Anda di halaman 1dari 156

PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT

213
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
MAINTENANCE
Pada hari Jumat, tanggal Sebelas, bulan Desember, tahun
Duaribu Sembilan, bertempat di Kantor Pihak Kedua, telah di-
sepakati suatu Perjanjian Kerja Sama oleh dan di antara Para
Pihak yang tersebut di bawah ini:
Nama : Izza Pemaz
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. Kebon Sirih no. 15, Jakarta Barat
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. FORZA
yang berkedudukan di Jl. Majapahit no. 5, Jakarta, yang se-
lanjutnya dalam Perjanjian ini disebut sebagai Pihak Pertama.
Nama : Ade Putea
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. Dermaga V no. 18, Jakarta
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Rajawali
yang berkedudukan di Jl. Adhipati no. 23, Jakarta, yang se-
lanjutnya dalam Perjanjian ini disebut sebagai Pihak Kedua.
Kedua belah pihak menerangkan terlebih dahulu hal-hal
sebagai berikut:
Bahwa Pihak Pertama memberikan pekerjaan, dan Pihak
Kedua menerima pekerjaan tesebut.
Kedua belah pihak sepakat dan mengikatkan diri dalam
Perjanjian Kerja Sama Maintenance ini dengan syarat-syarat
dan ketentuan di bawah ini:
PASAL 1
1. Pihak Kedua berkewajiban penuh dalam hal pengembang-
an Banking Smart System dan menyediakan semua fasilitas
65
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
214
yang diperlukan Pihak Pertama untuk pertumbuhan bisnis.
2. Pihak Kedua wajib membantu implementasi sistem yang
telah dikembangkan dalam bentuk support buku panduan
dan training.
3. Pihak Kedua bertanggung jawab atas kelancaran Banking
Smart System. Tanggung jawab ini berupa bantuan (support)
pemecahan masalah yang terjadi, yang berupa: Help Desk,
Data Support dan kunjungan langsung.
4. Help Desk: Pihak Kedua bersedia melayani pertanyaan atau
permintaan penjelasan dari Pihak Pertama baik melalui
telepon maupun tatap langsung.
5. Data Support: Jika penanganan masalah melalui telepon ti-
dak berhasil, maka Pihak Kedua dengan persetujuan dari
Pihak Pertama dapat meminta data berupa hard fle maupun
soft fle.
6. Kunjungan Langsung: Jika penanganan masalah melalui
Help Desk (telepon support) atau data support tidak berhasil,
maka Pihak Kedua atau pihak yang terafliasi dengan Pihak
Kedua wajib melakukan kunjungan penanganan masalah
ke Pihak Pertama dalam waktu 1 x 24 jam.
PASAL 2
1. Pihak Kedua tidak bertanggung jawab terhadap laporan-
laporan atau angka-angka yang berkaitan dengan keuangan
Pihak Kedua.
2. Pihak Kedua tidak bertanggung jawab terhadap komputer
dan peralatan pendukung yang digunakan oleh Pihak Ke-
dua, dan perangkat tersebut disediakan dan sepenuhnya
menjadi tanggung jawab Pihak Kedua.
3. System operation dan software pendukung yang diperlukan
oleh Banking Smart System sepenuhnya menjadi tanggung
jawab dari Pihak Pertama dan tidak menjadi tanggung
jawab Pihak Kedua.
PASAL 3
1. Jangka waktu kerja sama ini adalah 1 (satu) tahun sejak
tanggal surat Perjanjian ini ditandatangani, yaitu tanggal 1
Januari 2010 dan berakhir tanggal 31 Desember 2010.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
215
2. Atas kerja sama ini, Pihak Kedua berhak mendapat im-
balan sebesar Rp 50.000.000 (Limapuluh juta Rupiah), per
tahun dibagi dua belas dan dibayarkan setiap bulan.
PASAL 4
1. Dalam hal pengelolaan kantor kas atau kantor cabang,
Pihak Kedua tidak akan mendapatkan imbalan berupa
biaya instalasi dan training, tetapi hanya mendapat biaya
maintenance.
2. Masa garansi tetap dalam jangka waktu satu tahun, dan un-
tuk perjanjian kontrak maintenance akan dilakukan setelah
masa garansi berakhir atau tahun berikutnya.
3. Besar biaya maintenace untuk setiap kantor cabang atau
kantor kas akan disesuaikan dengan kantor pusat.
PASAL 6
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya perjanjian ini seperti bencana alam, epi-
demik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan
masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya
di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap pembatalan akibat force majeure, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua secara sepakat menanggung kerugiannya
masing-masing.
PASAL 7
1. Dalam hal terjadinya sengketa dalam pelaksanaan dan atau
penafsiran Perjanjian ini, maka Para Pihak akan menyelesai-
kannya secara musyawarah dan dengan penuh itikad baik.
2. Apabila tidak terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak
dalam musyawarah, maka kedua belah pihak sepakat untuk
menyelesaikan dengan mengambil domisili hukum yang
umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 8
Demikian Perjanjian ini dibuat serta ditandatangani oleh
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
216
kedua belah pihak tersebut di bagian awal Perjanjian serta dibuat
dalam rangkap 2 (dua), yang keduanya mempunyai ketentuan
hukum sama.
Dibuat di : Jakarta
Pada tanggal : 11-12-2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Izza Pemaz Ade Putea
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
BALAI PENGOBATAN
Pada hari ini, Jumat, tanggal 11-12-2009, telah terjadi Per-
janjian oleh dan antara:
I. 1. Tuan Inno
2. Tuan Putea
3. Tuan Izza
Ketiga-tiganya pengusaha, bertempat tinggal di Jakarta,
menurut keterangannya mereka dalam hal ini bertindak:
a. masing-masing untuk diri sendiri;
b. bersama-sama sebagai para pesero tersendiri dan juga
sebagai pengurus dan komisaris tersendiri berturut-
turut dengan gelaran Presiden Direktur, Direktur, dan
Komisaris dari perseroan terbatas PT. Sobat Karib,
berkedudukan di Jakarta, yang anggaran dasarnya di-
muat dalam akta tertanggal 04-10-1997 Nomor XXX
dibuat di hadapan Annisa, SH, notaris di Jakarta.
Untuk selanjutnya akan disebut juga Pihak Pertama.
II. Tuan Dokter Adi Sucitro bertempat tinggal di Jakarta,
Jalan Dramawangsa Nomor 53.
66
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
217
Untuk selanjutnya akan disebut juga, Pihak Kedua.
Para penghadap, sebagaimana tersebut lebih dahulu
menerangkan:
Bahwa Pihak Pertama bermaksud menyelenggarakan suatu
Balai Pengobatan Umum, dan untuk itu telah memperoleh
izin dari Dinas Kesehatan Daerah Khusus Ibu Kota dengan
ketetapannya tanggal 15-12-2009 Nomor XXXX.
Bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk mengada-
kan kerja sama dalam menyelenggarakan Balai Pengobatan
Umum tersebut, dengan ketentuan-ketentuan dan perjanjian-
perjanjian sebagai berikut:
PASAL 1
Kerja sama ini bertujuan untuk menyelenggarakan Balai
Pangobatan Umum berdasarkan Surat Izin Balai Pengobatan
tanggal 15-12-2009 Nomor XX atas nama Pihak Pertama.
PASAL 2
Kerja sama ini dianggap dimulai pada tanggal 11-12-2009
dan diadakan untuk selama Izin Balai Pengobatan tersebut
dalam Pasal 1 berlaku.
PASAL 3
Untuk melaksanakan kerja sama ini, maka:
I. Oleh Pihak Pertama disediakan:
(a) Izin Balai Pengobatan Tanggal 15-12-2009 Nomor
XXX tersebut di atas;
(b) ruangan untuk menyelenggarakan Balai Pengobatan di
Balai Desa Nomor XXXX;
(c) goodwill dan relatie;
(d) tenaga kasir dan pembukuan.
II. Oleh Pihak Kedua disediakan
(a) tenaga, waktu dan kecakapan;
(b) alat-alat dan perlengkapan yang diperlukan;
(c) tenaga perawatan dan tenaga-tenaga lainnya yang
biasanya diperlukan dalam suatu Poliklinik.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
218
PASAL 4
Pihak Pertama berjanji dan mengikat diri bahwa selama
Perjanjian ini berlaku, semua fasilitas dan lainnya yang
diterimanya dari Pemerintah berkenaan dengan Izin Balai
Pengobatan tersebut akan diserahkannya kepada Pihak Ke-
dua untuk dilaksanakan, kecuali bilamana Pihak Kedua secara
tertulis menyatakan bahwa ia tidak memerlukan fasilitas itu.
PASAL 5
Pihak Kedua bertanggung jawab penuh tentang segala
sesuatu yang berkenaan dengan penyelenggaraan balai peng-
obatan tersebut dalam rangka kerja sama ini, dan Pihak Kedua
menjamin Pihak Pertama, bahwa Pihak Pertama tidak akan
mendapat tuntutan, tagihan, dan kesukaran lain-lain bertalian
dengan urusan Balai Pengobatan tersebut.
PASAL 6
Buku-buku mengenai kerja sama ini ditutup tiap-tiap tahun.
Bilamana dianggap perlu oleh Pihak Kedua, maka Pihak
Pertama harus mengadakan penutupan buku-buku dan membuat
perhitungan laba dan rugi.
Jika kedua belah pihak menyetujui perhitungan laba rugi
tersebut, maka sebagai bukti mereka harus membubuhkan tanda
tangannya pada surat-surat itu.
PASAL 7
Dari penghasilan kotor, Pihak Pertama menerima 25%
(duapuluh lima persen), dengan kewajiban untuk memikul
sendiri gaji tenaga tata usaha yang dimaksud pada pasal 3
Bab I (a) dan setengah bagian dari pajak berkenaan dengan
penyelenggaraan balai pengobatan tersebut.
PASAL 8
Setengah dari utang pajak berkenaan dengan penyeleng-
garaan balai pengobatan adalah tanggungan Pihak Kedua.
PASAL 9
1. Menyimpang dari yang ditentukan dalam pasal 2, kerja
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
219
sama ini dianggap bubar jika salah satu pihak jatuh pailit
atau diperkenankan menunda pembayaran (surseance
van betaling) atau Pihak Kedua meninggal dunia atau
tidak memperoleh/dicabut izin kerja/praktiknya;
2. Dalam hal salah satu pihak jatuh pailit, diperkenankan
menunda pembayaran, maka kerja sama ini lantas dianggap
bubar satu hari sebelum jatuhnya keputusan hakim.
PASAL 10
Bilamana kerja sama ini karena apa pun juga berakhir,
maka setelah masing-masing pihak mengeluarkan barang-
barang yang dimasukkannya, sisa barang/alat yang merupakan
milik kerja sama ini akan ditetapkan nilai perusahaannya dan
cara pembagiannya ditetapkan sebagai berikut:
a. kedua pihak masing-masing mengangkat seorang anggota
komisi, dan kedua orang anggota itu mengangkat anggota
ketiga. Pengangkatan mana harus sudah selesai dalam waktu
2 (dua) hari setelah pembatalan perjanjian ini;
b. Komisi dimaksud dalam sub a menetapkan nilai dari barang-
barang yang bersangkutan, dan dibayarkan:
- kepada Pihak Pertama 50% (lima puluh persen);
-- kepada Pihak Kedua 50% (lima puluh persen);
PASAL 11
Para Pihak dilarang memindahkan bagiannya, baik untuk
sebagian maupun untuk seluruhnya dalam kerja sama ini kepada
orang lain, atau menerima orang lain sebagai peserta dalam kerja
sama ini tanpa persetujuan lebih dahulu dari pihak lainnya.
PASAL 12
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya perjanjian ini seperti bencana alam, epi-
demik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan
masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya
di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
220
2. Terhadap pembatalan akibat force majeure, Para Pihak secara
sepakat menanggung kerugiannya masing-masing.
PASAL 13
1. Apabila terjadi perselisihan akan diselesaikan secara ke-
keluargaan atau musyawarah,
2. Apabila tidak terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak
dalam musyawarah, maka kedua belah pihak sepakat untuk
menyelesaikan dan memilih tempat kediaman yang sah
dan tidak berubah di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta.
PASAL 14
Demikianlah Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani se-
bagai bukti yang sah dalam rangkap empat dan dipegang oleh
setiap pihak yang membuat perjanjian.
Dibuat di : Jakarta
Pada tanggal : 11-12-2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Izza (wakil Pihak Pertama) Adi Sucitro
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
BIDANG MUSIK
Pada hari Jumat, tanggal Sebelas, bulan Desember, tahun
Duaribu Sembilan, bertempat di Kantor Pihak Kedua, telah
disepakati Perjanjian Kerja Sama untuk 1 (satu) pertunjukan
musik, di antara Para Pihak yang akan tersebut di bawah ini:
Nama : Sadiya Nesya
Jabatan : Direktur Pelaksana
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 23, Jakarta
67
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
221
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Manajemen
Musik Kita yang berkedudukan di Jl. Bersama no. 22, Jakarta
Barat, yang selanjutnya dalam Perjanjian ini disebut sebagai
Pihak Pertama.
Nama : Inno Dey
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. SMA 57 no. 38, Jakarta Barat
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Kreasi
Muda, yang berkedudukan di Jl. Sahabat no. 15, Jakarta, yang
selanjutnya dalam Perjanjian ini disebut sebagai Pihak Kedua.
Kedua belah pihak menerangkan dahulu hal-hal berikut:
Bahwa Pihak Pertama sebagai pengisi acara menyatakan
sanggup untuk hadir sebagai pengisi acara pada kegiatan Fes-
tival Musik 2009, dan Pihak Kedua menyatakan mengundang
Pihak Pertama sebagai pengisi acara Festival Musik 2009.
Kedua belah pihak di atas sepakat untuk melaksanakan
Perjanjian Kerja Sama dengan syarat-syarat dan ketentuan-
ketentuan sebagai berikut.
PASAL 1: JANGKA WAKTU
1. Perjanjian ini berlangsung di antara kedua belah pihak da-
lam kaitannya dengan acara pertunjukan Festival Musik
2009 yang diselenggarakan pada tanggal 15-12-2009 di
Jakarta Barat.
2. Durasi pertunjukan musik tersebut di atas adalah 3 (tiga)
jam dan dilaksanakan tidak lebih dari pukul 19.00 untuk
pertunjukan malam hari, atau tidak lebih dari pukul 10.00
untuk pertunjukan pagi/siang hari pada tanggal tersebut.
PASAL 2: TUJUAN
1. Penggunaan Perjanjian ini oleh Pihak Kedua adalah
untuk ditampilkan oleh Pihak Pertama dalam suatu
acara pertujukan musik sebagaimana tersebut pada pasal 1
Perjanjian ini, dan tidak untuk direkam dalam bentuk re-
kaman audio dan/atau visual oleh Pihak Kedua untuk
ditayangkan secara langsung maupun siaran tunda pada
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
222
satu atau lebih stasiun televisi/radio dan/atau untuk ke-
perluan lain di luar acara tersebut di atas.
2. Untuk merekam penampilan Pihak Pertama pada per-
tunjukan termaksud di atas akan diatur dalam satu per-
janjian tersendiri di luar Perjanjian ini.
PASAL 3: BIAYA
1. Dalam pengadaan pertunjukan musik tersebut, nilai total
perjanjian adalah Rp 50.000.000 (limapuluh juta Rupiah)
yang diserahkan atau dibayarkan sebagai honor oleh Pihak
Kedua kepada Pihak Pertama atas jasa yang disediakan
untuk keperluan Pihak Kedua.
2. Pembayaran honor oleh Pihak Kedua kepada Pihak
Pertama dilangsungkan serta dibayarkan dengan meng-
gunakan tahap pembayaran sebagai berikut:
(a) Pembayaran pertama dilaksanakan pada saat penanda-
tanganan Perjanjian ini, yaitu pada tanggal 11 Desember
2009, Rp 20.000.000 (duapuluh juta Rupiah).
(b) Pelunasan sisa pembayaran Rp 30.000.000 (tigapuluh juta
Rupiah) dibayarkan minimal 1 (satu) hari sebelum Pihak
Pertama berangkat ke kota tujuan (untuk show luar kota di
Bandung), yaitu pada tanggal 1 Januari 2010 atau 3 (tiga)
jam sebelum acara berlangsung atau pada saat sound check
(untuk dalam kota Jakarta), yaitu pada tanggal 3 Januari
2010.
PASAL 4: KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA
1. Pihak Pertama wajib menjaga ketertiban dan disiplin
kelompok musiknya dalam segala hal yang berkaitan dengan
acara pertunjukan musik sebagaimana tersebut dalam pasal
1, selama berada pada lokasi acara. Termasuk di dalamnya
ketepatan waktu dalam melaksanakan jadwal dan susunan
acara yang telah ditentukan oleh Pihak Kedua.
2. Jika karena suatu sebab yang tidak diharapkan, sehingga
Pihak Pertama berhalangan untuk tampil dalam per-
tunjukan yang telah disepakati dalam Perjanjian ini, Pihak
Pertama wajib memberitahukan pada Pihak edua selambat-
lambatnya 7 (tujuh) hari kerja sebelum pertunjukan.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
223
PASAL 5: KEWAJIBAN PIHAK KEDUA
1. Menyediakan panggung, peralatan band, dan lighting se-
suai dengan standarisasi venue dalam hal ini, semuanya
berdasarkan atas persetujuan yang diberikan oleh Pihak
Pertama sebagaimana telah disepakati bersama dengan
Pihak Kedua. Hal ini menjadi tanggungan dan atau dibiayai
oleh Pihak Kedua.
2. Bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan Pi-
hak Pertama selama berada di lokasi acara pada saat per-
tunjukan.
3. Pihak Kedua tidak berhak mengalihkan Perjanjian ini
dengan pihak lain tanpa sepengetahuan dan atau per-
setujuan tertulis dari Pihak Pertama.
PASAL 6: PEMBATALAN PERJANJIAN
1. Pembatalan dan/atau penundaan pertunjukan sebagaimana
tersebut pada Pasal 1 Perjanjian ini oleh Pihak Kedua di-
karenakan suatu sebab dan lainnya secara sepihak, dikena-
kan sanksi atau denda dalam bentuk dan atau nilai Rupiah
sebanyak uang muka yang dibayarkan kepada Pihak Per-
tama, atau senilai Rp 20.000.000 (duapuluh juta Rupiah).
2. Pembatalan dan/atau penundaan pertunjukan sebagaimana
tersebut pada Pasal 1 perjanjian ini oleh Pihak Pertama di-
karenakan suatu sebab dan lain hal secara sepihak, dikena-
kan sanksi atau denda dalam bentuk dan atau nilai uang
Rupiah sebanyak nilai total Perjanjian ini, atau senilai Rp
50.000.000 (limapuluh juta Rupiah).
PASAL 7: JAMINAN
1. Pihak Pertama akan melaksanakan kewajiban-kewajiban-
nya berdasarkan Perjanjian ini.
2. Pihak Pertama tidak akan membuat perjanjian dengan
Pihak Ketiga yang bertentangan baik secara langsung mau-
pun tidak langsung mempengaruhi Perjanjian ini.
3. Pihak Pertama tidak sedang terlibat dalam perkara pidana
atau mendapatkan sanksi administrasi dari Pemerintah baik
secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi Per-
janjian ini.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
224
4. Pihak Kedua mempunyai izin-izin yang diperlukan dalam
melaksanakan Perjanjian ini.
PASAL 8: FORCE MAJEURE
1. Dalam hal terjadinya peristiwa-peristiwa sebagai akibat
daripada hal-hal yang berada di luar batas kemampuan ke-
dua belah pihak seperti antara lain bencana alam, kebakaran,
kebijaksanaan Pemerintah dalam soal moneter kecuali de-
valuasi, dan lain-lain sejenisnya, maka pihak lainnya wajib
memberitahu kepada pihak yang tidak menderita karena
akibat terjadinya keadaan force majeure selambat-lambatnya
7 (tujuh) hari setelah mengetahui adanya peristiwa yang
dimaksud keadaan memaksa/force majeure tersebut di atas.
2. Terhadap segala kerugian karena hal-hal tersebut di atas
Para Pihak akan menyelesaikan secara musyawarah.
PASAL 9: PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1. Dalam hal terjadinya sengketa dalam pelaksanaan dan atau
penafsiran Perjanjian ini, maka Para Pihak akan me-
nyelesaikannya secara musyawarah dan dengan penuh iti-
kad baik.
2. Apabila tidak terjadi kesepakatan antara kedua belah pi-
hak dalam musyawarah, kedua belah pihak sepakat untuk
menyelesaikan dengan mengambil domisili hukum di
Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 10: PENUTUP
Demikian Perjanjian ini dibuat serta ditandatangani oleh
kedua belah pihak tersebut di bagian awal Perjanjian serta dibuat
dalam rangkap 2 (dua), yang keduanya mempunyai kekuatan
hukum sama.
Dibuat di : Jakarta
Pada tanggal : 11-12-2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sadiya Nesya Inno Dey
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
225
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
JASA MC
Pada hari ini Selasa, tanggal delapan, bulan tujuh, tahun dua
ribu sembilan (8-7-2009) bertempat di Jakarta, telah ditanda
tangani perjanjian kerjasama oleh dan antara:
1. Sifah Aulia, Direktur PT Traberty Indonesia beralamat
di Jl. Raya Panjang No. 191 D, Kebon Jeruk, Jakarta Barat;
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Traberty
Indonesia, selanjutnya di dalam perjanjian ini disebut se-
bagai Pihak Pertama.
2. Sadiya Nesya, Direktur Nampar Mas Grup sebuah per-
usahaan jasa yang bergerak di bidang penyediaan tenaga
entertain yang beralamat di Jl. Petojo Raya 210 A. Cideng,
Jakarta Pusat; dalam hal ini bertindak untuk dan atas
nama Nampar Mas Grup yang untuk selanjutnya di dalam
perjanjian ini disebut sebagai Pihak Kedua
Para Pihak menerangkan terlebih dahulu hal-hal sebagai
berikut:
Bahwa Pihak Pertama adalah sebuah perusahaan yang
akan menyelenggarakan Perayaan Ulang Tahun ke-50 yang
selanjutnya disebut Perayaan HUT
Perayaan HUT akan dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus
2009 pukul 09.00 sampai dengan pukul 15.00 waktu se-
tempat bertempat di Hotel Indah Permai, Jakarta.
Hari/jam yang telah disebutkan di atas selanjutnya dalam
perjanjian ini akan disebut sebagai Hari H
Bahwa Pihak Pertama menawarkan kepada Pihak Kedua
untuk menyediakan 2 (dua) orang pembawa acara (MC/
Master of Ceremony) pada Perayaan HUT tersebut masing-
masing satu orang pria dan satu orang wanita.
Bahwa Pihak Kedua bersedia menerima tawaran kerja-
sama dari Pihak Pertama untuk menyediakan MC (Master
of Ceremony) pada perayaan HUT tersebut.
68
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
226
Kedua belah pihak sepakat untuk melaksanakan Perjanjian
ini dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:
PASAL 1 : RUANG LINGKUP DAN TUJUAN
Yang dimaksudkan dengan perjanjian kerja sama dalam
perjanjian ini adalah perjanjian kerjasama pemakaian jasa dimana
Pihak Pertama menggunakan jasa MC dan Pihak Kedua telah
bersedia untuk menyediakan dua orang MC pada perayaan
HUT yang diselenggarakan oleh Pihak Pertama.
PASAL 2 : JANGKA WAKTU
Perjanjian ini berlaku sejak ditanda tanganinya oleh para
pihak dan tetap berlaku sampai dengan para pihak telah men-
jalankan kewajibannya dan telah memperoleh haknya masing-
masing.
PASAL 3 : BIAYA
Pihak Pertama menyanggupi membayar jasa Pihak Kedua
untuk 2 (dua) orang MC sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh
juta rupiah) untuk tampil pada acara tersebut.
PASAL 4: SISTEM PEMBAYARAN
Pengaturan pembayaran sebagai honor Pihak Kedua ter-
sebut di atas diatur sebagai berikut:
Down Payment sebesar Rp 15.000.000,- (lima belas juta
rupiah) yang akan dibayarkan segera setelah penanda-
tanganan kontrak secara tunai dan perjanjian ini sebagai
bukti pembayarannya yang sah.
Sisanya sebesar Rp 35.000.000,- (tiga puluh lima juta
rupiah) akan dibayarkan secara sekaligus dan tunai pada
hari H sebelum Pihak Kedua tampil pada Perayaan HUT
tersebut.
PASAL 5: KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA
Pihak Pertama berkewajiban untuk:
Menyiapkan segala peralatan yang diperlukan bagi layak-
nya seorang MC yang profesional.
Menyediakan makanan dan minuman pada saat gladi bersih
dan sebelum performance untuk 3 (tiga) orang.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
227
Apabila ada peralatan yang tidak dapat dipenuhi oleh Pi-
hak Pertama, maka hal ini akan dibicarakan dan kemudi-
an menggantikannya dengan yang lainnya yang dapat di-
pakai oleh Pihak Kedua dengan kualitas yang sekurang-
kurangnya sama dengan yang diminta oleh Pihak Kedua.
Melakukan pembayaran kepada Pihak Kedua sesuai deng-
an kesepakatan dalam perjanjian ini.
Menyediakan fasilitas antara jemput dari alamat Pihak Ke-
dua ke tempat pelaksanaan Perayaan HUT.
PASAL 6: KEWAJIBAN PIHAK KEDUA
Pihak Kedua berkewajiban untuk:
Menjaga ketertiban dan disiplin dalam segala hal yang ber-
kaitan dengan perayaan HUT sebagaimana tersebut dalam
buku acara yang disiapkan Pihak Pertama.
Mengatur serta menjaga agar setiap materi acara dimulai
dan berakhir sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan
Pihak Pertama.
Hadir tepat waktu pada saat gladi resik dan pada hari pe-
rayaan HUT yang telah ditetapkan oleh Pihak Pertama.
Bekerjasama dengan Pihak Pertama dan memberikan pe-
nampilan yang terbaik untuk kepuasan seluruh pihak yang
terlibat dalam Perayaan HUT.
PASAL 7 : PEMBATALAN
1. Perjanjian ini tidak dapat dibatalkan secara sepihak tanpa
terlebih dahulu meminta persetujuan pihak lainnya
2. Pengecualian dari ketentuan ayat 1, perjanjian ini dapat di-
batalkan dengan syarat-syarat dan konsekuensi sebagai
berikut:
a. Apabila pembatalan terjadi karena Pihak Pertama ti-
dak memperoleh izin dari instansi terkait maka Pihak
Pertama tidak berhak menarik kembali seluruh jumlah
pembayaran yang telah diterima Pihak Kedua.
b. Apabila pembatalan dikarenakan oleh pertimbangan
ekonomis, politis dan alasan-alasan apapun dari Pihak
Pertama selain dari yang disebutkan pada huruf (a) di
atas maka Pihak Pertama wajib untuk membayarkan
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
228
secara penuh nilai kontrak yang telah diatur pada pasal
4 perjanjian ini.
c. Pihak Pertama tetap berkewajiban untuk membayar
seluruh nilai kotrak apabila perayaan HUT dibatalkan
oleh karena kelalaian dan kesalahan koordinasi pelaksa-
naan Pihak Pertama
d. Pihak Pertama berkewajiban untuk membayar seluruh
kontrak secara tunai dan sekaligus jika pembatalan
terjadi karena pertimbangan kondisi keamanan yang
tidak terkendali di lokasi pelaksanaan sebagai impli-
kasi dari pelaksanaan perayaan HUT tersebut.
PASAL 8 : FORCE MAJEURE
1. Force Majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan gagal ter-
laksananya perayaan HUT seperti bencana alam, epidemik,
peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan masya-
rakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya di
bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang di-
sebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Apabila salah satu atau kedua belah pihak mengalami
kerugian akibat force majeure sebagai disebut pada ayat 1
maka secara eksklusif Pihak Pertama dan Pihak Kedua
menanggung kerugiannya masing-masing dan tidak saling
menuntut satu terhadap yang lain.
PASAL 9 : PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1. Apabila terjadi perselisihan dalam pelaksanaan perjanjian
ini, maka kedua belah pihak akan menyelesaikan secara
musyawarah untuk mufakat.
2. Apabila secara musyawarah untuk mufakat tidak dapat me-
nyelesaikan perselisihan tersebut, maka kedua belah pihak
sepakat untuk menunjuk Pihak Ketiga sebagai mediator.
3. Dan apabila tidak mencapai kesepakatan melalui mediasi,
maka kedua belah pihak akan menyelesaikan secara hukum
dan dalam hal ini dengan segala akibatnya memilih tempat
kediaman hukum yang tidak berubah pada Kantor Panitera
Pengadilan Jakarta Pusat.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
229
PASAL 10 : PENUTUP
Demikian surat perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua)
masing-masing dibubuhi materai secukupnya dan mempunyai
kekuatan hukum yang sama untuk dipahami dan dilaksanakan
sepenuhnya oleh Para Pihak tanpa adanya paksaan atau tekanan
dari pihak mana pun juga.
Jakarta, 8 Juli 2009
Pihak Pertama Pihak Kedua,
Sifah Aulia Sadiya Nesya
SURAT PERJANJIAN EO
DENGAN PENGISI ACARA (PENYANYI)
Pada hari ini Jumat tanggal enam belas bulan lima tahun
dua ribu sembilan (16-5-2009) bertempat di Jakarta, telah di-
tandatangani perjanjian kerjasama oleh dan antara:
1. Sifah Aulia, Direktur TV Traberty Indonesia beralamat di
Jl. Raya Panjang No. 191 D, Kebon Jeruk, Jakarta Barat;
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama TV Traberty
Indonesia, selanjutnya di dalam perjanjian ini disebut se-
bagai Pihak Pertama.
2. Sadiya Nesya, Direktur Nampar Mas Production yang ber-
alamat di Jl. Petojo Raya 210 A. Cideng, Jakarta Pusat;
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Nampar Mas
Production yang untuk selanjutnya di dalam perjanjian ini
disebut sebagai Pihak Kedua.
Pihak Pertama dan Pihak Kedua menerangkan terlebih
dahulu hal-hal sebagai berikut:
Bahwa Pihak Pertama akan menyelenggarakan seleksi Pe-
nyanyi Baru tingkat remaja di seluruh kota Propinsi di
69
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
230
Indonesia yang selanjutnya disebut Lomba.
Jangka waktu penyelenggaraan Lomba dilakukan selama
3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal 16 Mei 2009 sampai
dengan tanggal 15 Agustus 2009.
Bahwa Pihak Pertama menawarkan kepada Pihak Kedua
untuk menyediakan Juri dan penyanyi dalam Lomba yang
diselenggarakan Pihak Pertama.
Bahwa Pihak Kedua bersedia menerima tawaran kerja-
sama dari Pihak Pertama untuk menyediakan Juri dan
penyanyi untuk Lomba tersebut.
Untuk pelaksanaan perjanjian ini, Pihak Pertama dan Pi-
hak Kedua sepakat untuk mengikatkan diri dalam Perjanjian ini
dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
PASAL 1 : RUANG LINGKUP
1. Perjanjian ini adalah perjanjian kerjasama bidang jasa di-
mana Pihak Pertama menggunakan 3 (tiga) orang juri dan
3 (tiga) orang penyanyi yang berada dalam hak pengelola-
an Pihak Kedua.
2. Pihak Kedua bersedia menyediakan 3 (tiga) orang juri dan
3 (tiga) orang Penyanyi dalam penyelenggaraan Lomba
yang diselenggarakan oleh Pihak Pertama.
PASAL 2 : JANGKA WAKTU PERJANJIAN
Perjanjian berlaku sejak ditandatanganinya surat Perjanjian
ini oleh Pihak Pertama dan Pihak Kedua dan tetap berlaku
sampai dengan seluruh syarat dan ketentuan dalam perjanjian
dilaksanakan oleh Pihak Pertama dan Pihak Kedua.
PASAL 3 : NILAI KONTRAK DAN SISTEM PEMBAYARAN
1. Pihak Pertama bersedia untuk membayar jasa Pihak Ke-
dua dalam menyediakan dewan juri dan penyanyi sebagai-
mana dimaksud pada pasal 1 sebesar Rp 200.000.000,- (dua
ratus juta rupiah)
2. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat bahwa pem-
bayaran nilai kontrak untuk jasa juri dan penyanyi sebagai-
mana disebut pada ayat (1) ditetapkan sebagai berikut:
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
231
a. Uang muka (Down Payment) sebesar 30% (tiga puluh
persen) dari nilai kontrak atau sebesar Rp 60.000.000,-
(enam puluh juta rupiah) yang dibayarkan pada saat
perjanjian ini ditandatangani.
b. Sisa kontrak sebesar 70% (tujuh puluh persen) atau
Rp140.000.000,- (seratus empat puluh juta rupiah)
akan dibayarkan segera pada hari terakhir penyeleng-
garaan Lomba yakni pada tanggal 15 Agustus 2009.
PASAL 4 : KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA
Pihak Pertama berkewajiban untuk:
1. Menyiapkan Sound System dan peralatan lainnya yang di-
butuhkan oleh Pihak Kedua demi kesuksesan Lomba
2. Apabila Pihak Pertama tidak dapat menyediakan sound
system dan peralatan yang dibutuhkan dalam Lomba ter-
sebut, Pihak Kedua dapat menyediakannya dengan biaya/
ongkos dari Pihak Pertama.
3. Menanggung seluruh biaya perjalanan baik dalam bentuk
tiket pesawat, kendaraan roda empat, penginapan minimal
hotel bintang 4 dan makan serta minum selama Pihak
Kedua melakukan tugas sebagaimana dimaksudkan dalam
perjanjian ini.
4. Mengurus penyediaan dokument keberangkatan serta
menyiapkan service make up untuk penyanyi dan juri se-
belum perform.
5. Melakukan pembayaran kepada Pihak Kedua sesuai
dengan jadwal yang sudah ditetapkan dalam perjanjian ini.
PASAL 5 : KEWAJIBAN PIHAK KEDUA
Dalam perjanjian ini Pihak Kedua berkewajiban untuk:
1. Menyediakan dan menghadirkan 3 (tiga) orang juri untuk
menilai peserta lomba dan 3 (tiga) orang penyanyi yang
wajib ikut dalam setiap kali lomba digelar di setiap kota
propinsi di Indonesia.
2. Kriteria dan dasar penilaian Lomba yang akan diberikan
oleh dewan juri yang ditunjuk oleh Pihak Kedua wajib di-
konsultasikan terlebih dahulu dengan Pihak Pertama.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
232
3. Setiap penyanyi yang disediakan oleh Pihak Kedua, wajib
menyanyikan lagu-lagu yang telah ditetapkan oleh Pihak
Pertama. Apabila Penyanyi tersebut hendak menyanyikan
lagu lain, selain ditetapkan oleh Pihak Pertama, maka hal
tersebut harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari
Pihak Pertama.
4. Pada saat lomba berlangsung, baik dewan juri maupun para
penyanyi yang ditunjuk oleh Pihak Kedua, berkoordinasi
dan bekerjasama serta memberikan penampilan yang ter-
baik, sesuai permintaan Pihak Pertama.
PASAL 6 : PEMBATALAN
1. Perjanjian ini tidak dapat dibatalkan secara sepihak tanpa
terlebih dahulu mendapat persetujuan dari pihak lainnya.
2. Pembatalan pelaksanaan Lomba baik secara keseluruhan
maupun pembatalan untuk kota-kota tertentu yang di-
sebabkan oleh karena Pihak Pertama tidak memperoleh
izin dari instansi terkait maka Pihak Pertama tidak berhak
menarik kembali seluruh jumlah pembayaran yang telah
diterima Pihak Kedua.
3. Apabila pembatalan Lomba dikarenakan oleh pertimbang-
an ekonomis, politis dan alasan-alasan apapun namun tidak
termasuk keadaan memaksa (force majeure) dari Pihak Per-
tama selain dari yang disebutkan pada ayat (2) di atas maka
Pihak Pertama wajib untuk membayarkan secara penuh
jumlah total yang telah disepakati dalam Perjanjian ini.
4. Apabila pembatalan dilakukan Pihak Pertama pada hari
pelaksanaan Lomba maka Pihak Pertama harus memenuhi
kewajibannya untuk membayarkan secara penuh (full pay-
ment) yang telah disepakati bersama dalam perjanjian ini.
5. Apabila Pihak Kedua membatalkan Perjanjian ini dalam
waktu 2x24 jam sebelum tanggal pelaksanaan Lomba, maka
Pembayaran Down Payment yang telah dibayarkan Pihak
Pertama kepada Pihak Kedua harus dikembalikan kepada
Pihak Pertama.
6. Apabila Pihak Kedua melakukan pembatalan sebagaimana
dimaksud dalam ayat (5) maka Pihak Pertama dapat men-
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
233
cari dewan juri dan penyanyi pengganti dan seluruh biaya
yang timbul akibat pembatalan dimaksud serta fee untuk
dewan juri dan penyanyi ditanggung oleh Pihak Kedua.
PASAL 7 : FORCE MAJEURE
1. Force Majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan gagal ter-
laksananya acara, seperti bencana alam, epidemik, pe-
perangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan masya-
rakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya di
bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang di-
sebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap pembatalan akibat Force Majaure, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua secara sepakat menanggung kerugiannya
masing-masing.
PASAL 8 : DENDA
Apabila Pihak Pertama terlambat membayar nilai kontrak
yang telah disepakati dalam perjanjian ini akan dikenakan
denda sebesar 1% (satu persen) setiap hari keterlambatan sam-
pai dipenuhinya seluruh kewajiban tersebut.
PASAL 9 : PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1. Apabila terjadi perselisihan dalam pelaksanaan perjanjian
ini, maka kedua belah pihak akan menyelesaikan secara
musyawarah untuk mufakat.
2. Apabila secara musyawarah untuk mufakat tidak dapat me-
nyelesaikan perselisihan, maka kedua belah pihak sepakat
untuk menunjuk Pihak Ketiga sebagai mediator (secara
mediasi).
3. Apabila tidak mencapai kesepakatan melalui mediasi, maka
kedua belah pihak dalam hal ini dengan segala akibatnya
memilih tempat kediaman hukum yang tidak berubah pada
Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 10 : PENUTUP
Demikian surat perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua)
masing-masing dibubuhi materai secukupnya dan mempunyai
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
234
kekuatan hukum yang sama untuk dipahami dan dilaksanakan
sepenuhnya oleh Para pihak tanpa adanya paksaan atau tekanan
dari pihak mana pun juga.
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sifah Aulia Sadiya Nesya
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
ANTARA PERUSAHAAN PEMBIAYAAN
DENGAN PENYEDIA BARANG
Pada hari ini, Jumat, tanggal Sebelas, bulan Desember, tahun
Duaribu Sembilan, telah terjadi Perjanjian Kerja Sama oleh dan
antara:
1. Nama : Sadiya Nesya
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 12, Jakarta Barat
Dalam hal ini bertindak dalan jabatannya selaku Direktur
untuk dan atas nama PT. Dirgantara berkedudukan di
Jakarta dan beralamat di Jl. Juanda no. 39, selanjutnya di-
sebut Pihak Pertama .
2. Nama : Inno Dey
Pekerjaan : Pengusaha
Alamat : Jl. Kemanggisan no. 42, Jakarta Barat
Dalam hal ini bertindak atas nama sendiri, yang selanjut-
nya disebut Pihak Kedua.
Para Pihak menerangkan terlebih dahulu sebagai berikut:
Bahwa Pihak Pertama merupakan perseroan terbatas
yang bergerak dalam bidang pembiayaan yang memberikan
70
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
235
dana pinjaman kepada perorangan atau perusahaan yang akan
membeli barang-barang elektronik secara kredit (yang selanjut-
nya disebut Barang).
Bahwa Pihak Kedua adalah perusahaan yang menjual
barang-barang elektronik kepada pihak konsumen yang mem-
butuhkan barang tersebut.
Kedua belah pihak sepakat dan mengikatkan diri dalam
perjanjian kerja sama dalam menjual dan mendanai kebutuhan
para pembeli barang secara kredit dengan ketentuan dan syarat-
syarat berikut.
PASAL 1
Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun
sejak Perjanjian ini ditandatangani.
PASAL 2
1. Pihak Pertama memberikan jaminan kepada Pihak Kedua
bahwa Pihak Pertama merupakan perseroan terbatas yang
telah didirikan secara sah, mempunyai segala izin yang ber-
kaitan dengan dan dipersyaratkan untuk menjalankan usaha-
nya, dan telah memenuhi segala persyaratan pendaftaran
sehubungan dengan pendirinya dan kegiatan usahanya.
2. Pihak Kedua memberikan jaminan kepada Pihak Per-
tama bahwa Pihak Kedua merupakan perusahaan yang
sah, mempunyai segala izin yang berkaitan dengan dan
dipersyaratkan untuk menjalankan usahanya dan telah
memenuhi segala persyaratan pendaftaran sehubungan
dengan pendirinya dan kegiatan usahanya.
PASAL 3
1. Pihak Pertama wajib melaksanakan proses pendanaan
secara cepat atas setiap calon debitur yang diajukan oleh
Pihak Kedua, dan disetujui oleh Pihak Pertama.
2. Pihak Pertama berkewajiban melakukan pembayaran
kepada Pihak Kedua untuk setiap kali terjadi transaksi,
dalam waktu 2 (dua) hari kerja setelah calon debitur yang
diajukan Pihak Kedua disetujui oleh Pihak Pertama,
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
236
dan seluruh dokumen, aplikasi, tanda terima Barang
ke konsumen, serta faktur atau invoice telah diserah-
kan dan diterima baik dan lengkap oleh Pihak Pertama.
PASAL 4
Pihak Kedua tidak boleh meminta atau mengambil uang
pembayaran angsuran dari debitur apabila debitur keliru me-
lakukan pembayaran kepada Pihak Kedua secara sengaja atau
tidak sengaja menyerahkan uang pembayaran pada Pihak Kedua.
PASAL 5
Untuk menghindari keraguan atas keamanan dan mem-
buktikan itikad baik dari Pihak Kedua atas dana yang disiapkan
kepada pembeli barang Pihak Kedua, Pihak Kedua dengan ini
memberikan jaminan sebagai berikut:
1. Semua konsumen dijamin telah melakukan pembayaran
pertama serta potongan yang lain pada saat sebelum pe-
ngiriman barang itu dilakukan.
2. Kepemilikan atas barang yang diserahkan oleh Pihak Kedua
kepada pembeli barang sesuai dengan jenis yang tertera pada
faktur. Dan, barang yang diserahkan tersebut bebas dari
beban jaminan apa pun.
3. Pihak Kedua senantiasa akan memberikan jaminan pabrik
atas barang yang dibeli konsumen sesuai dengan ketentuan
jaminan dari pihak pabrik yang membuat barang itu.
PASAL 6
1. Kedua belah pihak dibebaskan dari tanggung jawabnya
apabila mengalami suatu peristiwa atau keadaan yang ter-
jadi di luar kekuasaan masing-masing yang menyebabkan
salah satu pihak tidak dapat melaksanakan kewajibannya
berdasarkan Perjanjian ini, mencakup antara lain bencana
alam, peperangan, kerusuhan, atau kondisi lain yang ter-
bukti terjadi di luar kebiasaan masing-masing pihak untuk
mengendalikan.
2. Semua kerugian dan biaya yang diderita oleh salah satu
pihak sebagai akibat terjadinya force majeure merupakan
tanggung jawab masing-masing pihak yang bersangkutan.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
237
PASAL 7
1. Apabila Pihak Kedua melanggar salah satu dari ketentuan
yang ada pada Perjanjian ini, atau Pihak Kedua lalai
melaksanakan kewajibannya sebagaimana tercantum dalam
Perjanjian ini, maka Pihak Kedua wajib dengan segera dan
seketika membayar seluruh jumlah tagihan yang belum
terbayar oleh konsumen tesebut.
2. Adanya pembayaran tersebut tidak mengurangi hak
Pihak Pertama untuk melakukan tindakan upaya hu-
kum lainnya kepada Pihak Kedua sebagai akibat dari
terjadinya pelanggaran dan atau kelalaian Pihak Kedua.
PASAL 8
Seluruh pajak baik secara langsung atau tidak langsung
yang timbul sehubungan dengan adanya transaksi jual beli
barang antar Pihak Kedua dengan pihak konsumen di-tanggung
oleh Pihak Kedua.
PASAL 9
Selama masa berlaku Perjanjian ini kedua belah pihak
dengan cara dan alasan apa pun juga tidak dibenarkan untuk
mengalihkan sebagian atau seluruh hak dan kewajiban masing-
masing atas Perjanjian ini kepada pihak mana pun tanpa
mendapat persetujuan terlebih dahulu dari pihak lainnya.
PASAL 10
1. Perjanjian ini dapat diputus setiap saat oleh Pihak
Pertama dengan memberitahukan kepada Pihak Kedua
secara tertulis 2 (dua) hari sebelumnya, dan pemutusan ini
dengan cara apa pun tidak mempengaruhi kewajiban-
kewajiban Pihak Kedua sehubungan dengan tagihan-
tagihan para konsumen yang dibiayai oleh Pihak Pertama,
sebelum berakhirnya Perjanjian ini atau sehubungan dengan
transaksi-transaksi mengenai tagihan yang terjadi sebelum
berakhirnya Perjanjian ini.
2. Pemutusan Perjanjian tersebut oleh Para Pihak tanpa me-
merlukan putusan pengadilan, dan karenanya kedua belah
pihak sepakat mengesampingkan ketentuan-ketentuan
Pasal 1266 KUH Perdata.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
238
PASAL 11
Kedua belah Pihak telah sepakat untuk menyelesaikan
perselisihan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Bila-mana
musyawarah tersebut tidak menghasilkan kata sepakat, maka
kedua belah pihak sepakat memilih tempat tinggal yang umum
dan tetap di Kantor pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 12
Demikian Perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua)
asli masing-masing sama bunyinya, bermeterai cukup dan
mempunyai kekuatan hukum yang sama untuk dipergunakan
sebagaimana mestinya.
Dibuat di : Jakarta
Pada tanggal : 11-12-2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sadiya Nesya Inno Dey
Saksi:
1. Izza Wolla
2. Annes
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
DISTRIBUSI BUKU
Nomor: 156/58/63/523
Pada hari ini, Sabtu, tanggal Duabelas, bulan Desember,
tahun Duaribu Sembilan, kami yang bertanda tangan di bawah
ini :
1. Nama : Sadiya Nesya
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 23, Tebet, Jakarta
Telp. / Fax. : (021) XXXX/XXXX
Selanjutnya disebut Pihak Pertama
71
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
239
2. Nama : Inno Dey
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. SMA 57 no. 39, Kedoya, Jakarta Barat
Telp. / Fax. : (021) XXXX/XXXX
Selanjutnya disebut Pihak Kedua
Dengan ini Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat
mengadakan perjanjian kerjasama pemasaran buku terbitan
Pihak Pertama yang dituangkan dalam butir-butir perjanjian
sebagai berikut :
PASAL 1
Pihak Pertama bersedia untuk memenuhi ketentuan-
ketentuan yang tercantum di bawah ini.
1. Menunjuk Pihak Kedua sebagai distributor atau agen untuk
area pemasaran di seluruh wilayah Indonesia terhadap buku-
buku terbitan Pihak Pertama
2. Pihak Pertama tidak melakukan pemasaran atau melayani
order dari relasi yang ada di seluruh area kerja Pihak Kedua
sesuai kesepakatan penentuan area kerja pemasaran yang
tertera pada pasal 1 ayat 1. Jika kesepakatan ini dilanggar
oleh Pihak Pertama maka akan dikenakan pinalti dengan
memberikan tambahan diskon sebesar 5 % dari total
transaksi yang dilakukan oleh Pihak Kedua
3. Memberikan diskon pada Pihak Kedua sebesar 5 % dari
harga buku.
4. Menyerahkan atau mengarahkan setiap permintaan dari
konsumen yang berada di area kerja Pihak Kedua sesuai
kesepakatan yang tertera pada pasal 1 ayat 1.
5. Mengirim barang ke gudang Pihak Kedua setelah ada
permintaan/PO dari Pihak Kedua, paling lama 7 hari
setelah PO diterima.
6. Biaya pengiriman barang ke gudang Pihak Kedua
ditanggung oleh Pihak Pertama.
7. Sistem pembayaran konsinyasi dan pembayaran pertama,
3 bulan sejak buku diterima Pihak Kedua
8. Bersedia memberikan nomor lepas sebanyak sejumlah sales
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
240
yang dimiliki Pihak Kedua sebanyak 7 eksemplar untuk
setiap buku baru yang diterbitkan kepada Pihak Kedua.
PASAL 2
Pihak Kedua bersedia dan berkewajiban dalam beberapa hal
yang tersebut di bawah ini.
1. Memasarkan semua buku yang telah diterbitkan oleh Pihak
Pertama di seluruh wilayah kerja yang telah pada pasal 1
ayat 1.
2. Berhak me-return buku yang dianggap tidak baik daya
jualnya pada periode 6 (enam) bulan, sesuai data pemasar-
an Pihak Kedua dan akan melakukan evaluasi ter-
hadap buku yang dianggap berdaya jual rendah tersebut.
3. Biaya pengiriman retur ke Pihak Pertama, ditanggung
oleh Pihak Kedua. Jika retur dilakukan atas permintaan
Pihak Pertama maka ongkos kirim ditanggung oleh Pihak
Pertama.
4. Pihak Kedua bertanggung jawab sepenuhnya akan barang
yang telah diterima dari Pihak Pertama.
5. Apabila terdapat buku terbitan Pihak Pertama meng-
alami kerusakan maka hal ini akan dibicarakan secara mu-
syawarah.
6. Melaporkan hasil penjualan secara rutin setiap bulan.
PASAL 3
Perjanjian ini efektif berlaku sejak tanggal ditanda tangani-
nya surat perjanjian kerja sama dan akan berakhir apabila ada
kesepakatan dari kedua belah Pihak.
PASAL 4
Pihak Kedua sepenuhnya tidak bertanggung jawab ter-
hadap isi buku yang didistribusikan.
PASAL 5
1. Kedua belah pihak dibebaskan dari tanggung jawabnya
apabila mengalami suatu peristiwa atau keadaan yang ter-
jadi di luar kekuasaan masing-masing yang menyebabkan
salah satu pihak tidak dapat melaksanakan kewajibannya
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
241
berdasarkan Perjanjian ini, mencakup antara lain tapi tidak
terbatas pada bencana alam, peperangan, kerusuhan, atau
kondisi lain yang terbukti terjadi di luar kebiasaan masing-
masing pihak untuk mengendalikan.
2. Semua kerugian dan biaya yang diderita oleh salah satu
pihak sebagai akibat terjadinya force majeure merupakan
tanggung jawab masing-masing pihak yang bersangkutan.
PASAL 6
1. Apabila proses penagihan bermasalah 3x (kali) berturut-
turut Pihak Pertama berhak mengevaluasi kerjasama se-
telah menyelesaikan semua kewajiban pada Pihak Pertama.
2. Setelah satu tahun akan dilakukan evaluasi pemasaran.
Jika kondisi pemasaran buku tersebut dianggap tidak cu-
kup baik Pihak Kedua berhak mengevaluasi setelah
menyelesaikan semua kewajiban terhadap Pihak Pertama.
3. Bila di kemudian hari terjadi persoalan yang belum cukup
diatur dalam surat perjanjian ini, maka kedua belah Pihak
sepakat untuk menyelesaikan secara musyawarah bersama
4. Bila cara musyawarah yang dilakukan tidak dapat menyele-
saikan persoalan yang muncul kemudian tersebut, maka ke-
dua belah pihak sepakat memilih Pengadilan Negeri Jakarta
Pusat sebagai penyelesaian akhir perselisihan tersebut.
PASAL 7
Demikian Surat Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani
oleh kedua belah pihak untuk menjadi pedoman hukum kedua
belah pihak. Surat Perjanjian dibuat rangkap dua, bermaterai
cukup untuk dipegang kedua belah pihak dan masing-masing
mempunyai kekuatan hukum yang sama.
Dibuat di : Jakarta
Pada tanggal : 12-12-2009
Pihak Kedua Pihak Pertama
Sadiya Nesya Inno Dey
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
242
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
DISTRIBUSI BUKU

