Anda di halaman 1dari 10

Daftar Pustaka

Abdul Kodir, et al. 1979. Matematika Untuk SMA, Jilid 8s dan 12. Depdikbud, Jakarta.
Alders, C.J. 1962. Ilmu Ukur Segitiga. Diterjemahkan oleh Bahar Azis. Noor Komala d/h Noordhoff-
Kolff, N.V, Jakarta.
Alders, C.J. 1974. Ilmu Aljabar. Diterjemahkan oleh Bahar Azis. Pradnya Paramita, Jakarta.
Anto Dayan. 1991. Pengantar Metode Statistik. Jilid 1. LP3ES, Jakarta.
Ayres, F., Jr. 1957. First Year College Mathematics. Schaum’s Outilne Series. McGraw-Hill Book
Company, New York.
Ayres, F., Jr. 1964. Calculus. Schaum’s Outilne Series. McGraw-Hill Book Company, New York.
Ayres, F., Jr. 1965. Modern Algebra. Schaum’s Outilne Series. McGraw-Hill Book Company, New York.
Bob Foster. 2006. 1001 Plus Soal dan Pembahasan Matematika untuk SPMB. Erlangga , Jakarta..
Budi Nurochman. 2005. Teori Ringkas dan Latihan Soal Pembahasan Matematika SMA. Intersolusi
Pressindo dan Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Coleman, A.J. dkk. 1979. Algebra, Second Edition. Toronto : Gage Publishing Limited.
Departemen Pendidikan Nasional. 2007. Kurikulum Mata Pelajaran: Matematika, untuk SMA.
Hogg Robert, V dan Craig Allen, T. 1978. Introduction to Mathematical Statistics. Macmillan
Publishing Co. Inc., New York
Leithold, L.1986. The Calkulus with Analytic Geometry, 5th. Harper & Row, Publishers, Inc.
Lipschutz, S. 1974. Theory and Problems of Probability, Schaum’s Outline Series. Singapura : McGraw-
Hill Internasional Book Company.
Lipschutz, S. 1981. Set Theory, Schaum’s Outline Series. McGraw-Hill Internasional Book Company,
Singapura
Lipschutz, S. 1983. Finite Mathematics, Schaum’s Outline Series. McGraw-Hill Internasional Book
Company, Singapura.
Nasoetion, Andi Hakim. 1982. Landasan Matematika. Bharata karya Aksara, Jakarta.
Nasoetion, Andi Hakim. 1994. Matematika 1. Depdikbud, Balai Pustaka, Jakarta.
Negoro, ST. 1982. Ensiklopedia Matematika. Ghalia Indonesia, Jakarta.
Philip, H. (1991). Maths Exercises for GCSE. Thomas Nelson & Sosns Ltd, London.
Pinter, C.C,. 1970. Set Theory. Addison-Wesley Publishing Company, Massachusetts.
Purcell, E, J, dkk. 2003. Kalkulus. Jilid 1. Alih Bahasa : I Nyoman Susila, Ph.D. Erlangga, Jakarta.
Spiegel, M.R. 1981. Statistics, Schaum’s Outline Series. Singapura : McGraw-Hill Internasional
Book Company, Singapura.
Spiegel, M.R. 1982. Probability and Statistics, Schaum’s Outline Series. : McGraw-Hill Internasional
Book Company, Singapura
Stewart, J, 1998. Kalkulus, Edisi Keempat. Alih Bahasa : Drs. I Nyoman Susila, M.Sc dan Hendra
Gunawan, Ph.D. Erlangga, Jakarta.
Soerjadi PA. 1983. Pendahuluan Teori Kemungkinan dan Statistika.. ITB, Bandung.
Sudjana. 1984. Metoda Statistika. Tarsito, Bandung.
Tipler, P.A. 1998. Fisika untuk Sains dan Teknik, Edisi Ketiga. Alih Bahasa : Dra. Lea Prasetio, M.Sc.,
Erlangga, Jakarta.
Wijdeness, P. dkk. (tt). Ilmu Aljabar Buat Sekolah Menengah, Jilid II. Jakarta : Noordhoff-Koolff N.V.

