Anda di halaman 1dari 20

Makalah

Masa Aufklarung ;
Jhon Locke
( 1632 – 1704 )
Diajukan Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Filsafa !ara Mo"ern
Oleh:
R O S I D I
F1.1.2.12.135
Dosen Pengampu :
DR. H. Ma’shum Nur Alim, M. Ag
Program Pasca Sarjana
INSTITUT AGAMA ISLAM NGRI
SUNAN AMPL
SURA!A"A
#$%&
1
A. Penahuluan
!untuhn"a ke#ua"aan a#a pe$tengahan isusul engan pe$ioe pe$tentangan
pemisahan an pe$u#ahan%pe$u#ahan menalam alam #iang politik& ekonomi an agama.
1
Pe$ioe !enaissan'e& !e(o$masi an !asionalisasi me$upakan pe$alihan ke a$ah %an juga
pe$mulaan% )aman moe$n. Paa masa moe$n ini pemiki$an (ilsa(at #e$hasil menempatkan
manusia paa tempat "ang sent$al alam panangan kehiupan& sehingga 'o$ak pemiki$ann"a
aalah ant$oposent$is& "aitu pemiki$an (ilsa(at "ang #e$asa$kan paa akal (iki$ an
pengalaman.
2

Pe$kem#angan i #iang ilmu pengetahuan an intelektual paa a#a ke%1*& sepe$ti
penemuan%penemuan +saa' ,e-ton& ali$an pemiki$an !asionalisme "ang iusung oleh !ene
Des'a$tes& pemiki$an .keptisme Pie$$e /a"le& Panteisme /enei't De .pino)a& se$ta (ilsa(at
0mpi$isme F$an'is /a'on an 1ohn 2o'ke& sangat menunjang #e$kem#angn"a kepe$'a"aan
te$haap hukum alam an p$insip uni3e$sal. Pe$kem#angan ini juga menum#uhkan $asa
kepe$'a"aan akan kemampuan akal manusia& an hal ini te$se#a$ hingga mempenga$uhi pola
piki$ selu$uh mas"a$akat 0$opa an Ame$ika paa a#a ke%14. A$us%a$us pemiki$an paa
masa itu 'ukup #an"ak an #e$3a$iasi& akan tetapi #e#e$apa ie apat igolongkan se#agai
ie hasil se$apan an ie asa$.
3
Pen'e$ahan 5aufklarung alam #ahasa 1e$man& an enlightenment alam #ahasa
+ngg$is6 aalah istilah "ang igunakan untuk menggam#a$kan moel pemiki$an masa itu.
Paa masa Pen'e$ahan& penekatan #e$asa$kan $asio an ilmu pengetahuan te$haap
pe$soalan agama& sosial& an ekonomi menjai t$en i mas"a$akat& sehingga hal ini
menghasilkan se#uah panangan "ang #e$si(at unia-i atau sekule$ an juga mem#angun
opini umum tentang kemajuan an kesempu$naan i#e$#agai #iang.
7
8aman Pen'e$ahan #oleh ikatakan me$upakan antiklimaks a$i masa%masa hegemoni
ge$eja te$haap ke#e#asan #e$(iki$ pa$a (iloso( "ang #e$langsung selama elapan a#a.
Me$eka juga ipaksa untuk melupakan akan ke#ua"aan me$eka ulu& "aitu ke#ua"aan
!oma-i an 9unani. ,amun& semakin lama me$eka semakin me$asakan akan kejanggalaan
tentang okt$in "ang me$eka te$ima itu. Paa a#a itu akal kalah total an iman menang
1
. :a$un :ai-ijo"o& Sari Sejarah Filsafat Barat 2& 9og"aka$ta: Kanisius& 1;;3& hal. 2*
2
. /e$t$an !ussell& Sejarah Filsafat Barat& 9og"aka$ta: Pustaka Pelaja$& 2<<*& hal. 11
3
. :a$un :ai-ijo"o& Sari Sejarah, hal. 32
4
. Ibid, 39.
2
mutlak. A#a itu juga telah mempe$tontonkan kelam#anan kemajuan manusia alam #iang
pemiki$an& paahal manusia suah mem#uktikan #ah-a ia sanggup maju engan 'epat. A#a
itu juga ipenuhi lem#a$an hitam #e$upa pemusnahan o$ang%o$ang "ang #e$(iki$ k$eati( ilua$
ogma ge$eja& ka$ena pemiki$ann"a #e$la-anan atau #e$#ea engan piki$an tokoh ge$eja
paa saat itu.
5
Menu$ut 9. A. Piliang #ah-a apa "ang ise#ut Pen'e$ahan alam isku$sus (ilsa(at
aalah se#uah p$oses =pen"empu$naan> se'a$a kumulati( kualitas su#jekti3itas engan segala
kemampuan o#jekti( akal #uin"a alam men'apai satu tingkatan sosial "ang ise#ut engan
=kemajuan>. Kete$putusan a$i nilai%nilai mitos& spi$it ketuhanan& telah memungkinkan
manusia untuk =menguki$ seja$ahn"a seni$i> i unia se#agai suatu p$oses self-
determination& engan manusia men'iptakan k$ite$ia%k$ite$ia an nilai%nilai untuk
pe$kem#angan i$i me$eka seni$i se#agai su#jek "ang me$eka.
?
.alah seo$ang (iloso( "ang hiup paa )aman Pen'e$ahan aalah 1hon 2o'ke. 2o'ke
tiak han"a me-a$nai an mempenga$uhi pemiki$an pa$a (iloso( i)amann"a an i tanah
kelahi$ann"a& tapi juga pa$a (iloso( sesuahn"a an i #an"ak nega$a& #ahkan sampai kini.
/. /iog$a(i
1ohn 2o'ke lahi$ paa tanggal 2; Agustus 1?32 i @$ington& ekat /$istol& +ngg$is. +a
aalah seo$ang (iloso( "ang menjai salah satu tokoh utama a$i penekatan empi$isme&
isamping itu ia juga ahli politik& ilmu alam& an keokte$an.
*

