Anda di halaman 1dari 16

1

EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014


CERDAS BERPIKIR DUKUNG PEMBANGUNAN
SURAT KABAR UMUM
EDISI 106: 5- 20 AGUSTUS 2014 email: dududurachman@gmail. com ECERAN RP 3. 500
F
O
K
U
S
JALUR Gaza diserang Israel. Korban yang
jatuh melebihi 100 jiwa terdiri dari warga sipil,
anak-anak, perempuan dan orang tua. Dunia ma-
rah, mengecam dan memaki-maki Israel. Tetapi
Israel tidak gentar dan terus melanjutkan pem-
boman. Bagi warga kita yang masih muda-muda
sudah tentu pemboman seperti ini sangat kejam.
Tetapi bagi warga seusia saya, pembantaian warga
sipil ini sudah sering dilakukan Israel. Tetap saja
Israel tidak pernah dihukum oleh dunia interna-
sional, karena Amerika Serikat selalu membantu
jika sudah dilakukan di sidang di Dewan Kea-
manan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan
menggunakan hak vetonya.
Indonesia sebagai negara yang sangat dekat
sekali berhubungan dengan negara-negara Arab
ikut mengecam. Presiden RI dan Menteri Luar Neg-
erinya sama-sama mengecam dan meminta agar
serangan itu dihentikan karena sudah melanggar
kemanusiaan. Bahkan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) mengatakan sudah menelpon
salah satu negara di Timur Tengah dengan menge-
mukakan konsep-konsepnya. Menteri Luar Negeri
RI juga berusaha semaksimal mungkin menekan
Israel agar menghentikan serangan-serangannya
ke Jalur Gaza melalui dunia diplomasi.
Masyarakat Indonesia tidak ketinggalan dan
menunjukkan solidaritasnya dengan berdemo.
KE HALAMAN 15 >>
KE HALAMAN 15 >>
PENYERANGAN dan pembantaian
yang dilakukan oleh Zionis Israel terha-
dap Muslim di jalur Gaza, Palestina, ter-
us berlanjut. Israel telah menjajah serta
merebut tanah Palestina secara terang-
terangan, bahkan membunuh dengan
kejamnya ribuan warga sipil Palestina
yang di dalamnya termasuk anak-anak
dan wanita. Ratusan korban tak berdosa
telah berjatuhan, kemudian kecaman
demi kecaman atas kekejaman zionis
terhadap rakyat Palestina pun terus
mengalir dari berbagai belahan dunia,
tak terkecuali Indonesia.
Demonstrasi, penggalangan da-
na serta aksi boikot terhadap produk-
produk Yahudi pun terus dilakukan di
berbagai negara demi mendukung Pal-
estina dan mengutuk kebrutalan zionis
Israel. Tak peduli latar belakang pendidi-
kan, agama, ras dan suku, semuanya
berkumpul menyuarakan satu dukungan
terhadap Palestina atas dasar kemanu-
siaan.
Di saat semua orang dari berbagai
belahan dunia melakukan aksi simpatik
dan dukungan untuk Palestina, bukan
berarti dukungan untuk Israel tidak ada.
Tidak sedikit bahkan yang menganggap
Israel tidak bersalah. Dukungan itu salah
satunya datang dari pemerintah Amerika
Sdeerikat. Israel dianggap cuma mem-
pertahankan diri dan negaranya dari
serangan kelompok teroris Hamas yang
ingin mengacaukan kedaulatan negara
Israel.
Presiden AS, Barack Obama melalui
Sekretaris Gedung Putih (White House)
Josh Earnest, dalam konferensi persnya
beberapa hari yang lalu mengatakan
bahwa Amerika mengecam serangan
roket militan Hamas ke Israel. Oleh
sebab itu, Israel mempunyai hak untuk
mempertahankan diri mereka dan mem-
balas serangannya.
Earnest secara eksplisit menyebut-
kan bahwa tidak ada satu negara pun
Hilangnya
Palestina dari
Peta Dunia
Bandung, (BBPos)- Guber-
nur Jabar Ahmad Heryawan me-
nya takan usai memperingati Leb-
aran merupakan momentum bagi
kalangan Pegawai Negeri Sipil
(PNS) meningkatkan kualitas kerja
dengan memberikan pelayanan ter-
baik kepada masyarakat.
Saya mengimbau para kar-
yawan dapat meningkatkan kuali-
tas dan disiplin dalam kerja, kata
Gubernur saat inpeksi mendadak
kehadiran PNS di lingkup Sekre-
tariat Pemerintah Provinsi Jabar di
Gedung Sate, Bandung, Senin.
Ia menginginkan PNS setelah
libur panjang Lebaran akan lebih
semangat kerja atau sebaliknya ma-
las bekerja.
Ada dua hal yang terjadi pada
diri setiap karyawan setelah libur
panjang yaitu jiwa yang segar (fresh)
dan timbulnya rasa malas, katanya.
Menanggapi semangat kerja
PNS di lingkup Provinsi Jabar
setelah libur Lebaran, menurutnya
cukup baik karena tingkat kehad-
iran PNS memuaskan hampir 100
persen hadir.
Meskipun masih ada beberapa
orang tidak hadir, kata Gubernur,
alasannya jelas seperti sakit dan
cuti kerja.
Beberapa orang saja yang tidak
hadir karena cuti. Tidak ada yang
bolos, katanya.
Ia mengungkapkan bahwa hasil
inpeksi mendadak di beberapa kan-
tor dari seluruh 1.038 PNS Provinsi
Jabar yang hadir sebanyak 926 orang.
Kehadiran cukup baik, yang
tidak hadir karena cuti banyak, tapi
itu hak pegawai yang memanfaat-
kan cutinya, katanya. (***)
Gubernur Jabar : Lebaran Momentum Tingkatkan Kualitas PNS
2
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
Diterbitkan oleh CV. Bandung Barat, berdasarkan UU Pers no. 40 Tahun 1999. PENDIRI: Nandang Suhendar, Eman Sulaeman, Iyet Suhaeti, Dudu Durachman
PENASEHAT: Eman Sulaeman, Drs. Adung Mulyadi, Ade Setiawan, HM. Rachmat, Asep Herman (Jabar), Asep Bayu Rohendi. ADVOKASI: Dedi Supriatna SH, Heri
Gunawan SH,MH, Drs.H Daud Supardi, SH,S.Pd PIMPINAN REDAKSI/ PERUSAHAAN: Nandang Suhendar. KEUANGAN: Hedra Sofian, Hendri Nasir. REDAKTUR
PELAKSANA: Dudu Durachman REDAKTUR: Denny Kurniadi, Syarman H. LAYOUT: Kang Joe STAF REDAKSI: Pramuji, Dede Rusmana, Miswanto, Asep AR, Cece, Saprudin, Ir Fitrianto, Aziz, Aris, Hadi
H, J Iwan AH, Udin Syamsudin, BJ FOTOGRAFER: Dudu D, BIRO KAB. BANDUNG: Jonathan, BIRO KOTA BANDUNG: Kurniawan, Apem Biro KBB: Hendri N, Trisno S, Agus Gunawan, Epandi HS BIRO
PURWAKARTA: Endang S, Agus M, Rakiwan, Lilli BIRO KARAWANG: Tarman S, Iwan Sumitra, ST, M.Pd, Milan, Agus, Kartini BIRO BEKASI: Aan Ahdiat, Nabani, Cecep H BIRO SUKABUMI: M.Dading, Batama,
BIRO INDRAMAYU: Dadang, Riky, Rijwan BIRO SUBANG: Kusnadi, Nurdin Sajali, Ali Hasan BIRO TASIK: H. Baban BIRO CIANJUR: Pramuji Widodo S.Ap, Cece Ruhiat, Asep Lili BIRO CIAMIS: Hasan, AdiS.
BIRO GARUT: Aam Sutisna, Drs. Deden W M.Pd, H.Moch Mahdi BIRO KUNINGAN: Tardi Sumardani, BIRO POLRES CIMAHI: Asep D PERWAKILAN SUMBAGSEL: Ir.Fuady, Rizal M. Tanggerang/Banten: Elsa N
LITBANG: E. Sutisna, Asep DS, S.Ip. ALAMAT REDAKSI: Jl. Raya Cimareme, Cimerang Padalarang, Kab. Bandung Barat Telepon Redaksi: 0821 3017 2007, 085 294 568 705. email: dududurachman@gmail.
com Iklan:082 130 172 007, 081 809 864 007, PERCETAKAN: Sinyo Manise.
WARTAWAN BANDUNG BARAT POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN
MENERIMA ATAU MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
DAPUR REDAKSI
Nandang Suhendang
SETELAH Alqaidah, sekarang
muncul ISIS. Ada dua versi singka-
tannya, yakni Islamic State of Iraq
and Syria dan yang satu lagi Islamic
State of Iraq and Sham (atau ditulis
juga Syam). Alqaidah dulu masih
memakai nama berbahasa Arab dan
sekarang ISIS lebih dipopulerkan
dengan nama berbahasa Inggris.
Padahal, organisasi ini dibesarkan
di tengah dunia Arab (yakni, dalam
pertempuran Irak dan Suriah).
Saat ini, posisi ISIS didekatkan
sebagai bagian dari Islam. Apalagi,
kelompok ini sudah terang-teran-
gan mendeklarasikan berdirinya
negara Islam yang wilayahnya meli-
puti Irak dan kawasan yang dulu
disebut Syam. Kawasan tersebut
sekarang meliputi Lebanon, Suriah,
Yordania, dan Palestina. Dalam
sekejap, jaringannya langsung ter-
bentuk, termasuk di Indonesia.
Banyak video yang beredar meny-
iarkan deklarasi ISIS di Indonesia.
Kemunculannya yang begitu
cepat menjadi populer ini sesung-
guhnya mengundang pertanyaan.
Mengapa mereka begitu cepat
berkembang? Sementara, umumn-
ya membentuk organisasi berjar-
ingan internasional itu sangat me-
makan waktu dan biaya. Tahun lalu
atau dua tahun lalu kita kebanyakan
belum pernah dengar sama sekali
nama ini.
Meski membawa-bawa nama
Islam, keberadaan organisasi terse-
but harus diwaspadai. Umat Islam
jangan mudah terbawa-bawa untuk
masuk kelompok ini. Siapa tahu
sebenarnya kelompok ini bikinan
dari negara-negara atau kalan-
gan yang memang sengaja ingin
merusak nama baik Islam. Dengan
tampilan yang suka menyerang dan
sadis, kelompok itu bisa jadi terus
didorong untuk kemudian mem-
buat Islam menjadi identik dengan
perang dan sadisme. (***)
PADA Ramadhan kemarin,
bu lan yang penuh berkah itu, se-
harusnya kaum muslimin dapat
menjalankan ibadah puasa secara
tenang, damai dan tenteram. Na-
mun tidak demikian yang dialami
oleh saudara-saudara kita di Pal-
estina, khususnya yang tinggal di
Jalur Gaza. Ibarat sebuah drama
kolosal, perang dan pembantaian
seakan menjadi bagian dari episode
yang terus berulang menimpa sau-
dara-saudara kita itu.
Israel sebagai sebuah negara
yang didirikan atas dasar rasisme
Yahudi dengan mencaplok dan
merampas tanah Palestina, kembali
pada Ramadhan ini melakukan ak-
si-aksi militer brutal ke jalur Gaza,
Palestina. Ratusan orang telah sya-
hid terbunuh oleh roket dan rudal
Israel.
Meski demikian, respons kaum
muslimin termasuk di Indonesia,
kita lihat seakan lebih bersedih
atas kekalahan Brazil atas Jerman
di piala dunia daripada bersedih
atas apa yang menimpa saudara-
saudara kita di Palestina. Padahal
Rasulullah saw, telah menegaskan
dalam hadisnya bahwa bukan ba-
gian dari umat Islam yang tidak
peduli atas nasib kaum muslimin.
Reaksi pemimpin-pemimpin negeri
muslim termasuk Indonesia juga
selalu sama, hanya bisa mengecam
dan mengutuk. Tanpa aksi yang riil.
Akar masalah Palestina
Akar masalah Palestina jika kita
lihat sejatinya adalah masalah pen-
jajahan dan pencaplokan wilayah
oleh kaum Yahudi yang didukung
Inggris dan barat atas bumi Pales-
tina milik kaum muslimin. Dengan
cara melakukan pengusiran, teror
dan pembunuhan atas muslim Pal-
estina. Pada 14 Mei 1948, sehari se-
belum habisnya perwalian Inggris
di Palestina, para pemukim Yahudi
memproklamirkan kemerdekaan
negara Israel, dengan melakukan
agresi bersenjata terhadap rakyat
Palestina yang masih lemah. Aki-
batnya, jutaan rakyat Palestina
terpaksa mengungsi ke Libanon,
Yordania, Syria, Mesir dan negara-
negara lain di Timur Tengah.
Akar masalah Palestina adalah
eksistensi Israel. Karena itu, bagi
kaum muslimin solusi untuk men-
gakhiri masalah Palestina adalah
dengan mengakhiri keberadaan
negara Israel alias menghapusnya
dengan paksa. Karena jika kita men-
gaharapkan solusi damai maka itu
sama dengan mengakui keberadaan
penjajah sebagai entitas yang sah.
Dan fakta juga membuktikan Israel
selalu melanggar perjanjian gencat-
an senjata yang dibuatnya.
Jika kita berharap jalan ke-
luar pada PBB juga setali tiga uang.
