Anda di halaman 1dari 14

PENENTUAN BIAYA PER UNIT

Product Costing adalah suatu proses penghimpunan atau akumulasi biaya-


biaya yang terjadi di dalam suatu proses produksi dan memasukkannya ke dalam nilai
produk akhir perusahaan. Kegunaan product cost:
- Pada Financial Accounting
yaitu untuk menilai persediaan dan harga pokok penjualan
- Pada Managerial Accounting
yaitu sebagai informasi bagi manajer dalam membuat suatu perencanaan,
pengaasan, dan pengambilan keputusan
- Pada !ost Management :
yaitu menyediakan data mengenai biaya-biaya untuk berbagai tujuan
manajemen biaya
- Pada "eporting to #nterested $rgani%ations
yaitu menyediakan data mengenai biaya-biaya bagi pihak luar perusahaan.
&ype of Product Costing:
- 'ob order !osting ()iaya Pesanan*.
+igunakan oleh perusahaan yang memproduksi suatu produk yang tidak
sama dalam jumlah yang relatif sedikit. !ontoh : furniture, percetakan, dll.
- Process !osting ()iaya Proses*.
+igunakan oleh perusahaan yang memproduksi suatu produk yang sama
dalam jumlah besar. !ontoh : perusahaan makanan, semen, dll.
,#,&#M )#A-A P .,A/A/
,istem job order dirancang untuk mengaasi biaya perusahaan dalam menghasilkan
atau mengerjakan masing-masing pekerjaan atau pesanan. Misalnya, sebuah cetakan
berdasarkan pesanan mungkin akan menggunakan sistem akuntansi biaya berdasarkan
pesanan pekerjaan. ,ebuah cetakan berdasarkan pesanan mungkin akan menggunakan
sistem akuntansi biaya berdasarkan pesanan pekerjaan. ,ebuah perusahaan yang
membuat perahu pesiar berdasarkan pesanan juga akan menggunakan sistem
akuntansi biaya berdasarkan pesanan pekerjaan. +alam sistem seperti itu catatan
biaya tertentu dibuat untuk masing-masing pekerjaan. !atatan tersebut dengan
demikian mengumpulkan informasi mengenai biaya bahan baku, tenaga kerja
langsung, dan o0erhead pabrik untuk setiap pekerjaan. 1arga jual pesanan dapat
dibandingkan dengan total biaya pesanan tersebut2 dan ketiga unsur biaya pesanan
tersebut (bahan baku, tenaga kerja langsung, dan o0erhead pabrik* dapat dianalisa
untuk keperluan pengaasan dan dapat dipergunakan sebagai dasar untuk
menentukan harga pekerjaan yang sama dimasa datang.
,istem akuntansi biaya berdasarkan proses dirancang untuk mengaasi biaya bagi
perusahaan yang menghasilkan barang secara massal. Misalnya, industri pengolahan
makanan dapat menghasilkan ribuah kaleng makanan dalam sehari. &ekanan
pengaasan dalam pabrik ini bukanlah pada unit atau pekerjaan satu per satu (kaleng
makanan* tapi tekanan diarahkan pada pengaasan proses operasi dalam pabrik.
,ebuah pabrik yang menghasilkan komponen mobil secara massal, sebagai contoh,
dapat dibagi menjadi empat departemen: departemen pemotongan, departemen
trimming, departemen perakitan, dan departemen pengecatan. +alam suatu sistem
akuntansi biaya berdasarkan proses, catatan biaya dibuat menurut departemen (dan
bukannya menurut masing-masing pesanan*. Ketiga unsur biaya (bahan baku, tenaga
kerja langsung, dan biaya o0erhead pabrik* dapat dianalisa dan dikendalikan untuk
setiap departemen.
