Anda di halaman 1dari 43

BAB IV

HASIL PENELITIAN
A. Karakteristik Informan Penelitian
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan
fenomenologis dimana peneliti memfokuskan pada aspek subjektif yaitu
aspek subjektif seorang wanita yang didiagnosa kanker serviks. Penelitian
ini dilakukan dengan 6 orang wanita yang didiagnosa kanker serviks yang
menjalani perawatan di Ruang B3.2 Ginekologi R!P "r. #ariadi
emarang.
Peneliti melakukan penelitian dengan 6 orang wanita yang
kemudian dalam penelitian ini disebut sebagai informan dan diberi kode $%
$& $%2& dan seterusnya sampai $%6. 'nforman dalam penelitian ini tentang
kebutuhan spiritual selama didiagnosa kanker serviks. #arakteristik
informan dalam penelitian ini sebagai berikut (
$. 'nforman $%$ adalah eorang wanita berusia 3) tahun yang menderita
kanker serviks selama * bulan dengan stadium '' B. Pendidikan terakhir
informan adalah +, dulu bekerja sebagai karyawan pabrik. uku jawa.
Pekerjaan suami sopir truk. 'nforman memilki 2 orang anak dengan usia
* tahun dan 2 tahun. aat diwawan-arai informan dalam kondisi sehat.
2. 'nforman $%2 adalah eorang wanita berusia *. tahun yang menderita
kanker serviks selama 2 tahun dengan stadium ''' B. Pendidikan terakhir
informan adalah +, dulu pernah bekerja sebagai sales barang rumah
1
tangga. uku jawa. 'nforman sudah ber-erai dengan suami 2 tahun yang
lalu dan tidak memiliki anak karena 2 tahun yang lalu pernah dilakukan
operasi histrektomi saat kanker serviks masih stadium 'B. aat
diwawan-arai informan dalam keadaan sehat.
3. 'nforman $%3 adalah eorang wanita berusia 2/ tahun yang menderita
kanker serviks 0 bulan dengan stadium ''' B. Pendidikan terakhir
informan adalah +# dan bekerja sebagai wiraswasta.uku jawa.
Pekerjaan suami karyawan pabrik. 'nforman memiliki $ seorang anak
yang berusia 1 tahun. aat diwawan-arai informan dalam kondisi sehat.
*. 'nforman $%* adalah seorang wanita berusia .) tahun yang menderita
selama $ tahun dengan stadium ''' B. Pendidikan terakhir informan
adalah +P dan bekerja sebagai ibu rumah tangga. uku jawa.
Pekerjaan suami tani. 'nforman memiliki * orang anak yang berusia 33
tahun& 3$ tahun& 2/ tahun& dan 23 tahun. aat diwawan-arai informan
dalam kondisi sehat.
.. 'nforman $%. adalah seorang wanita berusia 32 tahun yang menderita
kanker serviks selama $) bulan dengan stadium '''B. Pendidikan terakhir
informan adalah +, dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. uku
jawa. Pekerjaan suami buruh. 'nforman memiliki 2 orang anak yang
berusia $2 tahun dan 0 tahun. aat diwawan-arai informan dalam kondisi
sehat.
6. 'nforman $%6 adalah seorang wanita berusia 31 tahun yang menderita
kanker serviks selama 2 tahun dengan stadium '''B. Pendidikan terakhir
2
informan adalah +P dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. uku
jawa. Pekerjaan suami buruh. 'nforman memiliki 3 orang anak yang
berusia $) tahun& 6 tahun& dan 3 tahun. aat diwawan-arai informan
dalam kondisi sehat.
B. Kata Kunci dan Kategori
2asil penelitian berupa transkrip wawan-ara kemudian dikategorikan
sesuai dengan kata kun-i yang telah didapat dan disajikan dalam tabel
berikut(
Tabel .! Tema
Kata Kunci Kategori Sub Tema Tema
- Badan lemas 3$%$&
$%.& $%64
- elalu pingsan
3$%$4
- Pusing 3$%34
5emas
Pingsan
Pusing
Respon fisik Respon wanita
kanker serviks
terhadap
penyakitnya
% 6akut 3$%$& $%2. $%
*&$%.& $%64
% edih 3'%$& '%2& '%
*& $%.& $%64
% Putus asa 3'%$& '%*&
$%64
% tres 3'%34
6akut
edih
Putus asa
tres
Respon Psikologis
- 6idak punya
kegiatan apa%apa
3'%$4
- holat 3'%2& '%3& '%
*& $%.& $%64
- Berdoa 3'%$& '%2& '%
3& '%*& $%.&$%64
6idak melakukan
kegiatan agama
holat
Berdoa
7ara wanita kanker
serviks melakukan
hubungan dengan
6uhannya
2ubungan wanita
kanker serviks
dengan 6uhannya
3
- Berd8ikir 3'%2& '%
3& '%*& $%.&$%64
Berd8ikir
- "iri sendiri 3'%$& '%
2& '%3& '%*& $%.&$%64
- ,nak%anak 3'%$& '%
3& '%*&$%.&$%6)
- uami 3'%3& '%*&$%
.& $%64
-
"iri sendiri
#eluarga
Berdoa untuk diri
sendiri dan
oranglain
Perwujudan rasa
sayang dan -inta
wanita kanker
serviks
- Pasrah 3'%3& '%*4
%+emohon kepada
6uhan 3'%$& $%2&'%
3&$%.&$%64
- Berdoa 3'%$& '%2& '%
3& '%*& $%64
- Berikhtiar berobat
3'%2&$%.4
-
Pasrah
Berdoa kepada
6uhan
Berobat
7ara yang dilakukan
untuk men-ari
kesembuhan
!paya yang
dilakukan wanita
kanker serviks
untuk sembuh
% aya ungkapkan
pada 6uhan 3$%
3&$%*& $%.& $%64
% uami 3$%3& $%*& $%
.& $%64
% ,nak 3$%*4
% audara 3$%2& $%34
%'bu%ibu yang
dirawat disini 3$%24
- Perawat 3$%$4
- Rohaniawan 3$%$4
6uhan
#eluarga
9rang lain:pasien
6enaga kesehatan
Rohaniawan
+engungkapkan
rasa gelisah& takut
dan kuatir dengan
ber-erita
!paya yang
dilakukan wanita
kanker serviks
dalam memenuhi
kebutuhan
kedamaian
% ;alan%jalan diteras
3$%$4
% Ber-erita dengan
ibu%ibu yang ada
disini
% "uduk sendiri 3$%
3&$%.4
% +erenung 3$%*4
% +emba-a ,l%
<uran 3$%*&$%64
% Banyak istigfar 3$%
*4
;alan%jalan
Ber-erita
+erenung diri
+emba-a ,l%<uran
Beristigfar
7ara men-ari
ketenangan dan
menghilangkan
kejenuhan pikiran
% aya ingin sembuh
3$%$&$%2&$%3&$%*&$%
.& $%64
% Berkumpul lagi
#esembuhan
Berkumpul dengan
#ebutuhan yang
dibutuhkan wanita
dengan kanker
serviks
#ebutuhan makna
keberadaan wanita
kanker serviks
4
sama keluarga 3$%
34
% 'ngin punya anak
lagi 3$%34
% Berusaha untuk
tetap kuat 3$%*4
% "iberi umur
panjang 3$%$&$%34
keluarga
+empunyai anak
#ekuatan
"iberi umur
panjang
% 6akut 3 $%$& $%2& $%
.4
% edih 3$%2&$%.4
% #e-ewa 3 $%34
% Pasrah 3 $%3& $%.4
#etakutan
=mosional
Perasaan ketika
dalam kesulitan
% udah menjadi
takdir 6uhan 3$%2&
$%*& $%.& $%64
6akdir 6uhan #eyakinan bahwa
kematian
merupakan takdir
6uhan
% +inta maaf
keluarga 3$%$4
% aling tolong
menolong dan
saling membantu
3$%24
% aling mendoakan
3$%2& $%3& $%*& $%.&
$%64
% Bertukar pikiran
dengan teman
sakit sekamar 3$%*&
$%.& $%64
% Bershada>ah 3$%.4
Permohonan maaf
aling membantu

Bertukar pikiran
+emberi
+emberi untuk diri
sendiri
+emberi untuk
orang lain
#ebutuhan memberi
wanita kanker
serviks
".Pen#a$ian dan Analisa %ata
"ari hasil analisa data diperoleh 1 tema dengan *$ kategori. 6ema
pertama adalah respon wanita kanker serviks terhadap penyakitnya terdiri dari
2 sub tema yaitu respon fisik dan respon psikologis dengan 1 kategori yaitu
lemas& pingsan& pusing& takut& sedih& putus asa& stres. 6ema kedua adalah
hubungan wanita kanker serviks dengan 6uhannya& terdiri dari $ sub tema
5
yaitu -ara wanita kanker serviks melakukan hubungan dengan 6uhannya&
dengan * kategori yaitu tidak melakukan kegiatan keagamaan& sholat& berdoa&
berd8ikir. 6ema ketiga adalah perwujudan rasa sayang dan -inta wanita
kanker serviks& terdiri dari $ sub tema yaitu berdoa untuk diri sendiri dan
orang lain& dengan 2 kategori yaitu diri sendiri dan keluarga. 6ema keempat
adalah upaya yang dilakukan wanita kanker serviks untuk sembuh& terdiri dari
$ sub tema yaitu -ara yang dilakukan untuk men-ari kesembuhan& dengan 3
kategori yaitu pasrah& berdoa kepada 6uhan& berobat. 6ema kelima adalah
upaya yang dilakukan wanita kanker serviks dalam memenuhi kebutuhan
kedamaian. terdiri dari 2 sub tema& sub tema pertama yaitu mengungkapkan
rasa gelisah& takut& dan khawatir dengan ber-erita& terdiri dari . kategori yaitu
6uhan& keluarga& orang lain:pasien& tenaga kesehatan& rohaniawan. ub tema
kedua yaitu -ara men-ari ketenangan dan menghilangkan kejenuhan pikiran&
terdiri dari . kategori yaitu berjalan%jalan& saling membantu:saling
menghibur& menyendiri: merenung& memba-a ,l%>uran& beristigfar. 6ema
keenam adalah kebutuhan makna keberadaan wanita kanker serviks& terdiri
dari * sub tema& tema pertama yaitu kebutuhan yang dibutuhkan wanita
dengan kanker serviks& terdiri dari . kategori yaitu kesembuhan& berkumpul
dengan keluarga& mempunyai anak& kekuatan& diberi umur panjang& sub tema
kedua yaitu perasaan ketika dalam kesulitan& terdiri dari 2 kategori yaitu
ketakutan& emosional& sub tema ketiga yaitu perasaan ketika mendekatkan diri
pada 6uhan& terdiri dari * kategori yaitu ketenangan pikiran& ketenangan hati&
kesabaran& kekuatan iman& sub tema keempat keyakinan bahwa kematian
6
merupakan takdir 6uhan& terdiri dari $ kategori yaitu takdir 6uhan. 6ema
ketujuh adalah kebutuhan memberi wanita kanker serviks& terdiri dari 2 sub
tema& sub tema pertama yaitu memberi untuk diri sendiri& terdiri dari 2
kategori yaitu permohonan maaf& saling membantu& sub tema kedua yaitu
memberi untuk orang lain terdiri dari bertukar pikiran dan memberi. !ntuk
lebih jelasnya akan diuraikan se-ara rin-i sebagai berikut(
$. 6ema $ ( respon wanita kanker serviks terhadap penyakitnya. 6ema ini
terdiri dari 2 sub tema respon wanita kanker serviks se-ara fisik dan
psikologis. Berikut akan dijelaskan lebih rin-i (
a. Respon wanita kanker serviks se-ara fisik
Respon wanita kanker serviks se-ara fisik terdiri dari 3 kategori yaitu
lemas& pingsan dan pusing.
6iga dari enam informan memberikan respon penyakit kanker serviks
se-ara fisik lemas dan pingsan.eperti pernyataan informan berikut ini(
Wah saya bingung, sedih, takut, badan rasanya lemes.3$%$&$%.&$%64
Bila ingat penyakit itu terus saya selalu pingsan mbak?3$%$4
eorang informan memberikan respon penyakit kanker serviks se-ara
fisik pusing.eperti pernyataan informan berikut ini(
Saya mumet, pusing, stres mbak?3$%34
b. Respon wanita kanker serviks se-ara psikologis
Respon wanita kanker serviks se-ara psikologis terdiri dari * kategori
yaitu takut& sedih& putus asa& stres.
5ima dari enam informan memberikan respon takut& sedih dan putus
asa untuk penyakitnya.eperti pernyataan informan berikut ini(
7
Aduh mbak saya merasakan takut?3$%$4
Wah sedih, putus asa mbak?3$%24
Pada awalnya saya putus asa, sedih dan takut?3$%*4
Saya jadi sedih, takut mbak 3$%.4
Wah sedih, takut mbak 3$%64
eorang informan memberikan respon untuk penyakitnya adalah
dengan stres.eperti pernyataan informan berikut ini(
Saya mumet, pusing, stres mbak?3$%34
2. 6ema 2 ( 2ubungan wanita kanker serviks dengan 6uhannya. 6ema ini
terdiri dari $ sub tema yaitu -ara wanita kanker serviks melakukan
hubungan dengan 6uhannya. Berikut akan dijelaskan lebih rin-i(
a. 7ara wanita kanker serviks melakukan hubungan dengan 6uhannya.
6erdiri dari * kategori yaitu tidak melakukan kegiatan agama& sholat&
berdoa dan berd8ikir.
atu dari enam informan tidak melakukan kegiatan apapun untuk
memenuhi kebutuhan beragamanya.eperti pernyataan informan
berikut ini(
Saat ini saya tidak punya kegiatan apa-apa, apalagi saya berdarah
terus otomatis saya tidak bisa sholat 3$%$)
5ima dari enam informan memenuhi kebutuhan beragamanya dengan
melakukan kegiatan keagamaan seperti sholat& berdoa dan
berd8ikir.eperti pernyataan informan berikut ini(
Saya berdoa mohon pada uhan supaya saya sehat kembali?3$%24
Saya mendekatkan diri pada uhan dengan !ara sholat, berdoa dan
berd"ikir tiap hari?3$%3&$%*&$%.&$%64
3. 6ema 3 ( Perwujudan rasa sayang dan -inta wanita kanker serviks.
8
6ema ini terdiri dari $ sub tema yaitu berdoa untuk diri sendiri dan untuk
orang lain. Berikut akan dijelaskan se-ara lebih rin-i (
a. Berdoa untuk diri sendiri dan untuk orang lain tendiri dari 2 kategori
yaitu diri sendiri dan keluarga.
=mpat dari enam informan memanjatkan doa untuk diri sendiri dan
keluarga seperti anak dan suami. eperti pernyataan informan
berikut ini(
#ntuk saya sendiri, untuk anak saya dan suami yang selalu setia
menungguin saya 3$%3&$%*&$%.&$%64
$a untuk saya sendiri supaya saya !epat sembuh 3$%24
Saya sendiri dan anak-anak saya? 3$%$4
*. 6ema *( !paya yang dilakukan wanita kanker serviks untuk sembuh.6ema
ini terdiri dari $ sub tema yaitu -ara yang dilakukan untuk men-ari
kesembuhan. Berikut akan dijelaskan lebih rin-i (
a. 7ara yang dilakukan untuk men-ari kesembuhan terdiri dari 3
kategori yaitu pasrah& berdoa kepada 6uhan dan berobat.