Pada hari ini, Kamis, tanggal lima belas, bulan lima, tahun
dua ribu sembilan (15-05-2009) telah diadakan perjanjian
kerjasama oleh dan antara:
1. Nama : Sifah Aulia
Alamat : Jl. Raya Panjang No. 191 D, Kebon Jeruk,
Jakarta Barat
Jabatan : Direktris PT. Traberty Indonesia
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Traberty
Indonesia yang selanjutnya dalam perjanjian ini disebut
Penerbit.
2. Nama : Sadiya Nesya
Alamat : Jl. Petojo Raya 210 A, Cideng, Jakarta Pusat
Jabatan : Direktur PT Nampar Mas
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Nam-
par Mas yang selanjutnya dalam perjanjian ini disebut
Distributor.
Penerbit dan Distributor tersebut di atas dengan ini se-
pakat untuk mengadakan perjanjian kerjasama pemasaran/
distribusi/penjualan buku dengan ketentuan dan syarat-syarat
sebagai berikut:
PASAL 1 : OBJEK PERJANJIAN
1. Penerbit sepakat untuk menyerahkan pendistribusian, pe-
masaran, dan penjualan buku yang diterbitkan Penerbit
kepada Distributor.
2. Spesifkasi buku sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ada-
lah sebagai berikut:
Judul buku : 101 contoh surat perjanjian
Pengarang : Nana Elyus,SH
Ukuran buku : 15 cm X 23 cm
Tebal buku : 300 halaman
Harga buku : Rp 50.000,- /eksemplar
72
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
243
PASAL 2 : JUMLAH BUKU
1. Jumlah buku cetak perdana yang diserahkan oleh Penerbit
kepada distributor adalah sebanyak 10.000 (sepuluh ribu)
eksemplar.
2. Untuk mengantisipasi permintaan tambahan (repeat order)
dari toko buku/outlet milik distributor atau pihak ketiga
lainnya yang turut menjual buku tersebut, maka atas ke-
sepakatan tertulis antara Penerbit dengan Distributor, buku
sebagaimana dimaksudkan dalam perjanjian ini dapat di-
tambah walaupun buku yang telah diserahkan belum se-
muanya habis terjual.
PASAL 3 : PENENTUAN HARGA JUAL
1. Penentuan harga jual buku tersebut sepenuhnya menjadi
otoritas Penerbit.
2. Distributor tidak diperkenankan untuk menaikkan atau
menurunkan harga buku yang telah ditentukan oleh
Penerbit.
PASAL 4 : PENGIRIMAN BUKU
1. Penerbit menyatakan bersedia untuk mengirim seluruh
buku yang dimaksud dalam perjanjian tersebut secara
sekaligus dari percetakan ke gudang milik Distributor atas
biaya/ongkos Penerbit sendiri.
2. Sebelum Distributor menerima buku-buku yang dikirim-
kan oleh Penerbit yang dibuktikan dengan tanda terima
buku secara tertulis dari Distributor maka, segala kerugian/
kehilangan buku tetap menjadi tanggungjawab Penerbit
sendiri.
PASAL 5 : PEMASARAN DAN DISTRIBUSI
1. Proses pengiriman dan pemasaran buku tersebut ke toko
buku-toko buku milik distributor atau toko buku milik
pihak ketiga lainnya sepenuhnya menjadi tanggungjawab
Distributor.
2. Distributor berhak menentukan/menggunakan berbagai
saluran distribusi buku dengan bekerjasama dengan agen-
agen pemasaran, pemilik toko buku ataupun dengan pihak
tertentu lainnya yang berada di seluruh wilayah Indonesia.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
244
3. Distributor berkewajiban menyerahkan daftar saluran dis-
tribusinya kepada Penerbit yang berguna sebagai bahan
untuk melakukan cross check oleh Penerbit.
PASAL 6 : PENGHITUNGAN HASIL PENJUALAN
1. Distributor wajib menyerahkan hasil penghitungan pen-
jualan buku secara total dari seluruh toko buku kepada
Penerbit setiap bulan sekali yaitu setiap tanggal 10 untuk
penjualan bulan sebelumnya.
2. Pada saat perjanjian ini berakhir kedua belah pihak wajib
melakukan perhitungan akhir/fnal secara menyeluruh
untuk mengetahui realisasi penjualan buku.
3. Pada saat berakhirnya perjanjian ini Distributor wajib
mengembalikan (return) seluruh buku yang tidak terjual
atas biaya Distributor sendiri.
PASAL 7 : KOMISI
1. Penerbit setuju bahwa setiap eksemplar buku yang terjual,
Distributor berhak mendapat komisi 55% (lima puluh lima
persen) dari Harga buku. Sisanya sebesar 45% (empat puluh
lima persen) diserahkan kepada Penerbit.
2. Apabila ada permintaan khusus dari pihak ketiga atau
pemerintah sehingga harus diberlakukan harga khusus
maka penentuan komisi bagi Distributor ditetapkan ber-
dasarkan kesepakatan tertulis antara Penerbit dengan Dis-
tributor; kesepakatan mana merupakan bagian tak ter-
pisahkan dari perjanjian ini.
PASAL 8 : PEMBAYARAN
Pengaturan pembayaran hasil penjualan buku tersebut oleh
Distributor kepada Penerbit adalah sebagai berikut:
1. Setelah menyerahkan laporan hasil penjualan buku bulan-
an kepada Penerbit, Distributor wajib membayar hasil pen-
jualan sesuai dengan laporan tersebut paling lambat 90
(sembilan puluh) hari setelah laporan penjualan buku di-
terima oleh Penerbit.
2. Apabila Distributor terlambat membayar buku yang terjual
secara sekaligus kepada Penerbit sebagaimana dimaksud pa-
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
245
da ayat (1) maka Distributor akan dikenakan bunga sebesar
1/1000 (satu per seribu) setiap hari keterlambatan.
PASAL 9 : JAMINAN PENERBIT
Penerbit menjamin bahwa buku yang dimaksud dalam per-
janjian ini adalah benar merupakan hak milik dan wewenangnya
dan tidak terdapat perselisihan dengan pihak lain.
PASAL 10 : JAMINAN DISTRIBUTOR
Distributor menjamin bahwa dalam tempo 10 (sepuluh)
hari setelah menerima buku dari Penerbit, maka buku-buku
tersebut sudah didistribusikan ke toko buku-toko buku yang
menjadi rekanan Distributor.
PASAL 11 : JANGKA WAKTU
Perjanjian ini berlaku selama 3 (tiga) tahun sejak tanggal
penandatanganan perjanjian ini sampai dengan tanggal 14 Mei
2012.
PASAL 12 : PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Segala sesuatu perselisihan yang timbul di kemudian hari
akan diselesaikan secara musyawarah oleh kedua belah pihak,
dan apabila tidak terdapat penyelesaian maka akan ditempuh
jalur hukum yang berlaku di Indonesia.
PASAL 13 : PENUTUP
Demikian perjanjian ini dibuat oleh Penerbit dan Distri-
butor dalam keadaan sehat jasmani dan rohani dan tanpa tekan-
an atau paksaan dari pihak mana pun juga dan dibuat dalam
rangkap 2 (dua) yang masing-masing mempunyai kekuatan
hukum yang sama.
Jakarta, 15 Mei 2009
Distributor Penerbit
Sadiya Nesya Sifah Aulia
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
246
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PENGGANDAAN VCD
Yang bertanda tangan di bawah ini :
1. Nama : Sadiya Nesya
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 24, Jakarta Barat
Perusahaan : Multiplus
Selanjutnya disebut Pihak Pertama
2. Nama : Inno Dey
Alamat : Jl. SMA 57 no. 38, Jakarta Barat
Perusahaan : Sandesk
Selanjutnya disebut Pihak Kedua
Kedua pihak sepakat untuk mengadakan kontrak kerja du-
plikasi 1 (satu) judul VCD Never Dey
PASAL 1: JENISPEKERJAAN DAN SPESIFIKASI VCD
Pihak Pertama setuju melakukan duplikasi VCD sebanyak
1500 keping dengan spesifkasi:
Tipe product : VCD
Standart quality : xxx
Printing : xxx
Jenis cetakan : xxx
PASAL 2: WAKTU PENYELESAIAN KERJA
Pihak Pertama bersedia menyelesaikan pekerjaan duplikasi
VCD selama 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak master judul
VCD dan kelengkapannya diserahkan oleh Pihak Kedua.
PASAL 3: PEMBAYARAN
1. Atas pekerjaan di atas, kedua belah pihak sepakat dengan
biaya duplikasi VCD dan perlengkapannya sebesar Rp.
15.000.000 (limabelas juta Rupiah)
2. Pihak Kedua akan membayar lunas 1 (satu) minggu setelah
semua judul VCD selesai diduplikasikan dan dikirim, semua
bahan duplikasi VCD dikembalikan, dan kuitansi pe-
73
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
247
nagihan diterima dari Pihak Pertama.
PASAL 4: HAK CIPTA
1. Pihak Kedua merupakan pemegang hak cipta atas VCD
tersebut di atas.
2. Pihak Pertama harus menjaga keamanan VCD yang
diduplikasikan. Apabila di kemudian hari ditemukan VCD
yang sesuai dengan judul yang diduplikasikan Pihak Pertama
beredar dan berasal dari Pihak Pertama maka Pihak Kedua
akan menuntut secara hukum kepada Pihak Pertama.
PASAL 5: SANKSI
Apabila Pihak Kedua menemukan hasil duplikasi VCD
yang dibuat Pihak Pertama rusak, tidak bisa diputar, dan
masalah lain yang tidak sesuai dengan pesanan Pihak Kedua
maka Pihak Pertama harus mengganti VCD yang bermasalah
tersebut.
PASAL 6: FORCE MAJEURE
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya perjanjian ini seperti bencana alam, epi-
demik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan
masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya
di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap pembatalan akibat force majeure, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua secara sepakat merundingkan perjanjian
yang baru.
PASAL 7: LAIN-LAIN
1. Apabila ada perselisihan, kedua belah pihak akan memilih
cara musyawarah sebagai jalan damai.
2. Kontrak Kerja Duplikasi VCD ini dibuat rangkap 2 (dua),
yang asli dipegang oleh Pihak Kedua dan tindasannya
dipegang oleh Pihak Pertama
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
248
Dibuat di : Jakarta
Tanggal : 12-12-2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sadiya Nesya Inno Dey
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PENYEDIA TEMPAT ACARA DENGAN EO (1)
Pada hari ini, Sabtu, tanggal Duabelas, bulan Desember,
tahun Duaribu Sembilan, telah diadakan perjanjian kerja sama
antara:
1. Nama : Inno Dey
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 4, Tebet, Jakarta
Jabatan : Direktur Pelaksana
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Grand
Master dan selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.
2. Nama : Sadiya Nesya
Alamat : Jl. SMA 57 no. 38, Kedoya, Jakarta Barat
Jabatan : Manager
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Sifa Aulia
dan selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua
Pihak Pertama dan Pihak Kedua menerangkan terlebih
dahulu hal-hal sebagai berikut.
Pihak Pertama adalah event organizer yang akan mengada-
kan Pesta Budaya yang selanjutnya dalam perjanjian ini
disebut Acara
Jangka waktu penyelenggaraan Acara dilakukan selama
2 (dua) bulan, terhitung sejak tanggal Duabelas, bulan
Desember, tahun Duaribu Sembilan, sampai dengan tang-
gal Sebelas, bulan Februari, tahun Duaribu Sepuluh.
74
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
249
Pihak Pertama menawarkan kepada Pihak Kedua untuk
menyediakan tempat untuk Acara yang diselenggarakan
oleh Pihak Pertama.
Pihak Kedua bersedia menerima tawaran kerjasama dari
Pihak Pertama untuk menyediakan tempat Acara tersebut.
Untuk pelaksanaan perjanjian ini, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua sepakat untuk mengikatkan diri dalam
perjanjian ini dengan ketentuan sebagai berikut.
PASAL 1: ISI PERJANJIAN
Pihak Pertama bermaksud menggunakan ruang
pertemuan akbar di gedung PT. Grand Master sebagai tem-
pat penyelenggaraan Acara; dan Pihak Kedua telah me-
nyatakan persetujuannya kepada Pihak Pertama untuk maksud
Acara tersebut.
PASAL 2: WAKTU
1. Acara akan dilaksanakan setiap 2 (dua) minggu sekali
pada setiap hari Kamis, selama 2 (dua) bulan, sejak tanggal
Tujuhbelas, bulan Desember, tahun Duaribu Sembilan,
sampai dengan tanggal Sebelas, bulan Februari, tahun
Duaribu Sepuluh.
2. Lama waktu untuk sekali penyelenggaraan Acara adalah 3
(tiga) jam dimulai pada pukul 19.00 sampai dengan pukul
22.00 waktu setempat.
PASAL 3: TANGGUNG JAWAB PIHAK PERTAMA
1. Pihak Pertama menyediakan seluruh perangkat, seluruh
peralatan soundsystem yang diperlukan dalam rangka
penyelenggaraan Acara tersebut.
2. Pihak Pertama menyediakan sendiri pemandu acara
dan tenaga-tenaga lain yang diperlukan.
PASAL 4: KEWAJIBAN PIHAK KEDUA
Pihak Kedua berkewajiban menyediakan tempat Acara
dengan fasilitas sebagai berikut.
1. Kursi dan meja untuk tamu sebanyak 54 buah.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
250
2. Kursi untuk peserta dan penonton sebanyak 165 buah.
3. Menyediakan lampu penerangan sesuai dengan daftar yang
terlampir.
4. Menyediakan tempat parkir motor dan mobil bagi semua
pihak yang terlibat dalam Acara.
5. Menjaga keamanan selama dalam penyelenggaraan Acara.
PASAL 4: KESEPAKATAN
1. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat bahwa biaya
seluruh pemakaian tempat acara beserta fasilitas-fasilitasnya
sebagaimana dimaksud dalam perjanjian ini adalah sebesar
Rp 246.000.000,- (duaratus empatpuluh enam juta rupiah).
2. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat bahwa sistem
pembayaran biaya pemakaian tempat acara dan fasilitas-
fasilitas sebagaimana disebut pada pasal 4 di tetapkan
sebagai berikut.
Tahap pertama sebagai uang muka sebesar 50 % atau
sebesar Rp 123.000.000,- (seratus dua puluh tiga juta
rupiah) akan dibayar oleh Pihak Pertama kepada
Pihak Kedua pada saat perjanjian ini dibuat dan
ditandatangani.
Tahap kedua akan dibayar sebesar 25 % atau sebesar
Rp 61.500.000,- (enam puluh satu juta lima ratus ribu
rupiah) pada hari pertama pelaksanaan Acara yakni
pada hari Kamis, tanggal 17-12-2009.
Tahap ketiga sebesar 25 % atau sebesar Rp 61.500.000,-
(enam puluh satu juta lima ratus ribu rupiah) dibayar
pada hari terakhir pelaksanaan event Acara yakni
pada hari Kamis, tanggal 11-02-2010.
PASAL 5: PEMBATALAN
1. Surat Perjanjian kerjasama ini tidak dapat dibatalkan se-
cara sepihak tanpa persetujuan pihak lainnya.
2. Pembatalan oleh satu pihak, kecuali dengan alasan force
majeure, maka pihak yang membatalkan wajib memberi-
kan ganti rugi sesuai dengan jumlah yang disepakati oleh
kedua belah pihak.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
251
PASAL 6: FORCE MAJEURE
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa diluar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya event, seperti bencana alam, epidemik,
peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan masya-
rakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Pembatalan akibat force majeure, Pihak Pertama dan Pihak
Kedua secara sepakat menanggung kerugiannya masing-
masing.
PASAL 7: PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1. Apabila terjadi perselisihan maka Pihak Pertama dan Pihak
Kedua akan menyelesaikannya dengan jalan musyawarah.
2. Jika upaya untuk menyelesaikan perselisihan dengan jalan
damai tidak membawa hasil maka Pihak Pertama dan
Pihak Kedua sepakat untuk menyelesaikan perselisihan
tersebut untuk menunjuk Pihak Ketiga sebagai mediator.
3. Apabila tidak mencapai kesepakatan melalui mediasi, maka
kedua belah pihak akan menyelesaikan secara hukum dan
dalam hal ini dengan segala akibatnya memilik kediaman
hukum yang tidak berubah pada Kantor Kepaniteraan
Pengadilan Jakarta Barat.
PASAL 8: PENUTUP
Demikian surat perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua)
masing-masing dibubuhi materai secukupnya dan mempunyai
kekuatan hukum yang sama untuk dipahami dan dilaksana-
kan sepenuhnya oleh Para Pihak tanpa ada paksaan atau tekanan
dari pihak mana pun juga.
Dibuat di : Jakarta
Tanggal : 12-12-2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sadiya Nesya Inno Dey
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
252
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PENYEDIA TEMPAT ACARA DENGAN EO (2)
Pada hari ini Jumat tanggal enam belas bulan lima tahun
dua ribu sembilan (16-05-2009) bertempat di Jakarta, telah
ditandatangani perjanjian kerjasama oleh dan antara:
1. Sifah Aulia, Manajer Nampar Mas Production yang ber-
alamat di Jl. Petojo Raya 210 A. Cideng, Jakarta Pusat;
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Nampar Mas
Production yang untuk selanjutnya di dalam perjanjian ini
disebut sebagai Pihak Pertama.
2. Sadiya Nesya, Manajer Hotel Traberty Indonesia ber-
alamat di Jl. Raya Panjang No. 191 D, Kebon Jeruk, Jakarta
Barat; dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Hotel
Traberty Indonesia, selanjutnya di dalam perjanjian ini
disebut sebagai Pihak Kedua.
Pihak Pertama dan Pihak Kedua menerangkan terlebih
dahulu hal-hal sebagai berikut:
Bahwa Pihak Pertama adalah event organizer yang akan
mengadakan Lomba Paduan Suara Remaja Jakarta yang
selanjutnya dalam perjanjian ini disebut Lomba.
Jangka waktu penyelenggaraan Lomba dilakukan selama
3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal 16 Juni 2009 sampai
dengan tanggal 15 September 2009.
Pihak Pertama menawarkan pada Pihak Kedua untuk
menyediakan tempat Lomba.
Bahwa Pihak Kedua menerima tawaran kerjasama dari
Pihak Pertama untuk menyediakan tempat Lomba tersebut.
Untuk pelaksanaan perjanjian ini, Pihak Pertama dan Pi-
hak Kedua sepakat untuk mengikatkan diri dalam Perjanjian
ini dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
PASAL 1 : MAKSUD
Pihak Pertama bermaksud menggunakan Hotel Traberty
Indonesia sebagai tempat penyelenggaraan lomba Paduan
75
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
253
Suara Remaja Jakarta; dan Pihak Kedua telah menyatakan
persetujuannya kepada Pihak Pertama untuk maksud tersebut.
PASAL 2 : WAKTU KEGIATAN
1. Lomba akan dilaksanakan setiap 1 (satu) minggu sekali
pada setiap hari Sabtu selama 3 (tiga) bulan sejak tanggal
5 Juni 2009 sampai hari Sabtu tanggal 6 September 2009.
2. Lama waktu untuk sekali penyelenggaran lomba adalah
3 (tiga) jam dimulai pada pukul 18.00 sampai dengan pukul
21.00 waktu setempat.
PASAL 3 : KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA
1. Pihak Pertama bertanggung jawab atas persiapan Lomba
yang diselenggarakan di tempat Pihak Kedua.
2. Pihak Pertama menyediakan sendiri dewan juri, pemandu
acara (MC) dan tenaga-tenaga lain yang diperlukan dalam
penyelenggaraan lomba.
3. Membayar biaya pemakaian tempat sesuai dengan ke-
sepakatan dalam perjanjian ini.
PASAL 3 : KEWAJIBAN PIHAK KEDUA
Pihak Kedua berkewajiban menyediakan tempat acara
dengan fasilitas sebagai berikut:
1. Kursi untuk peserta dan penonton sebanyak 300 (tiga ratus)
buah
2. Menyediakan kursi dan meja bagi dewan juri sebanyak
5 (lima) pasang
3. Menyediakan lampu penerangan sesuai daftar telampir
4. Menyediakan generator sebagai cadangan apabila PLN
mati.
5. Menyediakan tempat parkir mobil dan motor bagi semua
pihak yang terlibat dalam lomba.
6. Menjaga keamanan selama dalam penyelenggaraan lomba.
PASAL 4 : BIAYA
Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat bahwa biaya se-
luruh pemakaian tempat acara beserta fasilitas-fasilitasnya se-
bagaimana diamaksud dalam perjanjian ini adalah sebesar
Rp 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah)
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
254
PASAL 5 : SISTEM PEMBAYARAN
1. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat bahwa sistem
pembayaran biaya pemakaian tempat acara dan fasilitas-
fasilitas sebagaimana disebut pada pasal 4 ditetapkan se-
bagai berikut:
a. Tahap pertama sebagai uang muka sebesar 30 % (tiga
puluh persen) atau sebesar Rp 90.000.000,- (sembilan
puluh juta rupiah) akan dibayar oleh Pihak Pertama
kepada Pihak Kedua pada saat perjanjian ini dibuat
dan ditandatangani.
b. Tahap Kedua akan dibayar sebesar 40% (empat puluh
persen) atau sebesar Rp 120.000.000,- (seratus dua
puluh juta rupiah) pada hari pertama pelaksanaan
lomba yakni pada tanggal 5 Juni 2009
c. Tahap Ketiga sebesar 30% (tiga puluh persen) atau
Rp 90.000.000,- (sembilan puluh juta rupiah) dibayar
pada hari terakhir pelaksanaan lomba yakni pada tang-
gal 6 September 2009.
2. Seluruh pembayaran sebagaimana dimaksud dalam ayat 1
pasal ini dilakukan secara tunai.
PASAL 6 : PEMBATALAN
1. Surat Perjanjian Kerjasama ini tidak dapat dibatalkan se-
cara sepihak tanpa persetujuan pihak lainnya.
2. Pembatalan oleh salah satu pihak, kecuali dengan alasan
force majeure, maka pihak yang membatalkan wajib mem-
berikan ganti rugi sesuai dengan jumlah yang disepakati
oleh kedua belah pihak.
PASAL 7: FORCE MAJEURE
1. Force Majaure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan gagal ter-
laksananya acara, seperti bencana alam, epidemik, pe-
perangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan masya-
rakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya di
bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang di-
sebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
255
2. Terhadap pembatalan akibat Force Majeure, Pihak Per-
tama dan Pihak Kedua akan berunding lagi.
PASAL 9 : PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1. Apabila musyawarah untuk mufakat tidak dapat menyelesai-
kan perselisihan, maka kedua belah pihak sepakat untuk
menunjuk pihak ketiga sebagai mediator.
2. Apabila tidak mencapai kesepakatan melalui mediasi, maka
kedua belah pihak akan menyelesaikan secara hukum dan
memilih tempat kediaman hukum yang tidak berubah pada
Kantor Panitera Pengadilan Jakarta Pusat.
PASAL 10 : PENUTUP
Demikian surat perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua)
masing-masing dibubuhi materai secukupnya dan mempunyai
kekuatan hukum yang sama tanpa adanya paksaan atau tekan-an
dari pihak mana pun juga.
Jakarta, 16 Mei 2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sifah Aulia Sadiya Nesya
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PEMBORONGAN PEKERJAAN RUMAH TINGGAL
Yang bertanda tangan di bawah, masing-masing:
1. Nama : Sadiya Nesya
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 4, Jakarta
Pekerjaan : Pengusaha
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri
yang selanjutnya dalam perjanjian ini disebut Pihak Per-
tama.
76
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
256
2. Nama : Inno Dey
Alamat : Jl. SMA 57 no. 5, Jakarta Barat
Jabatan : Manager Pemasaran
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Maju
yang selanjutnya dalam perjanjian ini disebut Pihak Kedua.
Pihak Pertama dan Pihak Kedua setuju dan sepakat untuk
mengikatkan diri dalam satu perjanjian pemborongan pe-
kerjaan rumah tinggal dengan ketentuan-ketentuan sebagai
berikut.
PASAL 1
Pihak Pertama dengan ini menetapkan Pihak Kedua un-
tuk melaksanakan pemborongan pekerjaan pembangunan ru-
mah tinggal milik Pihak Pertama yang terletak di Jl. Durian
no. 41, Jakarta Selatan, berdasarkan Surat Perintah Kerja No.
xxxx tertanggal XXXX dan Pihak Kedua telah menyatakan
persetujuannya untuk melaksanakan pemborongan pekerjaan
rumah Pihak Pertama sesuai dengan denah dan konstruksi
terampir.
PASAL 2
Pihak Kedua setuju dan bersedia memulai pekerjaan pem-
bangunan rumah tinggal tersebut paling lambat 5 (lima) hari
setelah surat perjanjian ini ditandatangani oleh kedua belah
pihak dan harus sudah selesai serta diserahkan kepada Pihak
Pertama dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) hari ke-
mudian.
PASAL 3
1. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat bahwa harga bo-
rongan untuk pekerjaan tersebut adalah Rp 430.000.000,-.
2. Untuk pembayaran tahap pertama sebesar 50 % atau sebesar
Rp 215.000.000,- dilakukan pada saat perjanjian ini di-
tandatangani.
3. Untuk pembayaran sisanya sebesar 50 % atau sebesar
Rp 215.000.000,- dilakukan secara bertahap yang di-
sesuaikan dengan prestasi kerja Pihak Kedua.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
257
4. Penghitungan persentase prestasi kerja Pihak Kedua di-
lakukan setiap 2 (dua) minggu sekali.
PASAL 4
Kecuali karena force majeure dan atau karena kelalaian Pi-
hak Pertama sendiri, Pihak Kedua akan dikenakan denda
sebesar 5 % setiap hari dari nilai kontrak yang dihitung sejak
pekerjaan tersebut dinyatakan terlambat oleh Pihak Pertama.
PASAL 5
1. Pihak Kedua tidak diperkenankan untuk mengalihkan
baik sebagian maupun seluruh pekerjaan yang dimaksud-
kan dalam perjanjian ini kepada pihak lain tanpa per-
setujuan tertulis dari Pihak Pertama.
2. Dalam hal Pihak Kedua mengalihkan sebagian atau se-
luruh pekerjaan tersebut kepada pihak lain tanpa per-
setujuan tertulis dari Pihak Pertama, maka Pihak Kedua
wajib mengembalikan secara tunai dan sekaligus seluruh
uang yang telah diterima Pihak Kedua dari Pihak Pertama.
PASAL 6
1. Pihak Pertama berhak mengubah dan atau membongkar
hasil pekerjaan yang telah dilakukan Pihak Kedua, apabila
pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan denah atau kon-
struksi yang telah ditetapkan oleh Pihak Pertama.
2. Jika perubahan dan pembongkaran sebagaimana disebut
pada ayat 1 menimbulkan kerugian pada Pihak Pertama,
seluruh kerugian tersebut ditanggung oleh Pihak Kedua.
PASAL 7
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagalkan
perjanjian ini seperti bencana alam, epidemik, peperangan,
pemogokan, sabotase, pemberontakan masyarakat, ke-
celakaan atau keterlambatan yang disebabkan karena keada-
an di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap pembatalan akibat force majeure, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua akan berunding lagi.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
258
PASAL 8
2. Bila musyawarah untuk mufakat tidak memuaskan kedua
belah pihak saat terjadi perselisihan, maka akan diselesaikan
lewat jalur hukum dan kedua pihak memilih domisili hukum
pada kantor panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 10
Dalam segala hal yang tidak atau tidak cukup diatur
dalam perjanjian ini akan diatur serta ditetapkan atas per-
setujuan kedua belah pihak.
PASAL 11
Demikian perjanjian ini dibuat dan ditandatangani Pihak
Pertama dan Pihak Kedua yang dibuat dalam rangkap 2 (dua)
dengan dibubuhi materai secukupnya dan masing-masing mem-
punyai kekuatan hukum yang sama; dibuat tanpa paksaan dari
pihak manapun dan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.
Jakarta, 12-12-2009
Pihak Kedua Pihak Pertama
Inno Dey Sadiya Nesya
Saksi :
1. Izaac Wolla
2. Ade Putera
PERJANJIAN KERJA SAMA
PEMBORONGAN PEMASANGAN
INSTALASI LISTRIK
Pada hari ini, Sabtu, tanggal 12-12-2009, telah dibuat dan
ditandatangani perjanjian pemborongan pemasangan instalasi
listrik oleh dan antara:
77
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
259
1. Nama : Sadiya Nesya
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 4, Tebet, Jakarta
Selanjutnya disebut Pihak Pertama.
2. Nama : Inno Dey
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. SMA 57 no. 2, Kedoya, Jakarta Barat
Selanjutnya disebut Pihak Kedua.
Pihak Pertama dan Pihak Kedua dengan ini menyatakan
telah bersepakat untuk membuat surat perjanjian pemborongan
instalasi listrik dengan ketentuan sebagai berikut.
PASAL 1: DEFINISI
Hal yang dimaksudkan dengan perjanjian pemborongan
pekerjaan dalam perjanjian ini adalah Pihak Kedua sebagai
pemborong pekerjaan telah mengikatkan diri untuk melaksana-
kan pekerjaan pemasangan instalasi listrik milik Pihak Pertama
dengan menerima suatu harga yang telah disepakati.
PASAL 2: PERSETUJUAN
Pihak Kedua menyetujui untuk melakukan pemasangan
instalasi listrik pada proyek Pihak Pertama, dan Pihak Kedua
menerima pekerjaan pemasangan instalasi listrik.
PASAL 3: PENYEDIAAN BARANG
Seluruh barang-barang material yang diperlukan dalam
pengerjaan instalasi listrik tersebut disediakan oleh Pihak Per-
tama dan Pihak Kedua hanya mengerjakan pemasangan sesuai
dengan denah yang telah ditetapkan.
PASAL 4: HARGA
1. Jumlah harga borongan untuk pekerjaan sebagaimana di-
sebut pada Pasal 2 adalah Rp 20.000.000,-.
2. Harga borongan sebagaimana disebut pada ayat 1 meliputi
biaya pemasangan listrik dan PPn.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
260
PASAL 5: PELAKSANAAN PEKERJAAN
1. Dalam pelaksanaan pekerjaan, Pihak Kedua diwajibkan
untuk mengajukan gambar kerja detail (shop drawing) dalam
rangkap 2 (dua) kepada Pihak Pertama untuk pengesahan-
nya sebelum pekerjaan dilaksanakan.
2. Pihak Kedua menyatakan sanggup melaksanakan pekerja-
an tersebut dalam waktu 3 (tiga) bulan terhitung sejak per-
janjian ini dibuat dan ditandatangani.
PASAL 6: PENGAWASAN
1. Selama dalam proses pelaksanaan pekerjaan, Pihak
Pertama akan menempatkan wakilnya untuk memeriksa
dan mengawasi seluruh proses pekerjaan agar sesuai dengan
syarat-syarat yang telah disepakati.
2. Jika Pihak Kedua dalam melaksanakan pekerjaan ini
menyimpang dari perjanjian, wakil Pihak Pertama berhak
menghentikan dan atau membongkar pekerjaan yang
dilakukan oleh Pihak Kedua atas biaya Pihak Kedua.

