Anda di halaman 1dari 21

PENGERTIAN

(Wong, 2009). Tumor Willms atau nephroblastoma


ialah tumor ginjal yang berasal dari sekumpulan
sel-sel primordial yang tidak terdiferensiasi
sehingga menyebabkan regenerasi sel abnormal.

Tumor Wilms merupakan keganasan terbanyak
kelima dan merupakan tumor ginjal tersering
pada anak.
Tumor wilms adalah tumor pada intraabdomen
yang paling sering dijumpai pada anak. Tumor
ini merupakan neoplasma embrional dari ginjal,
biasanya muncul sebagai massa asimtomatik di
abdomen atas atau pinggang.

Tumor wilms adalah tumor ginjal campuran
ganas yang tumbuh dengan cepat,terbentuk
dari unsur embrional, biasanya mengenai anak-
anak sebelum usia limatahun (kamus
kedokteran dorland).
Klasifikasi Tumor Wilms

Penyebaran tumor wilms menurut TNM sebagai
berikut :
T : Tumor primer :
T1 : Unilateral permukaan(termasuk ginjal)<80cm
T2 : unilateral permukaan >80 cm
T3 : unilateral ruptur sebelum penanganan
T4 : bilateral


N : metastasis limfa
N0 : tidak di temukan metasis
N1 : ada metasis limfa
M : metastasis jauh
M : Metastasis jauh
Mo : tidak di temukan
M+ : ada metastasis jauh
2. The national wilms tumor styudy (NWTS) membagi lima stadium
tumor wilms,yaitu :
Stadium I : Tumor terbatas di dalam jaringan ginjal tanpa
menembus kapsul. Tumor ini dapat disekresi dengan lengkap.
Stadium II : Tumor menembus kapsul dan meluas masuk ke
dalam jaringan ginjal dan sekitar ginjal yaitu jaringan perirenal,
hilus renalis,vena renalis dan kelenjar limfe para-aortal. Tumor
masih dapat di reseksidengan lengkap.






Stadium III : Tumor menyebar ke rongga
abdomen (perkontinuitatum),misalnya ke
hepar, peritoneum, dll.
Stadium IV : Tumor menyebar secara
hematogen ke rongga abdomen, paru-paru,
otak, tulang.

Manifestasi
Klinis
Data Subjektif
Benjolan di abdomen
Nyeri Abdomen
Hematuria
Nafsu makan menurun
Data Objektif
Demam
Pucat
Masa Abdomen
Status nutrisi kurang
Letargi
Hemoglobin menurun
Ureum dan kreatinin menurun
Nafas pendek, sesak nafas
hemihipertrofi
PENATALAKSANAAN
MEDIS
TUMOR WILMS
1. Pembedahan

Nefrektomi radikal
dilakukan bila
tumor belum
melewati garis
tengah dan belum
menginfiltrasi
jaringan lain
2. Radioterapi
Radioterapi dapat
juga digunakan
untuk metastase ke
paru, otak, hepar
serta tulang.
3. kemoterapi adalah
suatu cara
penggunaan obat
sitostatika yang
berkhasiat sitotoksik
tinggi terhadap sel
ganas dan mempunyai
efek samping yang
rendah terhadap sel
yang normal
Ada 5 macam obat
sitostatika
(obat kemoterapi)
Golongan antibiotika yang berasal dari
spesies Streptomyces, diberikan lima
hari berturut-turut dengan dosis 15
mg/KgBB/hari secara intravena. Dosis
total tidak melebihi 500
mikrogram.Aktinomisin D bersama
dengan vinkristin selalu digunakan
sebagai terapi prabedah
Golongan alkaloid murni dari tanaman Vina rossa,
biasanya diberikan dalam satu dosis 1,5 mg/m2
setiap minggu secara intravena (tidak lebih dari 2
mg/m2). Bila melebihi dosis dapat menimbulkan
neurotoksis, bersifat iritatif, hindarkan agar tidak
terjadi ekstravasasi pada waktu pemberian secara
intravena.
Golongan antibiotika antrasiklin diisolasi dari
streptomyces pencetius, diberikan secara
intravena dengan dosis 20 mg/m2/hari selama tiga
hari berturut-turut. Dosis maksimal 250 mg/m2.
obat ini tidak dapat melewati sawar otak, dapat
menimbulkan toksisitas pada miokard bila
melebihi dosis. Dapat dikombinasi dengan
Aktinomisin D.

Dosis yang umum digunakan adalah 2-3
mg/KgBB/hari atau 20 mg/m2/hari selama
lima hari berturut-turut
Dari nitrogen mustard golongan
alkilator. Dosis 250 1800
mg/m2/hari secara intravena
dengan interval 3-4 mg. Dosis
peroral 100-300 mg/m2/hari.