Anda di halaman 1dari 10

1.

SAIDI adalah ukuran keandalan jaringan dengan satuan jam/pelanggan/tahun


(Salah) Menit/Pelanggan/tahun
2. Jenis konstruksi Jaringan egangan !endah terdiri dari
S"! #a$el pilin
S"! %are &ondu'tor
S#!
ketiga ja(a$an $enar (%)
). %atas minimal tegangan ujung *ase + netral J! ,ang diijinkan 1-. /olt (%)
0. Pemutus $alik otomatis 1 Automati' !e'loser (%)
2. !umus 3ukum 4hm 5 / 1 I! (S)
6. "ntuk mengetahui sum$er gangguan permanen atau temporer7 pen,ulang $oleh di'o$a dimasukkan
(di$eri tegangan) maksimum . . . . ) 8
9. Pelaksanaan sur:e,
pengukuran jarak tiang
penandaan ren'ana posisi tiang
pengam$aran rute J!
a 7 $ dan ' $enar
.. %erikut kon*igurasi JM7 ke'uali . . . .'as'ade
-. Alat ,ang dapat mem$antu menunjukan arah sum$er gangguan di suatu pen,ulang adalah . . . .*ault
indi'ator
1;. Apa$ila suatu pen,ulang M sepanjang 1; #m mempun,ai impedansi < 1 0 4hm7tegangan kirim dari
sisi =I se$esar 21 #/ 7 sedangkan arus rata+rata ,ang mengalir pada pen,ulang ts$ se$esar I> 1 2;;
Amper. %erapa $esar rugi tegangan untuk setiap *asen,a (dalam ?) @
;.;01 ;.;22;.;)9
11. Salah satu unjuk kerja 4perasi (seperti Susut7 =angguan pen,ulang7 SAIDI7SAI>I7 Mutu tegangan) ,ang
merupakan arget kinerja ,ang langsung mempengaruhi Pendapatan penjualan tenaga listrik7 apa$ila
Indikator realisasin,a tidak ter'apai7 Indikator ,ang dimaksud adalah
Susut (%)
=angguan pen,ulang
SAIDI/SAI>I
egangan di$a(ah standar
12. Pada gardu distri$usi ,ang han,a mempun,ai dua jenis pelanggan ,aitu pelanggan perkantoran dan
pelanggan rumah tangga dengan prosentase $e$an ,ang sama 7 maka $e$an . . . .
AsiangA B AmalamA
AsiangA C AmalamA
AsiangA tidak $eda jauh dari AmalamA (%)
AsiangA dan AmalamA sama+sama rendah
1). Pola #on*igurasi Jaringan egangan Menengah ,ang le$ih andal namun mem$utuhkan $ia,a le$ih
tinggi adalahSpindel (%)
10. Jumlah Pelanggan PDE "nit A se$an,ak 1;.;;; Pelanggan7 pada periode tertentu terjadi gangguan
pen,ulang se$an,ak ) kali selama 272 jam dengan total pelanggan ,ang terganggu se$an,ak )2; Pln7
$erapa SAIDI (Mnt/Plg) pada periode ts$ @2722 Mnt/Plg
SAIDI 1 ()2;/1;;;;)F(2.2F6;) 1 2.22
12. %erikut ,ang men,e$a$kan susut paling tinggi 5 $e$an terkonsentrasi diujung jaring
16. Peralatan pada JM ,ang han,a dapat dioperasikan pada #ondisi tidak $er$e$an adalah DS
19. Maksud dan tujuan dari S4P Pengoperasian Sistem Distri$usi7 antara lain se$agai
aturan atau pedoman $agi 4perator /teknisi untuk melaksanakan tugasn,a dalam melakukan
penga(asan dan pengoperasian Instalasi Jaringan Distri$usi pada kondisi normal7 kondisi gangguan7
kondisi pemulihan dan kondisi darurat.
