Anda di halaman 1dari 16

Dari Redaksi

Halo TIgers!
Buletin Investiga kembali hadir utuk edisi Mei-Juni. Edisi kali
ini memiliki rubrik-rubrik yang hampir sama dengan edisi
sebelumnya, tetapi tetap berbeda dan akan lebih seru dari edisi
sebelumnya!
Tunggu terus buletin Investiga edisi selanjutnya dan selamat
menempuh UAS yang akan datang sebentar lagi! #pasTIbisa
SC
Nana
A
l
i
c
i
a
F
e
l
i
s
a
M
i
s
c
h
a
Tayara Annis Lona Yulia
Teknik Industri di Abad ke-21
Memasuki abad ke-21, banyak perguruan tinggi
dengan program studi Teknik Industri mengalami
dilema. Teknik Industri tengah mengalami degra-
dasi dalam jumlah peminatnya. Teknik Industri
kalah pamor di ranah ilmunya sendiri, tersaingi
oleh disiplin ilmu gabungan dari Ilmu Komputer
dan Manajemen. Lantas, dilema itu memunculkan
pertanyaan: Perlukah disiplin ilmu Teknik Industri
melakukan perubahan dan restrukturisasi kuriku-
lum?
Teknik Industri mulai populer di dunia di awal abad
ke-20. Frederick Taylor menjadi tokoh pemrakar-
sa yang membawa konsep manajemen ilmiah ke
pabrik guna mengurangi waste dalam suatu proses
produksi dan meningkatkan produktivitas. Inovasi
dalam produksi manufaktur, pengendalian produksi
dan manajemen, dan ergonomi menjadikan Teknik
Industri sebagai disiplin ilmu terdepan dalam hal
produksi massal, kualitas, serta produktivitas kala
itu. Disiplin ilmu ini mulai berkembang dengan
pesat memasuki masa Perang Dunia II. Perlunya
efektivitas dalam memanfaatkan sumber daya men-
dorong lahirnya istilah Operational Research (OR).
Beberapa dekade berikutnya, praktisi OR mulai
menjamur di AS dan Eropa. OR banyak digunakan
untuk menyelesaikan permasalahan di sektor indus-
tri manufaktur, mulai dari masalah produksi hingga
manajemen alokasi sumber daya. Tak hanya itu, OR
pun banyak diterapkan di sektor jasa dan institusi
pemerintahan.
Namun demikian, kejayaan Teknik Industri mulai
runtuh sejak tahun 1990-an. Dengan berkembangn-
ya teknologi informasi, peran seorang insinyur
Teknik Industri tidak lagi menjadi sentral dikare-
nakan fokus dalam produktivitas, kualitas, dan
alokasi sumber daya kini dapat dikuasasi oleh siapa
saja, tidak hanya terbatas pada seseorang dengan
latar belakang Teknik Industri. Dalam beberapa
dekade terakhir, kompetensi seorang sarjana Teknik
Industri cenderung tertinggal oleh sarjana Manaje-
men di ranah lantai produksi dan oleh sarjana Ilmu
Komputer di ranah optimalisasi serta ergonomi.
Teknik Industri tidak lagi menjadi pemain utama di
ranah yang menjadi keunggulannya sendiri.
Abad Baru
Ekonomi berbasis industri era Taylor telah berla-
lu, dan kini ekonomi dunia mengalami pergeseran
di mana sektor jasa menjadi sektor dominan yang
menyokong perekonomian. Sektor jasa mengganti-
kan kejayaan sektor manufaktur, berfokus pada jasa
keuangan, kesehatan, pendidikan, dan informasi,
tercakup di dalamnya ialah teknologi informasi. Hal
inilah yang mendorong perlunya disiplin ilmu
Oleh IPTEK IMTI FTUI 2014
Abad ke-21 menuntut insinyur Teknik Industri
untuk terus berinovasi dengan platform teknologi
informasi guna menyelesaikan berbagai permasa-
la-han proses manufaktur, optimalisasi, interaksi
manusia-mesin, dan lain sebagainya. Setidaknya,
kemampuan analitis seorang insinyur Teknik Indus-
tri dalam OR dan rekayasa sistem memang masih
dibutuhkan dalam menjalankan manajemen rantai
pasok (supply chain) yang baik. Namun, insinyur
Teknik Industri dalam dekade yang akan datang
harus mampu memainkan peran yang signifkan da-
lam mendesain, mengimplementasi, dan mengatur
supply chain yang efektif dengan berbasis teknologi
informasi.
