Anda di halaman 1dari 13

Membuat Router Sederhana Menggunakan Windows

Onno W. Purbo
Bagian paling sulit & paling fatal dalam jaringan komputer sekelas Internet adalah
mengabstraksikan (membayangkan) cara kerja jaringan tersebut. Bagaimana mungkin jutaan
komputer di seluruh dunia saling berkomunikasi tanpa ada kesalahan dalam pengiriman data
tanpa ada kesalahan memilih rute dll.
Pengalaman saya selama ini menunjukan bahwa kemampuan matematika yang baik akan sangat
membantu dalam membayangkan (mengabstraksikan) kerja sebuah jaringan Internet. Konsep
matematika seperti domain, set, subset menjadi sangat membantu dalam mengabstraksikan /
membayangkan kerja routing & kerja Internet. Kemampuan matematika yang lemah, tampaknya
menjadi kendala banyak orang Indonesia dalam mengabstraksikan kerja Internet.
Tulisan ini menoba membahas pembuatan sebuah router sederhana menggunakan sistem
operasi !indows "#. Terus terang, untuk aplikasi jaringan yang serius sebaiknya anda
menggunakan $inu% sebagai basis pembangunan sebuah router maupun komponen jaringan
lainnya.
&da $ima (') tahapan dalam membuat sebuah router di mesin !indows "#, yaitu(
). *anangan Topologi +aringan.
,. Kon-igurasi kartu jaringan ($&.)
/. Kon-igurasi sistem operasi
0. 1elajar menggunakan perintah route.e%e
'. 2embuat bath -ile autostarting.
Rancangan Topologi Jaringan
!ebelum kita melakukan konfigurasi ada baiknya kita gambarkan terlebih dulu bentuk " topologi
jaringan yang akan di gunakan. #engan cara demikian akan sangat memudahkan dalam
merancang setup routing yang perlu dilakukan.
$opologi jaringan yang akan digunakan terlihat dalam gambar di atas merupakan topologi yang
agak kompleks terdiri dari dua buah %&' dengan keluarga IP(
)*+.),-.../
)*+.),-.)+../
#alam topologi tersebut terdapat dua (+) buah router yaitu(
• 0outer ) 1 menghubungkan Internet dengan %&' )*+.),-.)+../ dengan alamat IP pada
card ethernet yang digunakan )*+.),-.)+..).
• 0outer + 1 menghubungkan %&' )*+.),-.../ dan %&' )*+.),-.)+../ dengan alamat IP
)*+.),-...) dan )*+.),-.)+..))2.
#alam tulisan ini fokus akan diberikan pada setup 0outer + dengan dua (+) interface ethernet
card dengan sistem operasi Windo3s *-.
Perlu di catat bah3a untuk keperluan normal di W&0'4$ atau perkantoran kita cukup
menggunakan konfigurasi %&' )*+.),-.)+../ di atas. 5onsep ini sengaja di kemukakan supaya
membuka 3a3asan bah3a konfigurasi %&' dapat dibuat kompleks dengan menambahkan router
ke %&' yang lain sehingga membentuk 0$"0W6net.
Konfigurasi kartu jaringan (LAN)
%angkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi kartu jaringan %&'. &da dua (+) langkah yang
perlu dilakukan yaitu(
• 7emastikan bah3a %&' card yang digunakan dikenali oleh sistem operasi & berjalan
dengan baik.
• 7engkonfigurasi protokol yang di tempelkan di %&' card & menset parameternya.
8ntuk memastikan bah3a
%&' 9ard telah dikenali &
berjalan dengan baik dapat di
periksa melalui
!tart !ettings 9ontrol
Panel !ystem #e:ice
7anager 'et3ork
&dapters.
;ika %&' card yang digunakan
dikenali maka akan tampak
pada layar pada contoh yang
saya gunakan terlihat ada tiga
(<) net3ork adapter yaitu(
• !erial dial6up.
• #6%ink
• !amsung
;ika kita klik properties dari masing6
masing card akan tampak kondisi
masing6masing card tersebut.
