Anda di halaman 1dari 19

TIM PENYUSUN

C
A
T
s

2
0
0
8

+
Almira Octavianty A.
Rogers Dorkas M.
Melania LintangK. Vicky Rizki Januari
GilangFachreza
!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2



PERHATIAN!


Sesuai dengan peraturan praktikum Akuntansi Biaya Semester Ganjil Tahun Ajaran
2011/2012, menyontek dalam mengerjakan Modul Tugas Praktika tidak akan menjadi
penambah nilai praktikum. Namun, akan menjadi PENGURANG nilai praktikum, baik bagi
yang menyontek maupun yang memberi contekan. Modul Tugas Praktika dikerjakan per bab
dan dikumpulkan pada tiap pertemuan praktikum. Jangan lupa akan diadakan Pre-test dari
minggu pertama praktikum Akuntansi Biaya yang berisi pertanyaan singkat tentang bahasan
praktikum minggu lalu (berlaku saat minggu kedua) dan minggu ini, di mana menyontek
pada saat Pre-test juga akan menjadi pengurang nilai praktikum.
Adapun pengerjaan dari Modul Tugas Praktika ini dapat mengacu pada buku Cost
Accounting A Managerial Emphasis karangan Horngren, et al. dan Cost Accounting karangan
William K. Carter.
Selamat Belajar.
!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


!
KATA PENGANTAR TIM PENYUSUN


Puji dan syukur kami sampaikan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
rahmat-Nya proses pembuatan Modul Tugas Praktika Akuntansi Biaya ini dapat berjalan
dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak
yang telah berpartisipasi dalam proses pembuatan modul ini.
Modul ini merupakan modul tugas yang berisi soal-soal untuk dikerjakan oleh
praktikan sebagai pengantar sebelum mengikuti praktikum. Modul ini dibuat dengan tujuan
agar praktikan dapat memahami simulasi kasus dalam suatu usaha manufaktur dengan skala
kecil yang akan memudahkan praktikan dalam mengerjakan modul praktika, di mana modul
praktika menekankan pada real case PT. Pupuk Kujang Cikampek.
Demikianlah modul ini kami susun, besar harapan kami agar modul ini bermanfaat
bagi civitas akademika Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran.


Bandung, September 2011


Tim Penyusun
!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


"
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR TIM PENYUSUN ....................................................................................... 4
DAFTAR ISI .................................................................................................................................... 5
TINJAUAN UMUM CATs BAKERY ............................................................................................. 6
BAB I : PERAN AKUNTAN BIAYA DALAM ORGANISASI ..................................................... 7
BAB II : PERILAKU BIAYA ......................................................................................................... 8
BAB III : SISTEM AKUNTANSI BIAYA ...................................................................................... 9
BAB IV : PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BIAYA BAHAN BAKU DAN BAHAN
PENOLONG .................................................................................................................................. 10
BAB V : PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BIAYA TENAGA KERJA ...................... 11
BAB VI : PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN OVERHEAD .......................................... 13
BAB VII : ALOKASI BIAYA TIDAK LANGSUNG (DEPARTEMEN PENDUKUNG) ........... 14
BAB VIII : PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI (PROCESS COSTING) ............. 15
BAB IX : ALOKASI BIAYA BERSAMA (JOINT COST) .......................................................... 16
BAB X : BIAYA STANDAR DAN ANALISIS VARIANS ........................................................... 18