"ua dari enam informan memilih pasrah untuk men-ari kesembuhan.
eperti pernyataan informan berikut ini (
Saya pasrah saja mbak @ 3$%3&$%*4
emua informan berdoa pada 6uhan untuk kesembuhan dari
penyakitnya. eperti pernyataan informan berikut ini (
Saya berdoa mohon ampun pada uhan @ 3$%34
Saya berdoa mohon pada uhan supaya saya sehat kembali 3$%
$&$%2&$%3&$%*&$%.&$%64
"ua dari enam informan memilih berobat untuk men-ari kesembuhan
dari penyakitnya. eperti pernyataan informan berikut (
9
@ %engan ikhtiar saya berusaha berobat agar diberi kesembuhan? 3$%
2&$%.4
.. 6ema . ( !paya yang dilakukan wanita kanker serviks dalam memenuhi
kebutuhan kedamaian. 6ema ini terdiri dari 2 sub tema yaitu
+engungkapkan rasa & gelisah& takut& dan khawatir dengan ber-erita& serta
men-ari ketenangan dan menghilangkan kejenuhan pikiran. Berikut akan
dijelaskan lebih rin-i(
a. +engungkapkan rasa gelisah& takut dan khawatir dengan ber-erita.
+engungkapkan rasa gelisah& takut dan khawatir terdiri dari . kategori
yaitu 6uhan& keluarga& orang lain:pasien& tenaga kesehatan dan
rohaniawan.
=mpat dari enam informan mengungkapkan& rasa gelisah& takut dan
khawatir tentang penyakitnya dengan berdoa pada 6uhan. eperti
pernyataan informan berikut ini(
Saya ungkapkan pada uhan 3$%3&$%*&$%.&$%64
=mpat dari enam informan mengungkapkan rasa gelisah& takut dan
khawatir tentang penyakitnya kepada keluarga mereka seperti anak&
suami dan saudara. eperti pernyataan informan berikut ini(
saya juga ber!erita pada suami, anak-anak dan saudara saya
tentang penyakit saya ini?3$%3&$%*&$%.&$%64
Biasanya ya ber!erita pada suami saya mbak&$%3&$%*&$%.&$%64
atu dari enam informan juga mengungkapkan rasa gelisah& takut dan
khawatir tentang penyakitnya kepada sesama wanita kanker serviks
yang dirawat di rumah sakit. eperti pernyataan informan berikut ini(
10
Saya sering berbi!ara, ber!erita dengan ibu-ibu yang di rawat di
sini?3$%24
atu dari enam informan yang lain juga mengungkapkan rasa gelisah&
takut dan khawatir tentang kondisinya kepada tenaga kesehatan seperti
perawat. eperti pernyataan informan berikut ini(
saya minta tolong sama perawat di sini&$%$)
atu dari enam informan juga mengungkapkan rasa gelisah& takut dan
khawatir tentang kondisinya kepada rohaniawan. eperti pernyataan
informan berikut ini (
Pak rohaniawan membimbing dan mendoakan saya? 3$%$4
b. +en-ari ketenangan dan menghilangkan kejenuhan pikiran.
7ara men-ari ketenangan dan menghilangkan kejenuhan pikiran yang
dilakukan wanita kanker serviks terdiri dari . kategori yaitu jalan%
jalan& ber-erita& merenung diri& memba-a al>uran dan beristigfar.
atu dari enam informan men-ari ketenangan dan menghilangkan
kejenuhan pikiran dengan jalan%jalan. eperti pernyataan informan
berikut ini(
kadang-kadang saya jalan-jalan di teras sana untuk menghilangkan
kejenuhan pikiran saya 3$%$4
atu dari enam informan yang lain men-ari ketenangan dan
menghilangkan kejenuhan pikiran dengan ber-erita kepada sesama
wanita kanker serviks di rumah sakit. eperti pernyataan informan
berikut ini(
Saya sering berbi!ara, ber!erita dengan ibu-ibu yang di rawat di
sini 3$%24
11
"ua dari enam informan lain men-ari ketenangan dan menghilangkan
kejenuhan pikiran dengan merenung diri. eperti pernyataan informan
berikut ini'
Saya tidak kemana-mana, saya duduk di sini saja?3$%3&$%.4
((saya kadang merenung sendiri tak mau diganggu..?3$%*4
"ua dari enam informan lain men-ari ketenangan dan menghilangkan
kejenuhan pikiran dengan memba-a ,l%<uran dan beristigfar. eperti
pernyataan informan berikut ini(
Sakit saya ini merupakan ujian dari uhan, saya kadangmerenung
sendiri tak mau diganggu sebab sakit saya tidak sembuh-sembuh,
kemudian saya ba!a Al-)uran dan banyak istig*ar?3$%*&$%6)
6. 6ema 6 ( kebutuhan makna keberadaan wanita kanker serviks terdiri dari 6
sub tema yaitu kebutuhan yang dibutuhkan wanita dengan kanker serviks&
perasaan ketika dalam kesulitan& perasaan ketika mendekatkan diri pada
6uhan& dan keyakinan bahwa kematian merupakan takdir 6uhan& -ara
memberi untuk diri sendiri& -ara memberi untuk orang lain. Berikut akan
dijelaskan lebih rin-i(
a. #ebutuhan yang dibutuhkan wanitadengan kanker serviks
#ebutuhan yang dibutuhkan wanita dengan kanker serviks& terdiri dari
. kategori yaitu kesembuhan& berkumpul dengan keluarga& mempunyai
anak& kekuatan dan diberi umur panjang.
emua informan menyatakan kebutuhan yang dibutuhkan adalah
kesembuhan. eperti pernyataan informan berikut ini(
Smoga saya bisa sembuh seperti semula((&+-+,+-,,+--,+-.)
Saya ingin sembuh mbak &+-/,+-0)
12
atu dari enam informan menyatakan kebutuhan yang dibutuhkan
wanita kanker serviks adalah berkumpul dengan keluarga dan
mempunyai anak. eperti pernyataan informan berikut (
Saya ingin berkumpul lagi sama keluarga seperti dulu, saya juga
pingin punya anak lagi
atu dari enam informan menyatakan kebutuhan yang dibutuhkan
wanita kanker serviks adalah kekuatan agar tetap kuat dalam
menghadapi penyakitnya.eperti pernyataan informan berikut ini(
$ang paling saya butuhkan saat ini adalah berusaha untuk tetap kuat
dan sabar sehingga saya bisa diberi kesembuhan dari uhan?3$%*4
"ua dari enam informan menyatakan kebutuhan yang dibutuhka
wanita dengan kanker serviks adalah diberi umur panjang. eperti
pernyataan informan berikut ini (
1alau boleh menawar smoga saya diberi umur panjang, saya takut
bila suami saya menikah lagi nanti nasib anak saya bagaimana? 3$%34
((saya smoga diberi umur panjangkarena anak-anak saya masih
membutuhkan saya &+-+)
b. Perasaan ketika dalam kesulitan
Perasaan wanita kanker serviks ketika dalam kesulitan terdiri dari 2
kategori yaitu ketakutan dan emosional.
6iga dari enam informan menyatakan perasaan ketika dalam kesulitan
adalah takut.eperti pernyataan informan berikut ini(
$ah saya sedih sekali, takut, antara hidup dan mati rasanya?3$%2)
Saya jadi takut mbak 3$%$&$%.4
13
6iga dari enam informan mempunyai perasaan emosional seperti sedih&
ke-ewa dan pasrah ketika dalam kesulitan.eperti pernyataan informan
berikut ini(
$ah saya sedih sekali, takut, antara hidup dan mati rasanya?3$%24
Wah sedih mbak, rasanya takut?3$%2&$%.4
$a sebenarnya saya ke!ewa 3$%34
Saya pasrah saja 3$%3&$%.4
-. Perasaan ketika mendekatkan diri pada 6uhan
Perasaan wanita kanker serviks ketika mendekatkan diri pada 6uhan
terdiri dari * kategori yaitu ketenangan pikiran& ketenangan hati&
kesabaran dan kekuatan iman.
5ima dari enam informan merasa pikirannya tenang ketika
mendekatkan diri pada 6uhan.eperti pernyataan informan berikut ini(
2asanya padang &terang) mbak?3$%24
Pikiran jadi enakan, hati saya adem dan tenang mbak?3$%$)
Saya merasakan ketenangan mbak&$%*&$%.&$%64
atu dari enam informan merasa ketenangan hati ketika mendekatkan
diri pada 6uhan.eperti pernyataan informan berikut ini(
((hati saya adem dan tenang mbak&$%$4
6iga dari enam informan menyatakan perasaan ketika mendekatkan
diri pada 6uhan adalah merasa sabar dan diberi kekuatan iman.eperti
pernyataan informan berikut ini(
rasanya ada kekuatan iman pada diri saya&$%3&$%*&$%.)
((diberi kesabaran 3$%34
d. #eyakinan bahwa kematian merupakan takdir 6uhan
#eyakinan wanita kanker serviks tentang kematian terdiri dari $
kategori yaitu takdir 6uhan.
14
=mpat dari enam informan mempunyai keyakinan tentang kematian
adalah takdir dari 6uhan.eperti pernyataan informan berikut ini(
1alau saya mati memang ini sudah takdir uhan&$%2&$%*4
Sakit saya ini sudah menjadi takdir dari uhan&$%.&$%64
1. 6ema . ( kebutuhan member wanita kanker serviks terdiri dari 2 sub tema
yaitu memberi untuk diri sendiri dan memberi untuk orang lain. Berikut
akan dijelaskan lebih rin-i(
a. +emberi untuk diri sendiri
+emberi untuk diri sendiri terdiri dari $ kategori yaitu permohonan
maaf.
atu dari enam informan menyatakan permohonan maaf dengan minta
maaf keluarga .eperti pernyataan informan berikut ini(
Saya minta maa* sama keluarga karena telah merepotkan mereka&+-
+)
b. +emberi untuk orang lain
+emberi untuk orang lain terdiri dari 3 kategori yaitu saling
membantu& bertukar pikiran dan memberi.
5ima dari enam informan menyatakan memberi untuk orang lain
dengan -ara saling tolong menolong dan saling membantu serta saling
mendoakan. eperti pernyataan informan berikut ini (
((mereka sama nasibnya dengan saya, kami di sini saling
tolongmenolong dan saling membantu 3$%24
((ibu-ibu di sini juga sering mendoakan satu sama lain?3$%2&$%3&$%
.&$%6)
15
((bila ada yang sedih ada yang kesakitan kami saling mendoakan?3$%
*4
6iga dari enam informan menyatakan memberi untuk orang lain
dengan -ara dapat bertukar pikiran dengan sesama penderita kanker
serviks. eperti pernyataan informan berikut ini(
((di sini saya bisa menjalin hubungan dengan orang lain sering
bertukar pikiran dengan teman sakit sekamar, mereka orangnya baik-
baik smua karena senasib sakitnya..?3$%*4
((saya sering ngobrol-ngobrol dengan ibu-ibu di sini bertukar pikiran
untuk mengetahui apakah mereka juga mengalami hal yang sama
dengan saya&$%.4
((saya berbi!ara, ber!erita dan bertukar pendapat dengan ibu-ibu
sekamar ini yang sama penyakitnya dengan saya 3$%64
atu dari enam informan memberi untuk orang lain dengan -ara
bershada>ah. eperti pernyataan informan berikut ini (
((saat sakit seperti ini saya akan memperbanyak shada3ah, karena
kata mubalik shada3ah tersebut termasuk sarana pengobatan &$%.)
16
&'(NAL
PEMAHAMAN PERAWAT
TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL
KLIEN PADA PASIEN LANSIA
DI RSU MARDI LESTARI KABUPATEN SRAGEN
Tati Sumiati *, Meidiana Dwidiyanti **, Angg!wati**, "am#ang $%&**
ABSTRACT
Background & aimd ! 'u!(e a( )!*e((ina+ ,ea+t, (ta- ,a.e
g!eate(t ))!tunity t gi.ing /m)!e,en(i.e nu!(ing
(e!.i/e0/a!e #y a((i(ting /+ient t *u+1++ #a(i/ ,+i(ti/a+
!e2ui!ement(% 'u!(e +3 int /+ient a( a #i-)(y/,-(/i/u+tu!a+
and ()i!itua+ ,uman% T,e!e i( a ),enmenn t,at nu!(e( in t,ei!
!+e a( gi.e! * di!e/t nu!(ing /a!e t +d-age )atient in ,()ita+
wa( +i3e+y +e(( t )aying attentin t ()i!itua+ a()e/t%T,i(
!e(ea!/, aimed t 3nw t,e /m)!e,en(in * nu!(e a#ut
de1nitin * ()i!itua+ !e2ui!ement * +d-age )atient, 3nwing
a#ut gi.en inte!.entin * ()i!itua+ nu!(ing /a!e, 3nwing a#ut
,w ug,t t gi.ing t!eatment t +d-age%
17
M"#od$ ! T,i( !e(ea!/, u(ing 2ua+itati.e met,d wit,
),enmen+gi/a+ a))!a/,, data #tained #y (t!u/tu!ed g!u)
di(/u((in%
R$u%"$ 45e(u+t( * !e(ea!/, indi/ated t,at ()i!itua+ !e2ui!ement
i( ,uman #a(i/ !e2ui!ement w,i/, mu(t #e *u+1++ed% S)i!itua+
!e2ui!ement meaning*u+ * #e+ie*, a))!a/,, t!u(t, and *ait, t
6d a( we++ a( !e2ui!ement t ding t,ei! !e+igin, !e2ui!ement t
#e +.ed and *!gi.en #y 6d w,i/, i( enti!e+y wned and ,a.e
t de*ended #y (mene unti+ w,ene.e! ( t,at #taining ,e+),
/a+mne((, (a*ety, (t!engt,, ,a))ine((, and !e/.e!y% 7n gi.ing
inte!.entin * ()i!itua+ nu!(ing /a!e #e !e.ea+ed +e(( )tima+
/au(ed #y !e(i(ting *a/t!(% T,e di-e!en/e * !itua+
im)+ementatin * +d-age )atient in ,()ita+ in8uen/ed #y *a/t!