Daftar Pustaka 345


Glosarium
absis : Titik-titik yang dikorespondensikan dengan bilangan-
bilangan di sumbu x pada sistem koordinat Cartesius.
akar : Akar pangkat n dari suatu bilangan (n bilangan asli) adalah
suatu bilangan yang bila dipangkatkan n menghasilkan
bilangan yang ditarik akarnya tersebut. Secara matematika
akar pangkat n dari bilangan a adalah bilangan x sedemikian
hingga xn = a.
asimtot : Asimtot suatu garis lengkung adalah garis yang tidak pernah
dipotong oleh garis.
data : Sesuatu yang diketahui atau dianggap.
data kualitatif : Data yang tidak berbentuk angka.
data kuantitatif : Data dalam bentuk angka.
derajat : Satuan ukuran sudut, tekanan udara, dan suhu.
desil : Ukuran yang membagi sekelompok nilai menjadi 10 bagian
yang sama.
diagram : Gambar yang menyajikan data tentang sesuatu masalah.
diagram lingkaran : Diagram yang menggunakan daerah lingkaran untuk
menggambarkan suatu keadaan.
diameter : Garis tengah lingkaran atau ruas garis yang melalui titik pusat
suatu lingkaran.
dispersi : Ukuran jauh dekatnya nilai pengamatan dari rata-rata
hitungnya.
frekuensi : Banyaknya nilai muncul.
frekuensi nisbi atau relatif : Terkaan tentang seringnya suatu data muncul.
frekuensi kumulatif : Frekuensi yang dijumlahkan.
fungsi : Fungsi merupakan relasi khusus. Sering disebut juga “Relasi
fungsional”. Karena itu tidak semua relasi merupakan fungsi.
Suatu relasi antara A dan B disebut fungsi apabila setiap unsur
(anggota) himpunan A dipasangkan tepat satu unsur (anggota)
himpunan B.
fungsi ganjil : Suatu fungsi f(x) disebut ganjil apabila terdapat hubungan
f(-x) = -f(x), ∀ x anggota domain.
fungsi genap : Suatu fungsi f(x) disebut genap bila f(-x) = f(x).
fungsi identitas : Suatu fungsi I yang dinyatakan dengan rumus I(x) = x.

346 Matematika SMA/MA Kelas XI - IPA


fungsi invers : Bila f fungsi dari A ke B yang merupakan korespondensi satu-
satu, maka ada fungsi f -1 dari B ke A sehingga
-1 -1
f o f = f o f = I , I fungsi identitas. Fungsi f -1 ini disebut
fungsi invers dari f.
fungsi konstan : Suatu fungsi f yang dinyatakan dengan rumus f(x) = a, dengan
a suatu konstanta.
fungsi kuadrat : Fungsi f
dalam R yang didefinisikan dengan
f(x) = ax + bx + c, dengan a, b, dan c ∈ R, a ≠ 0 .
2

fungsi kubik : Fungsi yang peubah bebasnya berpangkat tiga.


fungsi linear : Fungsi f yang dinyatakan dengan rumus f(x) = ax + b, a dan b
konstanta, dan a ≠ 0.
fungsi onto : Bila A dan B himpunan-himpunan, maka pemetaan A kepada
B adalah fungsi onto, yaitu memasangkan setiap anggota A
kepada anggota B, di mana setiap anggota B merupakan
bayangan dari sedikitnya satu anggota A.
fungsi satu-satu : Fungsi f : A → B adalah satu-satu jika a1, a2 ∈ A dengan a1 ≠ a2
maka f(a1) f(a2).
gradien : Koefisien arah suatu garis lurus.
grafik : Gambar-gambar yang menunjukkan secara visual data berupa
angka yang biasanya juga berasal dari tabel-tabel yang telah
dibuat.
histogram : Jenis grafik batangan yang khusus untuk penyajian data yang
merupakan tabel distribusi frekuensi.
himpunan : Disebut juga “Kumpulan, kelompok, gugus, atau set”.
invers fungsi : Invers fungsi f adalah relasi r sedemikian hingga , dengan I
fungsi identitas.
jangkauan : Ukuran tertinggi dikurangi ukuran terendah.
jari-jari lingkaran : Semua ruas garis antara pusat dan sembarang titik pada
lingkaran.
juring : Daerah yang dibatasi oleh 2 jari-jari dan satu busur pada suatu
lingkaran.
kejadian : Kumpulan dari satu atau lebih hasil dari sebuah eksperimen.
kejadian saling bebas : Terjadinya dua kejadian yang tidak saling mempengaruhi.
kombinasi : Susunan dari beberapa elemen di mana urutan tidak
diperhatikan.
koordinat : Koordinat Cartesius terdiri atas absis dan ordinat. Absis
diwakili oleh titik-titik di sumbu x, dan ordinat diwakili oleh
titik-titik di sumbu y.
kuartil : Ukuran yang membagi sekelompok nilai menjadi empat bagian
yang sama.

