Anda di halaman 1dari 2

II.

TINJAUAN PUSTAKA
Menurut Anonim
1
(2012) morfometri adalah suatu studi yang bersangkutan
dengan variasi dan perubahan dalam bentuk (ukuran dan bentuk) dari organisme,
meliputi pengukuran panjang dan analisis kerangka suatu organisme. Turan
(2007) menyebutkan bahwa studi morfometri didasarkan pada sekumpulan data
pengukuran yang mewakili variasi bentuk dan ukuran ikan. Setiap ikan
mempunyai ukuran yang berbeda-beda, tergantung pada umur, jenis kelamin, dan
keadaan lingkungan hidupnya. Faktor-faktor lingkungan yang dapat
mempengaruhi kehidupan ikan diantaranya adalah makanan, pH, suhu, dan
salinitas. Faktor-faktor tersebut baik secara sendiri-sendiri maupun secara
bersama-sama mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap pertumbuhan
ikan. Dengan demikian, walaupun dua ekor ikan memiliki umur yang sama,
namun ukuran mutlak diantara keduanya dapat saling berbeda. Ukuran ikan
adalah jarak antara suatu bagian tubuh dengan bagian tubuh lainnya.
Anonim
2
(2012) menerangkan bahwa morfometri merupakan pengukuran
ikan dan bagian-bagian tertentu yang dapat menjadi karakter taksonomi. Karena
ukuran ikan berbeda-beda akibat pengaruh umur dan lingkungannya, maka tidak
mungkin memberikan ukuran untuk identifikasi secara mutlak. Pada umumnya,
yang digunakan untuk identifikasi adalah ukuran perbandingan yang diolah dari
hasil pengukuran secara langsung.
Pengukuran morfometrik merupakan pengukuran yang diambil dari satu
titik ke titik lain tanpa melalui lengkungan badan. Metode pengukuran standar
ikan antara lain panjang standar, panjang moncong atau bibir, panjang sirip
punggung atau tinggi badan atau ekor (Rajabnadia, 2009).
Menurut Haryono (2001) dalam jurnalnya disebutkan bahwa setiap spesies
diukur menggunakan penggaris di atas alas lilin meliputi 23 karakter. Istilah dan
singkatan dari karakter yang diukur antara lain:
1. panjang total (TL)
2. panjang standar (SL)
3. panjang kepala (HL)
4. panjang sebelum sirip dorsal (PDL)
5. panjang sebelum sirip dorsal 2 (PDL 2)
6. panjang sebelum sirip perut (PPL)
7. panjang sebelum sirip dubur (PAL)
8. tinggi kepala (HD)
9. tinggi badan (BD)
10. tinggi panjang ekor (DCP)
11. panjang batang ekor (LCP)


12. panjang moncong (SNL)
13. lebar badan (BW)
14. diameter mata (ED)
15. jarak antara dua mata (IW)
16. panjang dasar sirip punggung (LDB)
17. panjang dasar sirip punggung 2 (LDB
18. panjang dasar sirip dubur (LAB)
19. panjang dasar sirip perut (LPVF)
20. panjang sirip dada (LPCF)
21. panjang sirip ekor bagian atas
(LUCL)
22. panjang sirip ekor bagian bawah
(LLCL)
23. panjang sirip ekor bagian tegah
(LMCR)