Perbedaan secara umum, karakteristik Penentuan harga pokok pesanan dan proses,
masing-masing metode tersebut dapat ditunjukkan sebagai berikut:
)iaya Pesanan ('ob $rder
!osting*
)iaya Proses (Process
!osting*
1arga Pokok )iaya dikumpulkan untuk
setiap pesanan atau
kontrak atau jasa secara
terpisah dan setiap pesanan
atau kontrak atau jasa
dapat dipisahkan
identitasnya
)iaya dikumpulkan untuk
setiap atau satuan aktu
tertentu
+asar Kegiatan Pesanan Pelanggan )udged produksi atau
skedul produksi
&ujuan Produksi Melayani pesanan Persediaan yang akan
dijual
,ifat Produksi #ntermiten Kontinyu
)entuk Produksi &ergantuk spesifikasi
pemesan dan dapat
dipisahkan identitasnya
1omogen3 standard
)iaya produksi
dikumpulkan
,etiap pesanan (,esuai
dengan biaya yang
dinikmati*
,etiap satuan aktu
Kapan biaya produksi
dihitung
Pada saat pesanan selesai Pada akhir periode atau
satuan aktu
1arga Pokok dihitung
dengan
1arga pokok pesanan
tertentu dibagi jumlah
produk pesanan
1arga pokok pada
persentase tertentu dibagi
jumlah produk pada
periode yang bersangkutan
!ontoh Percetakan, kontraktor
mebel, kantor akuntan
Kertas, tekstil, botol,
semen, air minum,
petrokimia
Menghitung Biaya per Unit dengan Menggunakan Perhitungan Biaya Pesanan
Penghitungan biaya per unit dari suatu pekerjaan adalah total biaya bahan baku yang
digunakan dalam pekerjaan, tenaga kerja langsung yang digunakan, dan o0erhead
yang dibebankan dengan menggunakan satu atau lebih penggerak akti0itas.
!ontoh:
,tan 'ohnson membentuk suatu perusahaan baru, dengan spesialisasi produsi barang-
barang kulit berdasarkan pesanan. ,tan yakin terdapat pasar untuk dompet kulit, tas
kulit, dan ransel kulit yang unik. ,etelah satu bulan berjalan, dia mendapatkan dua
pesanan2 pesanan pertama adalah 45 ransel kulit dan kedua 65 tas kulit . ,tan setuju
memenuhi pesanan tersebut dengan perhitungan harga berdasarkan biaya
ditambahkan margin laba sebesar 758. +iketahui sebagai berikut:
- )iaya bahan baku adalah 96555,
- &enaga kerja langsung 965:5 (9; per jam, selama 645 jam*
- &arif $0erhead dianggarkan: 94<5 (94 = 645 jam*
94 per jam tenaga kerja langsung
Maka perhitungannya adalah sebagai berikut:
- )ahan baku >angsung 96555,
- &enaga kerja langsung 965:5 (9; per jam, selama 645 jam*
- $0erhead 9 4<5 (94 = 645 jam*
&otal 94?45
+ibagi 'umlah @nit : 45
9 66A
,edangkan margin yang diinginkan adalah sebesar 758, sehingga setiap 6 unit ransel
kulit seharga 96B<
Menelusuri Biaya Pesanan melalui Dokumen-dokumen um!er
>embar )iaya Pesanan
>embar biaya disiapkan ketuka pekerjaan dimulai. >embar biaya pesanan
dipersiapkan untuk tiap pesanan2 dan merupakan bagian dari akun proses kerja yang
sedang berjalan serta merupakan dokumen utama untuk menghitung semua biaya-
biaya yang terkait dengan pesanan tertentu
'$1/ >.A&1."C$$+,
>.M)A" )#A-A P.,A/A/
/ama Pekerjaan : "ansel
&anggal +imulai : ? 'anuari 4566
&anggal ,elesai : 4; 'anuari 4566
- )ahan baku >angsung 96555,
- &enaga kerja langsung 965:5 (9; per jam, selama 645 jam*
- $0erhead 9 4<5 (94 = 645 jam*
&otal 94?45
+ibagi 'umlah @nit : 45
9 66A
Permintaan )ahan )aku
P."M#/&AA/ )A1A/ )AK@
/omor 64
&anggal 66 januari 4566
+epartemen Perakitan
Pekerjaan &as kulit
+eskripsi 'umlah )iaya3@nit )iaya &otal
Cesper 65 9? 9?5
&anda tangan pengesahan
Kartu 'am Kerja
Kartu 'am Kerja
/omor :
/omor Pegaai : <
/ama : Didson
&anggal : 64 'anuari 4566
Daktu
Mulai
Daktu
)erhenti
&otal Daktu &arif3'am 'umlah 'enis
pekerjaan
::55 65:55 4 9; 96: "ansel
65:55 66:55 6 ; ; &as Kulit
+isetujui oleh :
(,uper0isi +epartemen*
Arus Biaya pada Akun
Pada pembahasan arus biaya, maka hal terpenting adalah bagaimana cara
memperlakukan biaya dari titik tempat biaya tersebut timbul, hingga ke titik tempat
mereka diakui sebagai beban, pada laporan laba rugi. Kepentingan utama dalam
sistem perhitungan biaya pesanan ini adalah arus biaya produksi.
