Anda di halaman 1dari 4

JENIS PAJAK TARIF PAJAK OBJEK PAJAK CONTOH PERHITUNGAN TATACARA PENYETORAN

Buruh Harian Jumlah Honor Rp. 250.000,- ( PTKP = Rp. 200.000,-) Disetor ke Bank Persepsi atau
Ber NPWP Jumlah potongan pajak = 5% x (Rp. 250.000,- -Rp. 200.000,-) = Rp. 2.500,- Kantor pos dengan menggunakan
(sepanjang upah tsb. tidak melebihi Rp. 2.025.000,- ( PTKP) /bulan dan bukan SSP dan disetor selambat-lambat
honor tetap bulanan) nya tgl. 10 bulan berikutnya.
Honorarium, uang saku, hadiah,
komisi dan bea siswa
(tidak ada pengurangan) Jumlah Honor Rp. 500.000,-
Peg. Tetap, Peg. Tidak Tetap dan Jumlah potongan pajak = 5% x Rp. 500.000,- = Rp. 25.000,-
Tenaga kerja Lepas (bulanan)
s/d Rp. 50.000.000,-
PNS Gol. III Jumlah Honor Rp. 600.000,-
Jumlah potongan pajak = 5% x Rp. 600.000,- = Rp. 30.000,-
15% PNS Gol. IV Jumlah Honor Rp. 600.000,-
Jumlah potongan pajak = 15% x Rp. 600.000,- = Rp. 90.000,-
Buruh Harian Jumlah Honor Rp. 250.000,- ( PTKP = Rp. 200.000,-) Disetor ke Bank Persepsi atau
Tidak Ber NPWP Jumlah potongan pajak = 6% x (Rp. 250.000,- -Rp. 200.000,-) = Rp. 3.000,- Kantor pos dengan menggunakan
(sepanjang upah tsb. tidak melebihi Rp. 2.025.000,- ( PTKP) /bulan dan bukan SSP dan disetor selambat-lambat
honor tetap bulanan) nya tgl. 10 bulan berikutnya.
Honorarium, uang saku, hadiah,
komisi dan bea siswa
(tidak ada pengurangan) Jumlah Honor Rp. 500.000,-
Peg. Tetap, Peg. Tidak Tetap dan Jumlah potongan pajak = 6% x Rp. 500.000,- = Rp. 30.000,-
Tenaga kerja Lepas (bulanan)
s/d Rp. 50.000.000,-
PNS Gol. III Jumlah Honor Rp. 600.000,-
Jumlah potongan pajak = 6% x Rp. 600.000,- = Rp. 36.000,-
18% PNS Gol. IV Jumlah Honor Rp. 600.000,-
Jumlah potongan pajak = 18% x Rp. 600.000,- = Rp. 108.000,-
Buruh Harian,
Honorarium, uang
saku, hadiah,
komisi, bea siswa.
Buruh Harian,
Honorarium, uang
saku, hadiah,
komisi, bea siswa.
TARIF DAN CARA PERHITUNGAN PAJAK
5%
(PPh Pasal 21)
6%
JENIS PAJAK TARIF PAJAK OBJEK PAJAK CONTOH PERHITUNGAN TATACARA PENYETORAN
Pengadaan Barang PKP yang bergerak dibidang Harga tidak termasuk PPN Disetor ke Bank Persepsi atau
penyedia barang, termasuk mamin Harga barang Rp. 2.200.000,- Kantor pos dengan menggunakan
yang disediakan warung/restoran Jumlah pungutan pajak = 1,5% x Rp. 2.200.000,- = Rp. 33.000,- SSP.
(dengan nilai pembayaran diatas Waktu penyetoran dilakukan pada
Rp.2.000.000,- dan tidak dipecah- Harga sudah termasuk PPN hari yang sama dengan pelaksanaan
pecah). Harga barang Rp. 2.200.000,- pembayaran barang.
Jumlah pungutan pajak = (100/110 x Rp. 2.200.000,-)x 1,5% = Rp. 30.000,-
Pengadaan Barang PKP yang bergerak dibidang Harga tidak termasuk PPN
penyedia barang, termasuk mamin Harga barang Rp. 2.200.000,-
yang disediakan warung/restoran Jumlah pungutan pajak = 3 % x Rp. 2.200.000,- = Rp. 66.000,-
(dengan nilai pembayaran diatas
Rp.2.000.000,- dan tidak dipecah- Harga sudah termasuk PPN
pecah). Harga barang Rp. 2.200.000,-
Jumlah pungutan pajak = (100/110 x Rp. 2.200.000,-)x 3 % = Rp. 60.000,-
Pengadaan Jasa Harga tidak termasuk PPN Disetor ke Bank Persepsi atau
PKP yang bergerak dibidang Harga barang Rp. 2.000.000,- Kantor pos dengan menggunakan
