Anda di halaman 1dari 20

1

METODEPELAKSANAAN

I. PEKERJAANUMUM
Pekerjaaniniterdiridari:
1. PekerjaanInimeliputiMobilisasiPeralatanKerja,
2. Pembuatan Shop Drawing, dan pembersihan lokasi dari sampah yang menghambat
pekerjaan.
3. Pembersihan lokasi dari dari semak dilaksanakan pada lokasi pekerjaan yang akan
dilaksanakan.
4. Dalam pelaksanaan pekerjaan penyedia fasilitas fasilitas yang berfungsi dapat
mendukungterlaksananyadankelancarankegiatanproyekmutlakdiperlukan.Oleh
karena itu alatalat berat digunakan sebagai salah satu fasilitas dalam pekerjaan
dapat menunjang kelancaran dan terlaksananya kegiatan pelaksanaan pekerjaan di
lokasiproyek,mulaidaritahappelaksanaansampaiakhirtahappelaksanaan.
II. PEKERJAANPENDAHULUAN
Pekerjaan pendahuluan merupakan pekerjaan persiapan awal yang dibutuhkan dalam
pelaksanaan proyek. Sebelumnya segala izin yang dibutuhkan sudah diurus,
timeschedule telah dibuat, dan kontraktor telah memiliki Shop Drawing. Pekerjaan
pendahuluanyangdilakukandalamproyekinimeliputi:
1. PekerjaanPembersihanLokasi
SebelumPekerjaandimulaiterlebihdahuludilakukanpembersihanlokasi.Pembersihan
lokasi bertujuan untuk membebaskan tanah dari rumputrumput, pohonpohon,
sampah, dan unsurunsur lain yang bisa membusuk. Unsurunsur yang dapat
membusuksepertitumbuhtumbuhandansampahdapatmengganggukestabilantanah,
karena sewaktuwaktu unsur itu dapat berubah ataupun menghilang karena
pembusukan hingga menyebabkan kepadatan tanah berkurang. Pembersihan lahan
konstruksidilakukanmenyeluruhsesuailahanyangakandipakai untukpembangunan.

2
Mempertahankan pohonpohon besar yang memiliki letak strategis (mempunyai jarak
yang cukup dari rencana lokasi bangunan) untuk memberikan keteduhan pada area
tapak.
Sampahsampah yang dihasilkan dari pekerjaan ini dikumpulkan disuatu tempat yang
telah disetujui oleh pengawas, kemudian baru diangkut untuk dibuang ke tempat
pembuangansampahakhir.
2. PekerjaanPengkuranDanPemasanganBouwplank
Bowplank terbuat dari papan yang bagian atasnya dipakukan pada patok kayu persegi
5/7cm yang tertanam dalam tanah cukup kuat. Untuk menentukan ketinggian papan
bouwplank secara rata bagian atasnya dari papan bowplank harus di waterpass
(horizontal dan siku), sedangkan untuk mengukur dari titik As ke As antar ruangan
digunakanmeteran.Setiaptitikpengukuranditandaidenganpakudandicatdengancat
merah dan ditulis ukuran pada papan bouwplank agar mudah di cek kembali.
Pemasangan papan bowplank dilaksanakan pada jarak 1,5 m dari As sekeliling
bangunan dan dipakukan pada patokpatok yang terlebih dahulu ditancapkan kedalam
tanah.
Adapunmetodepelaksanaandalampembuatanbouwplankadalahsebagaiberikut:
a. Siapkanperalatandanbahanyangdibutuhkan.
b. Siapkankayuuntukpembatas.
c. Ukurbagianyangakandikerjakan.
d. Tancapkankayupertamadenganmenggunakanpalu.
e. Pasangkayupenahankayuutamadenganmenggunakanpaku.
f. Ukurketinggianbatasbouwplankmenggunakanmeteran.
g. Pasang kayu pada bagian pojokpojok bidang yang akan dikerjakaan dengan
menggunaknuntinguntingsupayategak.
h. Pasangtalipadabatasbouwplanktadisampaikayuberikutnya.
i. Sambungkantalitalitadisesuaidenganukuranyangtelahditentukan.
j. Periksakembaliketinggiantalitalitadiagarpasdenganbatas.

3
Bouwplank harus lurus dan sejajar dengan permukaan laut. Bila permukaan tanahnya
turun atau naik maka ketinggian bouwplank harus disesuaikan sehingga cara
menaikkan atau menurunkannya. Bouwplank yang saling berseberangan harus sejajar
padaseluruhtapakbangunan.
Apabila ada ketidaksesuaian antara gambar dan lokasi, Kontraktor tidak berhak
merubah sendiri rencana tanpa persetujuan Perencana, dan Kontraktor wajib member
laporankepadaPihakPerencanauntukdicarikanpenyelesaiannya.
3. PembuatanPapanNamaKegiatan
Seiring pembersihan lokasi, dibuatlah papan nama proyek, papan nama proyek ini
dipasang pada tempat yang mudah dilihat dengan mencantumkan datadata proyek
antara lainnamaproyek, pekerjaan,lokasi, nilaiproyek, waktupelaksanaan,pengawas
pelaksanaproyek,dll.
III. PEKERJAANPONDASI
1. PekerjaanGalianTanahPondasi
Sebelum Pekerjaan galian dilakukan, seluruh areal yang akan dipakai untuktempat
kerja harus dibersihkan dari pohon, tanggul kayu, semak, bekasbekas bangunan, dan
bendabenda yang tidak diperlukan sebelum memulai pekerjaan. Kontraktor harus
memeriksa dengan teliti mengenai posisi bangunan untukmengamankan patokpatok
sumbu bangunan sebelum memulai pekerjaan pondasi khususnya penentuan patok
patokuntukgalianpondasi.
Sebelumpenggaliandimulai,PengawasdanPelaksanasupayamemeriksadimensidan
elevasi kedalaman galian (disesuaikan dengan gambar). Pelaksana harus membuat
papan bouwplank yang kuat untuk membuat garis benang posisi dan batas tanah yang
akan digali. Pemberian benang harus mudah dibuka dan dipasangkan kembali supaya
tidakmenganggupekerjaangalian.
Lubang galian harus digali dengan kemiringan yang seperlunya untuk keperluan
stabilitaslerenggalian,atauditentukanlainolehEngineer.
Pelaksana harus mengatur metode pengalian, pembuangan dan penumpukan tanah.
Penumpukan tanah galian tidak boleh terkonsentrasi dekat galian untuk mengurangi
resikoruntuhantanahmasukkembalikedalamgalianpondasi.

