Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN BIOLOGI

Pengaruh Frekuensi Penyiraman Terhadap


Kecepatan Pertumbuhan Batang Tanaman Jagung

KLO!POK BIOLOGI
"KOLA# !NNGA# ATA" NGRI I "ALATIGA
N$%ember &''(
Pengaruh Frekuensi Penyiraman Terhadap
Kecepatan Pertumbuhan Batang Tanaman Jagung
I) Pendahu*uan
Tanaman merupakan salah satu makhluk hidup ciptaan Tuhan yang memiliki sifat
tumbuh. Dalam pertumbuhannya, tanaman membutuhkan air dengan frekuensi
penyiraman yang cukup dalam arti sesuai dengan kebutuhan tanaman itu sendiri.
Pemilihan tanaman jagung sebagai bahan penelitian didasarkan pada fakta bahwa
pertumbuhan tanaman jagung cukup cepat sehingga dapat mempermudah proses
penelitian dalam mengamati pertumbuhan batangnya.
II) Rumusan !asa*ah
Adakah pengaruh frekuensi penyiraman terhadap kecepatan pertumbuhan batang
tanaman jagung?
III) Landasan Te$ri
Jagung
Klasifikasi ilmiah tanaman jagung
Kerajaan ! Plantae
Di"isio ! Angiospermae
Kelas ! #onocotyledoneae
$rdo ! Poales
%amilia ! Poacea
&enus ! Zea
'pesies ! Zea mays
(agung merupakan tanaman semusim )annual*. 'atu siklus hidupnya diselesaikan
dalam +,-./, hari. Paruh pertama dari siklus merupakan tahap pertumbuhan "egetatif
dan paruh kedua untuk tahap pertumbuhan generatif.
Tinggi tanaman jagung sangat ber"ariasi. #eskipun tanaman jagung umumnya
berketinggian antara .m sampai 0m, ada "arietas yang dapat mencapai tinggi 1m. Tinggi
tanaman biasa diukur dari permukaan tanah hingga ruas teratas sebelum bunga jantan.
#eskipun beberapa "arietas dapat menghasilkan anakan )seperti padi*, pada umumnya
jagung tidak memiliki kemampuan ini.
(agung di 2ndonesia kebanyakan ditanam di dataran rendah baik di tegalan, sawah
tadah hujan maupun sawah irigasi. 'ebagian terdapat juga di daerah pegunungan pada
ketinggian .,,,- .+,, m di atas permukaan laut.
a. Tanah
Tanah yang dikehendaki adalah gembur dan subur, karena tanaman jagung
memerlukan aerasi dan drainase yang baik. (agung dapat tumbuh baik pada berbagai
macam tanah. Tanah lempung berdebu adalah yang paling baik bagi pertumbuhannya.
Tanah-tanah berat masih dapat ditanami jagung dengan pengerjaan tanah lebih sering
selama pertumbuhannya, sehingga aerasi dalam tanah berlangsung dengan baik. Air tanah
yang berlebihan dibuang melalui saluran drainase yang dibuat dinatar barisan jagung.
Kemasaman tanah )p3* yang terbaik untuk jagung adalah sekitar /,/ - 4,,.
b. Pengairan
5ang perlu diperhatikan dalam masalah pengairan atau pemberian air pada jagung
diantaranya, adalah pada tanah 6 tanah berat sangat diperlukan sekali adanya saluran
drainase yang berfungsi sebagai saluran pembuangan, disamping dapat berfungsi
sebagai saluran pemasukan air.
Kelebihan air dapat mengakibatkan tanaman jagung roboh atau busuk akar,
sedangkan kekeringan berdampak pada penurunan hasil atau bahkan gagal panen.
c. Pemupukan
Tanaman jagung tidak akan memberikan hasil maksimal manakala unsur hara yang
diperlukan tidak cukup tersedia. Pemberian pupuk 7itrogen merupakan, kunci utama
dalam usaha meningkatkan produksi. Pemberian pupuk phosphat dan kalium bersama-
sama dengan nitrogen memberikan hasil yang lebih baik. Tanaman yang kekurangan
unsur nitrogen, akan nampak kerdil, warna daun hijau muda kekuning-kuningan, buah
terbentuk sebelum waktunya dan tidak sempurna. &ejala kekurangan unsur phosphat.
jelas terlihat terutama pada waktu tanaman masih muda di mana daun-daunnya berwarna
ungu dan akan berubah hijau kembali seperti biasa bilamana kemudian tanaman-
