Informasi Download,
informasi About us,
Informasi contact us,
informasi rating,
Informasi testimonial pelanggan,
Informasi news,
Informasi transaksi pembelian
Informasi daftar member
Record ongkos kirim
Data
Member
Record
Member
Data
Transaksi
pembelian
Record
Transaksi
pembelian
Data
Produk
Data
Rating
Data Rating Record Rating
Data Produk
Record Produk Data Transaksi
pembelian
Record Transaksi
pembelian
Data Member
Record Member
Record Kategori Produk
Data Kategori Produk
Record
download
Record
news
Data
produk
Record
produk
Data penjualan
Record penjualani
Record
Data Transaksi
pembelian
Record
Data Produk
Record
Data Rating
Record
Data Member
Informasi Kategori ,
Informasi produk,
Informasi news,
Informasi download,
Informasi ongkir
Informasi penjualan,
Informasi ubah Password
Record penjualan
Ongkos
kirim
Data ongkos kirim
Data forecasting
,
5
Pengolahan
Data Pemilik
pemilik
Data Login
Username
password
Forecasting
forecasting
Ubah
Password
Data ubah password
Record ubah password
Contact us
About us
download
Isi
testimonial
Home
Cara order
news
Record data
home
Record data
Cara order
Record data download
Record data
about us
Record data contact us
Record data testimonial
Record data news
Data testimonial
Laporan penjualan
Laporan member
Laporan produk

Gambar.5. DFD Level 1

3.5 Tahap Construction (Konstruksi)
Merupakan proses membuat kode. Coding atau
pengkodean merupakan penerjemah desain dalam bahasa
yang dikenal oleh komputer. Programmer akan
menerjemahkan transaksi yang diminta oleh user. Tahap
inilah yang merupakan tahapan secara nyata dalam
mengerjakan suatu software, artinya penggunaan
komputer akan dimaksimalkan dalam tahapan ini.
Setelah pengkodean selesai maka akan dilakukan testing
terhadap sistem yang telah dibuat tadi. Tujuan testing
adalah menemukan kesalahan-kesalahan terhadap sistem
tersebut untuk kemudian diperbaiki.



3.6 Tahap Deployment (Penyerahan)
Tahapan ini bisa dikatakan final dalam pembuatan
sebuah software atau system. Setelah melakukan analisis,
desain, dan pengkodean maka system yang sudah jadi
akan digunakan oleh user. Kemudian software yang
telah dibuat tadi harus dilakukan pemeliharaan secara
berkala.

IV. Hasil Dan Pembahasan
4.1 Implementasi Perangkat Lunak
4.1.1 Antarmuka menu utama member


Gambar.6. Tampilan menu utama member
Antarmuka menu utama ini digunakan member untuk
memilih menu yang diinginkan, mengetahui informasi-
informasi mengenai web ini, dan melakukan transaksi
pembelian barang.

4.1.2 Antarmuka menu utama admin


Gambar.7. Tampilan menu utama admin

Antarmuka admin ini digunakan untuk area kerja
pengolahan data input dan output oleh admin.

4.1.3 Antarmuka menu utama pemilik


Gambar.8. Tampilan menu utama pemilik

Antarmuka pemilik ini digunakan untuk area kerja
pengolahan data output oleh Pemilik.



6

4.3 Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi
4.3.1 Kelebihan
1. Aplikasi Web al-sinkta sudah menerapkan
teknologi sistem rekomendasi Collaborative
filtering yang berguna untuk membantu calon
konsumen dalam memutuskan barang yang
akan dibeli.
2. Aplikasi Web al-sinkta sudah menerapkan
teknologi forecasting dengan menggunakan
perhitungan regresi. Dalam menerapkan
teknologi forecasting ini membantu perusahaan
dalam mengambil suatu keputusan dalam
memprediksi/meramalkan jumlah barang yang
akan diproduksi selanjutnya, dan meminimalisir
dari kegagalan dalam menjalankan bisnis online
ini, serta meningkatkan riset pasar di masa yang
akan datang.
3. Pengguna dapat membuat laporan penjualan
melalui menu laporan.
4. Dapat share ke beberapa jejaring social seperti
facebook dan twitter

4.3.2 Kekurangan
1. Tidak dioptimalisasi untuk diakses secara
mobile
2. Sistem rekomendasi Collaborative filtering
yang digunakan masih sederhana,sehingga
perlu pengembangan yang lebih sistematis.
3. Belum adanya menu laporan forecasting berupa
format pdf, di aplikasi ini hanya dapat
menampilkan saja dan proses aplikasi
forecasting ini masih sederhana.

