Anda di halaman 1dari 7

1

TERM OF REFERENCE (TOR)


BIMBINGAN TEKNIS PENYUSUNAN SISTEM REMUNERASI RUMAH SAKIT PADA ERA JKN

L A T A R B E L A K A N G
Perkembangan industri rumah sakit di Indonesia semakin memperlihatkan peningkatan
kualitas yang signifikan, keadaan ini berdampak positif terhadap meningkatnya kualitas kinerja
pelayanan, kinerja keuangan dan kinerja manfaat bagi masyarakat. Seiring dengan perkembangan
tersebut, terjadi peningkatan beban kerja pada SDM rumah sakit, yang secara langsung berpengaruh
terhadap perubahan budaya dari pelayanan berbasis sosial kepada pengelolaan rumah sakit berbasis
bisnis sehat.
SDM adalah inti daripada bisnis rumah sakit, karenanya dalam upaya meningkatkan kinerja
pelayanan, kinerja keuangan dan kinerja manfaat bagi masyarakat, intervensi learning and growth
merupakan tindakan tepat dari manajemen rumah sakit. Namun pengembangan dan peningkatan
kompetensi SDM perlu disinergikan dengan peningkatan kesejahteraan karyawan. Salah satu upaya
yang dilakukan adalah dengan melakukan inovasi dalam paket renumerasi di luar struktur gaji yang
dikaitkan dengan indikator produktivitas. Salah satu bentuk inovasi tersebut adalah dalam bentuk
pemberian insentif tambahan yang didasarkan pada jenis pekerjaan, beban kerja dan kinerja. Tak
dipungkiri, pemberian insentif merupakan upaya pemberian motivasi yang memacu peningkatan dan
produktivitas SDM rumah sakit

Bagi rumah sakit swasta, pola pemberian insentif dimungkinkan selama hal ini dituangkan
dalam sistem renumerasi RS dengan mempertimbangkan sumber pendapatan yang ada. RS swasta
mengelola renumerasi dari biaya operasional rumah sakit sehingga strategi yang tepat dalam
mengelola pemberian insentif ini perlu diperhatikan. Sedangkan bagi RSUD, pemberian insentif telah
diatur dalam PP nomor 74 Tahun 2012 Tentang Perubahan PP nomor 23 Tahun 2005, dan
Permendagri nomor 61 tahun 2007 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
Daerah, bahwa pejabat pengelola, pejabat teknis dan karyawan rumah sakit dapat diberikan
remunerasi yang berdasar kepada proporsionalitas, kesetaraan, dan kepatutan.

Namun tidak sedikit RS Swasta maupun RSUD yang masih gamang dalam menerapkan
pemberian insentif dalam sistem remunerasi, karena pada umumnya disetiap rumah sakit sudah
memiliki cara pembagian insentif, yang berdasar kepada kesepakatan antar karyawan saja, bahkan
ada beberapa rumah sakit yang cara pembagian insentifnya tidak seimbang, yang pada akhirnya
mengakibatkan ketidaknyamanan pada karyawan yang lain.Terlebih lagi bahwa pada Tahun 2014
dilaksanakannya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh penyelenggara BPJS, dimana tarif rumah
sakit dibayarkan dengan INA CBGs berbasis tarif paket pelayanan sehingga tidak bias dilihat besaran
jasa per diem dari pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Untuk itu diperlukan sistem konversi
pembagian insentif JKN yang berkeadilan sesuai dengan kinerja para pemberi pelayanan di Rumah
Sakit



Kantor : Plaza Aminta 3rd Floor Suite 302 Jl. TB Simatupang Kav. 10. Jakarta 12310
Telp (021) 7511410, Fax (021) 7511411
Email : konsultasi@dayapakargemilang.com

P.T. DayaPakarGemilang
Health Care Consulting Group



2

Remunerasi merupakan salah-satu unsur yang cukup penting untuk diketahui oleh para
manajer rumah sakit karena menyangkut kepentingan seluruh karyawan. Seringkali ketidakseimbangan
upah, gaji atau insentif antara kelompok dokter, paramedis perawat/non perawat, tenaga adminstratif
serta manajer rumah sakit menyebabkan terjadinya konflik yang berkepanjangan dan menurunnya
komitmen karyawan terhadap organisasi. Karenanya perlu pemahaman mendasar bagaimana sistem
remunerasi dapat dikembangkan dan disesuaikan berdasarkan kesepakatan logis yang berbasis pada
teori, norma dan budaya organisasi rumah sakit yang bersangkutan.