!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


#
TINJAUAN UMUM CATs BAKERY


CATs Bakery adalah sebuah UMKM yang didirikan pada tanggal 2 Februari 2001
oleh seorang ibu yang bernama Mela. Jenis usaha dari CATs Bakery ini adalah usaha
manufaktur pembuatan roti. Produk utama yang dihasilkannya adalah roti tawar dengan harga
jual yang dianggarkan adalah Rp 8.500. Sedangkan kapasitas produksi yang dimiliki oleh
CATs Bakery per bulannya adalah rata-rata 9.000 unit.
Untuk kegiatan produksinya, pada tahun 2010 CATs Bakery membeli bahan baku dari
supplier tetapnya yang bernama Ibu Octa. Bahan baku tersebut terdiri dari bahan baku
langsung, yaitu tepung terigu (50%), mentega (20%), air (5%), dan susu (25%) dengan total
anggaran biaya pembelian per bulan dari bahan baku langsung tersebut adalah Rp
22.275.000. Selain itu, CATs Bakery juga membeli bahan baku tidak langsung dengan total
anggaran biaya sebesar Rp 6.930.000 per bulan.
Perlu diketahui juga, bahwa CATs Bakery memiliki beberapa tenaga kerja, di mana
tenaga kerjanya ada yang terkait secara langsung dalam kegiatan produksi dan ada yang tidak
terkait langsung. Total biaya yang dianggarkan untuk tenaga kerja yang secara langsung
terkait dalam proses produksi adalah Rp 7.425.000 dari total biaya tenaga kerja sebesar Rp
10.395.000.
Tidak hanya biaya-biaya itu saja yang telah dianggarkan oleh CATs Bakery, tetapi
ada juga biaya-biaya terkait penyusutan mesin, bangunan pabrik, peralatan pabrik, kendaraan,
asuransi, penyewaan, dsb. kurang lebih sebesar Rp 9.900.000 per bulan.

!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


$
BAB I : PERAN AKUNTAN BIAYA DALAM ORGANISASI


SOAL
Buatlah rangkuman terkait poin-poin berikut:
1. Maksud dan perbedaan antara akuntansi biaya, akuntansi keuangan, dan akuntansi
manajemen.
2. Peran akuntan biaya dalam organisasi perusahaan.
3. Maksud dari rantai nilai (value chain).
4. Kode etik akuntan manajemen/biaya.

!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


%
BAB II : PERILAKU BIAYA


SOAL
1. Berikan contoh pengertian beban dan biaya!
2. Berikan contoh perbedaan antara biaya dan beban pada perusahaan! Berikan
ilustrasinya!
3. Apakah yang dimaksud dengan cost driver? Jelaskan!
4. Dalam proses produksi di CATs Bakery terjadi pengeluaran-pengeluaran sehubungan
dengan proses tersebut, seperti di antaranya adalah:
a. Pembelian tepung terigu
b. Pembelian air
c. Penyewaan mesin pengaduk
d. Pengupahan tenaga kerja
e. Pembelian mesin pemanggang
f. Pemeliharaan mesin pengaduk
g. Penyewaan bangunan
h. Biaya bahan bakar dan listrik pabrik
i. Pengiriman produk kepada distributor
j. Packing produk
berdasarkan pengeluaran-pengeluaran di atas:
i. Tentukan cost driver kegiatan-kegiatan tersebut, berikan alasannya!
ii. Tentukan klasifikasi biaya tersebut berdasarkan volume produksi, tracing
biaya, pengendalian biaya, periode akuntansi, dengan pusat kendali pada
departemen produksi!

!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


&
BAB III : SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BIAYA


Berdasarkan tinjauan CATs Bakery di awal modul ini, diketahui bahwa terdapat
biaya-biaya yang telah dianggarkan oleh CATs Bakery dan berikut ini adalah beberapa
penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut pada bulan Januari 2010:
1. Pembelian bahan baku langsung terjadi secara kredit dan yang tidak langsung terjadi
secara tunai.
2. Biaya tenaga kerja terbagi menjadi dua, yaitu biaya tenaga kerja langsung dan tidak
langsung.
3. Diasumsikan tidak ada persedian roti tawar di awal produksi dan persediaan roti tawar
di akhir periode.

SOAL
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sistem informasi akuntansi biaya!
2. Jurnal setiap kejadian yang terjadi dalam kegitan CATs Bakery terkait bahan baku,
tenaga kerja, dan FOH pada bulan Januari 2010!
3. Buat laporan COGS schedule per Januari 2010 untuk pembuatan roti tawar!
4. Berapa gross margin CATs Bakery pada Januari 2010 jika roti tawar yang di produksi
sebanyak 9000 unit?

