Anda di halaman 1dari 10

1

Laporan Promosi Kesehatan


PROMOSI KESEHATAN DIABETES MELITUS
DI PUSKESMAS BASUKI RAHMAT
PALEMBANG
Oleh:
Ririn Eviningtyas S!Ke"
Nia Savitri Ta#$il S!Ke"
R!A! Gita Tanelvi S!Ke"
Isn%grai&a H! Uta#i S!Ke"
Pe#'i#'ing:
Dr! Ri$#a A"lia Sya&%rah MARS
BAGIAN ILMU KESEHATAN MAS(ARAKAT)ILMU KEDOKTERAN
KOMUNITAS *AKULTAS KEDOKTERAN
UNI+ERSITAS SRI,I-A(A
./01
REN2ANA PROMOSI KESEHATAN DI ,ILA(AH KER-A
PUSKESMAS BASUKI RAHMAT PALEMBANG
Puskesmas Basuki Rahmat merupakan salah satu puskesmas yang terletak di
kota Palembang. Puskesmas ini terletak di Kecamatan Kemuning, tepatnya di
Kelurahan Talang Aman. Puskesmas Basuki Rahmat sendiri merupakan
puskesmas swakelola percontohan di Kota Palembang. Puskesmas Basuki Rahmat
berdiri pada tahun 19! dan secara resmi di"ungsikan pada bulan #ebruari 191.
Pada awalnya wilayah ker$a Puskesmas ini terdiri dari Kelurahan Ario Kemuning
dan kelurahan %& yang terdiri dari Kelurahan 'ekip Bendung, 'ekip ($ung, Pipa
Re$a, dan Talang Aman, yang selan$tnya mengalami pemekaran dan pembagian
wilayah ker$a dengan puskesmas lainnya, dimana wilayah %& yang pada awalnya
masuk wilayah ker$a Puskesmas Basuki Rahmat terbagi dengan Puskesmas 'ekip.
Pada tahun 199! wilayah ker$a Puskesmas Basuki Rahmat adalah Kelurahan Ario
Kemuning, Pipa Re$a, dan Talang Aman. Puskesmas Basuki Rahmat sendiri
membawahi & Pustu yaitu, Pustu Talang )eran$at dan Pustu Talang Kerikil.
Puskesmas Basuki Rahmat terletak di Kecamatan Kemuning Kota
Palembang, tepatnya di kelurahan Talang Aman di wilayah pemukiman penduduk.
(ntuk mencapai Puskesmas Basuki Rahmat pasien dapat menggunakan kendaraan
pribadi roda dua atau kendaraan roda empat.
*ilayah ker$a Puskesmas Basuki Rahmat terdiri atas tiga kelurahan, yaitu+
a. Kelurahan Talang Aman dengan luas wilayah , 1!! km
b. Kelurahan Pipa Re$a dengan luas wilayah , &!! km
c. Kelurahan Ario Kemuning dengan luas wilayah , 9! km
Puskesmas Pembantu+
a. Pustu Talang Kerikil
b. Pustu Talang )eran$at
Batas wilayah ker$a Puskesmas Basuki Rahmat+
a. 'ebelah (tara berbatasan dengan 'uka Bangun
2
b. 'ebelah 'elatan berbatasan dengan &! -lir
c. 'ebelah Barat berbatasan dengan Ario Kemuning
d. 'ebelah Timur berbatasan dengan Pipa Re$a
.umlah penduduk di wilayah ker$a Puskesmas Basuki Rahmat adalah /1.901
$iwa dengan $umlah KK sebanyak 02!9 $iwa. 'edangkan $umlah lansia di wilayah
ker$a Puskesmas Basuki Rahmat adalah 31 $iwa.
A! Diagn3sis Masalah
0! Diagn3sis S3sial
)asyarakat di wilayah ker$a Puskesmas Basuki Rahmat kurang
mengetahui dan memahami tentang penyebab, ge$ala, dan dampak
dari penyakit diabetes melitus atau kencing manis.
)asyarakat yang menderita diabetes melitus $arang memeriksakan
gula darahnya secara teratur karena tempat Puskesmas Basuki Rahmat
susah d$angkau oleh angkutan umum.