Tuntutan di era yang berkembang dengan cepat ini
juga memposisikan seorang insiyur Teknik indus-
tri untuk dapat menyeimbangkan elemen-elemen
yang bersinggungan dalam sistem. Sebuah teknologi
yang dirancang harus mampu memenuhi kebutuhan
sekaligus sustainable dan ramah lingkungan. Sistem
informasi dituntut untuk mudah diakses namun
tidak melanggar privasi pelanggan. Sistem keaman-
an bandara dituntut untuk melakukan screening
kepada calon penumpang secara cepat namun tidak
boleh menampakkan hasil yang bias. Sistem-sistem
yang dipengaruhi oleh kebutuhan sosial ini menjadi
tantangan bagi seorang insinyur Teknik Industri.
Keahlian yang Lebih Luas
Teknik Industri di masa depan bukanlah disiplin
ilmu yang bisa bertahan bila masih mempertah-
ankan kompetensi lamanya saja. Teknik Industri di
masa depan adalah disiplin ilmu yang membutuh-
kan kemampuan interdisiplin, di antaranya kemam-
puan untuk mengkolaborasikan sistem enterprise re
Adaptasi Teknik Industri Universitas
Indonesia
Kembali kepada paradigma perlunya Teknik Indus-
tri untuk menjadi Teknik Industri dan Jasa, Depar-
temen Teknik Industri Universitas Indonesia sendiri
kini mulai memfokuskan diri pada Service Systems
Engineering sebagai bentuk adaptasi dari kebutu-
han di abad ke-21 ini. Salah satu dasarnya adalah
kini pasar tidak hanya melihat bagaimana kualitas
suatu produk, tetapi juga bagaimana pelayanan yang
diberikan dapat mempengaruhi kepuasan pelang-
gan. Produk dan jasa (services) menjadi satu bundle
yang tidak dapat dipisahkan, menghasilkan barang
yang berorientasi pada jasa (service oriented goods).
Teknik Industri yang berfokus pada Service System
Engineering menggunakan pendekatan berba-
sis customer-centric, yang berarti kebutuhan dan
kepuasan pelanggan menjadi dasar dari siklus sistem
yang diciptakan.
Sudah cukupkah perubahan yang dilakukan? Jawa-
bannya bergantung pada bagaimana zaman akan
berubah lagi. Berbagai tantangan di masa depan
dapat mengancam peranan Teknik Industri yang
masih cukup sentral saat ini. Seperti halnya isti-
lah continous improvement, disiplin ilmu Teknik
Industri sendiri harus mampu untuk terus mening-
katkan standar kompetensi sesuai dengan kebutuhan
zaman. Teknik Industri harus mampu untuk be-
radaptasi dengan perkembangan zaman.
(Referensi: The 21st Century IE oleh Parasuram Bala-
subramanian)
-source planning dengan teknologi informasi.
Teknik Industri di masa depan juga selayaknya men-
gajarkan bagaimana berkolaborasi dengan pakar
dari berbagai bidang untuk memberikan pelayanan
terbaik di bidang jasa. Kemampuan analisis dapat
dikombinasikan dengan tools manajemen data dari
disiplin Ilmu Komputer menghasilkan konsep yang
penting akan preferensi, sikap, dan perilaku ma-
nusia. Tidak dapat dipungkiri, kurikulum Teknik
Industri di masa sekarang dan yang akan datang
perlu direstrukturisasi untuk dapat mengakomodasi
kebutuhan sekarang dan masa depan.
Teknik Industri untuk memperluas cakupannya,
menjadikan disiplin ilmu ini layak untuk menyan-
dang nama baru yaitu Teknik Industri dan Jasa
(Industrial and Services Engineering/ISE). Dalam
perspektif sistem, artinya Teknik Industri dan Jasa
merupakan disiplin ilmu yang dapat menyelesaikan
berbagai permasalahan baik di industri manufaktur
maupun jasa.
Pagi TI! Rubrik Profl Dosen Buletin Investiga edisi kali ini akan membahas tentang
profl salah satu dosen TI yang oke punya. Yap! Beliau adalah Pak Amar.
Ir. Amar Rachman MEIM
Ir. Amar Rachman, MEIM atau lebih akrab disapa
Pak Amar adalah salah satu dosen Teknik Industri
UI yang mengajar mata kuliah Program Linier,
Pengantar Mekanika dan Elektronika Pabrik (Me-
katron), dan Penelitian Operasi.