penyedia jasa. Jumlah pungutan pajak = 2% x Rp. 2.000.000,- = Rp. 40.000,- SSP dan disetor selambat-lambat
( Sewa dan katering atau tata boga) nya tgl. 10 bulan berikutnya.
(dengan nilai pembayaran diatas Harga sudah termasuk PPN
Rp.2.000.000,- dan tidak dipecah- Harga barang Rp. 2.200.000,-
pecah). Jumlah pungutan pajak = (100/110 x Rp. 2.200.000,-)x 2% = Rp. 40.000,-
PKP yang bergerak dibidang
penyedia jasa. Harga tidak termasuk PPN
( Sewa dan katering atau tata boga) Harga barang Rp. 2.000.000,-
(dengan nilai pembayaran diatas Jumlah pungutan pajak = 4% x Rp. 2.000.000,- = Rp. 80.000,-
Rp.2.000.000,- dan tidak dipecah-
pecah). Harga sudah termasuk PPN
Harga barang Rp. 2.200.000,-
Jumlah pungutan pajak = (100/110 x Rp. 2.200.000,-)x 4% = Rp. 80.000,-
Tidak Ber NPWP
TARIF DAN CARA PERHITUNGAN PAJAK
(PPh Pasal 22 & 23)
Ber NPWP
2%
Ber NPWP
Tidak Ber NPWP
1,5%
3%
4%
JENIS PAJAK TARIF PAJAK OBJEK PAJAK CONTOH PERHITUNGAN TATACARA PENYETORAN
Hadiah Undian Besarnya hadiah undian Rp. 20.000.000,- Disetor ke Bank Persepsi atau
Jumlah pungutan pajak = 25% x Rp. 20.000.000,- = Rp. 5.000.000,- Kantor pos dengan menggunakan
SSP dan disetor selambat-lambat
Pelaksana Konstruksi Harga tidak termasuk PPN nya tgl. 10 bulan berikutnya.
Kualifikasi kecil Harga borongan Rp. 20.000.000,-
(renovasi dan pembangunan gedung, Jumlah pungutan pajak = 2 % x Rp. 20.000.000,- = Rp. 400.000,-
Jembatan dan jalan )
Pelaksana Konstruksi Harga termasuk PPN
Harga borongan Rp. 22.000.000,-
Jumlah pungutan pajak = (100/110 x Rp. 22.000.000,-)x 2 % = Rp. 200.000,-
Pelaksana Konstruksi Harga tidak termasuk PPN
Kualifikasi Menengah dan Besar Harga borongan Rp. 20.000.000,-
(renovasi dan pembangunan gedung, Jumlah pungutan pajak = 3 % x Rp. 20.000.000,- = Rp. 600.000,-
Jembatan dan jalan )
Pelaksana Konstruksi Harga termasuk PPN
Harga borongan Rp. 22.000.000,-
Jumlah pungutan pajak = (100/110 x Rp. 22.000.000,-)x 3 % = Rp. 300.000,-
Pelaksana Konstruksi Harga tidak termasuk PPN Disetor ke Bank Persepsi atau
Tidak Memiliki Kualifikasi Harga borongan Rp. 20.000.000,- Kantor pos dengan menggunakan
(renovasi dan pembangunan gedung, Jumlah pungutan pajak = 4 % x Rp. 20.000.000,- = Rp. 800.000,- SSP dan disetor selambat-lambat
Jembatan dan jalan ) nya tgl.10 bulan berikutnya.
Pelaksana Konstruksi Harga termasuk PPN
Harga borongan Rp. 22.000.000,-
Jumlah pungutan pajak = (100/110 x Rp. 22.000.000,-)x 4 % = Rp. 400.000,-
Perencanaan dan Pengawasan Harga tidak termasuk PPN
(Kecil, Menengah dan Besar) Harga borongan Rp. 20.000.000,-
(renovasi dan pembangunan gedung, Jumlah pungutan pajak = 4 % x Rp. 20.000.000,- = Rp. 800.000,-
Jembatan dan jalan )
Harga termasuk PPN
Harga borongan Rp. 22.000.000,-
Jumlah pungutan pajak = (100/110 x Rp. 22.000.000,-)x 4 % = Rp. 400.000,-
JENIS PAJAK TARIF PAJAK OBJEK PAJAK CONTOH PERHITUNGAN TATACARA PENYETORAN
Perencanaan dan Pengawasan Harga tidak termasuk PPN Disetor ke Bank Persepsi atau
(Tidak memiliki kualifikasi) Harga borongan Rp. 20.000.000,- Kantor pos dengan menggunakan
(renovasi dan pembangunan gedung, Jumlah pungutan pajak = 6 % x Rp. 20.000.000,- = Rp. 1.200.000,- SSP dan disetor selambat-lambat
6%
P
P
H