Paa tahun 1?7*& 2o'ke #elaja$ i .ekolah @estminste$& "ang paa -aktu itu
me$upakan sekolah te$kenal i +ngg$is. Peniikan i sana #e$pusat paa pelaja$an #ahasa%
#ahasa kuno& "aitu pe$tama%tama #ahasa 2atin& kemuian #ahasa 9unani& an juga #ahasa
+#$ani. .etelah itu& paa tahun 1?52& 2o'ke menapat #easis-a untuk menempuh peniikan
i .ekolah Ge$eja K$istus 5Ah$ist Ahu$'h6& OB(o$. Di sekolah itu& 2o'ke ku$ang men"ukai
metoe skolastik alam #e$e#at an juga tema%tema meta(isika an logika. Ka$ena itu&
2o'ke tiak menapatkan nilai "ang mengesankan ketika ia menapatkan gela$ hingga st$ata
5
. Ibid, 41.
6
. .aut Pasa$i#u& Filsafat Ilmu : Sejarah dan Ruang Lingkup Bahasan& 9og"aka$ta: Pustaka Pelaja$&
2<<7& hal. 1;
7
. /e$t$an !ussell& Sejarah, hal. 1*
3
ua. +a le#ih #an"ak mengha#iskan -aktun"a untuk mem#a'a ka$"a%ka$"a sast$a& sepe$ti
$ama& $oman& an se#again"a. .etelah itu& 2o'ke mulai men"enangi #iang meis& melalui
minatn"a alam #iang meis& 2o'ke mulai meminati (ilsa(at alam sejak tahun 1?54.
4
Paa a-al tahun 1??<& ia #e$jumpa engan !o#e$t /o"le "ang akan #an"ak
memenga$uhin"a kelak. .ejak tahun 1??<& 2o'ke menam#ah minatn"a engan mem#a'a
(ilsa(at mekanis "ang #a$u mun'ul& "ang imulai engan mem#a'a ka$"a /o"le. .elain itu& ia
juga mulai $ajin mem#a'a ka$"a%ka$"a Des'a$tes.
;
Pe$hatian 2o'ke te$haap politik mun'ul ketika situasi politik i +ngg$is #e$gejolak.
A$om-ell& "ang paa -aktu itu telah mengu#ah sistem politik +ngg$is& meninggal paa tahun
1?54 sehingga te$jai pe$u#ahan lagi i #a-ah peme$intahan !aja Aha$les ++ "ang
menghenaki peme$intahan kuat engan menguasai nega$a an ge$eja +ngg$is& 2o'ke paa
-aktu itu menukung peme$intahan Aha$les ++. Paa #ulan ,o3em#e$ hingga Desem#e$
1??<& ia mem#uat suatu ka$angan singkat untuk menanggapi panangan 0-a$ /agsha-&
"ang menegaskan pe$lun"a hakim sipil alam menentukan #entuk%#entuk i#aah
keagamaan.
1<
Di alam #iang (ilsa(at politik& 2o'ke juga ikenal se#agai (iloso( nega$a li#e$al.
/e$sama engan $ekann"a& +saa' ,e-ton& 2o'ke ipanang se#agai salah satu (igu$
te$penting i e$a Pen'e$ahan. .elain itu& 2o'ke menanai lahi$n"a e$a Moe$n an juga e$a
pas'a%Des'a$tes 5post-Cartesian6& ka$ena penekatan Des'a$tes tiak lagi menjai satu%
satun"a penekatan "ang ominan i alam penekatan (ilsa(at -aktu itu. Kemuian 2o'ke
juga menekankan pentingn"a penekatan empi$is an juga pentingn"a ekspe$imen%
ekspe$imen i alam mengem#angkan ilmu pengetahuan.
11
Paa tahun 1??1& 2o'ke iangkat menjai osen i sekolah Ge$eja K$istus tempatn"a
#elaja$ ulu. +a mengaja$ #ahasa 9unani an #ahasa 2atin. Kemuian paa tahun 1??7& ia
menjai petugas senso$ alam #iang (ilsa(at mo$al. .elama pe$ioe ini& 2o'ke melanjutkan
minatn"a paa #iang pengo#atan an (ilsa(at alam. Kemuian 2o'ke #elaja$ kepaa Thomas
@illis selama tahun 1??1%1??2 an mempelaja$i kimia paa tahun 1??3 kepaa /o"le. .elain
itu& 2o'ke juga mem#antu penelitian%penelitian "ang me$eka lakukan.
12

8
. Ibid, 21.
9
. :a$un :ai-ijo"o& Sari Sejarah, hal. 3*
10
. :en$" 1. .'hmat& Filsafat Politik& 9og"aka$ta: Pustaka Pelaja$& 2<<5& hal. 22
11
. Ibid., 23
12
. Ibid., 23
4
Paa tahun 1??5& 2o'ke menapat kesempatan untuk menjai sek$eta$is @alte$ Cane
"ang #e$tugas melakukan misi iplomatik ke #e#e$apa nega$a. 2o'ke meninggalkan +ngg$is
paa #ulan ,o3em#e$ an kem#ali paa #ulan Fe#$ua$i. Melalui su$at "ang iki$imn"a&
tampak #ah-a 2o'ke menikmati kunjungan lua$ nege$i pe$taman"a itu. .etelah itu& 2o'ke
ita-a$kan peke$jaan menjai sek$eta$is untuk peke$jaan iplomasi ke .pan"ol namun ia
menolak. .ekem#alin"a 2o'ke ke OB(o$& ia melanjutkan stuin"a alam #iang kimia
an (isiologi.
13

Paa tahun 1???& 2o'ke #e$temu engan 2o$ Ashle" "ang i kemuian ha$i mem#uat
pe$u#ahan #esa$ alam hiup 2o'ke. Paa tahun 1??*& 2o'ke pinah a$i OB(o$
menuju2onon untuk #eke$ja i $umah 2o$ Ashle". 2o'ke tinggal i sini selama elapan
tahun. .elama i 2onon& 2o'ke juga mem#a'a #uku%#uku pengo#atan& namun i situ ia
menapatkan pengalaman langsung alam soal%soal klinis ka$ena ia menjai asisten
a$i Thomas ."enham "ang aalah seo$ang okte$. 2o'ke menemani ."enham alam
pe$jalanan%pe$jalanann"a an juga mem#uat 'atatan%'atatan tentang soal%soal kesehatan. Di
sini& 2o'ke mem#uat 'atatan "ang akhi$n"a i#ukukan engan juul e !rte "edi#a& "ang i
alamn"a ipakai penekatan empi$is.
17

Paa tahun 1??4& 2o$ Ashle" mengalami gangguan kesehatan "ang 'ukup pa$ah.
2o'ke melakukan ope$asi te$haap li3e$ 2o$ Ashle" an keaaann"a semakin mem#aik.
Ka$ena itu& 2o$ Ashle" menganggap 2o'ke se#agai pen"elamat hiupn"a. .etelah itu& untuk
menukung stui 2o'ke alam #iang kimia& 2o$ Ashle" men"eiakan la#o$ato$ium i
$umahn"a.
15

