Anda di halaman 1dari 7

45

BAB IV
METODE PENELITIAN


Menurut kamus Websters New International, penelitian adalah
penyelidikan yang hati-hati dan kritis dalam mencari fakta dan prinsip-prinsip;
suatu penyelidikan yang amat cerdik untuk menetapkan sesuatu. Menurut
ilmuwan Hillway (1956), penelitian tidak lain dari suatu metode studi yang
dilakukan seseorang melalui penyelidikan yang hati-hati dan sempurna terhadap
suatu masalah, sehingga diperoleh pemecahan yang tepat terhadap masalah
tersebut. Whitney (1960) menyatakan bahwa di samping untuk memperoleh
kebenaran, kerja menyelidik harus pula dilakukan secara sungguh-sungguh dalam
waktu yang lama. Dengan demikian, penelitian merupakan suatu metode untuk
menemukan kebenaran sehingga penelitian juga merupakan metode berpikir
secara kritis (Nazir, 2009).
Bab ini memaparkan mengenai metode penelitian yang memuat urutan
suatu penelitian dilakukan, yaitu dengan alat apa dan prosedur bagaimana suatu
penelitian dilakukan. Penjelasan mengenai metode penelitian adalah sebagai
berikut.
4.1 Lokasi Penelitian

Pada penelitian ini lokasi yang dipilih adalah di wilayah Bantul. Penelitian
dilakukan di beberapa kelurahan pada dua Kecamatan di Bantul. Kecamatan yang
dipilih adalah Kecamatan Sewon (Pendowoharjo, Timbulharjo, Bangunharjo, dan
Panggungharjo) dan Kecamatan Piyungan (Sitimulyo, Srimulyo, dan Srimartani)
yang lokasinya dapat dilihat pada Gambar 4.1.
46

Kecamatan Sewon memiliki luas wilayah 2.716 Ha, terdiri dari 63
Pedukuhan dan 446 RT, masing-masing: (1) Desa Pendowoharjo: 16 Pedukuhan,
91 RT; (2) Desa Timbulharjo: 16 Pedukuhan, 122 RT; (3) Desa Bangunharjo: 17
Pedukuhan, 126 RT; (4) Desa Panggungharjo: 14 Pedukuhan, 107 RT. Jumlah
penduduk hingga pertengahan tahun 2008 adalah 79.948 jiwa (27.795 KK).
Kecamatan Piyungan memiliki luas wilayah 3.254 Ha, terdiri dari 60 Pedukuhan
dan 320 RT, masing-masing: (1) Desa Sitimulyo: 21 Pedukuhan, 104 RT; (2)
Desa Srimulyo: 22 Pedukuhan, 118 RT; (3) Desa Srimartani: 17 Pedukuhan, 98
RT. Jumlah penduduk hingga pertengahan tahun 2008 adalah 38.922 Jiwa (12.022
KK) (BPS Kabupaten Bantul, 2008).

Gambar 4.1 Lokasi penelitian (BPS Kabupaten Bantul, 2008)

4.2 Peralatan Penelitian

Alat/instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Peta wilayah Bantul;
2. Panduan wawancara (interview guide) untuk wawancara dengan responden;
47

3. Recorder untuk merekam hasil wawancara dengan responden;
4. Global Positioning System (GPS) untuk mengetahui titik koordinat daerah
penelitian;
5. Komputer dan printer sebagai perangkat keras untuk mengolah data dan
mencetak;
6. Program komputer sebagai perangkat lunak untuk pengolahan data;
7. Alat tulis dan kertas untuk mendukung kegiatan survei penelitian.
4.3 Data Penelitian

Pengumpulan data adalah prosedur yang sistematis dan standar untuk
memperoleh data yang diperlukan. Secara umum metode pengumpulan data dapat
dibagi atas beberapa kelompok, yaitu metode pengamatan langsung, metode
dengan menggunakan pertanyaan dan metode khusus. Data yang dikumpulkan
harus cukup valid untuk digunakan. Validitas data dapat ditingkatkan jika alat
pengukur serta kualitas dari pengambil datanya sendiri cukup valid. Dalam
penelitian ini data yang dikumpulkan dibagi menjadi dua bagian, yaitu data primer
dan data sekunder yang akan dijelaskan sebagai berikut.

4.3.1 Data Primer

Data primer yang dimaksud adalah data sebaran responden dari setiap desa
yang diperoleh melalui observasi langsung, kuesioner dan wawancara.
Penjelasannya sebagai berikut:
Observasi langsung. Observasi langsung dilakukan pada tahap awal penelitian
untuk mengamati wilayah yang akan menjadi objek penelitian. Pengumpulan
data dengan observasi langsung atau dengan pengamatan langsung adalah cara
pengambilan data dengan menggunakan mata tanpa ada pertolongan alat
standar lain untuk keperluan tersebut.
Wawancara. Wawancara adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan
penelitian dengan cara tanya jawab, sambil bertatap muka antara si penanya
atau pewawancara dengan si penjawab atau responden dengan menggunakan
48

