Anda di halaman 1dari 19

Tugas Orthodonsia 3

Unilateral Mandibular Distraction
and Its Relaps in a Patient with
Facial Asymmetry and Microgenia

Kelompok:
Riri Okta Riani (2010-11-116)
Riyanti Utari (2010-11-117)
Rizqi Enan Amriliyah (2010-11-119)
Sitiara Rumondang (2010-11-126) KELAS : C
Sri Rosalina C (2010-11-127)
Tanya Diza (2010-11-131)
Winni Amalia H (2010-11-151)
Yuliana Ratnasari (2010-11-154)
Dhyandra S A (2010-11-158)


TINJAUAN PUSTAKA

Distraksi Osteogenesis (DOG)
• Hipoplasia Mandibula merupakan kelainan
kraniomandibula yang meliputi tulang kranial berupa
gangguan perkembangan dimana terjadi perubahan
bentuk abnormal pada mandibula berupa ukuran rahang
bawah yang kecil dan tidak normal dapat disebabkan oleh
faktor kongenital dan non-kongenital.

• Kemajuan bidang ortognatik dan rekonstruksi,
diperkenalkan Teknik osteogenesis distraksi .
• Berguna untuk perbaikan fungsi dan dikombinasikan
dengan teknik genioplasti untuk perbaikan estetis pada
penderita hipoplasia mandibula.
• Distraksi osteogenesis merupakan suatu prosedur
bedah untuk memasang batang distraksi ke tulang
rahang agar rahang bawah melebar.

• Distraction Osteogenesis merupakan induksi secara
mekanis pembentukan jaringan tulang baru yang
terjadi antara dua permukaan ujung tulang yang
dilakukan tarikan secara berkala dengan arah saling
menjauh.

• Tehnik ini sering digunakan untuk mendistraksi
mandibula sebagai koreksi pada kelainan asimetris
wajah. Tingkat optimal distraksi adalah 1 mm per hari.
KASUS
• Pasien wanita usia 8 tahun dengan penyimpangan pada sisi
kanan dan retrusi pada dagu. Ia memiliki sejarah penyakit
ankylosis pada TMJ pada sisi kanan setelah kelahirannya dan
sudah menjalani operasi pada usia 1 tahun. Activator dan Jasper
Jumper dipasang untuk mengakselerasi kemajuan pertumbuhan
mandibula dan untuk mengimprovisasi facial asimetris sampai
usia 13 tahun, tetapi pertumbuhan mandibula tidak tercapai.

• Saat usia pasien 16 tahun, pengamatan pada penyimpangan sisi
kanan dan retrusi dagu pasien dilihat kembali. Garis midline
pada rahang atas dan bawah mengalami penyimpangan sebesar
3mm dan 5.5mm dalam relasi facial midline. Overjet dan
overbite sebesar 14mm dan 6mm. Analisis cephalometric
menyatakan hypoplasia pada copus dan ramus mandibular pada
sisi kanan, sudut ANB sebesar 13,5°, sudut Go-Go sampai MS
sebesar 94° dan Me ke MS sebesar 13mm ke sisi kanan.

Perawatan dan Hasil
• Pembedahan kemajuan mandibular oleh DOG sangat
menguntungkan untuk merubah facial asymetri dan
retrusi dagu.
• Dengan dibawah anestesi umum, osteotomy unilateral
pada corpus mandibular dilakukan pada anterior 2mm ke
kanan dari sudut mandibular. Distractor diletakkan
pararel ke corpus mandibular dan elongasi 1mm pe hari
untuk 36 hari.
• Konsekuensi, ramus mandibular pada sisi kanan
mengalamai rotasi kebelakang pada TMJ sebelah kanan
dan corpus mandibular berotasi ke kiri pada TMJ sebelah
kiri dengan inklinasi pada mandibular sebelah kiri ke arah
luar.
• Jadi, kontak permukaan gigi hanya terlihat pada sisi kiri
gigi M1 dan M2.

• Fasial asymmetry telah terkoreksi tetapi retrusi dagu
tetap. Analisis cephalometri menunjukkan bahwa panjang
pada corpus mandibular sisi kanan mengalami
peningkatan 16.7mm dengan kemajuan pergerakan
sebesar 11.3mm pada pogonion dan pergerakan kearah kiri
pada menton sebesar 13.0mm.

• Untuk postoperative orthodontic, gigi P1 maxillary pada
kedua sisi telah di ekstraksi dan dimulainya perawatan
multi-braket. Wire diaktifkan selama 6 bulan untuk
ekstrusi gigi molar kanan pada kedua rahang, atas
maupun bawah untuk mengoreksi lateral openbite tanpa
rotasi mandibula pada sisi kanan. Dua bulan setelah DOG,
Distraktor dilepas dan corpus mandibular sisi kanan telah
terkoreksi dengan miniplate selama 1 tahun.

