Anda di halaman 1dari 9

AUDITING II

MATERI KULIAH
AUDIT OF CASH BALANCES & INVESMEN
Penyusun Oleh:
AFLY YESSIE, SE, Msi
PROGRAM S1 JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA
Ta. 2011/2012
Auditing II
Afly Yessie, SE. MM.
Pusat Penge!angan Ba"an
A#a$
Universias Mer!u "uana
%&&
1
SIKLUS AUDIT ATAS SALDO KAS
SALDO KAS
Saldo kas meliputi penerimaan ditangan yang belum disetor, kas di bank, pada
rekening giro umum dan rekening tabungan, serta akun impress seperti kas kecil dan
rekening di bank untuk gaji. Ini merupakan kas yang diperlukan untuk melunasi
kewajiban serta membayar gaji, dan kebanyakan entitas akan memindahkan
kelebihan kas ke beberapa bentuk investasi yang menghasilkan bunga. Saldo-saldo
tertentu, seperti sertifikat deposito, dana pelunasan obligasi, saldo mata uang luar
negeri tertentu, dana akun-akun lain yang mempunyai pembatasan dalam
penggunaannya, yang lazimnya harus diklasifikasikan sebagai investasi.
HUBUNGAN SALDO KAS DENGAN SIKLUS TRANSAKSI
Siklus Pendapatan Siklus Pengeluaran
Penjualan Pembelian
Penjualan tunai
1
utang !saha
Piutang !saha
Siklus Pe!"ia#aan
utang "bligasi
$
#odal Saham %
utang bunga dan dividen
Kas
Auditing II
Afly Yessie, SE. MM.
Pusat Penge!angan Ba"an
A#a$
Universias Mer!u "uana
%&&
2
Pembelian tunai
Pembayaran kredit
Penerimaan kredit
#enarik
obligasi
#enerbitkan
obligasi
#enarik
saham
#embeli
treasury
stock
#enerbitkan
saham
#embayar
bunga dan
dividen
Siklus In&estasi
Investasi
Pendapatan bunga dan dividen '
Pabrik dan peralatan
Siklus (asa pers)nalia
utang upah pabrik
*
utang pajak gaji dan upah
TU+UAN AUDIT
Auditing II
Afly Yessie, SE. MM.
Pusat Penge!angan Ba"an
A#a$
Universias Mer!u "uana
%&&
3
Siklus pendapatan
1
Siklus pembiayaan
%
Siklus investasi '
Siklus pengeluaran

Siklus pembiayaan
$
Siklus investasi ,
Siklus jasa
personalia
#embeli
sekuritas ,
#enjual sekuritas
Penerimaan
bunga dan
dividen
#embeli aktiva
tetap ,
#embayar
karyawan
#embayar
otorisasi
pajak
Kateg)ri asersi Tu(uan audit sald) akun
$eberadaan atau
keterjadian
Saldo kas yang dicatat ada pada tanggal nerac% &'"()
$elengkapan Saldo kas yang dicatat mencakup pengaruh dan semua
transaksi kas yang telah terjadi &*l).
+ransfer kas akhir tahun di antara bank telah dicatat pada
periode yang tepat &*,).
ak dan
kewajiban
'ntitas mempunyai hak legal atas semua saldo kas yang
diperlihatkan pada tanggal neraca &-"l).
Penilaian atau
alokasi
Saldo kas yang dicatat dapat direalisasi pada jumlah yang
dinyatakan di neraca dan sesuai dengan skedul pendukung
&./().
Penyajian dan
pengungkapan
Saldo kas telah diidentifikasi dan dikiasifikasikan dengan tepat
dalam neraca &P0().
1ini kredit, jaminan pinjaman, perjanjian saldo kompensasi, dan
pembatasan lain padanya atas kas telah diungkapkan dengan
tepat &P0,).
PERTI-BANGAN PEREN.ANAAN AUDIT
-aterialitas
2agi kebanyakan entitas, bagian dari aktiva lancar atau total aktiva pada suatu titik
waktu yang disajikan oleh saldo kas adalah sangat kecil, dan seringkali tidak
material. /kan tetapi, jika dikaitkan dengan transaksi dengan audit saldo dalam lima
sikius transaksi yang mempengaruhi kas, jumlah kas yang mengalir melalui akun-
akun selama suatu periode waktu benar-benar dapat sangat material.
