Anda di halaman 1dari 1

Jika ada yang mengatakan: Apa faedah dan manfaat doa padahal qadha dan qadar sudah

ditentukan oleh Allah SWT.


Jawabannya adalah: Bahwasanya Allah SWT telah mensyariatkan doa agar dalam hubung
an dan aktifitas selalu ada pengharapan dan kebergantungan yang disertai dengan
keinginan yang kuat, dan motivasi untuk meminta kepada-Nya, bukan keyakinan yang
menyebabkan orang tersebut meninggalkan amal dan hanya berpangku tangan.
Karena kondisi yang terjadi antara keinginan terkabulnya permintaan dan takut di
tolak, akan membuat seorang hamba untuk terus berusaha, sementara keyakinan akan
membuat diri merasa tenang dan tentram, sedangkan putus asa akan meredupkan dan
mematikannya, Allah SWT menginginkan hamba-Nya untuk tetap bergantung antara ha
rap dan takut kepada-Nya dimana kedua hal tersebut merupakan poros dari penghamb
aan (ubudiyah).