.elain meningkatkan kemampuan alam #iang kesehatan engan p$aktik langsung
#e$sama ."enham& pe$kenalan 2o'ke engan 2o$ Ashle" juga menam#ah pengalaman
2o'ke alam #iang politik. .etahun setelah atang ke 2onon& 2o'ke menulis D0ssa"
tentang Tole$ansiD "ang isin"a amat #e$#ea engan ua ka$"a "ang ia tulis paa tahun 1??<%
1??2. Paa tahun 1??;& 2o$ Ashle" meli#atkan 2o'ke alam u$usan peni$ian koloni #a$u
i Aa$olina& khususn"a alam mem#uat konstitusi Aa$olina. 2o'ke menjalani tugasn"a alam
mem#antu 2o$ Ashle" hingga ia meninggalkan +ngg$is menuju Pe$an'is paa tahun 1?*5.
1?
Ketika 2o'ke memutuskan kem#ali ke +ngg$is paa #ulan Mei 1?*;& situasi politik
+ngg$is seang mengalami k$isis. Te$apat $umo$ "ang men"atakan akan te$jain"a
13
. Ibid., 24
14
. :a$un :ai-ijo"o& Sari Sejarah, hal. 72
15
. Ibid., 43.
16
. :en$" 1. .'hmat& Filsafat Politik& hal. 25
5
pem#unuhan te$haap !aja Aha$les ++ untuk igantikan engan saua$an"a& 1ames& "ang
#e$agama Katolik. .elama empat tahun #e$ikutn"a& hingga 2o'ke mela$ikan i$i
ke/elana untuk men'a$i suaka politik& 2o'ke memusatkan pe$hatian kepaa politik. :al itu
ise#a#kan 2o$ Ashle"& "ang me$upakan saha#at 2o'ke& aalah salah satu pemimpin kaum
"ang anti te$haap peme$intahan !aja Aha$les ++.
1*

!aja Aha$les ++ melihat 2o$ Ashle" se#agai musuhn"a "ang amat #e$#aha"a an ingin
mem#unuhn"a& namun #e#e$apa kali usahan"a gagal. :al itu meno$ong 2o$ Ashle" untuk
mela$ikan i$i a$i +ngg$is menuju /elana paa akhi$ tahun 1?42 an meninggal i /elana
paa #ulan 1anua$i 1?43. Kehiupan 2o'ke i +ngg$is tu$ut te$an'am ka$ena ge$akan%ge$akan
a$i kaum anti peme$intahan Aha$les ++ masih te$us aa sehingga ia te$us i'u$igai se#agai
pengkhianat oleh peme$intah. Akhi$n"a& 2o'ke meninggalkan +ngg$is paa tahun 1?43 an
menuju !otte$am& /elana.
14
Di /elana& 2o'ke melakukan kontak kepaa #e#e$apa politikus +ngg$is "ang seang
mela$ikan i$i juga. Paa tahun 1?47& nama 2o'ke te$'antum i alam a(ta$ pen'a$ian o$ang
a$i peme$intahan /elana sehingga 2o'ke ha$us #e$sem#un"i an #e$pinah%pinah tempat
hingga #ulan Mei 1?45.
1;
.etelah tahun 1?;<& kesehatan 2o'ke menu$un& tetapi ia masih te$us menulis an
melaksanakan tugas%tugasn"a. .elama tiga #elas tahun te$akhi$& ia tinggal i Oates an ia
meninggal i sana paa tanggal 24 Okto#e$ 1*<7.
2<
Ka$"a%ka$"a 1ohn 2o'ke& anta$a lain:
21
1. ! letter Con#erning $oleration 5Ka$angan%ka$angan tentang tole$ansi6 paa tahun
1?4;.
2. !n %ssa& Con#erning 'uman (nderstanding 5 Ka$angan tentang penge$tian
manusia-i6 paa tahun 1?;<.
3. $)o $reatises of *o+ernment 5Dua ka$angan tentang peme$intahan6 paa tahun 1?;<.
17
. Ibid., 26
18
. :a$un :ai-ijo"o& Sari Sejarah, hal. 73
19
. Ibid., 43
20
. Ibid., 44
21
. Ibid., 44
6
A. 0mpi$isme 1hon 2o'ke
0mpi$isme aalah suatu okt$in (ilsa(at "ang menekankan pe$anan pengalaman alam
mempe$oleh pengetahuan an menge'ilkan pe$anan akal. +stilah empi$isme i am#il a$i
#ahasa 9unani empeiria "ang #e$a$ti 'o#a%'o#a atau pengalaman. .e#agai suatu okt$in
empi$isme aalah la-an a$i $asionalisme. 0mpi$isme #e$penapat #ah-a pengetahuan
tentang ke#ena$an "ang sempu$na tiak ipe$oleh melalui akal& melainkan i pe$oleh atau
#e$sum#e$ a$i pan'a ine$a manusia& "aitu mata& liah& telinga& kulit an hiung. Dengan
kata lain& ke#ena$an aalah sesuatu "ang sesuai engan pengalaman manusia.
22
1ohn 2o'ke& se#agai tokoh paling a-al alam u$utan empi$isme +ngg$is& me$upakan
sosok "ang paling konse$3ati( +a me$asa mene$ima ke$aguan sementa$a "ang iaja$kan oleh
Des'a$tes sehingga ia menolak anggapan Des'a$tes "ang men"atakan keunggulan a$i E"ang
ipahamiF aalah E"ang i$asaF. +a han"a mene$ima pemiki$an matematis "ang pasti an
pena$ikan engan 'a$a metoe inuksi.
23
.alah satu pemiki$an 2o'ke "ang paling #e$penga$uh i alam seja$ah (ilsa(at aalah
mengenai p$oses manusia menapatkan pengetahuan. +a #e$upa"a menjelaskan #agaimana
p$oses manusia menapatkan pengetahuann"a. Menu$ut 2o'ke& selu$uh pengetahuan
#e$sum#e$ a$i pengalaman manusia. Posisi ini aalah posisi empi$isme "ang menolak
penapat kaum $asionalis "ang mengatakan sum#e$ pengetahuan manusia "ang te$utama
#e$asal a$i $asio atau piki$an manusia. Meskipun emikian& $asio atau piki$an #e$pe$an juga
i alam p$oses manusia mempe$oleh pengetahuan. Dengan emikian& 2o'ke #e$penapat
#ah-a se#elum seo$ang manusia mengalami sesuatu& piki$an atau $asio manusia itu #elum
#e$(ungsi atau masih kosong. .ituasi te$se#ut ii#a$atkan 2o'ke sepe$ti se#uah ke$tas putih
5ta#ula $asa6 "ang kemuian menapatkan isin"a a$i pengalaman "ang ijalani oleh manusia
itu. !asio manusia han"a #e$(ungsi untuk mengolah pengalaman%pengalaman manusia
menjai pengetahuan sehingga sum#e$ utama pengetahuan menu$ut 2o'ke aalah
pengalaman.
27
22
. Asmo$o A'hmai& Filsafat (mum. Aet. C& 1aka$ta: PT !aja G$a(ino Pe$saa& 2<<3& hal 33.