!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


'(
BAB IV : PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BIAYA BAHAN
BAKU DAN BAHAN PENOLONG


SOAL 1
Berdasarkan tinjauan dari CATs Bakery di awal modul ini, maka hitunglah:
a. EOQ untuk tepung terigu dan mentega jika diketahui biaya angkut adalah Rp 1.500
dan persentase carrying cost sebesar 20% serta jelaskan arti angka tersebut!
b. Frekuensi pemesanan (deliveries) untuk tepung terigu dan mentega serta jelaskan arti
dari angka tersebut!
c. Titik pemesanan kembali (reorder point) untuk bahan baku jika waktu tunggu (lead
time) 5 hari dan dalam 1 minggu ada 6 hari kerja, serta jelaskan arti dari angka
tersebut!
d. Safety Stock untuk tepung terigu dan mentega jika kebutuhan tepung terigu pada titik
maksimum adalah 500 per hari dan kebutuhan mentega pada titik maksimum adalah
400 per hari, serta jelaskan arti dari angka tersebut!

SOAL 2
Jelaskan metode pengendalian persediaan:
a. Order cycling method
b. Min-max method
c. Two bin method

SOAL 3
a. Sebutkan dan jelaskan metode perhitungan biaya persediaan serta kemukakan metode
manakah yang sesuai dengan peraturan CASB (cost accounting standards board)!
b. Sebutkan 5 kategori biaya yang berhubungan dengan persediaan!
!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


''
BAB V : PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BIAYA
TENAGA KERJA


SOAL
1. Sebutkan dan jelaskan macam-macam Incentive Wage Plans serta tujuan
penerapannya!
2. Dalam menjalankan usahanya, CATs bakery memiliki salah seorang karyawan yang
bernama Fachreza. Berikut adalah data Fachreza selama bulan Mei 2010 di CATs
bakery:
$ Fachreza merupakan salah satu dari lima karyawan unit pemrosesan, di mana
CATs Bakery menganggarkan upah bulanan sebesar Rp 5.800.000 kepada bagian
tersebut.
$ Fachreza juga merangkap sebagai mandor di unit tersebut, sehingga ia
mendapatkan upah bulanan tambahan sebesar Rp 140.000 per bulan
$ Mendapatkan makan siang secara langsung dari CATs bakery senilai Rp 150.000
per bulan.
$ Fachreza belum menikah dan sudah memiliki NPWP.
Asumsikan pekerjaan yang dilakukan Fachreza selama bulan Mei adalah
pekerjaannya selama satu tahun, hitung pajak terutangnya menurut UU Perpajakan
yang berlaku saat ini!

3. Pada akhir tahun 2010, CATs Bakery berencana untuk mengembangkan usahanya
dengan menambah produk baru, yaitu burgerbun. Diasumsikan rencana tersebut telah
terealisasi dan ada karyawan baru yang direkrut oleh CATs Bakery. Karyawan
tersebut bernama Nuar, dia adalah seorang ahli pembuat roti. CATs Bakery ingin
melakukan percobaan penempatan, yaitu dengan menempatkan di divisi roti tawar
dan divisi burgerbun selama seminggu. Berikut adalah hasil produksi Nuar selama
percobaan penempatan:




!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


')
Hari Jam
kerja
Divisi Roti Tawar Divisi Burger Bun
Produksi
(gr)
Standar produksi
(loaf)
Produksi (gr) Standar
Produksi
(pack)
Senin 5 30,000 75 20,800 50
Selasa 5 32,000 75 20,000 50
Rabu 5 30,000 75 20,800 50
Jumat 5 30,800 75 20,400 50
Sabtu 5 30,400 75 20,000 50
Minggu 5 31,200 75 21,200 50
*CATs bakery tidak mengadakan produksi hari Kamis
** 1 loaf/unit roti tawar = 400gr
***1 pack burger bun = 400gr
Hitunglah rasio efisiensi Nuar di tiap divisi, dan menurut Anda penempatan di divisi
manakah yang seharusnya dilakukan oleh CATs bakery terhadap Nuar. Berikan alasan!

