Anda di halaman 1dari 41

REFERAT

KONTRASEPSI
INTRA UTERINE DEVICE

Disusun oleh :
Martinus Samuel Brataatmadja
0615133
Pembimbing :
dr. D. Dian Indahwati S!."#
B$#I$% "BS&'&(I D$% #I%')"*"#I
(S. IMM$%+'*
,$)+*&$S )'D")&'($%
+%I-'(SI&$S )(IS&'% M$($%$&.$
/010
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI............................................................................................................i
DAFTAR GAMBAR..............................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1
BAB II TINJAUAN PUSTAKA............................................................................3
/.1 )eluarga Beren1ana...........................................................................................3
/.1.1 Sejarah )eluarga Beren1ana.................................................................3
/.1./ )ontrase!si se1ara umum.....................................................................5
/.1.3 Memilih metode )ontrase!si................................................................6
/.1.0 Ma1am2ma1am Metode )ontrase!si.....................................................3
/./ Intrauterine Contraceptive Device 4I+D5........................................................10
/./.1 Sejarah Per6embangan I+D................................................................11
/././ Penggolongan I+D..............................................................................1/
/././.1 Ma1am2ma1am I+D.....................................................................10
/./.3 Me6anisme )erja .............................................................................../3
/./.0 '7e6ti8itas I+D ................................................................................../0
/./.5 $ng6a )egagalan I+D......................................................................../5
/./.6 )ontra2Indi6asi Insersi I+D................................................................/6
/./.3 Pengelolaan........................................................................................./9
/./.9 '7e6 Sam!ing dan )om!li6asi I+D...................................................33
BAB III KESIMPULAN......................................................................................33
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................39
DAFTAR GAMBAR
#ambar /.1 ,irst #eneration I+D..........................................................................13
#ambar /./ Ma1am2ma1am *i!!es *oo!..............................................................15
#ambar /.3 :o!!er I+D........................................................................................13
#ambar /.0 %o8a2& I+D.......................................................................................19
#ambar /.5 Ma1am2ma1am M* :u I+D..............................................................1;
#ambar /.6 :u23 I+D............................................................................................/0
#ambar /.3 .ormonal I+D....................................................................................//
#ambar /.9 Prosedur Pemasangan I+D.................................................................30
#ambar /.; :ara Pemeri6saan Benang I+D .........................................................3/
#ambar /.10 'mbedding < Dis!la1ement I+D.....................................................35
BAB I
PENDAHULUAN
Pertambahan !endudu6 dunia =ang sangat !esat terutama di negara2negara
ber6embang dan 6emajuan dalam dunia 6edo6teran serta 6esehatan mas=ara6at
=ang menurun6an ting6at mortalitas dan mening6at6an hara!an hidu!
menimbul6an tanggung jawab dunia 6edo6teran atas !o!ulasi =ang berlebihan.
Dalam hal ini 6ontrase!si sangat e7e6ti7 dan memegang !eranan !enting dalam
6ontrol leda6an !endudu6 dunia.
415
Sementara itu te6nologi 6edo6teran riset2riset untu6 menemu6an ragam
1ora6 alat 6ontrase!si serta industri 7armasi ber6embang sangat !esat dan 1e!at.
Dengan itu seharusn=a terda!at ban=a6 !ilihan alat2alat 6ontrase!si =ang bisa
diguna6an bai6 oleh la6i2la6i mau!un !erem!uan dalam u!a=a mewujud6an
!eren1anaan 6eluarga itu. Dan dengan 6emajuan te6nologi !ula dihara!6an risi6o
dari !ema6aian alat2alat 6ontrase!si da!at dihindari atau setida6n=a di6urangi. Ini
!un bu6an berarti mengabai6an !entingn=a mela6u6an 6ontrol atas alat2alat
6ontrase!si =ang telah ter!asang dalam tubuh seseorang.
435
Dalam rang6a men1a!ai tujuan tersebut di atas ma6a ditem!uh 6ebija6an
untu6 meng6lasi7i6asi6an tiga 7ase untu6 men1a!ai sasaran. ,ase27ase tersebut
adalah 7ase menunda 6ehamilan 7ase menjarang6an 6ehamilan dan 7ase
menghenti6an 6ehamilan. Ma6sud dari 6ebija6an tersebut adalah untu6
men=elamat6an ibu dan ana6 a6ibat melahir6an !ada usia muda jara6 6elahiran
=ang terlalu de6at dan melahir6an !ada usia tua.
405

+ntu6 mela6sana6an tiga 7ase =ang telah disebut6an tersedia berbagai
ma1am metode 6ontrase!si )B. Metode2metode 6ontrase!si tersebut dibagi
menjadi / =aitu metode sederhana dan metode modern. Salah satu metode modern
adalah $lat )ontrase!si Dalam (ahim 4$)D(5 atau I+D 4Intra +terine De8i1es5.
I+D meru!a6an rang6a !lasti6 6e1il =ang di!asang 6e dalam rahim lewat 8agina
dan meru!a6an alat 6ontrase!si . $)D( biasan=a dileng6a!i dengan satu atau dua
lembar benang =ang menjulur 6e dalam 8agina dari leher rahim. $)D( 4alat
6ontrase!si dalam rahim5 meru!a6an metode 6ontrase!si =ang ma6in !o!uler dan
telah diguna6an selama lebih dari 30 tahun. )eban=a6an wanita mengangga! alat
ini e7e6ti7 aman dan mudah !ema6aiann=a. Saat ini $)D( meru!a6an alat
6ontrase!si tida6 !ermanen =ang !aling ban=a6 diguna6an.
455
Dalam tahun !ertama !rogram nasional 6eluarga beren1ana di Indonesia
sebagian a6se!tor 455>5 memilih I+D !il men1a!ai /3> 6ondom dan 1ara <
1ara lain 19>. Setelah dua de6ade !enggunaan I+D meru!a6an ?1ara !engaturan
6ehamilan =ang se1ara umum aman e7e6ti7 dan berguna@. Sam!ai saat ini lebih
dari 100 juta wanita =ang mema6ai I+D dimana dari jumlah tersebut ham!ir 00>
di 1hina dan sabali6n=a di bebera!a %egara !ema6ain=a sangat sedi6it ber6isar
antara 6> di bebera!a %egara ber6embang sam!ai 05> di %egara2negara a7ri6a.
4;5
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Keluarga Bere!aa
Menurut A." 4World Health Organisation/Expert Committe 1;305
)eluarga Beren1ana adalah tinda6an =ang membantu indi8idu atau !asangan
suami2isteri untu6 menda!at6an obje62obje6 tertentu menghindari 6elahiran =ang
tida6 diingin6an menda!at6an 6elahiran =ang memang diingin6an mengatur
inter8al di antara 6ehamilan mengontrol wa6tu saat 6elahiran dalam hubungan
dengan umur suami2isteri atau menentu6an jumlah ana6 dalam 6eluarga.
1/