23
/am#ang Anees an !aea 1uli A. :am#ali& Filsafat (ntuk (mum. Aet. +& 1aka$ta: P$enaa Meia& 2<<3&
hal. 7?
24
.I,id-& 7?%7*
7
Dengan ini 2o'ke tiak han"a mau men"ingki$kan gagasan mengenai Eie #a-aanF&
tetapi juga untuk mempe$siapkan penjelasan #agaimana a$ti isusun oleh ke$ja ke$as ata
senso$is 5in$a-i6. 2o'ke mengatakan #ah-a tiak aa ie "ang itu$unkan& sehingga ia
menolak innate idea atau ie #a-aan. Teo$i Ta#ula$asa tiak mem#e$ikan $uang #agi paham
"ang #e$penapat #ah-a seseo$ang ilahi$kan engan a$ah seniman& a$ah pengusaha& a$ah
peke$ja atau a$ah%a$ah lainn"a& an menggam#a$kan #ah-a manusia suah itaki$kan
untuk menjalani p$o(esi te$tentu sejak lahi$. Menu$ut teo$i ini& alasan mengapa anak seo$ang
pengusaha 'ene$ung menjai pengusaha an anak seo$ang #u$uh 'ene$ung menjai #u$uh&
atau anak seo$ang seniman 'ene$ung menjai seo$ang seniman me$upakan aki#at a$i
peniikan i lingkungan "ang setiap ha$i ialami. Anak seo$ang pengusaha "ang setiap ha$i
#e$inte$aksi engan o$ang tuan"a "ang juga seo$ang pengusaha& setiap ha$i menenga$
pe$kataan o$ang tuan"a mengenai usahan"a& akan #elaja$ memahami konsep "ang ipahami
o$ang tuan"a mengenai ha$ta& 'a$a mempe$olehn"a& an mempun"ai pe$ilaku "ang mi$ip
engan o$ang tuan"a. 1ai& jika seo$ang #a"i seo$ang pengusaha te$tuka$ engan #a"i seo$ang
seniman& kemungkinan #esa$ #a"i seo$ang pengusaha "ang iasuh oleh seo$ang seniman akan
menjai seniman an #a"i seniman "ang iasuh oleh pengusaha akan menjai pengusaha.
25
Menu$ut 2o'ke semua ie ipe$oleh a$i pengalaman& an te$i$i atas ua ma'am&
"aitu:
2?
1. +e%ie .ensasi& "ang ipe$oleh a$i pan'ain$a sepe$ti& melihat& menenga$& an
lain%lain.
2. +e%ie !e(leksi "ang ipe$oleh a$i #e$#agai kegiatan #ui sepe$ti #e$piki$&
pe$'a"a& an se#again"a.
Ke#an"akan o$ang mengatakan #ah-a me$eka saa$ akan #ena%#ena. Tetapi
menu$ut 2o'ke o#jek kesaa$an aalah ie. +e aalah Eo#jek akal se-aktu seseo$ang
#e$piki$& sa"a telah menggunakann"a untuk men"atakan apa saja "ang imaksu engan
(antasin"a& atau apa saja "ang igunakan #ui untuk #e$piki$G.F. 2o'ke juga mengatakan
#ah-a ie aalah Eo#jek langsung a$i pe$sepsiF.
2*
Dalam teo$i ini& 1ohn 2o'ke menggunakan 3 istilah : .ensasi 5sensation6& "ang oleh
o$ang empi$is moe$n se$ing ise#ut ata ine$a-i 5sense-data6. +ea%iea 5ideas6& #ukan
25
. I,id-& 74.
26
. Asmo$o A'hmai& Filsafat (mum, hal. ?;
27
. /am#ang Anees an !aea 1uli A. :am#ali& Filsafat (ntuk (mum, hal. *2
8
iea alam aja$an Plato& melainkan #e$upa pe$sepsi atau pemiki$an "ang atau penge$tian "ang
ti#a%ti#a tentang suatu o#jek an si(at 5.ualit&6 sepe$ti me$ah& #ulat& #e$at an se#again"a.
24
D. Ai$i%Ai$i Ali$an 0mpi$isme
Aa ua 'i$i pokok empi$isme& "aitu mengenai teo$i tentang makna an teo$i
tentang pengetahuan.
2;
Teo$i makna paa ali$an empi$isme #iasan"a in"atakan se#agai teo$i tentang
asal pengetahuan& "aitu asal%usul iea atau konsep. Paa a#a pe$tengahan teo$i ini
i$ingkas alam $umus /ihil est in intelle#tu .uod non prius fuerit in sensu 5tiak aa
sesuatu i alam piki$an kita selain iahului oleh pengalaman6. .e#ena$n"a
pe$n"ataan ini me$upakan tesis 2o'ke "ang te$apat alam #ukun"a& !n %ssa&
Con#erning 'uman (nderstanding& "ang ikelua$kann"a tatkala ia menentang aja$an
iea #a-aan.
3<

