Anda di halaman 1dari 14

PERALATAN CCTV

NO NAMA BARANG JUMLAH BARANG KET


1 Camera Wireless 6 Ganti jadi Camera cable
2 Camera Cable 2
3 Standalone DVR+Receiver
(8)
1 Ganti jadi Standalone DVR biasa
4 Standalone DVR (4) 1 Ganti jadi Standalone DVR biasa
5 Monitor 2
6 HUB 2
7 Kabel AC 1 Roll
8 Kabel UTP 300m
9 Konektor RJ45 10
10 Tang krimping bnc 1

















CONTOH DVR STANDALONE

Standalone DVR ini bisa untuk merekam 8
kamera sekaligus.
DVR ini dilengkapi dengan remote
control untuk pengoperasiannya.
Selain output video ke TV, alat ini juga
dilengkapi output VGA, sehingga bisa
juga disambungkan dengan monitor
komputer.

Menggunakan Harddisk sbg media penyimpan data.
Record schedule: Continue / Motion Detection
Record framerate (50fps Frame)(100fps Field) (200fps CIF)
Video Compression format: H.264
Real Time in Display and Record
Tersedia 8 Input, 1 Output utk merekam Audio/Suara
Memiliki durasi waktu rekam lebih lama dan memiliki output vga
Support for LAN and Networking
Remote Surveillance with AP & IE browser
Mobile Surveillance including iPhone, BlackBerry & WinCE
Support Network and Remote Recording BackUp
Bisa ke jaringan komputer dan remote viewing via internet
Back Up data via USB maupun Port LAN
Dilengkapi IR Remote Control
USB Port for Mouse Controller

Specification DVR Standalone 677
Video Compression Format H.264
Web transmitting comp. format MPEG4
Maximum Recording Rate
Frame: 704 x 480 pixels with 60 IPS <NTSC> / 704 x 576 pixels with 50 IPS <PAL>
Field: 704 x 240 pixels with 120 IPS <NTSC> / 704 x 288 pixels with 100 IPS <PAL>
CIF: 352 x 240 pixels with 240 IPS <NTSC> / 352 x 288 pixels with 200 IPS <PAL>
Adjustable Recording Speed (Frame) 60, 30, 15, 7 IPS / 50, 25, 12, 6 IPS
Adjustable Recording Speed (Field) 120, 60, 30, 15 IPS / 100, 50, 25, 12 IPS
Adjustable Recording Speed (CIF) 240, 120, 60, 30 IPS / 200, 100, 50, 25 IPS
Image Quality Setting Best, High, Normal and Basic
Hard Disk Storage
SATA type, supported HDD x2, support HDD capacity over 1TB
VGA interface Built-in (output resolution up to 1600 x 1200)
Picture zoom 2X digital zoom (Live & Playback)
Recording Mode
Manual / Timer / Motion Detection/ Remote
Audio I/O 4 audio input, 1 audio output
Motion Detection Area 16 x 12 grids per camera for all channels
Motion Detect Sensitivity
One parameter with three sensitivity levels (High / Normal / Low)
Backup Device Network remote backup / USB flash drive backup
Web Interface Support licensed software AP and IE browser
Network Connection Support TCP/IP, PPPoE, DHCP and DDNS function
Key Lock Yes
Video Loss Detection Yes
Camera Title Support up to 6 letters
Video Adjustable Hue / Color / Contrast / Brightness
Dimensions (mm) 430mm (W) 65mm (H) 338mm (D)
System Recovery System auto recovery after power reconnected
IR Transmitter (Remote Control) YES

Harga : Rp 2.800.000,-/ Unit
(Harga belum termasuk Harddisk)

















CARA PERTAMA
Di era sekarang cctv sudah familiar dan juga bukan baran g yang mahal, banyak perusaahan2
menggunakan cctv di gedung mereka, dan sudah banyak pula dirumah-rumah pribadi di pasangi
cctv, ok tidak usah panjang lebar lagi, saya akan memberi tips untuk cctv bisa di lihat melalui
handphone anda, Bersiaplah membaca.

