Anda di halaman 1dari 1

Retinopati diabetik merupakan kelainan retina akibat dari komplikasi diabetes

yang menyebabkan kebutaan. Retinopati ini dapat dibagi dalam dua kelompok
berdasarkan klinis yaitu retinopati diabetik non proliferatif dan retinopati
diabetik proliferatif, dimana retinopati diabetik non proliferatif merupakan
gejala klinik yang paling dini didapatkan pada penyakit retinopati diabetik.
Manifestasi penyakit ini dapat terjadi pada 80% dari semua penderita diabetes
yang sudah menderita selama lebih dari 10 tahun atau 15 tahun. Retinopati
diabetik pada diabetes tipe I paling sedikit terlihat 3-5 tahun sesudah onset,
sedangkan diabetes tipe II retinopati sudah dapat terjadi sebelum diagnosis
ditegakkan.
Di Inggris retinopati diabetes merupakan penyebab kebutaan nomor 4 dari
seluruh penyebab kebutaan yang terdapat pada kelompok usia 30-65 tahun,
sedangkan di Amerika Serikat terdapat kebutaan 5.000 orang per tahun akibat
retinopati diabetes.
Kebutaan yang disebabkan oleh retinopati diabetik dapat dicegah setiap
tahunnya jika dideteksi secara dini. Oleh karena itu, perlu waktu yang optimal
untuk terapi sebelum pasien mengeluhkan gejala penglihatan.