Se1ara garis besar de7inisi ini men1a6u! bebera!a 6om!onen dalam
!ela=anan )e!endudu6anB)B =ang da!at diberi6an sebagai beri6ut 415
)omuni6asi in7ormasi dan edu6asi 4)I'5 4/5 )onseling 435 Pela=anan
6ontrase!si 4")5 405 Pela=anan in7ertilitas 455 Pendidi6an se6s 4sex education5
465 )onsultasi !ra2!er6awinan dan 6onsultasi !er6awinan 435 )onsultasi geneti6
495 &es )eganasan 4;5 $do!si.
1/
2.1.1 Se"ara# Keluarga Bere!aa
Sesungguhn=a )eluarga Beren1ana bu6anlah hal =ang baru 6arena
menurut 1atatan21atatan dan tulisan2tulisan =ang berasal dari Mesir 6uno Cunani
6uno &iong6o6 6uno dan India hal ini telah mulai di!ra6te66an seja6 berabad2
abad =ang lalu walau!un dengan 1ara21ara =ang di!a6ai masih 6uno dan
sederhana.
1/
Dalam sejarah manusia berabad2abad laman=a tida6 seorang!un =ang tahu
bagaimana terjadin=a 6ehamilan. Aa6tu itu hubungan antara !ersetubuhan suami
istri dengan 6ehamilan tida6 di6etahui sama se6ali 6arena adan=a 6ehamilan
disang6a disebab6an oleh sesuatu =ang masu6 atau terma6an oleh wanita atau
disebab6an oleh !engaruh matahari dan bulan atau hal2hal lainn=a.
1/
Pada Daman Cunani 6uno Soranus dan '!henus telah membuat tulisan
ilmiah tentang 1ara menjarang6an 6elahiran. :ara wa6tu itu adalah mengeluar6an
semen 4air mani5 dengan membersih6an 8agina dengan 6ain dan min=a6 atau
menghalangi masu6n=a s!erma 6e dalam rahim dengan mema6ai alat2alat atau
daun2daunan 6e dalam 8agina.
1/
Di Indonesia sendiri seja6 Daman dulu telah di!a6ai obat dan jamu =ang
dima6sud6an untu6 men1egah 6ehamilan. Sedang6an )eluarga Beren1ana
modern mulai di6enal !ada tahun 1;53 dimana se6elom!o6 ahli 6esehatan
6ebidanan dan to6oh mas=ara6at telah mulai membantu mas=ara6at namun
dengan sedi6it mung6in !ublisitas dengan obat =ang ada tentang 6eluarga
beren1ana.
1/
Pada tanggal /3 Desember 1;53 berdiri sebuah wadah dengan nama
Per6um!ulan )eluarga Beren1ana Indonesia 4P)BI5 dan bergera6 se1ara silent
o!eration membantu mas=ara6at =ang memerlu6an bantuann=a se1ara su6arela.
Perubahan Daman dari orde lama menjadi orde baru mendatang6an !erubahan
=ang tida6 sedi6it dimana dalam era orde bar gera6an 6eluarga beren1ana dia6ui
dan dimasu66an 6e dalam !rogram !emerintah. Stru6tur organisasi !rogram
nasional )B juga mengalami !erubahan dimana !ada bulan "6tober 1;69
didiri6anlah *embaga )eluarga Beren1ana %asional 4*)B%5 =ang bersi7at semi
!emerintah dan !ada tahun 1;30 lembaga ini berganti nama menjadi Badan
)oordinasi )eluarga Beren1ana %asional 4B))B%5 hingga saat ini =ang
meru!a6an badan resmi !emerintah =ang bertanggung jawab !enuh mengenai
!ela6sanaan !rogram 6eluarga beren1ana di Indonesia. $da!un 7ungsi B))B%
antara lain adalah sebagai !eng6oordinasi !eren1ana !erumus 6ebija6sanaan
!engawas !ela6sanaan dan e8aluasi. Sedang6an tujuan dari !rogram 6eluarga
beren1ana !ada wa6tu itu adalah mem!erbai6i 6esehatan dan 6esejahteraan ibu
ana6 6eluarga dan bangsa serta mengurangi ang6a 6elahiran untu6 menai66an
tara7 hidu! ra6=at dan bangsa.
1/
2.1.2 K$%ra&e'&( &e!ara u)u)
Pengertian 6ontrase!si se1ara umum adalah 1ara untu6 men1egah
terjadin=a 6onse!si dengan alat atau obat2obatan.
Menurut 1ara !ela6sanaann=a 6ontrase!si dibagi dua =aitu :
• :ara tem!orer 4spacing5
Caitu menjarang6an 6elahiran selama bebera!a tahun sebelum hamil lagi.
• :ara !ermanen 46ontrase!si manta!5
Caitu menga6hiri 6esuburan dengan 1ara men1egah 6ehamilan se1ara
!ermanen dimana !ada wanita disebut sterilisasi dan !ada !ria disebut
8ase6tomi.
Pada dasarn=a !ela6sanaan 6ontrase!si henda6n=a memenuhi s=arat2
s=arat sebagai beri6ut :
• $man !ema6aiann=a dan da!at di!er1a=a.
• '7e6 sam!ing =ang merugi6an tida6 ada.
• *ama 6erjan=a da!at diatur menurut 6einginan.
• &ida6 mengganggu senggama.
• &ida6 memerlu6an bantuan medi6 atau 6ontrol =ang 6etat selama
!ema6aiann=a.
• :ara !enggunaann=a sederhana.
• .argan=a murah agar da!at dijang6au mas=ara6at luas.
• Da!at diterima oleh !asangan suami2isteri.
Dalam mem!elajari 6ontrase!si !engetahuan tentang bagaimana
terjadin=a 6ehamilan dan 1ara 6erja 6ontrase!si harus di!ahami benar2benar
misaln=a :

Eangan menum!ah6an sel mani 6e dalam 8agina  1ara coitus interuptus

Mengela66an masa subur wanita  sistem 6alender

Menutu! mulut rahim untu6 menghalangi masu6n=a s!erma 6e dalam
rahim dan saluran telur  dia7ragma cervical cap 4Dutch cap5