4
2. PekerjaanCerucukPondasi
Secarakonstruksi,pelaksanaanpekerjaanpemasangancerucukterdiriatas:
Perkuatantanahdasar,dilakukanpenggantiantanahdasardenganmenimbuntanah
baru yang lebih stabil, dilakukan dengan menguruk tanah pada lokasi yang sudah
direncanakan.
Penancapan kayu cerucuk, dilakukan dengan menancapkan kayu terhadap lokasi
pondasi yang akan dikerjakan, Pelaksanakan disesuaikan dengan jarak antar titik
kayudankedalamanyangdirencanakan.
Pemasangankepalacerucuk.Dilakukandenganmenyatukanujungkepalakayuyang
sudah ditanamkan dengan membuat ikatan antar kepala kayu dan dibuat bidang
datarsebagaipenempatanpondasikonstruksiyangdirencanakan.
Pemasangan cerucuk berfungsi untuk perkerasan. Adapun cerucuk yang digunakan
denganpanjangcerucuk4meterdanberdiameter10/12cm.Cerucukdiletakkansesuai
dengangambaryangtelahdirencanakan.

3. UruganPasir
Urugan pasir dibuat sebagai landasan untuk lantai kerja agar permukaannya rata.
Adapunmetodepelaksanaanpekerjaanuruganpasiradalahsebagaiberikut:
Uruganpasirdilaksanakanuntukpekerjaanurugandibawahpondasisesuaiukuran
yangtelahditentukandalamgambar.
Teballapisanpasirurugyaitu10cmpadat.Pemadatanharusdilaksanakansehingga
dapatmenerimabebanyangbekerja.
Uruganpasirdilaksanakanlapisdemilapis,dengantebalyangdisesuaikandengan
gambar rencana yang telah dibuat dan tiap lapis harus ditumbuk serta diairi
sampaipadatsebelumlapisberikutnyadipasang.
Pemadatan dilakukan dengan disiram air dan selanjutnya dipadat dengan alat
pemadat yang disetujui konsultan Pengawas. Pemadatan dilakukan hingga
mencapai tidak kurang dari 98% dari kepadatan optimum Laboratorium.
Pemadatan harus dilakukan pada kondisi galian yang memadai agar dapat hasil

5
kepadatan yang baik. Kondisi galian tersebut harus dipertahankan sampai
pekerjaan pemadatan selesai dilakukan. Pemadatan harus diulang kembali jika
keadaantersebutdiatastidakmemenuhi.
Jika air tanah ternyata menggenangi lokasi pemadatan, maka Kontraktor wajib
menyediakan pompa dan dasar galian harus kering sebelum pasir urug diletakkan.
Kontraktor harus membuat rencana yang benar, agar air tanah dapat dialirkan
kelokasi yang lebih rendah dari dasar galian, misalnya dengan membuat sumpit
padatempattertentu.
Kontraktorharusmenjagaagartanahdisekitarlokasitidaktercampurdenganpasir
urug. Jika pasir urug tersebut tercampur dengan tanah lainnya, maka Kontraktor
wajibmenggantipasirurugtesebutdenganbahanlainnyayangbersih.
Pekerjaanselanjutnyadapatdikerjakan,bilamanapekerjaanurugantersebutsudah
mendapatpersetujuantertulisdariKonsultanPengawas
4. LantaiKerja
Setelah tanah digali dan urugan pasir selesai dilakukan, selanjutnya yaitu pembuatan
lantai kerja dengan mutu beton K100. Sebelum campuran beton diletakkan, dasar
tanahdiratakanterlebihdahulu.Tujuanpembuatanlantaikerjainiuntukmemperbaiki
kondisitanah,apalagijikatanahnyaberlumpur,sehinggapadasaatpengecoranpondasi,
dasar (landasan) tempat pondasi di cor dalam keadaan keras. Pada umumnya lantai
kerja ini tidak perlu ada pembesian. Adukan lantai kerja ini terdiri dari bahan pasir
beton, semen, dan batu pecah uk. 1 2 cm. Setelah campuran selesai proses
pengadukannya, barulah kemudian campuran dihampar pada tempat yang telah
direncanakan.Pekerjaanlantaikerjainitebalnya5cm.