* t,ei! !e+igin% T!eatment t +d-age )atient (,wn t attitude
unde! !ea(n *4 (e+*-awa!ene(( t +dage )atient, !e+igin
tea/,ing, and Ma(+w t,e!y%
Conc%u$ion$ & $ugg$"ion ! /n/+u(in *!m !e(u+t * t,i(
!e(ea!/, i( t,e
/m)!e,en(in * nu!(e t *u+1++ ()i!it!ua+ !e2ue!ement * /+ient
* +d-age )atient( +e(( )tima+ in Ma!di 9e(ta!i :u#+i/ ;()ita+ *
S!agen% T,e nu!(e e<)e/ted t )ay attentin and t!y t *u+1++ing
()i!itua+ !e2ui!ement * +d-age )atient in !de! t,at /a!e #e
in/!ea(ed%
=eyw!d( 4 'u!(e, S)i!itua+ !e2ui!ement, >+d-age
* Student * 'u!(ing S/ien/e Study :!g!am * Di)neg! ?ni.e!(ity **
9e/tu!e * 'u!(ing S/ien/e Study :!g!am * Di)neg! ?ni.e!(ity
ABSTRAK
La"ar &%akang & Tu'uan! :e!awat (e#agai tenaga 3e(e,atan
yang )!*e(ina+ mem)unyai 3e(em)atan )a+ing #e(a! untu3
mem#e!i3an )e+ayanan0a(u,an 3e)e!awatan yang 3m)!e,en(i*
dengan mem#antu 3+ien memenu,i 3e#utu,an da(a! ,+i(ti3%
:e!awat memandang 3+ien (e#agai ma,+u3 #i-)(i3-
((i/u+tu!a+ dan ()i!itua+% Ada (uatu *enmena #a,wa )e!awat
da+am )e!annya (e#agai )em#e!i a(u,an 3e)e!awatan +ang(ung
3e)ada )a(ien +an(ia di !uma, (a3it nam)a3nya 3u!anng
mem)e!,ati3an a()e3 ()i!itua+% Tu@uan )ene+itian ini anta!a +ain
untu3
mengeta,ui )ema,aman )e!awat tentang )enge!tian 3e#utu,an
()i!itua+ )ada )a(ien +an(ia, mengeta,ui tentang inte!.en(i
a(u,an 3e)e!awatan ()i!itua+ yang di#e!i3an, mengeta,ui
tentang #agaimana (e,a!u(nya mem#e!i )e!+a3uan te!,ada)
+an(ia%
M"od ! Metde )ene+itian ini mengguna3an @eni( )ene+itian
3ua+itati* dengan )ende3atan *enmen+gi, data di)e!+e,
dengan /a!a di(3u(i 3e+m)3 te!a!a,%
18
Ha$i% ! ;a(i+ )ene+itian, 3e#utu,an ()i!itua+ ada+a, (uatu
3e#utu,an da(a! manu(ia yang ,a!u( di)enu,i% =e#utu,an
()i!itua+ mengandung a!ti (uatu 3eya3inan, )ende3atan, ,a!a)an
dan 3e)e!/ayaan )ada Tu,an (e!ta 3e#utu,an untu3
men@a+an3an agama yang dianut, 3e#utu,an untu3 di/intai dan
diam)uni +e, Tu,an yang (e+u!u,nya dimi+i3i dan ,a!u(
di)e!ta,an3an +e, (e(e!ang (am)ai 3a)an)un aga!
mem)e!+e, )e!t+ngan, 3etenangan, 3e(e+amatan, 3e3uatan,
)eng,i#u!an (e!ta
3e(em#u,an% Da+am mem#e!i3an inte!.en(i a(u,an 3e)e!awatan
()i!itua+ te!nyata 3u!ang )tima+ 3a!ena ada *a3t! )eng,am#at%
:e!#edaan )e+a3(anaan !itua+ )a(ien +an(ia di !uma, (a3it
di)enga!u,i +e, *a3t! agama yang dianut% :e!+a3uan te!,ada)
+an(ia ditun@u33an da+am (i3a) dengan da(a! a+a(an4 3e(ada!an
di!i te!,ada) +an(ia, a@a!an agama dan te!i Ma(+w%
K$im(u%an & $aran 4 =e(im)u+an da!i )ene+itian ini ada+a,
#a,wa )ema,aman )e!awat te!,ada) )emenu,an 3e#utu,an
()i!itua+ )ada )a(ien +an(ia di 5S? Ma!di 9e(ta!i =a#u)aten
S!agen 3u!ang )tima+% :e!awat di,a!a)3an mem)e!,ati3an dan
#e!u(a,a memenu,i 3e#utu,an ()i!itua+ )a(ien +an(ia aga! mutu
)e+yanan )e!awatan
mening3at%
Ka"a kunci 4 :e!awat, =e#utu,an ()i!itua+, 9an(ia
* Ma,a(i(wa :!g!am Studi 7+mu =e)e!awatan ?'D7: **
D(en :!g!am Studi 7+mu 3)e!awatan ?'D7:
PENDAHULUAN
:e!awat (e#agai tenaga 3e(e,atan yang )!*e(ina+ mem)unyai
3e(em)atan )a+ing #e(a! untu3 mem#e!i3an )e+ayanan0a(u,an
3e)e!awatan yang 3m)!e,en(i* dengan mem#antu 3+ien
memenu,i 3e#utu,an da(a! yang ,+i(ti3% :e!awat memandang
3+ien (e#agai ma,+u3 #i-)(i3-((i3u+tu!a+ dan ()i!itua+ yang
#e!e()n (e/a!a ,+i(ti3 dan uni3 te!,ada) )e!u#a,an 3e(e,atan
atau )ada 3eadaan 3!i(i(% A(u,an 3e)e!awatan yang di#e!i3an
+e, )e!awat tida3 #i(a te!+e)a( da!i a()e3 ()i!itua+ yang
me!u)a3an #agian integ!a+ da!i inte!a3(i )e!awat dengan 3+ien%
:e!awat #e!u(a,a untu3 mem#antu memenu,i 3e#utu,an
()i!itua+ 3+ien (e#agai #agian da!i 3e#utu,an yang menye+u!u,,
3+ien anta!a +ain dengan mem*a(i+ita(i )emenu,an 3e#utu,an
()i!itua+ 3+ien te!(e#ut, wa+au)un )e!awat dan 3+ien tida3
mem)unyai 3eya3inan ()i!itua+ atau 3eagamaan yang (ama A3)%
=e#utu,an ()i!itua+ ada+a, 3e#utu,an untu3 mem)e!ta,an3an
atau mengem#a+i3an 3eya3inan dan memenu,i 3ewa@i#an
agama, (e!ta 3e#utu,an untu3 menda)at3an maa* atau
)engam)unan, men/intai, men@a+in ,u#ungan )enu, !a(a
)e!/aya dengan Tu,an A3)% =e#utu,an ()i!itua+ (e#agai #agian
19
da!i 3e#utu,an manu(ia (e/a!a utu, ,anya da)at di)enu,i
a)a#i+a )e!awat di#e3a+i dengan 3emam)uan mem#e!i3an
a(u,an 3e)e!awatan dengan mem)e!,ati3an a()e3 ()i!itua+
3+ien (e#agai #agian da!i 3e#utu,an ,+i(ti3 )a(ien (e#agai
ma,+u3 yang utu, dan uni3% :emenu,an 3e#utu,an ()i!itua+
di)e!+u3an +e, )a(ien dan 3e+ua!ga da+am men/a!i a!ti da!i
)e!i(tiwa 3e,idu)an yang di,ada)i te!ma(u3 )ende!itaan 3a!ena
(a3it dan me!a(a teta) di/intai +e, (e(ama manu(ia dan Tu,an%
=e+m)3 3+ien +an@ut u(ia tida3 da)at di)i(a,3an da!i 3e+m)3
u(ia +ainnya% Bang dima3(ud dengan 3e+m)3 u(ia +an@ut ada+a,
3e+m)3 )endudu3 yang #e!u(ia 60 ta,un 3eata( A4)% 9an(ia
yang (edang (a3it mem#utu,3an )em#inaan, #antuan dan
)e+ayanan 3e)e!awatan te!ma(u3 )e+ayanan ()i!itua+ aga! )ada
ma(a +an@ut u(ia me!e3a me!a(a (e@a,te!a, di,a!gai, di,!mati
(e#agai !ang yang )ada u(ia mudanya )e!na, #e!)!e(ta(i%
"e!#agai u)aya mem#antu +an(ia aga! #a,agia dan (e@a,te!a
di)e!+u3an mengingat )ada ma(a +an(ia me!u)a3an ta,a)
3e,idu)an yang tida3 muda,% :ada )e!ide ini indi.idu
di,ada)3an )ada #e!#agai 3enda+a #ai3 3a!ena 3emundu!an
1(i3nya mau)un +e, 3e,i+angan-3e,i+angan )e!an ((ia+nya%
=ndi(i ini menye#a#3an +an(ia /ende!ung +e#i, !entan te!,ada)
#e!#agai )!#+em 3e@iwaan (e)e!ti de)!e(i, 3e/ema(an,
gangguan tidu!, 3e)i3unan dan (e#againya% :!#+em 3e@iwaan
yang ditandai dengan )e!u#a,an )e!i+a3u da)at me!u)a3an
mani(*e(ta(i gangguan *ung(i ()i!itua+ +an(ia yang (e,a!u(nya
diwa()adai +e, )e!awat A3)% 9an(ia yang menga+ami gangguan
*ung(i ()i!itua+ tentu+a, tida3 #i(a men@a+ani ma(a +an(ia dengan
#a,agia dan (e@a,te!a (e!ta tu@uan +an@ut u(ia yang di(e#ut
Cmenua (e,atD Ahealthy aging) tida3 da)at di/a)ai% Men@a+ani
+an@ut u(ia yang #a,agia, (e@a,te!a dan (e,at ,anya da)at
di/a)ai a)a#i+a +an(ia te!(e#ut me!a(a (e,at (e/a!a 1(i3,
menta+0()!itua+ dan ((ia+, me!a(a di#utu,3an, me!a(a di/intai,
mem)unyai ,a!ga di!i (e!ta da)at #e!)a!ti(i)a(i da+am
3e,idu)an% Se,at ()i!itua+ di ma(a +an(ia #i+a ia C (ada! C (ia)a
di!inya yang (e#ena!nya, dimana tem)at ia #e!ada di a+am
(eme(ta dan 3emana3a, tu@uan ,idu) dima(a tuanya %
=e(ada!an te!(e#ut di)enga!u,i +e, u(a,a )emenu,an
3e#utu,an dan )en/a)ain te!tinggi yaitu ()i!itua+% Dengan
te!)enu,inya 3e#utu,an te!tinggi yaitu ()i!itua+ ma3a (e(e!ang
memi+i3i 3e,idu)an yang #e!3ua+ita(%Dengan demi3ian (uda,
(e+aya3nya (e!ang yang +an@ut u(ia diu)aya3an da)at te!)enu,i
3e#utu,an ()i!itua+nya A5)% ;a+ ini di)e!tegu, dengan adanya
(+gan ta,un u(ia +an@ut &;> 1982 ia+a,4 CDo not put years to
life but life into yearsD, yang #e!a!ti u(ia )an@ang tida3+a, ada
a!tinya #i+a tida3 #e!guna dan #a,agia dan mandi!i (e@au,
20
mung3in, dengan mem)unyai 3ua+ita( ,idu) yang #ai3% CLong
life without continous usefulness, productivity and good quality
of life is not a blessingD% =e+m)3 +an(ia yang mende!ita (a3it
#e!u)aya men/a)ai ,idu) yang #a,agia, (e@a,te!a dan (e,at
dengan /a!a men/a!i )enyem#u,an, dianta!anya dengan
#e!#at atau )un di!awat di !uma, (a3it% Di !uma, (a3it me!e3a
#e!,a!a) mem)e!+e, )e+ayanan 3e)e!awatan (e/a!a
memua(3an #ai3 da!i (egi 1(i3, )(i3i(, ((ia+ atau)un ()i!itua+% Di
!uma, (a3it umum Ma!di 9e(ta!i S!agen, :ene+iti te+a,
me+a3u3an (tudi )enda,u+uan dengan me+a3u3an wawan/a!a
te!,ada) )e!awat yang (uda, +e#i, da!i tiga ta,un #e3e!@a%
:e!awat A menyata3an #a,wa )e+ayanan ()i!itua+ #agi (emua
)a(ien te!ma(u3 )a(ien +an(ia (uda, ada yang #e!tuga( yaitu
tim :a(t!a+ Ea!e% Saya (e#agai )e!awat (angat te!#ata( da+am
memenu,i 3e#utu,an ()i!itua+ 3a!ena (i#u3 dengan )e3e!@aan
3e)e!awatan yang ,a!u( (ege!a di(e+e(ai3an% :e!awat $
mengata3an, (aya 3adang ,anya mem#e!i (uatu du3ungan
!,ani )ada (aat )a(ien (t!e( atau da+am 3eadaan gawat (a@a%
Saya ta,u #a,wa (emua )a(ien mem#utu,3an )endam)ingan
!,ani% Menu!ut :e!awat 7 mengata3an, (aya )!i#adi me!a(a
3u!ang mam)u untu3 mem#e!i du3ungan ()i!itua+ )ada )a(ien,
+e#i, #ai3 !ang +ain (a@a% Sedang3an )e!awat 5 menyata3an,
(aya +e#i, (enang 3a+au tim :a(t!a+ Ea!e yang da)at
mem#e!i3an )e+ayanan ()i!itua+ (e/a!a 3,u(u( 3e)ada (emua
)a(ien te!ma(u3 )a(ien +an(ia% Se+ain itu )ene+iti me+a3u3an
(u!.ey di !uang )e!awatan dan menemu3an data-data (e#agai
#e!i3ut 4 3eti3a ada )a(ien +an(ia (edang da+am 3eadaan 3!iti(,
)e!awat +e#i, #anya3 me+a3u3an #(e!.a(i 3eadaan umum
)a(ien, tida3 menga@a3 untu3 #e!da% Dan (ete+a, 3e+ua!ga
meminta )endam)ingan !,ani #a!u+a, )e!awat meng,u#ungi
tim :a(t!a+ Ea!e dan )emim)in agama% Ada @uga 3e+ua!ga
)a(ien +an(ia minta dida3an, )e!awat +ang(ung memanggi+ tim
:a(t!a+ Ea!e% 'amun ada @uga )a(ien +an(ia yang (edang
meng,ada)i (a3!atu+ maut, (a+a, (e!ang )e!awat
mengingat3an 3e+ua!ga untu3 #e!da% Se+ama me+a3u3an
)engamatan, )ene+iti tida3 me+i,at )a(ien +an(ia #e!da 3,u(u(
#e!(ama )e!awat )e!awat% :e!awat ,adi! #e!da #e!(ama )a(ien
+an(ia 3eti3a ada tim :a(t!a+ Ea!e atau ada )emim)in agama%
"e!da(a!3an wawan/a!a dengan tim :a(t!a+ Ea!e dan
)engamatan )u+a, tim :a(t!a+ Ea!e )un tida3 #i(a mem#e!i3an
)e+ayanan (e/a!a )tima+ 3a!ena tim :a(t!a+ Ea!e tida3 (etia)
,a!i #e!ada di !uma, (a3it% Se@a+an dengan 3ndi(i 5S? Ma!di
9e(ta!i =a#u)aten S!agen dengan )e!en/anaan da!i #idang
3e)e!awatan untu3 mening3at3an mutu )e+ayanan )e!awatan
3,u(u(nya )e+ayanan ()i!itua+ atau !,ani ma3a )enting untu3
21
di+a3u3an )ene+itian tentang C :ema,aman :e!awat Te!,ada)
:emenu,an =e#utu,an S)i!itua+ =+ien :ada :a(ien 9an(ia di 5S?