Berdirinya negara Israel sesung-
guhnya adalah karena keputusan
PBB untuk membagi dua wilayah
Palestina. Pada 29 November 1947
PBB mengumumkan berdirinya
negara Israel di wilayah Palestina
setelah Khilafah Islam dinyatakan
dibubarkan, dimana Israel menda-
patkan 55% tanah wilayah Pales-
tina. Sehingga tidak aneh mengapa
Israel tidak pernah mau taat pada
resolusi PBB. Fakta empiris dan
historis juga menunjukkan bahwa
PBB tak lebih dari alat penjajahan
barat atas dunia ketiga khususnya
atas negeri-negeri muslim.
Maka jika telah jelas bahwa akar
masalah Palestina adalah penjaja-
han Yahudi Israel atas tanah kaum
muslimin Palestina. Maka telah je-
las pula bagi kita bahwa solusi atas
masalah Palestina adalah meng-
hapus eksistensi entitas ilegal yang
bernama Israel. Maka pertanyaann-
ya bagaimanakah caranya mengha-
pus eksistensi ilegal entitas penjajah
Yahudi Israel. Maka jawabannya
adalah dengan jihad fii sabilillah
sajalah Israel dapat di hapuskan.
Tidak ada cara lain selain itu.
Sedangkan solusi pembentukan
dua negara, negara Israel dan Pal-
estina merdeka seperti yang diusul-
kan dan terus diupayakan oleh ber-
bagai pihak seperti PBB, Amerika,
Eropa dan otoritas Palestina dan
Israel sendiri terbukti gagal. Gagal
karena selalu Israel selalu melang-
gar perjanjian yang ditanda-tan-
ganinya sendiri. Gagal karena Israel
terus saja memperluas wilayah atas
wilayah Palestina yang masih ter-
sisa.
Selain itu solusi pembentukan
dua negara tersebut adalah solusi
bathil yang bertentangan dengan
syariat Islam. Karena pada haki-
katnya tanah Palestina adalah tanah
wakaf milik seluruh kaum muslim-
in. Palestina adalah tanah Khara-
jiyah yang ditaklukkan oleh Umar
bin Khattab dari Romawi, sehingga
statusnya menjadi milik seluruh
kaum muslimin. Jadi bukanlah mi-
lik warga Palestina saja. Palestina
juga tempat dimana terdapat Masjid
al-Aqsha kiblat pertama umat Islam
dan tempat Israk dan Mikraj-nya
Nabi Muhammad saw.
Solusi pembentukan dua ne-
gara adalah sama dengan men-
gakui eksistensi negara Israel
Yahudi penjajah, sebagai sebuah
negara yang sah berdiri di atas tan-
ah Palestina. Dan sebenarnya solusi
pembentukan dua negara adalah
bentuk tipuan dari negara-negara
barat penjajah untuk melokalisir
masalah Palestina menjadi han-
yalah masalah rakyat Palestina saja.
Padahal, masalah Palestina adalah
masalah umat Islam sedunia.
Sudah saatnya umat Islam
untuk membuang jauh-jauh se-
mua solusi yang ditawarkan oleh
musuh-musuhnya. Karena jika
kita mengambil solusi dari musuh,
maka sebenarnya kita telah kalah
satu langkah dari musuh. Saatnya
kita hanya menjadikan sudut pan-
dang syariat Islam sebagai satu-
satunya sudut pandang atas selu-
ruh permasalahan kita, termasuk
masalah Palestina.
Terhadap argumentasi penu-
lis di atas, penulis yakin akan ada
yang membantahnya dengan alasan
bahwa solusi perang terhadap Is-
rael, sebenarnya telah diambil oleh
negara-negara Arab pada awal-awal
pembentukan Israel. Yakni pada
1948, 1956, 1967 dan 1973. Namun
selalu gagal karena Israel selalu
di dukung oleh Amerika Serikat.
Maka penulis mengingatkan bahwa
perang-perang itu semua hanyalah
perang yang terjadi dalam waktu
singkat.
Contohnya perang 1967 yang
hanya berlangsung selama 6 hari,
bahkan yang paling fenomenal
dalam perang Ramadhan atau dise-
but juga dengan perang yom kippur
pada 1973 hanya berlangsung se-
lama 22 hari. Perang selalu berakhir
ketika setiap negara yang memer-
angi Israel, mendapatkan apa yang
menjadi kepentingan nasionalnya.
Mesir berhenti memerangi Israel,
misalnya, setelah mendapatkan
kembali Sinai. Demikian juga Suri-
ah yang berhenti memerangi Israel
setelah mendapatkan dataran tinggi
Golan.
Artinya kendala terbesar atas
jihad total untuk membebaskan
Palestina adalah terpecah belahn-
ya umat Islam oleh nasionalisme
dalam institusi negara bangsa yang
sibuk dengan kepentingannya mas-
ing-masing. Padahal jika umat Is-
lam bersatu di bawah naungan kh-
ilafah Islamiyah yang menyatukan
umat Islam dalam satu wadah atas
dasar akidah yakni ukhuwah islami-
yah, maka hal seperti ini tidak akan
terjadi. Karena dalam khilafah tidak
ada satu jengkal pun wilayah umat
Islam yang boleh dirampas, tidak
ada satu orang muslim pun yang
boleh di bunuh, melainkan khali-
fah pasti akan mengumandangkan
jihad secara total atasnya.
Dan yang harus kita ketahui
adalah bahwa sehabat apapun Israel
dengan didukung oleh Amerika dan
sekutu-sekutunya tidak akan mung-
kin mampu melakukan perang ter-
buka secara total yang berkelanju-
tan dalam jangka panjang terhadap
umat Islam. Baik karena faktor ja-
rak, logistik, dana, dan faktor-faktor
lainnya. Cukuplah perang Irak dan
Afghanistan menjadi bukti ketidak-
mampuan barat yang bahkan den-
gan ratusan ribu tentara dan per-
senjataan canggih tidak mampu
berperang melawan umat Islam.
Padahal, yang dihadapinya barulah
kelompok-kelompok jihad, bukan
negara Islam atau khilafah Islam.
Wallahu muwaffiq ilaa aqwam ath-
thariq. (Republika online)
Bebaskan Palestina,
HAPUS ISRAEL!
ISIS Jangan Jadi Alat Merusak Islam
3
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
GEBYAR POLITIK
Jakarta (BBPos)- Pasangan
Prabowo Subianto-Hatta Raj asa
berpeluang untuk memenangkan
gugatan terkait sengketa Pilpres
2014 di Mahkamah Konstitusi
(MK).
Pakar hukum tata negara Mar-
garito Kamis menilai secara umum
peluang kemenangan itu terbuka,
karena ada dua hal yang menjadi
acuan dalam keputusan hasil Pil-
pres 2014. Acuan itu, kata Marga-
rito yang pertama adalah terdapat
permasalahan dalam level prosedur
paling bersifat fatal.
Seperti penggunaan Daftar Pe-
milih Khusus Tambahan (DPKTb),
itu luar biasa fatal lalu yang kedua
banyak sekali rekomendasi-reko-
mendasi Bawaslu yang tidak ditin-
daklanjuti oleh KPU, kata Margari-
to ketika dihubungi, Jakarta, Selasa
(5/8/2014).
Misalnya, lanjut Margarito,
rekomendasi Bawaslu seperti pe-
milihan suara ulang di DKI Jakarta
yang mencapai 5800-an lebih TPS
dan beberapa daerah tidak dijalan-
kan sepenuhnya oleh KPU dan han-
ya beberapa TPS saja.
Kemudian di Papua, secara
prosedur salah total, itu yang mem-
buat perkara ini memberi peluang
kepada tim Prabowo untuk me-
mangkan pertempuran ini. Setidak-
tidaknya beberapa perkara mereka
itu feeling saya akan dikabulkan
oleh Mahkamah Konstitusi, kata
Margarito.
Margarito yang juga merupa-
kan Guru Besar Hukum Tata Ne-
gara Universitas Khairun Ternate
itu memaparkan, langkah hukum
Prabowo-Hatta saat ini diuntungkan
oleh sikap KPU sendiri yang telah
membuka kotak suara tanpa menda-
patkan rekomendasi dari MK.
Menurutnya, langkah KPU yang
membuka kotak suara di tingkat ke-
lurahan dan kecamatan Itu sesuatu
yang tidak lazim dalam sebuah
perkara di Mahkamah Konstitusi.
Karena selama ini di MK bila ter-
jadi perdebatan dan perkara terkait
selisih angka maka MK selalu me-
merintahkan KPU untuk meng-
hadirkannya dan diperiksa secara
bersama-sama di MK.
Tetapi faktanya selama ini
pembukaan kotak suara itu dilaku-
kan atas prakarsa KPU sendiri. Jadi
apapun dalil KPU untuk membuka
kotak suara itu telah menyalahi atu-
ran dan menyimpang dalam perka-
ra pemilu di MK. Dan tindakan itu
menurut saya akan menambah
keyakinan hakim MK bahwa ada
yang tidak beres dalam penyeleng-
garaan pilpres kemarin, ujarnya.
(***)
Prabowo-Hatta Berpeluang Menang di MK
Seperti penggunaan Daftar Pe-
milih Khusus Tambahan (DP-
KTb), itu luar biasa fatal lalu yang
kedua banyak sekali rekomendasi-
rekomendasi Bawaslu yang tidak
ditindaklanjuti oleh KPU,
4
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
SEPUTAR BANDUNG BARAT
Cipongkor (BBPos) ,-
Abdul Rohman, Kepala Desa
(Kades) Cibenda Kecamatan
Cipongkor Kabupaten Band-
ung Barat. Usianya masih
muda, baru 27 tahun. Kades
termuda di Bandung Barat.
Ia mengemban amanah untuk
mengayomi dan melayani tidak
kurang dari 6000 penduduk,
termasuk untuk mengolah serta
memberdayakan segala sumber-
daya yang ada di desanya hingga
menjadi asset yang berpotensi
agar bermanfaat bagi masyarakat
dan pada gilirannya dapat
mensejahterakan masyarakat.
Ditemui di kediamannya,
Abdul Rohman mengatakan,
sejak dilantik Oktober 2013, terus
melakukan upaya meningkat-
kan pelayanan pada masyarakat
serta secara bertahap melaku-
kan akselerasi pembangunan di
Desa Cibenda sesuai dengan visi
misinya sebagai kepada desa,
meski dengan serba keterbatasan.
Abdul Rohman yang sempat
menjadi tenaga honorer di sebuah
SMP menjelaskan visi misinya.
Ada beberapa sektor yang akan
menjadi perhatiannya dalam
mengimplementasikan visi mis-
inya itu. Diantaranya infrastruk-
tur, kesehatan dan keagamaan.
Menurutnya infrastruktur
adalah urat nadinya kehidupan
masyarakat. Sedangkan kes-
ehatan faktor krusial yang akan
menjadi bekal utama dalam
aktivitas pembangunan. Na-
mun semua itu harus mendapat
pengawalan melalui mental yang
agamis agar upaya-upaya dalam
membangun daerah selalu berada
dalam koridor yang benar.
Ketiga sektor itu, menurutnya,
memiliki peranan sangat penting
dalam kehidupan bermasyarakat.
Umpamanya infrastruktur yang
layak selain akan mampu meng-
gerakan roda perekonomian, juga
akan menstimulasi munculnya
sumber daya yang lain yang
bermanfaat untuk masyarakat
Menimbulkan gairah dan
kreativitas masyarakat, sehingga
upaya mencapai akselerasi pem-
bangunan itu akan tercapai sesuai
tujuan yang menjadi harapan ber-
sama. Semoga ini dapat menjadi
aspirasi yang mampu didengar
dan diakomodir juga oleh pemer-
intah daerah KBB, ujarnya. ***
Gununghalu, BB Pos,- Kegiatan Ta raweh Kelil-
ing yang sudah menjadi age nda rutin Bupati KBB
dan jajaran Pemdanya kembali di gelar selama
bulan Rhamadan kemarin secara bergiliran di be-
berapa wilayah di KBB ini, dan pada hari jumat , 4/7
lalu Kecamatan Gununghalu mendapat giliran un-
tuk kegiatan Taraweh Keliling yang dipimpin lang-
sung oleh Bupati H.Abu Bakar didampingi Wakil
Bupatinya.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan
itu hampir semua Kepala Dinas dari SKPD , SKPB
para Asisten, Kabid, Kasi. Sementara pihak yang
menyambut rombongan Pemda terdapat para Ca-
mat dan jajarannya serta semua para Kepala Desa
dari Kecamatan Gununghalu, Rongga, Cipongkor
dan Sindangkerta.
Penyenggaraan Tarling itu menyimpan beberarapa
cacatan yang di rangkum dari berbagai pendapat pa-
ra tokoh yang mencermati kegiatan itu, masyarakat
yang semula merasa ba ngga dan cukup antusias
karena akan berkesempatan melaksanakan Ibadah
Tarawih bersama-sama dengan pimpinannya, sebuah
kesempatan berharga yang langka, namun pada akh-
irnya masyarakat terpaksa harus mencari tempat lain
(masjid kecil, surau atau mushola) untuk melaksana-
kan aktivitas ukhrowinya, karena masjid kebangga an
masyarakat Gununghalu itu hanya dipinjam untuk
acara seremoni duniawi bagi birokrasi dan tamu un-
dangan Pemda.
Sementara ajakan Bupati KBB agar masyarakat
memiliki pilihan yang sama dan seragam pada saat
menyalurkan hak pilihnya dalam Pilpres 9 Juli. aja-
kan yang berlatar belakang dari kapasitasnya selaku
pimpinan sebuah Partai Politik di KBB, sangat tel-
anjang terlihat itu semata untuk kepentingan Partai
Politik yang di pimpinnya. Dinilai sebuah propaganda
yang dinilai bukan pada tempat dan waktu yang etis,
karena disampaikan ditengah masyarakat yang sangat
heterogen, baik mind set dan pola pikirnya, latar be-
lakang pendidikannya, oreintasi politiknya serta kehet-
erogenan persfektifnya, walau semuanya merupakan
masyarakat KBB juga.