Ayat jurnal harian dan pencatatan yang ada dalam suatu sistem akuntansi biaya
berdasarkan pesanan atau job order meliputi Akuntansi untuk bahan baku, akuntansi
untuk biaya tenaga kerja langsung, akuntansi untuk o0erhead, akuntansi untuk biaya
o0erhead actual, akuntansi untuk barang jadi, akuntansi untuk 1arga Pokok
Penjualan, dan Akuntansi untuk biaya /on produksi. ,eluruhnya akan dibahas sebagai
berikut:
Akuntansi untuk !ahan !aku.
Pada contoh perusahaan yang dimiliki ,tan 'ohnson, yaitu perusahaan 'ohnson
>eathergood adalah perusahaan yang baru memulai bisnisnya. ,ehingga tidak
terdapat persediaan aal. @ntuk memproduksi ransel dan tas dalam bulan 'anuari, dan
untuk memiliki persediaan bahan baku pada aal bulan Februari, ,tan membeli
secara kredit bahan baku sebesar 94755 (kulit, anyaman untuk tali ransel, benang
kuat, gesper, dan sebagainya*. ,ecara fisik, bahan baku tersebut dipindahkan ke
tempat penyimpanan bahan. +alam catatan akuntansi, akun utang bahan baku dan
usaha masing-masing meningkat senilai 94755. )ahan baku merupakan akun
persediaan yang muncul dalam laporan laba rugi dibaah Akti0a >ancar. Akun
persediaan berfungsi untuk akun pengendali untuk semua bahan baku. 'adi pembelian
apapun akan meningkatkan akun bahan baku.
Ketika super0isor produksi memerlukan bahan untuk sebuah pekerjaan, bahan
dikeluarkan dari gudang. )iaya bahan tersebut dipindahkan dari akun bahan dan
ditambahkan ke akun )arang +alam Proses. +alam lingkungan produksi berdasarkan
pesanan, bahan yang dipindahkan dari gudang menjadi barang dalam proses harus
diberi tanda sesuai dengan nama pekerjaan. Misalkan baha ,tan membutuhkan
96555 untuk bahan ransel, dan 9755 untuk tas. Kemudian lembar biaya pesanan untuk
ransel akan menunkukkan 96555 untuk bahan baku langsung, sedangkan lembar biaya
pesanan tas akan menunjukkan 9755 untuk bahan baku langsung.
Akun Bahan Baku
,aldo Aal 5
Pembelian 4.755
)ahan )aku >angsung yang digunakan 6.755
,aldo Akhir 6.555
Ayat Jurnal untuk transaksi tersebut adalah:
)ahan )aku 4.755
@tang @saha 4.755
)arang +alam Proses 6.755
)ahan )aku 6.755
Akuntansi Untuk Biaya Tenaga "er#a $angsung
Kedua pekerjaan tersebut berlangsung selama bulan 'anuari, ,tan harus menentukan
jumlah total jam kerja tenaga kerja langsung dan aktu kerja masing-masing
pekerjaan.
- "ansel membutuhkan 645 jam tenaga kerja langsung dengan tarif upah rata-
rata 9; per jam, sehingga biaya total tenaga kerja langsung 96.5:5
- &as membutuhkan 75 jam tenaga kerja langsung dengan tarif upah rata-rata 9;
per jam, sehingga biaya total tenaga kerja langsung 9<75
)iaya tenaga kerja hanya mencerminkan biaya tenaga kerja langsung, sefangkan
tenaga kerja tidak langsung dibebankan sebagai bagian dari o0erhead. Akuntansi
untuk biaya tenaga kerja langsung merupakan sebuah proses yang rumit, karena
perusahaan harus tetap menelusuri peraatan kesehatan, pajak kepegaaian, aktu
libur, dan lainnya. &etapi pembahasan lebih mengkonsentrasikan baha tenaga kerja
langsung menambah biaya produk atau jasa dan bukan pada rincian berbagai akun yag
berhubungan dengan tenaga kerja.
