Anda di halaman 1dari 32

P R O F I L E

Nama : Drs. Darwin, MBP



N I P : 060049064

Tpt/Tgl.lahir : Medan / 9-8-1953

Pangkat : Pembina Utama Muda

Jabatan : Widyaiswara Madya

Instansi : Pusdiklat Perpajakan

Alamat :Jalan Budhi II / 21
Kebon Jeruk, Jakarta Barat

Pendidikan : Master of Business in Property
University of South Australia
Adelaide South Australia
Berdasarkan Undang-undang
No:21 Tahun 1997 jo Undang-
undang No:20 Tahun 2000 :
BPHTB adalah Pajak yang di
kenakan atas Perolehan Hak
atas Tanah dan/atau Bangunan
Apa itu
BPHTB ???
Ini bangunan
Udeh gue beli
Berapa BPHTBnya ???
BPHTB = Tarif x ( NPOP NPOPTKP )
atau
BPHTB = Tarif x ( NJOP NPOPTKP )
Tarif = 5% ( Tunggal )

Dasar Pengenaan (D.P) : NPOP
NPOP : - Harga Transaksi
- Nilai Pasar
- Harga Lelang

Apabila : NPOP > NJOP PBB
maka : D.P = NPOP, namun
Apabila : NPOP < NJOP PBB
maka : D.P = NJOP PBB
( dikecualikan : Harga Lelang )
Ini gue beli dg harga
Rp500 juta, tapi di
SPPT PBB, NJOPnya
Rp600 juta, jadi
D.P. utk BPHTB = Rp600 juta
Apa nggak salah???
Eh! Kalo tidak salah ada batas
tdk kena Pajaknya Yaa?!
Yaitu : NPOPTKP, tapi brp ???
Nah!!
Ini dia
Batas tdk kena pajak (NPOPTKP)
ada 3 macam :
1. Maksimum : Rp300 juta
2. Sebesar : Rp42 juta
3. Maksimum : Rp60 juta
dan ditetapkan secara Regional
PerMenKeu No: 86/PMK.03/2006
Tanggal : 4 Oktober 2006:

a. NPOPTKP maks : Rp300 juta diperlakukan utk:
1. Waris
2. Hibah Wasiat yg diterima orang
pribadi yg masih dl hub klg sedarah
dl garis keturunan lurus satu derajat
ke atas/ke bawah termasuk suami
/ istri.

b. NPOPTKP seb:Rp42 juta diberlakukan utk:
1. Rumah Sederhana Sehat
2. RSS melalui KPR Bersubsidi

c. NPOPTKP maks : Rp60 juta untuk selain
a dan b diatas

d. Apabila c > b, maka b = c
CONTOH PERHITUNGAN
Ini gue
Jual ame lu
Rp800 jt aje!
Weleh,weleh! kalo NPOPTKPnya
Rp50 juta, gue musti bayar :
5% x (900 jt 50 jt)=Rp42,5 jt,
gede banget ?!?!
SPPT
PBB
Tapi nih!
SPPTnya
Rp900 jt
BPHTB karena Waris dan Hibah Wasiat
PP No: 111 Tahun 2000 tgl: 1 Desember 2000:

1. BPHTB = 50% dr yang seharusnya
2. Saat terutang : pada saat ybs mendaftarkan
peralihan Hak ke Kantor Pertanahan
3. D.P = Nilai Pasar pada saat pendaftaran hak
4. Apabila : Nilai Pasar < NJOP PBB maka yg
menjadi D.P : NJOP PBB
Uhu, uhu, uhu Mat!
babe
gue udeh wafat. Uhu!
gue dpt tanah nih!
NJOPnya= Rp500 juta
Kalo lu sgra daftar Ke Ktr
Pertanahan, lu kena BPHTB
50% x 5% x (500 jt 300 jt)
=Rp5 jt aje, krn NPOPTKP
di daerah kite seb:300 jt
Gue dpt hibah wasiat tanah dr Engkong
Gue, kalo gue daftar skrg nilai pasarnya
Rp1,5 M, gue cuman dapet NPOPTKP
sebesar Rp50 juta, berarti gue hrs bayar
BPHTB = 50% x 5%x (1,5 M 50 jt)
Emmm, berarti = Rp36.250.000,-
Ihh! Lumayan gede !!
BPHTB karena Pemberian Hak Pengelolaan
PP No: 112/2000 Tgl: 1 Desember 2000 :