Untuk bisa dilihat di Handphone biasanya untuk recordingnya saya memakai AV-TECH, dvr ini sudah
tersedia port Lan di bagian belakangnya,

PERTAMA
kita harus samakan class IP address recording (dvr) dengan komputer, biasanya ip default dari dvr
adalah 192.168.1.10, apabila sudah sama class nya, kita bisa masuk settingan dvr melalui browser,
kita masukan ip dvr di browser yang komputer anda punya contohnya seperti ini :

Setelah itu masukkan user & passwordnya admin setelah memasukan keduanya akan timbul
tampilan seperti ini :

lalu klik popup yang muncul diatas, untuk menginstall activeX nya, tidak lama kemudian akan
muncul peringatan untuk menginstal program avtec nya, setelah diinstall, maka akan keluar
tampilan camera di layar,

setelah itu kita klik tool system yang ada di kanan atas layar, lalu pilih Network, nah disini anda
harus ganti portnya menjadi 81, lalu klik apply, otomatis port akan berubah menjadi 81,

dan untuk membuka kembali aplikasi dari browsing kita harus menambahkan 81 di ip nya, seperti
ini 192.168.1.10:81

KEDUA
Modem yang kita punya harus di setting terlebih dahulu, Masuk ke settingan modem yang anda
punya, cari fitur virtual server / port forwarding, karena tiap merk modem berbeda, Anda harus
memasukkan ip dvr kedalam server ip address dan juga port yang kita buka untuk dvrnya,
biasanya saya memakai port 81 atau 888 dan di save,

Karena kita sudah buka port untuk dvr maka kita bisa gunakan ip public dari modem untuk bisa kita
lihat dari handphone atau pun dari luar, kita bisa liat ip public dari modem atau bisa di
browser whatismyip.com, maka akan mendapatkan ip public yang kita punya,
KETIGA
Untuk aplikasi di handphone kita bisa download, kita harus download softwarenya melalui
handphone yang anda punya langsung, ada 4 pilihan dan anda pilih yang kedua yaitu
EagleEyes(J2ME_NewVersion),

Setelah terinstal anda tinggal memasukan ip public, user & password admin dan port dvr nya
81,dan loginMaka tidak lama kemudian akan muncul tampilan camera di layar handphone
anda. Selamat Mencoba!!!!!! Saya sekarang lagi cari aplikasi dvr untuk Blackberry & ipphone,
apabila ada yang tau tolong bagi bagi ilmunya.












CARA KEDUA

Cara Setting DVR ke Internet
Melengkapi sistem kamera keamanan dengan DVR standalone memang
menguntungkan. Selain bisa merekam langsung tanpa PC, live video CCTV bisa dilihat
melalui gadget mobile.
Setting DVR Internet cukup mudah, bisa dilakukan sendiri mengikuti buku manual.
Kalau masih kurang yakin, bisa menyewa tenaga profesional untuk menyettingnya.
Berikut langkah-langkah yang bisa dicoba.
Setting IP Address DVR
1. Sambungkan DVR ke router. Sesuaikan setting Gateway, DNS, Netmask, dan Port.
DVR Menu >> Advance config >> Network
Akan muncul tabel untuk diisi. Kalau memakai koneksi Speedy, bisa mengikuti tabel di
bawah.
IP 192.168.1.10 Default Dvr
Gateway 192.168.1.1 Modem Speedy
Primary DNS 192.168.1.1 Dns Speedy
Secondary DNS 202.134.0.155 Dns Speedy
Netmask 255.255.255.0

Port 80

Save Apply

Catatan:
- Gateway bisa disetting mulai dari 192.168.1.2 sampai 192.168.1.255
- Subnet mask biasanya terisi 255.255.255.0
- Port 80 adalah port standar, bisa diganti sesuai keinginan (misalkan 166)
2. Cek apakah DVR sudah tersambung ke komputer
Buka web browser dan ketikkan IP DVR. Ketik http://192.168.1.10:80 kalau memakai
port standar atau http://192.168.1.10:166 kalau memakai port 166. Kemudian, akan
muncul tampilan seperti berikut.