Upah Yang Di!ayarkan
'am &enaga Kerja >angsung 6B5
= tarif upah =;
&otal tenaga kerja langsung 6.7?5
Ayat Jurnal untuk transaksi tersebut adalah:
)arang +alam Proses 6.7?5
@tang Caji 6.7?5
Akuntansi untuk %&erhead
Penggunaan perhitungan biaya normal memiliki arti baha biaya-biaya o0erhead
aktual tidak pernah dibebankan langsung ke pekerjaan. $0erhead dibebankan pada
masing-masing pekerjaaan dengan menggunakan tarif yang telah diangggarkan. Pada
kasus yang lebih umum, pembebanan o0erhead dilakukan dengan menggunakan
perhitungan biaya berdasarkan akti0itas. Kasus khususu dari A)! adalah penggunaan
tarif tunggal, yakni tarif o0erhead pabrik secara keseluruhan. Akhrinya, biaya
o0erhead aktual yang terjadi juga harus diperhitungkan, tetapi atas dasar keseluruhan
(bukan pekerjaan tertentu*. Pertama-tama akan dibagas menghitung o0erhead yang
dibebankan dengan menggunakan A)!. ,elanjutnya, akan dilihat pembebanan
o0erhead dengan menggunakan tarif keseluruhan pabrik, dan juga akuntansi untuk
o0erhead aktual.
AB' dan Perhitungan Biaya Pesanan
Penghitungan biaya berdasarkan akti0itas mengharuskan perusahaan untuk
mengidentifikasi akti0itas-akti0itas produksi dan penggerak-penggerak akti0itas yang
terkait. Kemudian, suatu tarif akan dihitung untuk tiap akti0itas (atau sekumpulan
akti0itas sejenis*. ,tan memperkirakan o0erhead tahunan sebesar 9;.A55, jumlah ini
dapat dipecah menjadi tiga kategori2
- pembelian ( mencari pemasok, menyiapkan dokumen pembelian, dan membeli
bahan* biaya pembelian dipicu oleh jumlah pesanan pembelian
- permesinan ( listrik, pelumas dan pemakaian mesin* biaya permesinan
dipicu oleh jam mesin
- dan sekelompok akti0itas yang disebut Elain-lainF,edangkan kumpulan biaya
tingkat unit dibebankan dengan menggunakan jumlah jam tenaga kerja
langsung.
)iaya yang dianggarkan untuk setiap kumpulan akti0itas dan permintaan yang
diharapkan atas setiap penggerak adalah sebagai berikut2
Pembelian 9?.555 Pesanan Pembelian 655
Permesinan <.455 'am Mesin 4.:55
>ain->ain 4.<55 'am &enaga Kerja >angsung <.:55
&arif berdasarkan akti0itas adalah:
&arif pembelian G 9?.5553655 G 9?5 per pesanan pembelian
&arif permesinan G 9<.45534.:55 G 96,75per jam mesin
&arif lain-lain G 94.<553<.:55 G 95,75per jam tenaga kerja langsung
@ntuk membebankan biaya o0erhead ke setiap pekerjaan, permintaan setiap pekerjaan
atas ketiga penggerak akti0itas harus diketahui. Permintaan kedua pekerjaan tersebut
untuk ketiga akti0itas di atas adalah sebagai berikut:
"ansel &as Kulit
Pesanan Pembelian ? 6
'am Mesin A5 ?5
'am &enaga Kerja >angsung 645 75
,elanjutanya, o0erhead yang dibebankan ke setiap pekerjaan dihitung sebagai berikut:
"ansel &as Kulit
Pembelian:
? pekerjaan = 9?5 9;5
6 pekerjaan = 9?5 9?5
Permesinan
A5 jam = 96,75
?5 jam = 96,75
9;5
9<7
>ain->ain:
645 'am &K> = 95,75
75 jam &K> = 9 5,75
9A5
947
&otal $0erhead yang dibebankan 94<5 9655
Ayat Jurnal untuk transaksi tersebut adalah:
)arang +alam Proses ?<5
Pengendali $0erhead ?<5
Pem!e!anan %&erhead dengan Menggunakan Pendekatan (ungsi
)iaya-biaya o0erhead dapat juga dibebankan dengan menggunakan tarif keseluruhan
pabrik atau departemen. @mumnya, jam tenaga kerja langsung merupakan ukuran
yang digunakan untuk menghitung tarif keseluruhan pabrik dan tarif departemen,
berdasarkan penggerak-penggerak tingkat unit seperti jam tenaga kerja langsung, jam
mesin, dan nilai bahan baku langsung. Penggunaan tarif keseluruhan pabrik memiliki
keunggulan karena sederhana dan mengurangi persyaratan pengumpulan data. @ntuk
mengilustrasikan kedua gambaran, untuk diingat baha total perkiraan biaya
o0erhead untuk 'ohnson >eathergoods adalah 9;.A55. Anggaplah baha tarif
o0erhead adalah total jam tenaga kerja langsung yakni <:55 jam. +engan demikian,
tarif o0erhead yang ditetapkan terlebih dahulu adalah:
&arif o0erhead G 9;.A553<.:55 G 94 per jam tenaga kerja langsung.
