Anda di halaman 1dari 28

TUTOR : Dr.Rusmaniah Sp.

OG
Dede Hidayat (2008730060)
IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. A
TTL : Cirebon, 27 agustus 1973
Usia : 35 tahun
Alamat : Jl. Kampung bahari no.9 RT/RW
003/10, KEL. Tanjung Priok
Jenis Kelamin : Perempuan
Pekerjaan : IRT
Tanggal Masuk RS : 28 November 2013
No. RM : 00-18-45-35
Dokter yang merawat: dr. Riady, Sp.OG

ANAMNESIS
Autoanamnesa 26 November 2013/00:45 WIB
Keluhan Utama :
Nyeri pada perut bawah
Riwayat Penyakit Sekarang :
Os datang ke IGD RSIJ Sukapura dengan keluhan
nyeri perut bagian bawah sejak 2 hari yang lalu.
Menurut Os nyeri yang dirasakan berawal dari perut
bagian bawah kemduian menjalar ke ulu hati. Nyeri
yang dirasakan teruss-menerus dan semakin lama
semakin bertambah nyeri nya. Os juga mengeluhkan
peut terasa kencang. Os juga keluar flek-flek dari jalan
lahir sejak 1 hari SMRS kurang lebih 1 pembalut/hari,
warna merah kecoklatan. Keluar jaringan seperti telur
ikan (-), gumpalan daging (-). Dan Pasien mengeluh
mudah lelah, disertai pusing, mata berkunang-kunang,
mual dan muntah sebanyak 2 kali. Os mengeluh
belum mendapatkan haid bulan ini.

RPD
os belum pernah seperti ini sebelumnya
Riwayat infeksi kandungan dan genitalia disangkal
Riwayat abortus disangkal
Riwayat trauma disangkal
Asma (-), HT (-), DM (-)
RPK
DM disangkal
HT disangkal
Asma disangkal
Riw.Pen
gobatan
Os tidak mengkonsumsi obat-obatan
Riw. Alergi
Alergi makanan, cuaca, obat disangkal
R.Psiko
sosial
Os tidak merokok, tidak minum alkohol
Tidak memelihara peliharaan dirumah
R.Haid
Haid pertama umur 15 tahun, teratur, sakit, lama haid 7 hari,
soklus haid 28 hari, HPHT 7 oktober 2013
R.Perka
winan
Kawin pertama, lama kawin 20 tahun
R.Opera
si
Os menyangkal adanya riwayat operasi
RIWAYAT PERSALINAN
NO Tempat
bersalin
Penol
ong
Tahun Aterm J.Pers
alinan
Penyu
lit
J.Kela
min
BB Keada
an
1 RB Bidan 1993 Prema
tur
Spont
an
- Laki-
laki
2900 Sehat
2 RS Dokter 1994 Aterm Spont
an
- Perem
puan
3000 Sehat
3 RB Bidan 1999 Aterm Spont
an
- Perem
puan
3000 Sehat
4 RB Bidan 2010 Prema
tur
Spont
an
- Perem
puan
2600 Sehat
5 hamil ini
Riwayat KB: Os mengaku menggunakan alat kontrasepsi
PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan umum : tampak sakit sedang
Kesadaraan : composmentis
Status gizi : BB : 50 KG / TB : 155 cm
Tanda vital : TD : 90/70mmHG
Nadi : 80x/menit
RR : 16x/menit
suhu : 36.5
STATUS GENERALIS
Kepala Normocephal
Mata: conjunctiva anemis +/+, sklera tak ikterik -/-
Hidung: sekret -/-, darah -/-
Mulut: hiperemis (-), mukosa buccal basah, tonsil T1/T1
tak hiperemis, faring tak hiperemis
Leher KGB: tidak teraba membesar, massa (-)
Thoraks Bentuk dan gerak simetris
Vesikuler+/+, sonor, wheezing (-), ronchi (-)
BJ murni reguler, murmur (-), gallop (-)
Abdomen Cembung, Nyeri tekan superfisial (+), bising usus (+)
dalam batas normal.
Genitalia Terdapat plek-plek darah
Ekstremitas Akral hangat, udem a(-), RCT < 2 dtk
STATUS OBSTETRI
Pemeriksaan luar
TFU : Tidak terdapat fundus uteri
Leopold I : Tidak dilakukan
Leopold II : Tidak dilakukan
Leopold III : Tidak dilakukan
Leopold IV : Tidak dilakukan
DJJ : (-)