PASAL 7: PENGAMANAN DAN PEMELIHARAAN BARANG
1. Selama dalam proses pengerjaan pemborongan, seluruh
material yang diserahkan oleh Pihak Pertama kepada Pi-
hak Kedua, baik yang dipasang maupun yang belum di-
pasang menjadi tanggung jawab Pihak Kedua.
2. Apabila barang-barang material tersebut hilang atau rusak,
maka Pihak Kedua wajib menggantinya dengan material
yang sama seperti material yang telah diserahkan oleh Pi-
hak Pertama.
PASAL 8: PERUBAHAN
1. Apabila terjadi perubahan-perubahan baik berupa pe-
nambahan atau pengurangan pekerjaan, maka Pihak Ke-
dua akan melaksanakan perubahan tersebut sesudah men-
dapat instruksi tertulis dari Pihak Pertama.
2. Apabila akibat perubahan pekerjaan tersebut menambah
biaya pengerjaan pada Pihak Kedua, maka seluruh biaya
tambahan tersebut akan ditanggung oleh Pihak Pertama.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
261
PASAL 9: SISTEM PEMBAYARAN
Sistem pembayaran pemborongan pekerjaan ini ditetapkan
sebagai berikut.
1. Pembayaran tahap pertama sebesar 50 % atau sebesar Rp
10.000.000,- dilakukan pada saat perjanjian ini ditanda-
tangani.
2. Pembayaran sisanya sebesar 50 % atau sebesar Rp
10.000.000,- dilakukan secara angsuran yang disesuaikan
dengan prestasi kerja Pihak Kedua.
3. Penghitungan persentase prestasi kerja Pihak Kedua di-
lakukan 2 (dua) minggu sekali oleh wakil Pihak Pertama.
4. Pembayaran angsuran sebagaimana disebut pada ayat 2
dilakukan paling lambat 5 (lima) hari setelah pengecekan
prestasi kerja Pihak Kedua.
PASAL 10: DENDA DAN SANKSI
1. Pihak Kedua dapat dikenai denda oleh Pihak Per-
tama sebesar 5 % dari harga borongan untuk setiap hari
keterlambatan kecuali keterlambatan tersebut diakibatkan
oleh keadaan memaksa (force majeure).
2. Setiap keterlambatan pembayaran, Pihak Pertama dapat
dikenakan denda oleh Pihak Kedua sebesar 5 % untuk
setiap hari dari seluruh kewajiban Pihak Pertama kepada
Pihak Kedua yang telah jatuh tempo.
PASAL 11: FORCE MAJEURE
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya perjanjian ini seperti bencana alam, epi-
demik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan
masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya
di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap pembatalan akibat force majeure, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua secara sepakat menanggung kerugiannya
masing-masing.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
262
PASAL 12: PERSELISIHAN
1. Apabila terjadi perselisihan dalam pelaksanaan perjanjian
ini, maka kedua belah pihak akan menyelesaikan secara
musyawarah untuk mufakat.
2. Apabila secara musyawarah untuk mufakat tidak memuas-
kan kedua belah pihak, maka akan diselesaikan lewat jalur
hukum. Untuk maksud tersebut kedua belah pihak me-
milih tempat kediaman hukum yang tidak berubah pada
kantor panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 13: LAIN-LAIN
Di dalam segala hal yang tidak atau tidak cukup diatur
dalam perjanjian ini akan diatur serta ditetapkan atas persetuju-
an kedua belah pihak.
PASAL 14: PENUTUP
Demikian perjanjian ini dibuat dan ditandatangani Pihak
Pertama dan Pihak Kedua yang dibuat rangkap 2 (dua) dengan
dibubuhi materai secukupnya dan masing-masing mempunyai
kekuatan hukum yang sama; dibuat tanpa adanya paksaan dari
pihak manapun dan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.
Dibuat di : Jakarta
pada tanggal : 12-12-2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sadiya Nesya Inno Dey
Saksi-saksi:
1. Izaac Wolla
2. Ade Putera
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
263
SURAT PERJANJIAN PEMBORONGAN
PEMASANGAN INSTALASI LISTRIK
Pada hari ini tanggal Duabelas bulan Lima tahun Duaribu
sembilan (12-05-2009) telah dibuat dan ditandatangani per-
janjian pemborongan pemasangan instalasi listrik oleh dan
antara:
1. Vincent Jrek, pengusaha dalam hal ini bertindak sebagai
Direktur Utama PT. Maju Terus berkedudukan di Jalan
Kamboja No. 3, Jakarta Barat. Selanjutnya disebut Pihak
Pertama.
2. Simon Jrek, pengusaha dalam hal ini bertindak sebagai
Direktur Utama PT. Berkah Jaya berkedudukan di Jalan
Mawar No. 5 Jakarta Barat. Selanjutnya disebut Pihak
Kedua.
Pihak Pertama dan Pihak Kedua dengan ini menyatakan
telah bersepakat untuk membuat surat perjanjian pemborong-
an pemasangan instalasi listrik, AC dan saluran air pada proyek
Pihak Pertama dengan ketentuan sebagai berikut:
PASAL 1 : DEFINISI
Yang dimaksudkan dengan perjanjian pemborongan pe-
kerjaan dalam perjanjian ini adalah Pihak Kedua sebagai pem-
borong pekerjaan telah mengikatkan diri untuk melaksakan pe-
kerjaan pemasangan instalasi listrik, AC dan saluran air pada
proyek milik Pihak Pertama dengan menerima suatu harga
yang telah disepakati.
PASAL 2 : LINGKUP PEKERJAAN
Pihak Kedua menyetujui untuk melakukan pemasangan
instalasi listrik, AC dan saluran air pada proyek Pihak Pertama,
dan PihakPertama menyetujui dengan menerima pekerjaan
pemasangan instalasi listrik, AC dan saluran air.
PASAL 3 : PENYEDIAAN BARANG
Seluruh barang-barang material yang diperlukan dalam
pengerjaan instalasi listrik, AC dan saluran tersebut disediakan
77
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
264
oleh Pihak Pertama dan Pihak Kedua hanya mengerjakan pe-
masangan sesuai dengan denah yang telah ditetapkan.
PASAL 4 : HARGA
Jumlah harga borongan untuk pekerjaan sebagaimana di-
sebut pada pasal 2 adalah Rp 240.000.000,- (Dua ratus empat
puluh juta rupiah) yang terdiri dari:
Harga borongan pemasangan instalasi listrik Rp
120.000.000,-
Harga borongan pekerjaan AC Rp 100.000.000,-
Harga borongan pembuatan saluran air Rp 20.000.000
PASAL 5 : PELAKSANAAN PEKERJAAN
1. Dalam pelaksanaan pekerjaan, Pihak Kedua diwajibkan
untuk mengajukan gambar kerja detail (shop drawing) dalam
2 (dua) rangkap kepada Pihak Pertama untuk pengesahan-
nya sebelum pekerjaan dilaksanakan
2. Pihak Kedua menyatakan sanggup melaksanakan pekerja-
an tersebut dalam waktu 2 (dua) bulan terhitung sejak
perjanjian ini dibuat dan ditandatangani.
PASAL 6 : PENGAWASAN
1. Selama dalam proses pelaksanaan pekerjaan, Pihak Per-
tama akan menempatkan wakilnya untuk memeriksa dan
mengawasi seluruh proses pekerjaan agar sesuai dengan
syarat-syarat yang telah disepakati.
2. Dalam hal Pihak Kedua dalam melaksanakan pekerjaan
pemborongan ini menyimpang dari perjanjian, wakil Pihak
Pertama berhak menghentikan dan atau membongkar pe-
kerjaan yang sudah dilakukan oleh Pihak Kedua atas biaya
Pihak Kedua.
PASAL 7 : PENGAMANAN DAN PEMELIHARAAN BARANG
1. Selama dalam proses pengerjaan pemborongan, seluruh ma-
terial yang telah diserahkan oleh Pihak Pertama kepada Pi-
hak Kedua, baik yang sudah dipasang maupun yang belum
dipasang menjadi tanggungjawab Pihak Kedua.
2. Apabila barang-barang material tersebut hilang atau rusak,
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
265
maka Pihak Kedua wajib menggantinya dengan material
yang sama seperti material yang telah diserahkan oleh Pi-
hak Pertama.
PASAL 8 : PERUBAHAN
1. Apabila terjadi perubahan-perubahan baik berupa penam-
bahan atau pengurangan pekerjaan, maka Pihak Kedua
akan melaksanakan perubahan tersebut sesudah mendapat
instruksi tertulis dari Pihak Pertama
2. Apabila akibat perubahan-perubahan pekerjaan tersebut
akan menambah biaya pengerjaan pada Pihak Kedua,
maka seluruh biaya tambahan tersebut akan ditanggung
oleh Pihak Pertama.
PASAL 9 : SISTEM PEMBAYARAN
Sistem pembayaran pemborongan pekerjaan ini ditetapkan
sebagai berikut:
1. Pembayaran tahap pertama sebesar 10% atau sebesar
Rp 24.000.000 (dua puluh empat juta rupiah) dilakukan
pada saat perjanjian ini ditandatangani.
2. Pembayaran sisanya sebesar 90% (sembilan puluh persen)
atau sebesar Rp 216.000.000 (dua ratus enam belas juta
rupiah) dilakukan secara angsuran yang disesuaikan dengan
prestasi kerja Pihak Kedua.
3. Penghitungan persentase prestasi kerja Pihak Kedua di-
lakukan setiap 2 (dua) minggu sekali oleh wakil Pihak Per-
tama.
4. Pembayaran angsuran sebagaimana disebut pada ayat 2
dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari setelah pengecekan
prestasi kerja Pihak Kedua.
PASAL 10 : DENDA DAN SANKSI
1. Pihak Kedua dapat dikenakan denda oleh Pihak Pertama
sebesar 1% (satu persen) dari harga borongan untuk setiap
hari keterlambatan kecuali keterlambatan tersebut di-
akibatkan oleh keadaan memaksa (force majeure).
2. Setiap keterlambatan pembayaran, Pihak Pertama dapat
dikenakan denda oleh Pihak Kedua sebesar 1% untuk se-
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
266
tiap hari dari seluruh kewajiban Pihak Pertama kepada
Pihak Kedua yang telah jatuh tempo.
PASAL 11 : PERAWATAN
1. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat bahwa jangka
waktu garansi atas pekerjaan tersebut adalah 12 (dua belas)
bulan sejak penyerahan pertama pekerjaan tersebut oleh
Pihak Kedua kepada Pihak Pertama.
2. Pihak Kedua bersedia mengganti dan atau memperbaiki
seluruh kerusakan selama masa garansi yang diakibatkan
oleh kesalahan pemasangan atas biaya Pihak Kedua sen-
diri kecuali jika kerusakan tersebut akibat kesalahan super-
visi atau instruksi yang diberikan oleh wakil Pihak Pertama.
PASAL 13 : FORCE MAJEURE
1. Force Majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan gagal ter-
laksananya perjanjian ini seperti bencana alam, epidemik,
peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan masya-
rakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya di
bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang di-
sebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap pembatalan akibat Force Majaure, Pihak Per-
tama dan Pihak Kedua akan berunding lagi.
PASAL 14 : PERSELISIHAN
Apabila penyelesaian secara musyawarah untuk mufakat
tidak memuaskan kedua belah pihak, maka akan selesaikan
lewat jalur hukum. Untuk maksud tersebut kedua belah pihak
memilih tempat kediaman hukum yang tidak berubah pada
Kantor Panitera Pengadilan Jakarta Barat.
PASAL 15 : LAIN-LAIN
Di dalam segala hal yang tidak atau tidak cukup diatur
dalamperjanjian ini akan diatur serta ditetapkan atas persetuju-
an kedua belah pihak.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
267
PASAL 16 : PENUTUP
Demikian perjanjian ini dibuat dan ditanda-tangani Pi-
hak Pertama dan Pihak Kedua yang dibuat dalam rangkap
2 (dua) dengan dibubuhi meterai secukupnya dan masing-
masing mempunyai kekuatan hukum yang sama; dibuat tanpa
adanya paksaan dari pihak manapun dan dalam keadaan sehat
jasmani dan rohani.
Pihak Pertama Pihak Kedua
Vincent Jrek Simon Jrek
Saksi :
1. Inno Dey
2. Izza Pemaz
PERJANJIAN KERJA SAMA
MANAGEMEN DAN BANTUAN TEKNIK
Yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama : Sadiya Nesya
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 45, Tebet, Jakarta
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perseroan
terbatas: PT. Dirgantara Indonesia berkedudukan Jakarta
Timur, dan berhak untuk melakukan tindakan hukum da-
lam perjanjian ini sesuai dengan Pasal 5 ayat (2) dari ang-
garan dasar perseroan terbatas tersebut, selanjutnya disebut
Pihak Pertama.
2. Nama : Inno Dey
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. SMA 57 no. 27, Kedoya, Jakarta Barat
78
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
268
Dalam hal ini bertindak:
a. untuk diri sendiri sebagai persero daur perseroan yang
akan disebut di bawah ini,
b. sebagai pemegang kuasa dari dan karenanya untuk dan
atas nama PT. Juara Abadi, berkedudukan di Jakarta
Barat, selanjutnya disebut Pihak Kedua.
Para Pihak menerangkan terlebih dahulu:
Bahwa Para Pihak Pertama telah diberi hak penguasaan
Kayu Hutan dari yang berwajib, sebagaimana ternyata dalam
surat keputusan tertanggal xxx nomor xx yang dikeluarkan
oleh Direktorat Jenderal Kehutanan;
Bahwa untuk melaksanakan pekerjaan eksplorasi dan
eksploitasi dan lain-lain pekerjaan yang sehubungan
dengan hutan tersebut, Pihak Pertama memerlukan suatu
manajemen yang baik dan pengetahuan teknis yang cukup
serta bantuan keuangan;
Bahwa Pihak Kedua bersedia dan menyanggupi untuk me-
lakukan manajemen berikut tenaga kerja teknis yang cu-
kup dalam bidang kehutanan serta mengusahakan pula
untuk mendapatkan bantuan keuangan untuk melaksana-
kan pekerjaan eksplorasi hutan tersebut;
Maka sekarang Para Pihak menerangkan telah semufakat
sebagaimana mereka telah memufakatinya dan setuju, me-
ngenai pelaksanaan pekerjaan eksplorasi dan eksploitasi
hutan dimaksud, dengan ini mengadakan suatu perjanjian
dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut.
PASAL 1
Pihak Pertama menerangkan dengan ini mengangkat dan
mempekerjakan Pihak Kedua yang menerangkan dengan
ini menerima baik pengangkatan dan pekerjaan tersebut,
yakni sebagai satu-satunya General Manager, dengan diberi
kuasa dan wewenang kepadanya untuk mengawasi dan me-
laksanakan manajemen dengan sebaik-baiknya, dengan men-
datangkan tenaga-tenaga teknis dan operasional, khusus untuk
melaksanakan pekerjaan pemotongan kayu yang terdapat di
atas tanah seluas 10 (sepuluh) ha, terletak di Magelang, Desa
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
269
Cinde Kabupaten Magelang, provinsi Jawa Tengah satu dan lain
sebagaimana itu lebih jelas diuraikan dalam Surat Keputusan
tertanggal xxx nomor xxx yang dikeluarkan oleh Direktorat
Jenderal Kehutanan, yang mana penguasaannya atas kayu hutan
dimaksud telah diberikan kepada Pihak Pertama.
PASAL 2
1. Pihak Kedua berkewajiban dan karenanya dengan ini
mengikat diri untuk mendatangkan tenaga-tenaga teknik
dan operasional khusus dalam bidang kehutanan melakukan
pekerjaan manajemen, eksplorasi dan eksploitasi dan
rehabilitasi proyek Pemotongan dan penanaman pohon
tersebut dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.
2. Pihak Kedua berkewajiban pula untuk mencari dan
mendapatkan biaya yang dibutuhkan secukupnya, untuk
melancarkan pekerjaan eksplorasi dan eksploitasi hutan ter-
sebut dan lain-lain pekerjaan yang sehubungan dengan itu.
PASAL 3
1. Pihak Pertama berkewajiban dan karenanya dengan ini
mengikat diri untuk mengurus dan mendapatkan izin
yang diperlukan dari yang berwajib untuk mendatangkan
tenaga-tenaga ahli (teknis) dan pekerja-pekerja tertentu dan
izin-izin untuk bertempat tinggal di Indonesia guna me-
laksanakan pekerjaan eksplorasi dan exploitasi tersebut.
2. Pihak Pertama berkewajiban pula untuk mengurus
dan mendapatkan surat-surat izin dan/atau penguasaan
kayu hutan yang masih diperlukan dalam pembukaan
hutan tersebut, satu dan lain hal setelah Pihak Kedua
menyelesaikan dan menyerahkan kepada Pihak Pertama
fsibility report berkenaan dengan pembukaan hutan yang
disebut dalam Pasal 1 di atas.
PASAL 4
1. Pihak Pertama harus memberikan data-data dan fasilitas
yang ada padanya kepada - dan yang diperlukan oleh- Pihak
Kedua sehubungan dengan pengurusan tersebut.
2. Semua surat-menyurat, antara lain menerima, membuka
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
270
menyelesaikan dan menandatangani serta mengirimkannya
yang sehubungan dengan pekerjaan pemotongan kayu yang
diurus oleh Pihak Kedua, dilakukan oleh Pihak Pertama.
3. Semua buku dan dokumen disimpan di kantor pusat Pihak
Pertama dan Pihak Kedua berhak mendapat copy-nya.
PASAL 5
1. Pihak Kedua bertanggung jawab terhadap pelaksanaan se-
mua pekerjaan dan kelancarannya.
2. Pihak Kedua hanya dapat memulai pekerjaan setelah ada
rencana kerja dan rencana pembiayaan yang dibuat oleh
Pihak Kedua dan telah mendapat persetujuan tertulis dari
Pihak Pertama. Pihak Pertama berhak mengajukan usul
perubahan rencana kerja dan rencana pembiayaan yang
dibuat oleh Pihak Kedua terhadap hal-hal prinsipil saja.
3. Setiap penyimpangan dari rencana kerja dan pembiayaan
oleh Pihak Kedua harus dirundingkan dan mendapat
persetujuan tertulis lebih dahulu dari Pihak Pertama se-
belum dilaksanakan.
PASAL 6
1. Pihak Kedua bertanggung jawab sepenuhnya dalam me-
laksanakan pekerjaan yang dilakukan oleh para karyawan
dan para pekerja (jenis pekerja, penggajian dan kesejahtera-
an, keselamatan kerja dan lain-lain).
2. Pihak Kedua berkewajiban untuk melatih dan mendidik
tenaga-tenaga Indonesia dalam berbagai bidang pekerjaan
yang diperlukan, sedang perimbangan jumlah tenaga asing
dan tenaga Indonesia, didasarkan kepada jenis pekerjaan
volume kerja dan prestasi yang telah dicapai oleh tenaga
Indonesia.
PASAL 7
Apabila karena satu dan lain hal Pihak Kedua harus
mengadakan dan mengeluarkan pembiayaan dari pinjaman-
pinjaman,maka Pihak Kedua harus terlebih dulu mendapat
persetujuan tertulis dari Pihak Pertama, dengan ketentuan
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
271
bahwa pinjaman (hutang) pokok harus tanpa bunga, sedang
syarat-syarat lainnya akan diatur kemudian.
PASAL 8
Pihak Kedua berhak dan diberi wewenang oleh Pihak Per-
tama untuk membeli barang-barang yang diperlukan untuk
proyek tersebut di dalam negeri, yang mana barang-barang
tersebut harus dicatat sebagai inventaris proyek.
PASAL 9
1. Tiap-tiap akhir tahun atau dalam waktu yang dimufakati
oleh kedua belah pihak, Pihak Kedua akan menerima dari
Pihak Pertama, sejumlah pembayaran sebagai pembayaran
fee atas bantuan manejemen dan teknik.
2. Segala iuran pasti, iuran produksi, pajak perusahaan dan
pajak-pajak lainnya diurus oleh Pihak Kedua, untuk ke-
mudian disetor oleh Pihak Pertama kepada Pemerintah
Republik Indonesia.
PASAL 10
1. Pihak Kedua harus mengadakan pembukuan yang teratur
terhadap semua keuangan perusahaan, dan dibuat dalam
Bahasa Indonesia dan dalam mata uang rupiah.
2. Laporan tahunan keuangan dan perhitungan neraca dan
laba rugi, yang mana untuk pertama kalinya harus dibuat
pada akhir bulan Desember, harus dibuat oleh seorang
Akuntan yang terdaftar di Indonesia yang ditunjuk oleh
Pihak Pertama atas biaya perusahaan, yang dikerja-
kan oleh Pihak Kedua.
PASAL 11
1. Perjanjian manejemen dan bantuan teknik ini mulai berlaku
pada hari dan tanggal perjanjian ini dan diadakan untuk
jangka waktu 5 (lima) tahun lamanya dan karenanya akan
berakhir pada tanggal 11 Desember 2014.
2. Jika terjadi perpanjangan masa berlakunya perjanjian ini se-
perti yang dimaksud dalam ayat 2 Pasal ini maka semua
syarat dan ketentuan yang dicantumkan dalam Perjanjian ini
tetap berlaku dan mengikat kedua belah pihak.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
272
3. Perjanjian ini dapat diakhiri, apabila terjadi force majeure,
seperti adanya perang, gangguan alam, sebab-sebab meng-
alami kerugian berat yang tidak memungkinkan untuk di-
lanjutkan pekerjaan tersebut.
PASAL 12
1. Perjanjian ini tidak dapat dibatalkan, selama masa berlaku-
nya perjanjian ini antara kedua belah pihak, kecuali dengan
Keputusan Pengadilan.
2. Dalam segala hal yang tidak atau tidak cukup diatur dalam
perjanjian ini, akan diatur dan diputuskan oleh kedua belah
pihak atas permufakatan mereka bersama-sama.
PASAL 13
Segala perselisihan yang mungkin timbul di antara kedua
belah pihak yang mengenai perjanjian ini, yang tidak dapat
diselesaikan antara kedua belah pihak sendiri, diserahkan
penyelesaiannya kepada arbitrase, sesuai dengan ketentuan-
ketentuan BANI (Badan Arbitrase Nasional Indonesia).
PASAL 14
Akhirnya kedua belah pihak menerangkan tentang per-
janjian ini dengan segala akibatnya, memilih tempat kediaman
yang umum dan tidak berubah di kepaniteraan Pengadilan
Negeri Jakarta Barat.