- "ansel yang memiliki total 645 jam kerja, jumlah biaya o0erhead yang
dimasukkan ke akun )arang +alam Proses adalah 94<5 (94 = 645*
- &as yang memiliki total 75 jam kerja, jumlah biaya o0erhead yang dimasukkan
ke akun )arang +alam Proses adalah 9655 (94 = 75*
'ika dibandingkan dengan pembebanan A)!, perhitungan yang dilakukan
lebih sedikit. Pembebanan o0erhead kepada pekerjaan hanya membutuhkan suatu tarif
dan jam tenaga kerja langsung yang digunakan oleh pekerjaan tersebut. $leh karena
jam tenaga kerja langsung telah dikumpulkan untuk membebankan biaya tenaga kerja
langsung kepada pekerjaan, pembebanan o0erhead tidak akan membutuhkan
tambahan data.
&etapi, penggunaan tarif keseluruhan pabrik dapat mengurangi secara
signifikan akurasi pembebanan biaya. Penggunaan penggerak tingkat unit tunggal bisa
saja tidak mencerminkan konsumsi aktual sumber daya, oleh setiap pekerjaan.
Misalnya, pekerjaan ketiga yang membutuhkan:
- A pesanan pembelian,
- 455 jam mesin
- 655 jam tenaga kerja langsung
+engan menggunakan A)! maka pembebanan o0erhead sebesar 97?5 yaitu
H(A=9?5*I(455=96,75*I(655=95,75*J. +engan menggunakan tarif tingkat unit hanya
9455 yaitu (655=94*. Pekerjaan ini akan lebih rendah biayanya jika menggunakan
tarif tunggalm karena dampak pemakaian mesin dan pembelian yang meningkat
diabaikan, ketika hanya jam tenaga kerja langsung yang digunakan sebagai
penggerak. Kenaikan baya ini akan membaa damoak oada keputusan buran produk
dan keputusan penetapan harga (diantara yang lainnya*.
Akuntansi untuk Biaya %&erhead Aktual
$0erhead telah dibebankan kepada pekerjaan, akan tetapi bagaimana jika o0erhead
aktual munculK @ntuk mengilustrasikannya, anggaplah baha 'ohnson >eathergoods
mengeluarkan biaya tidak langsung berikut selama bulan januari:
Pembayaran sea 9455
@tilitas 75
Penyusutan peralatan 655
&enaga kerja tidak langsung A7 I
&otal biaya o0erhead 9<67
)iaya o0erhead tersebut muncul bukan karena akti0itas tetapi o0erhead tersebut
mencerminkan apa yang dibelanjakan oleh kategori akun. ,umber daya tersebut
digunakan untuk memungkinkan ketiga akti0itas, yaitu pembelian, permesinan, dan
lain-lain (akti0itas tingkat unit*, dilaksanakan. Menurut sistem A)!, penentuan biaya
aktual akti0itas mensyaratkan agar biaya-biaya tersebut diuraikan dan dibebankan ke
setiap akti0itas. 1al terpenting adalah baha biaya o0erhead aktual tidak pernah
dicatat pada akun )arang +alam Proses. Prosedur yang umum adalah mencatat
o0erhead aktual direkonsiliasi dengan o0erhead yang dibebankan, dan 0arians lain
ditutup pada akun-akun terkait. Perbedaan o0erhead yang tidak berujud ditutup pada
1arga Pokok Penjualan, perbedaan o0erhead bahan ditutup pada 1arga Pokok
Penjualan, )arang +alam Proses, dan )arang 'adi. Pada 'ohnson >eathergoods, pada
akhir 'anuari, o0erhead aktual yang muncul adalah 9<67, sedangkan o0erhead yang
dibebankan adalah 9?<5 sehingga terdapat perbedaan o0erhead sebesar 9B7 (9<67-
9?<5* yang dibebankan pada bulan 'anuari.
