Anda di halaman 1dari 17

Nama Anggota Kelompok 2:

Diana N. 12
Dwi P. B. 13
Nanda A. 23
Roki S. A. Z. 30
Setyaning P. 31
BAB
TERMODINAMIKA

SUB BAB:
USAHA DAN PROSES TERMODINAMIKA
Proses dan Usaha dalam
Termodinamika

Definisi Termodinamika
Termodinamika berasal dari bahasa Yunani yaitu,
thermos= panas dan dynamite=perubahan. Jadi
termodinamika adalah salah cabang ilmu fisika yang
mempelajari usaha dan kalor pada suatu sistem dan
lingkungan.




Istilah-Istilah Penting Dalam
Termodinamika

1. Sistem : Bagian yang kita amati/atau menjadi fokus.
2. Lingkungan : Semua bagian di luar sistem.
3. Usaha : Satuan perpindahan energi dari sistem ke
lingkungan ataupun sebaliknya.
4. Kalor : Energi panas yang dimiliki suatu zat.
5. Sistem Terbuka : Suatu sistem dimana dapat terjadi
perpindahan materi dan energi dengan
lingkungannya. Contoh: kopi panas dalam gelas
terbuka, akan melepaskan panas dan uap air ke
lingkungannya.

6. Sistem Tertutup : Suatu sistem dimana hanya
dapat terjadi perpindahan energi ke
lingkungannya tetapi tidak dapat terjadi
perpindahan materi. Contoh: kopi panas dalam
gelas tertutup, dapat melepaskan panas / kalor ke
lingkungannya tetapi tidak ada uap air yang
hilang.
7. Sistem Terisolasi : Suatu sistem dimana tidak
dapat terjadi perpindahan materi maupun energi
ke lingkungannya. Contoh: kopi panas dalam
suatu termos.


A. Usaha Sistem Terhadap
Lingkungan

Suatu gas di dalam silinder tertutup dengan piston
(penghisap) yang dapat bergerak bebas tanpa gesekan. Pada
saat gas memuai, piston akan bergerak naik sejauh s .
Apabila luas piston A, maka usaha yang dilakukan gas untuk
menaikkan piston adalah gaya F dikalikan jarak s .

W = F. s
W = P.A. s
karena A. s = V , maka:
W = P. V


W = P(V
2
V
1
)







Untuk gas yang mengalami perubahan volume
dengan tekanan tidak konstan, maka usaha
yang dilakukan sistem terhadap lingkungan
dirumuskan:
dW = F.d
= F.P.A ds
dW = P dV

(Gas dalam silinder tertutup
melakukan usaha terhadap
lingkungan)

Jika volume gas berubah dari V
1
menjadi
V
2
, maka:






P (+) maka W (+ sistem melakukan usaha terhadap
lingkungan) bila gas memuai atau berekspansi atau volume
bertambah (V
2
>V
1
) atau arah lintasan proses ke kanan .
P () maka W ( sistem menerima usaha dari lingkungan) bila
gas menyusut atau berkompresi atau volume menyusut (V
2
<V
1
)
atau arah lintasan proses ke kiri .

2
1
V
V
PdV W
(m
3
) (m
3
)
(N/m
2
) (N/m
2
)
Usaha sistem (W) = 0 jika V
1
= V
2


Usaha sistem (W) = + jika V
2
> V
1

Usaha sistem (W) = - jika V
2
<V
1
B. Usaha pada Proses Termodinamika
Usaha yang terdapat pada gas yang mengalami proses-
proses termodinamika tersebut akan diuraikan sebagai berikut.
Usaha pada Proses Isotermal ( T=C )
1. Pada proses Isotermal, sistem tidak mengalami perubahan
suhu atau T=konstan. Jika kita lihat dari Hukum Boyle,
persamaan untuk proses isotermal akan menjadi:


Atau


(m
3
)
(N/m
2
)

2. Usaha pada Proses Isobarik ( P = C )
Pada proses Isobarik, tekanan yang ada akan selalu konstan. Jika kita
lihat persamaan hukum Charles yaitu

= . Sehingga
1
1
=
2
2

. Usaha yang terjadi pada proses Isobarik dapat ditulis:.
W = P (V)
= P (V
2
V
1
)

(m
3
)

(N/m
2
)

3. Usaha pada Proses Isokhorik (V = C )
Proses isokhorik adalah proses perubahan
keadaan sistem pada volume konstan. Pada
proses isokhorik gas tidak mengalami perubahan
volume, sehingga usaha yang dilakukan sistem
sama dengan nol.
W = P (V
2
V
1
)
W = P (0) = 0


(m
3
)
(N/m
2
)

4. Usaha pada Proses Adiabatik
Proses adiabatik adalah suatu proses perubahan keadaan
gas di mana tidak ada kalor (Q) yang masuk atau
keluar dari sistem (gas). Proses ini dapat dilakukan
dengan cara mengisolasi sistem menggunakan bahan
yang tidak mudah menghantarkan kalor atau disebut
juga bahan adiabatik.

1
(1)
=
2

2
(1)

Faktor > 1 merupakan hasil perbandingan kapasitas
kalor gas pada tekanan konstan

dengan kapasitas kalor


gas pada volum konstan

dan selanjutnya disebut


Konstanta Laplace.
=


Karena sistem tidak menerima atau melepas kalor, maka
usaha yang dilakukan oleh sistem hanya digunakan untuk
mengubah energi dalam (mengurangi energi dalam).

=
=


= =

2
1

1





Karena ,maka dan
kV
1
(-1)
=P
1
V
1
sehingga diperoleh

Usaha yang dilakukan oleh sistem pada proses
adiabatik dapat juga dituliskan sebagai berikut

=
= 0
=
Untuk gas monoatomik
=
3
2
. .
=
3
2
.
2

1
atau =
3
2
. (
1

2
)
Untuk gas diatomik
=
5
2
. .
=
5
2
. (
2

1
) atau =
5
2
. (
1

2
)



Usaha pada proses siklus bisa dihitung dari luas
grafik