Sekalipun masyarakat masih memiliki kasa-
daran bahwa pada hakikatnya pemimpin adalah
imam, panutan, penuntun dan pemandu arah
bagi masyarakatnya yang sewajarnya ha rus di
digugu dan ditiru, tidak akan mempermasalah-
kan pemimpinnya itu berasal dari partai politik
apa, berasal dari daerah mana, bahkan kalau-
pun pe mimpinnya itu tersangkut masalah hukum
sekalipun masyarakat tetap akan menghormati
dan menyembahnya laksana manusia setengah
dewa , kalau pemimpin itu sudah mampu mengisi
relungrelung hati rakyatnya, pemimpin yang selalu
hadir ketika masyarakat membutuhkannya, pem-
impin yang membuka hati, mata dan telinganya
ketika masyarakat berteriak-teriak karena kecewa
pemimpin yang membuka tangan dan melapa-
ngkan dada ketika masyarakat mengkritisinya ,
bahkan sejatinya , pemimpin melalui kebijakannya
harus mampu menciptakan dinamika kehidupan
masyarakat yang lebih baik , pemerintah dengan
kinerja dan etos kerjanya harus bisa menstimu-
lasi kehidupan masyarakat yang positif , bukan
menarik-nariknya untuk kepentingan politik semata.
Dimana pemerintah KBB ketika sarana in-
frastruktur yang harusnya menjadi urat nadi ke-
hidupan masyarakat justeru menjadi momok
menakutkan , menjadi brand image yang
mempermanenkan di wilayah selatan KBB di daf-
tar daerah tertinggal dan terisolir. Dimana pemer-
intah ketika satu per satu korban berjatuhan akibat
kecelakaan di jalan yang berbatu dan berkubang
lumpur , banyak kendaraan baik roda 2 dan roda
4 bergantian masuk jurang. Dimana pemerintah
ketika masyarakat dipusingkan oleh terus naiknya
harga dan terlambatnya pasokan bahan pokok ka-
rena ongkos angkut yang mahal.
Masyarakat mengharapkan pemimpin yang
responsive serta mampu menghadirkan pemerinta-
hannya di tempat dan pada saat yang tepat , dan itu
belum cukup tergantikan oleh hanya sekedar me-
nyebutkan angka APBD untuk peningkatan kualitas
jalan (sector Bina Marga) yang sebesar 115 Miliar
, sebelum itu benar-benar terrealisasikan dan dapat
dinikmati masyarakat seperti yang beberapa tahun
sebelumnya pernah di canangkan oleh Bupati untuk
pembangunan jalan dari konpensasi Upper Cisokan
namun sampai saat ini hanya bagai pungguk mer-
indukan bulan..**TEAM.
Abdul Rohman Kades Termuda
LAGI - LAGI MASYARAKAT DI TARIK-
TARIK UNTUK KEPENTINGAN POLITIK
Catatan Lain dari Tarling Bupati KBB di Gununghalu
5
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
SEPUTAR BANDUNG BARAT
Gununghalu (BBPos),- Kelompok
us aha bersama Forum TKI Purna di
Su kamenak Rt.02 Rw.05 Desa Celak
Kecamatan Gununghalu Kabupaten Ban-
dung Barat berdiri dan mendapat pen-
gakuan hukum melalui akta pendirian
oleh Notaris, 10 Februari 2014. Seka-
rang sudah membina beberapa kelom-
pok dalam berbagai bidang usaha dan
mendapat bantuan modal dari Pemda
KBB sebesar Rp.75 juta. Diserahkan
secara simbolis oleh Bupati Bandung
Barat, H. Abu Bakar kepada Ketua Forum
TKI Purna, Hj.Noneng Syamsiyah, be-
berapa waktu lalu. Selain itu kelompok ini
sudah mendapat berbagai penghargaan,
sertifikat dan piala sebagai prestasi yang
sudah ditunjukannya , baik tingkat ka-
bupaten maupun tingkat Propinsi Jawa
Barat dan Nasional. Tujuan perkumpulan
Forum TKI Purna ini adalah meningkat-
kan keterampilan, pemberdayaan bagi
para purna TKI, pengembangan minat
dan bakat, pembinaan life skill dan pem-
berdayaan bidang ekonomi. Untuk men-
capai tujuannya kelompok ini melakukan
usaha-usaha seperti menghimpun dana
dari anggota dan pendukung perkum-
pulan ini untuk dipergunakan dalam
bidang yang produktif dan konstruktif.
Mengadakan kerjasama dengan institusi
atau badan-badan lain baik pemerintah
maupun swasta dalam dan luar negeri.
Menyelenggarakan pelatihan-pelatihan
teknis, penyuluhan dan seminar-sem-
inar. Memberikan konsultasi dan pen-
dampingan pada kelompok lain serta
mengadakan usaha lain yang sesuai
dengan maksud dan tujuan serta orien-
tasi kelompok. Beberapa produk yang
sudah dihasilkan dan sudah tersebar di
pasaran adalah berupa berbagai jenis
makanan hasil kera-
jinan dengan bahan
baku dari sumber daya
local. Semua komoditi
ini dapat dijadikan se-
bagai oleh-oleh khas
dari Gununghalu dan
sekitarnya yaitu berupa
keripik singkong, ubi
dan talas dengan ber-
bagai rasa dan bentuk menarik serta
berbagai manisan dengan bentuk dan
corak yang memberikan citarasa serta
diyakini dapat memenuhi selera kon-
sumennya. Seiring dengan berjalan-
nya waktu dan ketekunan dari pengelola
kelompok Forum TKI Purna ini, saat ini
sudah berkembang opini yang men-
jadi idiom dan menjadi brand image bagi
masyarakat , sehingga siapapun , dari
manapun dan dari strata apapun yang
kebetulan berkunjung ke Gununghalu,
belum lengkap kalau tidak singgah dan
sekaligus mencoba berbagai produck
hasil kreativitas dari para anggota Forum
TKI Purna ini . *** Gus
Gununghalu (BB Pos),- Bina wi layah
(Binwil) salah satu kegiatan rutin yang sudah
terprogram dan menjadi agenda tahunan TP
PKK Kabupaten Bandung Barat. Selain sebagai
sarana pembinaan dan konsolidasi organisasi,
juga sebagai bahan evaluasi dan monitoring ter-
hadap kinerja TP PKK kecamatan, desa hingga
tingkat RW dan RT.
Setiap kegiatan Binwil PKK selalu disertai
melakukan penilaian terhadap berbagai lomba
yang berkaitan dengan PKK, seperti yang sudah
dilaksanakan baru-baru ini di Desa Sirnajaya
Kecamatan Gununghalu.
Pelaksanaan Binwil di desa itu sekaligus
untuk melakukan penilaian terhadap lomba 10
Program Pokok PKK ditambah lima jenis lomba
yang berkaitan dengan PKK. Bahkan, sekarang
ditambah lomba TBM Perpustakaan Desa.
Kegiatan itu dipimpin Ketua TP PKK KBB, Hj.
Elin Abubakar dengan disertai tim penilai yang
mempunyai kompetensi dengan berbagai jenis
lomba itu. Ketua TP PKK KBB, Hj.Elin Abubakar
dalam sambutannya di acara pembukaan keg-
iatan itu menjelaskan, meteri yang dilombakan
adalah 10 Program Pokok PKK, Panca Lomba
dan TBM Perpustakaan Desa.
Maksud panca lomba diantaranya men-
genai pelaksanaan administrasi TP PKK Desa,
RW, RT dan Dasawisma, penilaian terhadap
penanggulangan traficking dan PKDRT serta
gerakan 20 menit bersama anak, penilaian ter-
hadap perkembangan dan pengelolaan admin-
istrasi UP2K PKK, penilaian hatinya PKK dan
penilaian mengenai pemanfaatan TOGA (Tana-
man Obat Keluarga).
Hj.Elin Abubakar yang juga Ketua KONI
KBB memperkenalkan satu persatu tim penilai
dari Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah
(KPAD). Rombongan ini, ujarnya, merupakan
tim I. Selain itu, Hj Elin menyerahkan bantuan
secara simbolis kepada Desa Sirnajaya berupa
APE, beberapa PKDRT dan trafficking. 30 unit
meja untuk PAUD dan beberapa buku paket
untuk DKM dan perpustakaan. Bantuan itu dit-
erima Ketua TP PKK Desa Sirnajaya Kecamatan
Gununghalu.***Gus
Sindangkerta (BBPos),- Acep Adian-
syah, beberapa waktu lalu, dilantik jadi Kepa-
la Desa Buninagara Kecamatan Sindangkerta
Kabupaten Bandung Barat, di Aula Kecama-
tan Sindangkerta, untuk periode 2014-2020.
Dihadiri para tokoh, para ketua lembaga,
BPD, LPMD, para Ketua RW dan RT, tim
penggerak PKK serta sejumlah masyarakat.
Hadir pula Asisten Bidang Pemerinta-
han, Aseng Junaedi, Kepala BPMPD KBB,
Kusnindar, camat beserta jajaran Muspika
Kecamatan Sindangkerta. Seusai melan-
tik, Wakil Bupati Bandung Barat, H.Yayat T
Soemitra mangatakan, pertama yang harus
dilakukan kepala desa adalah bagaimana me-
nata kembali kehidupan bermasyarakat yang
mungkin sempat terpecah dan berbeda pa-
ham, sebagai konsekwensi logis dari adanya
proses pemilihan kepala desa.
Rangkullah mereka. Jadikanlah mitra
dalam mengemban tugas sebagai kepala desa.
Walaupun ada perbedaan visi dan misi, tapi
sesungguhnya mempunyai tujuan yang sama
yaitu untuk membangun desa dan untuk kes-
ejahteraan masyarakat di Desa Buninagara.
Rasa tanggungjawab selaku kepala desa
akan semakin berat. Kehidupan seorang
kepala desa tidak bisa terlepas dari kehidu-
pannya secara pribadi, sebab kehidupan
pribadi seorang pejabat publik selalu ditun-
tut untuk menjadi figur yang akan dicontoh
dan menjadi suri tauladan bagi masyarakat.
Di sisi lain, H.Yayat T Soemitra menyampai-
kan keprihatinannya atas kondisi infrastruk-
tur jalan di wilayah bagian selatan KBB ini,
yang secara substansi wilayah selatan ini
merupakan daerah yang menjadi salah satu
alasan yang mendorong terjadinya peme-
karan Kabupaten Bandung hingga lahirnya
Kabupaten Bandung Barat.
Mudah-mudahan dengan dukungan
berbagai pihak termasuk masyarakat yang
ada di wilayah selatan ini, Kecamatan Sin-
dangkerta, Gununghalu, Rongga dan Cipong-
kor, dalam waktu dekat akan segera menjadi
prioritas pembangunan, ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Buninagara
yang baru dilantik, Acep Adiansyah didamp-
ingi istrinya Ny.Dewi ketika diwawancarai
BBPos selepas acara pelantikan mengatakan,
akan berupaya untuk melanjutkan pemban-
gunan, serta menjaga dan memelihara apa
yang sudah ada dan dianggap sudah baik.
Namun, yang masih kurang harus terus dit-
ingkatkan dan dibenahi.
Kalau dipandang perlu untuk membuat
perubahan tentunya perubahan ke arah yang
lebih baik untuk Desa Buninagara, ungka-
pnya. *** Gus
Acep Adiansyah:
Perubahan ke
Arah Lebih Baik
Forum TKI Purna Sejahterakan Masyarakat
HJ.Elin Abubakar Pimpin Binwil PKK
6
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
SEPUTAR DALEM BANDUNG
SOREANG, (BBPos).-Tingkat keha-
diran Pegawai Negeri Sipil (PNS) di ling-
kungan Pemerintah Kabupaten Bandung di
hari pertama kerja pascalibur Idulfitri, Se-
nin (4/8) mencapai 94,06 persen. Para PNS
yang tidak hadir, selain karena cuti, ada juga
yang sakit. Untuk mengetahui secara lang-
sung tingkat kehadiran bawahannya, Bupati
Bandung, H. Dadang M. Naser dan wakilnya
Deden Rumaji melakukan inspeksi men-
dadak (sidak) ke beberapa Satuan Kerja Per-
angkat Daerah (SKPD).
Berdasarkan data yang diperoleh, PNS
di lingkungan Pemkab Bandung yang ber-
jumlah 2.160 orang, 163 di antaranya tidak
hadir (5,94 persen) dengan rincian 122 cuti
dan sakit, serta 41 orang tidak memberikan
keterangan.
Bupati Dadang M. Naser di sela-sela
sidak ke sejumlah SKPD di lingkungan
Pem kab Bandung, Senin (4/8) menutur-
kan, sidak pascalibur Lebaran ini dilakukan
juga oleh Inspektorat, Satpol PP serta Dinas
Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan
(DKPP). Hasilnya cukup memuaskan, kare-
na tingkat kehadiran PNS pada hari pertama
kerja tersebut cukup bagus, yaitu masih di
atas 90 persen.
Tingkat kehadiran para PNS cukup ba-
gus, yakni di atas 90 persen. PNS yang tidak
hadir, selain karena cuti, juga ada yang sak-
it, katanya.
Terkait PNS yang tidak masuk tanpa
keterangan, Dadang menjelaskan, pihaknya
siap memberikan teguran lisan atau tertulis.