Perlumemperhatikan kemampuan peralatan ,ang terpasang dan kon*igurasi serta *ungsi Jaringan
Distri$usi.
pers,aratan untuk pem$a,aran
A'uan pelaksanaan Pekerjaan
%agaian dari lampiran %A Pekerjaan selesai
a 7 $ dan ' $enar
1.. Pada gardu Distri$usi / P3%+! Arus pada *asa !126 AG Arus pada *asa S1 22 dan arus pada *asa ); A
dan I nol total 1 26 Amper. Setelah dimasukan kedalam perhitungan /e'tor dengan menggunakan
*ormula pen,eim$angan $e$an seharusn,a I nol pada P3%+! akan menunjukan angka 6 Amper7
analisa masalah mengapa I nol menunjukan 2 kali I *asa pen,e$a$n,a adalah 5
%e$an tidak seim$ang
%e$an seim$ang
%e$an lampu hemat energ,
#etigan,a $enar
1-. Salah satu 'ara untuk memperke'il nilai tahanan pem$umian 5 Harthing rod dihu$ungkan paralel
2;. Dari data pengukuran < pen,ulang didapatkan suatu angka tertentu dimana setting In'oming 1727
seting 4ut going ;7. $erapa $esarn,a setting di PM! $erdasarkan teori 'as'ading proteksi@
;7)
;70
;72
#etigan,a $enar
21. %ahan Penghantar ,ang mempun,ai tahanan jenis ke'il adalahem$aga
22. Jumlah energi dalam kIh ,ang hilang/men,usut terjadi karena se$a$ teknik maupun non teknik pada
(aktu pen,ediaan dan pen,aluran energi.
Susut Eon eknis
Susut Jaringan
Susut Distri$usi
Susut Hnergi
2). Perintah kerja di "nit setingkat !anting/!a,on/"PJ ditanda tangani oleh
atasan langsung
Manajer &a$ang
Manajer !anting / !a,on / "PJ
tidak perlu tanda tangan
20. Pen,e$a$ laman,a respon time ((aktu menanggapi) penanganan gangguan oleh petugas pela,anan
gangguan7 antara lain oleh 5 Duasn,a daerah pela,anan
22. Eomenklatur/pengkodean dari #onduktor AAA&7 $erarti#onduktor telanjang ter$uat dari 'ampuran
Aluminium
26. #onstruksi tiang ,ang menggunakan skur@
A(al
Akhir
engah
A7$7'$enar
29. %atas maksimal tegangan *ase+netral@ 2)1 /
22;F1;2?12)1 /
2.. Prioritas terakhir pen,ulang ,ang akan dipadam adalah pen,ulang ,ang $er$e$an@ !umah sakit dan
kantor pemerintah
2-. Pen,am$ungan penghantar netral tidak $oleh dilakukan5
Di per'a$angan
Di pertengahan antara dua tiang
Se$elum tiang akhir
#etigan,a salah
);. ra*o distri$usi ) Phase7 2; #/A ,ang di$e$ani se$esar 2.;;; Iatt7 terpasang pada tegangan 22; /
).; /olt7 dan *aktor da,a $e$an se$esar ;7.2 7 $erapa arus ,ang mengalir pada tra*o ts$ @
16 A7 2; A7 1272 A7 19 A
2;;;/(1.96 F;..2F).;)
)1. =angguan pen,ulang ,ang dise$a$kan oleh *aktor Internal@ #erusakan komponen JM
)2. %esarn,a #A arester $ila dihitung dengan rumus I*1 egangan / &(tanah) J ! (pentanahan ) maka
arester ,g di$utuhkan mempun,ai kemampuan 1; #A7 jika Aresster ,ang dipasang 2 #A7 maka
tegangan dengan rumus H 1 I K ! menjadi maka arester ts$ han,a $isa digunakan pada s,stem 5
.72 k/ L 972 k/7 672 k/ L ketigan,a salah
)). egangan ujung di$a(ah standar7 dise$a$kan oleh $e$erapa *aktor antara lain5
Jaringan panjang
%e$an terlalu tinggi
ahanan konduktor tinggi
Semua $enar
)0. Dari data pengukuran < pen,ulang didapatkan suatu angka tertentu dimana setting In'oming 1727
seting 4ut going ;7. $erapa $esarn,a setting di PM! $erdasarkan teori 'as'ading proteksi@
;7) L ;70 L ;72 L semua $enar
)2. arget ,ang diren'anakan untuk indikator kinerja Susut@
le$ih ke'il dari realisasi susut se$elumn,a
le$ih $esar dari realisasi susut se$elumn,a
sama dengan realisasi susut se$elumn,a
ja(a$an a7$7' salah
)6. Pada gardu Distri$usi / P3%+! Arus pada *asa !126 AG Arus pada *asa S1 22 dan arus pada *asa ); A
dan I nol total 1 26 Amper. Setelah dimasukan kedalam perhitungan /e'tor dengan menggunakan
*ormula pen,eim$angan $e$an seharusn,a I nol pada P3%+! akan menunjukan angka 6 Amper7
analisa masalah mengapa I nol menunjukan 2 kali I *asa pen,e$a$n,a adalah 5
%e$an tak im$ang
%e$an im$ang
Penggunaan lampu D3H
#etigan,a $enar
)9. Susut terendah tra*o ketika pem$e$anan5
);+)-?