5. PondasiPlatBetonBertulangMutuK175
Adapunmetodepelaksanaanplatpondasiadalahsebagaiberikut:
Tahap pertama titik pondasi plat digali sesuai dengan gambar baik kedalaman
maupunbesarnyadanpemancangancerucukpondasi.
Urugan Pasir dan lantai kerja untuk dudukan plat beton, agar besi beton tidak
bertumpupadatanahdantidakkotorkarenatanah.

6
Pasang pembesian pada lantai kerja yang telah disediakan, di plot supaya benar
benartepatpadatitikyangtelahditentukan.
Setelahbesiterpasangmakasegeradipasangbekisting.
Setelah bekisting terpasang maka dapat dilakukanpengecoran, dan bekisting dapat
dilepassetelah12jam.
PondasiinimenggunakancampuranbetondenganmutuK.175.

6. PekerjaanKolomPondasi
Adapunmetodepelaksanaankolomadalahsebagaiberikut:
a. Markingsepatukolomsebagaitempatbatasbekisting.
b. Pasangsepatukolompadatulanganutamaatautulangansengkang.
c. Pasangbesikolomkedalamstekbesiyangsudahada.
d. Kencangkanbesikolomdanstekbesidenganmenggunakansengkang.
e. Pasangbekistingkolomtempatkansesuaidenganmarkingyangada.
f. Aturkelurusanbekistingkolomdengamemutarpushpull.
g. Lakukan pengecoran dengan menggunakan bucket dan dihubungkan dengn pipa
tremi,lakukanpemadatandenganvibrator.
h. Bongkarbekistingkolomdanpasangkepalaankolom.
7. UruganKembaliTanahPondasi
Timbunan tanah dilakukan secara manual hanya dengan menggunakan alat bantu.
Tanah diurug dengan menggunakan alat bantu kemudian dipadatkan. Tahapan
timbunantanahinidilakukansetelahtahapanpekerjaanpondasiselesaidilakukan.

8. PekerjaanBalokSloof
Balok sloof yang digunakan pada pekerjaan ini yaitu balok sloof dengan uk. 15/40 cm.
Untukpekerjaanbaloksloof,menggunakancampuranbetondengan mutubetonK.175,
untuk membuat balok sloof ini diperlukan tulangan dan bekisting. Dalam proses

7
pembuatan balok, harus dipastikan cetakan balok beton telah dipasang dan diikat
denganbaiksehinggapadasaatcampuranbetondituang,cetakaninitidakbergerak.
Penulangan balok dapat dilaksanakan setelah pekerjaan pemasangan bekisting selesai.
Balokberfungsiuntukmendukungbebanvertikalyangmeliputiberatsendiribalok,dan
bebanbeban lain yang mendukungnya (diantaranya termasuk beban pelat dan
dinding).Balokjugamenahanbebanhorisontalyangditimbulkanolehbebangempadanbeban
angin, kemudian meneruskannya ke kolom. Selain itu, balok juga berfungsi untuk
menghubungkanantarkolomagarportaldapatberfungsidengankuatdankokoh.Balok
jugadirencanakanuntukmenerimalentur,geser,dantorsi.

IV. PEKERJAANSTRUKTURBETONBERTULANG

1. PekerjaanLantaiTumbuk
a. PekerjaanCerucukPondasi
Secarakonstruksi,pelaksanaanpekerjaanpemasangancerucukterdiriatas:
Perkuatan tanah dasar, dilakukan penggantian tanah dasar dengan menimbun
tanahbaruyanglebihstabil,dilakukandenganmenguruktanahpadalokasiyang
sudahdirencanakan.
Penancapankayucerucuk,dilakukandenganmenancapkankayuterhadaplokasi
pondasiyangakandikerjakan,Pelaksanakandisesuaikandenganjarakantartitik
kayudankedalamanyangdirencanakan.
Pemasangan kepala cerucuk. Dilakukan dengan menyatukan ujung kepala kayu
yang sudah ditanamkan dengan membuat ikatan antar kepala kayu dan dibuat
bidangdatarsebagaipenempatanpondasikonstruksiyangdirencanakan.
Pemasangan cerucuk berfungsi untuk perkerasan. Adapun cerucuk yang digunakan
dengan panjang cerucuk 2 meter dan berdiameter 8/10 cm. Cerucuk diletakkan sesuai
dengangambaryangtelahdirencanakan.