Ma!di 9e(ta!i =a#u)aten S!agen C%
"% :e!umu(an Ma(a+a,
"e!da(a!3an u!aian da+am +ata! #e+a3ang, ma3a da)at
dia(um(i3an #a,wa )e!ma(a+a,an 3u!ang te!)enu,inya
3e#utu,an ()i!itua+ 3+ien )ada )a(ien +an(ia di 5S? Ma!di 9e(ta!i
=a#u)aten S!agen, di)enga!u,i +e, #e#e!a)a *a3t!,
dianta!anya ada+a, *a3t! )ema,aman )e!awat tentang
)enge!tian 3e#utu,an ()i!itua+ )a(ien +an(ia, inte!.en(i a(u,an
3e)e!awatan ()i!itua+, 3e#utu,an ()i!itua+ )a(ien +an(ia da+am
men@a+an3an !itua+nya, )e!+a3uan te!,ada) +an(ia% Ada)un
)e!umu(an
ma(a+a,nya ada+a, (e#agai #e!i3ut 4 "agaimana )ema,aman
)e!awat te!,ada) )emenu,an 3e#utu,an ()i!itua+ 3+ien )ada
)a(ien +an(ia%
E% Tu@uan :ene+itian
1% Tu@uan umum 4 ?ntu3 mengidenti13a(i )ema,aman )e!awat
te!,ada) )emenu,an 3e#utu,an ()i!itua+ 3+ien )ada )a(ien
+an(ia di !uang )e!awatan 5S?% Ma!di 9e(ta!i =a#u)aten S!agen%
2% Tu@uan =,u(u( 4
a% Mengeta,ui )ema,aman )e!awat tentang )enge!tian
3e#utu,an ()i!itua+ 3+ien )ada )a(ien +an(ia
#% Mengeta,ui )ema,aman )e!awat tentang inte!.en(i a(u,an
3e)e!awatan ()i!itua+ yang di#e!i3an te!,ada) )a(ien +an(ia
/% Mengeta,ui )ema,aman )e!awat tentang #agaimana
(e,a!u(nya mem#e!i )e!+a3uan te!,ada) 9an(ia%
D% Man*aat :ene+itian
1% "agi )!*e(i )e!awat
Mem#e!i3an 3e(ada!an #agi )e!awat tentang )entingnya
3e#utu,an ()i!itua+ )ada )a(ien +an(ia (e,ingga di,a!a)3an
)e!awat #e!u(a,a untu3
meng)tima+3an )e!annya da+am mem#e!i3an a(u,an
3e)e!awatan ()i!itua+ )a(ien +an(ia%
2% "agi :e+ayanan =e(e,atan A5S) Se#agai ma(u3an 3,u(u(nya
#agi #idang )e!awatan 5S?% Ma!di 9e(ta!i da+am menge.a+ua(i
)ema,aman )e!awat te!,ada) 3e#utu,an ()i!itua+ 3+ien )ada
)a(ien +an(ia (e!ta (e#agai da(a! untu3 )e!en/anaan
mening3at3an a(u,an 3e)e!awatan ()!itua+ (e/a!a )tima+%
3% "agi in(titu(i )endidi3an Mem#e!i3an in*!ma(i 3e)ada )ene+iti
untu3
22
me+a3u3an )ene+itian +e#i, +an@ut mengenai 3ua+ita( a(u,an
3e)e!awatan
()i!itua+ di (etia) unit )e!awatan%
4% "agi )ene+iti Se#agai )!(e( #e+a@a! da+am menga)+i3a(i3an
i+mu 3e)e!awatan yang dida)at da+am )!g!am (tudi i+mu
3e)e!awatan #e!3aitan dengan )emenu,an 3e#utu,an ()i!itua+
+an(ia dan )!(e( 3e)e!awatannya%
MET)DE
Metde )engum)u+an data yang diguna3an me+a+ui di(3u(i
3e+m)3 te!a!a, AD=T)% A+at )engum)u+ data yang )a+ing utama
)ene+iti (endi!i dengan #antuan !ang +ain% Di (ini )ene+iti
mengguna3an (atu !ang untu3 mem#antu dida+am )!(e(
)engum)u+an data% Se+ain itu diguna3an )edman D=T yang
di(u(un )ene+iti di(e(uai3an dengan tu@uan )ene+itian% A+at
tam#a,an +ain yang #e!guna untu3 menun@ang 3e+eng3a)an data
(e)e!ti 4 #u3u /atatan, a+at tu+i(, dan a+at )e!e3am atau
tape recorder. Ana+i(i( data ,a(i+ )ene+itian mengguna3an
metde 3ua+itati*% Te,ni3 )eng+a,an data mengguna3an 4
)!(e( 3gniti* 4 /m)!e,ending, de/nte<tua+iFing, t,e!iFing
dan !e/nte<tua+iFing% Da+am )ene+itian ini diguna3an ana+i(i(
3ateg!i yang di+a3u3an (e/a!a manua+ dengan +ang3a,-+ang3a,
(e#agai #e!i3ut 4
1% ;a(i+ !e3aman #ai3 #e!u)a /atatan mau)un da!i a+at )e!e3am
di3eti3 (e/a!a +eng3a) 3ata demi 3ata dengan mengguna3an
3m)ute!%
2% ;a(i+ di3eti3 3emudian di+i,at 3e(e+u!u,an (e/a!a utu,
menutut )enga+aman !e()nden%
3% :ene+iti meng3de dangan 3a!tu-3a!tu yang #e!i(i 3ata-3ata
3un/i%
4% Mem#uat 3ateg!i% E!e /ateg!i da!i 3ata-3ata 3un/i yang
menga!a, )ada (atu )enge!tian
5% =emudian da!i 3ateg!i dan /!e /ateg!i di#uat tema-tema%
Anta!a tema yang (atu dengan tema yang +ain (a+ing
mem)eng!u,i dan ada (a+ing 3ete!3aitan% Sete+a, itu tema-tema
di#uat (3ema data ,a(i+ )ene+itian%
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Sete+a, me+a+ui +ang3a,-+ang3a, metde )ene+itian (e)e!ti di
ata(, di)e!+e, )e!ma(a+a,an yang #e!a(a+ da!i ,u#ungan anta!
/!e /ateg!i% 9a+u diam#i+ tema-tema dan dengan )em#a,a(an
(e#agai #e!i3ut 4
1% :entingnya )ema,aman )e!awat tentang )enge!tian
3e#utu,an ()i!itua+ )ada )a(ien +an(ia% :ema,aman )e!awat
te!,ada) )enge!tian 3e#utu,an ()i!itua+ di)enga!u,i +e, *a3t!
23
)enga+aman, wa3tu, +ing3ungan, 3a!a3te! dan )engeta,uan
tentang ()i!itua+% :enge!tian 3e#utu,an ()i!itua+ )ada )a(ien
+an(ia yaitu (uatu 3e#utu,an da(a! yang ,a!u( di)enu,i%
=e#utu,an ()i!itua+ yaitu (uatu 3eya3inan, )ende3atan, ,a!a)an
dan 3e)e!/ayaan )ada Tu,an (e!ta 3e#utu,an untu3
men@a+an3an agama yang dianut, 3e#utu,an untu3 di/intai dan
diam)uni +e,% Tu,an yang (e+u!u,nya dimi+i3i dan ,a!u(
di)e!ta,an3an +e, (e(e!ang (am)ai 3a)an)un aga!
mem)e!+e, )e!t+ngan, 3etenangan, 3e(e+amatan, 3e3uatan,
)eng,i#u!an (e!ta 3e(em#u,an% Sedang3an menu!ut (a+a, (atu
!e()nden, ()i!itua+ ada+a, (emangat, atau mti.a(i untu3 ,idu)
2% 7nte!.en(i a(u,an 3e)e!awatan ()i!itua+ menim#u+3an !e()n
)ada )a(ien +an(ia yang di)enga!u,i )engeta,uan, 3m)eten(i,
3ndi(i )a(ien dan *a3t! )eng,am#at% 7nte!.en(i a(u,an
3e)e!awatan ()i!itua+ )ada )a(ien +an(ia yaitu mem#e!i
mti.a(i, mem#e!i (emangat, menga!a,3an, mengan@u!3an
#e!da dan menda3an, )endam)ingan, mene!ima 3e+u,an,
meng,i#u! dan +ain-+ain% 7nte!.en(i ini menim#u+3an !e()n
te!,ada) )a(ien 4 )a(ien mau ma3an, mau minum #at, (enang,
te!tawa, te!,i#u! dan (emangat% 7nte!.en(i ini di)enga!u,i +e,
)engeta,uan )e!awat da+am (a!ana dan )!a(a!ana 3eagamaan
yang di#utu,3an )a(ien, 3m)eten(i )e!awat (e!ta 3ndi(i
)a(ien mi(a+ G a)ati(, (a3!atu+ maut, atau (uda, di.ni( +e,
d3te! tida3 #i(a di(em#u,3an% 7nte!.en(i
yang di#e!i3an +e, )e!awat +e#i, +ua( tida3 (e#ata( )ada
)emenu,an 3ewa@i#an agama% 7nte!.en(i #e+um da)at di+a3u3an
(e/a!a )tima+ 3a!ena adanya *a3t! )eng,am#at yang #e!a(a+
da!i )e!awat, (itua(i !uang )e!awatan yang (i#u3 +e, tuga(
!utinita(, dan adanya )etuga( 3e!,anian%
3% :e!#edaan )e+a3(anaan !itua+ )ada )a(ien +an(ia da+am
memenu,i 3e#utu,an ()i!itua+nya di !uma, (a3it% :e+a3(anaan
!itua+ yang di@a+an3an +e, )a(ien +an(ia yang (atu dengan
)a(ien +an(ia yang +ain #e!#eda-#eda yang di)enga!u,i +e,
ting3at ()i!itua+, )e!3em#angan, )enga+aman, 3ndi(i (a3it,
agama atau 3e)e!/ayaan yang dianut )a(ien%
4% :e!+a3uan te!,ada) +an(ia ditun@u33an da+am (i3a) yang
dida(a!i +e, a+a(an a+a(an% :e!+a3uan te!,ada) +an(ia
ditun@u33an da+am (i3a)4 ()an-(antun, ,!mat, mem#e!i
3e#e#a(an, )e!,atian, men/intai, mene!ima +an(ia a)a adanya
dan (e#againya% :e!+a3uan yang demi3ian te!,ada) +an(ia
dida(a!i +e, a+a(an-a+a(an4 3e(ada!an )e!awat te!,ada) +an(ia,
adanya a@a!an agama untu3 men/intai dan ,!mat te!,ada)
!ang tua (e!ta adanya te!i Ma(+w%
KESIMPULAN & SARAN
24
:ema,aman )e!awat te!,ada) )emenu,an 3e#utu,an ()i!itua+
3+ien )ada )a(ien +an(ia di 5S? Ma!di 9e(ta!i S!agen 3u!ang
)tima+% :e!awat di,a!a)3an mem)e!,ati3an dan #e!u(a,a
memenu,i 3e#utu,an ()i!itua+ )a(ien +an(ia aga! mutu
)e+ayanan )e!awatan mening3at%
DA*TAR PUSTAKA
1% ::'7% =e)e!awatan dan :!a3te3 =e)e!awatan% Ha3a!ta4 ::'7%
1999
2% 'u!(a+am% Mana@emen =e)e!awatan A)+i3a(i da+am :!a3te3
=e)e!awatan :!*e(ina+% Ha3a!ta4 Sa+em#a Medi3a% 2003
3% ;amid, Bani, A/,i!% "u3u A@a! A()e3 S)i!itua+ da+am
=e)e!awatan% Ha3a!ta4 &idya Medi3a% 2000
4% ;a!dywint I Setia#ud,i, Tnny% :anduan 6e!nt+gi% $di(i 7%
Ha3a!ta4 6!amedia% 1999
5% :!i@a(a3(n, A!iwi#w I $!ning)!a@a, 7!ianti% S)i!itua+ita( dan
=ua+ita( ;idu)%
,tt)400www%Sina!,a!a)an%/%id0e3nmi0mandi!i02003007150man
01%,tm+ 6% "udi!% :enganta! 7+mu =e(e,atan Ma(ya!a3at%
Sema!ang4 ?'D7:% 2002
7% Se@n, ;e!iawan, EFe!e(na, d33% :edman :enge++aan
=e(e,atan :a(ien 6e!iat!i% $di(i 4 7% Ha3a!ta 4 :u(at 7n*!ma(i dan
:ene!#itan "agian 7+mu :enya3it Da+am Ja3u+ta( =ed3te!an
?ni.e!(ita( 7ndne(ia% 2000
8% &at(n, 5ge!% :e!awatan :ada 9an(ia% Ha3a!ta 4 =ed3te!an
$6E% 2003
9% A!my, Buni% Aga! 9an(ia Se,at Hiwa, Se@a,te!a Dan "a,agia%
Media Se,at% $di(i 10077, ,a+ 05% 2007
10% De)a!temen =e(e,atan 57% Di!e3t!at Hend!a+ "ina =e(e,atan
Ma(ya!a3at "u3u :edman ?)aya :em#inaan =e(e,atan Hiwa
?(ia 9an@ut% Ha3a!ta4 De)% =e( 57% 2004
11% Da!m@, "ed,i I Ma!tn, ;adi ;% "u3u A@a! 6e!iat!i A7+mu
3e(e,atan u(ia +an@ut)% $di(i 3e 3% Ha3a!ta4 Ja3u+ta( =ed3te!an ?7%
2004
12% Dwidiyanti, Meidiana% "u3u A@a! =e)e!awatan Da(a!% Tida3
di)u#+i3a(i3an% 2007
13% Ha+a+uddin% :(i3+gi Agama% Ha3a!ta4 :T 5a@a g!a1nd
:e!(ada% 2002
14% Su(etya, &awan% ;ati Men@adi Tent!am Dengan Mengingat
A++a,% Bgya3a!ta4 Tugu)u#+i(,e!% 2007
15% >en,Bu+i%S)i!itua+ita( 7n@i+i 4 Suatu Tin@auan ?+ang%
,tt)400www%(a#da%!g0!e*!med% 2002
16% Mau3, 9%=!i(ten I S/,midt, '+a3% S)i!itua+ Ea!e in 'u!(ing
:!a/ti/e% :,i+ade+),ia 9i))in/tt &i++iam I &i+3in(% 2004
25
17% &,a!dana, =!i(,na% Ha+an S)i!itua+% $di(i 7% Bgya3a!ta4 De+),i%
2005
18% :!i(ti, Ad!ian% Ha+an S)i!itua+ Se,a!i-,a!i% Bgya3a!ta4 Baya(an
:u(ta3a 'u(anta!a% 2005%
19%&i!a(wati, Am#a!, =ing3in% 5i(et4 :e!(e)(i :e!awat Tentang
:emenu,an =e#utu,an S)i!itua+ :a(ien Di 5S 5emani
Mu,ammadiya, Sema!ang4 Ja3u+ta( =ed3te!an :!g!am Studi
=e)e!awatan ?'D7:% 2005
20% Sugiyn% Mema,ami :ene+itian =ua+itati*% "andung4 A+*a#eta%
2005
21% M+eng% Metd+gi :ene+itian =ua+itati*% $di(i 5e.i(i%
"andun4 :T 5ema@a 5(da3a!ya% 2005
22% 'u!(a+am I :a!iani, Siti% :ende3atan :!a3ti( Metd+gi 5i(et
=e)e!awatan% Ha3a!ta4 Sagung Set% 2001
23% Ad,e, Me+in, 9au!i3e dan :+am+a!(i,% :en@a@a3an Awa+
Se/a!a Ee)at Me+a+ui J/u( 6!u) Di(/u((in A:!ye3
:em#e!dayaan :endidi3 dan =n(e+! Se#aya-"=="'-BA7-&!+d
"an3)% ,tt)400www%#33#n%g%id%2001%
24% :$, =!i(ti% :ende3atan =ua+itati* Da+am :ene+itian :(i3+gi%
Ha3a!ta 4 Ja3u+ta( =ed3te!an ?n.e!(ita( 7ndne(ia% 1998
25% A!i3unt, Su,a!(imi% :!(edu! :ene+itian Suatu :ende3atan
:!a3te3% 5ine3a Ei)ta 2002
26% A+imu+, AFi(% 5i(et =e)e!awatan Dan Te3ni3 :enu+i(an% $di(i 2%
Ha3a!ta 4 Sa+em#a Medi3a% 2007
27% Stan+ey, Mi/3ey I 6aunt+ett, :at!i/ia% "u3u A@a! =e)e!awatan
6e!nti3% $di(i 2% Ha3a!ta 4 $6E% 2007
28% :at!i/ia, :tte! and :e!!y, 6iKn, Anne% Jundamenta+ >*
'u!(ing% Ji*t, $ditin% :,i+ade+),ia% M(#y% 2001
29% "uFan, Tnny% Se)u+u, Ea!a Hadi >!ang Bang Ee!da( Se/a!a
S)i!itua+% Ha3a!ta 4 6!amedia% 2003
30% :u!#a, Ma!+indawani,Henni% =muni3a(i Da+am =e)e!awatan L
2003 DigitiFed #y ?S? Digita+ 9i#!a!y%
31% Dwidiyanti, Meidiana% C Ea!ing C =un/i Su3(e( :e!awat0'e!(%
Sema!ang 4 ;a(ani% 2007
2eligions )*!*& +& $/%21A doi($).330):rel$)$))$/
religions
ISSN )*++,!
www.mdpi.-om:journal:religions
Arti!le
S-iritual Needs of Patients .it/ "/ronic %iseases
Arndt B0ssing !12 and Harold 3. Koenig )
26
$ 7enter of 'ntegrative +edi-ine& <uality of 5ife& pirituality and 7oping&
!niversity
Bitten:2erde-ke& Gerhard%#ienle%Beg *& ./3$3 2erde-ke& Germany
2 7enter for pirituality& 6heology and 2ealth& "uke !niversity +edi-al 7enter&
"urham& Corth
7arolina& !,A =%+ail( koenigDgeri.duke.edu
E ,uthor to whom -orresponden-e should be addressedA =%+ail(
arndt.buessingDuni%wh.deA
6el.( F*0%233)%6232*6.