Setelah menyelesaikan studi S1 di UI pada tahun
1979, Pak Amar bekerja di perusahaan swasta
bidang Industrial Trading. Dan awal karirnya se-
bagai dosen dimulai ketika saat itu Kepala Depar-
temen Teknik Mesin (saat prodi Teknik Industri
masih berada di bawah naungan Departemen
Teknik Mesin) menawari beliau untuk mengajar
sebagai dosen, tawaran itu diterima dan saat itu
beliau merangkap pekerjaannya sebagai pegawai
swasta dan dosen.
Pak Amar kemudian menerima tawaran untuk
melanjutkan studi di Belanda dengan konsekuensi
beliau harus melepaskan pekerjaannya di peru-
sahan swasta tersebut. Studi yang beliau jalani di
Belanda adalah tentang Perkapalan.
Setelah studinya di bidang Perkapalan selesai, Pak
Amar kembali melanjutkan studinya tetapi kali ini
di KU Leuven di Belgia dengan mengambil pro-
gram studi Teknik Industri.
Suka duka Pak Amar menjadi dosen di TI UI ada-
lah, menurutnya, beliau selalu bertemu mahasiswa
mahasiswi setiap harinya dimana hal tersebut
membuat beliau merasa selalu muda. Pandangan
beliau tentang mahasiswa mahasiswi TI UI adalah
pada dasarnya memang mahasiswa mahasiswi TI
UI mempunyai intelegensi diatas rata-rata namun
ada saja satu dua orang yang masih suka malas
tetapi beliau percaya bahwa seluruh mahasiswa dan
mahasiswi TI UI akan menjadi orang sukses.
Pak Amar menyukai travelling, dimana travelling
tersebut aktif beliau lakukan saat masih menjadi
pegawai swasta. Ketika ditanya tentang makanan
favoritnya, Pak Amar menjawab, Tak ada yang
spesifk, bagi saya jenis makanan di dunia ada dua,
yaitu enak dan enak sekali. Jadi tidak ada yang spe-
sifk hahahaha.
Profil Dosen
Siapa sih warga TIUI yang ti-
dak mengenal pria dengan
panggilan Babe ini? Bapak baik
hati pemilik nama asli Mursyid
ini adalah seorang ofce boy
sekaligus penjaga departemen
Teknik Industri.
Babe sudah mendedikasikan hidupnya di
Teknik Industri selama 13 tahun. Bahkan jauh
sebelum itu beliau sudah bekerja di Universitas
Indonesia, loh! Kurang lebih sudah 22 tahun.
Bapak yang telah memiliki tiga orang anak dan
satu orang cucu ini awalnya bekerja sebagai tu-
kang kebun di UI sampai akhirnya dipindahkan
ke departemen pada tahun 1999.
Babe senang sekali berada di lingkungan Teknik
Industri, kata beliau anak-anak TI baik dan
rame meskipun terkadang kalau meminjam alat
suka tidak dikembalikan, jadinya babe suka re-
pot sendiri. Babe paling seneng kalau anak-anak
ti lagi bikin acara, beliau bahkan menyarankan
untuk lebih sering lagi ngadain acara seru-seru-
an.
Denger-denger, Babe ini punya cerita lucu.
Walaupun beliau sebenarnya lahir pada 19 Mei,
namun di SIM tertera bahwa babe lahir pada
13 Januari. Babe sampai bingung sendiri kena-
pa bisa seperti itu. Selain cerita lucu, babe juga
punya cerita horor nih. Beliau berkata bahwa di
lantai 4 dan 5 departemen ada sesosok bayangan
hitam dan merah mengerikan yang suka mun-
cul tiba-tiba di sore atau malam hari! Hiiii...
Profil Karyawan
Babe
Bagaimana Inovasi dapat Mengubah
Kemajuan Suatu Bangsa
Tidakdapatdipungkiri,Chinayangdulu
terkenaldenganproduk-produkmurah
berkualitasrendahkinimulaimampu
menguasaipasarglobaldenganpro-
duk-produknyayangberteknologitinggi
dandapatdisejajarkandenganproduk
negaramaju.Chinaberkembangdari
negarapengikutmenjadinegarapemi-
mpinkhususnyadisektorteknologi
komunikasidanonlineservices.Sebagai
contoh,Lenovoyangbeberapatahun
lalumasihtertinggalkinimampuber-
saingdipasarsmatrphonedenganan-
gkapenjualanyangberhasilmencapai
peringkatketigatertinggisetelahSam-
sungdanApple.Menakjubkanbukan?
