Anda di halaman 1dari 5

Diktat Matematika Teknologi | 18

BAB 2
APROKSIMASI KESALAHAN
Pengertian membilang dan mengukur
Mengukur adalah membandingkan sesuatu yang diukur dengan besaran sejenis yang
ditetapkan sebagai satuan atau suatu kegiatan atau proses mengidentifikasi atau
mengumpulkan fakta/data kemudian membandingkan fakta tersebut terhadap suatu
parameter atau ukuran tertentu dengan tujuan tertentu. Sedangkan membilang atau
menghitung merupakan sesuatu yang pasati. Mengukur seperti tinggi badan, berat badan,
panjang benda, luas permukan, volum, kedalaman dan lainnya. Membilang seperti banyak
siswa, harga barang, bayak produk, dan lainnya.
Alat ukur yang digunakan ada yang konvensional, ada juga yang digital. Alat ukur
konvensional seperti penggaris, meteran, timbangan dan lainnya. Alat ukur digital seperti
multimeter digital untuk mengukur tegangan listrik, speedometer digital dan lainnya.

Kesalahan pengukuran
Selisih antara ukuran sebenarnya dengan ukuran yang diperoleh dari hasil
pengukuran disebut kesalahan. Kesalah terjadi karena ketidakakuratan alat ukur atau
kesalahan membaca alat ukur. Kesalahan hasil pengukuran dapat diperkecil dengan cara
menggunakan alat ukur yang tepat dan teliti.

Salah mutlak
Salah mutlak = ½ x satuan ukur tekecil
Misal panjang kawat diukur dengan penggaris adalah 21,6 cm. Hasil pengukuran tersebut
lebih dekat ke 21,6 cm daripada ke 21,5 cm atau 21,7 cm yaitu panjangnya terletak diatara
21,55 cm dan 21,65 cm. Dikatakan bahwa pengukuran dengan penggaris mempunyai
kesalahan sebesar – besarnya adalah 0,05 cm. Kesalah terbesar yang terjadi terhadap hasil
pengukuran dengan menggunakan alat ukur tertentu biasa disebut salah mutlak.
Batas atas hasil pengukuran dirumuskan sebagai berikut :
Batas atas = hasil pengukuran + salah mutlak
Batas bawah hasil pengukuran dirumuskan sebagai berikut :
Batas bawah = hasil pengukuran – salah mutlak
Batas atas dan batas bawah hasil pengukuran disebut juga ukuran maksimum dan minimum
yang masih dapat diterima.
Contoh 1
Tentukan satuan ukuran terkecil dari hasil pengukuran berikut.
a. 12 kg
b. 4,5 m
c. 6,17 volt



Diktat Matematika Teknologi | 19

Jawab.
a. 12 kg
Satuan ukuran terkecilnya adalah 1 kg
b. .4,5 m
Satuan ukuran terkecilnya adalah 0,1 m
c. 6,17 volt
Satuan ukuran terkecilnya adalah 0,01 volt
Contoh 2
Tentukan salah mutlak, ukuran maksimum, ukuran minimum dari hasil pengukuran berikut
a. 6,34 m
b. 2,5 cm
c. 25 gr
Jawab.
a. 6,34 m
Satuan ukuran terkecil adalah 0,01
Salah mutlak = ½ x satuan ukuran terkecil
= ½ x 0,01 = 0,005
Ukuran maksimum = hasil pengukuran + salah mutlak
= 6,34 + 0,005 = 6,345
Ukuran minimum = hasil pengukuran – salah mutlak
= 6,34 – 0,005 = 6,335
b. 2,5 cm
Satuan ukuran terkecil adalah 0,1 cm
Salah mutlak = ½ x satuan ukuran terkecil
= ½ x 0,1 = 0,05
Ukuran maksimum = hasil pengukuran + salah mutlak
= 2,5 + 0,05 = 2,55
Ukuran minimum = hasil pengukuran – salah mutlak
= 2,5 – 0,05 = 2,45
c. 25 gr
Satuan ukuran terkecil adalah 1 gr
Salah mutlak = ½ x satuan ukuran terkecil
= ½ x 1 = 0,5
Ukuran maksimum = hasil pengukuran + salah mutlak
= 25 + 0,5 = 25,5
Ukuran minimum = hasil pengukuran – salah mutlak
= 25 – 0,5 = 24,5