1. BPHTB = 0% dan 50%
0% : yg memperoleh Hak Pengelolaan
Pemerintah dan Perumnas
50% : yg memperoleh Hak Pengelolaan
selain Pemerintah & Perumnas
2. Saat Terutang : saat diterbitkan dan di
tandatanganinya SK Hak Pengelolaan
3. D.P : Nilai Pasar pada saat diterbitkan SK
4. Apabila : Nilai pasar < NJOP PBB, maka
yg menjadi D.P : NJOP PBB

Dir.BUMD Perparkiran
Hem.m.m., gue dpt Hak
Pengelolaan Tanah &
Gedung Parkir, NJOPnya
Rp2 M. Hem. m .m , berarti
Gue hrs bayar BPHTB=
50% x 5% x (2M 50 jt)
= Rp48.750.000,-
TATA CARA PENETAPAN
Dlm jk.waktu 5 tahun
berdasarkan hsl pemeriksaan/
keterangan lain

Pajak kurang
dibayar
SKBKB + bunga 2%
Per bln maks 24 bln
Wajib Pajak
TATA CARA PENETAPAN
SKBKB
Wajib Pajak
Dlm jk.waktu 5 thn,
setelah terbit SKBKB,
dr hasil pemeriksaan
terdapat NOVUM
SKBKBT + sanksi
adm 100%
CONTOH PERHITUNGAN
Transaksi tgl. 10-3-05 = 400 juta
NPOPTKP = 50 juta
BPHTB = 5% x (400 jt 50 jt) = 17,5 jt
Pemeriksaan tgl. 5-4-05: NJOP = 500 jt
BPHTB = 5% x (500 jt 50 jt) = 22,5 jt
BPHTB telah dibayar = 17,5 jt
BPHTB kurang bayar = 5 jt
Denda : 1bl x 2% x 5 jt = 100 rb
SKBKB ( 5-4-05 ) = 5,1 jt
CONTOH PERHITUNGAN
Tgl. 10-7-05 : data baru : NPOP = 600 jt
BPHTB = 5% x (600 jt 50 jt) = 27,5 jt
BPHTB telah dibayar = 22,5 jt
BPHTB kurang bayar = 5 jt
Sanksi Adm. 100% = 5 jt
SKBKBT ( 10-7-05 ) = 10 jt
TATA CARA PENAGIHAN
BPHTB
Apabila :
1. Pajak terutang tidak/kurang dibayar
2. Dari pemeriksaan, SSB kurang bayar
3. WP kena Sanksi administrasi berupa
denda/bunga
DJP menerbitkan Surat Tagihan BPHBT
(STB) ditambah sanksi Bunga 2%/bln
maksimum 24 bulan
TATA CARA PENAGIHAN
BPHTB
Dasar Penagihan BPHTB :
SKBKB, SKBKBT, STB, SK Pembetulan,
SK Pengurangan, SK Keberatan, Putusan
Banding yg menyebabkan pajak
bertambah ------- Harus dilunasi dalam
waktu 1 (satu) bulan sejak diterima WP,
lewat waktu dapat ditagih dengan Surat
Paksa
SAAT TERUTANG PAJAK
Jual Beli,Tukar Menukar,Hibah
Pemasukan dl Perseroan
Pemisahan Hak,
Penggabungan/Peleburan Usaha
Pemekaran Usaha, Hadiah
Sejak Tgl dibuat dan ditanda
tanganinya AKTA
Waris dan Hibah Wasiat
Sejak tgl ybs mendaftarkan
peralihan Hak ke Kantor Pertanahan
Putusan Hakim
Sejak Putusan Pengadilan
Pemberian Hak Baru
Sejak Tgl ditandatangani dan diterbitkan
SK Pemberian Hak Baru
L e l a n g
Sejak Tgl Penunjukan Pemenang Lelang
TATA CARA PEMBAYARAN
Wajib Pajak
SSB : rangkap 5
Bank/K.Pos TP
SSB: 1,3,5
(SSB: 2,4)
PPAT/NOTARIS PPAT/
K.LELANG/K.PERTANHN
SSB: 5
KP.PBB
SSB: 3
(SSB: 1)
KEBERATAN BPHTB
SKBKB, SKBKBT
SKBLB, SKBN
Wajib Pajak
Keberatan dl waktu
3 bln sejak terima
DJP
Keputusan dl waktu 12
bln sejak diterima dr WP
- Ditolak
- Diterima
- Menambah
Psk/Psl
BA
Pemerik
saan
PENGURANGAN
Kondisi tertentu WP
yg ada hubnya dg OP
Kondisi WP yg ada
hubnya dg sebab2 tertentu
Tanah dan Bang.utk kepen
tingan sosial/pendidikan,
tdk utk keuntungan ( 50%)
Kondisi tertentu WP yg ada hubnya dg OP :
1.WP pribadi memperoleh hak baru melalui
program Pemerintah di bid .Pertanahan ( 75% )
2.WP pribadi menerima hibah dr keluarga sedarah
satu derajat keatas/kebawah ( 50% )
3. WP Badan memperoleh hak baru selain Hak
Pengelolaan ( 50% )
4. WP Pribadi memperoleh Hak atas tanah dan atau
bangunan RS/RSS ( 25% )
Kondisi WP yg ada hubnya dg sebab2 tertentu :
1. WP memperoleh Hak dari hasil pembelian uang
ganti rugi yg nilainya dibawah NJOP PBB ( 50% )
2. WP memperoleh Hak atas tanah sbg penggantian
dr tanah yg dibebaskan pemerintah utk kepent.
umum ( 50% )
3. WP Badan terkena dampak krisis ekonomi sehing
ga hrs melakukan restrukturisasi usaha / utang
usaha ( 75% )
4. WP Badan melakukan merger/konsolidasi dg
menggunakan nilai buku yg telah disetujui Dirjen
Pajak ( 50% )