Dibuat : Jakarta
Pada : 12-12-2009
Pihak Kedua Pihak Pertama
Inno Dey Sadiya Nesya
Saksi-saksi
1. Izaac Wolla
2. Ade Putera
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
273
PERJANJIAN KERJA SAMA
DISTRIBUTOR
Dibuat oleh dan antara: PT FORZA, suatu perseroan yang
didirikan berdasarkan undang-undang Republik Indonesia,
dan mempunyai kantornya di Jakarta, selanjutnya akan disebut
Penerbit di satu pihak, dan PT FORKI, satu perseroan didiri-
kan berdasarkan UU Republik Indonesia dan mempunyai
kantor di Jakarta, selanjutnya akan disebut Distributor: di lain
pihak. Dimana telah disetujui sebagai berikut.
PASAL 1: LINGKUP WEWENANG DISTRIBUTOR
Penerbit dengan ini menunjuk Distributor untuk menjadi
distributornya untuk penjualan barang-barangnya sebagaimana
tercantum dalam schedul1 yang dilampirkan bersama ini.
PASAL 2: PERUBAHAN DAN PENGECUALIAN
Penerbit berhak untuk membuat perubahan-perubahan
pada daerah atau pada macam barang-barang yang dijual oleh
Distributor.
PASAL 3: KEWAJIBAN-KEWAJIBAN UMUM
1. Distributor wajib benar-benar dan dengan setia melindungi
dan memajukan kepentingan-kepentingan Penerbit, dan
khususnya wajib berusaha sekuatnya untuk menanam dan
me-melihara hubungan dagangan dengan langganan yang
ada dan dengan mereka yang dapat menjadi langganan.
2. Distributor wajib memberitahukan pada Penerbit mengenai
permintaan dari barang-barang yang mungkin ada dan
memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk
melaksanakan transaksi-transaksi dan selanjutnya wajib me-
laporkan lain perkembangan dalam daerahnya yang me-
ngenai kepentingan perdagangan Penerbit; khususnya ia
harus menunjukkan kemungkinan-kemungkinan penjualan
untuk barang-barang Penerbit yang tidak termasuk barang-
barang yang disalurkan, yang ia mungkin ketahui.
79
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
274
3. Selama jangka waktu tersebut dalam perjanjian ini Distri-
butor tidak diperbolehkan melakukan usaha-usaha yang
bersifat bersaing dengan merugikan Penerbit, dan ia juga
tidak diperbolehkan secara tidak langsung menganjurkan
persaingan demikian itu.
4. Distributor akan berusaha untuk memperkenalkan Penerbit
hanya dengan langganan yang dapat dipercaya dan yang
dapat membayar. Distributor wajib mengawasi apakah me-
reka patut diberi kredit dan wajib dengan segera mem-
beritahukan kepada Penerbit bila ada kemunduran dalam
keadaan keuangan langganan, khususnya bila hal ini terjadi
setelah dilakukan pesanan atau setelah dilakukan penyerahan.
PASAL 4: JAMINAN
Distributor menjamin pembayaran secara tertib dari jum-
lah-jumlah yang tersebut dalam invoice yang berhubungan
dengan semua pesanan dari pihak ketiga melalui dia dan atas
jumlah mana dihitung komisinya.
Jaminan demikian ini meliputi 100% (seratus persen) dari
net invoice value dari barang-barang yang dijual.
Untuk semua pesanan atas mana jaminan ini berlaku,
Distributor akan menerima komisi sebanyak 50 % dari net
invoice value sebagai tambahan dari persentase komisi dalam
lampiran yang dilekatkan pada perjanjian ini.
PASAL 5: KOMISI
1. Distributor berhak menerima komisi atas semua penjualan
dari barang-barang yang diuraikan dalam pasal 1 dari
perjanjian ini, kepada pembeli-pembeli dalam daerahnya,
yang dilakukan selama berlakunya perjanjian ini.
2. Komisi ini harus dianggap belum terhutang sampai pe-
nyerahan selesai dan pembayaran telah diterima oleh
Penerbit.
3. Komisi harus dibayarkan menurut persentase tersebut dalam
lampiran 1 yang dilekatkan di sini. Dalam hal-hal tertentu
dan tergantung pada keadaan dari transaksi khususnya yang
berhubungan dengan harga bersaing atau karena bantuan
dari pihak ketiga, Penerbit berhak untuk melakukan
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
275
perubahan-perubahan yang pantas pada persentase komisi.
4. Komisi dibayarkan atas jumlah bersih invoice setelah di-
kurangi ongkos-ongkos dan semua diskon atau rabat apa
pun yang telah disetujui.
PASAL 6: JANGKA WAKTU PERJANJIAN
1. Perjanjian ini akan mulai berlaku pada saat Perjanjian
ini ditandatangani dan akan berlaku sampai 5 (lima)
tahun sesudahnya. Setelah perjanjian ini berlaku, kecuali
apabila diakhiri oleh salah satu pihak dalam perjanjian
ini. Pemberitahuan untuk pengakhiran demikian itu harus
secara tertulis dan dilakukan selambat-lambatnya 1(satu)
bulan setelah pemberitahuan tertulis.
2. Setiap pihak berhak untuk mengakhiri perjanjian ini, tanpa
memenuhi soal pemberitahuan pengakhiran termaksud
di atas, dengan alasan bahwa keadaan adalah sedemikian
rupa, sehingga menjadi kurang layak atau tidak adil untuk
mensyaratkan bahwa pihak yang bersangkutan tetap terikat
pada perjanjian ini.
3. Setelah berakhirnya perjanjian ini, Distributor berhak me-
nerima komisi sesuai dengan Pasal 6 yang terhutang karena
penjualan-penjualan yang dilakukannya sebelum perjanjian
ini berakhir. Di samping komisi demikian itu, dia tidak
dapat menuntut pembayaran kembali atau kompensasi
berupa apa pun juga.
PASAL 7: LAIN-LAIN
1. Segala jenis barang untuk memenuhi kebutuhan pasaran
yang harus disupply Penerbit akan ditentukan Penerbit.
2. Persediaan konsinyasi akan diserahkan oleh Penerbit di
gudang Distributor di Jl. Gunung Ketur no. 5, Jakarta.
3. Distributor harus memenuhi ketentuan-ketentuan dan per-
aturan-peraturan yang ada mengenai penyimpanan per-
sediaan konsinyasi dalam gudang yang bersangkutan dan se-
mua akibat-akibat karena pelanggaran peraturan-peraturan
itu wajib ditanggung sepenuhnya oleh Distributor.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
276
PASAL 8: HAK PEMILIKAN ATAS PERSEDIAAN KONSINYASI
1. Persediaan konsinyasi tetap milik Penerbit sampai seluruh
harga dari barang-barang yang bersangkutan dibayar penuh
oleh Distributor dan telah diterima oleh Penerbit. Penerbit
berhak untuk memindahkan hak atas persediaan konsinyasi
pada setiap waktu. Semua tuntutan hukum atas persediaan
konsinyasi oleh Distributor atau pihak lain tidak dapat
dilayani
2. Distributor wajib mempertahankan persediaan konsinyasi
dalam kondisi sedemikian rupa sehingga barang-barang
Penerbit pada setiap waktu dengan mudah dapat dikenali.
Distributor wajib menyimpan persediaan konsinyasi
di tempat yang saling disetujui antara Distributor dan
Penerbit, dan Penerbit wajib diberitahukan terlebih dahulu
mengenai perubahan tempat penyimpanan. Bila tidak ada
pemberitahuan maka persediaan konsinyasi dianggap telah
dijual oleh Distributor. Distributor tidak diperkenankan
untuk memindahkan atau menyerahkan kepada pihak
ketiga, persediaan konsinyasi itu sebagai jaminan.
PASAL 9: KEWAJIBAN DISTRIBUTOR
1. Barang-barang dianggap telah dijual oleh Distributor, apa-
bila dipindahkan dari tempat penyimpanannya sebagai-
mana diberitahukan kepada Penerbit. Penjualan persediaan
konsinyasi harus dilakukan dengan syarat-syarat yang
disetujui antara Penerbit dan Distributor, dan sesuai
dengan perjanjian ini.
2. Semua penjualan harus dilaporkan dan semua tembusan dari
invoice harus secara bulanan disampaikan kepada Penerbit.
3. Distributor wajib memindahkan atau menyerahkan kepada
Penerbit, segera setelah diterimanya semua pembayaran-
pembayaran yang harus dibayar sesuai dengan instruksi-
instruksi Penerbit dan setelah dikurangi dengan komisi
distribusi dan ongkos untuk menyimpan persediaan
konsinyasi sebagaimana disetujui oleh Penerbit di bawah
ini, yang harus dibayar kepadanya.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
277
PASAL 10: ONGKOS UNTUK PEMNYIMPANAN
1. Untuk maksud menggantikan kepada Distributor semua
ongkos-ongkos yang benar-benar ada berhubung dengan
menyimpan dan menata usahakan persediaan konsinyasi,
Distributor akan menerima penggantian sejumlah 30 %
dari hasil penerimanya bersih dari penjualan persediaan
konsinyasi yang harus dibayarkan kepada Penerbit dan
setelah pelunasannya kepada Penerbit.
2. Pada waktu pengakhiran perjanjian ini, Distributor harus
mengembalikan kepada Penerbit seluruh persediaan
konsinyasi dalam keadaan baik atau Distributor harus
membelinya, dengan syarat-syarat yang nantinya akan
disetujui. Jumlah-jumlah yang hilang dianggap telah dijual
oleh Distributor.
PASAL 11: FORCE MAJEURE
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya perjanjian ini seperti bencana alam, epi-
demik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan
masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya
di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap pembatalan akibat force majeure, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua membicarakan dalam suatu perundingan.
PASAL 12: PERSELISIHAN
Semua perselisihan antara pihak-pihak dalam perjanjian ini
mengenai perjanjian Distributor ini atau sebagian atau bagian-
bagiannya akan diselesaikan oleh panitia arbitrase, kecuali kalau
diselesaikan berdasarkan persetujuan bersama atau dengan per-
damaian.
PASAL 13: DOMISILI HUKUM
Mengenai perjanjian ini dan semua akibatnya, pihak-
pihak dalam perjanjian ini, harus dianggap mempunyai tempat
kedudukan yang tetap dan seumumnya di Kepaniteraan
Pengadilan Negeri Jakarta.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
278
Dibuat di : Jakara
Tanggal : 12-12-2009
Penerbit Distributor


Vincente Simon Jrek
Penerbit Distributor
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PEMBORONGAN PEKERJAAN
Yang bertanda tangan di bawah, masing-masing:
1. Nama : Sadiya Nesya
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 22, Tebet, Jakarta
Jabatan : Manager
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. FORZA
yang selanjutnya dalam perjanjian ini disebut Pihak Pertama.
2. Nama : Inno Dey
Alamat : Jl. SMA 4 no. 23, Kedoya, Jakarta Barat
Jabatan : Manager
Adalah hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. DEY
selanjutnya disebut Pihak Kedua.
Dengan memilih tempat di kantor PT. DEY, Pihak Per-
tama dan Pihak Kedua setuju dan sepakat untuk mengikatkan
diri dalam satu perjanjian pemborongan pekerjaan dengan
ketentuan-ketentuan sebagai berikut.
PASAL 1
1. Pihak Kedua menyerahkan kepada Pihak Pertama se-
bagian pekerjaannya; pekerjaan di mana Pihak Pertama
harus tunduk pada mekanisme dan prosedural kerja yang
ditentukan dan berlaku di perusahaan Pihak Kedua.
80
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
279
2. Pihak Pertama akan merekrut pekerja sesuai dengan
syarat/kualifkasi dan beban/volume pekerjaan yang di-
serahkan kepada Pihak Pertama. Pekerja yang sudah di-
rekrut tersebut kemudian ditempatkan di lokasi perusahaan
Pihak Kedua.
3. Ruang lingkup pekerjaan yang diserahkan kepada Pihak
Pertama adalah HRD di perusahaan Pihak Kedua.
4. Pihak Pertama tidak diperbolehkan untuk mencampuri
pekerjaan-pekerjaan lain yang tidak disebutkan dalam
perjanjian ini.
PASAL 2
1. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat bahwa pekerja-
pekerja yang akan direkrut dan ditempatkan oleh Pihak
Pertama di perusahaan Pihak Kedua harus memenuhi
kualifkasi sebagai berikut.
WNI,
Pendidikan minimal S1
Berbadan sehat,
Berusia minimal 21 sampai dengan 30 tahun,
Belum menikah, dan
Lulus tes.
2. Jumlah pekerja yang akan direkrut dan ditempatkan oleh
Pihak Pertama di lokasi perusahaan Pihak Kedua di-
sesuaikan dengan volume kerja di perusahaan Pihak Kedua.
PASAL 3
Setiap pekerja yang akan ditempatkan oleh Pihak Pertama
di perusahaan Pihak Kedua terlebih dahulu diberikan peng-
arahan oleh Pihak Pertama sebelum pekerja tersebut mulai
bekerja.
PASAL 4
Pekerja yang tidak memenuhi kualifkasi atau pekerja di-
maksud melakukan kelalaian, pelanggaran/kejahatan yang dapat
menimbulkan kerugian pada Pihak Kedua maka Pihak Kedua
dapat mengembalikan pekerja bersangkutan dan memintakan
kepada Pihak Pertama untuk menggantinya dengan pekerja lain
yang memenuhi syarat.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
280
PASAL 5
Pada saat perjanjian kerja antara Pihak Pertama dan pekerja
sudah berakhir dan Pihak Pertama bermaksud tidak me-
lanjutkan hubungan kerja tersebut maka Pihak Pertama dapat
menarik pekerja tersebut dari perusahaan Pihak Kedua.
PASAL 6
1. Seluruh pekerja yang dimaksudkan dalam perjanjian ini
mempunyai hubungan hukum kerja dengan Pihak Pertama.
2. Sehubungan dengan ketentuan ayat 1 maka seluruh kon-
sekuensi hukum menyangkut hak-hak normatif terhadap
pekerja tersebut menjadi tanggung jawab Pihak Pertama.
PASAL7
Pihak Kedua menyatakan bersedia membayar kepada Pihak
Pertama sebagai manajemen fee sebesar Rp 100.000 (seratus
ribu Rupiah) setiap hari untuk masing-masing pekerja yang
ditetapkan pada perusahaan Pihak Kedua.
PASAL 8
1. Hak-hak normatif pekerja sebagaimana ditetapkan dalam
peraturan ketenagakerjaan wajib dibayarkan oleh Pihak
Kedua kepada pekerja melalui Pihak Pertama.
2. Pembayaran upah pekerja akan dilaksanakan 1 bulan se-
kali yakni pada setiap tanggal 1 (satu) setiap bulannya dan
dibayarkan langsung oleh Pihak Pertama di lokasi per-
usahaan Pihak Kedua.
3. Apabila jadwal pembayaran upah pekerja jatuh pada hari
libur, maka pembayaran dilakukan 1 (satu) hari sebelum hari
libur yang dimaksud.
PASAL9
1. Dalam hal terjadi kecelakaan kerja pada jam kerja terhadap
pekerja, maka Pihak Kedua wajib melakukan tindakan
pertolongan pertama atau yang diperlukan, serta mem-
beritahukannya kepada Pihak Pertama pada hari yang
sama saat kecelakaan itu terjadi.
2. Pihak Pertama, menyatakan bahwa seluruh biaya yang di-
keluarkan oleh Pihak Kedua dalam rangka tindakan per-
tolongan dimaksud, akan diganti oleh Pihak Pertama.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
281
PASAL 10
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya perjanjian ini seperti bencana alam, epi-
demik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan
masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya
di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap pembatalan akibat force majeure, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua secara sepakat menanggung kerugiannya
masing-masing.
PASAL 11
Perjanjian kerja sama ini berlaku selama 5 (lima) tahun
terhitung sejak ditandatanganinya dan berakhir pada tanggal
11-12-2014 dan dapat diperpanjang atas persetujuan dan
kesepakatan tertulis Pihak Pertama dan Pihak Kedua yang
akan ditetapkan kemudian.
PASAL 12
1. Apabila terjadi perselisihan dalam pelaksanaan perjanjian
ini, maka kedua belah pihak akan menyelesaikan secara
musyawarah untuk mufakat.
2. Apabila secara musyawarah untuk mufakat tidak memuas-
kan kedua belah pihak, maka akan diselesaikan lewat jalur
hukum. Untuk maksud tersebut kedua belah pihak memilih
tempat kediaman hukum yang tidak berubah pada kantor
panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 13
Demikian perjanjian ini dibuat dan ditandatangani Pihak
Pertama dan Pihak Kedua yang dibuat dalam rangka 2 (dua)
dengan dibubuhi materai secukupnya dan masing-masing
mempunyai kekuatan hukum yang sama; dibuat tanpa adanya
paksaan dari pihak manapun dan dalam keadaan sehat jasmani
dan rohani.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
282
Dibuat di : Jakarta
Pada : 12 Desember 2009
Pihak Kedua Pihak Pertama
Sadiya Nesya Inno Dey
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
ASSEMBLING
Perjanjian ini dibuat pada hari ini, oleh dan antara:
1. Nama : Sadiya Nesya
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 15, Tebet, Jakarta
Dalam hal ini bertindak sebagai presiden direktur dari dan
atas nama PT. Nesia berkedudukan di Jakarta Selatan.
2. Nama : Inno Dey
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. SMA 57 no. 19, Kedoya, Jakarta
Dalam hal ini bertindak sebagai direktur dari ddan atas
nama PT Dey Co., berkedudukan di Jakarta Barat.
Para Pihak menerangkan:
Bahwa perseroan terbatas PT Nesia selanjutnya akan disebut
juga Pihak Pertama, adalah agen tunggal /pemegang merek
dari kendaraan bermotor merek: NESIA PRO.
Bahwa perseroan terbatas: PT Dey Co. tersebut, selanjut-
nya akan disebut juga Pihak Kedua, mempunyai suatu
assembling plan dan antara Pihak Pertama dan Pihak
Kedua telah pernah dibuat perjanjian kerja assembling.
Bahwa kedua belah pihak telah bersetuju untuk membuat
perjanjian kerja untuk assembling kendaraan completely knoc-
ked down (CKD) dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-
syarat sebagai berikut.
81
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
283
PASAL 1
Pihak Pertama: menempatkan pekerjaan perakitan (assem-
bling) kendaraan-kendaraan dalam keadaan CKD dan;
Pihak Kedua: melaksanakan perakitan (assembling) ken-
daraan-kendaraan tersebut di bawah ini:
1. Merek kendaraan : NESIA BOOM
Model : TCD
Jenis : Roda enam
2. Banyaknya: 40 (empatpuluh unit), dalam jangka waktu
4 (empat) bulan dengan ketentuan 10 (sepuluh) unit
perbulannya sedikitnya.
PASAL 2
1. Pihak Pertama menyerahkan peti-peti, krat-krat, dan
bungkusan-bungkusan kendaraan yang masih berbentuk
CKD kepada Pihak Kedua diassembling plan selambat-
lambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum kendaraan-kendaraan
dimulai perakitannya.
2. Peti-peti, krat-krat, dan bungkusan-bungkusan yang di-
serahkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua ter-
sebut pada ayat 1 pasal ini akan diperiksa bersama-sama dan
surat pembongkaran (unpacking statement) yang ditanda-
tangani oleh kedua belah pihak merupakan serah terima
dari Pihak Pertama dari Pihak Pertama kepada Pihak
Kedua.
PASAL 3
1. Biaya -biaya ditentukan sebagai berikut:
Model: TCD biaya perakitan Rp. 2.000.000 (dua juta
Rupiah) dan rear body. Rp. 1.000.000 per unit.
Biaya perakitan ini adalah berdasarkan ketentuan-ketentu-
an dan peraturan-peraturan yang berlaku, khususnya dari
Menteri Perindustrian/Perdaganagan Republik Indonesia
maka dengan demikian kedua belah pihak bersetuju bahwa
di kemudian hari biaya perakitan tersebut dapat diubah sesuai
dengan ketentuan-ketentuan dan peraturan-peraturan yang
berlaku dari yang berwajib dan berdasarkan musyawarah
dari kedua belah pihak.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
284
Dalam jumlah biaya perakitan tersebut di atas telah ter-
masuk segala pajak-pajak yang berhubungan dengan pe-
rakitan ini.
2. Biaya perakitan dibayar setelah Pihak Kedua menyerahkan
kendaraan tersebut dalam keadaan selesai sama sekali
(completly built up) dan setelah diperiksa dan diterima oleh
pemeriksa Pihak Pertama, dan pembayaran tersebut tiap-
tiap bulan sebelum tanggal 10 (sepuluh), kecuali apabila
menyetujui cara pembayaran lain..
PASAL 4
1. Pihak Kedua menyerahkan kendaraan-kendaraan tersebut
pada Pasal 1 dalam keadaan jadi/jalan (ready and in running
condition) kepada Pihak Pertama.
Penyerahan dilakukan diassembling plan Pihak Kedua di
Jakarta jalan Rasuna Said sesuai dengan ketentuan-ke-
tentuan tambahan yang telah ditetapkan/disetujui bersama
antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua.
2. Pihak Kedua wajib memulai dengan perakitan dalam
waktu 2 hari setelah diterimanya unit-unit CKD yang
bersangkutan (yakni 2 unit dalam 1 lot) dari Pihak Pertama
Pihak Kedua wajib menyelesaikan perakitan-perakitan
kendaraan tersebut dan menyerahkan sesuai dengan ke-
tentuan-ketentuan dalam Pasal 7 di bawah ini, sedikit-
dikitnya 2 kendaraan dalam keadaan completely bulit up
sehari per 1 shift.
PASAL 5
1. Pihak Pertama mengadakan semua tecnical information
yang menyangkut assembilng kendaraan, misalnya assem-
bling manual, drawing/photos, assembling buletin, unit list
atau built of materials dan menyerahkannya kepada Pihak
Kedua, sehingga segala pekerjaan perakitan dapat disesuai-
kan dengan norma-norma atau ketentuan-ketentuan pabrik
yang bersangkutan, yang dalam hal ini diwakili oleh Pihak
Pertama.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
285
2. Bahan-bahan cat, bahan-bahan lain yang diperlukan untuk
pembinaan tersebut dan processing materials wajib disedia-
kan dan dibeli atas tanggungan Pihak Kedua sendiri.
Mengenai kualitas dari bahan-bahan tersebut di atas Pihak
Kedua wajib meminta persetujuan Pihak Pertama.
PASAL 6
Pihak Pertama dapat menempatkan ahli tekniknya untuk
melaksanakan quality control sepanjang proses assembilng hingga
fnal inspection dan Pihak Kedua menerima pe-nempatan tenaga
tersebut untuk keperluan pemeriksaan quality tersebut untuk
disesuaikan dengan ketentuan quality seperti tersebut dalam ayat
1 pasal ini
PASAL 7
1. Kendaraan yang sudah dirakit dan telah diperiksa dan di-
setujui oleh ahli teknik dari Pihak Pertama dengan mem-
bubuhi tanda tangannya, dianggap selesai dan diserahkan
oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama.
2. Sebagai bukti serah terima, tiap kendaraan dilengkapi
dengan DO (delivery order) dan pernyataan penerimaan
yang memuat antara lain inspection report seperti tersebut
dalam pasal ini pada ayat 1.
PASAL 8
1. Pihak Kedua bersedia membayar klaim/denda kepada Pi-
hak Pertama apabila penyerahan kendaraan tidak sesuai
dengan waktu-waktu yang tersebut dalam Pasal 4 dan
7 di atas, sebesar Rp. 100.000 untuk tiap kendaraan yang
belum diserahkan.
2. Dalam hal kelambatan penyerahan yang berulang-ulang
disebabkan oleh Pihak Kedua maka Pihak Pertama berhak
mengakhiri perjanjian ini dan perjanjian ini dianggap batal.
PASAL 9
Pihak Pertama bersedia membayar denda kepada Pihak
Kedua:
a. Bila Pihak Pertama tidak menyelesaikan pembayaran ter-
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
286
sebut dalam Pasal 3 ayat 2 di atas sampai untuk 10 unit,
maka Pihak Kedua berhak mengakhiri perjanjian ini.
b. Bila dalam waktu 3 (tiga) bulan, kendaraan-kendaraan yang
telah dirakit tidak diambil maka Pihak Kedua diberi kuasa
penuh oleh Pihak Pertama, untuk melakukan penjualan
kendaraan dan menyerahkan hasil penjualan ini kepada
Pihak Pertama setelah dikurangi jumlah uang yang menjadi
hak Pihak Kedua serta biaya denda.
PASAL 10
Perjanjian ini dibuat oleh kedua belah pihak dan kedua belah
pihak tidak bertanggung jawab atas segala hal yang terjadi di luar
kekuasaan manusia, seperti huru-hara, pemogokan, kebakaran
dan kejadian-kejadian force majeure lainnya seperti kelaziman
menurut ketentuan-ketentuan hukum:
a. Segala macam perselisihan yang mungkin timbul
antara kedua belah pihak mengenai perjanjian ini atau
pelaksanaannya, akan diselesaikan secara musyawarah
antara kedua belah pihak.
b. Atas perjanjian ini dan segala akibatnya, kedua belah
pihak menyatakan sepenuhnya berlakunya hukum ne-
gara Republik Indonesia.
PASAL 11
Mengenai perjanjian ini dan segala akibatnya, kedua belah
pihak memilih tempat tinggal yang tetap dan seumumnya di
kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Dibuat di: Jakarta
Tanggal : 12-12-2009
Pihak Kedua Pihak Pertama
Inno Dey Sadiya Nesya
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
287
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PENULISAN BUKU
Yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama : Sadiya Nesya
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no.39, Tebet, Jakarta
Bertindak atas nama : Penulis
Selanjutnya disebut Pihak Pertama
2. Nama : Inno Dey
Alamat : Jl. SMA 57 no. 38, Kedoya, Jakarta Barat
Bertindak atas nama : Penerbit
Selanjutnya disebut Pihak Kedua
Kedua pihak sepakat untuk mengadakan perjanjian pe-
nulisan buku dengan ketentuan sebagai berikut.
PASAL 1
Pihak Pertama bersedia menyelesaikan penulisan nas-
kah buku berjudul DIYA dan AKU selama 2 bulan terhitung
mulai tanggal 12 bulan 12 tahun 2009 sampai dengan tanggal
11 bulan 02 tahun 2010. Naskah telah dilengkapi ilustrasi foto/
slide flm, gambar, dan/atau skema.
PASAL 2
Dalam kerja sama penulisan naskah buku ini, Pihak
Kedua menyerahkan rencana isi buku kepada Pihak
Pertama untuk selanjutnya Pihak Pertama menyusun ring-
kasan tulisan untuk dijadikan pedoman penulisan buku
setelah disetujui Pihak Kedua. Pihak Pertama diperkenan-
kan untuk menambahkan topik-topik lain yang dianggap
penting untuk mendukung tulisannya
PASAL 3
Pihak Pertama akan dikenakan biaya penggunaan foto/
slide flm bila dalam naskahnya menggunakan foto/slide dari
PT. Kodak. Penggunaan foto dari PT Kodak dikenakan biaya
Rp 25.000 per foto. Biaya penggunaan foto tersebut akan
dipotongkan langsung pada royalti.
82
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
288
PASAL 4
Pihak Pertama berkewajiban memberitahukan kepada Pi-
hak Kedua apabila penyelesaian naskahnya tertunda selambat-
lambatnya 2 (dua) minggu sebelum waktu penulisan habis.
Untuk selanjutnya dibuat surat perjanjian perpanjangan waktu
penulisan dengan tenggang waktu atas kesepakatan kedua belah
pihak maksimum 4 (empat) minggu. Bila waktu perpanjangan
habis maka kami akan melakukan pemutusan secara sepihak.
PASAL 5
Pihak Kedua akan selalu berhubungan dengan Pihak Per-
tama selama naskah buku tersebut sedang ditulis hingga saat
penerbitannya. Apabila selama proses penyuntingan Pihak Ke-
dua ternyata masih menemukan adanya kekurangan informasi,
baik tulisan, ilustrasi foto/slide flm, gambar, dan/atau skema,
maka Pihak Pertama berkewajiban untuk melengkapinya.
PASAL 7
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya perjanjian ini seperti bencana alam, epi-
demik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan
masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya
di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap pembatalan akibat force majeure, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua akan merundingkan lagi perjanjian ini.
PASAL 8
Apabila secara musyawarah untuk mufakat tidak memuas-
kan kedua belah pihak saat terjadi perselisihan, maka akan
diselesaikan lewat jalur hukum. Untuk maksud tersebut kedua
belah pihak memilih tempat kediaman hukum yang tidak
berubah pada kantor panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 9
Surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua), yang asli di-
pegang Pihak Kedua dan tindasannya dipegang Pihak Pertama.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
289
Dibuat di: Jakarta
Pada : 12 Desember 2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sadiya Nesya Inno Dey
SURAT PERJANJIAN PENERBITAN
BUKU OLEH BEBERAPA PENULIS
Pada hari ini, Sabtu, tanggal sepuluh, bulan lima, tahun dua
ribu sembilan (10 - 5 - 2009) yang bertanda tangan di bawah
ini:
1. Sadiya Nesya, Sarjana Ekonomi, swasta bertempat tinggal
di Kota Madya Jakarta Barat, Kecamatan Kebon Jeruk,
Kelurahan Kedoya Utara, Rukun Warga 03, Rukun Te-
tangga 07, selanjutnya di sebut Pihak Pertama.
2. Simon Jrek, Sarjana Hukum, swasta, bertempat tinggal
di Jakarta Barat, Kecamatan Cengkareng, Kelurahan
Menceng Pulo, Rukun Warga 03, Rukun Tetangga 07,
selanjutnya disebut Pihak Kedua.
3. Sifah Aulia, swasta bertempat tinggal di Jl. Raya Panjang
No. 191 D, Jakarta Barat, Kecamatan Kebon Jeruk,
Kelurahan Puri Kembangan, Rukun Warga 07, Rukun
Tetangga 04; selanjutnya disebut Pihak Ketiga.
4. Inno Dey, Direktur PT. FORZA (Penerbit) beralamat
di Jl. Raya Gadog No 191 D, Jakarta Barat dalam hal ini
bertindak untuk dan atas nama PT. FORZA; selanjut-nya
disebut Pihak Keempat.
Para Pihak sepakat untuk mengadakan perjanjian pe-
nerbitan buku dengan ketentuan sebagai berikut:
83
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
290
PASAL 1 : IZIN PENERBITAN
Pihak Pertama, Pihak Kedua, dan Pihak Ketiga dengan
ini memberi ijin dan menyerahkan kepada Pihak Keempat,
dan Pihak Keempat menyatakan telah menerima naskah dari
Pihak Pertama, Pihak Kedua dan Pihak Ketiga berjudul Pe-
doman Bernegosiasi Bisnis untuk diterbitkan oleh Pihak Ke-
empat dalam bentuk buku sejumlah 3.000 (tiga ribu) eksemplar.
PASAL 2 : OTORITAS PENULISAN
1. Pihak Pertama, Pihak Kedua dan Pihak Ketiga menjamin
Pihak Keempat, bahwa Pihak Keempat adalah satu-satu-
nya pihak yang diberi hak dan kewenangan oleh Pihak
Pertama, Pihak Kedua, dan Pihak Ketiga untuk menerbit-
kan naskah berjudul Pedoman Bernegosiasi Bisnis ter-
sebut di atas.
2. Pihak Pertama, Pihak Kedua dan Pihak Ketiga berjanji
tidak akan mengutip dari naskah lain melebihi batas di-
perbolehkan oleh ketentuan hukum Undang-undang Hak
Cipta. Apabila Pihak Pertama, Pihak Kedua dan Pihak
Ketiga melanggarnya, Pihak Keempat terbebas dari segala
tuntutan hukum tersebut.
3. Pihak Pertama, Pihak Kedua dan Pihak Ketiga tidak akan
membuat naskah lain yang isinya sama atau menyamai
naskah yang diserahkan kepada Pihak Keempat, serta tidak
akan membantu atau memberi izin dengan cara bagaimana-
pun sebagai usaha untuk menerbitkan naskah semacam itu
oleh pihak lain. Sebagai resiko dari pelanggaran ini Pihak
Keempat terbebas dari pembayaran royalti atas naskah pe-
nerbitan yang disusun oleh Pihak Pertama, Pihak Kedua
dan Pihak Ketiga tersebut.
4. Tanpa seizin Pihak Pertama, Pihak Kedua dan Pihak Ke-
tiga, maka Pihak Keempat tidak berhak untuk mengalih-
kan hak dan izin untuk menerbitkan naskah yang di-
terima Pihak Keempat dari Pihak Pertama, Pihak Kedua
dan Pihak Ketiga berdasarkan perjanjian ini kepada pihak
atau badan lain, tanpa mengurangi hak Pihak Pertama,
Pihak Kedua dan Pihak Ketiga untuk mencabut kembali
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
291
hak dan izin pengumuman dan perbanyakan atau penerbit-
an itu dari Pihak Keempat.
PASAL 3 : EDITORIAL
Tanpa mengubah makna dan tujuan sesungguhnya, Pihak
Keempat berhak untuk mengubah seperlunya, atau me-
nyempurnakan, atau menyunting judul dan isi naskah Pi-hak
Pertama, Pihak Kedua dan Pihak Ketiga menurut susunan tata
bahasa yang baik dan kebiasaan yang lazim berlaku dalam dunia
penerbitan buku.
PASAL 4 : BESAR ROYALTI
Atas seluruh jumlah perbanyakan atau penerbitan naskah
tersebut, Pihak Pertama, Pihak Kedua dan Pihak Ketiga ber-
hak menerima imbalan dari Pihak Keempat berupa Royalti
masing-masing jumlahnya sebagai beriktu:
a. Pihak Pertama sebesar 4% (empat persen)
b. Pihak Kedua sebesar 3% (tiga persen)
c. Pihak Ketiga sebesar 3% (tiga persen)
PASAL 5 : PEMBAYARAN ROYALTI
Penerimaan royalti yang menjadi hak Pihak Pertama, Pi-
hak Kedua dan Pihak Ketiga akan dilakukan sebagai berikut:
1. Buku cetakan pertama dan revisi
Untuk total royalti yang nilainya lebih dari Rp
1.000.000,- (satu juta rupiah) pembayaran pertama
akan diberikan maksimum Rp 1.000.000,00 (satu juta
rupiah) selambat-lambatnya 4 (empat) bulan setelah
buku terbit. Kekurangannya akan diserahkan selambat-
lambatnya 4 (empat) bulan setelah perhitungan pen-
jualan buku yang dilakukan setiap 6 (enam) bulan
sejak pembayaran royalti pertama, dengan berpedoman
pada pembukuan atau laporan penjualan resmi Pihak
Keempat.
Untuk total royalti yang nilainya kurang dari Rp
1.000.000,- (satu juta rupiah) pembayaran akan di-
lakukan tunai paling lambat 4 (empat) bulan setelah
buku terbit.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
292
2. Buku Cetak Ulang
Royalti buku cetak ulang dibayar selambat-lambatnya 4
(empat) bulan setelah perhitungan penjualan buku yang
dilakukan setiap 6 (enam) bulan sesuai dengan pembukuan
atau laporan penjualan resmi Pihak Keempat.
PASAL 6 : PENJUALAN
1. Pihak Keempat berkewajiban memberitahukan jumlah ek-
semplar terjual bersamaan dengan pembayaran royalti Pi-
hak Pertama, Pihak Kedua dan Pihak Ketiga setiap
6 (enam) bulan tanpa menutup kemungkinan bagi Pihak
Pertama, Pihak Kedua dan Pihak Ketiga untuk mendapat
informasi tentang hal harga dan cara penjualannya.
2. Pihak Keempat berhak dan berwenang sepenuhnya untuk
menetapkan harga dan cara penjualannya.
PASAL 7 : NOMOR LEPAS
Pihak Pertama, Pihak Kedua, dan Pihak Ketiga berhak
membeli sendiri buku karangannya tersebut dalam jumlah
berapapun dengan mendapat potongan harga/rabat maksimum
35 % (tiga puluh lima persen) dengan sistem pembayaran tunai.
PASAL 8 : CETAK ULANG
1. Untuk keperluan cetak ulang, Pihak Pertama, Pihak Ke-
dua dan Pihak Ketiga wajib memberitahukan kepada Pi-
hak Keempat mengenai koreksi/perbaikan/revisi atas materi
buku yang telah terbit sehingga informasi buku selalu baru.
2. Pihak Keempat akan memberitahukan perihal cetak ulang
karya Pihak Pertama, Pihak Kedua dan Pihak Ketiga
sesudah buku cetak ulang terbit berikut oplag dan harga
jualnya.
3. Apabila Pihak Keempat memutuskan tidak akan mem-
perbanyak atau mencetak ulang lagi naskah Pihak Per-
tama, Pihak Kedua dan Pihak Ketiga maka terhitung
sejak tanggal keputusan itu semua hak pengumuman dan
perbanyakan atau penerbitan naskah milik Pihak Pertama,
Pihak Kedua dan Pihak Ketiga demi hukum akan kembali
kepada Pihak Pertama, Pihak Kedua dan Pihak Ketiga.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
293
PASAL 10: LAIN-LAIN
1. Segala sesuatu yang tidak atau belum cukup diatur dalam
perjanjian ini akan diselesaikan kedua pihak secara musya-
warah dan mufakat.
2. Mengenai perjanjian ini, akibat serta pelaksanaannya kedua
belah pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap
pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Jakarta, 10 Mei 2009
Pihak Pertama Pihak Kedua Pihak Ketiga
Sadiya Nesya, SE Simon Jrek, SH Sifah Aulia