2e!ei4ed' ,+ September ,5+56 in re4ised *orm' ,0 7!tober ,5+5 8 A!!epted' 9
:o4ember ,5+5 8
Published' +, :o4ember ,5+5
Abstract4 Gor many patients -onfronted with -hroni- diseases&
spirituality:religiosity is an important resour-e for -oping. Patients often report
unmet spiritual and eHistential needs& and spiritual support is also asso-iated with
better >uality of life. 7aring for spiritual& eHistential and psy-hoso-ial needs is not
only relevant to patients at the end of their life but also to those suffering from
long%term -hroni- illnesses. piritual needs may not always be asso-iated with life
satisfa-tion& but sometimes with anHiety& and -an be interpreted as the patientsI
longing for spiritual well%being. 6he needs for pea-e& health and so-ial support are
universal human needs and are of spe-ial importan-e to patients with long lasting
-ourses of disease. 6he fa-tor& A!ti4ely ;i4ing& may be of parti-ular importan-e
be-ause it -an be interpreted as patientsI intention to leave the role of a Jpassive
suffererK to be-ome an a-tive& self%a-tuali8ing& giving individual. 9ne -an identify
four -ore dimensions of spiritual needs& i(e(& <onne!tion& Pea!e&
=eaning8Purpose& and rans!enden!e& whi-h -an be attributed to underlying
psy-hoso-ial& emotional& eHistential& and religious needs. 6he proposed model -an
provide a -on-eptual framework for further resear-h and -lini-al pra-ti-e. 'n fa-t&
health -are that addresses patientsI physi-al& emotional& so-ial& eHistential and
spiritual needs 3referring to a bio%psy-hoso-ial%spiritual model of health -are4 will
-ontribute to patientsI improvement and re-overy. Cevertheless& there are several
barriers in the health -are system that makes it diffi-ult to ade>uately address
these needs.
Ke#.ords4 spiritual needsA -hroni- diseaseA -oping
5PEN A""ESS
2eligions )*!*& +(!6
!. Background
7onfronted with -hroni- or fatal diseases& many patients rely on spiritual and
religious issues to -ope. 'n fa-t& spirituality:religiosity -an be regarded as an
important resour-e to -ope& parti-ularly for patients with -an-er L$%1M. 'n -an-er
patients& spirituality:religiosity may be benefi-ial for maintaining self%esteem&
providing a sense of meaning and purpose& giving emotional -omfort and
providing a sense of hope L1M. 6here is in-reasing eviden-e that distin-t
spiritual:religious pra-ti-es and -onvi-tions:attitudes may have a benefi-ial impa-t
27
on health out-omes 3overview in L/&0M4. Net addressing these issues is generally
not seen as a task of -onventional health -are& although there is -onsensus that
@genuinely holisti- health -are must address the totality of the patientOs relational
eHisten-ePphysi-al& psy-hologi-al& so-ial& and spiritual? L$)M. 6his bio%
psy-hoso-ial%spiritual model of -are provides a -on-eptual framework for
supporting patientsI overall health. Patients with fatal diseases or in terminal
phases of disease are espe-ially likely to have unmet spiritual needs. 'n a re-ent
study among patients with advan-ed -an-er& a majority 312Q4 reported that their
spiritual needs were supported minimally or not at all by the medi-al system& and
*1Q felt supported minimally or not at all by a religious -ommunity& too L$$M.
6his is of importan-e be-ause spiritual support was asso-iated with better >uality
of life L$$M. ,lthough spiritual -on-erns are of relevan-e for many patients& it may
be diffi-ult too for patients to eHpress their spiritual needs 3even within -lose
family relationships4 and for health -are professionals to address them L$2M. Bhat
are these unmet spiritual needs that patients and family members may have
diffi-ulty eHpressing& and that health professionals have diffi-ulty addressing in
health -are settingsR , review of the psy-hoso-ial needs of patients with -an-er
identified physi-al and treatment related needs 3i(e(& physi-al impairment& fatigue&
sleep disturban-e& side%effe-ts of treatment& et!(4&psy-hologi-al and so-ial needs
3i(e(& emotional distress& depression& loss of sense of -ontrol& affe-ted body image&
impaired so-ial fun-tion and relationship& et!(4& and informational and support
needs 3i(e(& management of illness& prognosis& treatment options and side%effe-ts&
support groups& -omplementary therapies& et!(4 L$3M. 'nade>uate emotional
support -an -reate new or at least aggravate preeHisting psy-hologi-al distress
resulting in depression& anHiety& adjustment disorders& et!(A distress may also lead
to diminished self%per-eptions and limitations in personal self%effi-a-y L$*M.
PatientsI struggle with -hroni- symptoms -an bring about feelings of guilt& loss&
sadness& anHiety& diminished self%esteem& loss of role%fun-tion& -ommuni-ation
problems with family and friends& >uestions about meaning in life& and religious
struggles 3@Bhy meR?4& et!( ,--ording to +aslow& the fundamental needs of
humans -an be -ategori8ed as primary 3i(e(& food and drink& warmth and sleep&
shelter& seHuality4 and se-ondary needs 3i(e(& se-urity& friendship& belonging and
a--eptan-e& and finally self%reali8ation4 L$.M. 'n -ontrast to -onventional
psy-hoso-ial needs whi-h are often eHpressed as loss of so-ial role fun-tion& la-k
of support by family or friends& needing help in managing disruptions in work or
daily life& la-k of material and logisti-al resour-es& depression and other negative
emotions& disease asso-iated distress& et!( 3reviewed in L$*M4& spiritual needs are
@the needs and eHpe-tations whi-h humans have to find meaning& purpose and
value in their life. u-h needs -an be spe-ifi-ally religious& but even people who
have no religious faith or are not members of an organi8ed religion have belief
systems that give their lives meaning and purpose? L$6M. 9ther would define the
@need for pea-e of mind?& the @need of over-oming despair and guilt?& and to
2eligions )*!*& +.)* @find meaning and purpose in life? as eHistential needs L$1M.
Cevertheless& spirituality is a multidimensional -onstru-t whi-h is -onne-ted to
religion& eHistentialism& and also humanism. !nderwood and 6eresi des-ribed
spirituality as an individual and open approa-h in the sear-h for meaning and
28
purpose in life& as a sear-h for Jtrans-endental truthK& whi-h may in-lude a sense
of -onne-tedness with others& nature& and:or the divine L$/M. ,lso in our definition
of spirituality L$0&2)M we found the -ore motifs sear-h and -onne-tion whi-h may
-omprise aspe-ts of formal religiosity and also uni>ue and individual spiritual
views whi-h go beyond institutional religiosity. Religious patients may interpret
their eHistential and spiritual needs in religious terms& while non%religious
individuals would interpret the same needs as eHistential and humanisti-. Bhile it
is ade>uate from a theoreti-al point of view to differentiate psy-hoso-ial&
eHistential and spiritual needs& it is obvious that these Jse-ondary needsK are
inter-onne-ted.
). Needs of Patients .it/ "/ronic %iseases
7an-er patients from the !.. want help with over-oming fears 3.$Q4& finding
hope 3*2Q4& finding meaning in life 3*)Q4& finding spiritual resour-es 330Q4& or
identifying someone to talk to about finding pea-e of mind 3*3Q4& meaning of life
32/Q4& and dying and death 32.Q4 L2$M. , >ualitative study among Gren-h
patients at the end of life identified the following needs( reinterpretation of life&
sear-h for meaning& densifi-ation of the -onne-tion to the world& to loved ones
and to oneself& -ontrol& vital energy& ambivalen-e to the future& -onfrontation with
death& relationship to trans-enden-e L22M. 'n hospi-e -an-er patients& family was
the most fre>uently -ited need 3/)Q4& while attending religious servi-es was the
most fre>uently -ited unmet need L23M. 'n #orean patients with -an-er& five sub%
-onstru-ts of spiritual needs were differentiated& i(e(& love and -onne-tion& hope
and pea-e& meaning and purpose& relationship with God& and a--eptan-e of dying
L2*M. 'n German patients with -hroni- pain diseases and -an-er& fa-tor analysis
differentiated four main dimensions L2.M& i(e(& religious needs 3enrolling praying&
parti-ipate at religious -eremony& reading religious:spiritual books& turning to a
higher presen-e4& need for inner pea-e 3enrolling patientsI wishes to dwell at
pla-es of >uietness and pea-e& beauty of nature& finding inner pea-e& talking with
other about fears and worries& devotion by others4& eHistential needs 3in terms of
refle-tion and meaning in life and suffering& dissolve open aspe-ts in life& talk
about the possibility of a life after death4& and a-tively giving 3whi-h addresses the
a-tive and autonomous intention to sola-e someone& to give away something from
yourself& and turning to others4. GalekIs analysis of the literature revealed seven
major -onstru-ts& i(e(& love and belonging& meaning and purpose& hope and pea-e&
the sa-red& appre-iation of beauty& morality and ethi-s& resolution and death L26M.
, meta%summary of the >ualitative literature on spiritual perspe-tives of adults
eHtra-ted themati- pattern of spirituality at the end of life& whi-h were spiritual
despair 3alienation& loss of self& dissonan-e4& spiritual work 3forgiveness& self%
eHploration& sear-h for balan-e4& and spiritual well%being 3-onne-tion& self%
a-tuali8ation& -onsonan-e4 L21M. 'f one analyses all these -ategories of spiritual
need& one -an identify four 3inter-onne-ted4 -ore dimensions& i(e(& <onne!tion&
Pea!e& =eaning8Purpose& and rans!enden!e& whi-h -an be attributed to the
underlying -ategories of so-ial& emotional& eHistential& and religious 3Gigure $4.
6he proposed model of spiritual needs -an provide a -on-eptual framework for
further resear-h and -lini-al pra-ti-e.
29
2eligions )*!*& +()!
7igure !. +odel of spiritual needs. so-ial "onnection love& belonging& alienation&
partner -ommuni-ation& et-. emotional Peace inner pea-e& hope& balan-e&
forgiveness& distress& fear of relapse& et-. eHistential 8eaning 9 Pur-ose meaning
in life& self%a-tualisation& role fun-tion& et-. religious Transcendence spiritual
resour-es& relationship with God : a-red& praying& et-.
:. ;uantification of S-iritual Needs in Patients .it/ "/ronic %iseases
/(+( >indings
!sing the piritual Ceeds -ale& Nong et al. L2*M investigated the spiritual needs
of #orean patients with -an-er. 6hey found that ?ope and Pea!e were s-ored
highest& followed by =eaning and Purpose& @o4e and <onne!tion and A!!eptan!e
o* %ying& while 2elationship with ;od 3divine& sa-red4 was less important.
PatientsI spiritual needs means did not differ with respe-t to age and edu-ation&
but differed signifi-antly with respe-t to religion 3those without a religious
denomination had the lowest sum s-ores4. 'n German patients with -hroni-
diseases& needs asso-iated with the general -ategories Pea!e and <onne!ting were
of highest relevan-e 3i(e(& pla-e of >uietness and beauty& beauty of nature& being
-omplete and safe& find inner pea-e& turn to someone in a loving attitude& talk
about fears and worries& sola-e someone4 L2.M 3Gigure 24. 6he general -ategory
=eaning8Purpose was represented by three items 3i(e(& refle-t previous life& find
meaning in illness and suffering& talk with others about the >uestion of meaning in
life4 whi-h were of intermediate importan-e for the patients. Grading of the
importan-e of these needs using the piritual Ceeds <uestionnaire 3pC<4
showed that needs for Anner Pea!e had the highest s-ores& followed by A!ti4ely
;i4ing and BCistential :eeds& while 2eligious :eeds had the lowest relevan-e
L2.M. piritual Ceeds were only weakly asso-iated with life satisfa-tionA however&
A!ti4ely ;i4ing 3whi-h is a fa-tor attributed to the <onne!tion -ategory4 was
asso-iated with life satisfa-tion 3r S ).$1A p S ).)$24& and inversely with patientsI
symptom s-ores 3r S T).20A p U ).)))$4& while need for Anner Pea!e was
asso-iated with patientsI satisfa-tion with the treatment effi-a-y 3r S ).2*A p U
).)))$4 L23M. 6o -larify these asso-iations one has to re-ogni8e that life
satisfa-tion -orrelates negatively with symptom s-ores 3r S T).*3A p U ).)))$4&
and positively with health satisfa-tion 3r S ).6$A p U ).)))$4 and treatment
satisfa-tion 3r S ).*/A p U ).)))$4. Bith the same instrument& 2V-ker et al. found
similar grading of spiritual needs in 2/. patients
with -an-er L2/M. +ultivariate linear regression analyses revealed that anHiety had
a signifi-ant impa-t on -an-er patientsI needs for Anner Pea!e& BCistential :eeds&
and A!ti4ely ;i4ing L2/M. 6hus& anHiety -an serve as powerful motivation toward
seeking the fulfillment of spiritual needs. +oreover& re-ent findings indi-ate that
the spiritual needs of patients with -hroni- pain diseases are moderately asso-iated
with both positive and negative interpretations of illness L20M. 6his means& the
way patients view their disease has an impa-t on the needs they may eHpress.
2eligions )*!*& +())
7igure ). piritual needs of patients with -hroni- diseases as measured with the
piritualCeeds <uestionnaire 3pC<4 3n S 2$)A 1.Q women& 2.Q menA mean age
30
.3.1 W $2.2yearsA 61Q -hroni- pain -onditions& 2/Q -an-er& .Q other -hroni-
diseases L2.M4. ,bbreviations.( Rel3igious4& +ean3ing4& Pea-e& 7on3ne-tion4. ) $)
2) 3) *) .) 6) 1) /) 0) dwell at a pla-e of >uietness and pea-e 3Pea-e4 being
-omplete and safe 3Pea-e4 turn to s.o. in a loving attitude 37on4 plunge into beauty
of nature 3Pea-e4 find inner pea-e 3Pea-e4 talk with others about my fears and
worries sola-e s.o. 37on4 give away something from yourself 37on4 refle-t your
previous life 3+ean4 pray for yourself 3Rel4 dissolve open aspe-ts of your life
3Pea-e4 higher devotion by others 37on4 turn to a higher presen-e 3Rel& 7on4 find
meaning in illness and:or suffering 3+ean4 listening to tou-hing musi- 3Pea-e4 be
forgiven 3Rel4 forgive s.o. 3Rel& 7on4 parti-ipate at a religious -eremony 3Rel4 talk
with s.o about meaning in life 37on4 s.o. prays for you 3Rel4 read religious :
spiritual books 3Rel4 talk about the possibility of life after death pray with s.o
3Rel4 s.o. of your -ommunity -ares for you 3Rel4 agreement 3Q of patients4 'n a
study among -haplains from the !nited tates of ,meri-a and 7anada& Glannelly
et al. L3)M used the piritual Ceeds ,ssessment s-ale 3developed by Galek et al.