Bagaimanahalitubisaterjadi?
Oleh Rizacky Hendratama
KebangkitanteknologiChinadilatarbe-
lakangiolehburuhmurahdaninovasi
tinggiyangdilakukanolehpelakubisnis
manufakturdiChina.Tercatat,tahun
2012Chinamenghabiskanlebihdari
200milyarDollaruntukpenelitiandan
pengembangan(R&D).Bahkan,ditahun
2014angkainidiprediksinaikhingga
sekitar284milyarDollar.Denganting-
katpertumbuhanini,diperkirakanpada
tahun2018Chinaakandapatmelam-
pauinegara-negaraEropadalamjumlah
pengeluaranuntukR&Ddanmelampaui
AmerikaSerikatditahun2020.
Grafk Perbandingan Pengeluaran Dana R&D di Beberapa
Negara Maju
-giyangdapatmenyaingiproduknegara-nega-
rakompetitorsepertiAmerikaSerikat.Mengutip
kata-katadariBarrackObamanegarayang
melakukansegalanyauntukinovasihariiniakan
menguasaiekonomiglobaldiesokhari.China
benar-benarmembuktikankata-kataini.Berbagai
inovasikhususnyadisektormanufakturtelah
mengantarkanChinamenjadinegaradengan
TujuandariR&DyangdilakukanChina
sendiritentusajauntukmenghasilkan
inovasi-inovasiprodukberteknologiting
ekonomiterkuatnomor2duniasaatini
(setelahAS)dengantingkatpertumbuhan
ekonomidiakhirtahun2013mencapai7,7%.
Lantas,bagaimanadenganIndonesia?
Tabel Peringkat Global Innovation Index 2013
Indonesiaberadadiperingkat85dunia
dalamkemampuaninovasidari142nega-
raberdasarkandatadariGlobalInnovation
Index(GII)padatahun2013,jauhterting-
galdarinegara-negaratetanggaseperti
SingapuradanMalaysia.GIImenyoroti
bagaimanaseringkaliinovasitidaktepat
sasarandancenderungberusahakeras
menirukesuksesansebelumnya,misalnya
menirukeberhasilaninovasiSiliconValleydi
California.Padahal,inovasiyangtepatada-
lahinovasiyangberorientasipadakearifan
lokaldansesuaidengankebutuhan-kebutu-
hanlokaldisetiapnegara.
Memang,Indonesiamenjadinegaraden-
ganperekonomianterkuatnomor16dunia
menurutBankDunia,tetapihalitutidakpa
tutdibanggakankarenabesarnyaperekono-
mianIndonesiadisokongolehjumlahpen-
dudukyangtinggidengantingkatkonsumsi
yangtinggipula.
PerkembanganekonomiIndonesiamasih
sangatpadatkaryadengantingkatketer-
gantunganteknologiyangtinggiterhadap
bangsaasing.Miskonsepsiiniperludibenahi
karenaIndonesiahanyaakanselalumenjadi
mangsabaginegara-negarayangmajuda-
laminovasibilatidaksegeramandiridalam
inovasi.
Inovasitidakselalumenciptakansesuatu
yangbenar-benarbaru,terkadanghanya
mengembangkansesuatuyangsudahada
menjadilebihbaiklagidanberdayaguna
lebihtinggi.Sesuaidengankompetensiuta-
makitasebagaiIndustrialEngineers,banyak
halyangbisakitalakukanuntukmembantu
bangsainidalamberinovasi.BecauseIn-
dustrialEngineersmakethingsbetter.
Review Event
Acara Markplus Goes To Campus (MGTC) dari Kemahasiswaan IMTI 2014 hadir
lagi! kali ini adalah sesi kedua yang berlangsung pada 30 April lalu. tema yang
dibawa pada sesi kedua kali ini merupakan lanjutan dari MGTC sesi sebelumn-
ya, yaitu communicate effectively "how to build connection with people" part
2. Acara yang dipandu oleh Hutama'13 ini dilaksanakan di ruangan multime-
dia lantai 4 DTI.
Seminar diisi oleh pembicara dari Markplus, Inc. yaitu Pradebto Cahyo. Sesi
seminar kali ini tidak hanya diisi dengan pembicaraan mengenai materi loh!