Pastikan dalam de:ice status bah3a
=$his de:ice is 3orking properly>.
;ika ternyata tidak berjalan dengan
baik maka pada dri:er kita dalam
memasukan ulang dri:er %&' card
tersebut.
;ika ternyata card %&' yang anda
gunakan tidak berhasil di deteksi anda
harus mencari %&' card dri:er yang
biasa di ba3a dalam disket %&' card
tsb. #an menginstall6nya melalui
fasilitas
&dd 'e3 ?ard3are
#i control panel.
#alam tulisan ini setup akan dilakukan pada card #6%ink #@4 A<-$B dan !&7!8'C ))7bps
W%&' P9I 9ard.
!etelah yakin bah3a %&' card yang
digunakan di kenali dengan baik oleh
sistem operasi selanjutnya kita akan
mengkonfigurasi jaringan. ?al ini
dilakukan melalui perintah
!tart !ettings 9ontrol Panel
'et3ork 9onfiguration.
Biasanya pada konfigurasi jaringan
akan tampak %&' card yang
tersambung ke komputer dan $9P"IP
telah di tempelkan ke card tsb.
!elanjutnya adalah menset beberapa
parameter $9P"IP agar sesuai dengan
topologi jaringan yang telah kita
rancang sebelumnya.
Pada tulisan ini #6%ink #@4A<-$B
tersambung ke jaringan )*+.),-.../
dan !&7!8'C ))7bps W%&'
tersambung ke jaringan )*+.),-.)+../.
8ntuk menset IP address netmask
masing6masing %&' card kita perlu
mengklik property $9P"IP dari masing6
masing %&' card.
Pada property $9P"IP dari %&' card
ada IP address di situ kita bisa memilih
!pecify an IP address dan menentukan
IP &ddress dan subnet mask6nya.
8ntuk card #6%ink yang tersambung ke
jaringan )*+.),-.../ di set IP address
)*+.),-...) dengan subnet mask
+AA.+AA.+AA...
8ntuk card !&7!8'C yang
tersambung ke jaringan )*+.),-.)+../
di set IP address )*+.),-.)+..))2
dengan subnet mask +AA.+AA.+AA...
5arena card !&7!8'C yang akan menghubungkan router ini ke dunia luar maka pada bagian
gate3ay di set ke 0outer ) dengan IP )*+.),-.)+..).
Bagian yang akan membuat pusing kepala para pemula adalah menentukan IP address subnet
mask gate3ay dll. Pada tahapan ini akan sangat memerlukan kemampuan matematika untuk
mengabstraksi berbagai nomor tersebut.
3ntuk ke amanan jaringan, sebaiknya
dimatikan semua binding ke 45lient -or
2iroso-t .etworks6, 47ile and printer
sharing -or 2iroso-t .etworks6, dan
42iroso-t 7amily $ogon6
Konfigurasi sistem operasi
!etelah semua %&' card di konfigurasi dengan baik langkah selanjutnya adalah lihat
konfigurasi jaringan " router di sistem operasi 3indo3s. &da dua (+) hal yang akan dilakukan
pada tahapan ini yaitu
). 9ek konfigurasi IP di sistem operasi Windo3s *-.
,. Buka kemampuan routing sistem operasi Windo3s *-.
8ntuk men6cek konfigurasi IP di sistem operasi Windo3s dapat dilakukan melalui 7!6#O! dan
menggunakan perintah(
9(DE 3inipcfg
&kan tampak pada layar 3indo3s
konfigurasi IP & kita dapat melihat
bah3a card #6%ink dengan hard3are
address ..(A.(ba(2f(2e(ea mempunyai
alamat IP )*+.),-...) dan subnet
mask +AA.+AA.+AA...
#engan memindahkan adapter yang
digunakan ke !&7!8'C akan
terlihat hard3are address !&7!8'C
adalah ..(..(f.(,2(*,(ae dengan
alamat IP )*+.),-.)+..))2 dan
netmask +AA.+AA.+AA... &da
tambahan parameter yang tidak ada
pada card #6%ink yaitu default
gate3ay yang di set ke )*+.),-.)+..).