Risik) In/eren
.olume transaksi yang tinggi dapat menimbulkan tingkat risiko inheren yang
signifikan untuk asersi saldo kas tertentu, terutama keberadaan dan keterjadian serta
kelengkapan.Selain itu, sifat saldo kas juga membuatnya mudah untuk dicuri karena
berbagai jenis bentuk kecurangan yang melibatkan kas telah terbukti. /kan tetapi,
berbeda dengan piutang atau persediaan, risiko yang berkenaan dengan asersi hak
dan kewajiban, penilaian atau alokasi, dan penyajian serta pengungkapan untuk kas
Auditing II
Afly Yessie, SE. MM.
Pusat Penge!angan Ba"an
A#a$
Universias Mer!u "uana
%&&
4
bersifat minimal karena tidak adanya kerumitan yang melibatkan hak, pengukuran
akuntansi, estimasi, dan pengungkapan.
Risik) Pr)sedur Analitis
Saldo kas dipengaruhi secara signifikan oleh keputusan dan strategi operasi,
investasi, serta pembiayaan manajemen. /kibatnya, dalam beberapa audit atas
saldo ini mungkin tidak diharapkan untuk memperlihatkan hubungan yang stabil atau
dapat diprediksi dengan data keuangan atau operasi masa berjalan atau historis.
Perusahaan yang dikelola dengan baik secara teratur dapat mengembangkan
anggaran kas, yang memproyeksikan &() penerimaan kas berdasarkan penagihan
piutang yang diantisipasi, &,) pengeluaran kas untuk kebutuhan operasi, dan &3)
aktivitas investasi serta pembiayaan.
Risik) Pengendalian
Pengendalian internal dalam lingkungan pengendalian, penilaian risiko, informasi
dan komunikasi, prosedur pengendalian, serta pemantauan, termasuk pembahasan
tentang dokumen dan catatan penting serta fungsi dan pengendalian yang
umum.Penerimaan dan pengeluaran kas seringkali merupakan transaksi rutin yang
dapat dikendalikan oleh sistem pengendalian internal yang baik, sehingga dapat
memungkinkan auditor untuk menilai risiko pengendalian pada tingkat yang rendah.
$arena rawannya saldo kas terhadap pencurian, maka banyak auditor akan
mengevaluasi secara cermat pengendalian internal atas kas, dan memastikan bahwa
setiap kondisi yang dapat dilaporkan
-ENENTUKAN RISIKO DETEKSI
2eberapa pemilik perusahaan kecil menginginkan agar auditor secara cermat
mengaudit kas guna memberikannya kepastian tentang keabsahan saldo kas.
/kibatnya, auditor akan pendekatan substantif yang terutama menekankan pada
pengujian rincian, sekalipun model risiko audit dapat menyatakan bahwa pendekatan
semacam itu tidak diperlukan karena prosedur analitis atau pengendalian internal
sudah efektif.
-ERAN.ANG PENGU+IAN SUBSTANTI0
PROSEDUR A1AL
Auditing II
Afly Yessie, SE. MM.
Pusat Penge!angan Ba"an
A#a$
Universias Mer!u "uana
%&&
5
/uditor harus memastikan bahwa dia telah memperoleh pemahaman tentang bisnis
entitas dan pentingnya saldo kas bagi entitas tersebut. +itik awal untuk
memverifikasi saldo kas adalah menelusuri saldo awal periode berjalan ke saldo
akhir yang telah diaudit dalam kertas kerja tahun sebelumnya &apabila dapat
diterapkan).2erikutnya, aktivitas selama periode berjalan dalam akun buku besar kas
harus dikaji-ulang menyangkut setiap ayat jurnal signifikan yang bersifat tidak biasa
atau jumlah yang memerlukan penyelidikan khusus. 0i samping itu, setiap skedul
yang dibuat oleh kilen yang menunjukkan ikhtisar penerimaan
kas yang belum disetor pada lokasi yang berbeda dan4atau ikhtisar saldo bank juga
harus diperoleh. $etepatan matematis dan setiap skedul itu harus ditentukan dan
kecocokannya dengan saldo kas yang berkaitan dalam buku besar juga harus
diperiksa.