Glosarium 347
lingkaran : Kurva tertutup sederhana yang khusus. Tiap titik pada
lingkaran itu mempunyai jarak yang sama dari suatu titik
yang disebut pusat lingkaran.
limit : Nilai pendekatan, = L mempunyai arti nilai f(n) mendekati L
apabila n membesar tak terbatas.
mean : Jumlah semua ukuran yang diamati dibagi oleh banyaknya
ukuran.
median : Nilai yang ada di tengah-tengah sekelompok data jika nilai-
nilai tersebut diurutkan dari yang terkecil sampai yang
terbesar.
modus : Nilai dari sekelompok data yang mempunyai frekuensi
tertinggi atau nilai yang paling banyak terjadi (muncul) dalam
suatu kelompok nilai.
nilai ekstrim : Nilai maksimum atau nilai minimum. Nilai ekstrim ditemukan
dalam fungsi non linear, misalnya dalam fungsi kuadrat dan
fungsi trigonometri.
nilai maksimum : Nilai tertinggi.
nilai minimum : Nilai terendah.
ordinat : Titik-titik yang dikorespondensikan dengan bilangan-
bilangan di sumbu y pada sistem koordinat Cartesius.
peubah : Disebut juga variabel.
pencerminan : Adalah pencerminan dalam arti geometri. Pencerminan
disebut juga refleksi, menggambarkan bayangan cermin suatu
bangun.
permutasi : Suatu pengaturan atau urutan beberapa elemen atau objek di
mana urutan itu penting ()
persentil : Ukuran yang membagi sekelompok nilai menjadi 100 bagian
yang sama.
poligon : Grafik garis yang diperoleh dengan menghubungkan titik
tengah dari setiap batangan pada histogram.
populasi : Kumpulan seluruh elemen yang sejenis tetapi dapat
dibedakan satu sama lain.
produk Cartesius : Hasil kali dari dua himpunan. Dinyatakan dengan “X”.
range : Range dalam statistik disebut jangkauan ialah selisih antara
data tertinggi dengan data terendah.
relasi : Hubungan. Dua himpunan yang berbeda mungkin
mempunyai hubungan. Hubungan (relasi) itu diperlihatkan
oleh masing-masing anggota kedua himpunan itu.
sampel : Bagian dari populasi.
simpangan baku : Akar kuadrat positif dari variansi.

348 Matematika SMA/MA Kelas XI - IPA


Indeks

A grafik 4, 6, 7, 12, 19, 229, 230, 231, 232,


234, 236, 237, 244, 247, 249, 250, 251,
Agustin Louis Cauchy 229 263, 264
akar 43, 136, 138, 228, 245, 253
aturan pencacahan 48
H
B hamparan 39, 40, 154
himpunan 2, 3, 137
batas atas kelas 14, 15 histogram 1, 18, 19, 22, 47, 51, 53, 54,
batas bawah kelas 14, 15 153, 160

D I
data interpolasi linear 10, 33, 35
1, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16,
17, 18, 19, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27,
28, 29, 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, J
39, 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 48,
49, 50, 51, 52, 53, 54, 264 jangkauan 49, 50, 51, 153, 237, 249
desil 35
diagram 1, 4 K
kalkulus 229, 230, 254, 260
E kejadian 140, 141, 160
ekstrim 28, 39, 250 kelas interval
Eudoxus 145 14, 15, 16, 17, 19, 21, 22, 26, 28, 29, 30, 34,
35, 36, 37, 42, 43, 45
kontinu 244, 245, 246, 247, 259, 263
F koordinat 134, 137, 143, 148
kuartil
frekuensi kumulatif 1, 32, 33, 35, 38, 39, 40, 46, 47, 49, 51, 54,
17, 18, 19, 20, 22, 29, 34, 35, 36, 37, 54 153, 154
frekuensi harapan 156

L
G
lebar kelas 15
garis singgung limit 237
127, 134, 137, 138, 139, 140, 141, 142, lingkaran 1, 6, 8, 9, 10, 11, 18, 47, 127,
143, 144, 147, 148, 151, 159, 160, 242, 128, 129, 130, 131, 132, 133, 134, 135,
264 136, 137, 138, 139, 140, 141, 142, 143,
geometri 128, 135, 137, 260 144, 145, 146, 147, 148, 149, 150, 151,
gradien 133, 137, 138, 139, 140, 141, 144 157, 158, 159, 160, 255