4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan :
a. Produktivitas tenaga kerja
b. Rasio efisiensi produktivitas
c. Incentive Wage Plans

!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


'
BAB VI : PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN OVERHEAD


Terkait dengan tinjauan CATs Bakery yang ada di awal modul ini, pada bulan Juni
2010, CATs bakery memperoleh pendapatan penjualan sebesar Rp 76.500.000 dan operating
income sebesar Rp 27.000.000. Dari data tersebut diketahui bahwa FOH dibebankan sebesar
40% dari total biaya produksi. Produksi roti tawar pada bulan tersebut sebanyak 9.000
loaf/unit, biaya bahan baku langsung sebesar 45% dari total biaya, jam kerja langsung
sebanyak 816 jam, biaya tenaga kerja langsung sebesar 15% dari biaya produksi, dan jam
kerja mesin selama 240 jam dalam sebulan.

SOAL
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan :
a. Factory overhead
b. Fixed overhead
c. Variable overhead
d. Overhead rate
e. Overapplied overhead
f. Underapplied overhead

2. Sebutkan enam dasar pengaplikasian overhead dan faktor-faktor apa saja yang
mempengaruhi pemilihan dasar tersebut ?

3. Hitung dasar pengalokasian FOH jika yang digunakan adalah:
a. Jumlah output
b. Biaya bahan baku langsung
c. Biaya tenaga kerja langsung
d. Jam kerja tenaga kerja langsung
e. Jam mesin

!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


'!
BAB VII : ALOKASI BIAYA TIDAK LANGSUNG
(DEPARTEMEN PENDUKUNG)


CATs Bakery memiliki dua bagian utama, yaitu bagian produksi dan bagian jasa.
Bagian produksi CATs Bakery di antaranya yaitu, unit pemrosesan dan unit pengemasan.
Sedangkan bagian jasanya di antaranya yaitu, unit pemeliharaan dan unit distribusi. Berikut
data terkait pada bulan Juli 2010:

bagian jasa bagian produksi
Pemeliharaan distribusi pemrosesan pengemasan
biaya FOH sebelum
alokasi Rp 1.200.000 Rp 800.000 Rp 5.500.000 Rp 2.400.000
alokasi:
pemeliharaan
750 4.500 2.250
(menit tenaga kerja)
distribusi
1.250 5.250 3.500
(meter jarak)
*keterangan: cost driver di unit pemeliharaan adalah menit tenaga kerja dan unit distribusi
adalah meter jarak

SOAL
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan departementalisasi dari overhead pabrik dan
tujuannya!
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan departemen/bagian produksi dan
departemen/bagian jasa! Berikan 5 contoh untuk masing-masing!
3. Sebutkan dan jelaskan metode apa saja yang dapat digunakan untuk mengalokasikan
biaya FOH bagian jasa ke bagian utama!
4. Berdasarkan kasus di atas, tentukan alokasi biaya dari bagian jasa CATs Bakery ke
bagian produksi CATs Bakery dengan menggunakan:
a. direct method
b. step-down method
c. resiprocal method
*hasil perhitungan dibulatkan hingga satuan rupiah

!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


'"
BAB VIII : PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI
(PROCESS COSTING)


CATs Bakery memproduksi roti tawar yang dalam produksinya tidak terdapat
inventory awal. Adapun data yang ada pada CATs Bakery adalah sebagai berikut.

Flow of production Physical units DM Conversion cost Total cost
WIP awal 0
Started during periode 9000 Rp 22.275.000 Rp 27.225.000 Rp 49.500.000
Complete and
transferred out
7800 7800 7800
WIP ending 1200
Degree of completion 100% 60%
Total cost added
during march


SOAL
1. Hitung HPP menggunakan process costing dengan metode weighted average! (unit
equivalent, cost per equivalent, cost assignment)
2. Jelaskan yang dimaksud unit equivalent!
3. Jelaskan perbedaan job costing dan process costing!

!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


'#
BAB IX : ALOKASI BIAYA BERSAMA (JOINT COST)


Pada akhir tahun 2010, CATs Bakery memutuskan untuk menambah produknya
berupa burgerbun. Kemudian, Ibu Mela selaku pemilik dari CATs Bakery
mempertimbangkan untuk melakukan produksi lebih lanjut terhadap produknya agar menjadi
produk super. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan dan keinginan memperoleh laba yang
lebih besar. Namun, sebelum memilih keputusan akan produksi lanjutan, Ibu Mela meminta
akuntan manajemen pada perusahaannya untuk melakukan analisa terhadap keputusan mana
yang paling tepat dan menguntungkan bagi perusahaan.
Dari uraian di atas, berperanlah sebagai akuntan manajemen dan perhitungkan
keputusan mana yang paling tepat dan menguntungkan!









