Anda di halaman 1dari 10

Proposal Usaha Keripik

Lidah Api
Latar Belakang
Saat ini banyak sekali beredar aneka makanan
ringan dari yang kecil hingga yang besar dan
dari yang murah hingga yang mahal. Makanan
ringan ini biasa dikonsumsi ketika sedang
belajar, mengerjakan tugas, menonton
pertandingan bola, dll. Makanan dengan harga
terjangkau serta pembuatan yang higienis
namun rasanya juga enak tentulah paling
banyak diminati.
Tujuan
Aspek Ekonomi :
meningkatkan pendapatan.
memperkenalkan kripik talas namun dengan
rasa pedas.
memberi variasi makanan yang berasal dari
talas.
Aspek Sosial :
membantu masyarakat dalam mengatasi
pengangguran.

Studi Kelayakan
Saat ini makanan ringan dengan rasa pedas
sedang naik daun. Apalagi masyarakat
indonesia sendiri pada umumnya adalah
penikmat rasa pedas. Jadi memanfaatkan
antusiasme publik terhadap makanan yang
pedas maka dapat disimpulkan bahwa produk
ini akan cukup banyak peminatnya.
Bahan Baku
Talas
Garam
Minyak goreng
Bubuk cabe
Plastik bungkus


Analisa faktor biaya
Modal awal
bahan baku Rp. 2.000.000,-
Peralatan Rp. 800.000,-
lain-lain Rp. 78.000,-
jumlah Rp 2.878.000,-
Biaya Operasional/bulan
Beli Bahan Baku
30 hari @ Rp. 150.000,- Rp. 4.500.000,-
Beli Gas Elpiji
8 tabung @ Rp. 13.000,- Rp. 104.000,-
Lain-lain Rp. 34.000,-
Jumlah Rp.4.638.000,-

Pemasukan
Omset per bulan
40 bgks x Rp 8.000,- x 30 hari Rp. 9.600.000,-
Laba bersih
Rp. 9.600.000,00 - Rp.4.638.000,00 = Rp. 4.962.000,-
BEP
Rp. 4.962.000,00 : Rp.2.878.000,00 = <2bulan
Return on equity yang akan diperoleh adalah sebesar
66% dihitung dari perbandingan keuntungan dan
Modal yang dikeluarkan.