Diktat Matematika Teknologi | 20

Salah relatif dan prosentase kesalahan
Kesalahan mutlak pengukuran dibandingkan terhadap ukuran benda itu sendiri
disebut kesalahan relatif (nisbi).

pengukuran Hasil
mutlak Salah
relatif Salah 
Kesalahan relatif akan menunjukkan berapa besar prosentase kesalahan pengukuran
tersebut.
Prosentase kesalahan = salah relatif x 100%
Contoh
Tentukan salah relatif dan prosentase kesalahan hasil pengukuran berikut.
a. 450 gr
b. 50,24 m
Jawab.
a. 450 gr
Satuan ukuran terkecil adalah 1 gr
Salah mutlak = ½ x 1 = 0,5
0011 , 0
450
5 , 0
pengukuran Hasil
mutlak Salah
relatif Salah   

Prosentase kesalahan = salah relatif x 100% = 0,0011 x 100% = 0,11%

b. 50,24 m
Satuan ukuran terkecil adalah 0,01 m
Salah mutlak = ½ x 0,01 = 0,005
0001 , 0
24 , 50
005 , 0
pengukuran Hasil
mutlak Salah
relatif Salah   

Prosentase kesalahan = salah relatif x 100% = 0,0001 x 100% = 0,01%

Toleransi pengukuran
Toleransi pengukuran merupakan batas – batas pengukuran yang masih dapat
diterima. Toleransi pengukuran didefinisikan sebagai selisih antara pengukuran terbesar
(ukuran maksimum) yang dapat diterima dan pengukuran terkecil (ukuran minimum) yang
dapat diterima.
Sebagai contoh, pada pasangan baut dan mur, diameter keduanya harus disamakan
atau disesuaikan agar dapat digunakan. Misalanya pasangan baut dan mur berdiameter 6
mm. Baut dengan diameter 5,8 mm – 6,2 mm masih dapat dipasangkan dengan mur
berdiameter 6 mm. berarti baut dengan diameter (6 + 0,2 ) mm masih dapat digunakan.
Contoh
Tuliskan batas – batas pengukuran yang dapat diterima dan toleransi pengukuran dari hasil
pengukuran berikut.
a. (5 + 0,31) detik b. (1.862 + 1)cm

Diktat Matematika Teknologi | 21


Jawab.
a. (5 + 0,31) detik
Ukuran maksimum = 5 + 0,31 = 5,31
Ukuran minimum = 5 – 0,31 = 4,69
Toleransi pengukuran = ukuran maksimum – ukuran minimum
= 5,31 – 4,69 = 0,62
b. (1.862 + 1) cm
Ukuran maksimum = 1.862 + 1 = 1.863
Ukuran minimum = 1.862 – 1 = 1.861
Toleransi pengukuran = ukuran maks – ukuran min
= 1.863 – 1.861 = 2
Kerjakan soal berikut dengan benar!
1. Tentukan salah mutlak dari hasil pengukuran berikut
a. 120 gr c. 21,932 ampere
b. 50,63 detik d. 0,5 m
2. Tentukan salah relatif dan prosentase kesalahan dari hasil pengukuran berikut
a. 2,63 mm c. 1,25 m
b. 3 detik d. 1,6512 gr
3. Tentukan toleransi pengukuran berikut
a. (20 + 1) gr c. (2,5 + 0,5) kg
b. (4,2 + 0,1) detik d. (15 + 0,05) detik
4. Lengkapi tabel berikut
Pengukuran Satuan
ukuran
terkecil
Salah
mutlak
Salah
relatif
%
kesalahan
Ukuran Toleransi
pengukuran Maksi
mum
Minimu
m
3,1 L
7,6 cm
8,12 kg
12,18 m
0,08 km