Paa a#a ke%2< kaum empi$is 'ene$ung menggunakan teo$i makna me$eka
paa penentuan apakah suatu konsep ite$apkan engan #ena$ atau tiak& #ukan paa
asal%usul pengetahuan. .alah satu 'ontoh penggunaan empi$isme se'a$a p$agmatis ini
ialah paa Aha$les .ane$s Pei$'e alam kalimat E$entukanlah apa pengaruh konsep
itu pada praktek &ang dapat dipahami kemudian konsep tentang pengaruh itu, itulah
konsep tentang o,jek terse,utF.
31
Filsa(at empi$isme tentang teo$i makna amat #e$ekatan engan ali$an
positi3isme logis 5logi#al positi+ism6 an (ilsa(at 2u-ig @ittgenstein. Akan tetapi&
teo$i makna an empi$isme selalu ha$us ipahami le-at pena(si$an pengalaman. Oleh
ka$ena itu& #agi o$ang empi$is ji-a apat ipahami se#agai gelom#ang pengalaman
kesaa$an& mate$i se#agai pola 5pattern6 jumlah "ang apat iine$a& an hu#ungan
kausalitas se#agai u$utan pe$isti-a "ang sama.
Teo$i keua& "aitu teo$i pengetahuan& apat i$ingkaskan se#agai #e$ikut:
Menu$ut o$ang $asionalis aa #e#e$apa ke#ena$an umum& sepe$ti Esetiap kejaian
28
. Ibid.
29
. Ahma Ta(si$& Filsafat (mum& /anung: PT !emaja !osaka$"a& 1;;4& hal. 112
30
. Ibid., 113.
31
.oejono .oema$gono& Pengantar Filsafat& 59og"aka$ta: Tia$a @a'ana6& 2<<7& hal. ;5
9
tentu mempun"ai se#a#F& asa$%asa$ matematika& an #e#e$apa p$insip asa$ etika&
an ke#ena$an%ke#ena$an itu #ena$ engan seni$in"a "ang ikenal engan istilah
ke#ena$an apriori "ang ipe$oleh le-at intuisi $asional. 0mpi$isme menolak penapat
itu. Tiak aa kemampuan intuisi $asional itu. .emua ke#ena$an "ang ise#ut tai
aalah ke#ena$an "ang ipe$oleh le-at o#se$3asi jai ia ke#ena$an aposteriori-
02
1ai apat isimpulkan #ah-a aja$an pokok 0mpi$isme aalah :
1. Panangan #ah-a semua ie atau gagasan me$upakan a#st$aksi "ang i#entuk
engan mengga#ungkan apa "ang ialami.
2. Pengalaman ine$a-i aalah satu%satun"a sum#e$ pengetahuan& an #ukan akal
atau $asio.
3. .emua "ang kita ketahui paa akhi$n"a #e$gantung paa ata ine$a-i.
7. .emua pengetahuan tu$un se'a$a langsung& atau i simpulkan se'a$a tiak langsung
a$i ata ine$a-i 5ke'uali #e#e$apa ke#ena$an e(inisional logika an
matematika6.
5. Akal #ui seni$i tiak apat mem#e$ikan kita pengetahuan tentang $ealitas tanpa
a'uan paa pengalaman ine$a-i an penggunaan pan'a ine$a kita. Akal #ui
menapat tugas untuk mengolah #ahan #ahan "ang i pe$oleh a$i pengalaman.
?. 0mpi$isme se#agai (ilsa(at pengalaman& mengakui #ah-a pengalaman se#agai satu%
satun"a sum#e$ pengetahuan.
33
0. Ma'am%Ma'am Ali$an 0mpi$isme
1. 0mpi$is K$itisisme
Dise#ut juga Ma'hisme& "aitu se#uah ali$an (ilsa(at "ang #e$si(at su#"akti(%
iealistik. Ali$an ini ii$ikan oleh A3ena$ius an Ma'h. +nti ali$an ini aalah ingin
Emem#e$sihkanF penge$tian pengalaman a$i konsep su#stansi& kenis'a"aan&
kausalitas& an se#again"a& se#agai penge$tian ap$io$i. .e#agai gantin"a ali$an ini
mengajukan konsep unia se#agai kumpulan jumlah elemen%elemen net$al atau
sensasi%sensasi 5pen'e$apan%pen'e$apan6. Ali$an ini apat ikatakan se#agai
32
. Ahma Ta(si$& Filsafat (mum, hal. 11;
33
. Ibid., 122
10
ke#angkitan kem#ali ie /a$kele" an :ume tetapi se'a$a sem#un"i%sem#un"i&
ka$ena ituntut oleh tuntunan si(at net$al (ilsa(at. Ali$an ini juga anti meta(isik.
37
2. 0mpi$is 2ogis
Analisis logis Moe$n apat ite$apkan paa peme'ahan%peme'ahan p$o#lem
(iloso(is an ilmiah. 0mpi$is 2ogis #e$pegang paa panangan%panangan #e$ikut :
a. Aa #atas%#atas #agi 0mpi$isme. P$insip sistem logika (o$mal an p$insip
kesimpulan inukti( tiak apat i#uktikan engan menga'u paa pengalaman.
#. .emua p$oposisi "ang #ena$ apat ija#a$kan 5i$euksikan6 paa p$oposisi%
p$oposisi mengenai ata ine$a-i "ang ku$ang le#ih me$upakan ata ine$a "ang
aa seketika
'. Pe$tan"aan%pe$tan"aan mengenai hakikat ken"ataan "ang te$alam paa asa$n"a
tiak menganung makna.
35
3. 0mpi$is !aikal
.uatu ali$an "ang #e$peni$ian #ah-a semua pengetahuan apat ila'ak
sampai paa pengalaman ine$a-i. Apa "ang tiak apat ila'ak se'a$a emikian itu&
ianggap #ukan pengetahuan. .oal kemungkinan mela-an kepastian atau masalah
kekeli$uan mela-an ke#ena$an telah menim#ulkan #an"ak pe$tentangan alam
(ilsa(at. Aa pihak "ang #elum apat mene$ima pe$n"ataan #ah-a pen"eliikan
empi$is han"a apa mem#e$ikan kepaa kita suatu pengetahuan "ang #elum pasti
5Pro,a,le6. Me$eka mengatakan #ah-a pe$n"ataan% pe$n"ataan empi$is& apat
ite$ima se#agai pasti jika tiak aa kemungkinan untuk mengujin"a le#ih lanjut an
engan #egitu tak aa asa$ untukke$aguan. Dalam situasi sema'am iti& kita tiak
han"a #e$kata: Aku me$asa "akin 5I feel #ertain6& tetapi aku "akin.
3?
34
. /am#ang Anees an !aea 1uli A. :am#ali& Filsafat (ntuk (mum, hal& 131
35
. Ibid., hal. 139
36
. I,id.& 172
11
F. Pengalaman Dan Pengetahuan
1hon 2o'ke men"atakan aa ua ma'am pengalaman manusia& "akni
pengalaman lahi$iah 5sense atau ekste$nal sensation6 an pengalaman #atiniah
5inte$nal sense atau $e(le'tion6. Pengalaman lahi$iah aalah pengalaman "ang
menangkap akti3itas in$a-i "aitu segala akti3itas mate$ial "ang #e$hu#ungan engan
pan'a in$a manusia. Kemuian pengalaman #atiniah te$jai ketika manusia memiliki
kesaa$an te$haap akti3itasn"a seni$i engan 'a$a HmengingatH& HmenghenakiH&
Hme"akiniH& an se#again"a. Keua #entuk pengalaman manusia inilah "ang akan
mem#entuk pengetahuan melalui p$oses selanjutn"a.
3*
Da$i pe$pauan ua #entuk pengalaman manusia& pengalaman lahi$iah an
pengalaman #atiniah& ipe$oleh apa "ang 2o'ke se#ut Hpanangan%panangan
see$hanaH 5simple ideas6 "ang #e$(ungsi se#agai ata%ata empi$is. Aa empat jenis
panangan see$hana:
1. Panangan "ang han"a ite$ima oleh satu in$a manusia saja. Misaln"a& -a$na
ite$ima oleh mata& an #un"i ite$ima oleh telinga.
2. Panangan "ang ite$ima oleh #e#e$apa in$a& misaln"a saja $uang an ge$ak.
3. Panangan "ang ihasilkan oleh $e(leksi kesaa$an manusia& misaln"a ingatan.
7. Panangan "ang men"e$tai saat%saat te$jain"a p$oses pene$imaan an $e(leksi.
Misaln"a& $asa te$ta$ik& $asa he$an& an -aktu.
34
Di alam p$oses te$#entukn"a panangan%panangan see$hana ini& $asio atau
piki$an manusia #e$si(at pasi( atau #elum #e$(ungsi. .etelah panangan%panangan
see$hana ini te$seia& #a$u $asio atau piki$an #eke$ja mem#entuk Hpanangan%
panangan kompleksH 5#omple1 ideas6. !asio #eke$ja mem#entuk panangan
kompleks engan 'a$a mem#aningkan& menga#st$aksi& an menghu#ung%hu#ungkan
panangan%panangan see$hana te$se#ut. Aa tiga jenis panangan kompleks "ang
te$#entuk:
37
. :a$ono :ai& %pistimologi Filsafat Pengetahuan& 9og"aka$ta : Kanisius& 1;;7& hal. 152