b. PekerjaanUruganPasir

8
Urugan pasir dibuat sebagai landasan untuk lantai kerja agar permukaannya rata.
Adapunmetodepelaksanaanpekerjaanuruganpasiradalahsebagaiberikut:
Urugan pasir dilaksanakan untuk pekerjaan urugan dibawah lantai sesuai
ukuranyangtelahditentukandalamgambar.
Tebal lapisan pasir urug yaitu 10 cm padat. Pemadatan harus dilaksanakan
sehinggadapatmenerimabebanyangbekerja.
Urugan pasir dilaksanakan lapisdemi lapis, dengan tebal yang disesuaikan
dengan gambar rencana yang telah dibuat dan tiap lapis harus ditumbuk serta
diairisampaipadatsebelumlapisberikutnyadipasang.
Pemadatan dilakukan dengan disiram air dan selanjutnya dipadat dengan alat
pemadat yang disetujui konsultan Pengawas. Pemadatan dilakukan hingga
mencapai tidak kurang dari 98% dari kepadatan optimum Laboratorium.
Pemadatanharus dilakukanpadakondisi galian yangmemadai agardapat hasil
kepadatan yang baik. Kondisi galian tersebut harus dipertahankan sampai
pekerjaan pemadatan selesai dilakukan. Pemadatan harus diulang kembali jika
keadaantersebutdiatastidakmemenuhi.
Jika air tanah ternyata menggenangi lokasi pemadatan, maka Kontraktor wajib
menyediakan pompa dan dasar galian harus kering sebelum pasir urug
diletakkan.Kontraktorharusmembuatrencanayangbenar,agarairtanahdapat
dialirkan kelokasi yang lebih rendah dari dasar galian, misalnya dengan
membuatsumpitpadatempattertentu.
Kontraktor harus menjaga agar tanah disekitar lokasi tidak tercampur dengan
pasir urug. Jika pasir urug tersebut tercampur dengan tanah lainnya, maka
Kontraktor wajib mengganti pasir urug tesebut dengan bahan lainnya yang
bersih.
Pekerjaan selanjutnya dapat dikerjakan, bilamana pekerjaan urugan tersebut
sudahmendapatpersetujuantertulisdariKonsultanPengawas
c. PekerjaanBetonK100
Untuk pekerjaan lantai mengunakan mutu beton K100 dengan tebal 8 cm. sebelum
dilakukanpengecorandilakukanpenguruganpasirterlebihdahuludandisiramdengan

9
air terus menerus hingga padat. Setelah itu baru diberi wiremash dan dilakukan
pengecoranbetondandibantudengantalinylonuntukacuanrata/datar.
Pada saat adukan beton dituang pada cetakkannya, tusuktusuklah beton dengan
menggunakan batang baja tulangan atau alat lain yang menyerupai untuk
memampatkandanmemastikantidakadagelembunggelembungudarayangtertinggal
dalam adukan yang akan mengurangi kekuatan beton. Adukan beton makin lama akan
mengeras dan harus dijaga kelembabannya dalam keadaan agak basah (damp) selama
mungkin. Biarkan cetakan rangka paling tidak selama 21 hari untuk menjaga
kelembapannya. Tutupi bagianbagian dari cetakan tersebut yang terbuka dengan
kantong semen,dsb. Dan tetaplah jaga kelembapannya karena beton yang terlalu cepat
keringbukanlahbetonyangbaik.
9. PekerjaanKolomBeton,KolomBetonTerasDanKolomPraktis
Kolom dibuat dengan mutu beton K175. Setelah pengerjaan tulangan pada kolom selesai
maka pemasangan cetakan/bekisting kolom yang terbuat dari papan dapat dilaksanakan.
Pastikan bagian dalam cetakan (bekisting) dengan ketinggian tepat dibawah ketinggian
balokbeton/ringbalok.
Periksa garis vertikal kolom dengan bandul atau waterpass untuk memastikan kolom
tegak lurus, kemudian ikat sekeliling cetakan (bekisting) tersebut dengan kawat dan
kuatkan (gunakan paku bila perlu). Pastikan kedudukan bekisting telah kuat dan tidak
bergeser pada saat semen dituang, gunakan penguat (stood) yang terbuat dari sisa
papan bekisting setiap kurang lebih 4050cm. Setelah cetakan (bekisting) selesai
dikerjakan, pasang batang ikat tembok (tie bars/wall tie) pada kerangka kolom. Pada
pekerjaan ini digunakan kolom beton dengan uk. 15/15 cm dan kolom beton teras
denganuk.15/50cm.sedangkankolompraktisnymenggunakanuk.10/10cm.

10. PekerjaanRingBalokPraktis
Pada pekerjaan ini digunakan ring balok praktis dengan uk. 10/15. Ukuran Ring balok
yangakandibuatdisesuaikandengangambar.Halyangterpentingadalahsemuabeton
yang dicor itu harus berada dalam satu ikatan, yang berarti proses pengecoran pelat
dan balok harus serempak selesainya dan beton pun akan kering bersamaan, sehingga
kekuatannya pun dalam satu ikatan. Begitu juga pengerjaan lantai berikutnya,

10
prosesnya pun sama dengan sebelumnya. Dan selama proses pengecorannya pun juga
harusdirojok,sehinggacorbetonpenuhmengisibekisting.
Sebelum proses pengecoran dilaksanakan, maka perlu dilakukan halhal sebagai
berikut:
1. Pemeriksaan bekisting meliputi ukuran bekisting,pemeriksaan elevasi dan
kelurusanbekistingsertapemeriksaansambunganpadabekisting.
2. Pengecekan elevasi bekisting, setelah pemasangan bekisting selesai dilaksanakan,
kemudiandilakukan pengecekanelevasi denganmenggunakan waterpass dan pada
posisi as balok dengan alat theodolit. Pengecekan elevasi bekisting balok adalah
sebagaiberikut:
a. Pengecekan elevasi balok dilakukan dengan menempatkan alat waterpass
dimanatinggialatadalahsetinggimarkingpadakolom (1,00mdaripermukaan
lantai)
b. Bakukurditempatkanpadabagianbawahbekistingbalok
c. Oleh pelaksana pengukuran ketepatan elevasi bagian bawah bekisting dicek
denganalatwaterpass.