9ara lain untuk men6cek konfigurasi IP adalah menggunakan perintah
9(DE ipconfig
$ampak pada layar ada tiga (<) adapter jaringan yang terdeteksi adapter
4thernet . 1 dial6up adapter
4thernet ) 1 #6%ink card
4thernet + 1 !&7!8'C card.
Pastikan bah3a semua parameter seperti alamat IP netmask gate3ay harus sesuai dengan
rancangan topologi %&' yang telah di rencanakan terlebih dulu.
!elanjutnya adalah mengaktifkan kemampuan routing dalam sistem operasi Windo3s *-. ?al ini
dilakukan dengan cara mengedit registry Windo3s *- menggunakan
9(DE regedit
&nda perlu menambahkan pada
?54FG%O9&%G7&9?I'4D!ystemD9urrent9ontrol!etD!er:icesDH/#D7!$9P
&gar ada parameter
4nable0outing =)>
9aranya klik kanan 7!$9P pilih 'e3 !tring Halue. 5emungkinan besar akan terlihat sebuah
parameter dengan nama 'e3 Halue I). 0ename 'e3 Halue I) menjadi 4nable0outing dan
masukan nilai6nya menjadi =)>.
Belajar menggunakan perintah route.exe
!ebetulnya sampai tahapan ini setelah semua setting di lakukan maka P9 Windo3s *- yang kita
gunakan dapat digunakan sebagai router.
5adang kala kita membutuhkan beberapa perintah tambahan untuk menambahkan mengurangi
tabel routing. $erutama kalau ada user nakal di jaringan yang suka masuk ke situs yang tidak
baik & perlu di blokir dapat dilakukan dengan cara menghilangkan tabel routing ke situs
tersebut.
Perintah yang akan sangat membantu untuk menset tabel routing adalah perintah route.e/e yang
bisa dijalankan di 7!6#O!. &da tiga (<) perintah yang akan sering digunakan pada route.e/e
yaitu
9("E route print
9("E route add
9("E route delete
Perintah =route print> digunakan untuk melihat tabel routing yang ada di Windo3s *- tampak
pada gambar adalah contoh tampilan hasil melakukan route print. 7emang tabel routing dapat
dibuat sangat kompleks.
Perintah
9("E route add +.+.)+<.++.) )*+.),-.)+..)
&kan menambahkan route paket untuk menuju alamat +.+.)+<.++.) agar di relaykan melalui
mesin )*+.),-.)+..).
Perintah
9(E route delete +.+.)+<.++.)
&kan menghilangkan routing ke arah mesin +.+.)+<.++.) dari tabel routing Windo3s *-.
em!uat !atch file autostarting
$entunya jika anda menambahkan tabel routing secara manual ada baiknya membuatnya dalam
bentuk batch file di #O! yang dapat di edit menggunakan editor teks dan diberi ekstensi J.bat di
akhir file6nya.
!eninya adalah bagaimana supaya file teks yang kita edit akan dijalankan oleh Windo3s pada
saat booting pertama kali. ?al ini dilakukan dengan memberikan kode pif pada file tersebut.
9aranya adalah sebagai berikut
• Buatlah file yang akan anda
jalankan berisi perintah route
• !impan file tersebut di harddisk
misalnya di c(DrouteDdoroute.bat
• 9ari file tersebut menggunakan
Windo3s 4/plorer atau 7y
9omputer
• !etelah di temukan klik kanan
pada file tersebut untuk
mengedit property.
• Para parameter 0un pilih
7inimiKed beri tanda klik pada
9lose on e/it tekan tombol O5.
• !ebuah file dengan mana
doroute.bat.pif akan dibuat.
• 7asukan (mo:e) doroute.bat.pif
ke folder startup agar setiap kali
komputer di booting akan
menjalankan doroute.bat.