Anda di halaman 1dari 3

2.

1 Definisi Motor Diesel


Prototipe pertama motor diesel diperkenalkan oleh Rudolph Diesel, seorang
ilmuan Jerman pada tahun 1892. Mesin diesel adalah mesin pembakaran dalam. Motor
diesel biasa juga motor penyalaan kompresi karena cara penyalaan bahan bakarnya
dilakukan dengan meyemprotkan bahan bakar ke dalam udara yang bertekanan dan
bertemperatur tinggi, sebagai akibat dari proses kompresi ada beberapa hal yang
mempengaruhi unjuk kerja motor diesel, antara lain besarnya perbandingan kompresi,
tingkat homogenitas campuran bahan bakar dengan udara, karakteristik bahan bakar
(termasuk cetane number), dimana cetane number menunjukkan kemampuan bahan
bakar untuk terbakar sendiri.
Pada motor diesel, jenis bahan bakar lain yang memiliki kemampuan terbakar
sendiri jugaa dangat memungkinkan digunakan sebagai bahan bakar dasar atau
campuran dan additive minyak diesel (solar). Beberapa diantaranya adalah emulsi batu
bara dan biodiesel (vegetable oil). Khusus penggunaan biodiesel, konsep sebagai
alternative bahan bakar mesin diesel sebenarnya bukan hal baru. Rudolf Diesel dengan
demonstrasi penelitiannya sendiri sudah melakukan hal tersebut dan berhasil dengan
baik.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Rudolf_Diesel)
Seiring dengan kemajuan ilmu dan teknologi manusia mulai menggunakan
mesin dalam kehidupannya. Definisi mesin adalah sumber dari luar yang menghasilkan
tenaga. Motor bakar adalah suatu mesin yang berfungsi mengubah tenaga kimia yang
terdapat pada bahan bakar menjadi tenaga mekanis melalui proses pembakaran. Panas
yang ditimbulkan oleh proses pembakaran bahan bakar selanjutnya diubah menjadi
tenaga mekanis oleh sistem-sitem yang ada dalam motor bakar tersebut.
Motor bakar menurut tempat pembakaran bahan bakar dibedakan menjadi dua
kelompok besar, yaitu motor Pembakaran Luar (External Combustion Engine) dan
Motor Pembakaran Dalam (Internal Combustion Engine). Motor Pembakaran Luar
adalah motor yang proses pembakaran bahan bakar terjadi di luar motor itu sendiri,
contohnya adalah Motor Nuklir Turbin, Motor Uap dan Motor Turbin Uap. Sedangkan
Motor Pembakaran Dalam adalah motor yang proses pembakaran bahan bakar terjadi di
dalam motor itu sendiri, contohnya Motor Bensin, Motor Diesel, Motor Turbin Gas,
Motor Roket, Motor Jet dan Motor Gas.
Motor Diesel merupakan jenis motor bakar dalam (Internal Combustion
Engine). Pembakaran pada motor diesel terjadi ketika bahan bakar diinjeksikan ke
dalam ruang pembakaran yang memiliki temperatur kerja mesin yang mencapai lebih
dari 800 C dan beban kerja dalam ruang silinder yang mencapai temperature 3000
sampai 5000 C pada tekanan 2492 kPa (30 Kgf/cm2). (Training Manual, M-STEP 2:
Gasoline Engine, Kramayudha Tiga Berlian), pada kondisi tersebut bahan bakar akan
terbakar dengan sendirinya. Keunggulan motor diesel adalah mempunyai efisiensi
panas yang lebih besar maka hal itu membuat konsumsi bahan bakar motor diesel jauh
lebih irit dari pada motor bensin.
Motor Diesel menggunakan bahan bakar solar selain pemakaiannya lebih
hemat, bahan bakar solar juga lebih ramah lingkungan karena pada solar campuran
timbel (timah hitam) yang menyebabkan polusi dan mengganggu saluran pernapasan
lebih sedikit dibandingkan motor bensin, namun karena perbandingan tekanan pada
mekanisme penyalaan kompresi yang sangat tinggi dan memerlukan konstruksi yang
lebih kokoh.
Generator pada unit Power Plant memerlukan adanya tenaga yang
memungkinkan generator untuk berputar hingga menghasilkan arus listrik. Sumber
yang menghasilkan tenaga disebut motor. Motor bakar torak merupakan sebutan dari
motor yang dapat mengubah tenaga panas, listrik, angin atau sumber tenaga lainnya
menjadi tenaga mekanik. Mesin yang mengubah tenaga panas menjadi tenaga mekanik
disebut motor bakar.
Motor (Engine) yang digunakan pada unit Power Plant , merupakan salah satu
rangkaian komponen (sistem) yang sangat penting yaitu sebagai sistem yang mengubah
panas yang dihasilkan dari proses pembakaran kemudian diubah menjadi kerja melalui
mekanisme dengan gerak translasi lurus bolak-balik dari torak (piston) menjadi gerak
putar (rotasi) pada poros engkol (crankshaft). Keausan pada komponen-komponen
motor seperti piston aus, piston ring aus, dinding silinder aus dan lain sebagainya akan
membuat tenaga motor berkurang karena tekanan kompresi bocor melewati celah
antara silinder dan dinding silinder dan minyak pelumas dari karter pelumas akan
masuk ke dalam ruang bakar yang menyebabkan kerak didalam ruang bakar.