.! Diagn3sis E4i"e#i3l3gi
%iabetes melitus termasuk 1! penyakit terbanyak di Balai Pengobatan
%ewasa Puskesmas Basuki Rahmat pada tahun &!1&.
%iabetes melitus banyak diderita pada usia lebih dari /! tahun dan
$umlah 4ansia di Puskesmas Basuki Rahmat cukup banyak 531 $iwa6.
1! Diagn3sis Perila&% "an Ling&%ngan
)asyarakat saat ini sudah $arang sekali melakukan akti7itas "isik atau
olahraga secara teratur. 8al ini dapat menyebabkan meningkatnya
risiko terkena diabetes melitus.
)asyarakat suka mengkonsumsi makan cepat sa$i yang tinggi garam,
gula dan kolesterol. 8al ini pun dapat meningkatkan risiko terkena
diabetes.
Penderita diabetes seringkali tidak bisa mengontrol na"su makan
mereka sehingga gula darah mereka tidak terkontrol.
Penderita diabetes dan masyarakat yang mempunyai risiko tinggi
terkena diabetes $arang memeriksa gula darah mereka secara rutin.
'alah satu alasan mereka adalah biaya.
3
4etak puskesmas yang tidak strategis karena tidak terletak di $alan
besar dan tidak ada kendaraan angkutan yang melewati menyebabkan
masyarakat $arang memeriksakan kesehatannya
5! Diagn3sis Pen"i"i&an "an Organisasi
#aktor Predisposisi
Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat di wilayah ker$a
Puskesmas Basuki Rahmat tentang penyakit diabetes melitus
menyebabkan masyarakat $arang memeriksakan kesehatannya terutama
pemeriksaan gula darah ke "asilitas kesehatan terdekat
#aktor Pemungkin 59nabling "actor6
: Keterbatasan alat untuk pemeriksaan gula darah
: Biaya tambahan untuk pemeriksaan gula darah
: 4etak Puskesmas Basuki Rahmat yang susah di$angkau dengan
kendaraan umum
#aktor penguat 5Rein"orcing "actor6
Kurangnya peran serta tokoh masyarakat setempat dalam membiasakan
gaya hidup sehat untuk menghindari penyakit %iabetes melitus,
6! Diagn3sis Ke'i7a&an "an A"#inistrasi
a. %iagnosis Administrati"
'umber daya yang dibutuhkan untuk melaksanakan program +
: Tenaga kesehatan
: ;bat:obatan dan alat pengukur gula darah
'umber daya yang ada di organisasi dan masyarakat +
: Tenaga kesehatan di puskesmas untuk melakukan promosi
kesehatan
: %ukungan pemerintah untuk membantu membangun
"asilitas kesehatan dan "asilitas sosial, dan menyediakan
dana.
8ambatan pelaksanaan program +
: Perilaku masyarakat dan persepsi yang sulit diubah,
dikarenakan tingkat pendidikan yang beragam.
: )asyarakat yang tidak membiasakan perilaku hidup sehat
b. %iagnosis Kebi$akan
Pemerintah belum mem"asilitasi program pemeriksaan gula darah
gratis di puskesmas.
4
8! Pri3ritas #asalah
Penentuan prioritas masalah dilakukan dengan menggunakan metode
('<.
Ta'el 0! Penetuan prioritas masalah dengan metode ('<
N3 Masalah
Nilai Kriteria Nilai
A&hir Pri3ritas
( ' <
1 )asyarakat kurang
mengetahui dan memahami
tentang penyebab, ge$ala, dan
dampak dari penyakit diabetes
melitus atau kencing manis.
2 2 2 &0 &
& )asyarakat yang menderita
diabetes melitus $arang
memeriksakan gula darahnya
secara teratur karena
Puskesmas Basuki Rahmat
susah d$angkau oleh angkutan
umum.
& & & 2
2 )asyarakat saat ini sudah
$arang sekali menerapkan pola
hidup sehat seperti akti7itas
"isik atau olahraga secara
teratur dan makan makanan
bergi=i dan seimbang.