V. PEKERJAANPASANGANDANPLESTERAN
1. PekerjaanDindingBatakoDanBatakoPagar
Semua pekerjaan pasangan harus dipasang tegak dan mengikuti garis. Pekerjaan
pasanganharusdipasangseragam.Satubagiantidakbolehdipasanglebihdari1meter
diatas bagian bawahnya. Batako sebelum dipasang harus dibasahi terlebih dahulu dan
bersihdarikotoran.(direndamdalamairsehinggabuihnyahabis).
Batako harus dipasang tegak lurus dengan bentangan benang yang sifatnya datar.
Pemasangan batako dilakukan dengan adukan 1Pc:4 Ps. Semua ujungujung dinding,
sudutsudut, pinggiran, lubang dan beton dilakukan dengan adukan 1 Pc : 3 Ps.
Pasangan dinding batako dilaksanakan secara bertahap, setiap tahap terdiri
maksimum24lapissetiaphari,diikutidengancorkolompraktis.Semuaangker,pipa
pipa, peralatan dan lainlain akan ditanam dalam dinding batako harus dipasangan
pada saat pekerjaan pasangan batako. Setiap pertemuan tegak lurus dari dinding
bataco harus dicor kolom praktis beton bertulang. Semua bagian atau dinding batako
harusdiakhiridenganringbaloksesuaidenganukuranpadagambarrencana.

11

2. PlesteranDindingBatako,PlesteranSloofTebal1,5cmDanPlesteranTebing
Layar
Pekerjaan plesteran dapat dilaksanakan bilamana bidang yang akan dikerjakan telah
disetujui oleh pengawas. Dan dalam melaksanakan pekerjaan ini harus mengikuti pula
semua petunjuk dalam gambar arsitektur, terutama pada gambar detail dan gambar
potonganmengenaiukurantebal/tinggipeildanbentukprofilnya.
Semua jenis adukan tersebut, masingmasing harus disiapkan sedemikian rupa
sehingga selalu dalam keadaan baik dan belum mengering. Untuk plesteran dinding
batakodankolomharusbetulbetulratadanrapi,untukrangka kayu/kosenyangkena
plesteran harus diberi paku yang rapat untuk menghindari keretakan plesteran. Tebal
plesteran satu sisi minimal 1,5 cm. Kelembaban plesteran harus dijaga sehingga
pengeringan berlangsung wajar dan tidak telalu tibatiba, dengan membasahi
permukaanplesteransetiapkaliterlihatkeringdanmelindungidriterikpanasmatahari
langsungdenganbahanpenutupyangbisamencegahpenguapanairsecaracepat.

3. PekerjaanKeramik
Keramik disusun dari tengah ruangan dengan menggunakan bantuan benang yang
dibentangkan dari dinding ke dinding yang berseberangan agar hasil penyusunan
keramik lurus. Berilah jarak pada bagian pinggir area lantai sekeliling ruangan untuk
memberikan ruang bagi pergerakan keramik (pemuaian, dsb). Adapun keramik yang
digunakanpadapekerjaaniniyaitukeramiklantaiuk.20x20cm.
Sambungan atau celahcelah antar keramik harus lurus, rata, seragam, dan saling
tegak lurus. Lebar celah tidak boleh lebih dari 1,6 mm, kecuali bila ditentukan
lain. Adukan harus rapi dan tidak keluar dari celah sambungan. Pemotongan keramik
harus dengan keahlian dan dilakukan hanya pada satu sisi. Pada pemasangan khusus
seperti pada sudutsudut pertemuan, pengakhiran, dan bentukbentuk yang lainnya,
harus dikerjakan serapi dan sesempurna mungkin. Siar antar ubin keramik dicor
dengansemenpengisiyangberwarnasamadenganwarnakeramiknyaataspersetujuan
pengawas lapangan. Pengecoran dilakukan sedemikian rupa sehingga mengisi penuh

12
garisgarissiar.Setelahsemenpengisicukupmengeras,bekasbekaspengecoransegera
dibersihkandengankainlunakyangbarudanbersih.
Setelah pemasangan selesai, permukaan keramik harus benarbenar bersih dan tidak
ada cacat. Permukaan keramik harus diberi perlindungan, misalnya dengan sabun
antikaratataucaralainyangdiperbolehkantanpamerusakpermukaanubin.
VI. PEKERJAANATAP
1. RangkaAtapBajaRingan
Bahan rangka atap menggunakan rangka atap baja ringan dengan bahan penutup atap
yang digunakan adalah atap genteng prima tebal 0.25. Rangka kudakuda dipasang
sesuai dengan gambar kerja dan ukuran truss disesuaikan dengan gambar kerja.
Sebelummelakukanpemasanganatap,semuamaterialuntukpekerjaanatapyang
digunakan,terlebihdahuluharusmendapatpersetujuantertulisdariDireksi/Pengawas
lapangan.

Pemasangan rangka atap harus benarbenar rapi dan tidak bergelombang. Hasil
pemasanganharusdatar,dengankelandaianyangcukupagartidakterjadikebocoran.
2. AtapGentengMetalTypePrima0.25
Pada pekerjaan ini digunakan atap genteng metal type prima 0.25. Adapun metode
pelaksanaanpekerjaanpemasangangentengadalahsebagaiberikut:
Sebelumdilakukanpekerjaanpemasangangentengsebelumnyadisiapkandiatas atap (disusun)
padatitiktitiktertentu.
Gentengdipasangsecarahhorisontalterlebihdahulupadabagianatas.
Setelahpadabagianpalingatasterpasangditeruskanpadabagianbawahnyasecarahorizontal.
Dengan cara pemasangan genteng pada bagian atas diangkat atau diungkit setelah itu
dimasukangentengpadabagianbawahnya.
Pertemuandenganjuraigentengdipotongdenganbentuksegitigaagarrapi.
3. ListplankPapanKayuKlasI
Adapunmetodepengerjaanlisplankadalahsebagaiberikut:
Papanlisplankdipakupadarangkalistplank