RSUD PPK-BLUD, memiliki dasar hukum yang kuat dalam menerapkan sistem remunerasi,
dasar hukum tersebutadalah UU No. 17 Tahun 2003, UU No. 1 Tahun 2004, PP Nomor 74 Tahun 2012
tentangperubahanPP No. 23 Tahun 2005, PP No. 58 Tahun 2005, PerMenKeu No. 10/PMK.02/2006
dan Pernendagri Nomor 61 tahun 2007yang mengamanatkan bahwa Sistem Remunerasi harus
ditetapkan oleh pemilik rumah sakit dalam hal ini Kepala Daerah setempat. Namun sistemnya itu
sendiri harus disusun oleh manajemen rumah sakit secara cermat, oleh karena itu pengetahuan
tentang bagaimana menyusun sistem remunerasi dan sistem akuntabilitas yang tepat, merupakan hal
yang penting dan tantangan bagi para manajer rumah sakit dimasa yang akan datang.

Tak dipungkiri tantangan serupa juga dihadapi oleh Rumah Sakit Swasta yang berorientasi
bisnis, dimana pada tahun 2019 diwajibkan untuk ikut serta dalam mensukseskan program BPJS. Perlu
difikirkan pola bagi hasil yang diberikan kepada dokter maupun tenaga kesehatan lainnya (jika ada)
serta pemberian insentif kepada SDM rumah sakit dengan memperhitungkan unit cost yang terpakai
terhadap tariff paket pelayanan BPJS yang didasari pada INA CBGs. Tentunya strategi yang cermat
akan menghasilkan perhitungan yang matang tanpa harus mengalami kerugian dalam memberikan
pelayanan BPJS

T U J U A N
Memberikan pemahaman dan kemampuan manajemen Rumah Sakit dalam menyusun Sistem
Remunerasi Rumah Sakit yang akan menciptakan keharmonisan antara manajemen dengan karyawan
maupun tenaga medis hingga tercipta kinerja dan mutu pelayanan yang baik.
S A S A R A N
1. Peserta memahami konsep dan teknis Sistem Remunerasi Rumah Sakit
2. Peserta mampu memahami, menyusun, mendistribusikan dokumen sistem remunerasi rumah
sakit untuk diterapkan di rumah sakit masing-masing sebagai alat ukur kinerja
3. Terwujudnya dialog interaktif antara peserta bimbingan teknis dengan tenaga ahli dalam
menggali pemahaman dan peningkatan kompetensi kaitannya dengan remunerasi
hubungannya dengan sistem akuntabiltas kinerja terutama di era JKN ini.


3

P E S E R T A B I M B I N G A N T E K N I S
Jumlah peserta maksimal 50 orang dengan kriteria sebagai berikut :
- Top Manajemen RS (Direktur Utama, Direktur, Wakil Direktur, Komite Medik RS, dll)
- Pejabat Sumber Daya Manusia
- Pengelola Perencanaan Program RS
- Seluruh pejabat fungsional (Kepala Instalasi, Kepala Ruangan);
- Seluruh Kepala staf Medis Fungsional;
- Perwakilan kelompok perawat dan setara.
Untuk memaksimalkan hasil disarankan agar setiap rumah sakit diwakili oleh minimal 2 (dua) orang.

W A K T U & T E M P A T P E L A K S A N A A N
Hari/Tanggal : Senin Rabu, 8 10 September 2014
Tempat : Grand Cempaka Hotel Jakarta, Jl. Letjend Suprapto Cempaka Putih , Jakarta
Agenda : Rundown Terlampir

M E T O D E
Presentasi : 30%
Diskusi : 20%
Latihan : 50%

T R A I N E R - T E N A G A A H L I - N A R A S U M B E R - K O N S U L T A N
Dr. Hanna Permana Subanegara, MARS.