Pihak Keempat

PT. FORZA
Inno Dey

SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PENERJEMAHAN BUKU
Yang bertanda tangan di bawah ini :
1. Nama : Sadiya Nesya
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 3, Tebet, Jakarta
Selanjutnya disebut Pihak Pertama
2. Nama : Inno Dey
Alamat : Jl. SMA 58 no. 28, Kedoya, Jakarta Barat
Selanjutnya disebut Pihak Kedua
Kedua pihak sepakat untuk mengadakan kerja sama pe-
nerjemahan buku dengan judul : Le Mont
84
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
294
PASAL 1: JENIS PEKERJAAN
Pihak Pertama setuju melakukan penerjemahan buku di atas
dari Bahasa Perancis ke Bahasa Indonesia.
PASAL 2: WAKTU PENGERJAAN
Pihak Pertama bersedia menyelesaikan penerjemahan buku
selama 4 (empat) minggu terhitung mulai tanggal 12-12-2009
sampai tanggal 11-01-2009
PASAL 3: MATERI TERJEMAHAN
Untuk penerjemahan buku, Pihak Pertama akan
mengirimkan satu eksemplar buku di atas kepada Pihak Kedua
sebagai materi terjemahan.
PASAL 4: PENYERAHAN NASKAH
1. Naskah hasil terjemahan diketik dalam program MS Words
dan sudah dalam kondisi diedit sesuai dengan kaidah ejaan
Bahasa Indonesia yang disempurnakan.
2. Apabila selama proses reading atau penyuntingan Pihak
Kedua ternyata masih menemukan adanya ketidaktepatan
hasil terjemahan maka Pihak Pertama berkewajiban untuk
memperbaikinya.
PASAL 5: HONOR
1. Biaya penerjemahan buku sebesar Rp 3000/halaman hasil
terjemahan dengan spesifkasi: ukuran kertas 15 x 23. huruf
Adobe Caslon Pro, ukuran font 12pt, spasi 1.5, margin atas
dan kiri 2 cm, margin kanan dan bawah 2.2 cm.
2. Pembayaran akan dilakukan setelah naskah hasil ter-
jemahan diserahkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak
Kedua dan tidak ada koreksi materi.
PASAL 13: FORCE MAJEURE
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya perjanjian ini seperti bencana alam, epi-
demik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan
masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
295
di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap pembatalan akibat force majeure, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua akan merundingkan lagi Perjanjian ini.
PASAL 14: PERSELISIHAN
Apabila secara musyawarah untuk mufakat tidak memuas-
kan kedua belah pihak saat terjadi perselisihan, maka akan
diselesaikan lewat jalur hukum. Untuk maksud tersebut kedua
belah pihak memilih tempat kediaman hukum yang tidak
berubah pada kantor panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 6: PENUTUP
Demikian surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua), yang
asli dipegang oleh Pihak Kedua dan tindasannya dipegang oleh
Pihak Pertama
Dibuat di : Jakarta
Pada : 12-12-2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sadiya Nesya Inno Dey
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PEMBORONGAN
PROYEK JALAN DESA
Pada hari ini Sabtu, tanggal 12, bulan 12, tahun 2009, yang
bertanda tangan di bawah ini:
1. Facilities Management Manager PT. FORZA ber-
kedudukan di Jakarta kelurahan Majakarya selanjutnya
disebut sebagai Pihak Pertama.
2. Direktur PT Tebet Corporation yang berkedudukan di
Jakarta selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.
85
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
296
Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah sepakat untuk me-
ngadakan perjanjian pemborongan yang mengikat kedua belah
pihak seperti yang tercantum dalam pasal-pasal berikut.
PASAL 1: TUGAS PEKERJAAN
Pihak Pertama dalam kedudukan seperti tersebut di atas
memberi tugas kepada Pihak Kedua dan Pihak Kedua telah
menerima tugas tersebut untuk menyelenggarakan pekerjaan
yang meliputi pekerjaan-pekerjaan tersebut ini:
Perkerasan jalan-konstruksi jalan beton (Rigid Pavement)
dengan mutu beton xxx tebal 10 cm serta bahu jalan.
Proyek tersebut di atas, berada di lokasi Jakarta Timur.
PASAL 2: DASAR PELAKSANAAN PEKERJAAN
Pekerjaan-pekerjaan tersebut dalam Pasal 1 harus dilaksa-
nakan menurut :
1. Gambar-gambar (termasuk gambar-gambar detail) dan
rencana kerja dan syarat-syarat pelaksanaan pekerjaan
(RKS) dengan semua perubahan sesuai dengan berita
acara penjelasan pekerjaan sebagaimana yang menjadi
lampiran dan tidak dapat dipisahkan dari surat perjanjian
pemborongan ini.
2. Pihak Kedua menyediakan tenaga kerja, material, dan pe-
laksanaan pekerjaan.
PASAL 3: TANGGUNG JAWAB
Penggunaan subkontraktor hanya diperkenankan, bila
mana dalam pelaksanaan pekerjaan menghendaki keahlian
khusus yang mana keahlian tersebut tidak dimiliki kontraktor
induk. Penggunaan subkontraktor harus diketahui dan atas
persetujuan Pihak Pertama
PASAL 4: JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
Pekerjaan yang dimaksud dalam Pasal 1 harus selesai
dan diserahkan untuk pertama kalinya kepada Pihak Pertama
dengan memuaskan, selambat-lambatnya dalam waktu 20
(duapuluh) hari kalender, terhitung semenjak surat perintah
mulai pekerjaan disampaikan kepada Pihak Kedua.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
297
PASAL 5: JANGKA WAKTU PEMELIHARAAN
1. Dalam jangka waktu 30 (tigapuluh) hari kalender, terhitung
setelah perjanjian ini diserahkan untuk pertama kali pe-
meliharaan tetap menjadi tanggungan Pihak Kedua, ka-
rena itu Pihak Kedua diwajibkan atas perintah-perintah
Pihak Pertama dengan mengadakan pernaikan/pembetulan
seperlunya sehingga memuaskan Pihak Pertama.
2. Semua biaya perbaikan yang dikeluarkan dalam masa pe-
meliharaan ditanggung oleh Pihak Kedua.
PASAL 6: HARGA BORONGAN
Jumlah harga borongan untuk pelaksanaan pekerjaan-
pekerjaan yang tersebut dalam Pasal 1 adalah sebesar Rp
100.000.000 merupakan harga yang pasti (fxed lump sum price)
termasuk:
Biaya insurance all risk.
Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%).
Perizinan tidak termasuk dalam pekerjaan ini.
PASAL 7: PERATURAN PEMBAYARAN
Pembayaran biaya pelaksanaan yang diselenggarakan oleh
Pihak Pertama tersebut dalam Pasal 6 akan dilakukan sebagai
berikut.
Uang muka /DP sebesar 10%
Monthly certifcate (progres bulanan)
Retensi 10 %, yang akan dibayarkan setelah masa
pemeliharaan selesai
Semua pembayaran harus sudah diterima Pihak Kedua
selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari setelah Pihak Kedua
menyerahkan kuitansi/invoice kepada Pihak Pertama.
PASAL 8: DENDA KETERLAMBATAN
Apabila penyerahan pekerjaan untuk pertama kalinya tidak
dilakukan tepat pada waktunya seperti yang disebutkan dalam
Pasal 4 di atas maka Pihak Kedua dikenakan denda sebesar 50
permil (satu perseribu) dari harga borongan untuk setiap hari
keterlambatan dengan jumlah denda setinggi tingginya 5 %
(lima perseratus) dari harga borongan.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
298
PASAL 9: FORCE MAJEURE
1. Hal yang termasuk dalam keadaan memaksa adalah pe-
ristiwa-peristiwa sebagai berikut.
Bencana alam (gempa bumi, tanah longsor dan banjir).
Kebakaran.
Perang huru-hara, pemberontakan dan epidemi yang se-
cara keseluruhan ada hubungan langsung dengan pe-
nyelesaian pekerjaan pemborongan.
2. Apabila terjadi keadaan memaksa, pemborong harus
memberitahukan kepada Pihak Pertama secara tertulis
selambat-lambatnya dalam waktu 3 hari sejak terjadinya
keadaan memaksa disertai bukti-bukti yang sah, demikian
juga pada waktu keadaan memaksa berakhir.
PASAL 10: KUASA DAN PERLENGKAPAN
1. Di tempat pekerjaan harus selalu ada wakil Pihak Kedua
yang ditunjuk sebagai pelaksana dan mempunyai we-
wenang/kuasa penuh untuk mewakili Pihak Kedua yang
dapat menerima dan menyelesaikan segala perintah dan
petunjuk dari Pihak Pertama dan penunjukan petugas ini
sebelumnya harus ada persetujuan dari Pihak Pertama.
2. Apabila masih ada ketidakjelasan mengenai hal tertentu dari
pekerjaan yang harus dilaksanakan maka Pihak Kedua wajib
mengonsultasikan hal tersebut kepada Pihak Pertama.
PASAL 11: PEMUTUSAN PERJANJIAN
1. Pemberi tugas berhak memutuskan perjanjian secara se-
pihak, dengan pemberitahuan tertulis 5 (lima) hari sebelum-
nya setelah melakukan teguran tertulis 3 (tiga) kali berturut-
turut pada Pihak Kedua.
2. Jika terjadi pemutusan hubungan kerja secara sepihak oleh
Pihak Pertama sebagaimana dimaksudkan, Pihak Per-
tama menunjuk pemborong lain atas kehendak dan ber-
dasarkan pilihannya sendiri untuk menyelesaikan pekerjaan
pemborongan tersebut, Pihak Kedua harus menyerahkan
kepada Pihak Pertama segala arsip, gambar-gambar, dan
keterangan-keterangan lainnya yang berhubungan dengan
pekerjaan ini.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
299
PASAL 12: PERSELISIHAN
1. Jika terjadi perselisihan, pada dasarnya diselesaikan secara
musyawarah antara kedua belah pihak.
2. Jika tidak diperoleh penyelesaian, perselisihan akan di-
selesaikan dengan bantuan Badan Arbitrase Nasional
Indonesia (BANI).
3. Apabila sampai terjadi harus diselesaikan melalui peng-
adilan, maka akan diselesaikan melalui pengadilan negeri
Jakarta Selatan.
PASAL 14: LAIN-LAIN
Segala sesuatu yang belum diatur dalam surat perjanjian
ini akan ditentukan bersama antara Pihak Pertama dan Pihak
Kedua dalam bentuk perjanjian tertulis dan mengikat.
PASAL 15: PENUTUP
Surat perjanjian ini mulai berlaku serta mengikat kedua belah
pihak saat ditandatangani oleh Pihak Pertama dan Pihak Kedua,
perjanjian pelaksanaan pekerjaan ini dibuat dan ditandatangani
oleh kedua belah pihak, pada hari Selasa tanggal Duabelas bulan
Desember tahun Duaribu Sembilan yang aslinya dalam rangkap
2 (dua), masing-masing dibubuhi materai secukupnya.
Dibuat di : Jakarta
Pada tanggal : 12-12-2009
Pihak Kedua Pihak Pertama
Inno Dey Sadiya Nesya
Saksi-saksi:
1. Izaac Wolla
2. Ade Putera
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
300
PERJANJIAN KERJA SAMA
PEMASANGAN IKLAN
Yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama : Sadiya Nesya
Jabatan : Manager
Bertindak sebagai Pihak Pertama
2. Nama : Inno Dey
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. Panjang no. 35, Jakarta
Bertindak sebagai Pihak Kedua
Kedua pihak sepakat untuk mengadakan kerja sama pe-
masangan iklan pada buku:
Judul : Kehidupan Bahagia Dimulai Dari Sini !
Ukuran : 16 x 25 cm
Penulis : Sifah Aulia
Untuk selanjutnya, judul buku beserta penulisnya yang
dimaksud disebut buku. Ketentuan kerjasama adalah sebagai
berikut.
PASAL 1: SPESIFIKASI DAN MATERI IKLAN
1. Pihak Pertama berpromosi melalui pemasangan iklan
dalam halaman isi buku dimaksud Pasal 1 sebanyak
1 halaman berwarna. Untuk keperluan iklan tersebut
materi iklan berasal dari Pihak Pertama. Bila Pihak
Kedua membantu membuatkan desain beserta flm
dengan materi berasal dari Pihak Pertama maka Pihak
Pertama dikenakan biaya Rp 600.000/desain.
2. Pihak Kedua dapat memperbaiki desain dan materi iklan
yang berasal dari Pihak Pertama apabila desain dan materi
iklan dianggap kurang sesuai.
PASAL 2: BIAYA PEMASANGAN IKLAN
Atas kesepakatan kedua belah pihak maka biaya pemasangan
iklan dimaksud pada Pasal 1 ditetapkan sebesar Rp 2.000.000.
86
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
301
PASAL 3: JANGKA WAKTU PEMASANGAN IKLAN
Jangka waktu pemasangan iklan dalam isi buku dimaksud
pada Pasal 1 berlaku untuk penerbitan sampai cetakan ke 3
atau mencapai oplag 15.000 eksemplar atau selama produk dan
perusahaan pemasang iklan masih ada atau selama buku tersebut
masih proftable untuk diterbitkan sebelum buku memasuki
cetakan kelima.
PASAL 4: CARA PEMBAYARAN
Biaya pemasangan iklan sebesar 20 % dibayarkan setelah
penandatanganan Surat Persetujuan Pemasangan Iklan. Pe-
lunasan dilakukan maksimum 3 minggu setelah setelah buku
dimaksud pada Pasal 1 terbit.
PASAL 5: KOREKSI MATERI IKLAN
1. Pihak 1 dapat mengganti materi iklan dan diserahkan ke-
pada Pihak Kedua untuk diterbitkan.
2. Akibat biaya yang ditimbulkan pada perubahan materi
iklan, yaitu pembuatan desain, biaya pemotretan dan pem-
buatan flm menjadi beban Pihak Pertama.
PASAL 6: FORCE MAJEURE
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya perjanjian ini seperti bencana alam, epi-
demik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan
masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khususnya
di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap pembatalan akibat force majeure, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua akan merundingkan lagi Perjanjian ini.
PASAL 7: PERSELISIHAN
Apabila secara musyawarah untuk mufakat tidak memuas-
kan kedua belah pihak saat terjadi konfik, maka akan diselesai-
kan lewat jalur hukum. Untuk maksud tersebut kedua belah
pihak memilih tempat kediaman hukum yang tidak berubah
pada kantor panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
302
PASAL 8: LAIN-LAIN
Kerjasama Pemasangan Iklan ini dibuat rangkap 2 (dua),
yang asli dipegang oleh Pihak Kedua dan tindasannya dipegang
oleh Pihak Pertama.
Dibuat di : Jakarta
Pada : 12-12-2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sadiya Nesya Inno Dey
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PEMASARAN PELATIHAN
Pada hari ini Sabtu, tanggal 12-12-2009, kami yang ber-
tanda tangan di bawah ini masing-masing :
I. PT. FORZA, dalam hal ini diwakili oleh Vincent Jrek,
selaku Direktur, selanjutnya disebut Pihak Pertama.
II. PT. FORMA, dalam hal ini diwakili oleh Lorenzo, selaku
Direktur, selanjutnya disebut Pihak Kedua.
Pihak Pertama dan Pihak Kedua secara bersama-sama
selanjutnya disebut Para Pihak.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, maka kedua belah
pihak sepakat untuk mengikatkan diri dalam suatu perjanjian
kerjasama yang tunduk kepada ketentuan berikut.
PASAL 1: LINGKUP KERJA SAMA
Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat untuk terikat
dalam perjanjian kerja sama pemasaran pelatihan.
PASAL 2: HAK DAN KEWAJIBAN
1. Pihak Pertama memiliki kewajiban sebagai berikut.
87
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
303
a. Menyiapkan dan mengembangkan materi pelatihan.
b. Memberikan pengetahuan produk kepada Pihak Kedua.
c. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pelatihan atas
peserta dari Pihak Kedua.
d. Memberikan fee sebesar 5 % (lima persen) dari biaya
pelatihan yang telah disepakati kepada Pihak Kedua.
2. Pihak Kedua memiliki kewajiban sebagai berikut.
a. Pihak Kedua berkewajiban memperkenalkan, memasar-
kan, dan menjual jasa pelatihan bedasarkan pe-
ngetahuan produk dari Pihak Pertama.
b. Mengikuti ketentuan yang ditetapkan Pihak Pertama.
c. Mendapatkan fee sebesar 5 % (lima persen) atas biaya
pelatihan yang telah disepakati dari Pihak Pertama.
PASAL 3: JANGKA WAKTU PERJANJIAN
1. Perjanjian ini dibuat dan berlaku untuk jangka waktu 1 tahun
kalender terhitung sejak tanggal Duabelas bulan Desember
tahun Duaribu Sembilan dan berakhir pada tanggal Sebelas
bulanDesember tahun Duaribu Sepuluh
2. Perjanjian ini secara otomatis akan berlaku untuk periode
dan jangka waktu satu tahun berikutnya apabila telah
berakhir.
3. Para Pihak akan melakukan evaluasi terhadap jangka waktu
perjanjian ini sesuai dengan keperluan.
PASAL 4: PEMBAYARAN
1. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat bahwa Pihak
Pertama akan memberikan marketing fee sebesar 10 %
(sepuluh persen) kepada Pihak Kedua apabila Pihak Kedua
mendapatkan peserta pelatihan untuk Pihak Pertama.
2. Para Pihak sepakat bahwa komponen pajak dan biaya
lain yang timbul akibat adanya transaksi merupakan tang-
gung jawab Para Pihak dan akan diselesaikan sesuai ke-
wajibannya.
PASAL 5: MASA BERLAKU
1. Perjanjian ini berlaku sejak ditandatanganinya perjanjian
ini oleh Pihak Pertama dan Pihak Kedua.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
304
2. Perjanjian ini berakhir saat Para Pihak sepakat untuk
mengakhiri perjanjian ini.
PASAL 6: FORCE MAJEURE
1. Tidak satu pihak pun bertanggung jawab atas keterlambat-
an atau kegagalan pelaksanaan suatu kewajiban yang di-
tentukan dalam perjanjian ini jika hal itu disebabkan oleh
atau timbul karena suatu kejadian atau keadaan yang me-
maksa (force majeure) yang meliputi peristiwa-peristiwa di
luar kekuasaan manusia, kebakaran, ledakan atau bencana
lain, angin topan, perang, pemogokan atau gangguan buruh
lain, kerusakan atau kegaduhan masyarakat yang disebab-
kan oleh kelalaian dari pihak yang menuntut suatu ke-
untungan dari pasal ini atau oleh sesuatu tindakan dari
penguasa sipil atau militer.
2. Terhadap pembatalan akibat force majeure, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua akan merundingkan lagi Perjanjian ini.
PASAL 7: PERSELISIHAN
Bila saat terjadi perselisihan, musyawarah yang diadakan
gagal mencapai kata sepakat maka Para Pihak memilih tempat
kediaman hukum yang tetap dan tidak berubah di Kantor
Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 8: LAIN-LAIN
1. Ketentuan dalam perjanjian ini tidak boleh diubah, di-
tambah, dan/atau dialihkan kepada pihak lain kecuali
dengan suatu perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh
Para Pihak dalam perjanjian kerjasama ini.
2. Perjanjian kerjasama ini mengikat untuk keuntungan Para
Pihak dalam perjanjian ini serta pengganti hak mereka
masing-masing dan Para Pihak tidak diperbolehkan
memindahkan hak-hak dan kewajiban-kewajibannya dalam
perjanjian ini tanpa persetujuan tertulis dari pihak lainnya.
PASAL 7: PENUTUP
Demikianlah perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh
Para Pihak pada tanggal sebagaimana disebutkan pada awal
perjanjian ini oleh wakil-wakil yang sah dari Para Pihak, dalam
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
305
rangkap 2 (dua), bermaterai cukup dan keduanya mempunyai
kekuatan hukum yang sama untuk masing-masing pihak.
Ditandatangani di : Jakarta
Pada : 12 Desember 2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sadiya Nesya Inno Dey
PERJANJIAN KERJASAMA
JASA MC
Pada hari ini Sabtu, tanggal 12-12-2009, bertempat di
Kantor Pihak Pertama, telah ditandatangani perjanjian kerja
sama antara:
1. Nama : Sadiya Nesya
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. Asam Baris Raya no. 25, Tebet, Jakarta
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Simon
Davidson yang untuk selanjutnya di dalam perjanjian ini
disebut sebagai Pihak Pertama.
2. Nama : Inno Dey
Jabatan : Manager
Alamat : Jl. SMA 57 no.38, Kedoya, Jakarta
Dalam hal ini bertindak sebagai direktur sebuah perusahaan
jasa yang bergerak di bidang penyediaan tenaga entertaint-
ment yang beralamat di Jl. SMA 50, Kedoya, Jakarta Barat,
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Dwijoyo Seno
yang untuk selanjutnya di dalam perjanjian ini disebut
sebagai Pihak Kedua.
Para pihak menerangkan terlebih dahulu hal-hal sebagai
berikut:
Pihak Pertama adalah sebuah perusahaan yang akan
88
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
306
menyelenggarakan Perayaan Akhir Tahun yang selanjutnya
disebut Acara.
Acara akan dilaksanakan pada tanggal 31-12-1009 pukul
17.00 sampai dengan pukul 20.00 waktu setempat bertempat
di Jl. Asam Baris Raya no. 20 Tebet, Jakarta Selatan.
Hari/jam yang telah disebutkan di atas selanjutnya dalam
perjanjian ini akan disebut sebagai hari H.
Pihak Pertama menawarkan kepada Pihak Kedua untuk
menyediakan seorang pembawa acara (MC).
Pihak Kedua bersedia menerima tawaran kerjasama dari
Pihak Pertama untuk menyediakan MC pada acara tersebut.
Kedua belah pihak bersepakat untuk melaksanakan per-
janjian ini dengan ketentuan sebagai berikut.
PASAL 1
Hal yang dimaksudkan dengan perjanjian kerjasama dalam
perjanjian ini adalah perjanjian kerjasama pemakaian jasa di
mana Pihak Pertama menggunakan jasa MC dan Pihak Kedua
telah bersedia untuk menyediakan seorang MC pada acara yang
diselenggarakan oleh Pihak Pertama.
PASAL 2
Perjanjian ini berlalu sejak ditandatanganinya oleh para
pihak dan tetap berlaku sampai dengan para pihak telah men-
jalankan kewajibannya dan memperoleh haknya masing-masing.
PASAL 3
Pihak Pertama menyanggupi membayar jasa Pihak Kedua
untuk seorang MC sebesar Rp 20.000.000 untuk tampil pada
Acara tersebut.
PASAL 4
Pengaturan pembayaran sebagai honor Pihak Kedua
tersebut di atas diatur sebagai berikut.
a. Down payment sebesar Rp 5.000.000 yang akan dibayarkan
segera setelah penandatanganan kontrak secara tunai dan
perjanjian ini sebagai bukti pembayarannya yang sah.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
307
b. Sisanya sebesar Rp 15.000.000 akan dibayarkan secara
sekaligus dan tunai pada hari H sebelum Pihak Kedua
tampil pada Acara tersebut.
PASAL 5
Pihak Pertama berkewajiban untuk :
a. menyiapkan segala peralatan yang diperlukan bagi layaknya
seorang MC yang profesional,
b. menyediakan makanan dan minuman pada saat gladi resik
dan sebelum performance untuk seorang MC,
c. melakukan pembayaran kepada Pihak Kedua sesuai dengan
kesepakatan dalam perjanjian ini, dan
PASAL 6
Pihak Kedua berkewajiban untuk:
a. mengatur serta menjaga agar setiap materi acara dimulai
dan berakhir sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan
Pihak Pertama,
b. hadir tepat waktu pada saat gladi resik dan pada hari pe-
rayaan HUT yang telah ditetapkan oleh Pihak Pertama.
PASAL 7
1. Perjanjian ini tidak dapat dibatalkan secara sepihak tanpa
terlebih dahulu meminta persetujuan pihak lainnya
2. Pengecualian dari ketentuan ayat 1, perjanjian ini dapat di-
batalkan dengan syarat-syarat dan konsekuensi sebagai
berikut:
a. Apabila pembatalan terjadi karena Pihak Pertama tidak
memperoleh izin dari instansi terkait maka Pihak Per-
tama tidak berhak menarik kembali seluruh jumlah
pembayaran yang telah diterima Pihak Kedua.
b. Pihak Pertama tetap berkewajiban untuk membayar
seluruh nilai kontrak apabila Acara dibatalkan oleh ka-
rena kelalaian kesalahan koordinasi pelaksanaan Pihak
Pertama.
PASAL 8
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
308
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya pelaksanaan Acara seperti bencana alam,
epidemik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontak-
an masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khusus-
nya di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Apabila salah satu atau kedua belah pihak mengalami ke-
rugian akibat force majeure sebagai tersebut pada ayat 1
maka secara eksklusif Pihak Pertama dan Pihak Kedua
menanggung kerugiannya masing-masing dan tidak saling
menuntut satu terhadap yang lain.
PASAL 9
Bila saat terjadi perselisihan, musyawarah yang diadakan
gagal mencapai kata sepakat maka Para Pihak memilih tempat
kediaman hukum yang tetap dan tidak berubah di Kantor
Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 10
Demikian surat perjanjian ini dibuat dalam rangkap dua
masing-masing dibubuhi materai secukupnya dan mempunyai
kekuatan hukum yang sama untuk dipahami dan dilaksanakan
sepenuhnya oleh para pihak tanpa adanya paksaan atau tekanan
dari pihak manapun juga.
Jakarta, 12-12-2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sadiya Nesya Inno Dey
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
309
PERJANJIAN KERJA SAMA DALAM
KEGIATAN OLAHRAGA
Yang bertanda tangan di bawah ini :
1. PT. Moto Racer, berkedudukan di Jakarta, dalam hal ini
diwakili oleh YB. Tea Ing, Direktur PT Moto Racer dan
karenanya bertindak untuk dan atas nama perseroan ter-
batas tersebut, selanjutnya disebut Pihak Pertama.
2. Tuan Dewey, pembalap, bertempat tinggal di Jakarta, se-
lanjutnya disebut Pihak Kedua.
Para pihak menerangkan sebagai berikut :
Dalam rangka membina olahraga balap sepeda motor, khu-
susnya di Indonesia dan untuk menjalin serta meningkatkan
kerja sama yang sebaik-baiknya antara Pihak Pertama dengan
Pihak Kedua, maka para pihak dengan ini mengadakan per-
janjian-perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut:
PASAL 1: PENGERTIAN TENTANG BALAP
Pengertian mengenai balap sepeda motor tersebut ialah
Road Race yang terorganisir dan diizinkan oleh instansi yang
berwenang.
PASAL 2: KEWAJIBAN PEMBALAP
Pihak Kedua berjanji kepada Pihak Pertama akan me-
laksanakan kewajibannya sebagai berikut :
a. ikut serta dalam balap sepeda motor sebagaimana ditunjuk
dan ditentukan oleh Pihak Pertama;
b. ikut serta dalam kegiatan-kegiatan sales promotion dan ke-
giatan-kegiatan lainnya sesuai dengan petunjuk-petunjuk
Pihak Pertama;
c. mendidik dan membina calon-calon pembalap dalam per-
tandingan baik Road Race maupun untuk pertandingan jenis
sepeda motor lainnya;
d. tidak diperkenankan mengikuti perlombaan balap ken-
daraan bermotor lainnya terkecuali dengan persetujuan ter-
tulis Pihak Pertama;
89
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
310
e. apabila kesehatan terganggu terus-menerus diperkuat deng-
an surat keterangan dari dokter, yang menyatakan Pihak
Kedua kesehatannya terganggu (physically unft) untuk
mengikuti perlombaan-perlombaan yang ditunjuk oleh
Pihak Pertama akan mengakibatkan perjanjian ini batal dan
tidak dapat dilanjutkan.
PASAL 3: IMBALAN JASA
Sebagai imbalan jasa, Pihak Pertama akan membayar ke-
pada Pihak Kedua uang sejumlah Rp 50.000.000, yaitu dalam
masa perjanjian ini, dengan cara pembayaran melalui transfer di
rekening Bank BAC.
PASAL 4: BIAYA BALAP
Bilamana Pihak Kedua atas petunjuk Pihak Pertama ikut
serta dalam sesuatu balap sepeda motor maka :
a. Biaya pendaftaran sebagai peserta menjadi beban Pihak
Pertama;
b. Untuk biaya latihan rutin adalah atas tanggungan Pihak
Kedua, sedangkan untuk latihan-latihan resmi oleh Pihak
Pertama dengan ketentuan-ketentuan bahwa Pihak Kedua
akan mengajukan anggaran untuk disetujui oleh Pihak
Pertama selambat-lambatnya 2 (dua) minggu sebelum
latihan dimulai yang mana biaya-biaya tersebut menjadi
beban Pihak Pertama;
Bilamana Pihak Kedua atas petunjuk Pihak Pertama meng-
adakan balap di luar DKI Jakarta, maka biaya-biaya menjadi
beban Pihak Pertama, dengan ketentuan bahwa anggarannya
harus diajukan oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama se-
lambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sebelum latihan balap
dimulai.
PASAL 5: PENYEDIAAN SEPEDA MOTOR BALAP
Pihak Pertama akan menyediakan sepeda motor balap un-
tuk digunakan oleh Pihak Kedua dalam pertandingan yang di-
tunjuk oleh Pihak Pertama, serta akan menyediakan pula spare-
parts dan ban luar/dalam secukupnya.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
311
PASAL 6: PENYETELAN DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR
a. Penyetelan/pemeriksaan dan perawatan sepeda motor balap
akan dilaksanakan oleh seorang ahli mesin sebagai pe-
nanggung jawab, yang ditunjuk oleh Pihak Pertama dan di-
bantu oleh petugas Pihak Pertama.
b. Pada setiap waktu selesai latihan dan selesai balap, Pihak
Kedua menyerahkan kembali sepeda motor balap untuk
disimpan di bawah pengawasan petugas Pihak Pertama.
PASAL 7: TUNTUTAN
Pihak Kedua sebagai pembalap telah mengetahui dan me-
nyadari sepenuhnya tentang segala risiko yang bertalian dengan
olahraga balap sepeda motor dan karenanya bilamana terjadi
kecelakaan karena apa pun juga dalam sesuatu latihan maupun
perlombaan balap sepeda motor, berdasarkan perjanjian ini
maka Pihak Kedua membebaskan Pihak Pertama dari segala
tuntutan, baik dari Pihak Kedua sendiri maupun dari pihak
ketiga, baik kecelakaan mengakibatkan cedera, cacat, atau ke-
matian. Demikian pula Pihak Kedua menjamin Pihak Pertama
bahwa Pihak Kedua dan pihak ketiga tidak akan menuntut ser-
ta menyulitkan dengan cara apa pun juga pada Pihak Pertama.
PASAL 8: HADIAH-HADIAH BALAP
Hadiah-hadiah yang diperoleh Pihak Kedua dalam rangka
balap sepeda motor yang ditunjuk oleh Pihak Pertama diatur
sebagai berikut :
a. Hadiah-hadiah berupa piala atau piagam akan diserahkan
oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama dan Pihak Kedua
memberi hak penuh kepada Pihak Pertama untuk meng-
gunakan piala-piala tersebut sebagai alat promosi untuk ke-
pentingan Pihak Pertama tanpa sesuatu hak kompensasi.
b. Hadiah-hadiah berupa uang dan barang lainnya menjadi
milik Pihak Kedua.
c. Demikian pula setiap kemenangan dalam rangka per-
lombaan balap sepeda motor yang diperoleh Pihak Kedua,
Pihak Kedua memberi hak penuh kepada Pihak Pertama
untuk menggunakan kemenangan itu sebagai alat promosi
untuk kepentingan Pihak Pertama.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
312
PASAL 9: PELANGGARAN ATAS PERJANJIAN
Bilamana Pihak Kedua tidak memenuhi perjanjian ini,
untuk sebagian atau seluruhnya maka Pihak Pertama berhak
membatalkan perjanjian ini, dan Pihak Kedua wajib untuk me-
ngembalikan seketika dan sekaligus dalam keseluruhannya uang
jasa tersebut dalam Pasal 3 di atas, ditambah denda sebesar 2
(dua) kali uang jasa.
Berdasarkan perjanjian ini, Pihak Kedua tidak diperkenan-
kan dengan cara atau balasan apa pun juga untuk mengadakan
perjanjian lain baik tertulis maupun lisan dengan pihak ketiga
yang sama atau menyerupai perjanjian ini, selama perjanjian ini
berlaku.
PASAL 10: FORCE MAJEURE
(1) Yang dimaksud dengan force majeure dalam persetujuan
kerja sama ini adalah: perang, pemberontakan, pemogokan,
kerusuhan, gempa bumi, taufan, banjir atau keadaan cuaca
buruk, ledakan kebakaran, petir, huru-hara, blokade, epi-
demi, bencana-bencana alam lainnya di mana peristiwa-
peristiwa tersebut adalah di luar kemampuan pihak yang
terkena untuk mengatasinya, sehingga mengakibatkan ter-
tunda, terhambat, terhalangnya pihak yang terkena untuk
melaksanakan kewajiban-kewajiban pada waktunya ber-
dasarkan persetujuan ini.
(2) Apabila terjadi suatu force majeure dalam mana pelaksanaan
pemungutan hasil hutan (operation) menjadi terbengkalai
selama 6 (enam) bulan atau lebih, maka kedua belah pihak
segera mengadakan perundingan untuk meninjau kembali
ataupun membubarkannya Perjanjian Kerjasama ini.
PASAL 11: MASA BERLAKU
Perjanjian ini berlaku mulai dari tanggal 12-12-2009 sampai
tanggal 11-12-2012, dapat diperpanjang dengan persetujuan
tertulis oleh kedua belah pihak.
PASAL 12: HAL-HAL LAIN
Hal-hal yang belum atau belum cukup diatur dalam per-
janjian ini akan diatur berdasarkan musyawarah oleh kedua
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
313
belah pihak. Mengenai perjanjian ini dan segala akibatnya ke-
dua belah pihak telah memilih tempat kedudukan hukum yang
tetap dan tidak berubah di kantor Panitera Pengadilan Negeri
Jakarta Barat.
Jakarta, 12 Desember 2009
Pihak Kedua, Pihak Pertama,