Indeks 349
M S
mean 23, 47 sampel 3, 4, 23, 47, 48
median 1, 23, 28, semi kuartil 39
29, 30, 31, 32, 34, 38, 40, 47, 49, 51, 52, 54, simpangan
153, 160 1, 26, 39, 40, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 49,
50, 52, 53, 54, 154, 155, 263
statistik
N 2, 3, 4, 13, 18, 19, 23, 27, 32, 38, 39, 47,
nilai ekstrim 39, 250 48, 49, 54
statistika 2, 3, 4, 47, 48
Sturges 14
O
ogive 18, 20 T
tabel 4, 5, 50, 136, 138, 160
P Teorema Apit 254, 255, 256
panjang kelas 15, 19, 22, 28, 29, 34, 36 teorema ketunggalan limit 230
peluang 155, 156, 160 Teorema Limit 237, 238, 241, 252
persentil 1, 35, 36, 47
Phytagoras 151 U
peubah 227, 250
poligon 20, 145, 160 ukuran letak 1, 32, 40, 47
ukuran pemusatan 1, 22, 40, 47
ukuran penyebaran 1, 39, 47
R
ragam 42, 43, 44, 45, 154, 155 V
range 39
rataan variansi 43, 154
1, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32,
38, 39, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 49, 50, 51,
52, 53, 153, 154, 159, 160
rentang 43

350 Matematika SMA/MA Kelas XI - IPA


Kunci Matematika XI
IPA SMA

BAB I B. Essay
17. x = 60 dan y = 30o
o
Statistika
19. a. maks = 1 dan min = – 1;
Uji Kompetensi b. maks = 0 dan min = – 10.
A. Pilihan Ganda
BAB IV
1. A 11. C Lingkaran
3. B 13. B
5. B 15. A Uji Kompetensi
7. C
9. D A. Pilihan Ganda

B. E s s a y 1. D 11. B
3. A 13. A
17. 22 tahun 5. D 15. D
19. (57,886 – 58, 126) kg 7. B
9. B
BAB II
B. Essay
Peluang
17. x2 + y2 – 14x – 26 = 0;
Uji Kompetensi y = (( −35 ± 3 65) 40) x + 5
19. 8
A. Pilihan Ganda
1. B 11. A Latihan Ulangan Umum Semester 1
3. D 13. B
5. E 15. A Uji Kompetensi
7. B
9. B A. Pilihan Ganda

B. E s s a y 1. B 21. E
3. B 23. A
17. 120 5. E 25. D
19. 1/10 7. D 27. E
9. D 29. A
BAB III 11. C 31. D
Rumus-rumus Trigonometri 13. C 33. C
Uji Kompetensi 15. E 35. E
17. D 37. C
A. Pilihan Ganda 19. B 39. E
1. D 11. E B. Essay
3. D 13. C 41. a. 4 : 7; b. 120 anak
5. C 15. A
7. C
43. a. P( A ∩ B) = 3
8
= ⋅ 12 = P ( A) P ( B ) ;
3
4
9. E b. P ( A ∩ B ) ≠ P ( A) P ( B )

Kunci 351
45. 0,02 BAB VIII
47. 12 (3 − 3) Turunan
49. y = x +1
1
2
Uji Kompetensi

A. Pilihan Ganda
BAB V
Sukubanyak 1. B 11. E
3. B 13. C
Uji Kompetensi
5. D 15. A
A. Pilihan Ganda 7. D
9. E
1. C 11. B
3. B 13. B B. Essay
5. E 15. D 17. b = – 1
7. D 19. − 32 sin a
9. B
BAB IX
B. Essay Nilai Ekstrim Fungsi dan Teknik Membuat
17. 2/3 19. 2,5 Grafik Fungsi
Uji Kompetensi
BAB VI
Komposisi Fungsi dan Invers Fungsi A. Pilihan Ganda
Uji Kompetensi 1. C 11. A
A. Pilihan Ganda 3. D 13. D
5. B 15. B
1. C 11. E 7. A
3. C 13. D 9. C
5. D 15. C
B. Essay
7. C
17. a. naik: x < −4 atau x > 1 ; turun:
9. B
−4 < x < 1 ;
B. Essay b. maks: 117, min: –8;
17. −4 < x ≤ 1 atau x > 4 c. (-3/2, 38 34 )
19. a. P (t ) = t + t + 27 ; 19. dθ dt = 54 − 3t − t 2 ; θ (t ) = 198

b. P (15) = 42 + 15 Latihan Ulangan Umum Semester 2


Uji Kompetensi
BAB VII
A. Pilihan Ganda
Limit Fungsi
Uji Kompetensi 1. B 11. D 21. D 31. D
3. E 13. C 23. E 33. B
A. Pilihan Ganda 5. B 15. C 25. C 35. C
7. A 17. C 27. B 37. D
1. B 11. D
9. A 19. D 29. E 39. C
3. C 13. A
5. C 15. D B. Essay
7. A
9. B 41. 2 c f '(c ) 47. 700 ribu rupiah

B. Essay
43. a. c = 4 49. 400 dan 125
17. 1/3 19. 3/4 45. a = –3 dan b = 7

352 Matematika SMA/MA Kelas XI - IPA