Anda di halaman 1dari 3

Contoh Wawancara Dengan Pedagang Bakso.

A : Permisi pak,maaf mengganggu sebentar.


B : Ya ada apa?
A : Perkenalkan pak,kami siswa dari sekolah sma muhammadiyah 1 medan,dimana kami diberikan tugas
untuk mewawancarain salah satu pedagang disini.ya salah satunya bapak.apakah bapak mengizinkan kami
untuk mewawancarain bapak sebentar?
B : ya boleh saja,asal jangan nanyak yang tidak-tidak.
A : baik pak kita mulai saja,apakah bapak sudah lama berjualan bakso disini?
B : sudah
A : kira-kira berapa lama pak?
B : Sekitar 5 tahunan gitulah.
A : apakah dari awal bapak berjualan bakso?
B : Tidak,dahulu saya berjualan mie ayam.lalu saya buka usaha bakso lagi dan trus pindah jualan disini.
A : apa yang membuat bapak membuka usaha bakso dan mie ayam ini?
B : Ya karna ada pelanggan mie ayam saya,minta dibuatkan mie ayam dengan memakai bakso.dan apabila
pembeli mie ayam sunyi,kan masih ada yang beli baksonya.
A : oooooo begitu ceritanya pak.lalu berapa modal belanjaan untuk usaha bapak ini?
B : Modalnya 100 ribu
A : Bagaimana suka dan dukanya yang bapak rasakan selama berjualan ini?
B : Ya sukanya karna banyak pelanggannya disini,dukanya ya tempatnya ini sempit,maklumlah namanya
pajak.
A : Siapa yang membantu bapak berjualan disini?
B : Kadang anak saya,kadang istri saya kalo istri saya tidak ada pekerjaan dirumah.
A : Bagaimana kalo banyak pelanggan yang beli dan ingin cepat dilayani?
B : Ya harus nunggu dan sabar mengantri.
A : Berapa harga bakso dan mie ayam 1 porsinya pak?
B : Tergantung permintaan pembeli,kalo ada yang minta mie ayam dicampur bakso ya harganya 8 ribu.tapi
kalo bakso biasanya saya patokan dengan harga 7 ribu rupiah.
A : Berapa omset yang bapak dapatkan dalam 1 satu hari dari berjualan bapak ini?
B : Tidak tentu dek,terkadang kalo sunyi saya hanya membawa pulang 300 ribu bersih,tapi kalo sedang
rame-ramenya bisa mencapai 500 ribu.
A : Terima kasih pak sebelumnya karna bapak sudah berkenan kami wawancarain.kami permisi dahulu
pak.assalamualaikum.wr.wb
B : walaikumsalam.wr.wb









ontoh Wawancara Kenaikan Harga Bahan Pokok
Topik : Kenaikan harga bahan pokok menjelang lebaran
Pewawancara (W) : Rudi Handoko, Wartawan Meteor TV
Narasumber (N) : Bapak Syamsul Khoirudin, pemilik Toko SUKA MAJU Magetan

W : Hari-hari menjelang lebaran seperti ini, bagaimana suplai sembako dari distributor, apakah
masih stabil atau sering tersendat?
N : 50% masih lancar mas, terutama bahan pokok seperti gula, minyak, dan cabai. Tapi sebagian
mulai sering terlambat seperti beras dan telur.
W : Bagaimana dengan distribusi bawang putih dan bawang merah pak, apakah masih terjadi
keterlambatan?
N : Alhamdulillah untuk jenis bawang impor masih tetap lancar. Hanya saja untuk bawang
merah sudah 3 hari terakhir masih kosong mas, mungkin ada keterlambatan pasokan dari petani.
W : Mendekati lebaran apakah sudah mulai ada kenaikan harga kebutuhan pokok?
N : Meskipun tidak begitu signifikan, tapi kenaikan harga sudah mulai terasa sejak awal bulan
puasa kemarin mas. Walaupun masih ada sebagian yang harganya tetap stabil.
W : Bagaimana reaksi para konsumen menanggapi kenaikan harga kebutuhan pokok ini pak?
N : Ya begitulah mas, seperti biasa ada yang diam saja tapi banyak juga yang ngomel-ngomel
meskipun akhirnya mereka menyadari kalau hal seperti ini sudah biasa terjadi.
W : Apakah efek dari terlambatnya distribusi barang dan kenaikan harga berpengaruh terhadap
omzet penjualan bapak setiap harinya?
N : Sedikit berpengaruh juga mas, meskipun hanya sedikit. Paling selisih sekitar 10% dari
penjualan sebelum ada kenaikan harga.
W : Dari awal puasa, biasanya kapan puncak kenaikan harga terjadi?
N : Biasanya dari awal puasa terus merangkak naik hingga setelah lebaran mas.
W : Apakah hal itu terjadi setiap tahun?
N : Biasanya begitu mas.
W : Kan biasanya ada operasi pasar dari pejabat terkait, apakah tidak berpengaruh?
N : Tidak mas, paling turun waktu ada kunjungan, setelah itu naik lagi.
W : Baiklah pak, terimakasih banyak atas informasinya. Semoga dagangan bapak tetap laris ya
pak?
N : Sama-sama mas.
Dalam contoh wawancara dengan narasumber yang benar, pasti dicantumkan unsur-unsur
dasar 5W + 1H agar semua pertanyaan dasar dapat terjawab, contoh wawancara dengan
narasumber juga semestinya dibuat dengan bahasa yang sopan dan teratur. Pada intinya
wawancara dengan narasumber merupakan tanya jawab dalam bentuk kronologi peristiwa,
konflik, hingga terjadi kesimpulan. Demikian contoh wawancara dengan narasumber, semoga
bermanfaat untuk Anda.