YB. Tea Ing Dewey
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
DALAM USAHA INDUSTRI
Nomor :xxx
Pada hari ini, Sabtu, tanggal duabelas, bulan Desember,
tahun duaribu sembilan;
Berhadapan dengan saya, Inno Dey, Sarjana Hukum,
berdasarkan surat penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta
Pusat tanggal 12-12-2009 Nomor 267/P, pengganti tuan Harry,
notaris di Jakarta; dengan dihadiri para saksi yang nama-nama-
nya akan disebut dalam bagian akhir akta ini:
1. Ny. (janda) Sifah, pengusaha, bertempat tinggal di Jakarta,
Jalan Solo No.4; buat selanjutnya disebut juga Pihak
Pertama.
2. Tuan Inno, partikelir, bertempat tinggal di Jakarta, Jalan
Kramat Jaya Blok III No.6; menurut keterangannya dalam
hal ini bertindak :
a. selaku pesero dari perseroan frma yang akan disebut;
b. berdasar akta bertanggal 7 April 1979 No.15 yang di-
buat di hadapan tuan Syiel, notaris Jakarta, selaku kuasa
dari dan oleh karena itu untuk dan atas nama tuan
Basuki, partikelir, bertempat tinggal di Jakarta, jalan
Kebemben No.147, yang memberikan kuasa itu dalam
kedudukannya sebagai pesero dari perseroan frma
yang akan disebut;
90
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
314
Penghadap tuan Inno menjalani kedudukan-kedudukan 2a
dan 2b merupakan pesero tersendiri (segenap persero) dari dan
oleh sebab itu berwenang melakukan tindakan hukum yang di-
sebut dalam akta ini untuk dan atas nama perseroan frma
Firma Rawamangun, berkedudukan di Jakarta, berdasar
Pasal 5 Anggaran Dasarnya yang dimuat dalam akta tanggal 6
Febuari 1977 No.14 dan dibuat di hadapan tuan Syiel, notaris
di Jakarta, yang salinan resminya bermeterai cukup diperlihat-
kan kepada saya, notaris.
Penghadap tuan Inno menjalani sebagai diuraikan di atas
selanjutnya disebut juga Pihak Kedua.
Para penghadap untuk diri sendiri dan menjalani sebagai
diuraikan di atas terlebih dahulu menerangkan :
Bahwa Pihak Pertama memiliki :
Satu unit perusahaan kembang gula yang dijalankannya
dengan nama Manis dalam satu bangunan yang disewa dari
perseroan terbatas PT. Salemba, berkedudukan di Jakarta,
bangunan mana terletak di Jakarta, Jalan Air Mata No.40,
lengkap dengan mesin-mesin dan peralatan serta izin-izin,
yang diperinci dalam daftar yang dibuat di bawah tangan
yang setelah dibubuhi meterai cukup dan ditandatangani
oleh para penghadap, para saksi dan saya, notaris dilekatkan
pada minuta akta ini, perusahaan mana dimiliki oleh Pihak
Pertama karena telah dibelinya seperti ternyata dari akta
saya, notaris, bertanggal hari ini No.40.
- Bahwa Pihak Kedua bersedia untuk menjalankan per-
usahaan tersebut.
- Bahwa oleh sebab itu Pihak Pertama dan Pihak Kedua
telah sepakat untuk mengadakan kerjasama dalam usaha
industri kembang gula dengan syarat-syarat dan ketentuan-
ketentuan sebagai berikut :
PASAL 1
Pihak Pertama dengan ini menyerahkan kepada Pihak
Kedua untuk menjalankan perusahaan tersebut dan Pihak Ke-
dua dengan ini menerima penyerahan sebagaimana dimaksud,
di tempat dan dalam keadaan sebagaimana adanya sekarang ini.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
315
PASAL 2
Pihak Pertama dengan ini memberi kuasa kepada Pihak
Kedua untuk menjalankan atau mengoperasikan perusahaan
tersebut selama perjanjian ini berlangsung.
PASAL 3
Pihak Kedua wajib menjalankan dan mengurus per-
usahaan tersebut dengan sebaik-baiknya dengan menyediakan
dalam jumlah yang cukup semua biaya eksploitasi, antara lain
harga bahan baku, sewa bangunan pabrik dan kantor, biaya air
ledeng, listrik, serta upah para pegawai perusahaan tersebut.
Pihak Kedua berkewajiban pula memelihara mesin-mesin
dan semua peralatan perusahaan tersebut dengan sebaik-baik-
nya, selain itu mengganti bagian-bagian dari mesin atau per-
alatan yang rusak atau yang tidak dapat dipakai lagi, semuanya
itu atas biaya Pihak Kedua.
PASAL 4
Pihak Kedua wajib membuat pembukuan tersendiri dan
menurut tertib dan norma tata buku perusahaan yang baik.
PASAL 5
Dari keuntungan bersih perusahaan tersebut, Pihak Pihak
Pertama memperoleh 25% dan Pihak Kedua memperoleh 75%,
dengan ketentuan pajak atas keuntungan tersebut harus dipikul
dan dibayar oleh masing-masing sepanjang mengenai bagiannya.
Bila ada kerugian, maka Pihak Pertama menanggung 10%
sedangkan Pihak Kedua menanggung 90%.
PASAL 6
Perjanjian ini mulai berlaku sejak akta ini ditandatangani
untuk waktu yang tidak ditentukan lamanya. Apabila salah
satu pihak bermaksud mengakhiri perjanjian ini, maka ia harus
memberitahukan maksudnya itu kepada pihak lainnya se-
lambat-lambatnya tiga bulan di muka.
PASAL 7
Jika perjanjian ini berakhir oleh sebab apa pun juga, maka
Pihak Kedua wajib menyerahkan perusahaan tersebut dalam
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
316
keadaan terpelihara baik kepada Pihak Pertama selambat-
lambatnya 10 hari setelah saat perjanjian ini berakhir. Setiap
kelambatan sehari dari penyerahan dimaksud Pihak Kedua
diwajibkan membayar denda Rp 50.000,00 (lima puluh ribu
rupiah) yang harus dibayar seketika dan sekaligus.
PASAL 8
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya pelaksanaan Acara seperti bencana alam,
epidemik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontak-
an masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khusus-
nya di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Apabila salah satu atau kedua belah pihak mengalami ke-
rugian akibat force majeure sebagai tersebut pada ayat 1 maka
Pihak Pertama dan Pihak Kedua menanggung kerugian-
nya masing-masing.
PASAL 9
Hal-hal yang belum atau belum cukup diatur dalam per-
janjian ini, bila perlu akan diatur secara musyawarah oleh ke-
dua belah pihak.
PASAL 10
Mengenai akta ini dan segala akibat serta pelaksanaannya,
para pihak memilih tempat kediaman tetap dan seumumnya
di Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Para penghadap saya, notaris kenal.
DEMIKIANLAH AKTA INI
Dibuat dalam minuta dan dilangsungkan di Jakarta pada
hari dan tanggal tersebut di bagian awal akta ini dengan dihadiri
oleh :
1. tuan Simon, Sarjana Hukum, pengacara, bertempat ting-gal
di Jakarta, dan
2. tuan Vincent, partikelir, bertempat tinggal di Jakarta, yang
saya, notaris kenal. Sebagai saksi.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
317
Setelah akta ini saya, notaris bacakan kepada para peng-
hadap dan para saksi, maka segera akta ini ditandatangani oleh
para penghadap, para saksi dan saya, notaris.
nama : tanda tangan :
Ny. (janda) Sifah .........................

Tuan Inno .........................
Tuan Simon, S.H. .........................
Tuan Vincent .........................
Tuan Inno Dey, S.H. .........................
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
antara
VINCENTE JREKL
dengan
KANTOR KONSULTAN HUKUM &
PENGACARA JOHAN & PARTNERS
untuk
PROSES PENGALIHAN KEWAJIBAN
PEMBAYARAN DEBITUR MELALUI UPAYA
NEGOSIASI, EKSEKUSI HIPOTIK,
DAN LITIGASI DI PERADILAN UMUM
Pada hari ini, Rabu tanggal Dua belas bulan Duabelas tahun
Duaribu Sembilan (12-12-2009), yang bertanda tangan di
bawah ini :
1. Inno Dey, Manajer Keuangan, dalam hal ini bertindak
untuk dan atas nama PT Forum Bank, yang berkantor
pusat di Jakarta Barat.
Selanjutnya disebut Pihak Pertama.
91
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
318
2. Vincente Jrek, dalam hal ini bertindak sebagai Managing
Partner, sehingga oleh karenanya berhak bertindak untuk
dan atas nama Kantor Konsultan Hukum & Pengacara
Johan & Partners, yang berkedudukan di Jakarta Pusat.
Selanjutnya disebut Pihak Kedua.
Terlebih dahulu para pihak menerangkan hal-hal sebagai
berikut :
Pihak Pertama telah memberikan fasilitas kredit kepada
para nasabahnya yang selanjutnya disebut Debitur dari
Pihak Pertama.
Pihak Pertama berkehendak memberikan Kuasa kepada
Pihak Kedua dalam menangani penagihan pebayaran ke-
wajiban Debitur dari Pihak Pertama, baik melalui upaya
negosiasi maupun eksekusi hipotik dan atau upaya litigasi di
muka Peradilan Umum.
Pihak Kedua selaku Konsultan Hukum dan Pengacara, ber-
maksud untuk memberikan jasa pelayanan hukum kepada
Pihak Pertama dalam menyelesaikan masalah perkreditan
dari Pihak Pertama.
Kedua belah pihak dengan ini menyatakan sepakat dan
setuju dalam membuat Perjanjian Kerja Sama untuk proses
penagihan hutang pokok maupun angsuran tertunggak dan
denda keterlambatan sebagai kewajiban Debitur Pihak Per-
tama, baik melalui upaya negosiasi dan eksekusi hipotik
maupun litigasi di Peradilan Umum, dengan syarat-syarat
sebagai berikut:
PASAL 1: MAKSUD DAN TUJUAN KERJASAMA
1. Pihak Pertama dengan ini menunjuk dan memberikan ke-
pada Pihak Kedua untuk mengurus kepentingan Pihak
Pertama mengenai upaya pelaksanaan penagihan hutang
Debitur Pihak Pertama, baik secara perdata maupun
pidana, dengan terlebih dahulu harus mendapat persetujuan
dari Pihak Pertama, yang meliputi hutang pokok, angsuran
tertunggak dan denda keterlambatan, serta biaya-biaya
lainnya yang timbul dalam upaya penanganan kredit macet
dari Debitur Pihak Pertama.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
319
2. Pihak Kedua dengan ini menerima dengan baik adanya
penunjukan pada ayat 1 pasal ini, dan selanjutnya meng-
ikatkan diri sebagai Kuasa Hukum dari Pihak Pertama un-
tuk melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya, dengan
penuh rasa tanggung jawab, sesuai dengan kemampuan/
keahlian yang dimiliki oleh Pihak Kedua.
3. Pihak Pertama akan mengeluarkan surat kuasa kepada
Pihak Kedua untuk masing-masing Debitur yang proses
penagihan hutangnya diserahkan kepada Pihak Kedua.
PASAL 2: URAIAN PEKERJAAN
Uraian pekerjaan yang wajib dilaksanakan Pihak Kedua
dalam penyelesaian kredit macet/bermasalah dari Debitur Pihak
Pertama, sebagaimana tercantum pada pasal 1 ayat 1 tersebut di
atas sebagai berikut :
1. Masalah penagihan kredit macet dari Debitur Pihak Per-
tama harus diselesaikan baik secara upaya negosiasi ek-
sekusi hipotik maupun upaya hukum lainnya melalui Per-
adilan Umum dan masing-masing pihak dapat membatalkan
proses penagihan atas kasus yang sedang berjalan, dengan
terlebih dahulu melakukan kesepakatan.
2. Pihak Kedua tidak diperkenankan menerima pembayaran-
pembayaran dalam rangka penyelesaian kewajiban/tungga-
kan dari Debitur dan semua pembayaran yang dilakukan
oleh Debitur akan langsung disetor kepada Pihak Pertama.
PASAL 3: KEBERHASILAN
1. Suatu penanganan kasus dinilai berhasil jika di dalam upaya
penagihan tersebut Debitur melunasi seluruh pinjaman
hingga lunas dan atau membayar seluruh angsuran yang
tertunggak berikut denda keterlambatan serta biaya pe-
menuhan hak lainnya.
2. Success Fee hanya dibayarkan oleh Pihak Pertama kepada
Pihak Kedua untuk pekerjaan-pekerjaan yang dinilai ber-
hasil, sesuai dengan ketentuan yang telah disetujui bersama
sebagaimana tercantum di dalam lampiran perjanjian ini.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
320
PASAL 4: LAPORAN DAN KELENGKAPAN DATA
1. Pihak Kedua wajib menyampaikan laporan minimal 1
(satu) bulan sekali kepada Pihak Pertama berkaitan dengan
perkembangan dari setiap penagihan kewajiban tunggakan
dari Debitur yang ditandatangani oleh Partner yang me-
ngepalai tim dari Pihak Kedua.
2. Setiap saat jika diminta oleh Pihak Pertama, Pihak Kedua
wajib melaporkan baik secara lisan/tertulis kepada Pihak
Pertama, perkembangan atau hasil pembicaraan antara
Debitur dengan Pihak Kedua dalam upaya penyelesaian ke-
wajiban/tunggakan debitur.
3. Pihak Pertama berkewajiban memberikan data-data yang
lengkap dan terperinci terhadap segala keterangan yang di-
minta oleh Pihak Kedua, sehubungan dengan upaya pe-
nanganan penagihan kewajiban/tunggakan Debitur dan
apabila dipandang perlu menyiapkan serta menyerahkan do-
kumen-dokumen asli yang berkaitan dengan penanganan
kasus kepada Pihak Kedua, demi tercapainya hasil yang
maksimal dan tuntas.
PASAL 5: BIAYA DAN IMBALAN JASA
1. Segala biaya yang menyangkut pelaksanaan operasional ser-
ta imbalan jasa atas penyelesaian kewajiban/tunggakan yang
menjadi tugas Pihak Kedua diatur secara tersendiri dan
merupakan satu kesatuan serta bagian yang tidak terpisah-
kan dari perjanjian ini.
2. Legal Fee dan biaya-biaya lain yang telah diatur secara ter-
sendiri tersebut akan berlaku selama 2 (dua) bulan, ter-
hitung sejak ditandatanganinya perjanjian ini.
PASAL 6: JANGKA WAKTU BERLAKU
1. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat bahwa perjanjian
ini berlaku selama 12 (duabelas) bulan, terhitung sejak saat
perjanjian ini ditandatangani oleh para pihak dan jangka
waktu tersebut dapat ditinjau serta diperpanjang kembali
oleh para pihak, berdasarkan persetujuan bersama yang
dilakukan secara tertulis.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
321
2. Khusus untuk kasus-kasus yang masih berlangsung/sedang
dalam proses pada saat berakhirnya kerjasama ini, Pihak
Kedua tetap bertanggung jawab sampai selesainya kasus
pada tahap litigasi, kecuali bila Pihak Pertama memutus-
kan untuk menarik kembali kuasanya.
PASAL 7: KETENTUAN-KETENTUAN
Apabila timbul akibat hukum dan atau risiko terhadap
pihak ketiga manapun atas pelaksanaan penyelesaian kre-dit
macet yang diserahkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua
khususnya dalam tahap penanganan secara negosiasi (di luar
proses beracara pada tingkat peradilan umum) yang dilakukan
antara Pihak Kedua dengan pihak ketiga, maka Pihak Kedua
bertanggung jawab penuh atas hal tersebut dan Pihak Pertama
dibebaskan dari segala tuntutan dan atau ganti rugi apa pun dari
pihak manapun juga.
PASAL 8: FORCE MAJEURE
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya pelaksanaan Acara seperti bencana alam,
epidemik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontak-
an masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khusus-
nya di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Apabila salah satu atau kedua belah pihak mengalami ke-
rugian akibat force majeure sebagai tersebut pada ayat 1
maka secara eksklusif Pihak Pertama dan Pihak Kedua
menanggung kerugiannya masing-masing dan tidak saling
menuntut satu terhadap yang lain.
PASAL 9: LAIN-LAIN DAN DOMISILI HUKUM
1. Hal-hal yang belum dibuat atau belum diatur dalam per-
janjian ini akan ditentukan lebih lanjut secara musyawarah
untuk mufakat di antara kedua belah pihak dan akan diatur
lebih lanjut dalam perjanjian tambahan yang merupakan
bagian yang tidak dapat dipisahkan dari per-janjian ini.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
322
2. Apabila terjadi perselisihan yang mungkin timbul di dalam
penafsiran atau terhadap pelaksanaan perjanjian ini, maka
kedua belah pihak setuju untuk menyelesaikannya secara
musyawarah.
3. Jika dalam permusyawarahan bersama tidak tercapai ke-
sepakatan, maka permasalahan tersebut akan diajukan ke
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mendapatkan
keputusan yang seadil-adilnya.
PASAL 10: PENUTUP
Perjanjian Kerja Sama ini dibuat dan ditandatangani oleh
kedua belah pihak di Jakarta, dalam rangkap 2 (dua), bermeterai
cukup dan masing-masing memiliki kekuatan hukum yang
sama.
Dibuat di : Jakarta
Pada tanggal : 12-12-2009
Pihak Pertama Pihak Kedua

Inno Dey Vincente Jrek
PT Forum Bank
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
MEMBUKA RESTORAN
Nomor :xxx/xxx/xxx
Pada hari ini, Jumat, tanggal duabelas, bulan Desember,
tahun duaribu sembilan.
Menghadap kepada saya Arifn Sarjana Hukum notaris di
Jakarta, dengan dihadiri oleh para saksi yang saya, notaris kenal
dan akan disebut nama-namanya pada akhir akta ini :
1. Tuan Simon Jrek, pedagang, bertempat tinggal di Bogor,
Jalan Dewi Sartika No. 9, untuk sementara berada di Jakarta
92
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
323
selanjutnya disebut juga Pihak Pertama.
2. Tuan Inno Dey, pedagang, bertempat tinggal di Jakarta Jalan
Rambutan No. 6, selanjutnya disebut juga Pihak Kedua.
Para penghadap dikenal oleh saya, notaris.
Para penghadap menerangkan bahwa mereka telah saling
setuju untuk melangsungkan suatu perjanjian kerja sama dengan
ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut :
PASAL 1
Maksud dan tujuan kerja sama ini ialah untuk menjalan-
kan suatu usaha bersama yang berupa membuka restoran/rumah
makan yang diberi nama Melati Restaurant yang berlokasi di
pinggir jalan raya Bogor menuju Sukabumi, di kilo meter 7,3
(tujuh koma tiga), di bilangan Desa Curug, Kecamatan Pacet,
Ka-bupaten Cililin, Provinsi Jawa Barat.
PASAL 2
Kerja sama ini dimulai sejak tanggal akta ini ditanda-
tangani, dan diadakan untuk jangka waktu yang tidak ditentu-
kan lamanya.
PASAL 3
Modal kerja sama ini terdiri dari pemasukan dan penyetoran
oleh kedua belah pihak, yang untuk pertama kali atau sebagai
modal pertama ditentukan oleh kedua belah pihak sebesar
Rp 30.000.000,00 (tiga puluh juta rupiah) dengan perincian
sebagai berikut :
a. Pihak Pertama memasukkan atau menyetorkan sebanyak
Rp 15.000.000,00 (lima belas juta rupiah), yaitu sama
dengan separuh dari nilai taksiran para pihak. Atas se-
bidang tanah bekas hak milik Adat, seluas 1640 m
2

(seribu enam ratus empat puluh meter persegi) girik nomor
C. 3884, persil nomor 112-1, terletak di desa Ciherang,
Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat,
berikut segala apa yang didirikan di atasnya, yaitu berupa
sebuah bangunan restaurant/rumah makan beserta semua
turutannya yang menjadi bagian dari bangunan tersebut be-
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
324
serta seluruh alat-alat perlengkapan dari usaha rumah ma-
kan yang bernama Melati Restaurant dan menurut pe-
ngakuan Pihak Pertama adalah menjadi milik sepenuhnya
dari Pihak Pertama sebelum akta kerja sama ini ditanda-
tangani.
b. Pihak Kedua memasukkan dan menyetorkan berupa uang
tunai sebesar Rp 15.000.000,00 (lima belas juta rupiah).
Dengan pemasukan modal berupa uang tunai sebesar
Rp 15.000.000,00 (lima belas juta rupiah) oleh Pihak Kedua
seperti tersebut di atas, maka baik tanah, maupun bangunan
dan alat-alat perlengkapan yang telah disetorkan oleh Pihak
Pertama dalam kerja sama ini seperti tersebut dalam sub
a di atas, yang menurut pengakuan Pihak Pertama adalah
menjadi milik sepenuhnya sebelum akta kerja sama ini
ditandatangani menjadi milik bersama kedua belah pihak
dengan arti masing-masing pihak memiliki separuh bagian
atau 50% (lima puluh persen) dari seluruh luas tanah berikut
bangunan dan peralatan seperti tersebut di atas.
Di samping itu untuk tambahan modal kerja akan ditentu-
kan oleh kedua belah pihak atas permufakatan bersama untuk
mana kedua belah pihak akan menyetor masing-masing separuh
bagian atau 50% (limapuluh persen) yang senantiasa akan
tercatat dalam pembukuan kerja sama ini.
PASAL 4
Para pihak masing-masing bertanggung jawab mengenai
pengurusan dan pelaksanaan serta kelancaran jalannya usaha
kerja sama tersebut.
Pembagian kerja dalam menjalankan kerja sama ini akan
ditetapkan sendiri oleh kedua belah pihak secara musyawarah
untuk mufakat.
PASAL 5
Keuntungan bersih dari kerja sama ini, yaitu keuntungan
setelah dipotong segala pajak-pajak dan beban-beban lainnya
yang berhubungan dengan usaha tersebut dibagi antara kedua
belah pihak sebagai berikut :
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
325
- untuk Pihak Pertama : 50% (lima puluh persen).
- untuk Pihak Kedua : 50% (lima puluh persen).
Demikian juga kerugian yang mungkin diderita akan di-
tanggung oleh kedua belah pihak menurut perbandingan se-
perti tersebut di atas.
PASAL 6
Dalam kerja sama ini para pihak harus dan wajib mengada-
kan pembukuan yang rapi dan sempurna.
PASAL 7
Kerja sama ini sewaktu-waktu dapat diakhiri dan/atau di-
batalkan asal saja pihak yang ingin mengakhiri/membatalkan-
nya memberitahukan secara tertulis terlebih dahulu kepada pi-
hak lainnya 3 (tiga) bulan sebelumnya.
Dalam kejadian tersebut, maka kepada pihak yang meng-
akhiri/membatalkan kerja sama ini, harus dibayar kembali ba-
giannya atau mengembalikan modal pihak yang menarik diri itu
menurut buku-buku pada waktu ia keluar berhenti dari kerja
sama ini berikut bagiannya atas tanah tersebut berikut bangunan
dan peralatan-peralatan sesuai dengan harga/nilai yang berlaku
pada saat itu, serta keuntungan/kerugian atas modal tersebut.
PASAL 8
Apabila salah satu pihak meninggal dunia, maka (para) ahli
waris dari yang meninggal dunia itu dapat meneruskan kerja
sama ini dengan menerima segala hak dan kewajiban yang
timbul berdasarkan akta kerja sama ini.
Dalam hal kejadian seperti tersebut, maka (para) ahli waris
yang menentukan kerja sama ini diwajibkan untuk menunjuk
seorang di antara mereka sebagai kuasa mereka bersama dan
hanya wakil itu sajalah yang berhak mewakili mereka terhadap
kerja sama ini.
PASAL 9
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
326
Dengan berlakunya akta perjanjian kerja sama ini, maka
usaha Melati Restaurant yang sebelumnya adalah milik penuh
dari Pihak Pertama dan berlokasi di tempat yang sama, menjadi
bubar, dan segala utang piutang yang dilakukan oleh Pihak
Pertama sebelum kerja sama ini dilakukan, adalah menjadi
tanggung jawab sepenuhnya dari Pihak Pertama secara pribadi,
dan tidak dapat dikaitkan dengan usaha kerja sama ini.
PASAL 10
1. Force majeure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah
suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua
belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagal-
kan terlaksananya pelaksanaan Acara seperti bencana alam,
epidemik, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontak-
an masyarakat, blokade, kebijaksanaan pemerintah khusus-
nya di bidang moneter, kecelakaan atau keterlambatan yang
disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Apabila salah satu atau kedua belah pihak mengalami ke-
rugian akibat force majeure sebagai tersebut pada ayat 1 maka
Pihak Pertama dan Pihak Kedua menanggung kerugian-
nya masing-masing.
PASAL 11
Dalam segala hal yang tidak atau tidak cukup diatur dalam
akta ini, akan diputuskan oleh kedua belah pihak atas dasar
pemufakatan bersama.
Mengenai perjanjian ini dengan segala akibatnya serta pe-
laksanaannya kedua belah pihak memilih tempat kediaman yang
tetap dan tidak berubah di kantor Panitera Pengadilan Negeri
di Cianjur.
DEMIKIANLAH AKTA INI
Dibuat dan diselesaikan di Jakarta pada hari dan tanggal
seperti disebut pada bagian awal akta ini, dengan dihadiri
oleh tuan Vincent Jrek, pegawai notaris, bertempat tinggal di
Jakarta, Jalan Slamet Rijadi No.5 sebagai saksi-saksi.
Setelah saya, notaris membacakan akta ini kepada para
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
327
penghadap dan para saksi, maka segera para penghadap, para
saksi dan saya, notaris menandatangani akta ini.
Diperbuat dengan tujuh perubahan, yakni satu coretan dan
tiga tambahan dan tiga coretan serta penggantian.
Asli akta ini telah ditandatangani secukupnya.
Pihak Pertama Pihak Kedua