5. WP memperoleh Hak ats OP yg tdk berfungsi lagi
krn bencana alam, dlsb ( 50% )
6. WP pribadi (veteran,PNS,TNI,Polri,Pensiunan, Purna
wirawan) yg memproleh hak ats rmh dinas ( 75% )
7. WP Bank Mandiri yg memproleh Hak ats Tanah dari
BBD, BDN, Bapindo, dan Bank Exim ( 100% )
8. WP Badan ( Korpri ) yg memproleh Hak ats tanah dlm
rangka pengadaan perumahan bagi PNS ( 100% )
9. WP Badan anak perusahaan Asuransi /Reasuransi
yg memperoleh Hak ats tanah dari perusahaan
induknya ( 50% )

TATA CARA PERMOHONAN
PENGURANGAN
Wajib pajak
3 bln sejak
pembayaran
BA PEM.
Keputusan ( 3 bln ) :
Mengabulkan/Menolak
s/d Rp2,5 M : KPPBB
>2,5M s/d 5 M : KANWIL
>5M, Dampak Krisis, Merger
dan Bank Mandiri : DIRJEN

KPPBB
KANWIL
DJP
DJP
Psk / psl
RESTITUSI BPHTB
Sebab-sebab Restitusi :
1. Pajak dibayar > pajak terutang :
a. Permohonan pengurangan dikabulkan
b. Permohonan keberatan dikabulkan
c. Permohonan banding dikabulkan
d. Perobahan peraturan
2. Pajak dibayar yg seharusnya tdk terutang

MEKANISME RESTITUSI BPHTB
WP
KP.PBB

permohonan
Penelitian & pemeriksaan
Keputusan
1. SKBLB
2. SKBKB
3. SKBN
12 bln
IMBALAN BUNGA BPHTB
Diberikan dalam hal :
1. Kelebihan pembayaran BPHTB krn pengajuan
keberatan atau permohonan banding
dikabulkan -- Bunga 2%/bln maks.24 bln
sejak pembayaran sd terbit SKBLB
2. Keterlambatan pengembalian kelebihan
pembayaran BPHTB -- bunga 2%/bln sejak
berakhirnya waktu 2 bln setelah terbit SKBLB
sampai terbit SPMK BPHTB
PEMBAGIAN HASIL BPHTB
WP,ssb:1
bayar
Bank/K.Pos
Temp.Pemb
ssb = 5 L
ssb: 1,3,5
ssb:5
PPAT/NOTARIS
K.Lelang/K.Pertan.
Jumat
Saldo
ND+ssb:2
Bank/K.Pos
Oper. III
SKU
Pusat : 20%
Prop : 16%
Kab/Kota
64%
ND+ssb:2
KP PBB
ssb:3
Lap.bln
Copy
ssb
Rabu
saldo
(ssb:4)