13
Padasambunganpapanlisplankdibuatsambunganbibirlurus.
Setelah selesai pemasangan tahap berkutnya yaitu dilakukan pendempulan dan
pengecatan.
4. PekerjaanPerabung+Jurai
Pemasangan perabungmengunakan perabung yangberkualitas dan pemasangannya
harus dengan teliti, kebocorankebocoran yang diakibatkan
ketidaksempurnaanpelaksanaan pekerjaan maupunbahan merupakan
kewajibanpanitia pembangunan untukmengulang kembali /memperbaiki pekerjaan
tersebut. Pada pertemuan sudut atap terdapat batang baja atau kayu atau framework
yangdisebutjurai.Juraidibedakanmenjadijuraidalamdanjurailuar.
VII. PEKERJAANPLAFOND
1. Rangkaplafondbesihollow
Rangka plafond yang digunakan pada pekerjaan ini beupa rangka plafond dengan besi
hollow. Rangka plafon papan gypsum dari metal furing atau hollow umumnya
menggunakan sistem suspended ceiling. Sistem ini menghasilkan kisikisi dari metal
yang digantung dibawah atap atau dak beton dengan menggunakan rangkaian kawat.
Kisikisi ini kemudian ditutup dengan menggunakan papan gypsum. Sistemsuspended
ceilingterbagi menjadi dua yaitu sistem ekspos (exposedgrid) yang menonjolkan kisi
kisi rangka plafon dan sistem tanpa sambungan (concealed grid) yang menghasilkan
penampilanyangmulusdanbersih.
Memasang rangka plafon dari metalfuring atau hollow sebenarnya tidak terlalu sulit,
hanyabutuhketelitian,bahandanalatyangbenarsertateknikpemasanganyangbenar.
Pada dasarnya pemasangan rangka plafon dari metal furing atau hollow dapat diurai
menjadibeberapalangkahyaitu:
1. Sebelum pekerjaan rangka plafon dilakukan, terlebih dahulu seluruh item pekerjan
diatasplafonharussudahdiselesaikan.

14
2. Langkah pertama dan terpenting dari pemasangan rangka adalah mengukur garis
ketinggian plafon sekeliling ruangan yang hendak dipasang rangka. Anda dapat
menggunakan pengukur waterpas pada beberapa titik di sekeliling ruangan.
Gambargarisuntukmenyatukantitiktitiktersebut.
3. Rangkadipasangdenganarahvertikaldanhorizontal.
4. Langkah selanjutnya yaitu kita membuat cakotan pada rangka besi tersebut. Hal
tersebut dilakukan untuk menopang gysum dan memperkecil bentang pada besi
hollow.
2. PlafondGRC
Pemasangan plafond GRC board pada rangka besi hollow adalah dengan cara disekrup
atau rivet/viser. Kelebihan penggunakan plafond GRC yaitu pengerjaannya mudah,
harga lebih murah dari triplek, mudah diperbaiki dan diganti, relative ringan serta
tahanterhadapapidanair.

VIII. PEKERJAANPINTU,JENDELADANVENTILASI
1. PekerjaanKusenKayu
Materialkusen,pintu,jendeladanventilasiadalahmaterialyangberkaitaneratdengan
arsitekturnya dan termasuk material halus, finishing yang perlu diperhatikan
prosedurnyabaikmulaidaripemasangansampaipemeliharaannya.Untukmenghindari
resiko salah pemasangan, ukuran dan material kosen maupun accesoriesnya, untuk itu
penyedia memperhatikan halhal sebagai berikut, yaitu mengadakan pemeriksaan
pengukuran di lapangan, agar ukuran kosen yang dipasang telah disesuaikan dengan
ukurandilapangan.
Baikrangka(kusen)pintumaupunjendeladipasangmengikutigambarkerjayangtelah
dibuat.Sesuaikanukuranrangkatersebutdengankeadaandilapangan.Rangka(kusen)
pintu/jendela ini pada daerah yang terlindung (memiliki atap). Kerangka (kusen)
pintu/jendela ini pada saat pemasangan menggunakan penguat (penahan) sementara
pada bagian bawahnya untuk memastikan bahwa letaknya sudah benar dan tidak
bergeser lagi pada saat dipasang. Rangka (kusen) yang dipakai dalam pekerjaan ini
yaitukusenkayuklasIIuk.5/10.

15
2. PekerjaanPintu
Untuk menghindari kerusakan pada pintu, hindari memasang daun pintu sebelum
bangunan selesai, hanya rangka (kusen) pintu/jendela saja yang dipasang. Pintu yang
digunakan pada pekerjaan ini yaitu pintu panel double kayu klas II, pintu panel kayu
klas II, pintu wc pvc Kw 1. Semua pintu dibuat dari bahan yang berkualitas baik,
haluskan dahulu permukaan kayu untuk rangka pintu/jendela dan daun pintu dengan
amplassebelumdipasang.Semuasistemmekanispadapintu(peganganpintu,gerendel,
sekrup, baut, engsel, dsb) harus menggunakan kualitas yang baik dan gunakan sekrup
kayupadapemasangannya.
3. PekerjaanJendela
Jendela yang digunakan adalah jendela jungkit+kaca serta jendela kaca mati. Gunakan
dempuluntukmenutupiareaareayangterlihatkurangbaik.
4. PekerjaanVentilasi
Padapekerjaan inimenggunakanventilasiuntukpintu danjendeladengan kisikisi 7 x
20cm.VentilasidibuatdaripapanklasIIdiketamhalussertadipasangdenganrapi.