Simon Jrek Inno Dey
Saksi-Saksi:
1. Vincent Jrek
2. Sadiya Nesya (notaris)
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PENYELENGGARAAN PELATIHAN
PETERNAK
antara
VINCENTIUS DWI
dengan
DIREKTORAT JENDERAL BINA USAHA KOPERASI
DEPARTEMEN KOPERASI
Nomor :xxx/xxx/xxx
Pada hari ini, Sabtu 12 Desember 2009 di Jakarta, kami
yang bertada tangan di bawah ini:
1. Nama : Simon Jrek
Jabatan : Direktur Jenderal Bina Usaha Koperasi
Kementerian Negara Koperasi dan UKM
Alamat : Gedung Kementerian Negara Koperasi-UKM.
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 3 5 Jakarta.
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Direktorat
93
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
328
Jenderal Bina Usaha Koperasi, selanjutnya disebut Pihak
Pertama.
2. Nama : Inno Dey
Jabatan : Direktur Utama Perum Perhutani.
Alamat : Gd. Manggala Wanabakti Blok V, Lt. 5 Senayan,
Jakarta Pusat.
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan
Umum Kehutanan Negara Indonesia (Perum Perhutani),
selanjutnya disebut Pihak Kedua.
Dengan ini Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat meng-
adakan perjanjian kerja sama pelatihan peternak, penyuluh, dan
pembina dengan ketentuan sebagai berikut :
PASAL 1: OBJEK PERJANJIAN
Perjanjian ini meliputi pelatihan peternak lebah anggota
Koperasi Unit Desa, penyuluh dan pembina perlebahan yang
diberikan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua untuk di-
laksanakan.
PASAL 2: TEMPAT PELATIHAN DAN SARANA
(1) Tempat pelatihan beserta sarana dan fasilitas pelatihan se-
bagaimana dimaksud pada Pasal 1 perjanjian ini disediakan
oleh Pihak Kedua di Pusat Perlebahan Nasional Parung
Panjang Bogor Jawa Barat dan tempat lain yang ditunjuk
oleh Pihak Kedua.
(2) Untuk tempat penyelenggaraan pemberian mata pelajaran
teori disediakan oleh Pihak Kedua di Pusbahnas Parung
Panjang Bogor sedangkan tempat pelaksanaan praktik la-
pangan dilakukan di tempat lain yang akan ditetapkan
kemudian sesuai pengajuan dari Pihak Kedua selanjutnya
disetujui oleh Pihak Pertama.
PASAL 3: PELAKSANAAN
(1) Pelatihan sebagaimana tersebut pada Pasal 1 perjanjian ini
berlangsung sejak tanggal 12, bulan Desember tahun 2009
sampai dengan tanggal 11 Desember 2011.
(2) Peserta Pelatihan terdiri atas :
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
329
a. Peternak berasal dari anggota KUD Mandiri/Calon
Mandiri yang ditetapkan oleh Departemen Koperasi.
b. Penyuluh yang berasal dari Departemen Kehutanan dan
Perum Perhutani dan Pramuka.
c. Pembina berasal dari Kementerian Koperasi, Departe-
men Kehutanan dan Perum Perhutani, dan Pramuka.
(3) Angkatan pelatihan selama jangka waktu sebagaimana ter-
sebut pada Pasal 3 ayat (1) perjanjian ini terdiri atas :
a. Pelatihan peternak lebah adalah selama 58 hari (lima
puluh delapan) hari untuk 1 (satu) angkatan yang ber-
jumlah kurang lebih 32 (tiga puluh dua) orang.
b. Pelatihan penyuluh adalah selama 58 (lima puluh de-
lapan) hari untuk 1 (satu) angkatan yang berjumlah ku-
rang lebih 36 (tiga puluh enam) orang.
c. Pelatihan pembina perlebahan selama 7 (tujuh) hari
untuk 1 (satu) angkatan yang berjumlah kurang lebih
36 (tiga puluh enam) orang.
d. Jumlah peserta setiap angkatan sebagaimana tersebut
pada Pasal 3 ayat (4) perjanjian ini dapat berubah se-
suai dengan persetujuan kedua belah pihak.
PASAL 4: ORGANISASI PELAKSANA
Oganisasi pelaksana pelatihan sebagaimana tersebut pada
Pasal 1 perjanjian ini ditetapkan bersama oleh Pihak Pertama
dan Pihak Kedua dan tertuang dalam suatu keputusan yang
ditertibkan oleh Pihak Kedua sebagaimana terlampir pada
lampiran perjanjian ini (lampiran II).
PASAL 5: BIAYA DAN CARA PEMBAYARAN
(1) Biaya pelaksanaan pelatihan peternak sebagaimana ter-
sebut pada Pasal 1 perjanjian ini untuk angkatan I yang
ditanggung oleh Pihak Pertama adalah sebesar Rp
50.000.000 (limapuluh juta rupiah) sebagaimana perincian
terlampir pada perjanjian ini (lampiran III).
(2) Pembayaran biaya pelaksanaan pelatihan peternak sebagai-
mana tersebut pada Pasal 6 ayat (1) perjanjian ini dilaksana-
kan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua dengan cara :
a. Pembayaran tahap pertama sebesar 50% (lima puluh
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
330
persen) dari Rp 50.000.000 (limapuluh juta rupiah)
belum termasuk pajak dibayarkan pada saat perjanjian
ini ditandatangani oleh Pihak Pertama dan Pihak
Kedua.
b. Pembayaran tahap kedua sebesar 50% (lima puluh
persen) dari Rp 50.000.000 (limapuluh juta rupiah) atau
sama dengan Rp 25.000.000 (limapuluh juta rupiah)
belum termasuk pajak dibayarkan selambat-lambatnya
pada saat pelaksanaan pelatihan diakhiri, yaitu pada
tanggal 1 Februari 2010.
PASAL 6: KEADAAN MEMAKSA
(1) Apabila terjadi keadaan memaksa seperti banjir, tanah
longsor, kebakaran, gambar bumi dan keadaan darurat
yang ditetapkan oleh Pemerintah maupun hal-hal lainnya,
sehingga mengakibatkan pelatihan tidak dapat dilaksana-
kan dengan baik maka Pihak Pertama bersama-sama Pihak
Kedua untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya.
(2) Apabila keadaan memaksa berakhir, maka kedua belah pi-
hak atas persetujuan bersama akan memutuskan dapat me-
lanjutkan atau membatalkan perjanjian ini.
PASAL 7: PERSELISIHAN
(1) Perselisihan antara Pihak Pertama dengan Pihak Kedua
maka akan diselesaikan dengan cara musyawarah.
(2) Apabila perselisihan tidak dapat diselesaikan dengan cara
musyawarah maka Pihak Pertama dan Pihak Kedua
sepakat untuk menyelesaikan melalui Pengadilan Negeri
Jakarta Pusat.
PASAL 8: ADDENDUM
Segala sesuatu yang dikehendaki oleh Pihak Pertama dan
Pihak Kedua akan tetapi belum diatur dalam perjanjian ini akan
dimusyawarah bersama dan akan dituangkan dalam addendum
dan tidak boleh bertentangan dengan perjanjian ini.
PASAL 9: PENUTUP
(1) Perjanjian ini mulai berlaku sejak tanggal ditandatangani
oleh Pihak Pertama dan Pihak Kedua.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
331
(2) Perjanjian ini ditandatangani di atas kertas bermeterai se-
ribu rupiah dalam rangkap dua di mana satu untuk Pihak
Pertama dan satu untuk Pihak Kedua masing-masing
mempunyai kekuatan hukum yang sama.
Jakarta, 12 Desember 2009
Pihak Kedua, Pihak Pertama,
Simon Jrek Inno Dey
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PEMOTRETAN
Nomor : xxx/xxx/xxx/xxx
Pada hari ini, Senin, tanggal Empatbelas, bulan Duabelas,
tahun Dua Ribu Sembilan (14-12-2009), bertempat di Kantor
Pusat PT. Forum Sahabat, yang bertanda tangan di bawah ini :
1. Inno Dey, dalam perbuatan hukum ini bertindak selaku
Marketing Manajer dari dan atas nama PT Forum Kita
berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta, beralamat
kantor di Kampung Melayu di Jakarta Timur. Selanjutnya
di sebut Pihak Pertama.
2. Simon Jrek, dalam perbuatan hukum ini bertindak selaku
model agency, dari dan atas nama Centra Style, beralamat
kantor di Jakarta. Selanjutnya disebut Pihak Kedua.
Pihak Pertama dan Pihak Kedua (bersama-sama selanjut-
nya disebut para pihak) menerangkan terlebih dahulu beberapa
hal sebagai berikut :
Bahwa Pihak Pertama adalah sebuah Grup perusahaan
(Woodies Group) yang bergerak dalam bidang jasa properti,
yang saat ini memerlukan model untuk menjadi objek foto-
graf dan rekaman video yang akan diciptakan, yang nanti-
94
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
332
nya akan digunakan sebagai objek dalam media promosi.
Bahwa Pihak Kedua adalah sebuah model agency, yang
pada saat ini berkehendak untuk memenuhi keperluan Pi-
hak Pertama dalam menyediakan model untuk maksud
Pihak Pertama tersebut di atas.
Berkaitan dengan hal-hal yang terurai di atas, para pihak
sepakat untuk membuat suatu Perjanjian Kerja Sama Pe-
motretan Model dan Perekaman Video (selanjutnya disebut
dengan Perjanjian) dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai
berikut.
PASAL 1: KETENTUAN HUKUM
Dalam perjanjian ini yang dimaksud dengan:
1. Potret adalah gambar dari wajah orang yang digambarkan,
baik bersama bagian tubuh lainnya ataupun tidak, yang
diciptakan dengan cara dan alat apapun.
2. Rekaman video adalah reka pengabadian gambar gerak dari
wajah orang baik bersama bagian tubuh lainnya ataupun
tidak di suatu tempat tertentu, baik dengan suara orang
tersebut dan/atau bunyi objek lain disekitarnya maupun
tidak, yang dilakukan dengan cara dan alat apapun.
3. Pemotretan adalah pengambilan gambar dari wajah orang
yang digambarkan, baik bersama bagian tubuh lainnya atau-
pun tidak yang diciptakan dengan cara dan alat apapun.
4. Perekaman video adalah pengambilan gambar gerak dari
wajah orang baik bersama bagian tubuh lainnya atau tidak
di suatu tempat tertentu, baik dengan suara orang tersebut
dan/atau bunyi objek lain disekitarnya maupun tidak, yang
dilakukan dengan cara dan alat apapun.
PASAL 2: LINGKUP PERJANJIAN
Pihak Kedua dengan ini mengikatkan diri kepada Pihak
Pertama untuk menghadirkan model dalam kegiatan pemotret-
an dan/atau perekaman video yang dilakukan Pihak Pertama
pada:
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
333
Hari : Minggu
Tanggal : 17-03-2008
Waktu : 14.00 s.d. selesai
Lokasi : Ruang Rapat Woodies Group
PASAL 3: IDENTITAS MODEL
Atas kegiatan pemotretan dan/atau perekaman video
Pihak Pertama tersebut, Pihak Kedua sepakat dan sanggup
untuk men-jamin kehadiran model pada waktu dan tempat
sebagaimana tersebut pada pasal di atas sejumlah 2 (dua) orang,
dengan identitas sebagai berikut :
Nama : Sifa Aulia
Tempat/Tgl Lahir : Bandung, 8 Febuari 1987
Alamat : Jl. Menteng raya No. 38, Jakarta
Nama : Indah Wulandari
Tempat/Tgl Lahir : Ottawa, 30 November 1985
Alamat : Komp. Banjar Wijaya Blok A
No. 4, Tangerang
PASAL 4: NILAI JASA DAN CARA PEMBAYARAN
1. Nilai jasa yang menjadi hak Pihak Kedua atas prestasi yang
dilakukan di atas adalah sebesar Rp 64.000.000,00 (enam
puluh empat juta rupiah) yang akan diberikan oleh Pihak
Pertama dengan cara pembayaran sebagai berikut :
a. Uang muka 25% (dua puluh lima persen) dari total
Nilai Jasa atau sebesar Rp 16.000.000,00 (enam belas
juta rupiah) akan dibayarkan pada saat perjanjian ini
ditandatangani.
b. Sisa uang muka 75% (tujuh puluh lima persen) dari total
Nilai Jasa atau sebesar Rp 48.000.000,00 (empat puluh
delapan juta rupiah) akan dibayarkan paling lambat
2 (dua) hari setelah pemotretan dinyatakan selesai oleh
para pihak.
2. Nilai Jasa tersebut sudah termasuk honor model, biaya make
up model, biaya sewa busana, biaya transportasi, dan pajak-
pajak.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
334
PASAL 5: PENCIPTA DAN PEMEGANG HAK CIPTA
1. Pihak Pertama adalah pencipta sekaligus pemegang Hak
Cipta atas potret dan/atau Rekaman Video yang diciptakan
Pihak Pertama sendiri maupun fotografer/kamerawan.
2. Pihak Pertama berhak untuk melakukan segala tindakan
sebagai pemegang Hak Cipta serta menggunakan potret
dan/atau Rekaman Video tersebut untuk semua kepenting-
annya yang dengan ini Pihak Kedua termasuk model Pihak
Kedua menyatakan tidak keberatan yang ditandai dengan
Surat Pernyataan yang merupakan lampiran yang integral
dan tidak terpisahkan dari perjanjian ini, atas penggunaan
potret dan/atau Rekaman Video tersebut untuk kepenting-
an Pihak Pertama selama batas waktu yang tidak terbatas.
PASAL 6: HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA
1. Pihak Pertama dalam perjanjian ini mempunyai hak untuk:
a. Melakukan pemotretan dan/atau perekaman video
dengan menggunakan model Pihak Kedua pada wak-
tu dan lokasi yang telah disepakati para pihak.
b. Menggunakan potret dan/atau rekaman video yang di-
hasilkan untuk kepentingan media promosi Pihak Per-
tama sendiri dalam arti yang seluas-luasnya termasuk
untuk tujuan komersial dalam batas waktu tidak terbatas.
c. Melakukan pengumuman dan perbanyakan ciptaan se-
bagai media promosi yang diciptakannya yang meng-
gunakan sebagian maupun seluruh potret dan/atau re-
kaman video yang dihasilkan dengan cara apapun.
2. Pihak Pertama dalam Perjanjian ini mempunyai kewajiban
untuk :
a. Membayar nilai jasa yang telah disepakati dengan tepat
waktu.
b. Menjaga sikap dan perilaku fotografer/kamerawan
Pihak Pertama termasuk Pihak Pertama sendiri secara
professional pada saat pengambilan gambar selama sesi
pemotretan dan/atau perekaman.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
335
PASAL 7: HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK KEDUA
1. Pihak Kedua dalam perjanjian ini mempunyai hak untuk :
a. Menerima nilai jasa yang telah disepakati para pihak
dengan tepat waktu.
b. Menerima jaminan perlakuan dan kerjasama yang baik
dan profesional dari fotografer/kameraman Pihak Per-
tama termasuk dari Pihak Pertama sendiri bagi model
Pihak Kedua pada saat pengambilan gambar selama
sesi pemotretan.
2. Pihak Kedua dalam perjanjian ini mempunyai kewajiban
untuk :
a. Menghadirkan model Pihak Kedua pada waktu dan
lokasi yang telah ditentukan dan disepakati para pihak
untuk kegiatan pemotretan dan/atau perekaman video.
b. Menjamin perlakuan dan kerjasama yang baik dari mo-
del Pihak Kedua termasuk Pihak Kedua sendiri pada
saat pengambilan gambar selama sesi pemotretan dan/
atau perekaman video.
PASAL 8: SANKSI-SANKSI
1. Apabila Pihak Pertama terlambat melaksanakan kewajiban
seperti tersebut pada pasal 6.2 ayat (a), maka Pihak Pertama
sepakat untuk membayar denda sebesar 0,5 % dari total nilai
jasa untuk tiap hari keterlambatan kepada Pihak Kedua.
2. Apabila Pihak Kedua terlambat menghadirkan model yang
dijanjikannya, maka Pihak Pertama berhak untuk me-
motong nilai jasa yang seharusnya diterima Pihak Kedua
sebesar 0,2 %dari total nilai jasa untuk tiap 30 (tiga puluh)
menit keterlambatan, apabila keterlambatan tersebut lewat
dari 1 (satu) jam, maka Pihak Kedua dianggap membatal-
kan perjanjian dan berlaku ketentuan pasal 10 perjanjian
kecuali dinyatakan sebaliknya oleh Pihak Pertama.
PASAL 9: PEMBATALAN PERJANJIAN
Apabila Pihak Pertama membatalkan perjanjian sebelum
pemotretan/perekaman video dilaksanakan secara sepihak dan
bukan merupakan kesalahan dari Pihak Kedua, maka Pihak
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
336
Kedua tetap berhak atas uang muka dari nilai jasa yang telah
disepakati, sebaliknya apabila Pihak Kedua membatalkan per-
janjian sebelum pemotretan/perekaman video dilaksanakan se-
cara sepihak dan bukan merupakan kesalahan Pihak Pertama,
maka Pihak Kedua menyatakan sepakat untuk memberikan
ganti rugi kepada Pihak Pertama sebesar 15 % (lima belas
persen) dari nilai jasa.
PASAL 10: FORCE MAJEURE
Apabila terjadi hal-hal di luar kemampuan wajar salah satu
pihak (yang selanjutnya dalam perjanjian ini akan disebut Force
Majeure) sehingga pihak yang bersangkutan tidak mungkin me-
laksanakan kewajibannya berdasarkan perjanjian, yang secara
limitative dimaksudkan sebagai banjir, gempa bumi, badai,
gunung meletus, kebakaran, perang, huru hara, dan kebijakan
moneter dari Pemerintah, maka pihak yang bersangkutan harus
segera memberitahukan terjadinya Force Majeure ini secara ter-
tulis kepada pihak lainnya selambat-lambatnya 1 x 24 jam se-
telah terjadinya Force Majeure. Keterlambatan suatu pihak da-
lam menyerahkan pemberitahuan tersebut kepada pihak lain-
nya, disepakati untuk dianggap bahwa tidak akan timbul klaim
dalam bentuk apapun dari pihak satu ke pihak lainnya.
PASAL 11: PERSELISIHAN DAN DOMISILI HUKUM
1. Hal-hal yang belum atau belum cukup diatur dalam per-
janjian ini atau bila terjadi perseilisihan paham di antaranya
harus diputuskan oleh para pihak berdasarkan musyawarah.
2. Tentang perjanjian ini dan segala akibatnya, para pihak se-
pakat untuk memilih domisili hukum yang tetap dan tidak
berubah di Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta
Pusat.
PASAL 13: PENUTUP
Demikian perjanjian ini, dibuat pada tanggal sebagaimana
disebut pada awal perjanjian ini dalam rangkap 2 (dua) yang
sama bunyinya, keduanya bermeterai cukup dan mempunyai
kekuatan hukum yang sama, masing-masing untuk para pihak.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
337
Jakarta, 14 Desember 2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Inno Dey Simon Jrek
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
PENYUSUNAN RENCANA PERUSAHAAN
ANTARA PT. FORZA DAN PT. CONSULINDO
Nomor :xxx/xxx
Pada hari ini, Senin, 14 Desember 2009, di Kantor Pihak
Kedua, kami yang bertandatangan di bawah ini:
1. Nama : Vincent Derall
Pekerjaan/Jabatan : Direktur Utama PT AX.
Alamat : Gd. Manggala Wanabakti Blok IV Lt. 4
Senayan, Jakarta Pusat.

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT FORZA.
Selanjutnya dalam perjanjian ini disebut Pihak Pertama.
2. Nama : Inno Dey
Jabatan/Pekerjaan : Direktur Utama PT. ACC
Alamat : Jl. Roket 96A, Kel. Karet, Kec. Jeruk,
Jakarta Pusat.
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan
Terbatas (PT) ACC berdasarkan akta notaris no. xxx tanggal
xxx. Selanjutnya dalam perjanjian ini disebut Pihak Kedua.
Dengan ini kedua belah pihak sepakat untuk membuat per-
janjian yang mengikat, sesuai dengan ketentuan-ketentuan
pasal-pasal tersebut di bawah ini :
PASAL 1: OBJEK PERJANJIAN
Pihak Pertama dalam kedudukannya seperti tersebut di
atas, memberikan tugas kepada Pihak Kedua dan Pihak Kedua
95
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
338
menerima dan menyanggupi untuk melaksanakan kerja sama
dalam Penyusunan Corporate Plan Perum Perhutani.
PASAL 2: DASAR PELAKSANAAN KERJA
Pelaksanaan pekerjaan yang tersebut pada Pasal 1 perjanjian
ini, harus dilaksanakan dan berpedoman kepada:
(1) Kerangka Acuan atau Term of Reference yang telah di-
tetapkan sebagaimana terlampir :
(2) Surat penawaran Pihak Kedua tanggal xxx. No. xxx
(3) Surat persetujuan Pihak Pertama tanggal xxx No. xxx.
PASAL 3: JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
Jangka waktu pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud
pada Pasal 1 Perjanjian ini adalah selama 10 (sepuluh) bulan
terhitung sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian sampai
dengan tanggal 13 Oktober 2010
PASAL 4: PELAKSANAAN PEKERJAAN DAN KERAHASIAAN DATA
(1) Pihak Pertama bersedia membantu menyediakan kemudah-
an-kemudahan yang diperlukan Pihak Kedua untuk me-
laksanakan pekerjaan tersebut dalam Pasal 1 perjanjian ini.
(2) Pihak Kedua berjanji akan menjamin kerahasiaan data yang
diperoleh baik dari Pihak Pertama maupun dari objek pe-
nelitian.
(3) Pihak Kedua akan menyerahkan data studi kepada Pihak
Pertama.
PASAL 5: BIAYA PELAKSANAAN KERJA SAMA
(1) Jumlah biaya untuk pelaksanaan tugas seperti dimaksud
pada Pasal 1 Perjanjian ini adalah sebesar Rp 100.000.000
(seratus juta rupiah) termasuk PPN 10% (sepuluh persen)
dan PPh yang berlaku.
(2) Jumlah biaya tersebut dalam Pasal 5 ayat (1) perjanjian ini
belum termasuk biaya perjanjian, biaya inkid, dan biaya
insidentil lainnya, yang akan diatur kemudian sesuai dengan
keperluan dan menjadi beban Pihak Pertama.
PASAL 6: CARA PEMBAYARAN
Pembayaran biaya pelaksanaan pekerjaan dalam Pasal 5
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
339
perjanjian ini, dilakukan oleh Bendaharawan Kantor Direksi
Perum Perhutani, yang diatur sebagai berikut :
(1) Pembayaran Tahap Pertama :
Sebesar 30% (tiga puluh persen) dari jumlah keseluruhan-
nya biaya kerja sama atau sebesar Rp 30.000.000 (tigapuluh
juta rupiah), setelah Pihak Kedua menyerahkan rincian Ren-
cana Kerja, sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar yang dikuat-
kan dengan Berita Acara Pemeriksaan Pekerjaan oleh Pa-
nitia Pemeriksaan Pekerjaan Umum Perhutani.
(2) Pembayaran Tahap Kedua :
Sebesar 40% (empat puluh persen) dari jumlah keseluruhan
biaya kerja sama atau sebesar Rp 40.000.000 (empatpuluh
juta rupiah), setelah Pihak Kedua menyerahkan Laporan
Pendahuluan tentang hasil evaluasi SWOT, sebanyak 10
(sepuluh) eksemplar yang dilakukan dengan Berita Acara
Pemeriksaan Pekerjaan oleh Panitia Pemeriksaan Pekerja-
an Umum Perhutani.
(3) Pembayaran Tahap Ketiga :
Sebesar 20% (dua puluh persen) dari jumlah keseluruhan
biaya kerja sama atau sebesar Rp 20.000.000 (duapuluh juta
rupiah), setelah Pihak Kedua menyerahkan Draft Corporate
Plan Perum Perhutani sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar,
yang dikuatkan dengan Berita Acara Pemeriksaan Pekerjaan
oleh Panitia Pemeriksaan Pekerjaan Perum Perhutani.
(4) Pembayaran Tahap Keempat :
Sebesar 10% (sepuluh persen) dari jumlah keseluruhan
biaya kerja sama atau sebesar Rp 10.000.000 (sepuluh juta
rupiah), setelah Pihak Kedua menyerahkan Net Corporate
Plan Perum Perhutani sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar,
yang dikuatkan dengan Berita Acara Pemeriksaan Pekerja-
an Umum Perhutani, dan Berita Acara Serah Terima Pe-
kerjaan dari Pihak Kedua kepada Pihak Pertama.
PASAL 7: KETENTUAN SANKSI DAN DENDA
(1) Apabila Pihak Kedua tidak dapat menyelesaikan pekerjaan
menurut jangka waktu yang telah ditetapkan dalam Pasal 3
perjanjian ini dengan alasan yang tidak dapat diterima oleh
Pihak Pertama, maka Pihak Kedua akan dikenakan denda
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
340
sebesar 10/00 (satu permil) untuk setiap hari kelambatan dan
setinggi-tingginya 5% (lima persen) dari biaya pelaksanaan
kerja sama tersebut Pasal 5 (lima) Perjanjian ini.
(2) Apabila terjadi kelambatan dalam waktu penyelesaian pe-
kerjaan seperti dalam Pasal 3 perjanjian ini, Pihak Kedua
diharuskan menyampaikan pemberitahuan secara tertulis
disertai alasan/sebab kelambatan kepada Pihak Pertama,
selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja sebelum
perjanjian ini berakhir dan Pihak Kedua harus tetap ber-
sedia melanjutkan pekerjaan tersebut sampai selesai dengan
waktu yang ditentukan oleh Pihak Pertama dengan tidak
menuntut penambahan biaya kepada Pihak Pertama.
PASAL 8: FORCE MAJEURE
1. Yang dimaksud dengan force majeure dalam persetujuan
kerja sama ini adalah: perang, pemberontakan, pemogokan,
kerusuhan, gempa bumi, taufan, banjir atau keadaan cuaca
buruk, ledakan kebakaran, petir, huru-hara, blokade, epi-
demi, bencana-bencana alam lainnya di mana peristiwa-
peristiwa tersebut adalah di luar kemampuan pihak yang
terkena untuk mengatasinya, sehingga mengakibatkan ter-
tunda, terhambat, terhalangnya pihak yang terkena untuk
melaksanakan kewajiban-kewajiban pada waktunya ber-
dasarkan persetujuan ini.
2. Apabila salah satu atau kedua belah pihak mengalami ke-
rugian akibat force majeure sebagai tersebut pada ayat 1 maka
Pihak Pertama dan Pihak Kedua menanggung kerugiannya
masing-masing.
PASAL 9: PENUTUP
Demikian perjanjian ini, dibuat pada tanggal sebagaimana
disebut pada awal perjanjian ini dalam rangkap 2 (dua) yang
sama bunyinya, keduanya bermeterai cukup dan mempunyai
kekuatan hukum yang sama, masing-masing untuk para pihak.
Jakarta, 14 Desember 2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Vincent Derall Inno Dey
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
341
SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA
UNTUK MENJALANKAN PERUSAHAAN
Yang bertanda tangan di bawah ini :
1. Simon Jrek, pedagang, bertempat tinggal di Jakarta, Jalan
Jaya, No. 6 , selanjutnya disebut Pihak Pertama.
2. Inno Dey, pedagang, bertempat tinggal di Jakarta, Jalan
Tidore, No. 9 Pihak Kedua.
Menerangkan bahwa bersama dengan ini, telah mengadakan
persetujuan sebagai berikut :
PASAL 1: OBJEK PERJANJIAN
Pihak Pertama akan menjalankan perusahaan Pihak Kedua
sepanjang perusahaan itu diselenggarakan di Jakarta dengan
mempergunakan keuangan yang ditanggung olehnya sendiri
dan atas risikonya sendiri.
Segala ongkos apa pun juga, termasuk gaji pegawai, juga
gaji Pihak Pertama sendiri, sewa ruangan kantor dan gudang-
gudang dan sebagainya, pengeluaran untuk inventaris, kantor,
alat-alat tulis menulis akan dibiayai oleh Pihak Pertama,
dengan pengertian bahwa barang-barang inventaris, alat-alat
tulis menulis tersebut akan tinggal menjadi miliknya.
Pihak Kedua mengizinkan kepada Pihak Pertama untuk
menjalankan perusahaan Pihak Kedua dengan mempergunakan
nama dan goodwill Firma Setia.
PASAL 2: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
Semua keuntungan yang didapat dan semua kerugian yang
diderita dari usaha tersebut dalam Pasal 1, sama sekali didapat
atau ditanggung oleh Pihak Pertama.
PASAL 3: POSISI PIHAK PERTAMA
Pihak Pertama akan mendapat Surat Kuasa dari Pihak Ke-
dua untuk menjalankan usahanya, dan Pihak Pertama mewajib-
kan dan mengikat diri terhadap Pihak Kedua, bahwa Pihak
96
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
342
Pertama tidak akan menjalankan tindakan-tindakan selain
tindakan-tindakan yang tersebut dalam Surat Kuasa itu.
Pihak Pertama mewajibkan dan mengikat diri terhadap Pi-
hak Kedua, dan akan menjauhkan diri dari tindakan-tindakan
yang mungkin dapat merugikan Pihak Kedua, baik moril mau-
pun materiil.
PASAL 4: KEWAJIBAN PASCA TUGAS
Setiap kali tindakannya dalam hal impor, ekspor, dagang
interinsulair dan sebagainya sudah selesai, Pihak Pertama
diwajibkan menyampaikan laporannya kepada Pihak Kedua.
PASAL 5: TENTANG LISENSI
Pihak Pertama akan membayar kepada Pihak Kedua untuk
tiap-tiap lisensi yang diperoleh untuk :
Impor : 10 (sepuluh) persen dari harga cost dan freight.
Ekspor : 10 (sepuluh) persen dari jumlah Letter of Credit.
Interinsulair akan ditentukan kemudian.
Jadi dalam hal ini, tidak diperhatikan lagi apakah Pihak
Pertama kelak akan mendapat keuntungan atau kerugian dalam
tindakan tersebut.
PASAL 6: TANGGUNGAN PIHAK PERTAMA
Kecuali pajak upah, Pihak Pertama tidak akan menanggung
pajak lain-lain.
PASAL 7: PEMBATALAN
Perjanjian ini akan tetap berlaku sampai dibatalkannya
oleh salah satu pihak dengan memperhatikan waktu pem-
beritahuan (opzeggingstermijn) minimal 1(satu) bulan sebelum
perjanjian ini dibatalkan.
Pembatalan ini harus dilakukan dengan surat tercatat atau
dengan exploit juru sita.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
343
PASAL 8: FORCE MAJEURE
1. Yang dimaksud dengan force majeure dalam persetujuan
kerja sama ini adalah: perang, pemberontakan, pemogokan,
kerusuhan, gempa bumi, taufan, banjir atau keadaan cuaca
buruk, ledakan kebakaran, petir, huru-hara, blokade, epi-
demi, bencana-bencana alam lainnya di mana peristiwa-
peristiwa tersebut adalah di luar kemampuan pihak yang
terkena untuk mengatasinya, sehingga mengakibatkan ter-
tunda, terhambat, terhalangnya pihak yang terkena untuk
melaksanakan kewajiban-kewajiban pada waktunya ber-
dasarkan persetujuan ini.
2. Apabila salah satu atau kedua belah pihak mengalami ke-
rugian akibat force majeure, maka Pihak Pertama dan Pihak
Kedua sepakat untuk merundingkan lagi perjanjian ini.
PASAL 9: DOMISILI HUKUM
Tentang perjanjian ini dan pelaksanaannya serta segala
akibatnya pihak-pihak memilih domisili yang tetap dan umum
di Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
PASAL 10: PENUTUP
Demikian perjanjian ini dibuat dengan bermeterai cukup
dan dalam 2 (dua) rangkap, 1 (satu) rangkap untuk Pihak
Pertama dan rangkap yang lain untuk Pihak Kedua yang sama-
sama mempunyai kekuatan hukum sama kuat.
Dibuat di : Jakarta
Tanggal : 14-12-2009
Pihak Pertama, Pihak Kedua,
Simon Jrek Inno Dey
Saksi-saksi :
1. Vincent Derall
2. Izza Pemaz
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
344
PERJANJIAN FRANCHISE RESTORAN
Yang bertandatangan di bawah ini:
1. Sifah Aulia, Direktur Restoran Super Lezat beralamat di
Jl. Raya Panjang No. 191 D, Kebon Jeruk, Jakarta Barat;
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Restoran
Super Lezat dalam perjanjian ini selanjutnya disebut
Franchisor;
2. Sadiya Nesya, swasta beralamat di Jl. Menara Raya, No.
101 Bogor, Jawa Barat; dalam hal ini bertindak untuk dan
atas nama diri sendiri selaku penerima Franchise yang
selanjutnya disebut Franchisee.
Pada hari ini Rabu, tanggal sebelas bulan enam tahun dua
ribu delapan (11-06-2009) bertempat di kantor Restoran Super
Lezat di alamat tersebut di atas Franchisor dan Franchisee
sepakat untuk mengikatkan diri dalam perjanjian kerja sama
Franchise dengan menerangkan terlebih dahulu hal-hal se-
bagai berikut:
Bahwa Franchisor adalah restoran yang menyajikan
makanan siap saji (fast food) yang dikenal dengan nama
Restoran Super Lezat.
Bahwa Franchisor setuju memberikan izin dan membantu
Franchisee untuk menjual dan menyajikan makanan Super
Lezat untuk wilayah Jawa Barat.
Bahwa Franchisee berjanji akan mengawasi, menjaga dan
mengendalikan mutu makanan Super Lezat serta memberi-
kan pelayanan terbaik bagi setiap konsumen sesuai dengan
standar yang ditetapkan oleh Franchisor.
Bahwa Franchisor memberikan hak eksklusif kepada Fran-
chisee untuk membuka restoran yang menyediakan dan me-
nyajikan makanan fast food yang ditetapkan Franchisor di
seluruh wilayah Jawa Barat.
Franchisor memberikan ijin (lisensi) kepada Franchisee
dengan nama Restoran Super Lezat untuk itu Franchisee
dapat menggunakan merek dan sistem secara bersamaan
97
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
345
dengan Franchisee lainnya yang sudah diijinkan oleh Fran-
chisor sebelumnya.
Franchisee setuju membeli dan menjalankan serta me-
matuhi semua ketetapan dan persyaratan-persyaratan yang
ditetapkan oleh Franchisor.
Bahwa berdasarkan hal-hal yang telah ditetapkan di atas
dengan ini Franchisor dan Franchisee sepakat untuk me-
laksanakan Perjanjian ini dalam bentuk kerjasama yang untuk
selanjutnya disebut sebagai Perjanjian dengan syarat-syarat
dan ketentuan sebagai berikut:
PASAL 1 : SYARAT-SYARAT
Franchisee menyatakan bersedia untuk memenuhi seluruh
persyaratan yang ditetapkan oleh Franchisor antara lain:
1. Memiliki tempat usaha baik milik sendiri atau hak sewa
minimal 5 (lima) tahun seluas 300 meter persegi dengan
desain sebagaimana terlampir,
2. Menyediakan modal awal usaha sebesar Rp 200.000.000,-
(dua ratus juta rupiah) dan uang jaminan sebesar
Rp 40.000.000 (empat puluh juta rupiah) yang harus distor
ke rekening Franchisor.
3. Tidak akan menyediakan dan menyajikan makanan lain
dan atau usaha lain selain makanan Super Lezat yang
ditetapkan oleh Franchisor.
PASAL 2 : FRANCHISE FEE DAN ROYALTI
1. Franchisee setuju untuk membayar Franchise fee sebesar
Rp 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah); pembayaran
mana dilakukan pada saat perjanjian ini ditandatangani.
2. Franchisor berhak mendapat royalti sebesar 2 % (dua
persen) dari omzet penjualan setiap restoran yang dibayar-
kan pada setiap tanggal 25 setiap bulannya untuk pen-
jualan bulan sebelumnya.
3. Untuk keperluan promosi secara nasional produk Super
Lezat, Franchisee bersedia membayar marketing fee se-
besar 1% (satu persen) dari omzet penjualan kepada Fran-
chisor.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
346
PASAL 3 : SENGKETA DENGAN PIHAK KETIGA
Franchisee tidak akan melibatkan baik secara langsung
maupun tidak langsung Franchisor bila Franchisee terlibat
tuntutan hukum dan/atau non hukum yang dilakukan oleh
pihak lain berkaitan usaha restoran yang dikelolanya.
PASAL 4 : JAM BUKA RESTORAN
1. Pada tiga bulan pertama sejak perjanjian ini ditanda-
tangani Franchisee akan membuka dan mengoperasikan
restoran di Jl. Menara Raya No. 101 Bogor, Jawa Barat
dan selanjutnya secara bertahap akan membuka 4 (empat)
cabang antara lain:
a. Cabang Puncak Pas bertempat di Jl. Puncak No. 123
pada bulan November 2009
b. Cabang Cianjur bertempat di Jl. Melati No.321 Cianjur
pada bulan Desember 2009
c. Cabang Bandung I bertempat di Mal Utama Bandung
Jl. Ratu No. 243 Bandung pada bulan Februari 2009
d. Cabang Bandung II Jl. Asia Afrika No.51, Bandung
pada bulan Maret 2009.
2. Franchisee tidak diperkenankan memindahkan alamat
restoran ke tempat lain tanpa persetujuan tertulis dari Fran-
chisor.
PASAL 5 : KEWAJIBAN FRANCHISOR
Selama perjanjian ini berlaku Franchisor berkewajiban
untuk:
1. Memberikan panduan operasional pengelolaan restoran ke-
pada Franchisee dan menyediakan secara cuma-cuma pe-
ngetahuan tentang manajemen pengelolaan dan teknik pe-
nyajian menu Super Lezat.
2. Menyediakan desain interior, pelatih dan materi pelatihan
untuk para pekerja restoran Franchisee atas biaya Fran-
chisor sendiri.
3. Menyelenggarakan program pelatihan (training) untuk
Franchisee secara berkesinambungan dan berkala paling
sedikit 2 (dua) kali dalam setahun.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
347
PASAL 6 : KEWAJIBAN FRANCHISEE
1. Seluruh biaya untuk pengadaan perabot-perabot untuk ke-
perluan restoran serta bahan-bahan baku pembuat menu
Super Lezat yang sesuai dengan standar Franchisor serta
biaya-biaya lain seperti pengurusan ijin-ijin atas pem-
bukaan dan pengoperasian restoran menjadi tanggungan
Franchisee sendiri.
2. Franchisee setuju bahwa pengadaan brosur, kartu nama,
formulir, kwitansi, seragam, bahan/atau alat promosi dan
benda-benda lain yang diperlukan untuk menunjang usaha
restoran, Franchisee sepakat untuk membeli dari Fran-
chisor atas biaya Franchisee.
3. Franchisee atau pekerja yang dipekerjakan oleh Fran-
chisee pada restoran yang dimaksudkan dalam perjanjian
ini wajib mengikuti program training dan kerja praktek yang
diselenggarakan Franchisor atas biaya Franchisee.
PASAL 7 : JANGKA WAKTU
Perjanjian ini berlaku selama 5 (lima) tahun sejak per-
janjian ini ditanda tangani yakni tanggal 11 Juni 2009 dan ber-
akhir pada tanggal 10 Juni 2013 dan atas kesepakatan kedua
belah pihak dapat diperpanjang dengan syarat dan jangka waktu
yang akan ditetapkan kemudian.
PASAL 8 : LAPORAN
1. Franchisee setuju untuk memberikan laporan penjualan
secara periodik setiap bulan yang diserahkan paling lambat
tanggal 5 setiap bulannya untuk laporan penjualan bulan
sebelumnya.
2. Dalam sekali setahun Franchisee wajib melaporkan semua
transaksi keuangan secara tertulis termasuk neraca dan
daftar laba rugi secara terus menerus selama masa per-
janjian ini.
PASAL 9 : RAHASIA DAGANG
Franchisee diwajibkan untuk merahasiakan sistem, ma-
najemen dan cara-cara pengelolaan restoran yang didapat dari
Franchisor.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
348
PASAL 10 : PEMBATALAN
Franchisor dapat membatalkan secara sepihak perjanjian
ini karena hal-hal sebagai berikut:
1. Apabila Franchisee lalai dan atau tidak melakukan ke-
wajibannya yang diatur dalam perjanjian ini padahal sudah
diberi peringatan ketiga oleh Franchisor namun masih me-
lakukan pelanggaran yang sama ataupun pelanggran yang
berbeda baik secara sengaja maupun tidak sengaja dan/
atau membuat pelanggaran yang dianggap serius sebagai-
mana tertulis dalam surat peringatan/ teguran yang me-
nurut ukuran Franchisor.
2. Dalam hal perjanjian ini diakhiri atau dibatalkan, Fran-
chisee berkewajiban untuk:
a. Membayar kepada Franchisor dengan segera seluruh
jumlah hutang-hutangnya sekaligus dan lunas dalam
waktu selambat-lambatnya 30 hari setelah tanggal per-
janjian ini berakhir.
b. Tidak menuntut dan meminta kembali Franchise Fee
dan biaya-biaya lain yang sudah dikeluarkan beserta
bunga-bunganya.
c. Dengan segera dan secara tetap menghentikan peng-
gunaan semua tanda milik/label Franchisor.
d. Franchisee tidak diperkenankan untuk mempromosi-
kan atau mengiklankan restorannya dengan meng-
gunakan nama dan merk Franchisor.
e. Franchisee harus dengan segera mengembalikan ke-
pada Franchisor semua buku-buku manual/penuntun,
video, kaset, formulir atau peralatan dan barang-barang
cetakan yang berisi tanda-tanda produk makanan milik
Franchisor paling lambat 14 hari setelah perjanjian ini
berakhir.
f. Franchisee memberikan kuasa penuh kepada Fran-
chisor untuk melakukan pemeriksaan/inspeksi dan me-
masuki restoran Franchisee serta mengambil tanda-
tanda yang bercirikan merek Franchisor.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
349
PASAL 14 : PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Apabila timbul sengketa diantara kedua belah pihak akibat
dari perjanjian ini akan diselesaikan secara musyawarah dan
mufakat. Apabila dalam musyawarah untuk mufakat tersebut
tidak berhasil mencapai kesepakatan maka kedua belah pihak
akan menyelesaikan secara hukum dan karenanya kedua belah
pihak memilih domisili hukum yang tetap di kantor Ke-
paniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
PASAL 15 : PENUTUP
Demikianlah perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh
para pihak dalam keadaan sehat jasmani dan rohani tanpa
paksaan dari pihak manapun juga serta dibuat 2 (dua) rangkap
masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.
Dibuat dan ditandatangani di Jakarta pada tanggal 11 Juni
tahun 2009.
Franchisee Franchisor
Sadiya Nesya Sifah Aulia
SURAT PERJANJIAN KERJA
WAKTU TERTENTU (OUTSOURCING)
Pada hari ini Jumat tanggal enam belas bulan lima tahun
dua ribu sembilan (16-05-2009) bertempat di Kantor PT.
Traberty Indonesia, Jl. Raya Panjang No. 191 D, Kebon Jeruk,
Jakarta Barat, telah ditandatangani perjanjian kerja untuk
waktu tertentu (PKWT) oleh dan antara :
1. Sifah Aulia, Direktur PT. Traberty Indonesia beralamat
di Jl. Raya Panjang No. 191 D, Kebon Jeruk, Jakarta Barat;
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Traberty
Indonesia, selanjutnya di dalam perjanjian ini disebut se-
bagai Pihak Pertama.
98
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
350
2. Sadiya Nesya, bertempat tinggal di Jl. Petojo Raya 210 A,
Cideng, Jakarta Pusat; dalam hal bertindak untuk dan atas
nama diri sendiri, yang untuk selanjutnya dalam perjanjian
ini disebut sebagai Pihak Kedua.
Pihak Pertama dan Pihak Kedua untuk selanjutnya di-
sebut sebagai Para Pihak terlebih dahulu menerangkan hal-hal
sebagai berikut:
1. Bahwa Pihak Pertama adalah perusahaan Jasa yang dalam
salah satu usahanya adalah menyediakan jasa Tenaga Kerja
untuk ditempatkan pada perusahaan yang memerlukan
tenaga kerja.
2. Bahwa Perjanjian Kerja ini, untuk selanjutnya disebut Per-
janjian dibuat atas dasar Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
dalam rangka Pengelolaan Sistem Administrasi Pemasaran
Kartu Kredit PT. Bank Nampar Mas (Persero) Tbk yang
untuk selanjutnya disebut Bank.
3. Bahwa Pihak Kedua setuju dan bersedia untuk ditempat-
kan dan dipekerjakan pada Bank sebagai staf administrasi.
PASAL 1 : RUANG LINGKUP
1. Pihak Kedua ditugaskan oleh Pihak Pertama untuk me-
laksanakan pekerjaan dengan tugas sebagai supporting staf
pemasaran kartu kredit pada Bank.
2. Tugas sehari-hari yang akan dilakukan Pihak Kedua di-
tetapkan oleh Bank; tugas mana terlampir dan merupakan
bagian tak terpisahkan dari perjanjian ini.
3. Pihak Kedua setuju dan bersedia untuk ditempatkan di
kantor-kantor Bank baik di kantor Pusat maupun kantor
cabang di seluruh Indonesia.
PASAL 2 : JAM KERJA
1. Hari Kerja normal adalah 6 (enam) hari atau 5 (lima) hari
kerja dalam 7 (tujuh) hari kalender
2. Jam kerja normal adalah sebagai berikut:
a. 7 (tujuh) jam kerja untuk 1 (satu) hari dan 40 (empat
puluh) jam kerja untuk 1 (satu) minggu dengan 6 (enam)
hari kerja dalam 7 (tujuh) hari kalender;
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
351
b. 8 (delapan) jam kerja untuk 1 (satu) hari kerja dan
40 (empat puluh) jam kerja untuk 1 (satu) minggu
dengan 5 (lima) hari kerja dalam 7 (tujuh) hari kalender.
PASAL 3 : LEMBUR
Apabila Bank meminta Pihak Kedua untuk bekerja di luar
jam kerja sebagaimana disebut pada pasal 2, maka Pihak Ke-
dua berhak mendapat upah lembur sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku tentang upah lembur.
PASAL 4 : TIDAK MASUK KERJA
1. Apabila Pihak Kedua tidak masuk kerja dikarenakan sakit
diwajibkan untuk menyerahkan Surat Keterangan Sakit
dari Dokter/Puskesmas/Rumah Sakit yang merawatnya ke-
pada Bank dan salinannya disampaikan kepada Pihak Per-
tama.
2. Apabila Pihak Kedua tidak masuk kerja karena meninggal-
nya anak/suami/orang tua/mertua; Pernikahan Pihak Ke-
dua/Anak; Persalinan Pihak Kedua; Khitanan/Pembaptis-
an anak maka Pihak Kedua dapat diberikan ijin khusus se-
suai ketentuan yang berlaku.
PASAL 5 : KERAHASIAAN
1. Pihak Kedua wajib menjaga dan memegang teguh ke-
rahasiaan Pihak Pertama dan atau Bank dengan tidak
memberikan keterangan dalam bentuk apapun dan kepada
siapapun tentang hal-hal yang bersifat rahasia atau yang
sepatutnya dirahasiakan dari apa yang diketahui atau
sepatutnya diketahui tanpa persetujuan tertulis dari Pihak
Pertama dan atau Bank.
2. Terhadap Pihak Kedua berlaku/terikat ketentuan Rahasia
Bank sebagaimana yang diatur di dalam peraturan per-
undang-undangan di bidang perbankan.
PASAL 6 : EVALUASI
1. Pihak Pertama dan atau Bank selama Perjanjian ini ber-
laku berhak melakukan penilaian terhadap kinerja, di-
siplin dan tanggung jawab Pihak Kedua yang mencakup
hal-hal sebagai berikut :
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
352
a. Kejujuran;
b. Kemampuan menjaga kerahasiaan;
c. Disiplin kerja dan tanggung jawab menyelesaikan pe-
kerjaan;
d. Prestasi dalam pencapaian target;
e. Tidak melakukan tindakan kejahatan maupun tindakan
tercela didalam maupun diluar lingkungan kerja.
f. Kepatuhan terhadap ketentuan-ketentuan yang telah
disampaikan secara tertulis maupun lisan oleh Pihak
Pertama dan atau Bank;
2. Apabila atas penilaian Pihak Pertama dan atau berdasar-
kan masukan serta usulan dari pihak Bank, Pihak Kedua
ternyata tidak memenuhi salah satu atau lebih ketentuan
ayat 1 maka secara sepihak, Pihak Pertama dapat me-
mutuskan perjanjian ini tanpa membayarkan pesangon,
komisi, insentif, maupun santunan dalam bentuk apapun
kepada Pihak Kedua.
PASAL 7 : LARANGAN
Pihak Kedua dalam melakukan tugasnya dilarang
meminta atau menerima, mengizinkan atau menyetujui untuk
me-nerima sesuatu hadiah atau imbalan berupa uang tunai,
surat berharga, barang-barang yang dapat dimanfaatkan dalam
waktu yang lama termasuk komisi, potongan harga khusus,
konsesi harga, dan barang berharga lainnya (penggunaan fasilitas
milik nasabah, relasi, atau rekanan) dalam bentuk apapun dari
nasabah dan atau rekanan Bank, baik untuk keuntungan pribadi
atau keluarga, maupun un-tuk pihak-pihak lainnya.
PASAL 8 : UPAH
1. Pihak Pertama menyatakan bersedia membayar upah po-
kok Pihak Kedua sebesar Rp 972.500,- ditambah dengan
tunjangan tetap dan tidak tetap yang berlaku pada bank.
2. Upah pokok sebagaimana disebut di atas dibayarkan tiap
tanggal 25 setiap bulannya oleh Pihak Pertama dan apa-
bila tanggal pembagian upah tersebut jatuh pada hari libur
maka dibayarkan pada hari kerja berikutnya.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
353
PASAL 9 : IMBALAN LAIN
1. Bantuan Kesehatan akan diberikan kepada Pihak Kedua
dengan syarat-syarat ketentuan yang berlaku mengenai
tunjangan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Pihak Pertama akan membayar Tunjangan Hari Raya
Keagamaan kepada Pihak Kedua yang besarnya ditetapkan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Pihak Pertama.
PASAL 10 : CUTI
1. Pihak Kedua berhak mendapat cuti setelah bekerja 12
bulan secara terus-menerus sejak perjanjian dibuat dan
ditandatangani
2. Pihak Kedua diperkenankan menjalankan cuti selama 12
hari kerja, dengan mendapatkan hak sebagaimana ditetap-
kan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang
ketenagakerjaan.
3. Penggunaan hak cuti tersebut disampaikan selambat-
lambatnya 1 (satu) bulan sebelum tanggal pelaksanaan cuti
dengan terlebih dahulu harus mendapat persetujuan dari
Bank.
PASAL 11 : PENGGANTIAN KERUGIAN
1. Apabila Pihak Kedua melakukan penyimpangan atau pe-
langgaran terhadap ketentuan-ketentuan yang berlaku yang
ditetapkan oleh Pihak Pertama dan atau Bank yang ber-
akibat dapat merugikan Pihak Pertama, Bank maupun
Pihak Ketiga maka seluruh kerugian tersebut ditanggung
secara pribadi oleh Pihak Kedua.
2. Apabila karena kelalaian dan atau karena kecerobohan Pi-
hak Kedua sehingga menimbulkan kerusakan material atau
kerugian fnansial yang diderita bank dan atau Pihak Per-
tama maka kerugian tersebut menjadi tanggungjawab pri-
badi Pihak Kedua sendiri. Tanggungjawab tersebut tidak
berakhir oleh berakhirnya hubungan kerja antara Pihak
Pertama dengan Pihak Kedua.