Setting Modem
Langkah setting DVR Internet ini dicontohkan memakai koneksi Speedy.
1. Ketikkan http://192.168.1.1 pada web browser. Kemudian akan muncul jendela login.
2. Isi kolom User dan Password modem Speedy yang dipakai, biasanya admin (user) dan
admin (password). Kemudian akan muncul tampilan interface modem Speedy.

Setelah berhasil login, ikuti langkah berikut.
>> Klik Advanced Setup
>> Klik Nat di PVC4. Kalau tidak muncul bisa dipilih PVC1, PVC2 atau PVC3.
>> Klik Virtual Server dan isi kolomnya seperti di bawah ini.
Rule index : 1
Application : SMTP
Protocol : All
Start Port Number : 80 (Port DVR)
End Port Number : 80 (Port DVR)
Local IP Address : 192.168.1.10 (IP DVR)
Daftar DynDNS
1. Ketikkan alamat dyndns.com dan klik menu login. Isi data yang diminta dengan
menyertakan alamat e-mail yang masih aktif. Ikuti langkahnya sampai selesai.

2. Lakukan aktivasi dengan mengklik link dari e-mail. Kemudian lanjutkan dengan
melakukan langkah berikut.
>> Add host services
>> Pilih Hostname
>> Pilih CCTV dan Add To Cart
>> Klik Next
>> Klik Activate Services
>> Selesai
Setting DynDNS ke Komputer
1. Login ke DVR Avtech via komputer
Ketikkan User, Password, dan kode verifikasi dengan benar.
2. Setting Configurasi
Lakukan pengaturan konfigurasi setting DVR internet dengan mengisi kolom yang
kosong dengan data yang sesuai dengan DynDNS.
>> DDNS: pilih Enable
>> System name: pilih dydns
>> Username: isi dengan Username di dyndns.com
>> Password: isi dengan Password di dyndns.com
>> Hostname: isi dengan Hostname di dyndns.com
Kalau sudah diisi semua, live video kamera yang disambungkan ke DVR sudah bisa
diakses via Internet. Ketik hostname DynDNS yang dipakai dan login. Pengawasan bisa
melalui laptop, komputer, dan gadget mobile seperti iPhone, Blackberry, smartphone
Android, maupun tablet PC.















CARA KETIGA
Artikel ini membahas bagaimana proses / cara melihat cctv dari hp (handphone),
smartphone, tablet, dan pc / laptop / notebook. Hal yang pertama yang harus dipahami
adalah topologi jaringan cctv, perangkat cctv apa saja yang digunakan dan bagaimana
koneksinya. Gambar 1 di bawah adalah topologi sistem cctv yang akan dilihat / di-remote
dari handphone (dalam hal ini digunakan sistem kamera analog dvr).

Gambar 1 : Topologi sistem cctv analog, klik untuk memperbesar
Perangkat yang dibutuhkan :
Kamera CCTV Analog
DVR
Switch Hub
Koneksi internet untuk DVR (IP Public), misal : Speedy, Firstmedia
Koneksi internet apa saja untuk HP (Handphone)
Kamera analog dihubungkan ke DVR menggunakan kabel coaxial atau kabel utp dengan
tambahan balun, DVR dihubungkan ke switch hub dengan kabel UTP, modem+router dan
access point dihubungkan ke switch hub. Atau dapat juga menggunakan modem/router
yang sudah dilengkapi dengan wifi acess point dan switch hub, sehingga DVR dapat
dihubungkan langsung (misalnya modem TP-LINK tipe TD-W8951ND)

Gambar 2 : TP-Link TD-W8951ND, ADSL, WIFI, 4 port LAN.
Konfigurasi IP DVR
Pada artikel ini digunakan konfigurasi IP dasar yaitu 192.168.1.xx. Modem/router mendapat
IP 192.168.1.1, untuk client yang menggunakan internet
(pc/laptop/hp/handphone/smartphone), ip disetting otomatis (DHCP). Untuk DVR diberikan
IP tersendiri misalnya 192.168.1.10.