L26M after analysis of the literature to assess patientsI spiritual needs4 to assess the
number of times that -haplains en-ounter patients with various spiritual needs.
6hey found that =eaning and Purpose& @o4e and Belonging& and ?ope& Pea!e
and ;ratitude ranked the highest& and =orality8Bthi!s and Appre!iation o* Art
and Beauty the lowest& while the dimensions 2eligion and %i4ine ;uidan!e and
%eath <on!erns and 2esolutions& whi-h -ould be regarded as the -entral tasks of
-haplains& are ranked between L3)M. ,lthough this study did not addressed the
spiritual needs of patients dire-tly& it nevertheless supports the findings of others
enrolling patients with -hroni- diseases. 2owever& unfortunately the authors did
not follow their own findings that the fa-torial stru-ture of GalekIs 2/%item
instrument is not fully valid L3$M.
/(,( Anterpretation
6he need for pea-e& unaffe-ted health and so-ial support are universal human
needs whi-h -orresponds with +aslowIs -ore needs Jse-urity:safetyK and
Jlove:belongingK& and are of outstanding
2eligions )*!*& +():
relevan-e parti-ularly for patients with long lasting or even fatal -ourses of
disease. 6hese needs -an be interpreted as a desire to return to a pea-eful state of
save -ompleteness 3Jlost paradiseK4Pinstead of suffering pain& distress& inse-ure
future perspe-tives& daily life struggles& and finally death. 'n this -onteHt& it is
important to emphasi8e that the JPea-eK -omponent of spiritual well%being
3G,7'6%p4 was strongly related to -an-er patientsI mental health%related >uality
of life& while the J+eaningK -omponent was just marginally related to physi-al
and mental healthA in -ontrast& JGaithK was just marginally 3negatively4 -orrelated
with mental health L32M. 6his unders-ores the importan-e of JPea-eK as a -ategory
highly important for emotional well%being of patients. +ost dimensions were
-learly linked to the <onne!tion -ategory 3Jlove:belongingK4A these needs involve
friends& family or -aring others& while a trans-endent -onne-tion 3Religious needs4
was less important. Cevertheless& the hierar-hy of patientsI needs -learly point to
the fa-t that praying for the own -on-erns was of higher importan-e than praying
with someone& someone praying for the patient& having someone from the
31
-ommunity who -ares& or parti-ipating in religious servi-es. 'n terms of religious
needs& -onne-ting with others from the religious -ommunity was less important
than the self%reali8ing aspe-ts and patientsI turning to a "ivine sour-e for help.
,lso in #orean patients& personal -onne-tion with God& the "ivine or the a-red
was of parti-ular importan-e L2*M. 2owever& one should not ignore that even non%
religious individuals may have strong spiritual needs& parti-ularly a need for Anner
Pea!e and ;i4ing Attention& whi-h did not signifi-antly differ from those with a
religious denomination L2.M. 'n fa-t& spiritual needs go far beyond formal religion&
and thus are important also for -onventional health -are and so-ial ministry rather
than pastoral -are alone. A!ti4ely ;i4ing seems to be of great importan-e& too&
be-ause it -an be interpreted as patientsI intention to leave the role model of a
Jpassive suffererK to be-ome an a-tive& self%a-tuali8ing& giving individual. upport
for this -omes from >ualitative results of +urray et al. that @spiritual needs were
eHpressed in terms of the needs to maintain a sense of self and self%worth& to have
a useful role in life& retaining an a-tive role with family and friends? L$2M.
piritual needs may be regarded as patientsI longing for spiritual well%being.
Cevertheless& it was just weakly -orrelated with life satisfa-tion& indi-ating that
both -on-epts are different. A!ti4ely ;i4ing is asso-iated with higher life
satisfa-tion 3and lower symptom s-ores4. +oreover& this dimension of giving
-ould be linked to =riksonIs psy-hoso-ial development stage JgenerativityK L33M.
6his stage of middle adulthood refers to the ability to -are for others and guide the
neHt generation. =rikson stated& @, person does best at this time to put aside
thoughts of death and balan-e its -ertainty with the only happiness that is lasting(
to in-rease& by whatever is yours to give& the goodwill and higher order in your
se-tor of the world? L33M. 6hus& ,-tive Giving may either -ause greater life
satisfa-tion& or may be the result of already being satisfied with life.
. Addressing S-iritual Needs as an A--roac/ in Healt/ "are
Ceeds assessment is a measure of the differen-e between the eHperien-es of
patients and their eHpe-tan-ies L3*M. 'n several -ases& patientsI eHpe-tations might
be higher than pra-ti-able by medi-al professionals. Parti-ularly -an-er patients
eHperien-e high levels of unmet needs& also in relation to -onventional
psy-hoso-ial and medi-al -ommuni-ation:information L3.%31M. ,lthough there are
attempts to address supportive -are needs of patients with -an-er& assessing areas
su-h as psy-hology&
2eligions )*!*& +()
health system and information& physi-al and daily living& patient -are and support&
and seHuality L31M& it is remarkable that spiritual and eHistential needs are in most
-ases either not re-ogni8ed or even ignored. 9ne may surmise that health -are
professionals assume other professions to be JresponsibleK for these Jse-ondary
needsK. Prioriti8ation of Jprimary needsK in the medi-al system might be due to
the redu-tionist nature of biomedi-ine L$1M& and thus& @repairing the defe-t or
dysfun-tion? is supposed to restore health. 9n the other hand& health poli-ies
fo-us on improving a--ess to -are and rapidly moving them through the systemA
therefore addressing spiritual needs may not be pra-ti-al for health professionals.
32
2ealth -are professional may feel overeHtended that they should -are not only for
the physi-al needs of their patients& but also for the spiritual and eHistential
-on-erns. 'n a study enrolling patients with -hroni- pain diseases& 23Q would like
to talk with a priest or -haplain about their spiritual needs& 2)Q had no partner to
talk about these needs& while for 31Q it is important to talk with their medi-al
do-tor about these needs L2M. Net medi-al pra-titioners may la-k the ne-essary
time& skills or even interest to un-over and address these needs. 'f it is true that
many patients may have turned away from institutional religion and would instead
like to talk with their medi-al do-tor or nurses about their spiritual needs instead
of trained and -ertified -haplains or pastoral -ounselors& then the key a-tivities of
health -are professionals should be re-onsidered. 6his means that there is a
general need for ade>uate edu-ation and training for health -are professionals to
address and un-over patientsI spiritual needs whi-h are in most -ases not
eH-lusively religious. Regardless of their own belief system& health -are
professionals should not allow their own bias to blind them to the possibility that
spiritual:religious beliefs play an important role for their patients. 'n fa-t& resear-h
indi-ates that health professionals -an play an important role in enhan-ing psy-ho%
spiritual well%being L3/M& i(e(& self%awareness& -oping and adjusting effe-tively
with stress& relationships& sense of faith& sense of empowerment and -onfiden-e&
and living with meaning and hope. 7urrently there are several barriers in the
health -are system that makes it diffi-ult to address these needs. +ol8ahn and
heilds found that nursesI relu-tan-e to address spirituality involved @not having
the right words& la-k of edu-ation& a view that spiritual -are is someone elseOs
responsibility& influen-es of se-ularism and diversity in so-iety& and the -urrent
health%-are -onteHt? L30M. 2owever& #oslander et al( L$1M argued that @if a patient
Ks eHistential and spiritual needs& like physi-al needs& are seen as resour-es that are
to be taken into -onsideration in health -are& then a holisti- -are approa-h -an be
developed?. Pu-halski -learly pointed to the fa-t that @by -reating an atmosphere
of -aring -ompassion and a willingness to be open to whatever -on-erns the
patient& the intera-tion be-omes fo-used in a patient%-entered model of -are? L0M.
<. "onclusions
7hroni- illness has a signifi-ant impa-t on the life of patients and affe-ts physi-al&
fun-tional& emotional& so-ial and spiritual well%being. 2ealth -are that addresses
patientsI psy-hoso-ial and spiritual needs 3referring to a bio%psy-hoso-ial%spiritual
model of health -are4 will -ontribute to patientsI improvement and re-overy.
'dentifying and addressing these needs is essential& but there is a general need to
develop better strategies for meeting these multidimensional needs of patients
with 2eligions )*!*& +.)< -hroni- disease. Bhen these needs are identified& health
-are professionals and patientsI relatives have the -han-e to rea-t and support the
patients in their struggle with -hroni- or fatal illness. Cot meeting patientsI needs
means to ignore their dignity and fundamental rights& whi-h @are now seen as -ore
to health -are ethi-s? L$1M. , prere>uisite for further resear-h is having valid and
reliable spiritual need assessment tools& whi-h then must be implemented in well%
designed health -are studies. u-h instruments are now be-oming available.
Ackno.ledgements
33
6hanks a lot to ,nja 2V-ker for -ollaboration and early insight in her study
results.
(eferences
$. BXssing& ,.A Gis-her& ;.A 9stermann& 6.A +atthiesen& P.G. Relian-e on GodKs
help& depression and fatigue in female -an-er patients. Ant( D( Psy!hiatry =ed(
)**=& /9& 3.1%312.
2. BXssing& ,.A +i-halsen& ,.A Bal8at& 2.;.A GrXnther& R.,.A 9stermann& 6.A
Ceugebauer& =.,.A +atthiessen& P.G. ,re spirituality and religiosity resour-es for
patients with -hroni- pain -onditionsR Pain =ed( )**6& +5& 321%330.
3. 2ebert& R.A Ydaniuk& B.A -hul8& R.A -heier& +. Positive and negative religious
-oping and wellbeing in women with breast -an-er. D( Palliat( =ed( )**6& +,&
.31%.*..
*. Cairn& R.7.A +erlu88i& 6.Z. 6he role of religious -oping in adjustment to -an-er.
Psy!hoon!ology )**:& +,& *2/%**$.
.. Phelps& ,.7.A +a-iejewski& P.#.A Cilsson& +.A Balboni& 6.,.A Bright& ,.,.A
Paulk& +.=.A 6ri-e& =.A -hrag& ".A Peteet& ;.R.A Blo-k& .".A Prigerson& 2.G.
Religious -oping and use of intensive lifeprolonging -are near death in patients
with advan-ed -an-er. DA=A )**6& /5+& $$*)%$$*1.
6. Ross& #.A 2andal& P.;.A 7lark& =.+.A Zander Bal& ;.. 6he relationship between
religion and religious -oping( religious -oping as a moderator between religion
and adjustment. D( 2elig( ?ealth )**6& -9& *.*%*61.
1. 6hune%Boyle& '.7.A tygall& ;.,.A #eshtgar& +.R.A Cewman& .P. "o
religious:spiritual -oping strategies affe-t illness adjustment in patients with
-an-erR , systemati- review of the literature. So!( S!i( =ed( )**>& ./& $.$%$6*.
/. #oenig& 2.G.A #ing& ".,.A 7arson& Z.B. he ?andbook o* 2eligion and ?ealth&
2n ed.A 9Hford !niversity Press( Cew Nork& CN& !,& 2)$$.
0. Pu-halski& 7.+. ,ddressing the piritual Ceeds of Patients. 'n Bthi!al Assues in
<an!er Patient <areA ,ngelos& P.& =d.A pringer( Cew Nork& CN& !,& 2))0A pp.
10%0$.
$). ulmasy& ".P. , biopsy-hoso-ial%spiritual model for the -are of patients at the
end of life. ;erontologist )**)& -,& 2*%33.
$$. Balboni& 6.,.A Zanderwerker& 5.7.A Blo-k& .".A Paulk& +.=.A 5athan& 7..A
Peteet& ;.R.A Prigerson& 2.G. Religiousness and spiritual support among advan-ed
-an-er patients and
asso-iations with end%of%life treatment preferen-es and >uality of life. D( <lin(
7n!ol( )**+& ,0& ...%.6).
2eligions )*!*& +()>
$2. +urray& .,.A #endall& +.A Boyd& #.A Borth& ,.A Benton& 6.G. =Hploring the
spiritual needs ofpeople dying of lung -an-er or heart failure( , prospe-tive
>ualitative interview study of patientsand their -arers. Palliat( =ed( )**& +9& 30%
*..
$3. -hmid%Bu-hi& .A 2alfens& R.;.A "assen& 6.A van den Borne& B. , review of
psy-hoso-ial needs of breast%-an-er patients and their relatives. D( <lin( :urs(
)**=& +E& 2/0.%20)0.
34
$*. ,dler& C.=.A Page& ,.=.#. <an!er <are *or the Whole Patient' =eeting
Psy!hoso!ial ?ealth :eedsA 6he Cational ,-ademies Press( Bashington& "7&
!,& 2))/.
$.. +aslov& ,.2. , 6heory of 2uman +otivation. Psy!hol( 2e4( !6:& 05& 31)
306.
$6. Gield& +.;.A 7assel& 7.#. Approa!hing %eath( Ampro4ing <are at the Bnd o*
@i*eA Cational ,-ademy Press( Bashington& "7& !,& $001.
$1. #oslander& 6.A da ilva& ,.B.A RoHberg& ,. =Histential and spiritual needs in
mental health -are( ,n ethi-al and holisti- perspe-tive. D( ?olist( :urs( )**6& ,E&
3*%*2.
$/. !nderwood& 5.G.A 6eresi& ;.,. 6he daily spiritual eHperien-e s-ale(
"evelopment& theoreti-al des-ription& reliability& eHploratory fa-tor analysis& and
preliminary -onstru-t validity using health%related data. Ann( Beha4( =ed( )**)&
,-& 22%33.
$0. BXssing& ,. @piritualit[t?% BorXber reden wirR 'n SpiritualitFt& 1rankheit und
?eilung G Bedeutung und Ausdru!ks*ormen der SpiritualitFt in der =edi"inA
BXssing& ,.& 9stermann& 6.& GlV-kler& +.& +atthiessen& P.G.& =ds.A Z, % Zerlag
fXr ,kademis-he -hriften( Grankfurt& Germany& 2))6A pp. $$%2*.
2). BXssing& ,.A GVller%+an-ini& ,.A Gidley& ;.A 2eusser& P. ,spe-ts of pirituality
in ,doles-ents. Ant( D( <hild( Spiritual( )*!*& +0& 2.%**.
2$. +oadel& ,.A +organ& 7.A Gatone& ,.A Grennan& ;.A 7arter& ;.A 5aruffa& G.A
kummy& ,.A "ut-her& ;. eeking meaning and hope( elf%reported spiritual and
eHistential needs among an ethni-allydiverse -an-er patient population.
Psy!hoon!ology !666& 9& 31/%3/..
22. Raoul& +.A Rougeron& 7. piritual needs of end of life home -are patients( ,
>ualitative study with $3 patients. D( Ant( Bioethi3ue )**+& +9& 63%/3& $$1.
23. 2ampton& ".+.A 2ollis. ".=.A 5loyd& ".,.A 6aylor& ;.A +-+illan& .7.
piritual needs of persons with advan-ed -an-er. Am( D( ?osp( Palliat( <are )**+&
,-& *2%*/.
2*. Nong& ;.A #im& ;.A 2an& ..A Pu-halski& 7.+. "evelopment and validation of a
s-ale assessing spiritual needs for #orean patients with -an-er. D( Palliat( <are
)**=& ,-& 2*)%2*6.
2.. BXssing& ,.A Bal8at& 2.;.A 2eusser& P. piritual needs of patients with -hroni-
pain diseases and -an-er % validation of the spiritual needs >uestionnaire. Bur( D(
=ed( 2es( )*!*& +0& 266%213.