Trainer dalam bidang manajemen rumah sakit sejak tahun 1998 dan konsultan manajemen
rumah sakit diberbagai rumah sakit pemerintah maupun swasta di Indonesia,praktisi, yang telah
bekerja lebih dari 13 tahun dalam memimpin rumah sakit sejak tahun 1995. Staf pengajar
pascasarjana bidang strategi bisnis Rumah Sakit di beberapa universitas negeri dan swasta
ternama.

M A T E R I I N T I
1. Pemahaman tentang sistem remunerasi;
2. Pengertian dan Aplikasi Sistem Remunerasi di RS
3. Remunerasi di Era Jaminan Kesehatan Nasional
4. Hubungan Kinerja dan Upah
5. Distribusi Insentif
6. Accountability System
7. Indexing;
8. Menyusun software danpemanfaatan software system remunerasi;
9. Tehnik menyusun sistem remunerasi;
10. Penyusunan dokumen Sistem Remunerasi;
11. Simulasi penerapan Sistem Remunerasi.



4

K E L E N G K A P A N D A N D A T A Y A N G H A R U S D I P E R S I A P K A N

1. Daftar nama nama dokter di rumah sakit;
2. Daftar gaji pokok seluruh karyawan di rumah sakit;
3. Unit atau instalasi revenue center dan Unit-unit atau instalasi cost center;
4. Besaran jasa pelayanan pasien umum tahun lalu atau bulan lalu;
5. Besaran klaim pelayanan pasien jamkesmas, askes, jamkesda (nantinya JKN) tahun lalu atau
bulan lalu;
6. Kinerja keperawatan meliputi tindakan keperawatan tahun lalu atau bulan lalu;
7. Tarif Rumah Sakit;
8. Sistem pembagian insentif yang saat ini diberlakukan di rumah sakit
9. Laptop

P E N D A F T A R A N D A N I N V E S T A S I

Form Pendaftaran dan bukti pembayaran dapat disampaikan melalui email ke
konsultasi@dayapakargemilang.com, atau fax ke 021-7511411. Untuk konfirmasi lebih lanjut dapat
menghubungi Sekretariat PT. Daya Pakar Gemilang a/n Mareta (0812-8221-8113/8115)

Terkait dengan keterbatasan tempat, mohon untuk dapat mendaftarkan diri sebelum 1 September
2014. Setiap Rumah Sakit disarankan untuk mengirimkan minimal 2 (dua) orang. Adapun investasi per
peserta adalah :
1. Paket A : Rp. 5.000.000 per orang (termasuk akomodasi menginap 2 malam/ single di Hotel
Grand Cempaka Jakarta) dan dibayarkan maksimal 1 September 2014
2. Paket B : Rp. 4.500.000 per orang (termasuk akomodasi menginam 2 malam/ twin share di
Hotel Grand Cempaka Jakarta) dan dibayarkan maksimal 1 September 2014
3. Paket C : Rp 4.000.000 per orang (tidak menginap di Hotel Grand Cempaka Jakarta) dan
dibayarkan paling lambat 1 September 2014)

C A R A P E M B A Y A R A N
Pembayaran dilakukan melalui Rekening Bank Mandiri Nomor 1010061112999 Cabang Plaza Aminta
Jakarta a.n PT Daya Pakar Gemilang
F A S I L I T A S
1. Akomodasi menginap di Hotel Grand Cempaka untuk 2 malam bagi peserta Paket A dan B
2. Mengikuti Bimbingan Teknis selama 3 hari
3. Coffee Break, Makan Siang dan Makan Malam selama Bimtek
4. Bimtek Kits (Modul dalam hard copy dan soft copy)
5. Sertifikat
Catatan : Bagi peserta yang menginap :
- Check in Pukul 12.00 WIB pada 8 September 2014
- Check Out Pukul 12.00 WIB pada Rabu, 10 September 2014.




