Anda di halaman 1dari 2

KISTA GINJAL

Kista ginjal tergolong penyakit jinak, lesi ginjal yang non-neoplasma. Jarang terjadi pada anak-anak,
namun angka kejadiannya meningkat seiring dengan bertambahnya usia pasien. Kista ginjal
ditemukan lebih dari 50% dewasa di atas 50 tahun, biasanya ditemukan secara tidak sengaja. Kista
ginjal bisa berbentuk lesi multipel yang terdistribusi acak di permukaan parenkim ginjal, atau dapat
berkumpul di lokasi subkapsular atau peripelvic. Adanya kista ginjal multipel muncul pada pasien
dengan insulfiensi ginjal yang sedang menjalani terapi dialisis. Insidensi meningkat seiring dengan
lamanya pengobatan. Kista ginjal jarang berdiameter lebih dari 2cm dan berlokasi primer di korteks
ginjal. Kista ginjal multipel sering muncul pada pasien dengan sklerosis tuber ( Bourneville-Priangle
Syndrome) atau Von Hippel-Lindau Syndrome.
CT :
Kista ginjal memiliki karakteristik :
1. Berkonsistensi lunak , berdinding tipis, namun tidak selalu ditemukan dengan jelas.
2. Kista bersifat water dense ( max 15 HU)
3. Tidak ditemukan klasifikasi internal / peripheral.
4. Penurunan nilai tidak ditemukan setelah pemberian medium kontras intravena
(Khususnya bila ada lesi kecil , volume partial rata rata dan overshadow dari artifak dapat
menyulitkan ditemukannya kista ginjal)
Diferential diagnosis :
Thickneded or irregular margins or septa Renal cell carcinoma
Cystadenoma
Complicated renal cysts ( after hemorrhage or
infection)
Abscess
Echinococcus cyst
Raised attenuation value Post inflammatory or infected cyst
Cyst associated with hemorrhage
Lime milk cysts ( some with sedimentation)
Echinococcus cyst
Tuberculosis
Calcification Post inflammatory or infected cysts
Cysts developing after hemorrhage
Colliquated hematoma
Multicystic kidney
Polyscystic kidney
Renal cell carcinoma
Echinococcus cyst
Tuberculosis

Kelainan yang memiliki gambaran kistik dan proses patologi pada saluran urinarius seperti kista
calyx, divertikula calyx, hidronefrosis atau pyonefrosis jarang dapat terdeteksi dengan pemeriksaan
polos , harus dengan menggunakan medium kontras.

Penyakit ginjal polikistik pada anak
Penyakit ginjal polikistik pada anak didapatkan secara genetik ( resesif autosomal) dan tidak memiliki
gambaran klinis yang khas. Hal ini diikuti dengan penyakit liver berat yang bervariasi dengan
proliferasi jaringan ikat dari sistem portobilier dan choledochectasia. Pada neonatus, terjadi
degenerasi kista ginjal polikistik, dan biasanya hanya dapat bertahan hingga beberapa bulan dan
meninggal akibat uremia.
CT:
- polos :
1. Pembesaran ginjal bilateral
2. Penurunan parenkim ginjal
3. Kista berukuran 1 2 mm jarang teridentifikasi
- kontras :
1. Struktur radial tampak dalam gambaran cross-sectional
2. Medula dan korteks ginjal kadang sulit dibedakan tergantung dari derajat penyakit .