PEMERIKSAAN DALAM
Vulva/vagina : Tidak ada kelainan
Portio : Tebal lunak, nyeri goyang
(+)
Pembukaan : Tidak ada pembukaan
Corpus Uteri : Agak membesar
Kanan Uterus : Lemas, massa (-), nyeri
tekan (-)
Kiri Uterus : Lemas, massa (-),
nyeri tekan(+)
Cavum Douglas : Menonjol, nyeri tekan
(+)
PEMERIKSAAN PENUNJANG
USG : Dilakukan pada tanggal 26 november 2013
Tampak gestasional sac pada tuba, Ruptur (+)
Tampak cairan os cavum douglas
Kesan : Kehamilan Ektopik Terganggu

Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai normal Keterangan
HEMATOLOGI :
Hb
Leukosit
Hematokrit
Trombosit

9,30
20.700
32,4
371

g/dl
Sel/mm3
%
ribu/mm3

11,3-15,5
4,3-10,4
36,0-46,0
232-440
Plano test (+)
Laboratorium 26 oktober 2013
RESUME
LANJUTAN ....
Pada pemeriksaan fisik ditemukan :
TD : 90/70mmhg
Nadi : 80x/menit
RR : 16X/menit
Suhu : 36,1



1. Status generalisata : ditemukan konjungtiva anemis +/+, nyeri
tekan abdomen superfisialis
2. Status obstetri/pemeriksaan dalam :
Portio : tebal lunak, nyeri goyang serviks (+)
Kiri uterus : lemas, massa (-), nyeri tekan (+)
Cavum douglas : meneonjol, nyeri tekan (+)
DIAGNOSIS : Kehamilan Ektopik Terganggu
RENCANA DAN TINDAKAN
1. Observasi tanda-tanda vital
2. Observasi kadar Hb
3. Pembedahan Cito Laparatomi
4. Transfusi darah 500cc
RENCANA TINDAKAN
1. Pembedahaan Laparatomi (inform
concent)
LAPORAN PEMBEDAHAN
Uraian pembedahan :
Spinal anastesi
Insisi pftanensteal 10 cm
Tampak darah dan di cavum abdomen 750-1000 cc
Identifikasi tuba kanan dan tuba kiri tampak ruptur tuba kiri
lakukan salfingetomi tuba kiri
Kontrol perdarahan
Bilas cavum abdomen dengan Nacl
Jahit dinding abdomen lapis demi lapis
Operasi selesai
Jenis pembedahan : - laparatomi
- salfingetomi
tuba kiri
Tanggal : 26 /11/2013
Diagnosa post operasi : G5P4A0-
KET dengan ruptur tuba kiri / pars
parsialis
Follow Up
Tanggal S O A P
26/11/13 Nyeri luka post OP,
demam (-), mual-muntah
(-), awasi KU dan TTV
paien
Td : 100/70
N : 80 x/m
P : 18 x/m
S : 36.2
Post lapaaratomi
hari ke 1
Inj.cefotaxime
Inj. Kalnex
Inj. Ketavola
27/11/13 Nyeri luka post OP,
demam (-), mual-muntah
(-)
Td : 100/80
N : 80x/m
P : 20 x/m
S : 36.2
Post lapaaratomi
hari ke 2
Cefadroxil 3x1
Metronidazole 3x1
As.met 3x1

28/11/13 Nyeri luka post OP,
demam (-), mual-muntah
(-), pusing (+), blm BAB

Td : 100/80
N : 85 x/m
P : 20 x/m
S : 36.3
Post lapaaratomi
hari ke 3
Terapi lanjut
29/11/13 Nyeri luka post OP,
demam (-), mual-muntah
(-), pusing (+), lemas (+)

Td : 110/80
N : 18 x/m
P : 18 x/m
S : 36.3
Post lapaaratomi
hari ke 4
Terapi lanjut
1/12/13 Nyeri luka post OP mulai
berkurang, demam (-),
mual-muntah (-), pusing
(+)

Td : 110/70
N : 80 x/m
P : 20 x/m
S : 36.3
Post lapaaratomi
hari ke 6
Terapi lanjut
Pasien pulang
TINJAUAN PUSTAKA
KEHAMILAN EKTOPIK
TERGANGGU
DEFINISI
Kehamilan ektopik adalah kehamilan di mana
setelah fertilisasi, implantasi terjadi di luar
endometrium kavum uteri.

Hampir 90 % kehamlilan ektopik terjadi di tuba
uterina. Kehamilan ektopik dapat mengalami abortus
atau ruptur apabila massa kehamilan berkembang
melebihi kapasitas ruang implantasi (misalnya : tuba )
dan peristiwa ini disebut kehamilan ektopik terganggu.