Namun, pihaknya akan mencari tahu alasan
pasti pegawai yang tidak masuk di hari per-
tama kerja tersebut. Walau ada yang tidak
hadir, secara keseluruhan, pelayanan sudah
berjalan seperti biasa, jelasnya.
Bupati melakukan sidak ke SDAPE, Dis-
nakan, Distanbunhut, Bapapsi, dan Disdik.
Sedangkan wakilnya Deden Rumaji, di anta-
ranya melakukan sidak ke Dinkes dan Bina
Marga.
Pada kesempatan itu, Deden Rumaji
mengapresiasi para pegawai yang telah bek-
erja sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Bahkan untuk PNS di lingkungan Dinkes
dan Bina Marga, tingkat kehadiranya men-
capai 100 persen. Saya menyampaikan ban-
yak terima kasih kepada pegawai yang telah
masuk tepat waktu, tutur Deden.
Menurut Deden, kehadiran pegawai akan
berpengaruh terhadap kinerja, apalagi Dinas
Bina Marga yang menargetkan jalan mantap
di tahun 2014.
Kami memberi penghargaan kepada
pegawai yang hadir tepat waktu. Jangan
hanya diberi sanksi kalau kerjanya telat, tapi
harus diberi penghargaan juga kalau kerjan-
ya tepat waktu. Jadi, bisa memberikan moti-
vasi kepada pegawai, ujarnya. (***)
Tingkat Kehadiran PNS Capai 94 Persen
Bupati Lakukan Sidak
Peternak Sapi Sulit
Dapat Bantuan Modal
SOREANG,(BBPos).-Akses perbankan menjadi
kendala bagi para peternak sapi potong di Kab. Band-
ung. Sebab untuk mendapatkan bantuan kredit lunak,
para peternak harus menyertakan agunan.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disna-
kan) Kab. Bandung Hermawan di ruang kerjanya,
Senin (4/8/14) menuturkan, meski pemerintah Pu-
sat yang telah menggelontorkan anggaran sebesar
Rp 10 triliun untuk bantuan permodalan peternak
sapi potong berupa pinjaman lunak, namun tetap
sulit diakses seperti harus ada angunan dan syarat
lainnya.
Ditegaskan Hermawan, sistem perbankan yang
sulit diakses peternak terutama peternak kecil ini,
sebenarnya memiliki nilai positif dan negatif. Sebab
tetap harus jelas pertanggunjawabannya.
Selain masalah persyaratan perbankan, lanjut
Hermawan, kurangnya sosialisasi juga membuat
banyak peternak yang tidak mengetahui adanya ban-
tuan permodalan tersebut. (***)
Kab Bandung Tak Dapat
Formasi CPNS Tahun ini
SOREANG,(BBPos).-Kabupaten Bandung sa-
lah satu daerah yang tidak mendapat formasi calon
pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini. Pasalnya,
belanja pegawai di Pemkab Bandung masih lebih di
atas 50 persen dari belanja barang. Demikian dika-
takan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan
Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bandung, Erick Juriara
pada wartawan di Soreang, Kabupaten Bamdung,
Senin (4/8/14).
Dikatakan Erick, yang tidak mendapat formasi
CPNS bukan hanya Kabupaten Bandung, tapi ada 12
kabupaten kota. Namun masih ada kabupaten kota
yang menyatakan tidak siap menerima CPNS tahun
ini, tambahnya.
Sebenarnya, kata Erick, pihaknya sudah men-
gajukan formasi CPNS ke pemerintah pusat, namun
ditolak karena tak memenuhi syarat alias belanja
pegawainya masih cukup tinggi. Dikatakannya, se-
benarnya Pemkab Bandung masih membutuhkan
CPNS, khusus dibidang tenaga guru dan tenaga kes-
ehatan.
Cukup banyak juga kekurangannya hingga 9000
orang. Namun Pemkab Bandung tak mendapat for-
masi CPNS, katanya.
Sementara jika ada lowongan. CPNS ini, lanjut
dia, ada puluhan ribu warga yang mendaftar mencari
peruntungan menjadi CPNS. Kemungkinan tahun ini,
akan lebih banyak orang yang mendaftar jadi CPNS,
tambahnya. (***)
Polres Ciduk Dua
Perampas Motor
SOREANG,(BBPos).- Petugas Sat Reskrim Pol res
Bandung berhasil menciduk dua tersangka perampas
sepeda motor yang beroperasi di Jln. Al-Fathu, Sore-
ang, Kab. Bandung, Jumat (18/7/14) lalu. Guna pe-
nyelidikan lebih lanjut petugas mengamankan barang
bukti berupa 2 unit sepeda motor, 1 buah senjata air
gun, 1 bilah belati dan satu buah handphone.
Kedua tersangka yang kini masih merinkuk dita-
hanan Mapolres Bandung, adalah Jk (29) dan Bj (22)
warga Bandasari, Cangkuang, Kab. Bandung. Para
tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pen-
curian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman
7 tahun penjara.
Wakapolres Bandung, Kompol Agung N Maslo-
man didamping Kasat Reskrim, AKP Pribadi Atma
dan KBO Reskrim, Iptu Putu Angga kepada GM di
Mapolres Bandung, Selasa (5/8) menuturkan, aksi
tersangka yang dilakukan sekira pukul 22.30 WIB,
bermula dengan mendatangi korban Aris yang se-
dang nongkrong di pinggir jalan tersebut. Tersangka
BJ langsung memukul korban, sementara tersangka
Jk menodongkan senjata air gun untuk menakutinya.
Melihat korban tidak berkutik, tersangka lang-
sung membawa motor Kawasaki Ninja korban. Na-
mun seminggu kemudian tersangka berhasil diciduk
di tempat berbeda, katanya. (***)
SOREANG,(BBPos).- Menindak-
lanjuti UU No. 6/2014 tentang desa
dan PP No. 43/2014, maka Pemkab
Bandung bersiap akan melaksana-
kan pemilihan kepala desa (pilkades)
secara serentak mulai tahun 2015.
Untuk sementara sambil menunggu
pilkades serentak, Pemkab Bandung
mengangkat pejabat kepala desa
yang dilantik camat setempat.
Bupati menunjuk pejabat kepala
desa yang berasal dari PNS dari
pemerintahan desa atau masyarakat
desa setempat, kata Kabag Hukum
Pemkab Bandung, Diki Anugerah,
di ruang kerjanya, Selasa (5/8).
Jumlah desa di Kab. Bandung
sebanyak 270 desa sehingga mulai
tahun depan digelar pilkades ser-
entak maksimal setahun tiga kali.
Namun saat ini sedang disiapkan
Raperda pilkades serentak yang
akan diajukan kepada DPRD Kab.
Bandung. Kalau belum ada Perda,
maka tidak akan bisa melaksana-
kan pilkades serentak, ujarnya.
Nantinya Pemkab Bandung mengacu
kepada masa akhir tugas seorang kades
sebelum mengadakan pilkades seren-
tak. Bisa saja puluhan kades yang masa
jabatannya habis hampir bersamaan
digelar pilkades serentak sehingga lebih
menghemat pembiayaan, katanya.(***)
Pemkab Bandung Akan Lakukan Pilkades Serentak
7
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
SEPUTAR BANDUNG RAYA
Cipatat (BBPos),- Muspika Ke camatan
Cipatat Kabupaten Ban dung Barat bersama
GP3A dan warga di enam desa bergotong royong
memperbaiki jembatan talang lama di Ra-
jamandala Cipancur secara swadaya dan budaya
rereongan.
Capat Cipata, Drs. Yudi, mengatakan,
dari hasil rereongan terkumpul dana sebesar
Rp2.750.000. Digunakan untuk membeli bahan-
bahan materil seperti semen, pasir, batu dll. AA.
Suhara menjelaskan de ngan diperbaikinya jem-
batan ta lang ini bisa menambah debit air yang
dibutuhkan para petani.
Kami bersama warga melakukan normalisasi
saluran irigasi untuk memperlancar jalannya air.
Diikuti 377 warga dari 22 RW di enam desa. Se-
mentara itu, Kepala Desa Rajamandala Kulon, H.
Nasir, mengatakan GP3A meski tidak mendapat-
kan honor dari dinas terkait tetap melaksanakan
tugasnya dengan baik.
Namun begitu diharapkan ada perhatian dari
bupati khususnya dari dinas terkait.
Maksudnya harus ada honor bagi GP3A ka-
rena tugasnya berat. Setiap hari mengawal air,
mengatur dan membagi air ke petani, termasuk
membersihkan saluran airnya, ujarnya.
Camat Cipatat, Drs. Yudi mengatakan, mer-
asa bangga dengan ke bersamaan warga dalam
memperbaiki jembatan talang lama ini. Budaya
gotong royong perlu dilestarikan agar wilayah
Kecamatan Cipatat bisa swasembada pangan.
***
Ridwan Kamil Optimistis
dengan Anggota Dewan Baru
Bandung (BBPos) -Wali Kota Bandung
Rid wan Kamil memiliki keyakinan tinggi bisa
berkolaborasi dengan anggota DPRD Kota Band-
ung periode 2014-2019.
Ridwan menilai, anggota dewan baru akan
memiliki semangat tinggi untuk membangun
masyarakat.
Besok dewan pelantikan. Saya harap dewan
baru bisa menyesuaikan. Soalnya ada 33 anggota
dewan baru, sisanya 17 lagi anggota lama. Saya
yakin ada kesepahaman dan daya semangatnya
fresh, ucap Ridwan saat ditemui di Plaza Balai
Kota Jalan Wastukancana Kota Bandung, Senin
(4/8/2014).
Menurut Ridwan, bersama anggota dewan
baru akan memudahkan komunikasi karena
dimulai dari nol lagi. Program Kota Bandung
bisa dikawal tanpa politisasi.
Per Agustus ini kita butuh sinergitas untuk
proyek infrastruktur karena lelang sudah beres.
Jadi bakal riweuh oleh pekerjaan fisik. Dulu ko-
munikasi susah agak repot karena masih hangat
pilkada, sekarang lebih fresh, ucapnya.
Ridwan menginginkan usai pelantikan ada
semacam forum rutin antara DPRD Kota Band-
ung dan Pemkot Bandung. Minimalnya sebulan
sekali ada kegiatan makan malam bersama un-
tuk silaturahim dan evaluasi program.
Jangan berdebat di media karena ketidak-
sepahaman. Pokoknya sekarang lebih optimis,
tegasnya. (***)
BANDUNG,(BBPOS).-
Infrastruktur merupakan sa-
lah satu kendala yang utama
dalam arus mudik dan balik
Lebaran 2014 di jalur pantura,
tengah dan selatan. Hal terse-
but diungkapkan Kapolda
Jabar Irjen Pol Mochammad
Iriawan saat ditemui wartawan
di Mapolrestabes Bandung, Se-
lasa (5/8/14).
Salah satunya kendala in-
frastruktur yaitu ada jembatan
Comal di Pemalang, Jateng dan
Cibaruyan, di Kab. Ciamis yang
menjadi masalah. Akan tetapi
kita maksimal lakukan ini, yang
jelas di pantura itu tidak ada
penguncian lalu lintas, terang
Kapolda, seraya menambahkan,
dengan begitu tidak ada stagnan
di jalur tersebut, dikarenakan
pihaknya sudah melakukan cara
bertindak pagar betis anggota di
jalan pantura, selatan dan ten-
gah dan di pantura kita back up
heli 3. Sehingga disana pihaknya
bisa lihat setiap saat ada apa di
ujungnya, kok jalannya pelan
sekali. Dengan begitu, lang-
sung menurunkan tim pengurai
kemacetan yang menggunakan
motor siapkan satu personel di
setiap km 1, katanya.
Tidak hanya itu, lanjutnya,
kendala lainnya adalah waktu
mudik yang bersamaan, di H-3
dan H-2 kepadatan kendaraan
sangat luar biasa, sedikitnya
pada H-2 sebanyak 2,3 juta ken-
daraan bermotor yang keluar
lewat Jabar baik jalur tengah,
selatan atau utara.
Kapolda pun mohon maaf
bila dalam pelayanan polda
jabar masih ada, masih banyak
kekurangan. Kita akan perbaiki
di kemudian hari. Yang jelas,
kita akan menyempurnakan apa
yang kita lakukan sebagai pen-
gayom pelindung masyarakat,
terangnya. (***)
Gotongroyong Perbaiki
Jembatan Talang
BANDUNG, (BB Pos)-
Gubernur Jawa Barat Ahmad
Heryawan (Aher) meminta
seluruh masyarakat di Jawa
Barat menolak kehadiran
Islamic State of Iraq and
Syria (ISIS). Ia pun me-
minta masyarakat segera
melaporkan jika menemu-
kan adanya gerakan atau
sesuatu yang berbau ISIS.
Saya minta masyarakat me-
nolak (ISIS). Deteksi dini kepa-
da masyarakat, segera laporkan
ke pihak berwajib, kata Aher
di Gedung Sate, Kota Bandung,
Jawa Barat, Selasa (5/8/2014).
Tak hanya ISIS, Aher
meminta masyarakat me-
laporkan jika menemukan
hal berbau menyesatkan.
Itu demi mencegah adanya
paham tertentu yang akan
merusak tatanan masyarakat.
Aher sendiri mengaku be-
lum menerima laporan dari
masyarakat soal adanya
gerakan atau kelompok ISIS
di Jawa Barat. Belum ada
laporan. Mungkin ke Polda
Jawa Barat atau intelijen
sudah ada laporan. Kalau ke
saya belum, ungkapnya.
