Anda di halaman 1dari 3

Nama : Waras Didik Sugiharto

NPM : 120130102016
Mata Kuliah : S-AW2209 Cyber Warfare Dynamics

FIVE RING THEORY JOHN WARDEN



Lima Lingkaran teori Warden adalah model yang dikembangkan oleh
Kolonel John Warden. Kelima tingkatan seperti cincin tersebut adalah daerah
berpengaruh yang mengelilingi daerah inti yang merupakan kepemimpinan.
Dalam model ini gagasan maju terhadap serangan militer di lingkungan musuh
harus bergerak keluar (Warden, 1995). Idenya adalah untuk mengupas berbagai
lapisan yang berputar di sekitar inti yang merupakan kepemimpinan sampai
akhirnya musuh yang tersisa rentan atau lemah. Setelah pemimpin ditangkap
maka musuh telah jatuh tanpa perlawanan. Model Kepemimpinan di tengah
mengacu pada organ puncak musuh. Daerah lainnya adalah militer lapangan,
populasi, infrastruktur, dan sistem penting. Kekuatan militer lapangan adalah
tingkatan luar musuh yang telah diberlakukan. Ini adalah tingkat pertama yang
harus diatasi yang merupakan tentara musuh. Tingkatan luar kedua adalah
penduduk sipil dari negara musuh, hal ini juga harus ditundukkan dan
dikendalikan. Setelah target populasi, bergeser ke infrastruktur yang akan
menggagalkan fungsi efisien musuh lebih lanjut. Tingkatan kedua terakhir dari
inti adalah sistem penting yang mengacu pada semua sektor yang mendukung
2

dan mendorong negara musuh secara keseluruhan seperti ekonomi (Warden,
1995). Teori lima cincin dianggap sebagai salah satu teori militer yang paling
brilian sejauh ini. Arti pentingnya adalah pada kemampuannya untuk
menginformasikan pendekatan sistematis yang terkoordinasi untuk menaklukkan
musuh. Dalam hal ini dapat digunakan untuk mengkompilasi daftar target militer
tertentu. Pilihan target penting musuh diidentifikasi dengan menggunakan
kerangka kerja yang telah ditetapkan dan tidak tergantung pada spekulasi
keuntungan relatif yang disajikan oleh masing-masing (Warden, 1995). Hal ini
karena dengan mendefinisikan pengaruh tingkatan sektor terkait dan daerah
dapat diidentifikasi secara jelas. Dan yang lebih penting dalam strategi militer
dapat menggunakan formula sistem memetakan kekuatan penting musuh untuk
target
1
. Five Ring teori Warden ini sebenarnya digunakan untuk peperangan
konventional. Namun untuk dapat mengembangkan teori ini tentukan akan
semakin menarik bila dikaitkan dengan model peperangan generasi ke-4 pada
masa mendatang yang dikenal dengan peperangan cyber.

STRATEGI
Dalam menyerang suatu negara, saya selaku Komandan Cyber akan
menggunakan Strategi. Untuk menyusun strategi, saya merencanakan
menggabungkan Five Ring teori Warden dan model peperangan generasi
keempat. Strategi saya untuk menaklukkan musuh yaitu dengan
“mempengaruhi/mengubah pikiran pembuat kebijakan (pemimpin) musuh"
2
.
Alasannya, menurut ahli Strategi Perang China Sun Tsu “mengalahkan musuh
tanpa pertempuran itulah yang paling hebat”
3
. Esensinya yaitu melumpuhkan
sasaran strategis musuh sehingga mereka kehilangan keinginan untuk melawan.

1
Warden's five rings theory diunduh dari http://www.ukessays.com/essays/anthropology/
wardens-five-rings-theory.php tanggal 27 Februari 2014 pkl 09.15 WIB
2
Hammes, The Sling and the Stone, page 208, diunduh dari Studer, Study On The Application Of
Warden’s Or Boyd’s Theories In 4GW, Maxwell Air Force Base, Alabama, April 2005, page 12.
Tanggal 27 Februari 2014 Pkl 11.15 WIB
3
The Art of War menerapkan seni perang Sun Tsu, alih Bahasa: Arvin Saputra, Lucky Publishers.
3

Sasaran strategis musuh menurut saya adalah pemimpinnya. Apabila pemimpin
suatu negara dapat kita taklukkan/ kuasai/ kendalikan maka negara tersebut
akan melemah dan tidak mampu bangkit untuk melakukan perlawanan yang
berarti.

TAKTIK
Taktik yang saya gunakan sesuai dengan Five Ring teori Warden yaitu
menyerang Ring terluar (kekuatan militer) dengan menyerang pusat kendali
operasi dan infrastruktur militer terutama dukungan logistiknya. Selanjutnya
saya akan menyerang Ring Populasi dengan melakukan serangan berupa
memanipulasi berita (membuat opini) yang mengakibatkan masyarakat menjadi
resah dan tidak percaya dengan kebijakan pemerintah sehingga menimbulkan
gejolak dalam masyarakat. Kemudian saya akan menyerang Infrastruktur negara
musuh seperti alat transportasi publik, jaringan internet dan komunikasi publik.
Selanjutnya saya akan menyerang system essential musuh khususnya sektor
ekonomi dan perbankan sehingga musuh sulit untuk melakukan recovery
kekuatan negara secara menyeluruh dengan harapan kekuatan negara akan
lumpuh total.
Taktik tersebut saya gunakan dengan harapan mampu merubah dan
menguasai pikiran pembuat kebijakan (pemimpin) sebagai tujuan akhir
penyerangan saya sehingga negara tersebut dapat dikendalikan tanpa
menimbulkan korban jiwa. Harapan terbesar yaitu dengan merubah dan
menguasai pikiran pembuat kebijakan (pemimpin) maka negara tersebut akan
tunduk dan tidak melakukan perlawanan.