Anda di halaman 1dari 5

0

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Sistem pelumas sistem yang cukup vital untuk turbin. Fungsinya
bukan hanya terbatas untuk pelumasan kerja saja, tetapi juga untuk
memindahkan panas, memindahkan kotoran dan mendinginkan bantalan
turbin.
Rotor turbin disangga oleh bantalan jurnal berbentuk silinder.
Setiap bantalan terdiri dari 2 bagian yang terpisah secara horizontal.
Normalnya ada sebuah bantalan disetiap ujung rotor. Untuk memperkecil
gesekan pada saat rotor turbin berputar, maka bantalan-bantalan
penyangga tersebut harus dilumasi dengan minyak pelumas. Saluran
minyak pelumas masuk berada pada masing-masing sisi bantalan bagian
bawah dan tekanan suplai pelumas umumnya antara 1,0 kg/cm2 sampai
2,0 kg/cm
2
.
Sistem pelumasan yang digunakan pada PLTU Rembang adalah
sistem pelumasan tertutup bertekanan. Sistem tertutup sendiri memiliki
sifat mensirkulasikan pelumas yang sama secara berulang-ulang. Sistem
sirkulasi tertutup bertekanan menggunakan minyak bertekanan untuk
melumasi bagian-bagian yang perlu dilumasi.
Pada PLTU Rembang sendiri sistem pelumasan turbin memiliki
bagian yang dilumasi berupa 6 journal bearing, 1 trust bearing dan 1
stable bearing. Karena itu diperluakan pompa untuk mensirkulasikan
minyak. Metoda pelumasan tertutup bertekanan ini banyak dipakai pada
1

peralatan-peralatan yang harus memikul beban berat dan berputar pada
putaran tinggi.
Minyak pelumas disirkulasikan oleh pompa ke bantalan-bantalan
yang dilumasi. Pada PLTU Rembang ini mempunyai tiga jenis
pompa,yaitu:
- Main oil pump : Memompakan pada saat kondisi Turbin
beroperasi diatas 2850 rpm.
- Auxuliary Oil Pump : Memompakan minyak pelumasan saat
kondisi start atau kondisi pressure low (0,11672 MPa) atau
putaran dibawah 2850rpm
- Emergency Oil Pump : Memompakan minyak pelumas saat
kondisi pressure low low (0,106672 MPa) atau saat turbin trip
atau dibawah putaran 2850 rpm dan Auxuliary Oil Pump
bermasalah.
Pada analisis yang dilakukan ini bertujuan untuk menganalisis
efisiensi pada Auxuliary Oil Pump. Pada tugas Akhir ini akan
membandingkan efisiensi kinerja pompa aktual di lapangan pada tanggal
3 Desember 2011 6 Desember 2011 dengan efisiensi kinerja pompa
aktual di lapangan pada tanggal 7 desember 2012 10 Desember 2012
dan menganalisis penyebab utama dari berkurangnya efisiensi tersebut.




2

1.2.Pembatasan Masalah
Dengan berbagai banyak alat yang ada di PLTU 1 J awa Tengah Rembang
maka dalam tugas akhir ini disajikan dalam ruang lingkup lebih spesifik yaitu
tentang perbandingan effisiensi aktual di lapangan pada tanggal
3 Desember 2011 6 Desember 2011 dengan efisiensi kinerja pompa aktual
di lapangan pada tanggal 7 desember 2012 10 Desember 2012 pada sistem
pelumasan PLTU 1 J awa Tengah Rembang. Dari perumusan masalah yang
ada maka dalam penulisan Laporan Tugas Akhir ini pembatasannya adalah
1. Hanya membahas pembangkit listrik tenaga uap dan tidak membahas jenis
pembangkit lain.
2. Hanya membahas Auxuliary Oil Pump secara umum, dan effisiensi
Auxuliary Oil Pump secara khusus.
3. Data yang digunakan merupakan data dari Auxuliary Oil Pump yang berada
pada Sistem Pelumasan Turbin unit 10 PLTU 1 J awa Tengah Rembang.
4. Pengambilan data perhitungan berdasarkan hasil pencatatan/rekaman
operator PLTU 1 J awa Tengah Rembang.
5. Data perhitungan effisiensi aktual diambil pada saat unit 10 shut down
dengan putaran mendekati 0 rpm, karena Auxuliary Oil Pump beroperasi
pada saat shut down dan start up saja.
6. Data perbandingan perhitungan effisiensi diambil pada tanggal 3 Desember
2011 6 Desember 2011 dan 7 desember 2012 10 Desember 2012 saja.
7. Menggunakan program Ms. Excel Untuk membantu dalam perhitungan.


3

1.3.Tujuan
Adapun tujuan yang Tugas Akhir berikut adalah
1. Mengetahui effisiensi aktual Auxiliary Oil Pump pada Sistem Pelumasan
Turbin unit 10 PLTU 1 J awa Tengah.
2. Membandingkan effisiensi aktual Auxiliary Oil Pump pada tanggal
3 Desember 2011 6 Desember 2011 dengan effisiensi aktual Auxiliary
Oil Pump pada tanggal 7 desember 2012 10 Desember 2012 di PLTU 1
J awa Tengah Unit 10.
3. Mengetahui dan menganalisa penyebab jika terjadi penurunan effisiensi.

1.4. Manfaat
Adapun manfaat dari Tugas Akhir ini adalah
1. Mengetahui effisiensi Auxiliary Oil Pump pada PLTU 1 J awa Tengah
Rembang.
2. Mengetahui besarnya penurunan effisiensi dari Auxiliary Oil Pump pada
tanggal 3 Desember 2011 6 Desember 2011 dan 7 desember 2012 10
Desember 2012.
3. Mengetahui penyebab terjadinya penurunan efisiensi.
4. Mengetahui langkah-langkah yang harus diambil untuk memperoleh hasil
effisiensi yang maksimal.
5. Menambah ilmu pengetahuan bagi pembaca.



4

1.5. Sistematika Laporan
Tugas Akhir ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu bagian awal , isi dan
bagian penutup. Adapun sistematika penulisan Tugas Akhir ini adalah
sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Berisi latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan, manfaat dan
sistematika penulisan laporan.
BAB II TINJ AUAN PUSTAKA
Berisi pengertian Pompa, klasifikasi Pompa, Auxiliary Oil Pump unit 10
PLTU 1 J awa Tengah Rembang, Prinsip kerja Auxiliary Oil Pump unit 10
PLTU 1 J awa Tengah Rembang, istilah effisiensi, effisiensi pompa.
BAB III PROSEDUR PELAKSANAAN TUGAS AKHIR
Berisi cara pelaksanaan tugas akhir meliputi: tahapan persiapan, tahapan
pengumpulan data, tahapan hasil data.
BAB IV EVALUASI DAN PEMBAHASAN
Berisi analisa dari perhitungan dan pembahasan dari hasil analisa.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Berisi kesimpulan dan saran serta hal-hal penting yang didapat selama
pelaksanaan tugas akhir.