Disinggung pandangan-
nya soal ISIS, ia belum be-
rani menyimpulkan apakah itu
merupakan gerakan teroris atau
bukan. Tapi yang jelas tindakan
kekerasan akan diperanginya.
Siapa pun atas alasan apa pun
melakukan kekerasan, saya
melarang, tandas Aher. (***)
Soal ISIS, Ini Permintaan Aher kepada Warga Jabar
Infrastruktur Menjadi Kendala Arus
Mudik dan Balik Lebaran 2014
Bandung, (BBPos)-
Kepala Satuan Polisi Pamong
Praja (Satpol PP) Provinsi Jabar
Udjwalaprana Sigit, menya-
takan siap meningkatkan razia
khusus memberantas peredaran
minuman keras di wilayah kota/
kabupaten, Jabar.
Kami siap menertibkan
peredaran miras (minuman
keras), bersinergi dengan Satpol
PP kota/kabupaten, kata Sigit
di Bandung, Selasa.
Ia menuturkan, penertiban
peredaran minuman keras di-
lakukan untuk mencegah ber-
tambahnya korban jiwa akibat
menenggak minuman beralko-
hol yang tidak jelas komposis-
inya.
Ia menegaskan, tidak ada
toleransi lagi dan akan menin-
dak tegas sesuai aturan yang
berlaku bagi penjual minuman
keras.
Sudah tidak ada toleransi
lagi, karena masalah ini sudah
menelan korban, katanya.
Upaya Satpol PP tersebut
setelah dilaporkan delapan or-
ang, dua diantaranya anggota
Satpol PP Kota Cimahi mening-
gal dunia dalam waktu berbeda
setelah mengonsumsi minuman
keras oplosan.
Korban warga Desa Cipag-
eran dan Desa Sukaresmi,
Kecamatan Cimahi Utara,
meninggal dunia dalam wak-
tu berbeda Jumat (1/8) dan
Sabtu (2/8) setelah meneng-
gak minuman keras oplosan,
Kamis (31/7).
Selanjutnya dua anggota
Satpol PP Kota Cimahi dan dua
warga Kampung Nyalindung,
Kelurahan Citeureup, Kecama-
tan Cimahi Utara meninggal
dunia, Kamis (31/7) dan Jumat
(1/8) setelah mnenggak minu-
man yang tidak jelas komposis-
inya, Rabu (30/7). (***)
Kasatpol PP Jabar Siap Tingkatkan Razia Minuman Keras
8
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
EDUKASI
Subang (BBPos)-, Di Dusun
Tegalkoneng II Desa Tambakjati Ke-
camatan Patokbesi Kabupaten Subang
terlihat Kampus MI/RA Sirojul Munir
berdiri tegak yang setiap akhir tahun
pelajaran selalu merayakan keberhasi-
lan anak didiknya dengan berbagai keg-
iatan akademik yang mempelihatkan
kerakter maupun skill siswa siswinya,
diantaranya drama komedi, tari sant-
riwan dan santriwati, lomba pidato,
gotong singa khas Subang, drum band,
kirab keliling seputar Desa Tambakjati
dan merucut pada puncak acara diisi
oleh tabligh akbar.
Menurut Kepala Sekolah MI Siro-
jul Munir, Saepudin,Sag, kegiatan ini
sudah rutin dlakukan tiap akhir tahun
pelajaran yang bertujuan untuk men-
gangkat kreatifitas siswa siswi sesuai
dengan visi madrasah yatu penguasaan
ilmu agama, ilmu pengetahuan, kecaka-
pan dan akhlakul karimah sebagai mod-
al dasar bermasyarakat.
Mengenai pendanaanya mengingat
kegiatan ini hampir 100% keinginan
dari orang tua siswa, maka pendanaan
ditanggung renteng 75% oleh orang tua
siswa.
Untuk itu saya beserta dewan guru
mengucapkan banyak terima kasih ke-
pada seluruh lapisan masyarakat yang
telah mendukung secara moril maupun
spiritual, termasuk kepada para pemuda
yang tergabung dalam organisasi kepe-
mudaan. Mereka telah menyumbang-
kan tenaga maupun fikiran demi kema-
juan pendidikan anak bangsa,ujarnya.
*** Ali
Cianjur BB Pos, Taman Kanak-kanak (TK) melati
lima, beralamat di Kp Kajar-kajar RT 01/05, Desa Ker-
tasari, Kecamatan, Cianjur, Jawa Barat, telah lama tidak
memiliki gedung milik sendiri, melainkan melakukan
kegiatan belajar mengajarnya dilaksanakan di ruangan
Madrasah milik warga setempat.
Berkat kesabaran dan ketekunan para pengelola TK
Melati Lima nyatanya sekarang terjawab, sebentar lagi TK
tersebut akan memiliki gedung permanen milik sendiri
dengan ukuran 16 m x 8,5 m, satu ruangan untuk bejar
siswa dan satu ruangan untuk guru. Bangunan tersebut
berdiri dilahan seluas 140 m2, hibah dari H. Mustopa
warga setempat dan direncanakan akan menghabiskan
dana senilai 159 juta rupiah yang bersumber dari dana
hibah PMPN Mandiri Perdesaan.
Sementara Kepala Desa Kertasari, H. Muh Rudayat,
saat ditanya wartawan, sabtu, 12/07 menjelaskan, ia mer-
asa beryukur atas berdirinya bangunan TK Melati Lima,
karena telah lama melakukan aktifitasnya di ruangan Ma-
drasah, dengan adanya itu semoga TK tersebut semakin
maju dan mampu mencerdaskan anak didik di usia TK.
Selain itu, ia mengharapkan pula pada TK, RA dan
PAUD yang belum memiliki bangunan, mohon sabar
adanya, karena semua pasilitas pendidikan dan pasilitas
umum lainnya akan dibangun dan sekarang telah teren-
canakan, akan dibangun seluruhnya yang sumber dan-
anya tidak menunggu bantuan dari PNPM saja, dari dana
bantuan apapun akan terus diperhatikan, sesuai dengan
hasil musrenbangdes pada bulan lalu.
Selanutnya ia menharapkan pula pada TK, RA dan
PAUD yang telah memiliki bangunan sendiri, mohon
mampu memanfaatkan sesuai keinginan dan juga mam-
pu memelihara, merawatnya dengan baik, supaya tidak
lekah rusak, tegas Rudayat.
Dilain pihak salah seorang Guru TK Melatai Lima, Li-
lis Holisoh (39) menerangkan, TK Melati Lima itu berdiri
telah lama dan melaksanakan kegiatan bejar mengajarn-
ya dilaksanakan di dalam ruangan Madrasyah. Dengan
dibangunnya gedung TK tersebut ia bersama rekannya
merasa gembira, karena bangunan TK itu diimpikan sejak
mulai didirikan.
Dengan adanya itu, ia akan mempergunakannya
sesuai prorgam yang ada dan sekaligus akan merawatnya.
Rencanya bangunan TK tersebut akan dipergunakan dua
kegiatan belajar mengajar, pagi hanrinya akan digunakan
untu mengajar TK dan sore harinya akan dipergunakan
utuk Diniyah Awaliah.
Selain itu ia mengucapkan terimakasih pada Pemerin-
tah Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pemerin-
tah Pusat dan pada paradonatur setempat, terutama pada
H. Mustopa yang telah rema memberikan tanah hibah un-
tuk bangunan TK Melati Lima, pungkasnya, (C2R)
KBB, (BBPOS)-Bangsa Indonesia kaya
dengan seni dan budaya, dari sabang sampai
merauke, daerah nya mempunyai seni dan
budaya yang dijunjung tinggi serta dijadikan
salah satu kesenian adat untuk mengangkat
daerahnya itu sendiri. Seperti halnya sekarang
ini, dalam kenaikan kelas tahun 2014. Sdn bale
kembang tampilkan seni adat sunda lengser
dan pencak silat dan gebyar berpakaian serag-
am pramuka itu yang dikatakan kepala sekolah
sdn bale kembang Bpk. Drs.Asep Enita komara,
M.Pd kepada BBPOS baru-baru ini.
Menurut kepala sekolah sdn bale kem-
bang bpk. Asep enita komara, M.Pd menga-
takan dalam kenaikan kelas sekarang ini
tampilkan seni adat sunda lengser dan pen-
cak silat ini. Tujuannya untuk menggali dan
mengangkat kembali seni adat yang ada diki-
ta yang lama hampir terlupakan, sekaligus
untuk melestarikannya kembali agar kaum
muda yang sudah terbius dengan seni budaya
barat sadar dan kembali menyenangi kepada
seni budaya sendiri.
Para siswa-siswi berseragam pramuka
dalam kenaikan kelas sekarang. Lanjut bp.
Asep. Bertujuan untuk mengelementasikan
program pramuka dalam pelajaran ekstra ku-
likuler disekolah untuk menjadi wajib berpa-
ian seragam pramuka kedepannya.
Sedangkan menurut ketua komite bpk.
Karso waktu itu mengatakan kenaikan kelas
yang gebyar seperti ini, hanya di sdn bale kem-
bang. Karena orang tua siswa mendorong den-
gan dana hibahnya untuk kegiatan kenaikan
kelas ini dan bukan hanya orang tua murid
saja, warga juga ikut berpartisipasi untuk suk-
sesnya hiburan kenaikan kelas dengan tenaga
menyuguhkan hasil bumi dan tumpeng. Den-
gan tampilan seni adat sunda lengser menurut
warso, warga terhibur, apalagi setelah warga
melihat guyonan-guyonan aki lengser dan
nini bungser disertai iringan para penari yang
gulay gemulay dengan diiringi gendang dan
gondang yang serempak. (***)
KBB(BBPOS)- SDN Pareang Pintu
yang berdampingan dengan SDN Rawa
Sari, walaupun keberadaannya ditengah-
tengah kampung, namun bisa direal-
isasikan menjadi SDN kota, karena SDN
tersebut sekarang mengalami banyak pe-
rubahannya, mulai dari penataan didalam
ruang kelas, diluar kelas, didalam kantor
kepala sekolah dan guru. Terutama dib-
elakang dan didepan kantor kepala se-
kolah tertata rapih dengan tanaman hidup,
lukisan, dan kolam mini dengan ditanami
ikan-ikan yang lucu. Betul-betul SDN
tersebut nyaman dan indah dipandang.
Menurut kepala sekolah SDN pareang
pintu mengatakan SDN Pareang Pintu
seperti ini berkat keingianan dan kerja
keras kami dan guru-guru yang didukung
oleh orang tua murid terutama komite se-
kolah dengan tujuan agar guru dan siswa
bisa nyaman dan tentram dalam belajar
dan mengajarnya dan tidak jenuh. Se-
hingga, materi pelajarnan apapun dapat
terserap oleh siswa. Dengan keberadaan
sekolah seperti ini bukan ratakan oleh guru
dan siswa, terkait dinas pendidikan KBB
juga ikut memanfaatkan keberadaan se-
kolah ini seperti diklat, mensosialisasikan
program terkait pendidikan.
Sedangkan menurut komite sekolah
Bpk. Odang mengatakan lain koki lain
patakan Seperti ibu kepala sekolah seka-
rang lain dengan kepala sekolah dan
guru. Bila ada rencana selalu ajak rempuh
komite. Kami betul-betul bangga sekolah
seperti ini. Jelasnya. (***)
TK Melati Lima Sebentar lagi Miliki Bangunan Baru
SDN Pareang Pintu Nyaman dan Indah Dipandang
Meriahkan Kenaikan Kelas, SDN Bale Kembang Gelar Seni Adat
Gebyar Akhirus Sanah Sirojul Munir
9
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
REGIONAL
Subang (BBPos),- Hari
ulang tahun (Haul) Mesjid Jami
Al Huda Pungangan Kecama-
tam Patokbeusi Kabupaten Su-
bang, diawali reuni, ziarah ke
makam para tokoh kesepuhan
agama Islam di Pungangan,dan
dilanjutkan malam harinya
tabligh akbar yang mengha dir-
kan kiyai kondang dari Kota
Cirebon, KH Subhan Bae-
haqi. Dihadiri ratusan orang
masyarakat.
KH Subhan Baehaqi dalam
hotbahnya mengungkap seja rah
perjuangan para tokoh is lam ter-
dahulu serta mengupas tata cara
beribadah dalam keseharian
menjalankan sholat lima waktu
dan menganjurkan agar umat
islam harus membudayakan
silaturahim,(orang sunda bilang
jeung baraya ku du someah, je-
ung tatangga kudu patanya.
Selain itu ia mengamanat-
kan kepada para pemuda seba-
gai generasi penerus agar selalu
menghormati para leluhur juga
kepada guru, orang tua,dan
saudara. Hal ini disampaikan
dengan cara yang khas beliau
melalui selingan musik dan me-
nyisipkan kata kata yang men-
gundang gelak tawa hadirin, se-
hingga suasana menjadi hidup
dan interaksi.
Hadir pula para tokoh
Dusun Pungangan yaitu Drs
Abdul Hanan M,Pdi, Kepala
Madrasah Ibtidaiyah Negeri
(Ketua Panitia), K. Drs. Adang
Kosasih pengasuh Ponpes Al-
huda, KM.Tholaal Badar ka-
rim S.Pdi, pengasuh Ponpes Al
Karimiyah, KH Aep Saepudin
pengasuh Ponpes Arrohmani-
ah Asslapiah,dan KH Soleh,
Halimi,S.Pdi Kepala MI AL
HUDA, serta para tokoh lainya.