Pembicara mengajak juga penonton untuk bermain games yang bertujuan
untuk mengetahui apakah penonton memahami materi yang telah disam-
paikan oleh pembicara. Acara berakhir pada 21:00 dan diakhiri dengan pem-
berian sertifikat oleh ketua imti kepada pembicara. Secara keseluruhan acara
berlangsung ramai dan lancar. Tertarik? yuk kita tunggu MGTC selanjutnya! :)
M
a
r
k
p
l
u
s

G
o
e
s

t
o

C
a
m
p
u
s

2
IM
T
Is D
ay O
ut!
Ini nih acara seneng-seneng dari Kemahasiswaan IMTI 2014 yang nggak cuma
ningkatin keakraban tapi juga bikin sehat!:)
Review Event
P
a
g
i

T
I
!
Assalamualaikum Wr. Wb.
KASTURI (Kajian Islam Teknik Industri) adalah kajian Islam yang tiap tahunnya di-
adakan IKHTIAR (Ikatan Keluarga Harmonis Teknik Industri dalam Rohis). Selama
kepengurusan tahun ini, KASTURI akan diadakan sebanyak 2 kali.
Alhamdulillah, KASTURI yang pertama telah diadakan pada hari Selasa (22/04/14) di
EC.301 dengan pembicara Ust. Reza Milady yang membawakan kajian dengan tema,
Antara Jatuh Hati dan Meraih Prestasi . Untuk Kasturi selanjutnya, insya Allah akan
diadakan pada bulan Oktober 2014 dengan tema dan pembicara yang lebih #SERU
lagi:) Jangan lupa pada ikutan yaa kakak-kakak dan teman teman! :)
Wassalamualaikum Wr. Wb.
K
a
s
t
u
r
i
Acara seru-seruan mahasiswa bareng dosen dan karyawan dari SIWA IMTI! :)
Komik TI
Tanggal 22 & 23 Maret tahun ini, Teknik Industri mengadakan Malam Keakraban
yang berlokasi di Villa Galic, Bogor, Jawa Barat. Tema yang diambil untuk Makrab
2014 kali ini adalah Hippie, dengan tagline "Don't worry be hippie!".
Makrab dimulai pada pukul 8 malam. Teknik Industri dari berbagai angkatan
makan malam bersama. Pada pukul 9.30 malam, setelah makan malam selesai,
semua diarahkan menuju tempat berlangsungnya acara utama, yaitu lapangan
tennis. Di situ, terlihat banyak lampu-lampu dan dekorasi hippie yang menghias
sekelilingnya, juga alat barbecue yang sudah siap dengan tusukan-tusukan sosis
diatasnya, ada juga photobooth, stand makanan dan minuman ringan, dan tidak
lupa, panggung yang ada didalam lapangan tennis. Acara pun dimulai.
Ada 2 jenis games yang dimainkan saat makrab, games pertama adalah build
a thing, dimana pemain harus membentuk team yang terdiri dari 2, 3, 4, bahkan
15 orang, sesuai dengan permintaan pembawa acara. Games yang melibatkan
semua angkatan ini berlangsung dengan seru. Banyak hal yang menyebabkan
tawa para pemain. Games yang kedua berjudul Cinderella, yang mengharuskan
sebagian pemain melepaskan 1 alas kaki yang mereka gunakan, lalu pemain lain
mengambil alas kaki tersebut tanpa tahu terlebih dahulu siapa pemiliknya. Di situlah
dimana mereka harus mencari dan berinteraksi satu sama lain.
Tidak hanya games saja yang menjadi bagian dari acara, ada juga persembah-
an angkatan yang tidak kalah seru. Setiap angkatan menampilkan persembahan
angkatan mereka. Ada yang bernyanyi, menari, bahkan menyampaikan curahan
hati. Banyak sekali tawa terdengar saat setiap angkatan melakukan performance
nya di depan. Selama acara berlangsung, banyak juga orang yang sudah berkum-
pul di luar lapangan dan meramaikan tempat barbecue, juga makanan kecil, ada
juga beberapa yang berfoto-foto di photobooth.
Acara berlanjut sampai larut malam. Ada yang tidur, ada yang masih tidak be-
ranjak dan mengobrol sambil menikmati barbecue, kopi, dan pop mie hingga pagi
hari. Peserta acara pulang pada pagi hari Minggu. Dengan kekosongan villa, bera-
khirlah acara Makrab.
Review Event
Makrab TI UI 2014!