Ayat Jurnal untuk transaksi tersebut adalah:
Pengendali $0erhead <67
@tang )iaya ,ea 455
@tang )iaya @tilitas 75
Akumulasi Penyusutan 655
@tang Caji A7
,ecara keseluruhan aliran biaya o0erhead diringkas sebagai berikut:
>embar )iaya Pesanan >embar )iaya Pesanan
Pekerjaan: 45 ransel Pekerjaan: 65 tas kulit
)ahan )aku >angsung 6.555 )ahan )aku >angsung 755
&enaga Kerja >angsung 6.5:5 &enaga Kerja >angsung <75
$0erhead yang dibebankan 4<5 $0erhead yang dibebankan 655
&otal )iaya 4.?45 &otal )iaya 6.575
'umlah @nit : 45 'umlah @nit : 65
)iaya Per @nit 966A )iaya Per @nit 9657
Akuntansi Untuk Barang )adi
'umlah bahan baku langsung, tenaga kerja langsung dan o0erhead yang dibebankan
dijumlahkan untuk menghasilkan biaya produksi suatu pekerjaan. >embar biaya
pekerjaan ini selanjutnya ditransfer kedalam arsip barang jadi. Pada saat bersamaan,
biaya pesanan yang telah diselesaikan, ditransfer dari akun barang dalam proses ke
akun barang jadi. ,ebagai contoh anggap baha ransel telah diselesaikan pada bulan
'anuari dengan lembar biaya seperti tampilan diatas, maka total biaya ransel sebesar
94.?45, maka Ayat Jurnal untuk transaksi tersebut adalah:
)arang 'adi 4.?45
)arang +alam Proses 4.?45
@ntuk memastikan akurasi perhitungan biaya, laporan harga pokok produksi
dipersiapkan sebagai berikut:
)ohnson $eathergoods
$aporan *arga Pokok Produksi
Periode +, )anuari -.,,
Bahan Baku $angsung
Persediaan aal bahan baku 95
Pembelian bahan baku 4.755 I
&otal bahan yang tersedia 4.755
Persediaan Akhir 6.555 -
&otal )ahan )aku yang digunakan 6.755
Tenaga "er#a $angsung 6.7?5
%&erhead/
,ea 455
@tilitas 75
Penyusutan 655
&enaga kerja tidak langsung A7 I
<67
+ikurangi: o0erhead yang kurang dibebankan B7
$0erhead yang dibebankan ?<5
)iaya produksi saat ini ?.?B5
+itambah: )iaya aal barang dalam proses 5
&otal biaya produksi ?.?B5
+ikurangi: )iaya akhir barang dalam proses (6.575* I
1arga Pokok Produksi 4.?45
Akuntansi untuk *arga Pokok Pen#ualan
Pada perusahaan yang beroperasi berdasarkan pesanan, unit produk dapat diproduksi
untuk pelanggan tertentu, atau diproduksi dengan harapan dapat dijual kemudian.
Apabila suatu pekerjaan dilakukan khusus untuk satu pelanggan, kemudian dikirim ke
pelanggan, biaya barang jadi menjadi harga pokok penjualan.
Ketika ransel terselesaikan, maka )iaya )arang 'adi meningkat sebesar 94.?45
sedangkan )iaya +alam Proses menurun dalam jumlah yang sama (pekerjaan sudah
dalam status terselesaikan, bukan dalam proses*
Ayat Jurnal untuk transaksi tersebut adalah:
1arga Pokok Penjualan 4.?45
)arang 'adi 4.?45
,elanjutnya, mengenai pengakuan penjualan dengan meniakkan laba penjualan dan
akun piutang usaha sebesar 9?.<:5 (jumlah biaya I 758 atau 4.?45I6.6A5*
Ayat Jurnal untuk transaksi tersebut adalah:
Piutang @saha ?.<:5
>aba Penjualan ?.<:5
>aporan harga pokok penjualan biasanya disiapkan pada tiap akhir periode pelaporan,
perbedaan diperkirakan terjadi setiap bulan karena perbedaan biaya produksi dan
biaya o0erhead aktual. Ketika tahun berganti, perbedaan bulanan ini harus saling
menolkan pada akhir tahun. ,ecara khusus, perbedaan o0erhead tidak terlalu besar,
sehingga ditutup pada 1arga Pokok Penjualan. 1arga Pokok Penjualan, sebelum
penyesuaian dnegan perbedaan o0erhead, disebut sebagai !iaya normal harga pokok
pen#ualan0 ,etelah penyesuaian dengan perbedaan o0erhead dilakukan, hasilnya
disebut sebagai harga pokok penjualan yang disesuaikan. #nilah angka yang akan
muncul sebagai beban pada laporan laba rugi.