3 / / ! 1
Keterangan+
Angka 3 + )enyatakan >sangat9 gawat?mendesak?kuat
Angka / + )enyatakan gawat?mendesak?kuat
Angka 2 + )enyatakan cukup gawat?mendesak?kuat
Angka & + )enyatakan tidak gawat?mendesak?kuat
Angka 1 + Tidak ada pengaruhnya
Berdasarkan tabel di atas, masalah perilaku masyarakat yang saat ini sudah
$arang sekali menerapkan pola hidup sehat seperti akti7itas "isik atau olahraga
5
secara teratur dan makan makanan bergi=i dan seimbang memiliki nilai tertinggi,
maka dapat disimpulkan masalah ini men$adi prioritas masalah.
%ari uraian permasalahan di atas dapat digambarkan pada sebuah gambar
diagram fishbone.
6
Kurangnya sarana dan
prasarana untuk berolahraga
di sekitar wilayah setempat
'ebagaian masyarakat
tidak memiliki waktu
untuk berolahraga
Kurangnya penyuluhan
mengenai pola hidup sehat
Banyaknya rumah makan yang
menya$ikan makanan cepat sa$i, yang
mengandung banyak pemanis buatan dan
kadar gula yang tinggi
Kurangnya pengetahuan,
pemahaman, dan penerapan
masyarakat mengenai gaya hidup
sehat
perilaku masyarakat sudah $arang
sekali menerapkan pola hidup
sehat seperti akti7itas "isik atau
olahraga secara teratur dan
makan makanan bergi=i dan
seimbang
)anusia )etode
'aran
a
%ana 4ingkunga
n
Ga#'ar 0! Fishbone diagram Analisis masalah
:! Pela&sanaan
0; T%7%an 4r3#3si
a. )eningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai diabetes melitus
besera pencegahannya
b. )enurunkan angka ke$adian diabetes melitus dan komplikasinya
c. )erubah pola makan gi=i seimbang dan olahraga teratur pada
masyarakat
.; Sasaran 4r3#3si
a. 'asaran primer 5pemberdayaan masyarakat6 + secara berkelompok
b. 'asaran sekunder 5dukungan6 + dukungan dari tokoh masyarakat
setempat tentu akan mempermudah dalam melaksanakan promosi
kesehatan.
c. 'asaran tersier 5ad7okasi6 + %ukungan dari pembuat kebi$akan
mulai dari pusat sampai ke daerah.
1; Isi Pr3#3si Kesehatan
Penyuluhan Tentang Perilaku <aya 8idup 'ehat (ntuk )eningkatkan
Pengetahuan dan Kesadaran )asyarakat )engenai Pola 8idup 'ehat
untuk )enghindari Penyakit %iabetes )elitus.

5; Met3"e Pr3#3si Kesehatan
9dukasi kepada masyarakat
Puskesmas selain melakukan pembinaan pada tenaga kesehatan $uga
memberikan in"ormasi melalui penyuluhan langsung ke masyarakat
maupun secara tidak langsung menggunakan poster, lea"let, pam"let,
brosur, buku kecil dan lain:lainnya yang meliputi materi dasar yang
diberikan pada pelatihan penemuan dini, yaitu+
a6 Pengertian %) dan keluhannya
b6 Pengenalan "aktor risiko %)
c6 Pengukuran berat badan ideal
d6 Pengukuran tekanan darah
e6 Pengukuran akti7itas "isik sederhana
"6 Pengetahuan diet sehat
7
g6 ;lahraga sehat
Pengolahan )akanan 'ederhana
Tenaga kesehatan yang sudah dilatih dapat melakukan penyuluhan
kesehatan mengenai pengelolaan makanan sederhana dan pengetahuan
diet sehat.
'enam %)
Tenaga kesehatan yang sudah dilatih dapat melakukan penyuluhan
mengenai olahraga yang sehat sambil membentuk kelompok:
kelompok senam yang dilakukan secara teratur setiap 2 kali seminggu.
Kegiatan ini dapat beker$a sama dengan pihak sponsor seperti
diabetasol. 'elain itu $uga dapat diundang ahli kebugaran terkenal
untuk memberikan pelatihan senam yang cocok untuk penderita %).