Gambar 3 : Konfigurasi IP DVR, klik untuk memperbesar
Jadi bagi client yang ingin mengakses DVR melalui HP atau laptop di rumah secara local
(menggunakan wifi/LAN), dapat memanggilnya melalui browser atausoftware video
viewer dengan alamat ip 192.168.1.10.
Teknik Port Forwarding
Provider Internet (misal Speedy) memberikan IP Publik pada pelanggan (IP Publik dapat
berupa IP Statis atau IP Dinamis tergantung paket berlangganan), IP Publik tersebut
yang akan dipanggil oleh client (remote) untuk memanggil DVR. Misalnya dari speedy
diberikan IP Publik : 180.246.119.123, artinya jika ada yang memanggil IP Publik tersebut
dengan mengetikkan http://180.246.119.123 pada browser maka akan masuk ke
modem/router yang ada di rumah.

Gambar 4 : Tampilan Modem Speedy, klik untuk memperbesar
Jika client (remote) akan memanggil DVR, caranya adalah dengan mengetikkan IP Publik
tersebut ke browser dengan tambahan port, misalnya : http://180.246.119.123:88 ,
180.246.119.123 adalah ip di rumah, sedangkan 88 adalah port dari DVR. Teknik ini dikenal
dengan nama Port Forwarding. Pada modem/router perlu dilakukan sedikit setting untuk
mengaplikasikan port forwarding ini.

Gambar 5 : Tampilan Login DVR, klik untuk memperbesar
Sedikit setting pada modem/router itu kira-kira artinya adalah demikian : Jika ada yang memanggil
http://180.246.119.123:88, maka arahkan ke http://192.168.1.10:88 (DVR).

DDNS untuk IP Dinamis

Gambar 6 : Setting DDNS pada DVR, klik untuk memperbesar
Untuk mengatasi IP Publik yang dinamis (berubah-ubah), dapat digunakanDDNS (Dynamic
Domain Name Server). Pelanggan mendaftarkan akun ke provider ddns, misalnya
eagleeyes ddns, dan akun tersebut didaftarkan ke modem atau DVR. Provider DDNS dan
DVR tersebut akan saling berkomunikasi, DVR menginformasikan ke provider ddns IP publik
yang didapatkan, sehingga ketika client mengetikkan alamat DDNS misalnya :
http://rumah.ddns.eagleeyes.tw:88 , akan mengarah ke alamat ip terakhir yang
diinformasikan oleh DVR ke provider DDNS tersebut.
Software Video Viewer
Untuk melihat tampilan DVR dari HP ataupun Laptop baik secara remote maupun local
(melalui kabel LAN atau Wifi) dapat langsung menggunakan browser, namun tidak semua
browser support. Cara yang lebih mudah adalah dengan menginstall Software Video
Viewer bawaan dari DVR.

Gambar 7 : Tampilan Eagleeyes pada Handphone Android
Software video viewer dapat diinstall di perangkat yang berjalan pada OS Windows, Mac,
Android, atau iOS. Pada software video viewer ini tampilan akan lebih bagus dan menu akan
lebih lengkap karena khusus dibuat untuk me-remote DVR.
Software Eagleeyes misalnya, software video viewer dari Avtech untuk perangkat mobile
ini dapat diinstall di OS Android, iOS, dan Windows Mobile. Untuk mendapatkannya cukup
kunjungi Google Play dari Handphone, install, isi alamat IP sesuai setting, dan CCTV sudah
dapat dilihat dari HP / Handphone.