Ayat Jurnal untuk transaksi tersebut adalah:
1arga Pokok Penjualan B7
Pengendali $0erhead B7
$aporan *arga Pokok Pen#ualan
Persediaan Aal )arang 'adi 95
1arga Pokok Produksi 4.?45 I
)arang yang &ersedia @ntuk dijual 4.?45
(-* Persediaan Akhir )arang 'adi 5 I
1arga Pokok Penjualan /ormal 4.?45
(I*$0erhead yang kurang dibebankan B7 I
*arga Pokok Pen#ualan yang disesuaikan 4.?;7
Akuntansi untuk Biaya NonProduksi
)iaya yang berkaitan dengan akti0itas penjualan dan administrasi umum
diklasifikasikan sebagai biaya nonproduksi. Menurut definisi produk tradisional,
biaya-biaya ini merupakan biaya periodik dan tidak pernah dibebankan ke produk.
)iaya tersebut bukanlah bagian dari arus biaya produksi, tidak termasuk kategori
o0erhead, dan diperlukan sebagai kategori yang benar-benar terpisah. #lustrasi pada
'ohnson >eathergoods adalah sebagai berikut:
#klan 9B7
Komisi Penjualan 647
Caji Pegaai Kantor 755
Penyusutan, peralatan kantor 75
#klan dan komisi penjualan merupakan kategori beban penjualan, sedangkan gaji
pegaai kantor dan penyusutan peralatan kantor masuk dalam kategori beban
administrasi.
Akun-akun pengendali mengakumilasi semua beban penjualan dan administrasi unutk
satu periode. Pada akhir periode, seluruh biaya ini mengalir ke laporan laba rugi
periode terkait. >aporan laba rugi 'onson >eathergoods adalah sebagai berikut:
)ohnson $eathergoods 'ompany
$aporan $a!a Rugi
Periode +, )anuari -.,,
Penjualan 9?.<:5
(-* 1arga Pokok Penjualan 4.?;7 -
Margin Kotor 6.5:7
(-* beban penjualan dan administrasi 455
)eban Penjualan 775
)eban Administrasi B75 -
>aba $perasional ??7
,ehingga dapat disimpulkan baha, untuk perhitungan biaya pesanan2
kalkulasi biaya pokok pesanan kerja dilakukan oleh perusahaan yang melaksanakan
proses produksi berdasarkan pesanan. @ntuk menghitung biaya produksi harus
diketahui unsur-unsur dari harga produksi tersebut yaitu biaya bahan baku langsung,
biaya tenaga kerja langsung, dan biaya o0erhead. Prosedur yang menyangkut
perkiraan bahan baku meliputi pembelian bahan baku dan penyerahan bahan baku
dari gudang ke pabrik. @ntuk dapat memindahkan bahan baku dari gudang ke pabrik,
super0isi pabrik terlebih dahulu harus mengisi Material requisition form (formulir
permintaan barang* yang diperuntukkan kepada dan disetujui oleh super0isi gudang.
,edangkan untuk mengetahui biaya upah diperlukan data mengenai jam kerja buruh
dan tarif per jam kerja. @ntuk menetapkan biaya o0erhead dianggap agak rumit,
karena adanya sifat-sifat biaya yang terjadinya pada saat tertentu, sehingga tidak dapat
dibebankan begitu saja kepada pesanan-pesanan. +i dalam perhitungan biaya
o0erhead diperlukan adanya tarif biaya o0erhead yang ditentukan di muka atau
disebut juga biaya o0erhead yang dibebankan. )iaya o0erhead yang sebenarnya,
dibebankan kepada perkiraan kontrol biaya o0erhead.