alat yang dinamakan interview guide (panduan wawancara). Wawancara pada
penelitian ini dilakukan pada beberapa responden yang berada di wilayah
penelitian. Wawancara juga bertujuan menggali informasi mengenai beberapa
variabel dalam penghitungan indeks risiko bencana gempa pada masing-
masing wilayah. Pertanyaan pada panduan wawancara adalah pertanyaan
mengenai tiga variabel yang dipertimbangkan: (1) variabel kerentanan
eksposur infrastruktur fisik pada komponen kerentanan (vulnerability) yang
mengukur implementasi dari konsep rumah tahan gempa di masing-masing
wilayah; (2) variabel perencanaan pada komponen kapasitas/ketahanan
(resilience) yang mengukur tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam
menghadapi bencana gempa berdasarkan perencanaan kesiapsiagaan bencana;
(3) variabel sumber daya (indikator housing vacancy rate) pada komponen
kapasitas/ketahanan (resilience) yang mengukur tingkat hunian rumah (%).
Data primer yang akan digunakan adalah data dari hasil wawancara dengan
responden di masing-masing desa.

4.3.2 Data Sekunder

Untuk mendukung hasil penelitian diperlukan data-data sekunder sebagai
data tambahan yang penting. Data sekunder yang dibutuhkan berkaitan dengan
penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Data peta Kabupaten Bantul.
2. Data profil Kabupaten Bantul.
3. Data peta hazard kegempaan wilayah Indonesia.
4. Data peta geologi daerah Bantul.
5. Data zona likuifaksi daerah Bantul.
6. Data peta kepadatan penduduk di Indonesia.
7. Data peta kawasan bahaya tsunami DIY.
8. Data Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita di Indonesia.
9. Data jumlah populasi penduduk di Indonesia.
10. Data luas wilayah tingkat kecamatan di Indonesia.
49

11. Data pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
12. Data profil kesehatan di Indonesia.
4.4 Jalan Penelitian

Jalannya penelitian dapat dilihat pada diagram alir (flowchart) pada gambar
berikut ini:

Gambar 4.2 Kerangka metodologi penelitian
Mulai
Rumusan Masalah
Studi Pustaka
Pilot Studi
(2 responden)
Wawancara 70 responden (masing-
masing 10 responden dari 7 kelurahan)
Analisis:
- Statistik deskriptif
- Analisis regresi berganda
- Korelasi Spearman
Validasi Hasil
Kesimpulan dan Saran
Selesai
Perbandingan
dengan hasil
penelitian
sebelumnya
Ada Perbaikan
Tidak
Pengumpulan
data (Dinas
pemerintah
terkait)
Revisi
Ya
50

Dari kerangka metodologi penelitian tersebut dapat dijelaskan bahwa
setelah dilakukan perumusan masalah mengenai penelitian yang akan dilakukan
kemudian dilakukan studi pustaka yang relevan untuk lebih memahami penelitian
mengenai pembuatan indeks risiko bencana gempa. Setelah studi pustaka langkah
selanjutnya adalah pilot studi, tujuannya adalah untuk pengujian dari daftar
pertanyaan yang akan diajukan kepada responden. Selain itu juga dilakukan
pengumpulan data untuk indikator-indikator langsung di dinas-dinas pemerintah
yang terkait kebutuhan data yang diperlukan.
Setelah dilakukan pilot studi, langkah berikutnya adalah mulai melakukan
wawancara kepada para responden untuk memperoleh data-data yang diperlukan.
Data-data yang diperoleh - baik dari pengumpulan data di dinas-dinas pemerintah
dan berdasarkan hasil wawancara dengan responden - kemudian dianalisis.
Dilakukan wawancara berikutnya kepada para responden untuk menyampaikan
hasil analisis dan mendapatkan respon dari para responden mengenai hasil analisis
untuk kemudian membuat kesimpulan mengenai hasil penelitian yang telah
dilakukan.

4.5 Metode Analisis

Langkah-langkah dalam analisis dalam penelitian ini adalah:
1. menyusun skala nilai-nilai indikator,
2. menentukan nilai pembobotan untuk masing-masing indikator dari empat
komponen yang berpengaruh pada EDRI,
3. melakukan penghitungan untuk masing-masing komponen,
4. melakukan penjumlahan nilai keseluruhan komponen,
5. melakukan penggabungan data dan evaluasi,
6. menampilkan hasil dalam bentuk grafik dan mengevaluasi hasil
7. menarik kesimpulan dan memberikan saran-saran.


51

4.6 Jadwal Penelitian

Jadwal penelitian disusun dengan harapan semua kegiatan dapat
dilaksanakan dengan lancar.

Tabel 4.1 Jadwal penelitian


No

Uraian Kegiatan
2010 2011
7 8 9 10 11 12 1
1 Studi Pustaka
2 Pilot Studi
3 Seminar Proposal
4 Pengumpulan Data
5 Analisis Data
6 Analisis Hasil
8 Pembuatan Kesimpulan dan Saran
9 Seminar Hasil Penelitian
10 Pendadaran