26. Galek& #.A Glannelly& #.;.A Zane& ,.A Galek& R.+. ,ssessing a patientKs
spiritual needs. , -omprehensive instrument. ?olist( :urs( Pra!t( )**<& +H& 62%60.
21. Billiams& ,.5. Perspe-tives on spirituality at the end of life( , meta%summary.
Palliat( Support <are )**>& -& *)1%*$1.
2/. 2V-ker& ,. piritualit[t:Religiosit[t und 5ebenssinn bei #rebspatienten.
6hesis at the 'nstitue of +edi-al Psy-hology& !niversity 2amburg =ppendorf&
2)$$.
20. BXssing& ,.& #opf& ,.A ;anko& ,.A Ceugebauer& =.,.+.A 2eusser& P.
Psy-hoso-ial and spiritual needs of patients with -hroni- pain -onditions.
Presentation at the ,meri-an ,-ademy of Pain +edi-ineIs 21th ,nnual +eeting&
Bashington& "7& !,& 2*\21 +ar-h 2)$$& in preparation.
35
2eligions )*!*& +()+
3). Glannelly& #.;.A Galek& #.A Bu--hino& ;.A Zane. ,. 6he relative prevalen-e of
various spiritual needs. S!ott( D( ?ealth!( <haplain( )**>& H& 2.%3).
3$. Glannelly& #.;.A Galek& #.A Zane& ,.A Galek& R.+. , test of the fa-tor stru-ture
of the patients spiritual needs assessment s-ale. ?olist( :urs( Pra!t( )**>& ,5&
$/1%$0).
32. 7anada& ,.5.A +urphy& P.=.A Git-hett& G.A Peterman& ,.2.A -hover& 5.R. , 3%
fa-tor model for the G,7'6%p. Psy!hoon!ology )**=& +E& 0)/%0$6.
33. =rikson& =.2. %imensions o* a new identityA Corton( Cew Nork& CN& !,&
$01*.
3*. Bonevski& B.A anson%Gisher& R.A Girgis& ,.A Burton& 5.A 7ook& P.A Boyes& ,.
=valuation of an instrument to assess the needs of patients with -an-er. upportive
7are Review Group. <an!er )***& 99& 2$1%22..
3.. Girgis& ,.A Boyes& ,.A anson%Gisher. R.B.A Burrows& . Per-eived needs of
women diagnosed with breast -an-er( Rural versus urban lo-ation. Aust( : I D
Publi! ?ealth )***& ,-& $66%$13.
36. Rainbird& #.A Perkins& ;.A anson%Gisher& R.A Rolfe& '.A ,nseline& P. 6he needs
of patients with advan-ed& in-urable -an-er. Br( D( <an!er )**6& +5+& 1.0%16*.
31. anson%Gisher& R.A Girgism ,.A Boyes& ,.A Bonevski& B.A Burton& 5.A 7ook& P.
6he unmet supportive -are needs of patients with -an-er. upportive 7are Review
Group. <an!er )***& 99& 226%231.
3/. 5in& 2.R.A Bauer%Bu& .+. Psy-ho%spiritual well%being in patients with
advan-ed -an-er( ,n integrative review of the literature. D( Ad4( :urs( )**:& --&
60%/).
30. +ol8ahn& ,.=.A heilds& 5. Bhy is it so hard to talk about spiritualityR <an(
:urse( )**=& +5-& 2.%20.
] 2)$) by the authorsA li-ensee +"P'& Basel& wit8erland. 6his arti-le is an open
a--ess arti-le distributed under the terms and -onditions of the 7reative 7ommons
,ttribution li-ense
3http(::-reative-ommons.org:li-enses:by:3.):4.
Kualitas Hidu- Pada Penderita Kanker Ser?iks @ang
8en$alani Pengobatan (adiotera-i
Nimas A#u 7itriana
Tri Kurniati Ambarini
Gakultas Psikologi !niversitas ,irlangga urabaya
Kores-ondensi( Cimas ,yu Gitriana& 6ri #urniati ,mbarini "epartemen
Psikologi #linis dan #esehatan +ental Gakultas Psikologi !niversitas ,irlangga&
;l. "harmawangsa "alam elatan urabaya 6)2/6& e%mail( nimasayufitriana
Dunair.a-.id Dyahoo.-om& ambarini
Abstract.
Abstrak.
36
6his study aims to determine the >uality of life in patients with -ervi-al -an-er
who underwent radiotherapy treatment as well as efforts made to a-hieve the
>uality of life. 6he study was -ondu-ted using a >ualitative approa-h. ubje-ts
were 2 people with -ervi-al -an-er who are undergoing radiotherapy treatment.
"ata -olle-tion tool that -omes in the form of an interview with interview guide.
6he results showed that -ervi-al -an-er patients undergoing radiotherapy
treatment has a good >uality of life where people -an still enjoy life. ,lthough the
patient physi-ally but psy-hologi-ally dropped the subje-t shows that he is not
getting mired in grief and be able to foster positive feelings in him. 'n his so-ial
relations& the subje-t reveals that the so-ial support of families to make important
-ontributions. =fforts made in a-hieving >uality of life that is to think positive and
get -loser to God with in-rease of worship and prayer& and underwent treatment
with either pro-edure.
Ke# .ords( <uality of 5ife& 7ervi-al -an-er& Radiotherapy
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hidup pada penderita kanker
serviks yang menjalani pengobatan radioterapi serta upaya yang dilakukan untuk
men-apai kualitas hidup. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan
kualitatif. ubjek penelitian adalah 2 orang penderita kanker serviks yang sedang
menjalani pengobatan radioterapi. ,lat pengumpul data berupa wawan-ara yang
dilengkapi dengan pedoman wawan-ara. 2asil penelitian menunjukkan bahwa
penderita kanker serviks yang menjalani pengobatan radioterapi memiliki kualitas
hidup yang baik dimana penderita tetap dapat menikmati kehidupannya. +eski
se-ara fisik penderita mengalami penurunan namun se-ara psikologis subjek
menunjukkan bahwa dirinya tidak semakin terpuruk dalam kesedihan dan mampu
menumbuhkan perasaan positif dalam dirinya. e-ara relasi sosialnya& subjek
mengungkapkan bahwa dukungan sosial yang besar dari keluarga memberikan
kontribusi penting. !paya yang dilakukan dalam pen-apaian kualitas hidup yakni
berpikir positif dan lebih mendekatkan diri pada 6uhan dengan memperbanyak
ibadah dan doa& serta menjalani prosedur pengobatan dengan baik.
Kata kunci( #ualitas 2idup& #anker serviks& Radioterapi ;urnal Psikologi #linis
dan #esehatan +ental $23 Zol. $ Co. )2& ;uni 2)$2 #anker serviks merupakan
penyakit se-ara langsung bagi penderitanya yakni mudah ginekologik yang
memiliki tingkat keganasan lelah& perubahan warna kulit& maupun penurunan
yang -ukup tinggi dan menjadi penyebab berat badan se-ara drastis. Pada
penderita kankerkematian utama akibat kanker pada wanita di serviks yang
menjalani pengobatan dengan negara%negara berkembang. #anker serviks
radioterapi akan menunjukkan efek samping yang merupakan keganasan yang
terjadi pada leher -ukup besar seperti semakin memburuknya rahim dan
disebabkan oleh infeksi 2uman kemampuan fungsi seksual& lebih mudah
Papilloma Zirus 32PZ4. Pada penyakit kanker mengalami gangguan somatisasi
serta timbulnya serviks menunjukkan adanya sel%sel abnormal gangguan
psikososial. #ondisi psikologis yang terbentuk oleh sel%sel jaringan yang terjadi
pada penderita kanker serviks yang tumbuh terus menerus dan tidak terbatas pada
menjalani pengobatan radioterapi yakni bagian leher rahim. mun-ulnya perasaan
takut& tidak berdaya& rendah 2PZ ini ditularkan melalui hubungan diri& sedih dan
lebih mudah mengalami seksual dan infeksinya terjadi pada 1.Q wanita
37
ke-emasan maupun depresi 3Grumovit8 dkk& yang telah berhubungan seksual.
#anker serviks 2)).4. Pada penelitian lain yang dilakukan oleh yang diderita
individu berkaitan dengan perilaku =instein dan kolega 32)$$4 menunjukkan
bahwa seksual dan reproduksi& seperti berhubungan 2)Q penderita melaporkan
adanya komplikasi seksual pada usia muda& berganti%ganti pasangan meliputi
kekeringan vagina& adanya ketakutan dalam berhubungan seksual& infeksi
beberapa terhadap hubungan dengan keluarga akibat jenis virus& merokok& serta
tingkat kebersihan dan kekambuhan kanker. higienis sehari%hari individu yang
rendah Perubahan%perubahan sistem dan terutama kebersihan organ genital. "i
'ndonesia& fungsi tubuh yang terjadi pada penderita terdeteksi setiap jam wanita
'ndonesia meninggal kanker serviks dapat menimbulkan gangguan dunia karena
kanker serviks. +enurut data konsep diri penderita& dimana penderita Nayasan
#anker 'ndonesia& kanker serviks mengalami kebergantungan pada orang lain
menempati urutan pertama dengan prosentase untuk memenuhi kebutuhan dasar
dan $6Q dari jenis kanker yang banyak menyerang penurunan keberfungsian
anggota tubuh. "engan perempuan 'ndonesia. 3Nayasan #anker adanya perubahan
fungsi seksual pada penderita 'ndonesia& 2)$$4. kanker serviks yang menjalani
pengobatan #anker serviks -enderung terjadi pada radioterapi menjadi salah satu
sebab terjadinya usia pertengahan. "i 'ndonesia& serviks gangguan konsep diri
penderita ke arah yang merupakan jenis kanker yang paling banyak negatif.
#eadaan ini selanjutnya dapat menyerang wanita usia produktif. Pada usia 3)%.)
menyebabkan penurunan gambaran diri sehingga tahun perempuan yang sudah
kontak seksual akan pada akhirnya mengakibatkan penurunan harga beresiko
tinggi terkena kanker serviks. !sia diri individu. Perubahan gambaran diri terjadi
tersebut merupakan pun-ak usia produktif pada hampir semua penderita kanker&
jika perempuan sehingga akan meyebabkan gangguan perubahan ini tidak
terintegrasi dengan konsep kualitas hidup se-ara fisik& kejiwaan dan kesehatan diri
maka kualitas hidup penderita akan seksual. menurun se-ara drastis 3'ndrayani&
2))14. Gejala%gejala yang ditimbulkan akibat Radioterapi merupakan pengobatan
yangpenyakit kanker serviks 3+ardjikoen& 2))14& yakni ditujukan untuk
kemungkinan survive setelahmun-ulnya rasa sakit saat berhubungan seksual&
pengobatan adekuat. Camun& efek sampingperdarahan pas-a senggama& keputihan
berlebih& radioterapi memungkinkan timbulnya dampakpendarahan spontan
vagina yang abnormal di luar negatif se-ara fisik maupun psikis bagi
penderitasiklus menstruasi& penurunan berat badan kanker serviks. Penelitian ini
berfokus pada drastis& nyeri atau kesulitan dalam berkemih& kualitas hidup pada
penderita kanker serviks yang nyeri perut bagian bawah atau kram panggul.
menjalani pengobatan radioterapi serta upaya Pengobatan yang dilakukan
penderita yang dilakukan oleh penderita kanker serviks kanker serviks pun juga
memberikan dampak fisik dalam men-apai kualitas hidupnya.
$2*
;urnal Psikologi #linis dan #esehatan +ental Zol. $ Co. )2& ;uni 2)$2
#ualitas 2idup pada Penderita #anker erviks yang +enjalani Pengobatan
Radioterapi
38
Kualitas Hidu- terhadap kualitas hidup penderita kanker. #ualitas hidup menurut
Borld 2ealth ser viks yang menjalani pengobatan. 9rgano8ation <uality of 5ife
3B29<954 Group radioterapi. 3dalam Rapley& 2))34& didefinisikan sebagai
persepsi individu mengenai posisi individu dalam
8ET5%E PENELITIAN
hidup dalam konteks budaya dan sistem nilai dimana individu hidup dan
hubungannya dengan Pendekatan yang digunakan dalam tujuan& harapan& standar
yang ditetapkan dan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang perhatian
seseorang. +enurut B29<95 \ BR=G bersifat deskriptif& yaitu untuk
menggambarkan 3dalam Rapley& 2))34 terdapat empat dimensi bagaimana kualitas
hidup pada penderita kanker mengenai kualitas hidup yang meliputi ( serviks. "an
menggunakan tipe penelitian studi kasus instrinsik& yaitu penelitian yang
dilakukan
$4 "imensi #esehatan Gisik& men-akup aktivitas karena ketertarikan atau
kepedulian pada suatu sehari%hariA ketergantungan pada obat%obatanA kasus
khusus. Penelitian dilakukan untuk energi dan kelelahanA mobilitasA sakit dan
memahami se-ara utuh kasus tersebut& tanpa ketidaknyamananA tidur dan istirahatA
harus dimaksudkan untuk menghasilkan konsepkapasitas kerja. #onsep atau teori
ataupun tanpa upaya menggeneralisasi. 3Poerwandari& 2))14.
24 "imensi #esejahteraan Psikologis& men-akup ubjek dalam penelitian ini
adalah bodily image dan appearan-eA perasaaan penderita kanker serviks yang
menjalani negatifA perasaan positifA self%esteemA pengobatan radioterapi. ebanyak
2 orang subjek spiritual:agama:keyakinan pribadi& berpikir& dengan rentang usia
3)%.) tahun. Pada penelitian belajar& memori dan konsentrasi. ini& teknik
penggalian data menggunakan teknik wawan-ara mendalam atau depth interview
pada
34 "imensi 2ubungan osial& men-akup relasi subjek yang sesuai dengan kriteria
yang telah personal& dukungan sosialA aktivitas seksual. "itentukan. ,lat
pengumpul data berupa wawan-ara yang dilengkapi dengan pedoman
*4 "imensi 2ubungan dengan 5ingkungan& wawan-ara pada penderita kanker
serviks yang men-akup sumber finansialA kebebasan& menjalani pengobatan
radioterapi. 6eknik analisis keamanan dan keselamatan fisikA perawatan data
dengan menggunakan analisis tematik kesehatan dan sosial termasuk aksesbilitas
dan dengan melakukan koding pada transkrip kualitasA lingkungan rumah&
kesempatan wawan-ara. 6eknik pemantapan kredibilitas yang untuk mendapatkan
berbagai informasi baru digunakan dalam penelitian ini salah satunyamaupun
ketrampilanA partisipasi dan adalah dengan model triangulasi penelitian.