P
a
s
a
l

4

a
y
a
t

(
2
)

P
e
n
g
e
r
j
a
a
n

K
o
n
s
t
r
u
k
s
i
2%
TARIF DAN CARA PERHITUNGAN PAJAK
3%
4%
25%
4%
P
P
H

P
a
s
a
l

4

a
y
a
t

(
2
)

P
e
n
g
e
r
j
a
a
n

J
a
s
a

K
o
n
s
t
r
u
k
s
i
TARIF DAN CARA PERHITUNGAN PAJAK
Jembatan dan jalan ) nya tgl. 10 bulan berikutnya.
Harga termasuk PPN
Harga borongan Rp. 22.000.000,-
Jumlah pungutan pajak = (100/110 x Rp. 22.000.000,-)x 6 % = Rp. 600.000,-
JENIS PAJAK TARIF PAJAK OBJEK PAJAK CONTOH PERHITUNGAN TATACARA PENYETORAN
Nilai Rp. 1.000.000 s.d Rp. 2.000.000,- Disetor ke Bank Persepsi atau
PKP yang bergerak dibidang Nilai tagihan = Rp. 1.000.000,- Kantor pos dengan menggunakan
penyedia barang dan jasa konstruksi PPN = 10 % x 1.000.000,- = Rp. 100.000,- SSP.
Waktu penyetoran dilakukan paling
Nilai > Rp. 2.000.000,- lambat 7 hari setelah bulan trjadi-
PKP yang bergerak dibidang Nilai tagihan = Rp. 22.000.000,- nya pembayaran tagihan.
penyedia barang dan jasa konstruksi Dasar Pengenaan Pajak = 100/110 x 22.000.000,- = Rp. 20.000.000,-
PPN = 10 % x 20.000.000,- = Rp. 2.000.000,-
atau dengan cara singkat :
PPN = 10/110 x Rp. 22.000.000,- = 2.000.000,-
PPN = 22.000.000/11 = 2.000.000,-
KETERANGAN
Kelompok Barang yang tidak dikenakan PPN
- barang hasil pertambangan
-barang kebutuhan pokok
-makanan dan minuman yang disajikan di hotel, restoran, rumah makan, warung
PPN 10%
6%
P
P
H

P
a
s
a
l

4

a
y
a
t

(
2
)

P
e
n
g
e
r
j
a
a
n

K
o
n
s
t
r
u
k
s
i
TARIF DAN CARA PERHITUNGAN PAJAK
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI ( PPN)