Memati6an s!erma dalam 8agina  s!ermisida

Men1egah 6onse!si atau nidasi  I+D

Mene6an atau melum!uh6an sel mani  !il )B !ria

Mene6an o8ulasi sehingga sel telur tida6 6eluar  6onse!si hormonal

Memotong mengi6at atau menje!it saluran telur dan saluran s!erma 
6ontrase!si manta!.
163
2.1.* Me)(l(# Me%$+e K$%ra&e'&(
363
Dalam men1a!ai 6en=amanan dan hasil =ang o!timal dari !enggunaan
6ontrase!si di!erlu6an !emilihan metode 6ontrase!si =ang 1o1o6 dengan
a6se!tor =ang bersang6utan. )arena hal ini sangat !enting ma6a !erlu
di!erhati6an s=arat2s=arat =ang harus di!enuhi oleh suatu metode 6ontrase!si
=ang bai6 antara lain :
• $manBtida6 berbaha=a
• Da!at diandal6an
• Sederhana seda!at2da!atn=a tida6 usah di6erja6an oleh seorang do6ter
• Murah
• Da!at diterima oleh orang ban=a6
• Pema6aian jang6a lama 4continuation rate tinggi5
• .ingga saat ini belumlah tersedia satu metode 6ontrase!si =ang benar2
benar 100> ideal.
2.1., Ma!a)-)a!a) Me%$+e K$%ra&e'&(
010
I. Metode Sederhana
$. &an!a $lat :
1. )B alamiahB %atural ,amil= PlanningB ,ertilit= $wareness MethodsB
Periodi6 $bstinensB Metode (h=thmB Pantang Ber6ala :
• Metode )alender 4"gino2)naus5
• Metode Suhu Badan Basal 4&ermal5
• Metode *endir Ser8i6s 4Billinngs5
• Metode Sim!to2&ermal
/. Coitus interruptus
B. Dengan $lat :
1. Me6anis 4Barrier5
• )ondom !ria
• Barrier intra28aginal :
 Dia7ragma
 )a! ser8i6s
 S!ons
 )ondom wanita
/. )imiawi 4s!ermisid5
• -aginal 1ream
• -aginal 7oam
• -aginal jell=
• -aginal su!!ositoria
• -aginal tablet 4busa5
• -aginal soluble 7ilm
II. Metode Modern
$. )ontrase!si hormonal :
1. Per2oral :
• Pil oral 6ombinasi 4P")5
• Mini2!il
• Morning2a7ter !ill
/. Inje6siBsunti6an 4DMP$ %'&2'% Mi1ros!heres Mi1ro1a!sules5
3. Sub26utis : Im!lant 4$lat )ontrase!si Bawah )ulit F $)B)5 :
• Im!lant %on2biodegradable 4%or!lant %or!lant2/ S&21035
Im!lanon5
• Im!lant biodegradable 4:a!ronor Pellets5
B. Intra +terine De8i1es 4I+D $)D(5
:. )ontrase!si manta! :
1. Pada Aanita
a. Pen=inaran : (adiasi Sinar2G (adium :obalt Sinar *aser
b. "!erati7 Medis "!erati7 Aanita
• *igasi tuba 7allo!ii
• 'le6tro26oagulasi tuba 7allo!ii
• ,imbrie6tomi
• Sal!inge6tomi
• "8are6tomi bilateral
• .istere6tomi
• ,imbrioteH= 4,imbrial :a!5
• "8arioteH=
1. Pen=umbatan &uba ,allo!ii Se1ara Me6anis
• Penje!itan &uba ,allo!ii :
 .emo1li!
 &ubal band B ,alo!e (ing B Coon band
 S!ring2loaded 1li!
 ,ilshie 1li!
• Solid Plugs 4Intra &ubal De8i1es5
 Solid Silasti1 Intra2tubal De8i1e
 Pol=eth=lene Plug
 :erami1 dan Pro!last Plugs
 Da1ron dan &e7lon Plugs
d. Pen=umbatan &uba ,allo!ii Se1ara )imiawi
• Phenol 4:arboli1 a1id5 1om!ounds
• Iuina1rine
• Meth=l2/21=anoa1r=late 4M:$5
• $g2nitrat
• #elatin2(esor1inol2,ormaldeh=de 4#(,5
• "8ablo1
/. Pada Pria
a. "!erati7 Medis "!erati7 Pria :
• -ase6tomiB-ase6tomi tan!a !isau 4-&P5
b. Pen=umbatan 8as de7erens se1ara me6anis :
• Penje!itan 8as de7erens : -aso21li!s
1. Plugs
d. Intra -as De8i1es :
• Intra -asal &hread 4I-&5
• (e8ersible Intra8as De8i1e 4(2I-D5
• Shug
e. -as -al8es :
• Phaser 4Bion=H :ontrol5
• (e8ersible Intra8asal "11lusi8e De8i1es 4(I"D5
7. Pen=umbatan 8as de7erens se1ara 6imiawi :
• Iuina1rine
• 'thanol
• $g2nitrat
Peel(%(a-'eel(%(a Me%$+e Baru K$%ra&e'&(
0
Penelitian2!enelitian untu6 menemu6an metode baru 6ontrase!si =ang lebih
e7e6ti7 aman dan sebagain=a masih terus berlanjut hngga saat ini antara lain:
15 Pada Aanita :
• :in1in -aginaBVaginal ring dengan hormon
• -a6sin 6ontrase!siB8a6sin anti7ertilitas
• I+D berda=a26erja !anjang dengan hormon !rogestin
• Cryo-surgery uterus transcervical
/5 Pada Pria :
• #oss=!ol
• .ormon2hormon steroid berda=a26erja !anjang
• Inhibin
2.2 IUD .I%ra U%er(e De/(!e&0 1 AKDR . Ala% K$%ra&e'&( Dala) Ra#()0
I+D 4Intra +terine De8i1es5 atau $lat )ontrase!si Dalam (ahim 4$)D(5
adalah rang6a !lasti6 6e1il =ang di!asang 6e dalam rahim lewat 8agina. I+D
biasan=a dileng6a!i dengan satu atau dua lembar benang =ang menjulur 6e dalam
8agina dari leher rahim. I+D meru!a6an metode 6ontrase!si =ang ma6in !o!uler
dan telah diguna6an selama lebih dari 30 tahun. )eban=a6an wanita mengangga!
alat ini e7e6ti7 aman dan mudah !enggunaann=a. Saat ini I+D meru!a6an alat
6ontrase!si tida6 !ermanen =ang !aling ban=a6 diguna6an.
;
$da bebera!a alasan menga!a I+D adalah 6ontrase!si =ang ban=a6
diminati :
1.
Metode ini da!at di!ertahan6an hingga 5 4Mirena5 sam!ai 10 tahun
4Para#ard5
/.
I+D adalah alat 6ontrase!si dan bu6an alat untu6 aborsi 4aborti7a1ient5
3.
(isi6o in7e6si !el8is lebih rendah setelah !enggunaan mono7ilament dan
te6ni6 insersi =ang bai6
0.
