Anda di halaman 1dari 2

Analisa dan Kesimpulan

Dari praktikum yang sudah dilakukan dapat dianalisa tentang poin-poin antara lain sebagai berikut :
1. Praktikum ini menggunakan trainer DT51 yang mempunyai port-port yang bisa digunakan sebagai
sebagai I/O maupun Control Word dan untuk memprogram IC menggunakan bahasa
pemrograman Assembly.
2. DT-51 Trainer adalah satu set modul yang dapat digunakan sebagai sarana penunjang dalam
mempelajari pemrograman MCS-51.
3. Pada awal coding program yang harus dilakukan yaitu menginisialisasi port-port yang ada di
trainer untuk menentukan port mana yang digunakan sebagai input atau output. Di dalam
inisialisasi ditentukan nilai pada Control Word. Inisialisasi :

ORG 4000H : program dimulai pada alamat 4000 hexadecimal
MOV DPTR,#2003H : memberi nilai #2003 pada DPTR yang dimaksudkan memilih port
untuk Control World.
MOV A,#82H : 82 hexadecimal jika dikonversi menjadi 10000010 binary yang
berarti port B di sini digunakan sebagai input, port A dan C sebagai
output.
MOVX @DPTR,A : nilai yang ada pada pointer A dimasukkan pada DPTR yaitu memberi
nilai pada Control Word.

4. Kegunaan dari masing-masing tag yaitu sebagai berikut :









5. Sebelum didownload ke hardware (DT51) maka program yang sudah selesai diketik harus
dicompile terlebih dahulu. Karena file .HEX akan muncul ketika program berhasil dicompile dan
tidak terjadi eror. Ketika terjadi eror, maka akan muncul suatu file yang menunjukkan eror yang
terjadi pada program yaitu file .LST.
6. Proses download dilakukan setelah program berhasil dicompile dan file .HEX siap untuk
didownload ke dalam hardware dengan bantuan downloader yang ada.
7. Pada program 1 yaitu penggunaan port I/O yang sederhana. Pada program ini Port A Input, Port
B & C Output karena nilai dari Control Word yaitu 90 hexadecimal. Program ini akan menyalakan
LED ketika diberi input dari SW. Dengan cara pengecekan input dari port A dan kemudian output
dikeluarkan melalui port C.
8. Pada program 2yaitu penggunaan port i/o yang sederhana. Pada program ini Port C Input, Port A
& B Output karena nilai dari Control Word yaitu 10001001 binary. Ketika SW7 = 1 maka LED akan
nyala, dan ketika SW6=1 maka akan reset. Program ini juga menggunakan prinsip pengecekan
Input pada port C dan kemudian output dikeluarkan melalui port A.
9. Program 3 adalah kontrol arah gerakan nyala LED (rotasi kanan)menggunakan switch On/Off (1/0)
pada prinsipnya juga sama pengecekan I/O dan menggunakan instruksi RR untuk Right Rotation
dan LR untuk Left Rotation.
10. Program 4 yaitu kontrol kecepatan display LED menggunakan switch On/Off (1/0) yang
menggunakan prinsip menghitung waktu untuk delay yaitu menggunakan instruksi DJNZ yaitu
mengurangi nilai yang ditentukan hingga mencapai nilai 0 dan akan memindahkan posisi nyala
LED,
11. Program 5 yaitu Basic I/O menyalakan satu LED menggunakan SW.
ORG Inisialisasi alamat mulai program
MOV Move from Memory
MOVX Move from Extended Memory
CJNE Compare and Jump if Not Equal
SJMP Short Jump
LJMP Long Jump
ACALL Absolute Call
RET Return From Subroutine
DJNZ Decrement and Jump if Not Zero
RR Rotate Right
Dapat disimpulkan bahwa pada praktikum yang dilakukan bahwa :
1. Harus dilakukan inisialisasi pada awal memprogram.
2. Program berhasi didownload di DT51 dan output yang diharapkan ketikan inisialisasi menentukan
nilai Control Word sesuai pada hadware (DT-51).