38
. I,id.& 15;
12
1. .u#stansi atau sesuatu "ang #e$i$i seni$i& misaln"a pengetahuan tentang
manusia atau tum#uhan.
2. Moi 5'a$a mengaa suatu hal6 atau panangan kompleks "ang ke#e$aaann"a
#e$gantung kepaa su#stansi. Misaln"a& siang aalah mous a$i ha$i.
3. :u#ungan se#a#%aki#at 5kausalitas6. Misaln"a saja& panangan kausalitas
alam pe$n"ataan: Dai$ meniih ka$ena ipanaskan hingga suhu 1<<I
Ael'iusD.
3;
/e$asa$kan esei%esei "ang itulis 2o'ke& apat isimpulkan te$apat empat
ma'am pengetahuan:
7<
1. Intuiti+e kno)ledge
2. emonstrati+e kno)ledge
3. Sensi,le kno)ledge
7. Faithful kno)ledge
Intuiti+e 2no)ledge aalah pengetahuan "ang iapatkan $asio a$i
pemahamann"a te$haap kesesuaian atau ketiaksesuaian anta$a iea%iea se'a$a
langsung tanpa ipenga$uhi oleh unsu$%unsu$ lainn"a. .epe$ti putih aalah #ukan
hitam& lingka$an aalah #ukan segitiga& tiga le#ih #esa$ a$ipaa ua& an lain%lain.
Pe$lu i'atat& #ah-a intuisi "ang imaksu 2o'ke aalah kekuatan "ang aa
paa $asio "ang apat mengetahui hu#ungan anta$a iea%iea "ang kita apatkan
melalui sensasi atau pe$enungan. Meskipun sensasi aalah kekuatan $asio akan tetapi
o#jekn"a #e$si(at konk$it& engan emikian& intuisi menu$ut 2o'ke tiak #e$tentangan
engan (ilsa(at empi$isme.
71
emonstrati+e 2no)ledge aalah pengetahuan "ang iapatkan $asio a$i
pemahamann"a te$haap kesesuaian atau ketiaksesuaian anta$a iea%iea se'a$a
tiak langsung& tetapi engan pe$anta$a iea%iea lain. +ni #e$a$ti tiak mengelua$kan
suatu hukum te$haap suatu pe$masalahan se#elum apat mem#uktikann"a. :al ini
39
. Ibid., 162.
40
. !i)al Mustans"i$& an Misnal Muni$& Filsafat Ilmu& 9og"aka$ta: Pustaka Pelaja$& 2<<4& hal.
147

41
. Ibid., 186
13
mengha$uskan analisis $asio untuk sampai paa suatu hukum& sepe$ti a$gumentasi
matematis& an pem#uktian atas eksistensi Tuhan.
Sensi,le 2no)ledge aalah pengetahuan te$haap aan"a alam i lua$ kita.
Dengan emikian ia #e$sana$ paa pengine$aan. Menu$ut 2o'ke meski pengetahuan
ini tiak sampai paa tingkat ke"akinan an pem#uktian& namun le#ih me"akinkan
a$ipaa pengetahuan hipotesis& ka$ena pengetahuan sema'am ini mem#antu kita
menetapkan aan"a alam lua$. .e#agai #uktin"a& $asio apat mem#eakan anta$a tiu$
an jaga.
2o'ke mengatakan #ah-a kita apat me"akini aan"a alam i lua$ kita "ang
sesuai engan pe$sepsi%pe$sepsi kita. Memang akal tiak apat mengetahui sesuatu
"ang konk$et se'a$a langsung& tapi melalui pe$sepsi%pe$sepsi kita tentang sesuatu itu.
Da$i situlah pengetahuan kita te$#entuk sejauh mana aa kesesuaian anta$a pe$sepsi%
pe$sepsi $asio engan pe$ka$a%pe$ka$a lua$.
72
Faithful 2no)ledge aalah pengetahuan "ang ipe$oleh manusia melalui
kepe$'a"aan agama. Pengetahuan ini tiak apat i#uktikan ka$ena i lua$ #atas
kemampuan $asio an ine$a kita& namun kita me"akinin"a engan kuat ka$ena
me$upakan $ahasia keimanan 5m&steri of faith6.
Pengetahuan sema'am ini iapatkan a$i agama an kita# su'i "ang
itu$unkan Tuhan. 2o'ke mene$ima engan #ulat pengetahuan ini ka$ena
ketiakmampuann"a untuk mem#uktikann"a& se#a# akal tiak sanggup men'apai
hakikat ke"akinan%ke"akinan agama& i anta$an"a aalah esensi Tuhan itu seni$i.
73
2o'ke mem#e$ikan #atasan%#atasan Pengetahuan se#agai #e$ikut:
77
Pengetahuan kita tiak #isa melampaui pemahaman kita tentang aan"a
kesesuaian atau ketiaksesuaian anta$a iea%iea "ang te$#entuk melalui intuisi&
a$gumentasi& an pe$sepsi.
Kita tiak mungkin men'apai pengetahuan intuiti( "ang men'akup selu$uh
iea%iea kita& atau segala "ang ingin kita ketahui. Ka$ena kita tiak apat mengetahui
42
. Ibid., 187
43
. Ibid., 189
44
.Ma$agustam .i$ega$& 'and 3ut Filsafat Ilmu& 1ogjaka$ta: Pustaka Pelaja$& 2<12& hal. 21*