*** Ali
CianjurBB Pos, Sudah
jatuh tertimban tangga, priba-
hasa tersebut benar adanya bagi
keluarga Mak Eja (52) warga Kp
Citapen RT,02/04 Dea Sukaratu,
Kecamatan Bojongpicung, Cian-
jur, Jawa Barat, belum genap
satu bulan Mak Eja ditinggal kan
suaminya pualang kerahmat-
tullah, masih dalam suasana
berkabung, Minggu 13/07 sekita
pukul 22,00 Wib, dapur rumah
milik Mak Ijah ludes dilalap
sijago merah dan menjalar hingga
keselurh atap rumah, dengan
adanya kejadian tersebut, mak
Eja beserta anaknya hanya bisa
pasrah dan diperkirakan mender-
ita kerugian puluhan juta rupiah.
Sementara, anak petrama
mak Eja, Imas Rohomas (31) saat
ditanya wartawan menjelaskan,
memang benar adanya ia mengaku
yang pertama melihat api besar di
dalam rumah, saat itupula ia lang-
sung sontak bangun dari tidurnya
menjerir-jerit sambil minta tolong.
Tak lama para tetangga berdata-
ngan membantu memadamkan
kobaran api dengan alat seadanya.
Hanya selang beberapa menit
api telah mengabiskan seluruh
bangunan dapur dan langusung
menjalar ke atap bagian rumahnya,
berkat ketangkasan warga setem-
pat kobaran api yang membakar
atap bangunan rumah dapat
dipadamkan dengan cepat, hingga
tidak menjalar ke bagian tengah
dan depan rumahnya, titik api
diperkirakan berasal dari tunggku
yang ada didapur, jelas Imas.
Dilain pihak Kepala Desa Su-
karatu, Ahmad Hidayat menjelas-
kan, sebenarnya keluarga korban
tersebut masih dalam keadan
berkabung, karena lima belas hari
yang lalu ayah korban Mamur (55)
meninggal dunia karena sakit dan
sekarang rumahnya ludes terbakar.
Dengan adanya itu diharapkan ke-
pada seluruh dermawan, hartawan
dimohon kiranya untuk mengu-
lurkan tangannya memberikan
sumbangan pada keluarga korban.
Upaya pencarian dana elah
ia lakukan baik melalui pemer-
intah Kabupaten maupun
Provinsi Jawa Barat dan seka-
ligus sambil memberikan data
laporan kejadian kepada Bupati
Cianjur melalaui BPBD Cianjur,
semoga saja bantuan apapun
untuk nya sangatlah berarti bagi
mereka, tegas A Hidayat,(c2r)
CIANJUR BB Pos - Calon Leges-
latif DPRD Provinsi Jabar Nomor urut 3
dari Partai Demokrat, Wawan Se tiawan
SH, menuding hasil hitung ulang su-
ara yang dilakukan KPU Provinsi Jabar
berdasarkan amar putusan Mahkamah
Kontitusi (MK No 10-07-12/PHPU-
DPR-DPRD/XII / 2014, cacat Hukum
karena tidak disertai bukti cukup seba-
gai dasar hitung ulang suara.
Wawan mengkonfirmasikan, a da
107 C1 Plano yang hilang dan di-
buktikan dengan Berita Acara KPUD
cianjur, N 74/BA/VI/2014, diganti
de ngan C1 berhologram. Padahal
da lam putusan MK dijelaskan hitung
ulang harus berdasarkan C1 Plano.
Itu tertuang dalam point Lima junto
2 dan itu putusan Hukum tidak bisa
diganggu gugat. Kalau dilanggar je-
las hitung ulang cacat Hukum, jelas
Wawan saat ditemui Wartawan, 12/7
di posko pemenangannya.
Selanjutnya ia menuntut keadilan,
agar hasil suara dikembalikan ke kepu-
tusan KPU No 411 tentang penetapan
calon terpilih secara nasional. Bebera-
pa langkah, kata wawan, te lah melaku-
kan upaya dengan cara me layangkan
surat keberatan kpd Mahkamah kon-
stitusi, Bawaslu jabar dan pusat serta
ke DKPP RI Isi keberatan itu karena
penyelenggara tidak melaksanakan
amar putusan MK secara utuh.
Dengan itu, bahwa amar putu-
san MK memerintahkan hitung ulang
di 11 Desa, Kecamatan Cianjur ber-
dasarkan C1 Pleno, tidak bisa ditaf-
sirkan lain. Kalau memang C1 plano
hilang, tidak bisa diganti dengan apa-
pun tanpa konsultasi terlebih dahulu
dengan MK faktanya hitung ulang,
langsung mempergunakan C1 Holo-
gram,.tegas nya.
Bawaslu Provinsi Jawa Barat dan
Pusat, agar segera mengusut tuntas
soal kehilangan C1 Plano di Kabu-
paten cianjur, karena itu merupakan
bentuk pidana pemilu akibat kelalaian
KPU Cianjur itu sendiri.
Masalah kejadian itu, bukan
sekedar soal menang atau kalah tapi
lebih pada faktor keadilan. saya ber-
harap, apa yang saya perjuangkan
dapat jadi pertimbangan MK saat
memutuskan hasil hitung ulang yang
telah dilaksanakan KPU Provinsi dan
Bawaslu, desak Wawan.
Ia berharap, perkara bisa me-
ngetuk hati para petinggi partai
Demokrat diberbagai tingkatan
DPC,DPD dan DPP, untuk ikut andil
dalam menyelesaikan permasalahan
di interen Partai demokrat itu, karena
permasalahan tersebut, sebenarnya
bisa diselesaikan di internal partai
dengan secara musyawarah, jika para
petinggi partai mengambil alih perka-
ra tersebut dan seluruh pihak bisa
duduk bersama menerima kebijakan
partai, maka ia pun menyakini bahwa
partai bisa memberikan rasa keadilan
kepada kedua belah pihak yg sedang
bertikai,sebelum perkara ini di putus
Mahkamah konstitusi,pungkasnya.
(C2R).
Rumah mak Eja Ludes dilalap Sijago Merah
Subang (BBPos).- Kunjungan Menteri
BUMN, Dahlan Iskan ke Desa Ciasemgirang
Kecamatan Ciasem Subang untuk melakukan
sosialisai disiplin menggunakan benih ung-
gul. Menurutnya, sudah menugaskan kepada
pabrik-pabrik pupuk milik negara harus men-
jadi bersatu menjadi bernama PT Pupuk In-
donesia, salah satunya adalah pupuk kujang.
Mengingat pabrik-pabrik pupuk tersebut
adalah perusahaan yang sangat besar, maka
harus ikut memikirkan kemajuan petani tak
hanya soal pengadaan pupuk tetapi juga pen-
gadaan benih yang unggul, ujarnya.
Sosialisasi dilanjutkan dengan tanya
jawab kelompok penakar padi. Dari kelompok
penakar yang ketuanya H. otong mengelola
139 hektar untuk penakaran benih unggul
dengan anggota 50 anggota. Belakangan telah
memproduksi benih unggul bernama pareku.
Ini hasil pembinaan PT pupuk Indonesia.
Ke depan dalam pemasaran PAREKU
akan bekerjasama dengan pupuk kujang. Soli-
hin mengelola penakaran 170 hektar selama
ini sudah memproduksi benih unggul, omzet
penjualan benih unggul dari tahun ke tahun
grapiknya terus mulai delapanton secara ber-
tahap dari delapan ton naik sampai sekarang
sudah mencapai 700 ton per tahun.
Benih unggul yang diproduksi penakar
kami sudah dikenal dari Jawa hingga Sumat-
era, ujarnya.
Selanjutnya kelompok penakar yang di-
ketuai Mamap Hadi Permana merangkap
Ketua Koperasi Gapoktan Mitra Tani. Kelom-
pok ini mempunyai anggota 27 orang ang-
gota, mengelola 240 hektar.
Manap menyampaikan keluhannya bah-
wa selama bekerja berjalan normal, belakan-
gan mulai ada kendala dalam pembayaran
dari PT Sanghyang sampai sekarang.
Harapan Manap kedepan ada solusi un-
tuk menyelesaikan kendala tersebut. Tera-
khir kelompok penakar yang diketuai Haerul
Anam. Kelompok ini memproduksi benih
unggul 200 ton pertahun dari lahan 400
hektar lebih. Menurut Anam ada dua cara
pemasaran, pertama pemasaran primarket
artinya hanya memperkenalkan tidak usah
promosi lagi. Kedua pasar program bisa bek-
erjasama dengan swasta atau BUMN.
Alhamdulillah benih unggul kami pu-
taranya sudah mencapai dari Sabang sampai
Meraoke, ujar Haerul Anam.
Menteri BUMN setelah mendengar lang-
sung dari penakar yang berada di Kabupaten
Subang merasa bangga sebab penakaran di
Subang sangat bagus karena jumlah arealnya
sangat luas. Menanggapi keluhan keluhan
yang disampaikan para penakar, menteri
pernah mencoba untuk membagkitkan kem-
bali PT Sanghyang Sri, dengan cara digabung
menjadi bawahannya perusaan pupuk Indo-
nesia.
Masalah kelangkaan pupuk sebetulnya
pupuk itu ada bahkan penuh tapi jatah pupuk
yang bersubsidi kurang. Sekarang lagi diusa-
hakan supaya pupuk bersubsidi bisa ditam-
bah tentunya harus ada persetujuan DPR.
Menteri menghimbau bagi para petani
agar jangan boros menggunakan pupuk.
Artinya membeli pupuk urea bersubsidi jan-
gan terlalu banyak, jadi harus sesuai den-
gan pedoman ( 1 hektar cukup 2 kwintal )
jangan sampai berlebih, sebaliknya jangan
kikir,misal 1 hetar menggunakan pupuknya
hanya 1,5 kwintal ini juga tidak benar. *** Ali
Menteri BUMN Sosialisasikan Benih Unggul
Hasil Hitung Ulang Suara oleh KPU Jabar Dinilai Cacat Hukum
Al Huda Pungangan Gelar Tabligh Akbar
10
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
REGIONAL
Subang, (BBPos)-Moment Bulan Suci Romad-
hon selayaknya dijadikan sebagai media memper-
baiki hubungan dengan Allah SWT. Karena selama
ini masih ada pertentangan atau masalah yang
berkaitan dengan keagamaan. Maka cara penyam-
paian siar Islam perlu disampaikan dengan baik dan
santun. Untuk itu pada kesempatan ini saya men-
gajak kepada pihak untuk melaksanakan siar aga-
ma dengan baik dan santun, ujar Bupati Subang,
Ojang Sohandi saat memberikan sambutan pada
kegiatan Safari Romadhon 1435 H, Kamis malam,
(3/7/2014) di Masjid Nurul Huda Desa Batangsari
Kecamatan Sukasari.
Selanjutnya Ojang menyampaikan ada 3 taha-
pan yang harus dilakukan, yaitu Dawah, siar Islam
dilakukan sesuai dengan bidangnya masing-mas-
ing. Jangan pacoro kokod (tumpang tindih) dalam
pelaksanaannya, jelasnya. Tentu penyampaiannya
dilakukan dengan keindahan dan kelembutan.
Kedua, nahi munkar. Penyampaiannya tegas
pada larangan. Betul katakan betul. Haram katakan
haram. Tidak ada, - mohon maaf kalau dulu ada -
haram bertahap, katanya.
Ketiga, Jihad. Siar harus disampaikan dengan
keras namun bukan kasar. Medan jihad tidak selalu
daerah konflik. Banyak daerah yang memerlukan
kerja keras memperbaiki masyarakat, tambahnya.
Jangan membeda-bedakan kepentingan golon-
gan atau politik. Harus bersih bebas untuk kepentin-
gan yang lebih besar.
Dalam sambutan Camat Sukasari, Dra. As-
mita, menyambut baik Safari Romadhon aparatur
Pemda Subang. Melalui kegiatan ini bisa saling
mengenal lebih dekat antara pemimpin dan warg-
anya. Asmita menyapaikan permohonan maafnya
apabila terdapat kekurangan dalam penerimaan
penyambutan.
Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan
kepada 20 orang kaum duafa di Desa Batangsari, 3
lembar karpet, satu set pengeras suara. Diserahkan
secara simbolis kepada DKM Masjid Nurul Huda
oleh Bupati Subang.
Kagiatan ini merupakan Safari Ramadhan meli-
puti Kecamatan Sukasari, Kecamatan Pusakajaya,
Kecamatan Pusakanagara, Kecamatan Compreng,
Kecamatan Ciasem, Kecamatan Sukasari, Pama-
nukan, Kecamatan Legonkulon, Kecamatan Patok-
beusi dan Kecamatan Blanakan.
Sebelum sholat tarawih, disampaikan Tausiyah
Romadhon dibawakan oleh Ustadz Khoirul Anwar.
Materi yang bahas ialah keutamaan dan keistime-
waan menyambut Bulan Romadhon. Menurut
Khoirul Anwar, Bulan Romadhon disambut dengan
keimanan dan disambut hanya mengharap Ridho
Allah SWT. Untuk mencapai derajat taqwa yaitu
semangat menaati perintah dan menjauhi laranga-
Nya. ( Ali / kusnadi)
Garut, (BBPos) - Omzet
pedagang pakaian adat khas
Sunda di Garut terus menurun.
Hal itu sudah mulai terasa sejak
Mei lalu.
April lalu, penjualannya
masih bagus. Tapi masuk ke Mei
sampai sekarang terus anjlok.
Susah sekali dapat pembeli, ujar
Yuyu Wahyu (49), pedagang pa-
kaian khas Sunda di Jalan Ahmad
Yani Garut Kota asal Kampung/
Desa Cangkuang Kecamatan
Leles, Selasa (5/8/2014).