IX. PEKERJAANPENGUNCIDANPENGGANTUNG
Pada pekerjaan pengunci dan penggantung ini dilakukan pemasangan kunci tanam
biasa, pemasangan engsel pintu dan jendela, pemasangan kait angin, pemasangan
handle jendela, serta pemasangan slot pintu dan jendela. Adapun banyaknya titik yang
dipasang disesuaikan dengan gambar kerja dan koordinasi dengan Direksi. Semua
sistem mekanis pada pekerjaan pintu ini harus menggunakan kualitas yang baik pada
pemasangannya.
X. PEKERJAANELEKTRIKAL
Pada pekerjaan instalasi listrik ini dilakukan pekerjaan instalasi titik lampu dan stop
kontak, pemasangan lampu SL 18 Watt, pemasangan stop kontak, pemasangan saklar
ganda, pemasangan saklar tunggal serta pemasangan MCB 2 group (lengkap). Adapun

16
banyaknyatitikyangdipasangdisesuaikandengangambarkerjadankoordinasidengan
Direksi.
Secaragarisbesarmetodepelaksanaaninstalasilistrikadalahsebagaiberikut:
a. Semua hantaran (kabel) yang ditarik dalam pipa harus diusahakan tidak tampak
dariluar(tertanam).
b. Pemasangan pipa harus dilaksanakan sebelum pengecoran. Pemasangan sparing
sparing listrik yang melintas di plat, balok, kolom beton harus dipasang terlebih
dahulu sebelum pengecoran, kabel diusahakan dimasukkan bersamaan dengan
pemasangansparing.
c. Pipa yang dipasang pada dinding dilaksanakan sebelum pekerjaan plesteran
danaciandikerjakan.
d. Penempatan sambungan/percabangan harus ditempatkan di daerah yang mudah
dicapaiuntukperbaikan(perawatan).
e. Sambungan harus menggunakan klem / isolasi kabel supaya terlindung dengan
baiksehinggatidaktersentuh.
f. Lekukan/belokanpipaharusberadius>3kalidiameterpipadan harusrata(untuk
memudahkanpenarikankabel).
g. Jaringanardeharusdipasangtersendiri/terpisahdenganardepenangkalpetir.
tidakbolehadasambungan
dihubungkandenganelektrodapentanahan
ditanamsampaiminimalmencapaiairtanah
h. Pada hantaran di atas langitlangit, harus diklem pada bagian bawah plat / balok
ataupadabalokkayurangkalangitlangit.
i. Untuk hantaran/tarikan kabel yang menyusur dinding bata/betonpada shaft harus
diklemataudenganpapandankabeltreybilajaringanterlalurumit(banyak).
j. Stopkontakdansaklar.Pemasanganstopkontaksetinggi>40cmdarilantai,saklar
dipasang setinggi 150 cm dari lantai (bila tidak ditentukan spesifikasinya).
Pemasanganstopkontakdansaklarharusratadengandinding.
k. Box/kotakPanelbodynyaharusdiarde,untukmenghindariadanyaarus.

17
Pekerjaan instalasi listrik meliputi pemasangan seluruh jaringan instalasi didalam
bangunan, pemasukan arus yang bersumber dari instalasi PLN (Perusahaan Listrik
Negara) atau Genset, penyediaan bola lampu, kabelkabel, pipapipa PVC dan
sebagainya sehingga listrik menyala. Jumlah titik lampu dan stop kontak yang harus
dipasang disesuai dengan jumlah yang tertera dalam gambar. Titik lampu dan stop
kontakmengandungmaksudtempatmatalampudanstopkontakyangtelahdipasang
kabelkabelyangdiperlukansehinggaaruslistriksudahberfungsipadatitiktersebut.

XI. PEKERJAANSANITASI
Pada pekerjaan ini digunakan kloset jongkok, bak air batako finishing keramik 20x25
cm,floordrain,kranairstainlessstellsertabeerfoot.
Pada bak air, menggunakan keramik uk. 20 x 25cm. Lantai untuk toilet lebih rendah
daripada lantai ruangan, sementara untuk pemasangan kloset jongkok, lantai
ditinggikan150mm(dariketinggianlantaitoilet)denganmenggunakanadukanbeton.
Denganadanyakenaikan ketinggian lantai menyebabkankedalaman pipapembuangan
limbahpadatdapatdikurangi(tidakterlaludalam).Setiaptoiletjongkokmemilikipipa
saluran pembuangan menuju septic tank sendirisendiri. Hal ini untuk memudahkan
perawatanjikaterjadipenyumbatan.Kemiringanpipapembuangandaritoiletkeseptic
tank minimum 5 (dengan menggunakan perbandingan 1:60; setiap 60cm mengalami
penurunanminimal1cm).
Untukpengerjaankeramikpadabakyaitusebagaiberikut:
Siapkanperalatandanbahanbahanyangakandigunakan.
Pahamigambarkerja,polapemasangandanlainlain.
Sortirkeramikagarmenghasilkankeseragaman:
ukuran/dimensi.
presisi.
warna