Urutan Relapse

• Enam bulan setelah DOG, panjang dari corpus
mandibular sisi kanan menurun 1.2mm dan menton
bergerak 1.9mm ke sebelah kanan, dengan kontak
pada atas dan bawah pada kedua sisi.

• Penggunaan multi-braket appliance dilepas 1 tahun
dan 6 bulan setelah DOG. Garis midline pada
lengkung gigi rahang atas mengalami penyimpangan
1mm ke kanan tetapi lengkung gigi rahang bawah
mengalami penyimpangan sebesar 1.5mm kekiri
dalam relasi fasial midline.




• Terlihat overjet dan overbite menurun ke 2.0mm
dan 2.5mm. Analisis cephalometric menunjukkan
sudut ANB dan sudut Go-Go ke MS sebesar dan
dan Me ke MS mengalami penyimpangan 1.9mm
ke kanan.

• Empat tahun setelah DOG, panjang corpus
mandibular kanan mengalami penurunan1.7mm
dan mandibula berotasi kekanan dengan ramus
mandibular kiri berinklinasi pada garis median.

• Profile wajah stabil tetapi dagu mengalami
penyimpangan sebesar 2.0mm kekanan.

Diskusi
• Dalam kasus ini, tinggi ramus pada sisi kanan berkurang
meskipun DOG pada corpus mandibular tidak dalam arah
vertical.

• Masseter dan otot medial pterygoid tidak berada di bidang
yang sama dengan arah DOG. Ketegangan yang meningkat
pada otot-otot ini mungkin menyebabkan pengurangan
panjang mandibular dan juga mandibuar memutar ke
kanan setelah DOG.

• Sebagai otot yang melekat pada mandibula yang
diperpanjang dalam berbagai arah oleh mandibular DOG,
relaps setelah DOG mungkin dipengaruhi pada sejauh
myogenesis dan adaptasi diperpanjangan otot ini.
• Di dalam kasus ini, meskipun Pog to SV dan profil
stabil, badan mandibular kanan panjang menurun
10.2% dan menton relaps 15.4% secara lateral 4 tahun
setelah DOG.

• Sejak mandibular kiri berinklinasi ke sisi luar setelah
unilateral DOG, ramusnya mungkin di bawah tekanan
jaringan sekitarnya.

• Selain itu, waktu mandibular rotasi ke kanan
bertepatan dengan waktu koreksi openbite di sisi
kanan, kurangnya kontak molar tidak akan
memberikan perlawanan terhadap relaps rotasi
mandibula.


KESIMPULAN
Relaps pada umumnya terjadi kapanpun, terutama
akhir masa remaja ketika pertumbuhan aktif dari
tulang wajah yang akan berakhir.

Penyebab relaps antara lain secara umum adalah seperti
reaksi ligamen periodontal, fraktur tumbuh kembang,
adaptasi tulang, kekuatan otot, gagalnya
menghilangkan faktor etiologi, erupsi M3 dan oklusi.
Distraksi Osteogenesis merupakan prosedur bedah
untuk memasang batang distraksi ke tulang rahang
agar rahang bawah melebar.
Dalam kasus ini, pasien mengalami deviasi atau
penyimpangan pada sisi kanan dan retrusi dagu.
Pernah mengalami akylosis pada TMJ kanan sejak
lahir dan telah menjalankan operasi.

Aktivator dan Jasper Jumper dipasang untuk
mempercepat pertumbuhan mandibula kedepan dan
memperbaiki asimetri wajah hingga usia 13th, namum
pertumbuhannya kurang sempurna.

Pembedahan pemajuan mandibula oleh DOG untuk
memperbaiki asimetri wajah dan retrusi dagu. Pada
perawatan tersebut, asimetri wajah telah terkoreksi
namun retrusi dagu tetap ada.
• Untuk perawatan post operative orthodontics, gigi
P1 atas pada kedua sisi telah diextraksi dan
dimulainya perawatan multi bracket.

• Wire diaktifkan selama 6 bulan untuk ekstruksi
gigi molar kanan pada kedua rahang, atas ataupun
bawah untuk koreksi lateral openbite tanpa rotasi
mandibula pada sisi kanan.

• Terlihat perubahan yang terjadi pada overjet dan
overbite berkurang sebanyak 2mm dan 2,5mm.


SEKIAN DAN
TERIMAKASIH 