14
semua hu#ungan anta$a iea%iea itu #aik engan men"usun ataupun mem#aning%
#aningkann"a.
emonstrati+e 2no)ledge juga tiak mungkin men'akup semua iea%iea
kita. Ka$ena kita tiak selaman"a menemukan iea penengah "ang menghu#ungkan
ua iea alam a$gumentasi. Dalam konisi ini kita tiak apat menghasilkan
pengetahuan ataupun a$gumentasi.
Sensi,le 2no)ledge tiak melampaui le#ih jauh a$i aan"a pe$ka$a "ang
se$upa i haapan kita alam ken"ataann"a& maka ia le#ih sempit a$i ua ma'am
pengetahuan se#elumn"a.
Da$i u$aian%u$aian i atas jelaslah #agi kita #ah-a teo$i pengetahuan 2o'ke
sangat menominasi pemiki$an ke(ilsa(atann"a. .e#agaimana pa$a (iloso( a#a ke%1*&
14& an 1; lainn"a& ia juga si#uk meneliti asal pengetahuan manusia& si(at asa$
pengetahuan& sum#e$ pengetahuan& tingkat ke"akinan an #atas%#atasn"a. +a
mem#e$ikan #atasan atas asa$%asa$ ke"akinan& penapat& kesesuaian& pe$#eaan&
an tingkatan masing%masing. 2o'ke aalah o$ang pe$tama "ang mene$apkan metoe
empi$is i a#a moe$en an metoe ilmiah alam (ilsa(at.
Pem#atasann"a te$haap empat ma'am pengetahuan& "aitu pengetahuan
intuiti( "ang menganta$kan kepaa pengetahuan te$haap -uju )ati& sensi#le
kno-lege "ang mem#a-a kepaa pengetahuan te$haap -uju sesuatu "ang pa$sial&
pengetahuan agama "ang men"ampaikan kepaa pengetahuan te$haap eksistensi
Tuhan& metoe ini aalah ke#alikan a$i metoe "ang #e$laku se#elumn"a.
75
Teo$i pengetahuan 2o'ke juga sampai paa pengakuan akan kete$#atasan akal
manusia mengetahui segala sesuatu "ang aa i sekelilingn"a seputa$ ken"ataan%
ken"ataan alam mate$ial an nonmate$ial. /ahkan ia seni$i tiak apat mengetahui
sesuatupun tentang iea%iean"a seni$i an hu#ungan%hu#ungan "ang aa i
anta$an"a. Dengan emikian& 2o'ke mem#uka jalan #agi penelitian te$haap #atas%
#atas pengetahuan manusia menu$ut /a$kele"& :ume& an 0mmanuel Kant.
7?
G. Pemiki$an Politik 1hon 2o'k
45
. I,id.& 222
46
. I,id-,223
15
Jntuk men'egah tim#uln"a nega$a a#solut an te$jaminn"a kehiupan 'i3il
so'iet"& 2o'ke #e$#i'a$a mengenai pe$an st$ategis konstitusi alam mem#atasi
kekuasaan nega$a "ang i#a"angkann"a. Konstitusi ini mempun"ai (ungsi "ang
sangat penting se#agai pem#atasan p$insipil te$haap kekuasaan nega$a. Dalam
mem#ahas konstitusionalisme& "ang te$penting aalah usaha mempe$tahankan hak%
hak ini3iu untuk te$us%mene$us menumpuk keka"aan p$i#ai sejauh tiak
me$ampas hak%hak se$upa o$ang lain.
7*
1ai& konstitusionalisme 2o'ke tiak selalu ia$tikan se#agai usaha
pe$linungan te$haap hak%hak ini3iu #e$haapan engan kekuasaan 5peninasan6
nega$a. Te$lepas a$i pe$#eaan pena(si$an paham konstitusionalisme& gagasan 2o'ke
ini telah menempatkan i$in"a se#agai pelopo$ gagasan nega$a konstitusional alam
seja$ah politik /a$at. Paa asa$n"a& gagasan konstitusionalisme ini iasa$kan paa
kepe$luan untuk mem#atasi kese-enang%-enangan nega$a. Konstitusi memiliki
tujuan me$umuskan 'a$a%'a$a untuk mem#atasi an mengenalikan kekuasaan politik
untuk menjamin hak%hak asasi $ak"at.
74
Konstitusi #agi 2o'ke me$upakan elemen "ang sangat penting alam suatu
nega$a& ka$ena i alamn"a te$muat atu$an%atu$an asa$ pem#atasan kekuasaan an
hak%hak asasi -a$ga nega$a. Atu$an%atu$an konstitusional ini tiak #oleh ilangga$
oleh penguasa nega$a.
Tentang pemisahan kekuasaan& menu$ut 2o'ke& kemungkinan mun'uln"a
nega$a totalite$ juga #isa ihina$i engan aan"a pem#atasan kekuasaan nega$a.
Kekuasaan nega$a ha$us i#atasi engan 'a$a men'egah sent$alisasi kekuasaan ke
alam satu tangan atau lem#aga. :al ini& menu$ut 2o'ke& ilakukan engan 'a$a
memisahkan kekuasaan politik ke alam tiga #entuk: kekuasaan legislati( 5legislati3e
po-e$6& kekuasaan eksekuti( 5eBe'uti3e po-e$6& an kekuasaan (ee$ati( 5(ee$ati3e
po-e$6.
7;
Kekuasaan legislati( aalah lem#aga "ang mem#uat unang%unang an
pe$atu$an%pe$atu$an hukum (unamental lainn"a. Kekuasaan eksekuti( aalah
47
. /eni Ahma .ae#ani& Filsafat (mum& /anung: Pustaka .etia& 2<<4& hal. 134