18
Rendamkeramikyangakandipasangkedalambakair(ember)selama1jam.
Keramik dianginkan dengan cara diletakan pada tempat dudukan /
tatakankeramik,setelahprosesperendaman.
Membuat garisgaris sipatan waterpas pada dinding bak keramik keliling +/ 1m
untukmenentukanketinggiandankedataranpemasangankeramik.
Membuat lot pada dinding di tiap pojok bak dan kesikuannya serta garis
pertengahandindingbakuntukpembagiankeramik.
Mengukur jarakjarak dinding bak untuk lebar dan tinggi bak, serta bagianbagian
yangterpasangpadabaktersebut.
Berdasarkan data data pengukuran kemudian membuat gambar kerja untuk
pembagianpemasangankeramikdindingbaktersebut.
Ukuran pemasangan keramik mengikuti gambar yang sudah dibuat sebelumnya
sebagaiacuankerja.
Pada pelaksanaan pekerjaan keramik dinding bak, sebaiknya keramik lantai belum
terpasangsehingganantinnyamendapatnutyangsegarisantaradindingdanlantai.
Pemasangankeramikharuspadatdanratasehinggatidakadakeramikdenganspesi
kosong
Membuatkepalaankeramikbaiksecarahorisontalmaupunvertikalmengikutigaris
sipatandanlotketegakanyangtelahdibuatsebelumnya.
Sebelumkeramikdipasangsebelumnyadindingdibasahiterlebihdahuludenganair.
PEKERJAANINSTALASIAIRBERSIH
Pekerjaan instalasi air bersih pada pekerjaan ini menggunakan pipa PVC. Penggunaan
lempadasambunganpipaPVCmemakaibahanyangbaik.
Pipapipa ini disambung denganasesories yang sejenis dan dilem dengan baik. Semua
pembuangan air bersih menggunakan system gravitasi maka perlu
diperhatikan baik kemiringan dan arah buangan. Semakin jauh air tersebut
mengalirmakaakansemakinbanyakendapandalamairbuangantersebut.
PEKERJAANINSTALASIAIRKOTOR

19
Pekerjaan sanitasi pada pekerjaan ini yaitu instalasi untuk saluran air kotor, pada
pekerjaaninstalasiairkotormenggunakanpipaPVC.Penggunaanlempadasambungan
pipaPVCmemakaibahanyangbaik.
Pipapipa ini disambung denganasesories yang sejenis dan dilem dengan baik. Semua
pembuangan air kotor menggunakan system gravitasi maka perlu
diperhatikan baik kemiringan dan arah buangan. Semakin jauh air tersebut
mengalirmakaakansemakinbanyakendapandalamairbuangantersebut
Pemasangan instalasi air kotor adalah konekting dari dalam bangunan yang
akan dibuang ke pembuangan akhir berupa septic tank atau resapan. Dalam
penyambungan pipapipa dan kemiringan perlu diperhatikan, jangan sampai ada
bagianpipayangtidaktertanamkarenakedalamanseptictanktidaktercapai.Sebelum
eksekusi perlu pengukuran kedalaman septic tank sehingga dicapai optimal
kemiringandaripipapembuangtersebut.
XII. PEKERJAANPENGECATAN
Persiapan adalah kunci keberhasilan dalam pengecatan untuk mendapatkan hasil yang
baik pada permukaan apapun. Untuk itu penting untuk mempersiapkan permukaan
dimana proses pengecatan akan dilakukan. Bagian permukaan yang akan dicat harus
dibersihkan, dicuci, dan diratakan dengan amplas sebelumnya. Bersihkan debu dan
kotoran dengan air bersih. Perbaiki keadaan permukaan yang rusak sebelum dicat.
Tambal bagianbagian dinding yang berlubang atau retak hingga mendapatkan
permukaanyangrata.Padapermukaankayuratakanpakupakuyangmuncul,sertaberi
dempulpadabagianbagianyangberlubang.
Gunakan selalu dan kuas (jenis yang biasa maupun yang berbentuk roll) yang baik
mutunya dan terjangkau harganya. Bersihkan kuas setelah digunakan. Jika
menggunakan cat berbahan dasar air (emulsion) gunakan air bersih untuk
membersihkan kuas, jika menggunakan cat minyak (oil paint) gunakan larutan
terpentine (thinner) untuk membersihkan kuas. Pengecatan dapat dilakukan dengan
menggunakan rangka tumpuan maupun tangga. Pada pekerjaan ini menggunakan cat
tembokdancatkilat.

20
Demikian Metode Pelaksanaan ini secara garis besar yang dapat kami sampaikan
sebagai usulan tentang pekerjaan yang akan dilaksanakan. Metode pelaksanaan yang
lebih detail akan dibuat pada saat pelaksanaan nanti. Tentu saja di dalam
pelaksanaannya nanti dapat timbul ideide baru, yang disesuaikan dengan dokumen
dan gambargambar dalam tender. Halhal yang lebih terinci lagi akan dibuat lebih
lanjut sebelum dan selama pelaksanaan pekerjaan nanti. Mudahmudahan uraian ini
dapat memberikan gambaran yang cukup jelas tentang langkahlangkah yang akan
dilakukandalampelaksanaanproyekini.Atasperhatiannya,kamiucapkanterimakasih.

SungaiRaya,11 Agustus2014
CV.SRIWAHYU
M.ADELMUSLIM
Direktur