Menurut Yuyu, penyebab
anjloknya omzet penjualan paka-
ian khas Sunda tersebut antara
lain bermunculannya pedagang
musiman, dan terutama karena
kini para PNS sudah banyak me-
miliki pakaian tersebut.
Dia menyebutkan, pakaian
khas Sunda dijajakannya diserbu
banyak pembeli bahkan dipesan
sejumlah kantor di lingkungan
Pemkab Garut pada Februari,
Maret, dan April.
Hal itu menyusul diwajibkan-
nya para PNS di lingkungan Pem-
kab Garut oleh Bupati Garut Rudy
Gunawan mengenakan pakaian
khas Sunda pada setiap Rabu.
Selama tiga bulan itu, dalam
sehari pakaian nyunda bisa habis
lusinan. Kantor-kantor bahkan
memesan puluhan lusin. Tapi
sekarang, dalam seminggu pun,
paling-paling hanya dua yang
laku. Itu juga susah, keluh Yuyu.
Kendati omzet penjualan
pakaian pangsinya sepi, Yuyu
mengaku masih bertahan dalam
usahanya. Terutama karena pen-
jualan penutup kepala berupa
iket kain batik maupun blangkon
masih diminati masyarakat.
Harganya pun bervariasi dan
terjangkau masyarakat, mulai
Rp15.000 hingga Rp 40.000 per
buah. Kalau ikat kepala dan blang-
kon masih suka ada yang beli tiap
hari juga, 3 sampai 5 buah. Tapi ka-
lau pangsi sudah sepi. Dijual sesuai
modal seharga Rp100.000 pun
sangat susah, ujar Yuyu.
Senada dikemukakan peda-
gang lainnya yang biasa berjua-
lan di sekitar lingkungan kantor
Pemkab Garut, Asep Sutisna (55).
Sekarang ini, saya hanya
bisa mengandalkan pendapatan
dari menjual blangkon. Itu juga
mesti dilakukan berkeliling mas-
uk keluar kantor. Kalau mangkal
di satu tempat, nggak ada yang
beli, ujarnya.
Baik Yuyu maupun Asep ber-
harap keharusan mengenakan
pakaian adat Sunda juga diterap-
kan lebih luas, bukan hanya pada
kalangan PNS Pemkab Garut.
Jika hal itu diberlakukan, kedu-
anya yakin omzet penjualannya
akan kembali meningkat. (***)
Bulan Ramadhan Sebagai Moment Memperbaki Hubungan
Penjualan Baju Adat Khas
Sunda di Garut Anjlok
Cianjur, (BBPos)- Lima Puluh ang-
gota DPRD Cianjur, Jabar, yang terpilih
pada pileh 2014, dilantik dan diambil
sumpah jabatan oleh Kepala Pengadilan
Negri Cianjur, Edison M, Selasa.
Pelantikan dan pengambilan sumpah
yang dilakukan di ruang rapat Paripurna
DPRD Cianjur, Jalan Abdulah Bin Nuh,
dibawah pengawalan ketat aparat kea-
manan dari TNI dan Polri.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati
Cianjur, unsur Muspida Cianjur, Ketua
MUI Cianjur, tokoh masyarakat, alim
ulama, keluarga anggota DPRD baru,
ormas dan LSM, serta tamu undangan
lainnya.
Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh
membacakan sambutan Gubernur Jabar
Ahmad Heryawan, menyampaikan uca-
pan terima kasih dan penghargaan pada
jajaran pemerintah daerah dan DPRD
Cianjur, KPU Cianjur, Panwas Cian-
jur, seluruh pengurus dan simpatisan
partai politik, serta seluruh komponen
masyarakat, atas terselenggaranya selu-
ruh tahapan Pileg 2014.
Hal tersebut, merupakan cerminan
dari kematangan kehidupan demokrasi
dan kedewasaan berpolitik yang berhasil
dibangun simpatisan dan seluruh kom-
ponen masyarakat.
Selanjutnya dalam surat tersebut,
gubernur mengatakan hubungan antara
pemerintah daerah dan DPRD merupa-
kan hubungan kerja yang kedudukannya
setara dan bersifat kemitraan.
Kedudukan yang setara bermakna
bahwa antara lembaga pemerintahan
daerah memiliki kedudukan yang sama
dan sejajar, sedangkan, hubungan kemi-
traan bermakna, antara pemerintah dae-
rah dan DPRD adalah sama-sama mitra
kerja dalam membuat kebijakan daerah,
katanya.
Hal tersebut, tambah dia, untuk
melaksanakan otonomi daerah sesuai
dengan fungsi masing-masing yang
pada akhirnya kedua lembaga tersebut,
membangun suatu hubungan kerja yang
sinergi, saling mendukung, bukan seba-
gai lawan ataupun pesaing dalam melak-
sanakan fungsi masing-masing.
Gubernur mengharapkan, dengan
dilantiknya anggota DPRD Cianjur, masa
bakti 2014-2019, agar penyelenggaraan
roda pemerintahan dan pembangunan di
Cianjur, dapat terselenggara dengan baik
dan lancar.
Untuk itu, kepada yang terhormat ang-
gota DPRD Cianjur, harus dapat menjalan-
kan jabatan yang amanah, bangun kinerja
pemerintahan yang visioner, responsif, ino-
vatif, akseleratif, efektif, efisien, transparan
dan akuntabel, tambahnya.
Sehingga hal tersebut, dapat meng-
hadirkan kemajuan pembangunan
daerah dan peningkatan kesejahteraan
masyarakat. Selamat melaksanakan
amanah jabatan dengan sebaik-baiknya.
jalin kemitraan yang sinergis dengan
semua stakeholders, baik pemerintah
pusat, Provinsi, DPRD, pihak swasta,
Akademis dan warga.
Gubernur daalam suratnya menga-
jak seluruh stakeholders pembangunan
daerah untuk besama-sama mengawal,
memberikan dukungan konstruktif dan
berperan aktif dalam menciptakan situasi
yang kondusif, sehingga agenda pemer-
intahan dan pembangunan di Cianjur
berjalan lancar dan optimal. (***)
Kepala PN Ambil Sumpah Anggota DPRD Cianjur
Garut, (BBPos)- Anggota DPRD Kabupaten
Garut Periode 2014-2019 Terpilih pada Pemilu Leg-
islatif 2014 akan dilantik pada 13 Agustus 2014.
Kendati saat ini anggota DPRD periode 2009-
2014 masih sibuk membahas tiga raperda, hal itu
dipastikan takkan mengganggu acara pelantikan.
Apalagi pembahasan raperda tersebut sudah
memasuki tahap Jawaban Bupati Garut atas pe-
mandangan umum Fraksi DPRD.
Ketiga raperda tersebut yakni Raperda tentang
Tata Cara Pemilihan Pengangkatan dan Pember-
hentian Kepala Desa, Raperda tentang Perangkat
Desa, dan Raperda tentang Perubahan atas Perda
Nomor 29 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang
Wilayah Kabupaten Garut 2011-2013.
Seperti dijadwalkan, pelantikan anggota DPRD
Garut yang baru akan dilaksanakan pada 13 Agustus.
Agenda kegiatan terakhir DPRD periode 2009-2014
dilakukan Jumat (8/8/2014) ini, ujar Sekretaris DPRD
Kabupaten Garut Teti Saripeni, Selasa (5/8/2014).
Dia mengatakan, 50 anggota DPRD Garut pe-
riode 2014-2019 akan dilantik Ketua Pengadilan
Negeri Garut di Ruang Rapat Paripurna DPRD Garut
Jalan Patriot Nomor 2.
Sesuai hasil pemilu April lalu, dari 50 anggota
dewan, 20 di antaranya merupakan muka lama. Se-
lain itu, hanya 7 anggota dewan ditempati kalangan
perempuan. Empat orang dari Partai Golkar, satu
dari PDIP, satu dari Partai Demokrat, dan satu lagi
dari PPP. (***)
Anggota DPRD
Garut 2014-2019
Dilantik 13 Agustus
11
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
REGIONAL
Karawang (BBPos),- Lonja-
kan arus balik dari arah timur pasca
Hari Raya Idul Fitri 1435 H, pada
H+5 meningkat hingga 45 persen
dibanding H+4. Demikian catatan
hasil pantauan petugas Dinas Per-
hubungan Jawa Barat di Jembatan
Timbang Balonggandu Jatisari.
Menurut catatan yang ada di Pos
Pantau Jembatan Timbang Balong-
gandu pada H+3 tercatat ada 131.565
dari berbagai jenis kendaraan, dan
pada H+5 tercatat 89.363 kendaraan.
Sedangkan pada H+6 tercatat
ada 91.732 kendaraan. Menurut
Dadang, petugas Dinas Perhubun-
gan Jabar jika dibandingkan pada
waktu yang sama tahun lalu, ini ter-
jadi penurunan volume kendaraan,
diakibatkan adanya pengalihan
kendaraan ke jalur selatan akibat
jembatan Comal yang belum bisa
dioperasikan penuh.
Hasil pantauan BBPos, kondisi
arus lalin cukup ramai lancar, se-
dangkan titik rawan yang berpotensi
terjadi penumpukan kendaraan pada
H+4-5 adalah di Desa Cikalongsari.
Ada titik arah putar kendaraan
dari arah Cilamaya menuju Cikam-
pek, yang diperparah adanya SPBU
di beberapa ratus meter dari arah
putar kendaraan tersebut.
Sementara di lokasi SPBU Cika-
longsari Jatisari, pemilik kendaraan
roda dua lebih banyak yang keluar
masuk usai mengisi BBM, meng-
ganggu kelancaran arus lalin hingga
tak ayal terjadi penumpukan kend-
araan. Namun, hal ini terus diawasi
dan dikendalikan oleh petugas ke-
polisian untuk mengurai kemacetan
lalulintas. (Tarman)
Arus Balik di Karawang
Karawang (BBPos),- Pasca
lebaran para penjual oleh-oleh
di Kampung Kaliasin Kecamatan
Kotabaru, raup untung cukup lu-
mayan. Mereka kebanjiran pen-
gunjung yang menggunakan kend-
araan roda dari arah timur ke barat.
Sejak H+3 pasca lebaran penjual
oleh- oleh sudah ramai dikunjungi
pembeli yang berdatangan dari
arah timur, baik yang mengguna-
kan mobil pribadi atau sepeda mo-
tor, hal ini tentunya membuat para
pedagang di sekitar itu kebanjiran
rejeki hingga lebih dari 100 persen
peningkatan omset penghasilannya
dari hari-hari biasanya.
Demikian dikatakan Herman
(45) bersama istrinya, Desi (35) asal
kampung Sukamanah Desa Cikam-
pek Barat yang sejak empat tahun
lalu menekuni usaha ini. Menurut
Herman, jelang dan pasca lebaran
membawa berkah tersendiri bagi
kelurganya.
Saya bersama istri, bersyukur
karena berkah Ramadhan ini benar
benar dirasakan banyak pening-
katan penghasilan, terutama saat
jelang dan pasca lebaran. Bahkan,
omset penjualan lebih dari 100
persen ujarnya.
Herman juga mengatakan, pada
lebaran kali ini peningkatan omset pen-
jualannya jauh lebih meningkat dari
lebaran tahun lalu. Omzet tape tahun
lalu hanya terjual 650 kilogram saja.
Sedangkan lebaran tahun ini su-
dah terjual 870 kilo. Padahal, arus
balik masih ada waktu hingga satu
minggu kedepan jelasnya.
Biasanya hingga 15 hari pasca
lebaran masih banyak yang baru
balik lagi ke Jakarta. Sepengalaman
saya pada beberapa tahun lalu, bi-
asanya arus balik terjadi hingga 15
hari setelah lebaran bahkan lebih.
Alhamdulillah tahun ini ada pen-
ingkatan omset penjualan hingga
30 persen.
Saya juga berharap dalam be-
berapa hari kedepan paska lebaran
ini masih banyak pengunjung ke
kios oleh- oleh saya ini untuk berb-
elanja, harapnya. (Tarman)
Arus Balik Untungkan
Penjual Tape
12
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
REGIONAL
Purwakarta, (BBPos) - Ke-
bijakan pembatasan pembelian So-
lar oleh pemerintah pusat dipasti-
kan akan berdampak ke daerah.
Dinas Perindustrian Perdagan-
gan Koperasi dan UKM setempat
mewaspadai dampak dari pem-
batasan BBM ini. Salah satunya,
kenaikan harga sembako.
Kami memprediksi, gara-gara
pembatasan pembelian Solar ini har-
ga sembako akan meroket. Bahkan,
bisa mengakibatkan inflasi sekitar
20 persen, ujar Kepala Dinas Perin-
dustrian Perdagangan Koperasi dan
UKM Kabupaten Purwakarta, Deddy
Effendi, Selasa (5/8).
Menurut Deddy, seharusnya
pusat mengkaji ulang kebijakan
yang dikeluarkannya. Dia yakin ke-
bijakan ini akan sangat berdampak
pada sektor perdagangan. Salah sa-
tunya, perdagangan hasil pertanian
dan perkebunan.
Hasil alam itu rata-rata diangkut
ke semua pasar tradisional dengan
menggunakan armada yang berba-
han bakar Solar. Bila Solarnya dibata-
si, maka mobilitas armada tersebut
akan terganggu. Dan itu akan memicu
kenaikan harga, jelas dia.
Akibat pembatasan ini pemilik
armada akan menaikan harga upah
angkut. Kalau sudah begitu, kata dia
pedagang akan menaikkan harga
hasil pertanian dan perkebunan
tersebut.
