Anda di halaman 1dari 3

Arus Listrik

Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian pada
satu waktu. Muatan listrik yang dimaksud di sini adalah elektron. Arus listrik terjadi karena
adanya aliran elektron dari kutub negatif ke kutub posisif. Pada konsepnya, elektron
bergerak dari negatif ke positif, sedangkan arus listrik bergerak dari positif ke negatif?
Kenapa demikian, Mari perhatikan gambar berikut:
Pada gambar di atas menunjukkan sumber tegangan listrik yang disambungkan ke sebuah
penghantar. Pada kutub positif penghantar, muatan negatif akan ditarik oleh muatan positif
pada sumber tegangan melewati ruangruang kosong !"ole#. "ole digambarkan dalam
bentuk bulat tanpa tanda negatif $%. &edangkan pada kutub negatif penghantar, muatan
akan terisi elektron baru dari sumber tegangan, sehingga elektron pada penghantar juga
terdorong untuk bergerak ke arah kutub posisitif.
Menurut aturan bahwa arus listrik mengalir dari positif ke negatif,sedangkan elektron
mengalir dari negatif ke positif. Kenapa bisa begitu? Karena sejatinya aturan berpatokan
bahwa elektron berpindah dari negatif ke positif meninggalkan hole dan mengisi hole baru
maka seolaholah hole tersebut bergerak dari positif ke negatif.
Arus listrik merupakan satu dari tujuh satuan pokok dalam satuan internasional. &atuan
internasional untuk arus listrik adalah Ampere !A#. &e'ara formal satuan Ampere
dide(nisikan sebagai arus konstan yang, bila dipertahankan, akan menghasilkan gaya
sebesar ) * +,- .ewton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas
penampang yang dapat diabaikan, berjarak + meter satu sama lain dalam ruang hampa
udara.
0idak semua bahan bisa menghantarkan elektron dengan baik. Kemampuan penghantar
mengalirkan elektron ditentukan oleh susunan atom dari bahan penghantar tersebut. 1ahan
yang mempunyai kemampuan mengalirkan elektron dengan baik disebut dengan konduktor
seperi besi, tembaga, air sumur,dll. &edangkan bahan yang sulit untuk mengalirkan elektron
disebut dengan isolator, misalnya plastik, kertas, air murni !")2#, dll.

0egangan Listrik
0egangan listrik merupakan perbedaan potensial listrik antara dua titik pada suatu
penghantar atau rangkaian listrik. 1eda potensial adalah perbedaan jumlah elektron yang
berada dalam suatu arus listrik. 3i satu sisi sumber arus listrik terdapat elektron yang
bertumpuk sedangkan di sisi yang lain terdapat jumlah elektron yang sedikit. "al ini terjadi
karena adanya gaya magnet yang memengaruhi materi tersebut. 3engan kata lain, sumber
tersebut menjadi bertegangan listrik. 0egangan listrik !disebut juga 4oltase# identik dengan
beda potensial.
Pada dasarnya, beda potensial !tegangan# inilah yang menyebabkan aliran elekron dari
potensial rendah !negatif# ke potensial tinggi !positif#. Artinya adanya arus listrik disebabkan
karena adanya tegangan listrik pada dua titik !kutub positif dan kutub negatif#. Pada
rangkain listik, bisa jadi setiap komponen listrik mempunyai beda potensial yang berbeda
tergantung hambatan komponen tersebut.
Alat untuk mengukur arus listrik adalah 2hm Meter, sedangkan alat untuk mengukur
tegangan adalah 5olt Meter. 0api saat ini ada alat Multitester / Multimeter Atau A52
Meter yang multifungsi. Lalu kita kembali ke pertanyaan mendasar kita kali ini $Apa yang
membuat kita kena setrum, Arus atau 0egangan?%.
3ari pembahasan di atas, tegangan adalah awal dari terjadinya aliran arus !elektron#, jadi
mereka berdua tidak bisa dipisahkan satu sama lain. 0ak akan ada arus yang mengalir tanpa
adanya tegangan !beda potensial#. Lalu kenapa kita bisa kena setrum? 6awabannya adalah
karena ada tegangan listrik dan kita menjadi konduktornya !penghantarnya#.
0ubuh kita terdiri dari air dan mineral yang berfungsi sebagai konduktor listrik. &etiap kita
menyentuh sumber listrik, kita akan kena setrum. "anya saja tidak akan terasa jika
4oltasenya ke'il. &etruman 4oltase ke'il akan terasa jika kita mengetesnya dengan lidah,
walaupun hanya 7 5olt. 8oba saja, hehe.. 6ika permukaan kulit kita kering, kita tidak akan
tersetrum listrik sebab tak ada elektron dari listrik yang mengalir ke tubuh kita.
Kesimpulannya, makin tinggi tegangan maka makin tinggi arus yang akan mengalir. Adapun
efek yang akan terjadi jika kita kena setrum, tergantung hambatan !2hm# pada tubuh kita.
Makin tinggi hambatannya, maka makin ke'il arus yang akan mengalir melewati tubuh kita
dan kita pun lebih punya potensi untuk selamat.