V. Simpulan dan Saran
5.1 Simpulan
1. Telah berhasil dirancang dan dibangun aplikasi
e-commerce untuk perusahaan Kerajinan
Mendong AL-SINKTA.
2. Aplikasi e-commerce ini dilengkapi dengan fitur
forecasting, untuk mempermudah perusahaan
dalam memproduksi kembali jumlah barang
yang akan diproduksi setiap bulannya. Dan
untuk meminimalisir kegagalan dalam
menjalankan bisnis online ini, serta
meningkatkan riset pasar di masa yang akan
datang.
3. Melalui aplikasi ini, perusahaan Kerajinan
Mendong AL-SINKTA dapat mengetahui
kecenderungan trend konsumen terhadap barang
yang paling banyak diminati konsumen, dengan
cara melihat hasil dari sistem rekomendasi
Collaborative filtering.
4. Aplikasi ini telah diuji menggunakan metode
black box, hasilnya adalah tidak ditemukan
kesalahan input dan output pada aplikasi e-
commerce ini.

5.2 Saran
1. Perlu adanya evaluasi kedepan untuk
memperbaiki sistem rekomendasi Collaborative
filtering yang lebih spesifik dan akurat terhadap
produk-produk yang ditawarkan terhadap
pelanggan. Sehingga pelanggan semakin
dimudahkan dalam membuat suatu keputusan
terhadap produk yang akan dibelinya.
2. Aplikasi ini diharapkan dapat diakses secara
Mobile, agar penggunaannya lebih dimudahkan
dalam membuka web AL-SINKTA dimanapun
berada.
3. Perlu adanya menu cetak data forecasting agar
mempermudah perusahaan dalam mengecek
data.
4. Disarankan menu cetak laporan member dan
laporan produk berdasarkan bulan.


DAFTAR PUSTAKA

Almilia, Luciana Spica. 2007. Penerapan E-Commerce
sebagai Upaya Meningkatkan Persaingan
Bisnis Perusahaan. Seminar Nasional Teknologi
Informasi Universitas Sahid (Usahid). Jakarta.
Assauri, S. 1984. Teknik dan Metode Peramalan
Penerapannya dalam Ekonomi dan Dunia Usaha.
UI Press. Jakarta.
Henke, E. dan Reitch, G., 1995. Bussiness Forecasting.
Sixth Edition, prentice Hall, New jersey.
Kalakota, Ravi & Whinston, Andrew B. 1997.
Electronic Commerce: A Manager's Guide.
Addison-Wesley.
Khotler, P. 1994. Marketing Management : Analysis
Planning Implementations and Control. Eight
Edition. Prentice Hall.Inc.New Jersey.
Kristanto, Harianto. 2000. Konsep dan Perancangan
Database. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Laudon & Laudon . 1998. Definisi E-Commerce.
Yogyakarta: Andi Publisher.
McGinty,L,Smyth,B.Adaptive.2006. selection : analysis
of critiquing and preference based feed back in
conversation on recommender systems.Int J
Electron Commerce 11 : 35-57.
Presman, Roger S. 2010. Software Engineering A
Partitioners Approach (Seven Edition). New
York : McGraw-Hill Book Companies Avenue
Of the American.
Sulistyabudi.1986. Perencanaan dan Ramalan
Perusahaan dengan Mikrokomputer. Jakarta:
Penerbit PT Multi Media Gramedia Grup.
Suliyanto.2006. Metode Riset Bisnis. Yogyakarta:
Penerbit C.V ANDI OFFSET.
Universitas Ahmad Dahlan. 2011. Item Collaborative
Filtering untuk Rekomendasi Pembelian Buku
secara Online. (online). Tersedia :
http://is.uad.ac.id/jusi/files/07-JUSI-Vol-1-No-1-
_Item-Collaborative-Filtering-untuk-
Rekomendasi-Pembelian-Buku-secara-
Online.pdf, (16 juni 2013).
Universitas Bina Nusantara (Binus). 2008. Contoh
Perhitungan Peramalan. (online).Tersedia:
http://thesis.binus.ac.id/Asli/Lampiran/2008-1-
00252-MNSI%20Lampiran%20A.pdf, (27 juli
2013) .