48
. :en$" 1. .'hmat& Filsafat Politik& hal. ;?
49
. Ibid., 107
16
kekuasaan "ang melaksanakan unang%unang an pe$atu$an%pe$atu$an hukum "ang
i#uat oleh kekuasaan legislati(. .eangkan kekuasaan (ee$ati( aalah kekuasaan
"ang #e$kaitan engan masalah hu#ungan lua$ nege$i& kekuasaan menentukan pe$ang&
pe$amaian& liga an aliansi anta$nega$a& an t$ansaksi%t$ansaksi engan nega$a asing.
Ketiga 'a#ang kekuasaan te$se#ut ha$us te$pisah satu sama lain #aik mengenai
tugas atau (ungsin"a an mengenai alat pe$lengkapan "ang men"elengga$akann"a.
Dengan emikian& tiga kekuasaan te$se#ut tiak #oleh ise$ahkan kepaa o$ang atau
#aan "ang sama untuk men'egah konsent$asi an pen"alahgunaan kekuasaan oleh
pihak "ang #e$kuasa. :al ini imaksukan aga$ hak%hak asasi -a$ga nega$a akan
le#ih te$jamin.
Kekuasaan legislati(& menu$ut 2o'ke& tiak #oleh ialihkan kepaa siapa pun
atau lem#aga manapun& ka$ena paa hakikatn"a kekuasaan legislati( aalah
meni(estasi penelegasian kekuasaan $ak"at paa nega$a. Jnang%unang "ang i#uat
oleh kekuasaan legislati( #e$si(at mengikat kekuasaan aksekuti(. Pelaksanaan
kekuasaan eksekuti( tiak #oleh men"impang a$i unang%unang "ang telah
iga$iskan oleh pa$lemen. :al ini #e$a$ti& 2o'ke menempatkan kekuasaan legislati(
le#ih tinggi a$ipaa kekuasaan eksekuti(.
Pemiki$an 2o'ke mengenai hu#ungan nega$a an agama te$apat i alam
tulisann"a "ang #e$juul =.u$at%.u$at Mengenai Tole$ansi> 5Letters of $oleration6.
2o'ke men"atakan #ah-a pe$lu aa pemisahan tegas anta$a u$usan agama an u$usan
nega$a se#a# tujuan masing%masing suah #e$#ea. ,ega$a tiak #oleh menganut
agama apapun& apalagi jika mem#atasi atau meniaakan suatu agama.
5<
Tujuan nega$a aalah melinungi hak%hak asa$ -a$gan"a i unia ini
seangkan tujuan agama aalah mengusahakan keselamatan ji-a manusia untuk
kehiupan a#ai i akhi$at kelak setelah kematian. 1ai& nega$a #e$(ungsi untuk
memeliha$a kehiupan i unia seka$ang& seangkan agama #e$(ungsi untuk
menjalankan i#aah kepaa Tuhan an men'apai kehiupan kekal. Agama aalah
u$usan p$i#ai& #e$#ea engan nega$a "ang me$upakan u$usan mas"a$akat umum.
Pemisahan anta$a keuan"a ha$uslah itegaskan& an masing%masing tiak
#oleh men'ampu$i u$usan "ang lain. ,ega$a tiak #oleh men'ampu$i u$usan
50
. I,id-, 12<
17
ke"akinan $eligius manusia& seangkan agama tiak #oleh melakukan sesuatu "ang
apat menghalangi atau menggagalkan pelaksanaan tujuan nega$a. /ila nega$a henak
menghalangi ke#e#asan #e$agama a$i -a$gan"a& maka $ak"at #e$hak untuk
mela-an.
51
H. Penutup
Paa masa Au(kla$ung penekatan #e$asa$kan $asio an ilmu pengetahuan
te$haap pe$soalan agama& sosial& an ekonomi menjai t$en i mas"a$akat& sehingga
hal ini menghasilkan se#uah panangan "ang #e$si(at unia-i atau sekule$ an juga
mem#angun opini umum tentang kemajuan an kesempu$naan i#e$#agai #iang.
1hon 2o'ke aalah salah satu tokoh (iloso( masa Au(kla$ung. +a lahi$ i
+ngg$is paa tanggal 2; Agustus 1?32. +a aalah seo$ang (iloso( "ang menjai salah
satu tokoh utama a$i penekatan empi$isme& isamping itu ia juga ahli politik& ilmu
alam& an keokte$an. 1hon 2o'k meninggal paa tanggal 24 Okto#e$ 1*<7.
0mpi$isme aalah suatu ali$an alam (ilsa(at "ang men"atakan #ah-a semua
pengetahuan #e$asal a$i pengalaman. 0mpi$isme #e$panangan #ah-a pe$n"ataan
"ang tiak apat i#uktikan melalui pengalaman aalah tiak #e$a$ti atau tanpa a$ti.
+lmu ha$us apat iuji melalui pengalaman. 1ai empi$isme me$upakan se#uah paham
"ang menganggap #ah-a pengalaman aalah sum#e$ pengetahuan. 0mpi$isme juga
#e$a$ti se#uah paham "ang menganggap #ah-a pengalaman manusia iapat a$i
pengalaman%pengalaman "ang n"ata an (aktual. Pengalaman "ang n"ata te$se#ut
iapatkan a$i tangkapan pan'ain$a manusia. .ehingga pengetahuan "ang iapat
melalui pengalaman me$upakan se#uah kumpulan (akta%(akta.
51
. I,id- 121
18
Da(ta$ Pustaka
A'hmai& Asmo$o& Filsa(at Jmum. Aet. C& 51aka$ta: PT !aja G$a(ino Pe$saa6&
2<<3.
Ahma .ae#ani& /eni& Filsafat (mum& 5/anung: Pustaka .etia6& 2<<4.
:ai& :a$ono& %pistimologi Filsafat Pengetahuan& 59og"aka$ta : Kanisius6& 1;;7.
:ai-ijono& :a$un& Sari Sejarah Filsafat Barat 2& 59og"aka$ta: Kanisius6& 1;;3.
Mustans"i$& !i)al an Misnal Muni$& Filsafat Ilmu& 59og"aka$ta: Pustaka Pelaja$6&
2<<4.
Pasa$i#u& .aut& Filsafat Ilmu : Sejarah dan Ruang Lingkup Bahasan& 59og"aka$ta:
Pustaka Pelaja$6& 2<<7.
!ussell& /e$t$an& Sejarah Filsafat Barat& 59og"aka$ta: Pustaka Pelaja$6& 2<<*.
.i$ega$& Ma$agustam& 'and 3ut Filsafat Ilmu& 51ogjaka$ta: Pustaka Pelaja$6& 2<12.
.'hmat& :en$" 1.& Filsafat Politik& 59og"aka$ta: Pustaka Pelaja$6& 2<<5.
.oema$gono& .oejono& Pengantar Filsafat& 59og"aka$ta: Tia$a @a'ana6& 2<<7.
Ta(si$& Ahma& Filsafat (mum& 5/anung: PT !emaja !osaka$"a6& 1;;4.

19

20