0;+0-?
2;+6;?
9;+.;?
).. >ormulir ,ang digunakan untuk melaporkan =angguan pen,ulang JM harian adalah
SAIDI L SAI>I L >=M L semua salah
>=M (*ormulirgangguanteganaganMenengah)

S4AD %HEA! SADA3
)-. Dalam koordinasi rele proteksi7 pengamanan $us$ar M7 pen,ulang dan tra*o distri$usi harus saling
o:erlap (S)
0;. &ir'uit $reaker/PM adalah untuk pemisah rangkaian listrik dalam keadaan $e$an nol (S)
01. SAI>I adalah ukuran keandalan jaringan dengan satuan 5 jam/pelanggan/tahun. (S)
02. >ungsi PMS adalah untuk memutus rangkaian listrik pada keadaan $er$e$an (S)
0). !e'loser adalah alat ,ang dapat mengatur tegangan pen,ulang (S)
00. Dalam kondisi harus dilakukan pengurangan $e$an7 maka prioritas pen,ulang ,ang dipadam adalah
pen,ulang ,ang paling dekat/mudah dijangkau oleh petugas/operator. %/S
02. "ntuk mengetes kondisi $aik atau tidakn,a E3 >use (se$elum dipasang)7 digunakan alat ukur A/4
meter pada posisi 4hm (%)
06. "ntuk mengetahui sum$er gangguan permanen atau temporer7 pen,ulang $oleh di'o$a dimasukkan
(di$eri tegangan) maksimum 2 kali (S)
09. Makin panjang J! makin $aik tegangan ujungn,a (S)
0.. Mendirikan tiang $oleh dengan menggunakan tripot (S)
0-. ra*o distri$usi ) Phase7 16;; #/A ,ang di$e$ani se$esar ..;;; Iatt7 terpasang pada tegangan 22; /
).; /olt7 dan *aktor da,a $e$an se$esar ;7.2 7 arus ,ang mengalir adalah 1; Apm (%/S)
2;. >use link didesain melindungi tra*o pada semua $esaran arus gangguan dan pada semua titik (aktu
gangguan.(%/S)
21. egangan Eominal S"M diukur 2; k/7 maka sesuai kriteria $esar tegangan pela,anan maksimum
,ang diijinkan dari S"M adalah 2171. k/ (S)
22. Jumlah Pelanggan PDE "nit A se$an,ak 2.;;; Pelanggan7 pada periode tertentu terjadi kerusakan
tra*o se$an,ak 0 kali selama ) jam dengan total pelanggan ,ang terganggu se$an,ak 29. Pln7
sehingga angka indikator SAI>I (kali/Plg) pada periode adalah se$an,ak ;72220 kali/pelanggan(%/S)
2). #onstruksi S"M dengan sudut 12 derajat + ); derajat menggunakan 6 $uah isolator tumpu7 2 $uah
'ross arm "EP 1; K 22;;. (S)
20. #uat 3antar Arus (#3A) tem$aga le$ih $aik dari alumunium pada $esar penampang ,ang sama (%)
22. Single line Diagram $ertujuan untuk mem$erikan In*ormasi han,a tentang $an,akn,a aset Jaringan
sistem Distri$usi(%/S)
26. saluaran #a$el tegangan Menengah EA28SH%M adalah ka$el tanah tiga inti7$erselu$ung isolasi dari
$ahan 8DPH dengan pelindung listrik dari pita tem$aga dan pelindung mekanik dari pita $aja ganda
dan selu$ung isolasi $agian luar ter$uat dari $ahan P/& dan ,ang penghantarn,a ter$uat dari
alumunium(%/S)
29. #eselamatan #etenagalistrikan adalah segala upa,a atau langkah+angkah pengamanan instalasi
tenaga listrik dan pengamanan peman*aat tenaga listrik untuk me(ujudkan kondisi andal dan Aman