mendapatkan cukup phosphat. Tanaman yang kekurangan kalium memberikan gambaran
seolah-olah layu, bagian tepi dari daun mula-mula menjadi kuning )chlorosis*, kemudian
berubah menjadi kecoklat-coklatan dan bagian daun yang sudah mati akan gugur. Dosis
pupuk yang diperlukan berbeda-beda! tergantung dari pada tingkat kesuburan dan jenis
tanah.
d. 2klim
%aktor-faktor iklim yang terpenting adalah jumlah dan pembagian dari sinar
matahari dan curah hujan, temperatur, kelembaban dan angin. Tempat penanaman jagung
harus mendapatkan sinar matahari cukup dan jangan terlindung oleh pohon-pohonan atau
bangunan. 8ila tidak terdapat penyinaran dari matahari, hasilnya akan berkurang.
Temperatur optimum untuk pertumbuhan jagung adalah antara 90 - 94 :.
I+) #ip$tesis
Ada pengaruh frekuensi penyiraman terhadap kecepatan pertumbuhan batang
tanaman jagung.
+) Tu,uan Praktikum
#engetahui pengaruh frekuensi penyiraman terhadap kecepatan pertumbuhan
batang tanaman jagung.
+I) !et$d$*$gi Pene*itian
Tempat ! ;oteng rumah Adhi Kristianto
(alan 'emeru 9+ 'alatiga
Tanaman jagung mendapatkan sinar matahari secara langsung
-aktu ! 1 $ktober 6 9. $ktober 9,,4
A*at dan bahan!
a. Pot ) 0 *
b. 'ekop
c. Penakar air
d. #istar dan alat tulis yang menunjang
e. Tanah
f. 8iji-biji jagung )dari satu jenis jagung*
g. Air PDA#
.ara Ker,a !
a. 8iji jagung ditanam dalam pot yang berbeda.
Diberi label Pot A < disiram dengan air 9 hari sekali.
Pot 8 < disiram dengan air . kali sehari.
Pot : < disiram dengan air 9 kali sehari.
b. Pot-pot diletakkan di tempat yang aman dengan kondisi lingkungan yang sama.
c. Pot-pot tersebut disiram berdasarkan frekuensi yang ditentukan dengan takaran air
sebanyak /, cc tiap . kali siraman.
d. Perubahan tinggi tanaman jagung diamati dan dicatat tiap 0 hari sekali.
+I) #asi* Pene*itian
/ata
PNGAR0# FRK0N"I PN1IRA!AN TR#A/AP K.PATAN
PRT0!B0#AN BATANG TANA!AN JAG0NG
N$) Tanaman Per*akuan
Perubahan Tinggi 2 setiap 3 hari
seka*i da*am cm4
. 9 0 = /
. A Disiram 9 hari sekali , , 0 4 9,
9 8 Disiram . kali sehari , , / +,/ 90
0 : Disiram 9 kali sehari , 9 4,/ .. 0,
Ana*isis data
Tanaman jagung yang disiram 9 hari sekali mengalami kecepatan pertumbuhan
sebesar 5 ' 6 ' 6 3 6 ( 6 &' 5 7 cm83 hari)
9
Tanaman jagung yang disiram . kali sehari mengalami kecepatan pertumbuhan
sebesar 5 ' 6 ' 6 9 6 :;9 6 &3 5(;3 cm83 hari)
9
Tanaman jagung yang disiram 9 kali sehari mengalami kecepatan pertumbuhan
sebesar 5 ' 6 & 6 (;9 6 << 6 3' 5 <';< cm83 hari)
9
Pembahasan
Tanaman jagung yang disiram 9 kali sehari, batangnya tumbuh lebih cepat tinggi
daripada tanaman jagung yang disiram . kali sehari ataupun 9 hari sekali. Tanaman yang
disiram 9 hari sekali mengalami pertumbuhan tinggi batang paling lambat.
Tanaman jagung yang diberi frekuensi pengairan yang cukup akan tumbuh dengan
subur dan pertumbuhan batangnya cukup cepat. Kelebihan air pada tanaman jagung
malah akan mengakibatkan tanaman jagung roboh atau busuk akar, sedangkan
kekeringan berdampak pada penurunan hasil atau bahkan gagal panen.

+II) Penutup
Kesimpu*an
Ada pengaruh frekuensi penyiraman terhadap kecepatan pertumbuhan batang
jagung.
"aran
'ebaiknya dalam menanam tanaman jagung, frekuensi penyiramannya diperhatikan,
sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut.

/AFTAR P0"TAKA
'ukarno. 9,,0. Biologi 3 Untuk SMA Kelas XII. (akarta. 8alai Pustaka.
'yamsuri, 2stamar dkk. 9,,1. Biologi Jilid 3A Untuk SMA Kelas XII Semester 1. (akarta.
>rlangga.
www.wikipedia.om
LA!PIRAN
Gra=ik Batang Pertumbuhan Batang Tanaman Jagung