Menurut A." tahun 1;93 risi6o 6ehamilan e6to!i6 ber6urang dengan
!enggunaan I+D.
9
Dalam tahun !ertama !rogram nasional 6eluarga beren1ana di Indonesia
sebagian a6se!tor 455>5 memilih I+D !il men1a!ai /3> 6ondom dan 1ara <
1ara lain 19>. Setelah dua de6ade !enggunaan I+D meru!a6an ?1ara !engaturan
6ehamilan =ang se1ara umum aman e7e6ti7 dan berguna@. Sam!ai saat ini lebih
dari 100 juta wanita =ang mema6ai I+D dimana dari jumlah tersebut ham!ir 00>
di 1hina dan sabali6n=a di bebera!a %egara !ema6ain=a sangat sedi6it ber6isar
antara 6> di bebera!a %egara ber6embang sam!ai 05> di %egara2negara a7ri6a.
;
2.2.1 Se"ara# Per2e)3aga IUD
Sejarah abad masa lalu walau!un tida6 ter1atat dengan bai6
menunju66an bahwa 6a7ilah dagang ?bangsa $rab@ mem!ra6te66an !enggunaan
I+D !ada unta2unta mere6a. Ei6a mela6u6an !erjalanan jauh dalam 6egiatan
!erdagangann=a mere6a memasu66an batu2batu 6edalam rahim untan=a.
Periode abad beri6utn=a men1atat 6eberhasilan (i1hard (i1hter !ada
tahun 1;0; di Eerman menguji1oba6an !enggunaan I+D !ada manusia. I+D =ang
diguna6ann=a terbuat dari usus ulat sutera. &ahun 1;/02an #ra7enberg
mengguna6an usus ulat sutera =ang di!ertahan6an dengan suatu 6awat =ang
mengandung ni6el dan tembaga. &ida6 lama berselang !ada tahun 1;30 "ta di
Ee!ang menambah6an stru6tur !endu6ung 1in1in I+D =ang berla!is6an emas atau
!era6 untu6 mengurangi ang6a e6s!ulsi. Selama berlangsung !erang dunia 6edua
7iloso7i !oliti6 Ee!ang dan %aDi mengeliminasi !enggunaan I+D. Baru !ada tahun
1;5; "!!enheimer menggera66an 6embali !enggunaan dengan berbagi ma1am
bentu6 !engembangan I+D.
Per6embangan seterusn=a !ada tahun 1;60 melahir6an I+D berbentu6
?*oo!@ hasil 6ar=a Ea16 *i!!es. )emudian berturut2turut tahun 1;6921;6;
Ji!!er menambah6an :u 4tembaga5 selanjutn=a Do=e dan :lewe 4$meri6a5
mengguna6an !rogestin sebagai bahan anti 7ertilitas. Penelitian untu6
menda!at6an jenis I+D =ang !aling e7e6ti7 dan aman untu6 di!a6ai masih terus
berlangsung hingga saat ini.
5
2.2.2 Pegg$l$ga IUD
5
1. +n2medi1ated De8i1es F Inert de8i1es F ,irst #eneration De8i1es
a. #ra7enberg ring
b. "to ring
1. Marguilies 1oil
d. *i!!es *oo! 4diangga! sebagai I+D standar 5
e. Sa72&2:oil
7. Delta *oo!: Modi7ied *i!!es *oo! D : !enambahan benang 1hromi1
1atgut !ada lengan atas terutama untu6 insersi !ost2!artum
Ga)3ar 2.1 F(r&% Geera%($ IUD
/. Medi1ated de8i1e F Bio2$1ti8e De8i1es F Se1ond #eneration De8i1es
a. Mengandung logam :
• $)D(2:u generai !ertama 47irst generation 1o!!er de8i1es5:
o :u&2/00 F &atum2&
o :u23 F gra8igard
o M*:u2/50
• $)D(2:u generasi 6edua 4se1ond generation 1oo!er de8i1es5:
o :u&2390$ F Para#ard
o :u&2390$g
o %o8a2& F %o8agard : mengandung $g
o Delta2& : modi7ied :u&2//0: : !enambahan benang 1hromi1
1atgut !ada lengan atas terutama untu6 insersi !ost2!artum
o M*:u2335
. Mengandung hormon : progesterone atau levonorgestrel
• !rogestasert F $lDa2& dengan da=a 6erja 1 tahun
• *%#2/0 : mengandung levonorgestrel
Mes6i!un I+D dibuat dari berbagai bahan dan dalam berbagai bentu6
se6arang di6enal 3 ma1am I+D:
• I+D =ang terbuat dari !lasti6 4*i!!es *oo!5 atau baja tahan 6arat 41in1in
1ina5
• I+D ber6andungan tembaga se!erti :o!!er & 4:u& 390$ dan /00:5
Multiload 4M*:u /50 dan 3355 dan %o8a &
• I+D ber6andungan hormon steroid !rogesteron se!erti se!erti $)D(
Progestasert dan =ang baru di6embang6an dan =ang baru di6embang6an
=aitu $)D( *e8o %o8a mengandung le8onorgestrel.
2.2.2.1 Ma!a)-)a!a) IUD
1. Un-Medicated IUD
L(''e& L$$'
$)D( ini terbuat dari bahan !ol=ethelene bentu6n=a se!erti s!iral atau huru7
S bersambung. +ntu6 meudah6an 6ontrol di!asang benang !ada e6orn=a. *i!!es
*oo! terdiri dari 0 jenis =ang berbeda menurut u6uran !anjang bagian atasn=a.
&i!e $ beru6uran /5 mm 4benang biru5 ti!e B /35 mm ; 4benang hitam5 ti!e :
beru6uran 30 mm 4benang 6uning5 dan 30 mm 4tebal benang !utih5 untu6 ti!e D.
*i!!es *oo! mem!un=ai ang6a 6egagalan =ang rendah. )euntungan lain dari
s!iral jenis ini ialah bila terjadi !er7orasi jarang men=ebab6an lu6a atau
!en=umbatan usus sebab terbuat dari bahan !lasti6.
Di!er6enal6an !ada awal 1;602an dan diagga! sebagai I+D standar berbahan
!ol=eth=lene 4suatu !lasti6 inert se1ara biologi65 dan ditambah dengan Barium
sul7at.
$da em!at ma1am I+D *i!!es *oo! :
• *i!!es *oo! $ : !anjang /6/ mm lebar /// mm benang biru satu titi6
!ada !ang6al I+D.
• *i!!s *oo! B : !anjang /5/ mm lebar /30 mm / benang hitam
bertiti620.
• *i!!es *oo! : : !anjang /35 mm lebar 30.0 mm / benang 6uning
bertiti6 < 3.
• *i!!es *oo! D : !anjang /35 mm lebar 300 mm / benang !utih bertiti6