Joint Cost dari 9000 unit adonan roti Rp 49.500.000
Roti Tawar Burger Bun
Beg Inventory 0 0
Produksi 5250 3750
Penjualan 5000 3600
Ending Inventory 250 150
Harga Jual/Unit Rp 8.500 Rp 10.000





%&'()
*+)% ,-*%&.
/(*.-* /(&
*+)% )010*
/0.-2-&
*-304 *+)%
!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


'$
Joint Cost dari 9000 unit adonan roti Rp 49.500.000
Roti Tawar Burger Bun Roti Kering Bagelen
Beg Inventory
Produksi 5250 3750 5250 3750
Transfer For Further
Processing
5250 3750
Penjualan 5000 3600 5125 3500
Ending Inventory 250 150 125 250
Harga Jual/Unit Rp 8.500 Rp 10.000 Rp 10.000 Rp 18.000
Separable Cost Roti
Kering
Rp 5.040.000
Separable Cost Bagelen Rp 6.750.000

SOAL
1. Dari proses produksi di atas identifikasi mana yang merupakan main product, by-
product, separable cost, dan split-off point! Jelaskan apa yang dimaksud dengan main
product, by product, separable cost, dan split-off point!
2. Dari data produksi di atas buatlah laporan profitabilitas menggunakan metode sales
value at split-off untuk roti tawar dan burgerbun dan NRV method untuk roti kering
dan Bagelen menggunakan kedua metode, pada masing-masing perhitungan berikan
analisa keputusan terhadap masing-masing metode.
3. Misalkan terdapat penjualan remah roti sebanyak 9000 unit dengan harga per unit Rp
1.250, buatlah jurnal penjualan by-product dan main product berdasarkan metode
produksi dan penjualan serta sebutkan perbedaan kedua metode dalam pengakuan by-
product!
4. Berikan hasil analisa Anda terhadap CATs Bakery berdasarkan perhitungan yang
telah Anda lakukan, apakah sebaiknya roti tawar dan burgerbun diproses lebih lanjut
atau tidak?
!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


'%
BAB X : BIAYA STANDAR DAN ANALISIS VARIANS


CATs Bakery
REALISASI BIAYA PER JENIS BIAYA
per 31 Oktober 2010
Anggaran Realisasi
produksi roti (bungkus) 9.000 8.500
penjualan (bungkus) 9.000 8.500
harga jual (Rp) 8.500 8.700
jenis biaya (Rp)
1. biaya bahan baku langsung 22.275.000 20.150.000
2. biaya tenaga kerja langsung 7.425.000 8.040.000
3. biaya overhead 9.900.000 10.500.000
4. biaya tetap 9.900.000 1.200.000
jumlah biaya (Rp) 49.500.000 39.890.000

CATs Bakery
Pemakaian bahan baku dan tenaga kerja per bungkus roti tawar
per 31 Oktober 2010
No. Jenis Satuan Standar Realisasi
1 tepung terigu kg/unit 0,5 0,6
Rp 1.237,500 1.185,294
2 tenaga kerja langsung menit/unit 4 3,75
Rp 825,000 945,882


Soal
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan biaya standar dan analisis varians!
2. Sebutkan rumus dari:
a. static budget variance
b. flexible budget variance
c. sales-volume variance
d. selling price variance
e. price variance
f. efficiency variance
!"##$!"#! !"#$% '$()* +,)-'.-) )-$/')/*. 0.)1)2


'&
3. Berdasarkan kasus di atas, tentukan:
a. static budget variance untuk operating income
b. flexible budget variance untuk operating income
c. sales-volume variance untuk operating income
d. selling price variance
e. price variance tepung terigu dan tenaga kerja langsung
f. efficiency variance tepung terigu dan tenaga kerja langsung
*hasil perhitungan dibulatkan hingga 2 angka di belakang koma