PROSEDUR ANALITIS
'fektivitas prosedur analitis dapat mengurangi jumlah bukti yang diperlukan dan
pengujian substantif lainnya dibandingkan dengan yang dibutuhkan apabila datanya
tidak sesuai dengan pengharapan yang dikembangkan dan anggaran atau
peramalan kas, atau kebijakan perusahaan mengenai investasi kelebihan kas.
PENGU+IAN RIN.IAN TRANSAkSI
2eberapa pengujian substantif atas rincian transaksi melibatkan penelusuran dan
vouching transaksi penerimaan kas serta pengeluaran kas yang biasanya dilakukan
bersamaan dengan pengujian pengendalian sebagai pengujian bertujuan ganda.
2ukti yang diperoleh dan pengujian tersebut hams digabungkan
dengan bukti dan prosedur yang telah dibahas di sini dalam menarik kesimpulan
mengenai kewajaran penyajian saldo kas.
-elaksanakan Pengu(ian Pisa/2Batas Kas
Pisah-batas yang tepat atas penerimaan dan pengeluaran kas pada akhir tahun
sangat penting bagi kelayakan laporan kas pada tanggal neraca. 0ua pengujian
pisah-batas kas &cash cutoff tests) telah dilaksanakan5 &() pengujian pisah-batas
penerimaan kas&,) pengujian pisah-batas pengeluaran kas. Pengujian pisah-batas
kas terutama ditujukan pada asersi laporan keuangan, yaitu eksistensi atau kejadian
dan kelengkapan.
-enelusuri Trans3er Bank
Auditing II
Afly Yessie, SE. MM.
Pusat Penge!angan Ba"an
A#a$
Universias Mer!u "uana
%&&
6
2anyak entitas membuka akun-akun &rekening) pada lebih dari satu bank. Sebuah
perusahaan yang memiliki banyak akun bank dapat melakukan transfer uang yang
diiotorisasi di antara akun-akun bank itu. Sebagai contoh, uang dapat ditransfer dari
akun bank umum ke akun bank untuk penggajian atas cek gaji yang akan dibagikan
pada hari pembayaran. /pabila terjadi transfer bank, maka beberapa hari &dikenal
dengan periode mengambang) umumnya akan berlalu sebelum cek itu dikliring di
bank pada waktu ditarik. 6adi setoran kas per catatan bank akan lebih saji selama
periode ini, karena cek itu akan termasuk dalam saldo bank yang menerima setoran
dan belum akan dikurangkan dari bank yang ceknya ditarik. +ransfer bank juga dapat
meninbulkan salah saji saldo bank per pembukuan jika pengeluaran dan
penenimaan tidak dicatat pada periode akuntansi yang sama.
PENGU+IAN RIN.IAN SALDO
/da lima pengujian substantif yang biasa digunakan untuk saldo kas dalam kategori
ini. Setiap pengujian ini akan diuraikan dalam bagian berikut.
-eng/itung Kas di Tangan
Penerimaan kas yang belum disetor dan uang kembalian biasanya dipandang
sebagai kas di tangan. !ntuk melaksa7akan perhitungan k%s secara tepat, auditor
harus5
8 #engendalikan semua instrumen kas dan yang dapat dinegosiasikan yang
ditahan oleh klien sampai semua uang telah dihitung.
8 #eminta agar petugas kas hadir sepanjang perhitungan itu.
8 #endapatkan tanda terima yang ditandatangani dan petugas pada waktu
mengembalikan uang kepada klien.
8 #emastikan bahwa semua cek yang belum disetor dapat dibayarkan kepada
klien, baik secara langsung atau melalui endorsemen.
-engk)n3ir!asi Sald) kas dan Pin(a!an di Bank4
#erupakan hal yang biasa bagi auditor untuk mendapatkan konfirmasi bank
mengenai saldo kas dan pinjaman di bank pada tanggal neraca. 9ormulir itu meminta
informasi audit atas saldo kas tentang tiga hal berikut5 &() saldo setoran, &,)
saldo pinjaman, dan &3) akun &rekening) setoran atau pinjaman lainnya yang
mungkin menarik perhatian pejabat bank yang berwenang.
Permintaan konfirmasi disiapkan rangkap dua dan ditandatangani oleh
penandatangan cek yang berwenang dan klien.$edua salinan itu lalu dikirim ke bank,
Auditing II
Afly Yessie, SE. MM.