< /.
:ara insersi : !ush " out
*i!!es *oo! da!at di!a6ai untu6 selama2laman=a sam!ai meno!ause
se!anjang tida6 ada 6eluhan danBatau !ersoalan bagi !ema6ain=a.
5
Ga)3ar 2.2 Ma!a)-)a!a) L(''e& L$$'
2. Medicated IUD
a. C$''er IUD
Cang !aling di6enal sam!ai saat ini adalah :
• :u&2/00 : !anjang 36 mm lebar 3/ mm mengandung /00 mm
/
:u
4luas !ermu6aan :u2n=a5
• &atum & : Da=a 6erja : tiga tahun
:ara insersi : withdrawal
• :u&2/00B : Se!erti :u&2/00 teta!i ujung bagian bawah batang I+D
berbentu bola.
• :u&2/00$g : Se!erti :u&2/00 teta!i mengandung inti $g di dalam
tembagan=a.
• :u&2//0: : Panjang 36 mm lebar 3/ mm //0 mm
/
:u di dalam tujuh
selubung / !ada lengan dan 5 !ada batang 8erti6aln=a.
 Da=a 6erja : tiga tahun
 :ara insersi : withdrawal
• :ut2390$ : Panjang 36 mm lebar 3/ mm 310 mm
/
6awat :u !ada
batang 8erti6al / selubung :u seluas masing2masing 33 mm
/
!ada
masing2masing lengan horiDontal.
 Da=a 6erja : 9 tahun 4,D$ : 10 tahun5
 :ara insersi : Aithdrawal 4tehni6 no-touch#.
• :u&2390 $g : Se!erti :u&2390$. .an=a dengan tambahan inti $# di
dalam 6awat :u2n=a.
 Da=a 6erja : 5 tahun
• :u&2390S : :u&2390 Slimline
 Selubang :u dileta6an !ada ujung2ujung lengan
.oriDontaln=a dan bebera!a di dalam !lasti6n=a.
 Da=a 6erja : /5 tahun
Penambahan selubung :u =ang !adat !ada lengan :u&2390 $ dan :u&2
//0: dima6sud6an untu6 mem!erbesar luas !ermu6aan :u di dalam uterus dan
untu6 lebih mende6at6an :u !ada 7undus uteri. Berbeda dengan lilitan 6awat :u
selubung :u =ang !adat tida6 mengalami 7ragmentasi sehingga e7e6ti8itas lebih
lama.
5
Ga)3ar 2.* C$''er IUD
• %o8a2& F %o8agard : !anjang 3/ mm lebar 3/ mm /00 mm
/
luas
!ermu6aan :u dengan inti $g di dalam 6awat :u2n=a
 Da=a 6erja : 5 tahun
 :ara insersi : Aithdrawal
Ga)3ar 2., N$/a-T
• M* :u2/50 : //0 mm
/
luas !ermu6aan 6awat :u Benang e6or / lebar
berwarna hitam atau tida6 berwarna
• Da=a 6erja : 3 tahun
• :ara insersi : withdrawal
• $da tiga bentu6 M* :u2/50 :
K Standard : !anjang 35 mm lebar 19 mm
K Short : !anjang /0 mm lebar 19 mm
K Mini : !anjang /0 mm lebar 13 mm
• M* :u2335 : 335 mm
/
luas !ermu6aan 6awat :u Benang e6or / lebar
berwarna hitam atau tida6 berwarna
• Da=a 6erja : 5 tahun
• :ara insersi : withdrawal
K Standard : !anjang 35 mm lebar 19 mm
K Short : !anjang /; mm lebar 19 mm
K S* : !anjang /0 mm lebar 19 mm
Ga)3ar 2.4 Ma!a)-)a!a) ML Cu
• :u23 : Panjang 36 mm lebar /6 mm mengandung /00 mm
/
luas
!ermu6aan :u berbentu6 se!erti ang6a tujuh mem!un=ai tabung inserter
diameter !aling 6e1il dibanding6an tabung2inserter dia meter !aling 6e1il
dibanding6an tabung2inserter I+D lain2lainn=a sehingga da!at
dianjur6an nulligravid.
 Da=a 6erja : 3 tahun
 :ara insersi : withdrawal . 4da!at !ula push-out#
Ga)3ar 2.5 Cu-6
• MP*2:u /00 $g : /00 mm/ luas !ermu6aan :u dengan inti $g di dalam
6awat :un=a.
• Da=a 6erja : 325 tahun
• :ara insersi : withdrawal
• $da 3 u6uran MP*2:u /00 $g :
K +6uran 0 : Panjang /6 mm lebar 19 mm untu6 u6uran rahim 3 1m atau
nuligra8id.
K +6uran 1 : Panjang 31 mm lebar /3 mm untu6 u6uran rahim 329 1m.
K +6uran / : Panjang /5 mm lebar 30 mm untu6 u6uran 9 1m atau !ara 0
atau lebih.
• +tering 330 :u : terbuat dari !lasti6 !ol=eth=lene dengan leher te!i
diagonal 15 mm 6awat :u berdiameter 00 mm
/
meling6ari se6itar
batangn=a dan tan!a benang e6or &abung inserter berdiameter 0 mm.
 Da=a 6erja : 3 tahun
 Pengeluaran : dengan e6stra6tor I+D
Keu%uga Cu IUD7
1. '6s!ulsi lebih jarang lebih bai6 !ada insersi inter8al !ost2!artum mau!un
!ost2abortus.
/. )ehilangan darah haid lebih sedi6it.
3. Da!at lebih ditolerir oleh wanita =ang belum !un=a ana6 atau wanita dengan
!eritas rendah.
0. +6uran tabung inserter lebih 6e1il.
Kerug(a Cu IUD 7
1. Perlu diganti setelah !ema6aian bebera!a tahun
/. *ebih mahal.
Setelah !ema6aian I+D 6urang dari setahun sering terjadi !enimbunan garam
:al1ium dan bahan2bahan organi6 lainn=a !ada bebera!a I+D dan
di6hawatir6an bahwa hal ini da!at menghambat !ele!asan :u sehingga e7e6ti8itas
6ontrase!ti7n=a ber6urang teta!i sam!ai saat ini belum ada bu6ti2bu6ti =ang
mendu6ung.
5
3. IUD 8ag Mega+ug H$r)$
I+D =ang mengandung le8onogesterl 4Mirena5 mele!as6an le8onogestrel 6e
dalam uterus dengan 6adar =ang /0 gBhari =ang menghambat e7e6 sistemi6
!rogestin. I+D ini beru!a stru6tur =ang berbetu6 huru7 & berasal dari
!ol=eth=lene =ang dila!isi dengan !ol=dimeth=lsiloHane dan le8onorgestrel.
Memban semi!ermeabel =ang mela!isi stru6tur ini mengatur !ele!asan hormone
dan benang mono7ilament !ol=eth=lene 1o6lat tertanam di bulatan 6e1il di bagian
distal ujung 8erti1al.
9

