Anda di halaman 1dari 5

One Point Lesson

Tema OPL:
1. Teori Proses, Equipment, Material dan Metode
2. Trouble shooting yang berhubungan dengan pekerjaan sehari-hari
3. Teknologi baru yang berhubungan langsung dengan proses masing-masing seksi
4. Hasil Improvement
Pembuat OPL:
Grade 3 - 5
Target OPL (EA/Orang/Bulan) : 1
Penilaian OPL dalam TPM
1. Jumlah (50%)
(Result/Target) X bobot
3. Sosialisasi (50%)
(Result/Target) X bobot
One Point Lesson adalah salah satu tool edukasi dalam bentuk visualisasi (Materi edukasi dalam satu
lembar)
Cara penilaian
Cara penilaian
/ / /
Tema OPL: Beri tanda V sesuai tema OPL
1. Teori Proses, Equipment, Material dan Metode V
2. Trouble shooting yang berhubungan dengan pekerjaan sehari-hari
3. Teknologi baru yang berhubungan langsung dengan proses masing-masing seksi
4. Hasil Improvement
SIKLUS AIR
One Point Lesson
DFR ADJ DCS
Nama Drafter Seksi Grade GHANI ARASYID ENV/LF IV
No No Nama Nama Grup Kecil/TTD Grup Kecil/TTD
Daftar Sosialisasi One Point Lesson
Nama Drafter Seksi Grade
Tema OPL SIKLUS AIR
GHANI ARASYID WWT IV
a
/ / /
Tema OPL: Beri tanda V sesuai tema OPL
1. Teori Proses, Equipment, Material dan Metode V
2. Trouble shooting yang berhubungan dengan pekerjaan sehari-hari
3. Teknologi baru yang berhubungan langsung dengan proses masing-masing seksi
4. Hasil Improvement
DFR ADJ DCS
One Point Lesson
Nama Drafter BUDI KURNIAWAN Seksi ENV/LF Grade III
JENIS PENGOLAHAN AIR LIMBAH
Dibedakan menjadi tiga jenis yaitu : pengolahan secara fisik, kimiawi dan biologi.
1. Pengolahan secara fisik
Pengolahan secara fisik tidak dapat di terapkan untuk berbagai pengolahan limbah. Dalam pengolahan
limbah secara fisik, polutan akan di pisahkan dengan cara di endapkan. Hasil yang dicapai sangant
terbatas dan memerlukan waktu yang cukup lama.
2. Pengolahan secara kimiawi
Pengolahan limbah secara kimiawi dilakukan dengan menambahkan bahan-bahan kimia kedalam air
limbah. Dalam hal ini yang sangat penting adalah menentukan jenis bahan-bahan kimia yang diperlukan.
Dalam pengolahan limbah secara kimiawi, waktu dan area yang di perlukan jauh lebih kecil dibandingkan
pengolahan limbah secara fisik dan biologi. Air limbah yang mengandung zat-zat kimia termasuk logam
berat, sangat tepat bila pengolahan limbah dilakukan secara kimiawi.
3. Pengolahan secara biologi
Pengolahan limbah secara biologi terutama memanfaatkan kerja mikroorganisme. Dalam pengolahan
limbah secara biologi, polutan yang degradabel yang segera dapat dihilangkan. Polutan yang degradabel
merupakan makanan bagi bakteri, sehingga dalam waktu singkat bakteri akan berkembangbiak dan
menghabiskan makanan yang ada didalam air limbah. Proses penghancuran polutan secara biologi
dapat dipercepat dengan memacu pertumbuhan bakteri.
Bakteri akan tumbuh dan berkembang dengan pesat, apabila kondisi yang sesuai bagi kehidupan bakteri
terpenuhi. Kondisi yang sesuai antara lain adalah pH air limbah sekitar 7, dan suhu air limbah sekitar
35
0
C.