5

Jika peserta menginap diluar tanggal tersebut maka tidak termasuk/diluar paket Bimtek dan dapat
dikoordinasikan langsung dengan pihak hotel
Contact Person :
Mareta Maulidiyanti (081282218113)
drg. Sitti Baidoeri, MARS (081282218115)


P.T. DAYA PAKAR GEMILANG



dr. Sandra Dewi, MARS.
Direktur Utama





6

J A D W A L P E L A T I H A N - B I M B I N G A N T E K N I S












Day 1
Waktu Materi/Kegiatan Fasilitator
12.00 - 15.00 Registration & Check in Panitia
14.30 - 15.30 Opening Session Panitia
15.30 - 17.00
Sesi 1 : Pemahaman Remunerasi sebagai Pemicu Motivasi Kerja dan
Perubahan Eksternal yang Mempengaruhinya dr. Hanna Permana S, MARS
17.00 - 19.00 Break & Dinner Panitia
19.00 - 20.30 Sesi 2: Pengertian dan Aplikasi Sistem Remunerasi di RS dr. Hanna Permana S, MARS
Day 2
08.30 - 10.00 Sesi 3 : Remunerasi Era JKN dr. Hanna Permana S, MARS
10.00 -10.15 Break & Sesi Foto Panitia
10.15 - 11.45 Sesi 4 : Pemahaman Penerapan Software Remunerasi JKN dr. Hanna Permana S, MARS
11.45 - 13.00 ISHOMA Panitia
13.00 - 14.30 Sesi 5 : Dampak Hubungan Kinerja Upah dr. Hanna Permana S, MARS
14.30 - 14.45 Break Panitia
14.45 - 16.15
Sesi 6 : Pembahasan dan Latihan Distribusi Insentif dalam Sistem
Remunerasi Era JKN Berbasis Software Remunerasi JKN dr. Hanna Permana S, MARS
16.15 - 19.00 Rehat Malam Panitia
19.00 - 20.30 Sesi 7 : Accountability System dr. Hanna Permana S, MARS
Day 3
08.00 - 08.30 Penyelesaian Administrasi SPJ Panitia
08.30 - 10.00
Sesi 8 : Pembahasan dan Latihan Sistem Remunerasi dalam Konteks
Sistem Akuntabilitas dr. Hanna Permana S, MARS
10.00 - 10.15 Break Panitia
10.15 - 11.45
Sesi 9 : Pembahasan dan Latihan Menyusun Dokumen Sistem
Remunerasi RS dr. Hanna Permana S, MARS
11.45 -12.00 Review dr. Hanna Permana S, MARS
12.00 -13.00 Makan Siang dan Check Out Panitia
Rundown Bimbingan Teknis
Remunerasi Pada Sistem JKN

7

F O R M U L I R P E N D A F T A R A N
B I M B I N G A N T E K N I S
R E M U N E R A S I R U M A H S A K I T P A D A E R A J K N
H o t e l G r a n d C e m p a k a , 8 - 1 0 S e p t e m b e r 2 0 1 4
K e p a d a Y t h :
P T . D a y a P a k a r G e m i l a n g
P e n y e l e n g g a r a B i m t e k R e m u n e r a s i R S
F A X : 0 2 1 - 7 5 1 1 4 1 1
E m a i l : k o n s u l t a n s i @ d a y a p a k a r g e m i l a n g . c o m

K a m i m e n d a f t a r k a n p e s e r t a b i m t e k a t a s n a m a :


N o N a m a J a b a t a n H P J e n i s P a k e t



A
B

C

1
2
3
4
5
6

K e t e r a n g a n :
P a k e t A : 1 o r a n g / k a m a r ( S i n g l e )
P a k e t B : 2 o r a n g / k a m a r ( T w i n S h a r e )
P a k e t C : T i d a k M e n g i n a p

I n s t a n s i :
A l a m a t :
T e l e p o n :
C o n t a c t P e r s o n :
P e r s y a r a t a n P e m b a y a r a n :
T e r l a m p i r f a x b u k t i p e m b a y a r a n b i m t e k s e b e s a r R p . . . . . .
u n t u k . . . . . . . o r a n g



. . . . . . . , . . . . . . . . 2 0 1 4
I n s t a n s i P e n d a f t a r



. . . . . . .

Anda mungkin juga menyukai