1. Progestasert2& F $lDa &.
• Panjang 36 mm lebar 3/ mm dengan / lembar benang e6or warna hitam.
• Mengandung 39 mg !rogesterone dan barium sul7at mele!as6an 65 m1g
!rogesterone !er hari.
• &abung inserter2n=a berbentu6 leng6ung 4meniru le6u6 leng6ung
1a8um uteri5.
• Da=a 6erja: 19 bulan.
• &ehni6 insersi : !lunging 4modi7ied withdrawal5.
Ga)3ar 2.6 H$r)$al IUD
Keu%uga IUD 8ag )ega+ug #$r)$ 7
1. Mengurangi 8olume darah haid 4da!at sam!ai dibawah ting6at !ra2insersi5.
Kerug(a IUD 8ag )ega+ug #$r)$ 7
1.
Eauh lebih mahal dari!ada :u I+D.
/.
.arus diganti setelah 19 bulan.
3.
*ebih sering menimbul6an !erdarahan mid2si6lus dan !erdarahan ber1a6 B
s!otting.
0.
Insidens 6ehamilan e6to!i6 lebih tinggi.
5
2.2.* Me2a(&)e Ker"a
59
Sam!ai se6arang ini masih ban=a6 orang =ang mengira bahwa I+D
ber7ungsi han=a di se6itar uterus =a6ni men1egah im!lantasi !ada dinding uterus
atau men1egah !ertumbuhan embrio dalam uterus sebelum terjadin=a im!lantasi.
Dari !enelitian ilmiah din=ata6an bahwa me6anisme 6erja I+D =ang mengandung
tembaga adalah men1egah men=atun=a s!erma dengan sel telur 47ertilisasi5.
Pada manusia !erubahan < !erubahan seluler dan bio6imia =ang
ditimbul6an I+D terhada! endometrium meru!a6an me6anisme semua jenis I+D
=ang merangsang terjadin=a rea6si radang atau rea6si benda asing dalam rahim.
Setelah !emasangan I+D ban=a6 sel leu6osit terda!at dalam endometrium dan
1airan dalam (ahim beru!a sel ra6sasa benda asing monosit sel !lasma dan
ma6ro7ag. Sel < sel ini menelan s!ermatoDoa atau telur =ang telah dibuahi dengan
1ara 7agositosis. *uas !ermu6aan I+D =ang 6onta6 dengan endometrium sangat
menentu6an e7e6 6ontrase!sin=a. Ma6in luas !ermu6aan I+D ma6in tinggi
e7e6ti7itasn=a.
Dari !enelitian < !enelitian tera6hir I+D juga men1egah s!ermatoDoa
membuahi sel telur 47ertilisasi5 ini terbu6ti dari !enelitian di :hili diambil o8a
dari 10 wanita !ema6ai I+D dan /0 wanita tan!a mengguna6an 6ontrase!si.
Semua wanita telah mela6u6an senggama se6itar o8ulasi. &ern=ata o8a dari
wanita =ang mema6ai I+D tida6 ada =ang menunju6an tanda2tanda 7ertilisasi
mau!un !er6embangan embrioni6 normal. Penelitian ini menunju6an bahwa I+D
antara lain be6erja dengan 1ara men1egah terjadin=a 7ertilisasi.
I+D =ang mengandung :u :
• antagonisme $atatoni$ =ang s!esi7i6 tehada! Jn dalam en%im caronic
anhydrase =aitu salah satu enDim dalam tra6tus genetalia wanita dimana
:u menghambat rea6si caronic anhydrase sehingga tida6 memung6in6an
terjadin=a im!lantasi.
• Mengganggu !engambilan esterogen endogenous oleh mu6osa uterus
• Mengganggu jumlah D%$ dalam sel endometrium
• Mengganggu metabolisme gli6ogen !enambahan $g !ada I+D =ang
mengandung ma6sud untu6 mengurangi 7ragmentasi dari :u sehingga :u
lebih lama habisn=a.
I+D =ang mengandung hormon progesterone :
• #angguan !ematangan !roli7erati7 < se6retoir sehingga timbul !ene6anan
terhada! endometerium dan terganggun=a !roses im!lantasi 4endometrium
teta! berada dalam 7ase decidual/progestional5
• *endir ser8i6s =ang menjadi lebih 6entalBtebal 6arena !engaruh !rogestin
2.2., E9e2%(/(%a& IUD 7
1.
'7e6ti8itas dari I+D din=ata6an dalam 6ontinuitas &continuation
rate# =aitu bebera!a lama I+D teta! tinggal in-utero. &an!a adan=a :
a. '6s!ulsi s!ontan
b. &erjadin=a 6ehamilan
1. Pengang6atanB!engeluaran 6arena alasan2alasan medis atau
!ribadi.
/.
'7e6ti8itas dari berma1am2ma1am I+D tergantung !ada :
a. I+D :
• +6uran
• Bentu6
• Mengandung :u atau !rogesterone
b. $6se!tor :
• +mur
• Paritas
• ,re6uensi Sanggama
3.
Dari 7a6tor27a6tor =ang berhubungan dengan e6se!tor =aitu umur dan
!aritas di6etahui:
a. Ma6in tua usia ma6in Ma6in tua usia ma6in rendah
ang6a 6ehamilan e6s!ulsi dan !engang6atanB!engeluaran I+D.
b. Ma6in muda usia terutama !ada nulligra8id ma6in tinggi ang6a
e6s!ulsi dan !engang6atanB!engeluaran I+D.
0.
'7e6ti7itas dari I+D tergantung !ada 8ariabel administrati7 !asien dan
medis termasu6 6emudahan insersi !engalaman !emasang 6emung6inan
e6s!ulsi dari !iha6 a6se!tor 6emam!uan a6se!tor untu6 mengetahui
terjadi n=a e6s!ulsi dan 6emudahan a6se!tor untu6 menda!at6an
!ertolongan medis.
5
2.2.4 Ag2a Kegagala IUD7
1. Belum ada I+D =ang 100> e7e6ti7 untu6 men1egah 6ehamilan
/. $ng6a 6egagalan untu6:

I+D !ada umumn=a : 123 6ehamilan 6e 10 wanita !ertahun

*i!!es *oo! dan ,irst #eneration :u I+D : dua 6ehamilan !er 100
wanita !er tahun

Se1ond #eneration :u I+D : L 1 6ehamilan !er 100 wanita !er tahun
dan 10 6ehamilan !er 100 wanita setelah 6 tahun !ema6aian.
5
2.2.5 K$%ra-I+(2a&( I&er&( IUD7
&erda!at bebera!a 6ontra2indi6asi dalam !ema6aian I+D :
1. )ontra2Indi6asi absolut :
a. In7e6si !el8is =ang a6ti7 4a6ut atau suba6ut5 termasu6 in7e6si
'onorrhoe atau Chlamydia
. )ehamilan atau !ersang6aan 6ehamilan
/. )ontra2Indi6asi relati7 6uat :
a. Partner seHual =ang ban=a6
b. )esu6aran mem!eroleh !ertolongan gawat darurat bila terjadi
6om!li6asi
1. Pernah mengalami !el8is atau in7e6si !el8is =ang re6uren !ost
!artum endometritis atau abortus 7ebrilis dalam tiga bulan tera6hir.
d. :er8i1itis a6ut atau !urulent
e. )elainan darah =ang tida6 di6etahui sebabn=a
7. (iwa=at 6ehamilan e6to!i6 atau 6eadaan =angmen=ebab6an
!redis!osisi untu6 terjadin=a 6ehamilan e6to!i6
g. Pernah mengalami in7e6si !el8is satu 6ali dan masih mengingin6an
6ehamilan selanjutn=a.
h. #angguan res!on tubuh terhada! in7e6si 4$IDS Diabetes mellitus
!engobatan dengan 6orti6osteroid dan lain2lain5
i. )elainan !embe6uan darah
3. )eadaan lain =ang da!at meru!a6an 6ontra2indi6asi untu6 insersi absolut :
a.
Pen=a6it 6atu! jantung
b.
)eganasan endometrium atau ser8i6s
1.
Stenosis ser8i6s =ang berat
d.
+terus =ang 6e1il se6ali
e.
'ndometriosis
7.
M=oma +teri
g.
Poli! endometrium
h.
)elainan )ongenital uterus
i.
Dismenore =ang berat
j.
Darah haid =ang ban=a6 haid =ang ireguler atau ber1a6 4s!otting5
6.
$lergi terhada! :u 4Ailson Disease5
l.
$nemia
m.
)etida6mam!uan unut6 mengetahui tanda2tanda baha=a dari I+D
n.
)etida6mam!uan untu6 memeri6sa sendiri e6or I+D
o.
(iwa=at #onorrhoe :hlam=dia S=!hilis atau .er!es
!.
$1tinom=1osis genetalia
M.
(iwa=at rea6si 8agal28agal =ang berat atau !ingsan
r.
In6om!atibilitas golongan darah misaln=a (h negati7
s.
Pernah mengalami e6s!ulsi I+D
t.
*eu6ore atau in7e6si 8agina
u.
(iwa=at in7e6si !el8is
8.
(iwa=at o!erasi !el8is
w.
)einginan untu6 menda!at6an ana6 di 6emudian hari atau
!ertimbangan 6esuburan di masa =ang a6an datang.
5;
2.2.6 Pegel$laa
Pe)a&aga IUD
;
Pemasangan dan !enem!atan I+D =ang te!at sangat !enting untu6
mengurangi resi6o !er7orasi e6s!ulsi 6egagalan atau 6ehamilan !erdarahan
n=eri in7e6si dan masalah medis lainn=a.
"bje6ti7n=a ialah menem!at6an I+D setinggi mung6in dalam rongga
uterus tan!a menimbul6an !er7orasi m=ometerium. Bila I+D tida6 ditem!at6an
setinggi 7undus uteri 6ontra6si dari bagian bawah uterus a6an bertambah
mem!ermudah terjadin=a e6s!ulsi. +ntu6 6eberhasiln=a dari insersi I+D
tergantung !ada bebera!a hal =aitu :
1. +6uran dan ma1am I+D beserta tabung insertern=a.
Ma6in 6e1il I+D ma6in mudah insersin=a ma6in tinggi e6s!ulsin=a. Ma6in
besar I+D ma6in su6ar insersin=a ma6in rendah e6s!ulsin=a
/. Aa6tuBsaat insersi
• Inter8al
Pada wanita =ang tida6 melahir6an dan tida6 abortus =ang mengingin6an
I+D sebagai 1ara 6ontrase!sin=a dan =a6in dia tida6 hamil saat =ang
terbai6 !emasangan ialah !ada setia! dia ber6unjung 6e 6lini6 )B tida6
tergantung saat menstruasi. Cang !enting ialah bahwa !etugas =ang
memasang I+D =a6in 1alon a6se!torn=a tida6 dalam 6eadaan hamil.
• Post 1oitus
Pemasangan segera setelah 1oitus memberi6an e7e6 1u6u! bai6 a6an
men1egah dan menghalangi telur =ang telah dibuahi mengada6an im!lantasi
dalam uterus.
• Post !artum dan !ost abortus
Saat2saat ini a6an sangat menguntung6an mengingat 6esulitan untu6
menghara!6an 6edatangan 1alon a6se!tor !ada 6unjungan beri6utn=a bila
6ita menunda !emasangan I+D.
Te2(2 I&er&(
;
&erda!at tiga 1ara untu6 !emasangan I+D :
a. &e6ni6 !ush out F mendorong : *i!!es *oo!
Dengan te6ni6 mendorong !ada *i!!es *oo! tabung =ang berisi I+D !ersis di
atas ostium uteri dan alat !endorongn=a digera6an 6e de!an sam!ai I+D
terdorong 6eluar inserter. )emudian alat !endorong dan inserter ditari6 6e luar
bersama2sama
b. &e6ni6 withdrawal F menari6 : :u I+D
Inserter dengan I+D di dalamn=a dimasu6an 6e dalam 7undus. &abung inserter
=ang ada di luar ditari6 sedang6an batang =ang 6e1il teta! dalam inserter
mem!ertahan6an I+D berada !ada tem!at =ang seharusn=a. $6hirn=a batang
=ang 6e1il ditari6 6eluar.
1. &e6ni6 !lunging F men1elu!6an : !rogestasert2&
Pr$&e+ur I&er&( IUD 7
1.
Menjelas6an !rosedur !emasangan
/.
Pemberian analgeti6a bila di!erlu6an
3.
Pasang s!e6ulum dalam 8agina !erhati6an ser8i6s dan dinding < dinding
8agina
0.
Bila mung6in 6erja6an Pa!ani1olaou dan !emeri6saan ba6teriologis
terhada! #onnohoe
5.
la6u6an !emeri6saan bimanual untu6 menentu6an besar bentu6 !osisi
dan mobilitas uterus serta untu6 men=ing6ir6an 6emung6inan adan=a
in7e6si atau 6eganasan dari organ di se6itarn=a.
6.
Pasang 6embali s!e6ulum dalam 8agina dan la6u6an desin7e6si
endoser8i6s dan dinding 8agina
3.
Pasang tena6ulum !ada bibir ser8i6s atas la6u6an tari6an ringan !adan=a
untu6 melurus6an uterus.
9.
*a6u6an sondage uterus
;.
Masu6an I+D sesuai dengan ma1am alatn=a. *e!as6an I+D dalam bidang
trans8erse dari 1a8um uteri !ada !osisi setinggi mung6in di 7undus uteri.
Bila terasa ada tahanan sebelum men1a!ai 7undus jangan di!a6sa6an
6eluar6an alatn=a dan la6u6an re2insersi.
5;
Ga)3ar 2.: Pr$&e+ur Pe)a&aga IUD
Pada umumn=a a6se!tor tida6 mengalami masalah setelah !emasangan
I+D bila suatu masalah terjadi setelah !emasangan =ang sering terjadi adalah:
• mual
• n=eri !erut bagian bawah =ang ringan sam!ai sedang 46ram!5
• !ingsan 4s=n1o!e5 jarang terjadi
Masalah tersebut mung6in terjadi setelah !emasangan oleh 6arena itu
a6se!tor dianjur6an tinggal di 6lini6 selama 15 sam!ai 30 menit sebelum
di!ulang6an.
5
Setelah di!asang masa !ema6aian I+D adalah 5 2 10 tahun tergantung dari
jenis I+D =ang di!a6ain=a. Petugas !ela=anan harus memberi6an 6artu )B =ang
berisi tanggal !emasangan dan masa !ema6aian. $6se!tor harus 6embali untu6
!emeri6saan ulang haid !ertama setelah !emasangan4026 minggu5 jangan lebih
dari tiga bulan setelah !emasangan4buat6an jadwal 6unjungan untu6 !emeri6saan
ulang5
;
Aanita =ang mema6ai I+D harus segera datang 6e 6lini6 bila mengalami
6eadaan sebagai beri6ut :
• terlambat haid dengan 6eluhan 6ehamilan
• n=eri !erut bagian bawah =ang terus menerus terutama bila disertai
!erasaan tida6 ena6 demam atau menggigil
• benang hilang atau ujung !lasti6 teraba wa6tu memeri6sa sendiri benang
$)D(
• Suami atau a6se!tor sendiri baru mem!un=ai hubungan seHual lebih dari
satu orang
Selama bulan !ertama setelah !emasangan a6se!tor harus memeri6sa
sendiri benang I+D bebera!a 6ali termasu6 setelah si6lus haid beri6utn=a.
Setelah bualan !ertama a6se!tor harus memeri6sa sendiri benang I+D setia!
selesai haid. Benang I+D juga harus di!eri6sa bila:

n=eri !erut bagian bawah

ber1a6 !erdarahan diantara si6lus haid atau setelah senggama

n=eri setelah senggama atau bila suami mengeluh sa6it wa6tu senggama.
5
Cara )e)er(2&a 3eag IUD 7
;
• men1u1i tangan
• berjong6o6 atau menaruh salah satu 6a6in=a di ana6 tangga =ang lebih
tinggi
• masu6an jari telunju6 atau jari tengah 6e dalam 8agina sam!ai ser8i6s.
• Merasa6an benang bila terasa ada benang berarti I+D berada di
tem!atn=a. &ida6 boleh menari6 benang 6arena a6an men=ebab6an I+D
6eluar dan da!at merusa6 ser8i6s
• Bila tida6 merasa6an benang atau benang lebih !anjang atau !ende6 atau
bila teraba ujung !lasti6 I+D harus 6e 6lini6 untu6 di!eri6sa
Ga)3ar 2.; Cara Pe)er(2&aa Beag IUD
I+D di1abut bila :

bila a6se!tor mengingin6an

bila 6lien ingin hamil

bila teta! ada e7e6 sam!ing atau masalah 6esehatan lainn=a

bila wa6tu !ema6aian sudah bera6hir
5
2.2.: E9e2 Sa)'(g +a K$)'l(2a&( IUD
5;10
Sebagian besar e7e6 sam!ing dan masalah 6esehatan lainn=a =ang
berhubungan dengan !ema6aian I+D !ada umumn=a tida6 serius. Perubahan
!ada haid terutama mening6atn=a jumlah dan laman=a !endarahan adalah e7e6
sam!ing =ang sering terjadi.
'7e6 sam!ing dan 6om!li6asi I+D da!at dibagi dalam / 6elom!o6 =aitu :
1. '7e6 sam!ing dan 6om!li6asi !ada saat insersi I+D :
• (asa sa6itBn=eri
• Muntah 6eringat dingin dan s=n1o!e
• Per7orasi uterus
#ejala !er7orasi =aitu rasa sa6itB n=eri =ang tiba2tiba danBatau !erdarahan
teta!i !er7orasi da!at !ula asim!tomatis Pada 6asus ini I+D 6emung6inan
tertanam !ada dinding uterus dan sebagian 6eluar melalui 7orni6s lateral.
+ntu6 memasti6an adan=a !er7orasi uterus termasu6 menentu6an lo6asi
I+D da!at dila6u6an 7oto rontgen histeros6o!i atau ultrasound. Bila
terjadi !er7orasi harus segera di6eluar6an 6arena !ada saat insersi ada
6uman26uman =ang masu6 6emudian mem!ertahan6an diri dalam suatu
N6e!om!ongN dan !ada suatu saat da!at menimbul6an in7e6si.
/. '7e6 sam!ing dan 6om!li6asi I+D di 6emudian hari
• Perdarahan dan rasa n=eri
Masalah =ang !aling sering mengganggu a6se!tor I+D ialah bertambahn=a
!erdarahan sering6ali disertai dengan !erasaan melilit =ang tida6 men=enang6an
atau n=eri !inggang bagian bawah.
o jumlah darah menstruasi lebih ban=a6
o masa menstruasi memanjang
o lebih sering s!otting di antara / masa menstruasi
Pen=ebab bertambahn=a darah menstruasi belum di6etahui dengan !asti
ta!i diangga! enDim < enDim =ang merusa6 !rotein dan menga6ti8asi
be6uan < be6uan darah 4!lasminogen a6ti8ator5 ter6um!ul dalam jaringan
endometrium =ang berhubungan dengan I+D. 'nDim < enDim ini
men=ebab6an bertambahn=a a6ti8itas 7ibrinoliti6 =aitu !emisahan 7ibrin
=ang membentu6 bagian < bagian be6uan darah ma6a terjadilah
!engeluaran darah =ang bertambah Eadi di!er6ira6an terjadin=a
menstruasi !ada a6se!tor I+D lebih 1e!at 6ira < 6ira / hari lebih dulu
sebelum bera6hirn=a 7ase luteal.
(asa n=eri da!at dialami oleh a6se!tor I+D biasan=a rasa tida6 ena6 di
daerah uterus !erut bagian bawah atau !inggang hal ini mung6in
disebab6an 6ontra6si 2 6ontra6si uterus =ang mening6at dalam usahan=a
mengeluar6an benda asing. )ontra6si tersebut !aling hebat setelah I+D
dan mung6in mening6at lagi wa6tu menstruasi.
• )ehamilan di luar 6andungan 4'6to!i65
I+D terutama men1egah terjadin=a 6ehamilan normal oleh 6arena itu
6ehamilan e6to!i6 mung6in saja terjadi.
• Pen=a6it radang !anggul
#ejala in7e6si !anggul antara lain 6e!utihan n=eri !erut atau rasa sa6it
!ada wa6tu senggama dan demam. In7e6si ini disebab6an 6arena
!ema6aian I+D bila !ada bebera!a si6lus haid !ertama setelah
!emasangan.
• 'mbedding dan Dis!la1ement
I+D tertanam dalam < dalam di endometerium atau m=ometerium.
Penanggulangann=a I+D harus di6eluar6an
Ga)3ar 2.1< E)3e++(g = D(&'la!e)e% IUD
• In7e6si
,a6tor =ang mem!engaruhi terjadin=a in7e6si :
o Insersi
o Eenis I+D
o In7e6si IMS
o +mur
o *aman=a !enggunaan I+D
• '6s!ulsi
Insidensi tertinggi dari e6s!ulsi adalah dalam 3 bulan !ertama setelah
insersi dan !aling sering terjadi setelah haid. )ejadian e6s!ulsi lebih
tinggi !ada I+D u6uran 6e1il. $ng6a 6ejadian ber6urang dengan
mening6atn=a usia a6se!tor !ada wanita usia muda dan nulli!ara e6s!ulsi
lebih sering terjadi.
• )om!li6asi lain
&ida6 ada bu6ti =ang menunjang bahwa I+D men=ebab6an 6arsinoma.
Berbeda dengan !il oral I+D tida6 melindungi endometerium atau
6arsinoma o8arium dan berbeda dengan metode barrier I+D tida6
melindungi terhada! 6arsinoma ser8i6s.
)ematian 6arena I+D menurut A." di!er6ira6an 12/ 6ematian !er
100.000 a6se!tor I+D !er tahun dan disebab6an oleh in7e6si 6ehamilan
e6to!i6 atau abortus se!ti6 trisemester 6edua.

BAB III
KESIMPULAN
I+D meru!a6an suatu alat 6ontrase!si modern !enggunaan 6ontrase!si
I+D memili6i 6euntungan dibanding6an dengan resi6on=a bah6an !enelitian
men=ata6an !enggunaan I+D resi6on=a jauh lebih 6e1il dibanding dengan resi6o
terjadin=a 6ehamilan. I+D be6erja langsung e7e6ti7 segera setelah !emasangan
=ang benar dan juga meru!a6an alat 6ontrase!si jang6a !anjang. &erda!at
berbagai 6euntungan dan 6erugian dari masing2masing jenis I+D. Bebera!a e7e6
sam!ing =ang terjadi !ada !enggunaan I+D diantaran=a adalah 6emung6inan
terjadin=a !erdarahan mensturasi menjadi lebih ban=a6 dan lama dari biasan=a
6eluar dari uterus se1ara s!ontan atau !er7orasi uterus. '7e6 sam!ing dari I+D
da!at 6ita hindari dengan mengetahui te6ni6 !emasangan =ang benar dan
memberi6an edu6asi terhada! a6se!tor. I+D tida6 da!at melindungi a6se!tor
terhada! !en=a6it in7e6si menular se6sual termasu6 8irus $IDS.. Sam!ai saat ini
masih ban=a6 !enelitian2!enelitian =ang sedang berlangsung bertujuan untu6
mening6at6an dan men=em!urna6an 6ualitas I+D sehingga bagi !ara !engguna
6ontrase!si disedia6an ban=a6 !ilihan I+D =ang da!at disesuai6an dengan
6ondisi dan 6ebutuhann=a masing2masing.
DAFTAR PUSTAKA
1. .artanto .. /003. (eluarga )erencana. Dalam : )eluarga Beren1ana dan
)ontrase!si. Ea6arta : Pusta6a Sinar .ara!an. .al. /6 < 35
/. Mo1htar (. (ependudu$an dan (eluarga )erencana. Dalam : Sino!sis
"bstetri. *utan D editor. Ea6arta : '#:. .al. /36 /502/51 /552/56 /692
/30
3. .artanto .. /003. *emilih *etode (ontrasepsi. Dalam : )eluarga Beren1ana
dan )ontrase!si. Ea6arta : Pusta6a Sinar .ara!an. .al. 36 < 39
0. .artanto .. /003. *acam-macam *etode (ontrasepsi. Dalam : )eluarga
Beren1ana dan )ontrase!si. Ea6arta : Pusta6a Sinar .ara!an. .al. 0/ < 05
5. .artanto .. /003. *acam-macam *etode (ontrasepsi. Dalam : )eluarga
Beren1ana dan )ontrase!si. Ea6arta : Pusta6a Sinar .ara!an. .al. /032/31
6. $non=m. /006. +pa$ah anda mengetahui ada eerapa cara () yang isa
anda pilih,. Dia6ses tanggal 11 Euli /010 dari htt!:BBwww.mail2
ar1hi8e.1omBa=ahbunda2onlineO=ahoogrou!s.1omBthrd/.htmlP0/303
3. Eulianto $ndon Biran Sur=ono. /003. (ontrasepsi. Dia6ses tanggal 11 Euli
/010 dari htt!:BBbintangmawar.netB7orumB1omeQinside.!h!R
sF1a/db3;1ae9199
9. S1horge E". S1ha77er EI. .al8orson *M. .o77man B*. Bradshaw )D.
:unningham ,# Contraception and -terili%ation in Ailliams #=ne1olog=
1st edition. /009. Dallas M1#raw .ill :om!anies In1.
;. Manuaba Ida $=u :handranita d66. /00/. Ilmu )ebidanan Pen=a6it
)andungan dan )B untu6 Pendidi6an Bidan. Ea6arta : '#:
10. Sarwono Prawirohardjo. /009. Ilmu )andungan : )ontrase!si. P&. bina
Pusta6a: Ea6arta