Pusat Penge!angan Ba"an
A#a$
Universias Mer!u "uana
%&&
7
dan aslinya dikembalikan kepada auditor.!ntuk memastikan kompetensi bukti dan
prosedur ini, auditor secara pribadi harus mengirimkan permintaan ini dalam amplop
dengan alamat pengembalian sendiri dan jawabannya harus dikembalikan langsung
ke auditor oleh bank.Permintaan konfirmasi bank harus dikirimkan ke semua bank di
mana klien mempunyai suatu akun, termasuk yang saldonya nol pada akhir tahun.
-engk)n3ir!asi Per(an(ian Lainn#a dengan Bank
Perjanjian lainnya dengan bank meliputi hal-hal seperti lini kredit, saldo kompensasi,
dan kewajiban kontinjen. Perjanjian untuk menetapkan lini kredit dengan bank
mungkin mengharuskan peminjam mempertahankan saldo kas di bank.6umlahnya
dapat berupa persentase-yang-disetujui dari jumlah yang dipinjam, atau dapat
berupa jumlah dolar yang ditetapkan.6umlah minimum yang disyaratkan dikenal
sebagai sald) k)!pensasi &compensating balance).Suatu kewajiban kontinjen
mungkin ada apabila klien menjadi penjamin atas pinjaman yang diberikan oleh bank
kepada pihak ketiga.
-elakukan s5an6 -ere&ie7 atau -en#iapkan Rek)nsiliasi Bank
/pabila tingkat risiko deteksi yang dapat diterima tinggi, auditor dapat menscan
rekonsiliasi bank yang disiapkan klien dan memverifikasi ketepatan matematis dan
rekonsiliasi itu. 6ika risiko deteksi sedang, maka auditor dapat menelaah rekonsiliasi
bank klien. Penelaahan itu lazimnya akan mencakup5
8 #embandingkan saldo akhir bank dengan saldo yang dikonfirmasi pada
formulir konfirmasi bank.
8 #emverifikasi keabsahan setoran dalam perjalanan dan cek-cek yang beredar.
8 #enetapkan ketepatan matematis dan rekonsiliasi itu.
8 #emvouching pos-pos yang direkonsiliasi seperti beban, kredit, dan kesalahan
bank ke dokumentasi pendukung.
8 #enyelidiki pos-pos lama seperti cek yang beredar untuk periode waktu yang
lama dan pos-pos tidak biasa.
-endapatkan dan -enggunakan Lap)ran Pisa/2Batas Bank
Lap)ran pisa/2"atas "ank &bank cutoff statement) adalah suatu laporan bank pada
tanggal sesudah tanggal neraca. +anggal ini harus berada pada titik waktu yang
Auditing II
Afly Yessie, SE. MM.
Pusat Penge!angan Ba"an
A#a$
Universias Mer!u "uana
%&&
8
akan memungkinkan sebagian besar cek yang beredar pada akhir tahun sudah
dikliring di bank. 2iasanya, tanggal ini adalah tujuh sampai sepuluh hari bisnis
sesudah akhir tahun fiskal klien. $lien harus meminta laporan pisah-batas dan
bank dan memberitahukan agar hal itu dikirim langsung kepada auditor. Setelah
menerima laporan pisah-batas, beserta cek-cek yang dibatalkan dan memo bank
terlampir, auditor harus5
8 #enelusuri semua cek tertanggal tahun lalu ke cek-cek yang beredar yang
tercantum pada rekonsiliasi bank.
8 #enelusuri setoran dalam perjalanan pada rekonsiliasi bank ke setoran pada
laporan pisah-batas.
8 #elakukan scan atas laporan pisah-batas dan data terlampir untuk hal-hal
yang tidak biasa.
PERBANDINGAN PEN8A+IAN LAPORAN DENGAN GAAP
$as harus diidentifikasi dan dikiasifikasikan dengan benar di neraca.#isalnya, kas
yang disetor merupakan suatu aktiva lancar. /kan tetapi, kas dana pelunasan
obligasi dianggap sebagai investasi jangka panjang. Selain itu, harus ada
pengungkapan yang tepat mengenai perjanjian dengan bank seperti lini kredit, saldo
kompensasi, dan kewajiban kontinjen. Suatu overdraft bank &cerukan) biasanya
dilaporkan sebagai kewajiban lancar.
Auditing II
Afly Yessie, SE. MM.
Pusat Penge!angan Ba"an
A#a$
Universias Mer!u "uana
%&&
9