Padamendapat kesempatan untuk melakukan penelitian ini menggunakan
triangulasi data rekreasi dan kegiatan yang menyenangkan di dimana dengan
menggunakan variasi sumber data waktu luangA lingkungan fisik termasuk yang
berbeda. umber data yang digunakan polusi:kebisingan:lalu lintas:iklimA serta
berasal dari subjek& signifi-ant others& serta transportasi. dokumen data rekam
medis subjek.
e b a g i a n b e s a r w a n i t a y a n g HASIL PENELITIAN
menderita kanker serviks merasa berada pada Kualitas Hidu- Sub$ek ! AINB
39
periode krisis sehingga membutuhkan penyesuaian. "an pada setiap penderita
akan 'C menganggap bahwa sakit yang membutuhkan penyesuaian yang berbeda%
dideritanya merupakan ren-ana 6uhan untuknya beda bergantung pada persepsi&
sikap serta sehingga 'C sudah dapat menerima dan kuat pengalaman pribadinya
terkait penerimaan untuk menjalani kehidupannya meski harus diri terhadap
perubahan yang terjadi. +aka bergelut dengan penyakit kanker serviks. "itinjau
kondisi inilah yang akan berpengaruh dari kesehatan fisik& efek samping radiasi
yang meyebabkan mual pun membuat 'C menjadi tak
;urnal Psikologi #linis dan #esehatan +ental $2. Zol. $ Co. )2& ;uni 2)$2
Cimas ,yu Gitriana& 6ri #urniati ,mbarini
nafsu makan sehingga ia mengalami penurunan Kualitas Hidu- Sub$ek ) ASTB
2b yang -ukup signifikan. 'C juga mengalami e-ara fisik& radioterapi yang
dijalani 6 penurunan berat badan yang -ukup drastis hingga m e n i m b u l k a n
e f e k s a m p i n g s e p e r t i tubuhnya terlihta sangat kurus. menimbulkan rasa
mual& nyeri pada area serviks& 'C pun sempat mengalami putus asa keterbatasan
pada mobilitas dan aktivitas karena rasa nyeri yang dirasakan akibat kanker
sehari%hari. 6etapi 6 menyatakan bahwa serviks tak kunjung reda. Camun& kini
setelah dirinya tetap dapat menjalani kehidupan dengan m e n j a l a n i p e n go b
a t a n r a d i o t e r a p i ' C baik. 6 masih mampu melakukan beberapa
menganggap bahwa sakit yang dideritanya aktivitas se-ara mandiri seperti
merawat diri. merupakan ren-ana 6uhan untuknya sehingga 'C e-ara psikologis&
saat diawal sakitnya 6 sudah dapat menerima dan kuat untuk menjalani merasa
begitu terpukul dan merasa bahwa kehidupannya. 'C menjadi lebih rajin berdoa
harapan hidupnya semakin ke-il karena kanker kepada 6uhan untuk memohon
kesembuhannya& serviks. Camun& setelah memutuskan untuk ia pun menjadi
sering melafalkan ba-aan paritha menjalani pengobatan radioterapi dan dengan
sebagai bentuk pemujaan terhadap ang Budha. perhatian dan limpahan kasih
sayang yang ,gar pikirannya menjadi lebih tenang& sesekali 'C diberikan oleh
keluarga& 6 dapat bangkit dari memilih untuk melakukan meditasi. rasa
sedihnya. 6 menjadi -ukup optimis dengan edangkan pada hubungan sosialnya&
'C pengobatan yang kini dijalaninya. Baginya bila menyatakan bahwa semangat
serta motivasi yang 6uhan menghendaki dan meridhoi pengobatan selalau
diberikan oleh anak%anak 'C membuatnya radioterapi yang ia jalani saat ini& maka
6 yakin merasa kuat dan tegar dalam menghadapi dapat sembuh dari sakitnya.
9leh karena itu& penyakitnya. Relasi yang baik yang terjalin antara kini 6 merasa
emosinya lebih baik daripada 'C dan kerabat serta teman%temannya awal%awal
menderita kanker serviks. membuatnya memperoleh banyak dukungan "alam
hubungan sosialnya& 6 menilaise-ara moril maupun materiil dari rekan%rekan
bahwa dirinya menjadi sangat dekat dengankerjanya. 6eman kerja 'C pun turut
memberikan kerabat dan keluarganya. uami 6 menjadi doa kepada 'C agar
segera diberi kesembuhan. s a n g a t p e rh a t i a n d a n s a n g a t s aya n g "ari
segi hubungan dengan lingkungan& terhadapnya& sehingga 6 merasa bahwa
seluruh 'C menilai permasalahan finanasial yang orang terdekatnya begitu
mendukungnya untuk sebelumnya menjadi beban berat bagi 'C selama menjalani
pengobatan. edangkan dari menjalani pengobatan radioterapi pun dapat
hubungan dengan lingkungan& 6 tak dilaluinya berkat bantuan dari penghasilan
40
anak% mengalami permasalahan yang -ukup berarti anaknya. elain itu& 'C
menilai dirinya masih karena kebutuhan finansial untuk pengobatan mampu
menjangkau transportasi dengan mudah radioterapi telah dibebankan pada
jaminan dan masih dapat menikmati waku luangnya kesehatan sehingga ia tak
mengeluarkan biaya dengan baik. 'C pun senantiasa untuk berupaya pengobatan.
6 pun masih dapat menikmati menjalani prosedur pengobatan dengan baik dan
waktu luanngya di akhir pekan untuk mengikuti anjuran dokter dengan
sebagaimana mengunjungi tempat wisata bersama keluarga mestinya. 'C merasa
bersyukur kalau dirinya meski dalam jangka waktu yang tak terlalu lama. masih
lebih beruntung daripada penderita lain 6 memandang bahwa saat ini dirinya dan
masih dikasihi oleh 6uhan. 'C menilai bahwa memiliki kualitas hidup yang baik&
dimana meskipun ia menderita kanker serviks dirinya meskipun dirinya menderita
kanker serviks 6 masih dapat berjalan dan melakukan beberapa tetap dapat
menjalani hidupnya dengan penuh aktifitas meski terbatas. Penilaian individu 'C
semangat dan motivasi yang tinggi. 6 menilai terhadap kehidupannya se-ara
positif dapat bahwa sakit yang dialaminya sebagai bentuk mempengaruhi kondisi
kesehatannya se-ara fisik pengurangan dosa%dosanya. maupun psikis dalam
men-apai tujuan dan harapannya untuk mendapat kesembuhan& yang Beberapa
upaya yang dilakukan 6 untuk juga berpengaruh terhadap kualitas hidupnya.
men-apai kualitas hidupnya adalah dengan $26 ;urnal Psikologi #linis dan
#esehatan +ental Zol. $ Co. )2& ;uni 2)$2 #ualitas 2idup pada Penderita #anker
erviks yang +enjalani Pengobatan Radioterapi mengalami gangguan somatisasi&
ke-emasan dan SI8P'LANgejala depresi. Penderita memiliki kualitas hidup
yang baik ementara pada penelitian ini ditemukan dimana penderita tetap dapat
menikmati dan bahwa penderita kanker serviks yang menjalani menjalani
kesehariannya dengan baik. alah satu pengobatan radioterapi menyadari bahwa
sakit penderita menilai kehidupannya se-ara lebih baik. yang dideritanya
merupakan ujian dari 6uhan +eski masih mengalami nyeri dan mudah lelah yang
harus diterima dan dijalani. Penderita tidak se-ara fisik& namun se-ara psikologis
penderita lagi stress dan lebih menunjukkan perasaan memiliki motivasi tinggi
dan tidak terpuruk dalam
positifnya dengan lebih banyak bersyukur dan kesedihan. e-ara relasi sosial&
dukungan dan
mendekatkan diri pada 6uhan serta mengubah motivasi yang diberikan oleh
orang%orang terdekat
pola pikirnya untuk selalu berpikir positif penderita memberikan kontribusi yang
besar bagi
terhadap kondisi yang dialaminya. emangat penderita. e-ara hubungan dengan
lingkunganhidup yang tinggi pada kedua subjek akan pun penderita masih mampu
mengakses memberikan efek positif dalam dirinya& bahwa transportasi dengan
mudah. edangkan penderita dengan melakukan pengobatan radioterapi lain
mengungkapakan meski se-ara fisik dirinya mereka dapat sembuh dari sakitnya.
Pada sisi masih mengalami mual akibat radioterapi namun spiritual& kedua subjek
pun menunjukkan ia menganggap bahwa sakit yang dideritanya peningkatan
dalam hal beribadah dan berdoa. merupakan penghapus dari dosa%dosanya didunia
,spek dukungan sosial dan motivasi dari sehingga ia menerima dengan pasrah
41
segala ujian orang%orang terdekat pun memberikan yang diberikan 6uhan
kepadanya. e-ara relasi sumbangan yang besar untuk memi-u timbulny, sosial
pun dirinya memiliki jalinan relasi dengan motivasi dan harapan hidup yang
tinggi sehingga kerabat menjadi semakin dekat. dapat menilai kehidupannya
se-ara lebih baik. 2al Penderita kanker serviks yang menjalani ini menunjukkan
bahwa penurunan fungsi seksual pengobatan radioterapi men-apai kualitas hidup
pada penderita kanker serviks seperti pada yang baik melalui upaya mendekatkan
diri pada penelitian Grumovit8 dan kolega 32)).4 bukanlah 6uhan seperti
memperbanyak berdoa& selalu menjadi hal utama yang berpengaruh terhadap
berpikir positif serta menjalani setiap prosedur kualitas hidup penderita. Penderita
pun dan proses pengobatan dengan baik sesuai anjuran mengalami peningkatan
pada beberapa dimensi dokter. kualitas hidupnya yakni pada sisi hubungan sosial
dan hubungan dengan lingkungan sekitar maupun dari sisi spiritual menjadi lebih
baik dalam kehidupannya. ehingga& penderita menilai kehidupannya se-ara
positif yang berpengaruh terhadap kualitas hidupnya menjadi lebih baik.
;urnal Psikologi #linis dan #esehatan +ental $21 Zol. $ Co. )2& ;uni 2)$2
Cimas ,yu Gitriana& 6ri #urniati ,mbarini
P'STAKA A"'AN
,meri-an 7an-er o-iety. 32)$24. 7ervi-al 7an-er. Lon%lineM. "iakses $6 +aret
2)$2 dari
http(::www.-an-er.org:a-s:groups:-id:do-uments:web-ontent:))3)0*%
pdf.pdf,ffandi& '. 32))/4. +engatasi #e-emasan Penderita #anker 5eher Rahim
tadium ,khir. Lon%lineM.
"iakses 20 Gebruari 2)$2 dari http(::+engatasi #e-emasan Penderita #anker
5eher Rahim tadium ,khir ^ 'mamaffandiOs Beblog.htm Bahaya #anker erviks
Bagi wanita. 32))1& Covember4. Lon%lineM. "iakses $. +aret 2)$$ dari
www.kesrepro.info =instein& +.2.& ;oanne& #.R.& Ri-hard& ;.7.& ;a->uelyn& +..&
;ames& P.2& ;oseph& P.7. 32)$$4. <uality of life in -ervi-al -an-er survivors(
Patient and provider perspe-tives on -ommon -ompli-ations of -ervi-al -an-er
and treatment. Gallowfield& 5. Bhat is <uality of 5ife& e-ond =dition. 32))04.
Lon%lineM. "iakses $. maret 2)$2 dari www.whatisseries.-o.uk. Grumovit8& +.&
7harlotte 7..& 5eslie R..& +ark G.+& ,nuja ;.;.& 6aylor& B.& Patri-ia& =.& 6herese
B.B.& 7harles G.5.& "avid +.G.& _ "iane 7.B. 32)).4. <uality of 5ife and eHual
Gun-tioning in 7ervi-al 7an-er urvivors. ;ournal of 7lini-al 9n-ology Zol. 23
Cumber 3)& 23(1*2/%1*36. 'ndrayani& ". 32))14. Pengalaman 2idup #lien
#anker erviks di Bandung. Bandung( Gakultas 'lmu #eperawatan !niversitas
Padjajaran. #anker erviks ,n-am #ualitas 2idup Perempuan. 32)$)4. Lon%lineM.
"iakses $. maret 2)$$ dari http(::www.jurnalmedika.-om:edisi%tahun%2)$):edisi%
no%)3%vol%HHHvi%2)$):$12% kegiatan:2$3%kanker%serviks%an-am%kualitas%hidup%
perempuan #anker erviks Penyebab !tama #ematian 32)$)& )1 +ei4. Lon%lineM.
"iakses $3 +aret 2)$2 dari #anke erviks.Penyebab.!tama.#ematian.htm
#orfage& '.;.& +arie& 5.& =ssink& B.& Gloortje+.& 5onneke&G.& #ruitwagen& R.&
+arjolein& B. 32))/4. 2ealth% Related <uality of 5ife in 7ervi-al 7an-er
urvivors( , Population%Based urvey. 'nternational;ournal of Radiation
9n-ology& 13& 'ssue . & Pages $.)$%$.)0. +ardjikoen& P. 32))14. 6umor ganas
alat genital. dalam( Biknjosastro 2& aifuddin ,B&Ra-himhadi 6. 'lmukandungan.
42
=disi kedua& 7etakan kelima. ;akarta( Nayasan Bina Pustaka arwono
Prawirohardjo +asalah Psikologi Pada Penderita #anker. 32)$$& $0 Covember4.
Lon%lineM. "iakses 23 Covember 2)$$ dari http (::browser%
region:propertiesrumahkanker.-om +engenal kanker serviks. 32)$$& $1 ;anuari4.
Lon%lineM. "iakses $3 +aret 2)$2 dari http(::tentangkanker.-om:2)$$:mengenal%
kanker%serviks%kanker%leher%rahim+oleong& ;.5. 32)))4. +etodologi penelitian
kualitatif. 3=disi Revisi4. Bandung( P6. Remaja Rosdakarya.
$2/
;urnal Psikologi #linis dan #esehatan +ental Zol. $ Co. )2& ;uni 2)$2 #ualitas
2idup pada Penderita #anker erviks yang +enjalani Pengobatan Radioterapi
Cew 9ptions for 7ervi-al 7an-er -reening and 6reatment in 5ow%Resour-e
ettings. 7ervi-al 7an-er ,-tion( , Global 7oalition to top 7ervi-al 7an-er
377,4. "iakses $6 +aret 2)$2 dari http(::www.-ervi-al-an-era-tion.org:pubs
:77,`-ervi-al`-an-er`s-reening`treatment.pdf 9ktaviyanti& Z. 32))64. #ualitas
2idup 9rang "engan 2'Z:,'" 39"2,4 "itinjau dari =fektifitas #omunikasi
"alam #eluarga( tudi #asus. kripsi. urabaya( Gakultas Psikologi !niversitas
,irlangga Poerwandari& #. 32))14. Pendekatan #ualitatif !ntuk Penelitian
Perilaku +anusia. ;akarta( 5embaga Pengembangan arana Pengukuran _
Pendidikan Psikologi 35 P P 34 !niversitas 'ndonesia. Rapley& +. 32))34.
<uality of 5ife Resear-h( , 7riti-al 'ntrodu-tion. 5ondon( age Publi-ation& 'n-.
Renwi-k& R.& Raphael ".& Brenda .& Rootman '.& Brown '.& 2ersh .& herry P.& _
6revor . 3$0004. 6he 7ommunity <uality of 5ife Proje-t( a health promotion
approa-h to understanding -ommunities. 9Hford ;ournals +edi-ine 2ealth
Promotion 'nternational& Zolume $*&'ssue 3 Pp. $01%2$) . arafino& =. P. 32))14.
2ealthy psy-hology. 6th ed. Cew Nork( ;ohn Biley n ons. upriana& C. 2))/.
6erapi Radiasi. Lon%lineM. "iakses pada 20 +aret 2)$2 dari
http(::www.radioterapi-m. org:indeH.phpRlangSina_toSmnu`$2) 6aylor& .=.
32))34. 2ealth Psy-hology. Cew Nork( +-Graw%2ill. Baspadai kanker serviks.
32)$$& )0 eptember4. Lon%lineM. "iakses $. maret 2)$2 dari
http(::doktersehat.-om:waspadai%kanker%serviks: Ben8el 5.& "e,lba '.& 2abbal R.&
#luhsman B.7.& Gair-lough ".& #rebs 5.!.& ,nton 7.2.& Berkowit8 R.& ,8i8 C.
32)).4. <uality of life in long%term -ervi-al -an-er survivors. ;ournal of
Gyne-ology 9n-ology& 01324(3)1%0. Yeng& N.7.& hirley .7.& ,li-e N.5. 32)$)4.
<uality of life measurement in women with -ervi-al -an-er( impli-ations for
7hinese -ervi-al -an-er survivors.
43