Jika kondisinya seperti itu,
yang dirugikan jelas konsumen
akhir. Sebab, mereka yang paling
merasakan mahalnya harga sem-
bako tersebut, imbuh dia. (**)
Pembatasan Solar, Purwakarta Khawatir
Sembako Naik
13
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
SEPUTAR JABAR
14
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
REGIONAL
15
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
SAMBUNGAN
Jika Belajar dari Sejarah, Indonesia Berpeluang Damaikan Palestina-Israel | Dari Halaman 1
Hilangnya Palestina dari Peta Dunia | Dari Halaman 1
yang bisa menerima dan mentolerir aksi penem-
bakan roket yang dilakukan oleh kelompok teroris
yang dapat membahayakan warga sipil dan stabili-
tas negaranya. Jadi, itulah sebabnya Amerika men-
dukung sepenuhnya tindakan Israel dalam mem-
pertahankan tanah dan negaranya dan melawan
aksi-aksi terorisme dari kelompok Hamas.
Siapa teroris?
Sungguh ironis ketika pernyataan seperti ini
dikeluarkan secara resmi oleh negara dan pimpi-
nannya yang selama ini berkoar-koar menjunjung
tinggi yang namanya hak asasi manusia (HAM),
dan yang selalu gencar memproklamirkan menolak
aksi terorisme dalam bentuk apa pun. Pertanyaan
sekarang adalah siapa sebenarnya teroris dalam
kacamata pemerintah Amerika Serikat dan sekutu-
nya? Yang jelas bukanlah Israel!
Bagaimana bisa Israel disebut mempertahan-
kan kedaualatan negaranya jikalau tanah dan tempat
yang mereka duduki sekarang adalah milik Palestina.
Mengapa ketika Hamas bertindak untuk memperta-
hankan tanah mereka sendiri dianggap sebagai aksi
terorisme dan ketika Israel menyerang dan mem-
bombardir wilayah pemukiman penduduk Palestina
dianggap sebagai aksi mempertahakan diri.
Padahal Syeikh Ahmad Yasin, seorang tokoh
pendiri Hamas dalam sebuah wawancaranya se-
cara gamblang mengatakan: Kami melawan ka-
rena tanah kami dicuri. Kami tidak membenci Ya-
hudi. Kami tidak berperang dengan mereka karena
mereka Yahudi. Mereka orang yang beragama dan
kami juga orang yang beragama. Kami mencintai
semua orang yang beragama. Tapi kami melawan
Yahudi semata-mata karena mereka telah meram-
pas hak kami.
Inikah yang mereka sebut sebagai aksi teror-
isme? Ironis memang, tapi begitulah keadilan yang
selalu ditentukan oleh mereka yang kuat dan me-
miliki kekuasaan.
Isu, opini dan pendapat tentang tuntutan pengha-
pusan Israel dari peta dunia sudah sering kita dengar,
tapi apakah itu akan mungkin terjadi? Mengingat Is-
rael merupakan kolega terdekat negeri adidaya (su-
per power) Amerika Serikat. Negeri yang bisa dengan
mudahnya menentukan mana kelompok keadilan
dan mana kelompok teroris sesuai dengan kepent-
ingan mereka sendiri. Pernahkah kita melihat peta
dunia sekarang? Masih bisakah kita melihat Palestina
dalam peta dunia? Atau memang ternyata Palestina
sudah tidak ada lagi dalam peta dunia?
Palestina sudah hampir tidak bisa kita kenali
lagi dalam lukisan peta dunia jika tidak ingin dika-
takan telah sepenuhnya hilang dari peta dunia. Ini
bukanlah kejadian baru. Ketika saya sedang short
course di University of South Carolina di Amerika
Serikat pada 2010. Saya melihat beberapa peta
dunia yang dipajang di kampus dan tidak lagi bisa
ditemukan tanah dan bendera Palestina, melainkan
hanya tulisan serta bendera Israel yang ada. Jadi,
siapakah yang sebenarnya sedang dan akan terus
terhapus dari peta dunia, Israel ataukah Palestina?
Perang urat saraf dan ideologi ini pun terus di-
hembuskan oleh zionis dan pihak-pihak yang meng-
inginkan Palestina hilang seutuhnya dari petadunia.
Sehingga tidaklah asing jikalau anak cucu kita ke
depan tidak akan lagi mengenal tanah dan negara
Palestina, melainkan hanya negara Israel saja. Dan
tidaklah aneh jika dua atau tiga generasi ke depan
akan menganggap bahwa sebenarnya warga Pales-
tinalah yang merebut tanah milik Israel. Nauzubillah
summa nauzubillah.
Kasus yang terjadi di Palestina bukan lagi per-
soalan agama tapi sudah masuk ke dalam ranah
kemanusiaan. Sehingga benar
apa yang dikatakan oleh banyak
pihak hari ini bahwa kita tidak
harus menjadi seorang muslim
untuk membela rakyat Palestina
tapi cukup menjadi seorang ma-
nusia saja. Tapi seakan lembaga
sekaliber PBB pun kehilangan
taringnya untuk menyelesaikan
masalah ini. Sebegitu dahsy-
atnya pelanggaran HAM yang
terjadi di Gaza tapi pemimpin-
pemimpin dunia memilih untuk
menutup mata dan diam ter-
masuk para pemimpin Islam yang berada di Timur
Tengah khususunya dan di seluruh dunia umumnya.
Penjahat perang
Noam Chomsky, seorang linguist dan aktivis
politik mengatakan bahwa Israel menggunakan per-
alatan perang yang super canggih untuk menyerang
kamp pengungsi, sekolah, apartemen, masjid dan
tempat-tempat padat penduduk lainnya yang nota-
benenya tidak memiliki alat untuk mempertahankan
diri apalagi memiliki senjata yang canggih untuk
melawan. Ini bukanlah perang, tapi ini pembantaian!
Dan zionis Israel adalah penjahat perang abad ini!
Semoga Allah memberikan ketabahan dan ke-
sabaran serta memenangkan umat Islam di Pales-
tina. Amin ya Rabbal alamin. (***)
Suatu ungkapan kemarahan yang
tidak bisa dibendung di depan
Kedutaan Besar AS, karena faktan-
ya memang Amerika Serikat meru-
pakan pendukung utama negara
Yahudi tersebut. Seandainya ada
Kedutaan Besar Israel di Jakarta su-
dah tentu menjadi sasaran kemara-
han mereka. Tetapi sejauh ini Indo-
nesia tidak mengakui keberadaan
negara Israel dan tidak menjalin
hubungan diplomatik untuk men-
jaga perasaan negara-negara Arab
lain, terutama Palestina yang terus
memperjuangkan hak-haknya un-
tuk merdeka penuh baik secara de
facto maupun de jure.
Memang Palestina pernah me-
nyatakan kemerdekaannya dan me-
miliki Duta Besar di berbagai ne gara,
termasuk di Jakarta. Tetapi hal itu
masih sebatas de facto dan belum
diakui secara de jure. Bahkan banyak
di antara negara-negara pemenang
Perang Dunia II, terutama Amerika
Serikat belum mengakuinya secara
de jure. Singkatnya Dunia Interna-
sional masih terbelah mensikapi ke-
merdekaan Palestina tersebut.
Akan halnya Indonesia, sudah
tentu sikap mendukung perjuan-
gan Palestina selalu diungkapkan
di berbagai forum internasional.
Indonesia bersama negara-negara
Arab lainnya berpendapat, ke-
merdekaan Israel tahun 1948 tidak
sah karena tidak adil. Kemerdekaan
Israel itu dinyatakan di tanah Pales-
tina sendiri di mana negara-negara
pemenang Perang Dunia II lah yang
melakukannya di bawah naungan
badan dunia PBB tahun 1947. Mana
mungkin warga Yahudi yang semu-
la tidak mempunyai wilayah kemu-
dian mendapatkan pembagian dari
tanah Palestina cuma-cuma. Pem-
bagiannya pun tidak adil. Kaum
Yahudi memperoleh 56 persen dari
seluruh wilayah Palestina, semen-
tara Arab Palestina pemilik sah
wilayah itu memperoleh 42 persen.
Dua persennya lagi, termasuk kota
tua Jerusalem masuk dalam penga-
wasan internasional.
Setelah Israel memerdekak-
an diri tahun 1948, sehari sesu-
dahnya terjadi perang Arab-Israel.
Ketidakadilan pembagian wilayah
Palestina tersebut membuat ne-
gara-negara Arab lain marah sep-
erti Jordania, Mesir, dan Suriah.
Singkatnya negara-negara Arab ini
kalah. Persenjataan modern Israel
yang dipasok dari negara-negara
Barat menghancurkan wilayah-
wilayah negara-negara Arab itu,
bahkan mencaplok serta mendudu-
ki wilayah yang direbutnya.
Wilayah Palestina pun semakin
lama semakin sempit. Pembanta-
ian warga Palestina terjadi di ma-
na-mana, karena warga Palestina
mengungsi ke sana. Perjuangan ger-
ilyawan Palestina pun berpindah-
pindah. Perdamaian antara negara
Arab dan Israel selalu menemui
jalan buntu. Perseteruan memun-
cak pada tahun 1972 ketika pejuang
Palestina yang menamakan dirinya
Black September membunuh 11 at-
let Israel pada Olimpiade Munich.
Organisasinya ini meresah-
kannya juga negara-negara Arab
yang ditumpangi warga Palestina.
Pada tahun 1970, Raja Jordania,
Hussein terpaksa menghentikan
gerak organisasi tersebut. Memer-
intahkan pasukannya membantai
ribuan pengikut Black September
yang terdiri dari warga Palestina di
pengungsian Jordania. Oleh karena
itu, warga Palestina ini tidak hanya
dimusuhi Israel, tetapi juga negara
Arab yang ditumpangi menganggap
gerakan Palestina di wilayahnya
sangat membahayakan.
Belum lagi kita berbicara men-
genai warga Palestina yang men-
gungsi ke Suriah, Irak dan Liba-
non. Oleh karena itu warga nasib
bangsa Palestina ini tidak memiliki
harapan. Diharapkan dukungan
dari negara-negara Arab, juga tidak
mungkin karena negara-negara
Arab sendiri terpecah-pecah dalam
menyikapi masalah Palestina ini.
Jordania sendiri malah sudah men-
jalin hubungan dengan Israel pada
tahun 1970. Mesir pada Perjanjian
Camp David tahun 1979, yaitu per-
damaian antara Mesir dan Israel.
Menarik untuk disimak adalah
mengenai Perjanjian Camp David
tersebut. Usaha perdamaian ini
dikarenakan laporan seorang Pan-
glima Pasukan Perdamaian PBB di
Sinai, yang tidak lain adalah putera
bangsa Indonesia, Mayor Rais Abin,
kepada Sekjen PBB kala itu, Kurt
Wardheim bahwa di lapangan, ked-
ua belah pihak Mesir-Israel sudah
mau duduk di meja perundingan.
Laporan dari Rais Abin inilah yang
ditindaklanjuti Sekjen PBB untuk
menggelar Perjanjian Perdamaian
Camp David yang ditengahi oleh
Amerika Serikat.
Lebih menarik lagi adalah bah-
wa Israel menyetujui putera bangsa
Indonesia untuk menjadi Panglima
Pasukan Perdamaian PBB. Semen-
tara negara Indonesia tidak memi-
liki hubungan diplomatik dengan
Israel. Waktu itu Rais Abin sengaja
bertemu dengan Menteri Perta-
hanan Israel Shimon Peres di Jeru-
salem. Shimon Peres mengatakan
kepada Rais Abin: Terus terang
saja , merupakan suatu preseden
yang unik bahwa kami menyetujui
Panglima Pasukan PBB dari negara
yang tidak mengakui Israel. Dari
kami tidak ada keberatan, tetapi
masih ada masalah politis.
Melihat sejarah masa lalu keber-
hasilan Rais Abin tersebut, sebet-
ulnya peluang Indonesia mencip-
takan perdamaian antara Palestina
dan Israel sangat besar. Bisa saja
hubungan tidak resmi dilakukan
terus menerus agar Israel mau
duduk bersama dengan Palestina di
meja perundingan. Tujuannya han-
ya untuk menciptakan perdamaian.
Bagaimana pun sejarah perdama-
ian Mesir-Israel dilakukan oleh
putera bangsa Indonesia, Rais Abin
dan bisa melobi pihak Israel untuk
mengakuinya. Bangsa ini sangat
mampu berdiplomasi. Hal ini kita
lihat ketika Presiden RI Soekarno
menggagas Konferensi Asia Afrika
dan Presiden RI Soeharto mengga-
gas berdirinya Perhimpunan Nega-
ra-negara Asia Tenggara, ASEAN.
Kenapa untuk menjadi inisiator
perdamaian Israel-Palestina tidak?
Bukankah kita pernah mencoba
melobi Israel secara tidak resmi
agar mendukung putera bangsa In-
donesia sebagai Panglima pasukan
Perdamaian PBB 1976-1979 ? Su-
dah ada modal Indonesia menjadi
inisiator, kenapa tidak dilakukan?
(***)
16
EDISI 106: 5 - 20 AGUSTUS 2014
RAGAM
BERITA LENSA
1
2
1. Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Bandung Barat,
Pice Rifai Didampingi Dewan Dewan Pembina LMP KBB.
2. Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Bandung Barat, Sedang
membagi-bagi Tajil, sebanyak 2500 Box Snack Kepada Masyarakat
Sekitar Kbb. Terlihat Ketua Pice Rifai
Untuk meningkatkan ukhwah islamiah, pemerintah provinsi Jawa
Barat, mengelar acara halal bihalal yang di ikuti dinas instansi yang
ada di Jawa Barat. Acara berlangsung di halaman Gedung sate Selasa
(6/8/) lalu.