Pemeriksaan gula darah gratis setiap sekali seminggu di puskesmas.
)emberikan gula khusus penderita diabetes secara gratis
Kegiatan ini dapat dilakukan dihari:hari tertentu dengan beker$a sama
dengan pihak sponsor seperti Tropikana 'lim. Kegiatan ini $uga bisa
diisi dengan pemberian in"ormasi mengenai makanan:makanan yang
baik untuk penderita %).
6; Anggaran Biaya Kegiatan
Ta'el .! Anggaran Biaya Kegiatan
Program Biaya
1. 9dukasi masyakat mengenai Pola 8idup
sehat dan %)
Rp 1!!.!!!,:
&. 'enam %) Rp 3!!.!!!,:
2. Pengolahan makanan sederhana Rp 2!!.!!!,:
/. Pemeriksaan gula darah gratis setiap sekali
seminggu
Rp 1.!!!.!!!,:
3. )emberikan gula khusus penderita diabetes
secara gratis
Rp &.!!!.!!!,:
Total Rp /./!!.!!!,:
8; Pe#anta%an "an Eval%asi
8
Penilaian ?97aluasi program promosi kesehatan terhadap Pola hidup sehat
dan %iabetes )elitus di lakukan sebanyak 2 kali +
Penilaian pada tahap awal program adalah penilaian yang dilakukan pada
saat merencanakan suatu program dengan tu$uan untuk meyakinkan bahwa
rencana yang disusun telah sesuai dengan masalah yang ditemukan
Penilaian pada tahap pelaksanaan program adalah penilaian saat program
sedang dilaksanakan dengan tu$uan mengukur program yang sedang
dilaksanakan tersebut sesuai dengan rencana atau ter$adi penyimpangan:
penyimpangan yang dapat merugikan dalam mencapai tu$uan.
Penilaian pada tahap akhir program adalah penilaian saat program telah
selesai dilaksanakan 5summati7e e7aluation6 dengan tu$uan mengukur
keluaran serta dampak yang dihasilkan.
Pada prinsipnya, e7aluasi promosi kesehatan sama dengan e7aluasi
kesehatan lainnya. Karakteristiknya ialah indikator yang digunakan bukan hanya
indikator epidemiologik sebagai indikator dampak seperti pada upaya kesehatan
lainnya, namun $uga menggunakan indikator perilaku untuk pengukuran e"ek.
%alam hal ini e7aluasi yang dilakukan+
Eval%asi O%t4%t:
%ilaksanakan sebelum berakhirnya acara, dengan cara memberikan
kuesioner atau wawancara yang berisi pertanyaan se$auh mana peserta
memahami materi yang telah disampaikan terkait dan pentingnya pola
hidup sehat seperti akti7itas "isik dan makanan bergi=i dan seimbang
untuk mencegah diabetes melitus.
Eval%asi O%t<3#e:
97aluasi dilaksanakan 1 bulan sekali berdasarkan persentasi angka
ke$adian dan kesakitan diabetes melitus di puskesmas basuki rahmat.
Eval%asi Da#4a& :
Berkurangnya angka ke$adian dan kesakitan diabetes melitus di
wilayah ker$a puskesmas basuki rahmat
)eningkatnya pengetahuaan, pemahaman dan penerapan masyarakat
mengenai pola makanan bergi=i dan seimbang serta olahraga teratur.
9
Peningkatan kesadaran masyarakat khususnya lansia untuk mengikuti
program yang dilaksanakan puskesmas terutama kepatuhan terapi dan
partisipasi dalam senam diabetes.
Eval%asi Hasil :
Berkurangnya angka ke$adian dan kesakitan diabetes melitus di
wilayah ker$a puskesmas basuki rahmat.
:; -a"=al 4ela&sanaan
Topik
#ebruari &!12 )aret &!12 April &!12
1 & 2 / 1 & 2 / 1 & 2 /
9dukasi
'enam %)
Pengolahan
makanan
sederhana
Pemeriksaan
gula darah
gratis
)emberikan
gula khusus
penderita
diabetes secara
gratis
10