$agi instalasi dan kondisi aman dari $aha,a $agi manusia dan mahluk lainn,a7 serta kondisi ramah
lingkungan pada instalasi tenaga listrik.(%/S)
2.. %ila tegangan Eominal S"M diukur 2; k/7 maka $esar tegangan pela,anan minimum ,ang diijinkan
dari S"M adalah 1. k/ (%)
2-. Daporan >=M dapat di$uat $ulan $erikutn,a.(%/S)
6;. Pelaksana tidak mem$a(a surat perintah(%/S)
61. "ntuk mengetes kondisi $aik atau tidakn,a E3 >use (se$elum dipasang)7 digunakan alat ukur A/4
meter pada posisi 4hm(%/S)
62. Dalam menentukan target indikator gangguan pen,ulang harus sama dengan realisasi gangguan
se$elumn,a(%/S)
6). Prinsip kerja rans*ormator Distri$usi $erdasarkan kerja induksi (%/S)
60. Penggunaan >used &ut+4ut (>&4) pada jaringan utama. (%/S)
62. Dalam koordinasi rele proteksi7 pengamanan $us$ar M7 pen,ulang dan tra*o distri$usi harus saling
o:erlap (S)
66. ra*o distri$usi ) Phase7 16;; #/A ,ang di$e$ani se$esar ..;;; Iatt7 terpasang pada tegangan 22; /
).; /olt7 dan *aktor da,a $e$an se$esar ;7.2 7 arus ,ang mengalir adalah 1; Apm (%/S)
69. #arena sudah ter$iasa untuk menangani penormalan gangguan7 maka $an,ak petugas pela,anan
gangguan ,ang kurang memahami / kurang mengerti tentang S4P (%/S)
6.. %ila ! adalah tahanan penghantar7 maka I2 K ! merupakan rumus untuk menghitung Susut Jaringan
(%/S)
6-. Prinsip kerja rans*ormator Distri$usi $erdasarkan kerja induksi (%/S)
9;. S4P Pengoperasian Sistem Distri$usi $isa digunakan se$agai a'uan pekerjaan pemeliharaan (S)
91. Selain $er*ungsi se$agai pendingin7min,ak tra*o ,ang ada pada tangki tra*o distri$usi digunakan untuk
men'egah korosi (karat) $od, tra*o (%/S)
92. #eselamatan #etenagalistrikan adalah segala upa,a atau langkah+angkah pengamanan instalasi
tenaga listrik dan pengamanan peman*aat tenaga listrik untuk me(ujudkan kondisi andal dan Aman
$agi instalasi dan kondisi aman dari $aha,a $agi manusia dan mahluk lainn,a7 serta kondisi ramah
lingkungan pada instalasi tenaga listrik (%/S)
9). =angguan pen,ulang M ,ang dise$a$kan oleh Pohon dan atau %en'ana Alam adalah =angguan
pen,ulang ,ang dise$a$kan oleh *aktor eksternal (%/S)


III. Men'o'okkan #ata
#ategori ke'elakaan kerja aki$at tempat kerja ,ang $er$aha,a.
egangan pela,anan.
1. Standing 4peration Pro'edure (S4P)
2. Dis'onne'ting S(it'h (pemutustanpa$e$an)
). Dighting Arrester (pengamanpetir )
0. &ir'uit $reaker ( pemutus$er$e$an)
2. Alat Pelindung Diri (APD)
6. "nsa*e &ondition ( kondisitidakamanuntuk$ekerja)
9. "nsa*e A'tion (tindakan ,ang mem$aha,akansaat$ekerja )
.. Da,a Akti*
-. Da,a !eakti*
1;. Pemutus rangkaian listrik dalam keadaan $er$e$an
11. egangan pela,anan.
12. Peralatan pengaman sam$aran petir
1). mengurangi resiko ke'elakaan kerja (sop)
10. Pemisah rangkaian listrik dalam keadaan $e$an nol
12. #ategori ke'elakaan kerja aki$at #emampuan kerja rendah.