ETIOLOGI
Faktor uterus
Tumor rahim
yang menekan
tuba
Uterus
hipoplastis
Faktor Tuba
Penyempitan lumen
tuba karena infeksi
endosalfing
Tuba sempit, panjang
dan berlekuk-lekuk
Gangguan fungsi
rambut getar (silia)
tuba
Operasi dan
sterilisasi tuba yang
tidak sempurna
Endometriosis tuba
Striktur tuba
Faktor ovum
Migrasi eksterna
dari ovum
Perlengketan
membrana
granulosa
Rapid cell division
PATOMEKANISME
Hasil konsepsi mati
dini dan diresorbsi
Pada implantasi
secara kolumner,
ovum yang
dibuahi cepat
mati karena
vaskularisasi
kurang, dengan
mudah terjadi
resorbsi total
Abortus ke dalam
lumen tuba
Ibu mengalami
keguguran dan
hasil konsepsi
terlepas dari
dinding tuba
kemudian terjadi
perdarahan yang
bisa sedikit atau
banyak
Hasil konsepsi
dan perdarahan
bisa keluar ke
arah kavum uteri
dan dikeluarkan
pervaginam atau
keluar kearah
kavum abdominal
sehingga
bertumpuk
dibelakang rahim
Ruptur dinding tuba
Bila terjadi
robekan kecil
maka hasil
konsepsi tetap
tinggal dalam
tuba, sedangkan
dari robekan
terjadi
perdarahan yang
banyak
Bila robekan
besar maka hasil
konsepsi masuk
kedalam rongga
perut, maka hasil
konsepsi ini akan
:
1. Mati dan bersama
darah berkumpul di
retrouterina
kehamilan ektopik bisa terjadi bila kita punya masalah di saluran tuba, baik
berupa penyumbatan atau penyempitan. Saluran tuba merupakan jalan masuk
sel telur dan sperma hasil konsepsi (pertemuan sperma dan sel telur).
KELAINAN TUBA
Saat berhubungan, sel sperma akan masuk ke rahim, lalu melewati saluran tuba
dan keluar dari fimbrie (ujung luar saluran tuba) ke dalam perut, hingga bertemu sel
telur yang matang itu.
Hasil konsepsi itu akan masuk kembali ke dalam rahim lewat fimbrie dan saluran
tuba, lalu tumbuh dan berkembang di dalam rahim sebagai janin
Dengan demikian, jika terjadi kelainan di saluran tuba, hasil konsepsi tak bisa
masuk ke dalamnya, hingga terjadilah kehamilan di luar rahim.
Bisa saja hasil konsepsi dapat masuk ke saluran tuba tapi tak bisa sampai ke dalam
rahim, hingga tumbuh membesar, bisa juga masuk ke dalam indung telur, atau sama
sekali tidak dapat masuk ke saluran tuba hingga tumbuh di dinding perut.
GEJALA KLINIK
1. Keluhan yang sering disampaikan ialah haid yang terlambat untuk
beberapa waktu atau terjadi gangguan siklus haid disertai nyeri
perut bagian bawah dan tenesmus. Dapat terjadi perdarahan
pervaginam.
2. penderita tampak kesakitan, pucat, dan pada pemeriksaan
ditemukan tanda tanda syok serta perdarahan dalam rongga
perut. Pada pemeriksaan ginekologi ditemukan serviks yang nyeri
bila digerakkan dan kavum douglas yang menonjol dan nyeri raba
3. Kesulitan diagnosis biasanya terjdi pada kehamilan ektopik
terganggu jenis atipik atau menahun. Kelambatan haid tidak jelas,
tanda dan gejala kehamilan muda tidak jelas, demikian pula nyeri
perut tidak nyata dan sering penderita tampak tidak terlalu pucat.
DIAGNOSIS
Jaringan trofoblas kehamilan ektopik menghasilkan
hCG dalam kadar yang lebih rendah daripada
kehamilan intrauterin normal, oleh sebab itu
dibutuhkan tes yang mempunyai tigkat sensifitas
yang tinggi.
Tes
Kehamilan
Kuldosintesis adalah suatu cara pemeriksaan untuk
mengetahui apakah dalam kavum dauglas ada
darah atau cairan lain. Cara ini tidak digunakan
pada kehamilan ektopik belum terganggu
Kuldosintesis
Gambaran yang tampak adalah cairan bebas dalam
rongga peritoneum terutama di kavum douglas.
Ultrasonograf
i
Laparaskopi
Hanya digunakan sebagai alat bantu diagnostik
terakhir untuk kehamilan ektopik, apabila hasil
penelitian prosedur diagnostik yang lain meragukan.
DIAGNOSIS BANDING
01
02
Apendisitis akut
03
Abotus imminens




Click to add title

03
04
Salfingitis akut
Ruptur korpus luteum
PENATALAKSANAAN
1. MEDIKAMENTOSA :
Methotrexate
Actinomycin
Larutan Glukosa Hiperosmolar


2. PENATALAKSANAAN BEDAH:
- Salpingostomi
- Salpingektomi
- Evakuasi Fimbrae dan Fimbraektomi


Kesimpulan