Penjumlahan dan pengurangan hasil pengukuran
Pada penjumlahan hasil pengukuran akan diperoleh :
- Jumlah maksimum dari penjumlahan dua pengukuran sama dengan jumlah hasil
pengukuran maksimum dari kedua pengukuran
- Jumlah minimum dari penjumlahan dua pengukuran sama dengan jumlah hasil
pengukuran minimum dari kedua pengukuran
- Salah mutlak dari penjumlahan dua pengukuran sama dengan jumlah salah mutlak dari
kedua pengukuran

Diktat Matematika Teknologi | 22

Contoh 1
Diketahui dua potong pipa dengan panjang 3,2 m dan 1,6 m. Jika kedua pipa tersebut
disambungkan tentukan panjang maksimum dan minimum setelah keduanya disambung
Jawab.
Pipa 1 panjang 3,2 m. Satuan ukuran terkecil 0,1 m, salah mutlak 0,05 m.
Ukuran maksimum 3,25 m dan ukuran minimum 3,15 m.
Pipa 2 panjang 1,6 m. satuan ukuran terkecil 0,1 m, salah mutlak 0,05 m.
Ukuran maksimum 1,65 m dan ukuran minimum 1,55 m.
Panjang maksimum disambung = 3,25 m + 1,65 m = 4,90 m
Panjang minimum disambung = 3,15 m + 1,55 m = 4,70 m
Hasil jumlah terletak pada 4,7 m dan 4,9 m atau ditulis (4,8 + 0,1) m
Contoh 2
Berapakan selisih antara hasil pengukuran 5 cm dan 3 cm
Jawab.
Pengukuran 5 cm, satuan ukuran terkecil 1 cm, salah mutlak 0,5 cm
Ukuran maksimum 5,5 cm dan ukuran minimum 4,5 cm
Pengukuran 3 cm, satuan ukuran terkecil 1 cm, salah mutlak 0,5 cm
Ukuran maksimum 3,5 cm dan ukuran minimum 2,5 cm
Selisih maksimum pengukuran = 5,5 cm – 2,5 cm = 3 cm
Selisih minimum pengukuran = 4,5 cm – 3,5 cm = 1 cm
Selisih terletak pada 1 cm dan 3 cm atau ditulis (2 + 1) cm
Perkalian
Hasil kali maksimum = ukuran maksimum x ukuran maksimum
Hasil kali minimum = ukuran minimum x ukuran minimum
Contoh
Berapakah batas – batas luas persegi panjang dengan panjang 4,1 cm dan lebar 2,9 cm.
Jawab.
Panjang 4,1 cm, toleransi pengukuran (4,1 + 0,05) cm yaitu 4,05 cm sampai 4,15 cm
Lebar 2,9 cm, toleransi pengukuran (2,9 + 0,05) cm yaitu 2,85 cm sampai 2,95 cm
Hasil kali maksimum = 4,15 cm x 2,95 cm = 12,2425 cm
2

Hasil kali minimum = 4,05 cm x 2,85 cm = 11,5425 cm
2

Kerjakan soal berikut dengan benar!
1. Tentukan jumlah dan selisih maksimum dan minimum hasil pengukuran berikut
a. 12 gr dan 17 gr d. 11,54 cm dan 15,72 cm
b. 4,3 m dan 4,7 m d. 5,31 km dan 7,89 km
c. 9 kg dan 7 kg
2. Sebuah meja mempunyai ukuran panjang 2,4 m dan lebar 1,7 m. Tentukanlah luas
maksimum meja dibulatkan ke meter terdekat.
3. Sebuah plat bebrbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 12,5 cm dan lebar 9,5
cm. Tentukanlah luas maksimum plat tersebut (dibulatkan ke 2 angka decimal)