PASAL 12 : JANGKA WAKTU
Perjanjian ini berlaku selama 2 (dua) tahun terhitung
mulai tanggal 16 Mei tahun 2009 sampai dengan tanggal 15
Mei 2010.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
354
PASAL 13 : BERAKHIRNYA PERJANJIAN
1. Pihak Pertama berhak mengakhiri Perjanjian ini sebelum
jangka waktunya berakhir bilamana:
a. Hubungan kerja antara Pihak Pertama dan bank telah
berakhir atau diakhiri dengan cara apapun.
b. Pihak Pertama dan atau bank menutup usahanya
dengan cara apapun.
c. Pihak Kedua dianggap gagal memenuhi persyaratan
prestasi tertentu atas pekerjaan yang diminta oleh Bank.
2. Pihak Pertama tidak berkewajiban membayar dalam ben-
tuk apapun kepada Pihak Kedua bilamana jangka waktu
Perjanjian ini berakhir.
3. Apabila salah satu pihak bermaksud untuk memutuskan
Perjanjian ini sebelum berakhirnya jangka waktu Perjanji-
an, maka Pihak yang bermaksud memutuskan Perjanjian
harus memberitahukan maksudnya tersebut secara tertulis
kepada Pihak lainnya, sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh)
hari kalender sebelumnya sudah harus diterima Pihak
lainnya
4. Apabila Pihak Kedua tidak masuk kerja tanpa alasan yang
sah sesuai dengan yang diatur dalam perjanjian ini selama
5 (lima) hari kerja berturut-turut tanpa keterangan secara
tertulis yang dilengkapi dengan bukti yang syah, maka Pi-
hak Kedua dianggap telah mengundurkan diri dan dengan
demikian Perjanjian ini berakhir/putus dengan sendirinya.
PASAL 14 : LAIN-LAIN
Hal-hal yang belum atau belum cukup diatur dalam Per-
janjian ini akan diatur lebih lanjut dalam bentuk surat me-
nyurat dan atau addendum Perjanjian yang ditanda tangani
oleh Para Pihak yang merupakan satu kesatuan dan bagian
yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.
PASAL 15 : PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Perjanjian ini dan segala akibat hukumnya, hanya tunduk
pada hukum dan ketentuan ketentuan yang berlaku di Negara
Republik Indonesia.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
355
PASAL 16 : PENUTUP
Demikian Perjanjian ini dibuat oleh para pihak dalam
keadaan sadar, sehat jasmani dan rohani serta tanpa paksaan
dari pihak mana pun dalam rangkap 2 (dua) masing-masing
bermeterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama.
Jakarta, 16 Mei 2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sifah Aulia Sadiya Nesya
SURAT PERJANJIAN KERJA WAKTU
TIDAK TERTENTU (TETAP)
Yang bertanda tangan di bawah ini, masing-masing:
1. Nama : Sifah Aulia
Alamat : Jl. Raya Panjang No 191 D, Kebon Jeruk,
Jakarta Barat
Jabatan : Direktur PT. Traberty Indonesia
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Traberty
Indonesia berkedudukan di Jakarta, selanjutnya disebut
Pihak Pertama
2. Nama : Simon Jrek, SE
Tempat /tgl. lahir : Jakarta, 26 Juni 1970
Alamat : Jl. Petojo Raya 210 A. Cideng,
Jakarta Pusat
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri
selanjutnya disebut Pihak Kedua.
Pada hari ini Rabu, tanggal empat bulan enam tahun dua
ribu delapan (4-6-2009), dengan memilih dan mengambil
tempat di kantor PT. Traberty Indonesia, Pihak Pertama dan
99
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
356
Pihak Kedua setuju dan sepakat untuk mengikatkan diri dalam
satu Perjanjian Kerja dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-
syarat sebagaimana tercantum dalam pasal-pasal di bawah ini :
PASAL 1 : JANGKA WAKTU
1. Perjanjian kerja ini adalah perjanjian kerja untuk waktu ti-
dak tertentu (PKWTT) dengan masa percobaan 3 (tiga)
bulan yang dihitung sejak penandatanganan surat per-
janjian ini.
2. Selama masa percobaan Pihak Pertama dan Pihak Ke-
dua dapat mengakhiri secara sepihak hubungan kerja tanpa
ada tuntutan imbalan dalam bentuk apa pun juga dari
pihak lainnya.
PASAL 2 : JENIS PEKERJAAN
1. Jenis pekerjaan yang diberikan oleh Pihak Pertama ke-
pada Pihak Kedua adalah pekerjaan administrasi keuangan
PT. Traberty.
2. Dengan memperhatikan kemampuan dan keterampilan
Pihak Kedua, maka Pihak Pertama dapat memberikan
pekerjaan lain di lingkungan PT. Traberty Indonesia.

PASAL 3 : UPAH
1. Pihak Pertama menyatakan sanggup memberikan upah se-
besar Rp 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) setiap
bulannya kepada Pihak Kedua yang dibayarkan pada setiap
tanggal 25 setiap bulan.
2. Apabila tanggal pembayaran upah tersebut jatuh pada hari
libur atau yang diliburkan maka pembayaran upah dimaksud
dilakukan pada hari kerja berikutnya.
PASAL 4 : HARI DAN JAM KERJA
1. Hari Kerja normal adalah 6 (enam) hari kerja dalam 7
(tujuh) hari kalender
2. Jam kerja normal pada hari Senin s/d Jumat dimulai pukul
08.00 dan berakhir pukul 16.00 termasuk 1 jam istirahat
3. Jam kerja normal pada hari Sabtu dimulai pukul 08.00 s/d
pukul 13.00 termasuk 1 (satu) jam istirahat
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
357
PASAL 5 : UPAH LEMBUR
1. Dalam hal tersedia pekerjaan yang harus segera diselesai-
kan atau bersifat mendesak dan Pihak Kedua diharuskan
masuk kerja maka kelebihan jam kerja harus diperhitung-
kan sebagai jam lembur.
2. Penghitungan besarnya upah lembur harus didasarkan
pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PASAL 6 : KEPESERTAAN DALAM PROGRAM JAMSOSTEK
Pihak Pertama wajib mengikutsertakan Pihak Kedua pada
program jaminan sosial tenaga kerja ( Jamsostek).
PASAL 7 : CUTI
1. Pihak Kedua berhak mendapatkan cuti selama 12 (dua
belas) hari kerja setelah Pihak Kedua bekerja selama 12
(dua belas) bulan secara terus-menerus.
2. Apabila Pihak Kedua hendak menggunakan hak cutinya
sebagaimana diatur dalam ayat 1 pasal ini harus diajukan
selambat-lambatnya 14 hari kerja sebelum pelaksanaan cuti
dengan mendapat pengesahan berupa tanda tangan dan ijin
dari atasan langsung Pihak Kedua.
PASAL 8 : TATA TERTIB PERUSAHAAN
1. Pihak Kedua menyatakan bersedia dan sanggup bekerja
pada Pihak Pertama serta mematuhi dan mentaati seluruh
peraturan tata tertib yang ditetapkan oleh Pihak Pertama.
2. Apabila Pihak Kedua melakukan pelanggaran atas per-
aturan dan tatatertib yang telah ditetapkan oleh Pihak
Pertama maka atas pelanggaran tersebut Pihak Kedua
dapat dijatuhi hukuman sesuai peraturan yang berlaku.
PASAL 9 : LARANGAN KERJA RANGKAP
Selama berlakunya perjanjian ini, Pihak Kedua dilarang
untuk melakukan kerja rangkap di perusahaan lain dengan alasan
apa pun juga, kecuali apabila Pihak Kedua telah mendapat
persetujuan secara tertulis dari Pihak Pertama.

PASAL 10: PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
Pemutusan hubungan kerja antara Pihak Pertama dengan
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
358
Pihak Kedua dapat dilakukan dengan tetap mengindahkan
prosedur, syarat-syarat dan konsekuensi pengakhiran hubungan
kerja sesuai ketentuan undang-undang ketenagakerjaan.
PASAL 11 : BERAKHIRNYA PERJANJIAN
1. Perjanjian kerja ini akan berakhir dengan sendirinya jika
Pihak Kedua meninggal dunia.
2. Pengakhiran perjanjian dikarenakan Pihak Kedua me-
ninggal dunia sebagaimana diatur pada ayat 1 pasal ini,
maka seluruh hak atas kompensasi pengakhiran hubung-
an kerja tersebut menjadi hak ahli waris yang sah dari Pi-
hak Kedua.
PASAL 12 : FORCE MAJEURE
Perjanjian kerja ini batal dengan sendirinya jika karena ke-
adaan atau situasi yang memaksa, seperti: bencana alam, pem-
berontakan, huru-hara, kerusuhan, Peraturan Pemerintah atau
apa pun yang mengakibatkan perjanjian kerja ini tidak mung-
kin lagi untuk diwujudkan.
PASAL 13 : PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Perjanjian ini dan segala akibat hukumnya, hanya tunduk
pada hukum dan ketentuan ketentuan yang berlaku di Ne-gara
Republik Indonesia.
PASAL 14 : PENUTUP
Demikian Perjanjian ini dibuat oleh para pihak dalam ke-
adaan sadar, sehat jasmani dan rohani serta tanpa paksaan dari
pihak mana pun dalam rangkap 2 (dua) dan masing-masing
bermaterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama.
Jakarta, 4 Juni 2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sifah Aulia Simon Jrek, SE
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
359
SURAT PERJANJIAN KERJA
HARIAN LEPAS
Yang bertanda tangan dibawah ini, masing-masing:
1. Nama : Sifah Aulia
Alamat : Jl. Raya Panjang No 191 D, Kebon Jeruk,
Jakarta Barat
Jabatan : Direktur PT Traberty Indonesia
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Traberty
Indonesia berkedudukan di Jakarta, selanjutnya disebut Pi-
hak Pertama.
2. Nama : Inno Dey,SE
Tempat/Tgl lahir : Jakarta, 26 Juni 1970
Alamat : Jl. Petojo Raya 210 A. Cideng,
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri
selanjutnya disebut Pihak Kedua.
Pada hari ini Selasa, tanggal lima belas, bulan tujuh, tahun
dua ribu sembilan (15-07-2009), dengan memilih dan meng-
ambil tempat di kantor PT. Traberty Indonesia, Pihak Pertama
dan Pihak Kedua setuju dan sepakat untuk mengikatkan diri
dalam satu Perjanjian Kerja Harian Lepas dengan ketentuan-
ketentuan dan syarat-syarat sebagaimana tercantum dalam
pasal-pasal di bawah ini :
PASAL 1 : PENGERTIAN
Yang dimaksudkan dengan perjanjian harian lepas di sini
adalah bahwa Pihak Pertama menyerahkan suatu pekerjaan
untuk dikerjakan oleh Pihak Kedua dan dalam mengerjakan
pekerjaan tersebut Pihak Kedua tunduk pada peraturan dan
sistem kerja yang berlaku pada perusahaan Pihak Pertama.
PASAL 2 : RUANG LINGKUP
Pekerjaan yang akan diserahkan oleh Pihak Pertama ke-
pada Pihak Kedua adalah pekerjaan quality control produksi
PT. Traberty Indonesia.
100
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
360
PASAL 3 : TATA TERTIB KERJA
1. Dalam melaksanakan pekerjaan tersebut, Pihak Kedua
harus tunduk pada tata tertib kerja serta perintah langsung
dan/atau tidak langsung dari Pihak Pertama atau wakil
Pihak Pertama yang berlaku.
2. Apabila Pihak Kedua melakukan pelanggaran disiplin kerja
yang berlaku pada PT. Traberty Indonesia, maka Pihak Per-
tama berhak memberikan sanksi sesuai tingkat kesalahan/
pelanggaran yang dilakukan oleh Pihak Kedua dengan
mendasarkan pada peraturan yang berlaku.
PASAL 4 : JANGKA WAKTU
1. Hubungan kerja antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua
berlaku selama 6 (enam) bulan terhitung sejak perjanjian
ini ditandatangani dan berakhir pada tanggal 14 Januari
2009.
2. Apabila pekerjaan tersebut ternyata belum selesai, maka ke-
dua belah pihak dapat membuat pembaruan perjanjian atas
kesepakatan tertulis dari kedua belah pihak.
PASAL 5: UPAH
1. Pihak Pertama setuju dan bersedia memberikan upah ke-
pada Pihak Kedua sebesar Rp 40.000,- (empat puluh ribu
rupiah) setiap hari kehadiran kerja Pihak Kedua.
2. Apabila Pihak Kedua tidak hadir, dengan alasan apa pun
maka berlaku asas no work no pay.
PASAL 6 : SISTEM PEMBAYARAN
Pembayaran upah oleh Pihak Pertama kepada Pihak Ke-
dua dilakukan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) minggu yakni pada
setiap hari Sabtu di lokasi PT. Traberty Indonesia.
PASAL 7 : WAKTU DAN JAM KERJA
1. Hari Kerja normal adalah 6 (enam) hari kerja dalam 7
(tujuh) hari kalender
2. Jam kerja normal adalah 7 (tujuh) jam kerja untuk 1 (satu)
hari dan 40 (empat puluh) jam kerja untuk 1 (satu) minggu
dengan 6 (enam) hari kerja dalam 7 (tujuh) hari kalender;
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
361
PASAL 8 : PENGAKHIRAN HUBUNGAN KERJA
Setiap waktu hubungan kerja antara Pihak Pertama
dengan Pihak Kedua dapat diakhiri bilamana Pihak Kedua
melakukan pelanggaran berat seperti:
a. melakukan pencurian, penggelapan dan atau perbuatan me-
lawan hukum lainnya;
b. melakukan penganiayaan terhadap Pihak Pertama dan mi-
tra bisnisnya, sesama rekan kerja dan anggota keluarganya;
c. berkelahi dengan sesama pekerja;
d. merusak dengan sengaja atau karena kecerobohannya yang
menimbulkan kerugian bagi Pihak Pertama;
e. memberikan keterangan palsu, atau melakukan perbuatan
lain yang menimbulkan kericuhan di lokasi perusahaan Pi-
hak Pertama;
f. menyalahgunakan jabatannya yang dapat menimbulkan ke-
rugian pada Pihak Pertama;
g. tidak masuk kerja selama 5 (lima) hari berturut-turut tanpa
keterangan tertulis atau alasan yang sah yang dibenarkan
oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku;

PASAL 9 : PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1. Apabila terjadi perselisihan atas penafsiran dan atau pelak-
sanaan atas Perjanjian ini diselesaikan secara musyawarah.
2. Dalam hal musyawarah seperti yang tersebut dalam ayat
(2) pasal ini tidak tercapai, maka Para Pihak sepakat
untuk memilih domisili hukum yang tetap pada Kantor
Kepaniteraan Pengadilan Hubungan Industrial Jakarta un-
tuk menyelesaikannya.
PASAL 10 : PENUTUP
Demikian Perjanjian ini dibuat oleh para pihak dalam ke-
adaan sadar, sehat jasmani dan rohani serta tanpa paksaan dari
pihak mana pun dalam rangkap 2 (dua) masing-masing ber-
meterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama.
Dibuat di Jakarta, 15 Juli 2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sifah Aulia Inno Dey, SE
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
362
SURAT PERPANJANGAN PERJANJIAN
KERJA WAKTU TERTENTU
Yang bertanda tangan dibawah ini, masing-masing:
1. Nama : Sifah Aulia
Alamat : Jl. Raya Panjang No 191 D, Kebon Jeruk,
Jakarta Barat
Jabatan : Direktur PT. Traberty Indonesia

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Traberty
Indonesia berkedudukan di Jakarta, selanjutnya disebut Pi-
hak Pertama.
2. Nama : Inno Dey,SE
Tempat/Tgl lahir : Jakarta, 26 Juni 1970
Alamat : Jl. Petojo Raya 210 A. Cideng, Jakarta
Pusat
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri
selanjutnya disebut Pihak Kedua

Pada hari ini Senin tanggal empat belas bulan tujuh tahun
dua ribu sembilan (14-07-2009) Pihak Pertama dan Pihak Ke-
dua sepakat dan setuju untuk melanjutkan/memperpanjang
jangka waktu perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang telah
diadakan Pihak Pertama dan Pihak Kedua pada tanggal 15
Juli 2007 dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:
PASAL 1
Perjanjian kerja untuk waktu tertentu diperpanjang untuk
jangka waktu selama 12 (dua belas) bulan terhitung sejak 15 Juli
2009 dan berakhir dengan sendirinya pada tanggal 14 Juli 2009.
PASAL 2
Ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat perjanjian yang
telah dibuat oleh kedua belah pihak tetap dinyatakan berlaku
dan mengikat Pihak Pertama dan Pihak Kedua dan merupakan
bagian tak terpisahkan dari perjanjian ini.
101
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
363
PASAL 3
Untuk pelaksanaan teknis pekerjaan selanjutnya, Pihak
Pertama akan memberikan pengarahan kepada Pihak Kedua
dan oleh karena itu Pihak Kedua wajib mengahap kepada Pihak
Pertama sebelum mulai melaksanakan pekerjaannya.
PASAL 4
Pada saat perpanjangan perjanjian kerja waktu tertentu ini
berakhir, Pihak Kedua menyatakan tidak akan menuntut kom-
pensasi dalam bentuk apa pun dari Pihak Pertama.
PASAL 5
Perpanjangan perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh
Pihak Pertama dan Pihak Kedua dalam keadaan sadar sehat
jasmani rohai, serta tanpa paksaan/tekanan dari pihak mana pun
juga.
Jakarta, 15 Juli 2009
Pihak Pertama Pihak Kedua
Sifah Aulia Inno Dey, SE
PERSETUJUAN BERSAMA
DALAM PERSELISIHAN PHK
Pada hari ini Senin, tanggal empat belas bulan tujuh tahun
dua ribu sembilan (14-07-2009) bertempat di Kantor Traberti
Indonesia Jl. Raya Panjang No. No. 191 D Kebon Jeruk, Jakarta
Barat, telah ditandatangani persetujuan bersama oleh dan antara:
1. Sifah Aulia, Direktur PT Traberty Indonesia beralamat
di Jl. Raya Panjang No. 191 D, Kebon Jeruk, Jakarta Barat;
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Traberty
Indonesia, selanjutnya di dalam persetujuan ini disebut
sebagai Pihak Pertama.
102
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
364
2. Sadiya Nesya, beralamat tinggal di Jl. Petojo Raya 210
A, Cideng, Jakarta Pusat; yang tercatat sejak tahun 1998
sebagai pegawai pada PT. Traberty Indonesia dengan
SK pengangkatan No. 212/Peg/VIII/1998, dalam hal ini
bertindak untuk dan atas nama diri sendiri yang selanjutnya
di dalam perjanjian ini disebut sebagai Pihak Kedua
Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah sepakat untuk
mengikatkan diri dalam persetujuan berkenaan dengan peng-
akhiran hubungan kerja antara Pihak Pertama dengan Pihak
Kedua dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:
PASAL 1
Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat untuk meng-
akhiri hubungan kerja terhitung sejak tanggal 15 Juli 2009.
PASAL 2
Sehubungan dengan pengakhiran hubungan kerja tersebut
Pihak Pertama bersedia memberikan uang kompensasi peng-
akhiran hubungan kerja kepada Pihak Kedua yang terdiri dari:
1. uang pesangon sebesar Rp 2.000.000 x 9 = Rp 18.000.000,-
2. uang penghargaan masa kerja Rp 2.000.000 x 5
= Rp 10.000.000,-
3. uang penggantian hak 15% x Rp 28.000.000
= Rp 4.200.000,-
Jumlah kompensasi PHK = Rp 34.200.000,- (tiga puluh
empat juta dua ratus ribu rupiah)
PASAL 3
Pihak Kedua menyetujui dan menerima kompensasi peng-
akhiran hubungan kerja yang diberikan dari Pihak Pertama
sebagaimana disebut pada pasal 2 persetujuan bersama ini
PASAL 4
Dengan diterimanya kompensasi sebagaimana tercantum
di dalam pasal 2 persetujuan bersama ini serta dengan ditanda-
tanganinya persetujuan bersama ini maka hubungan kerja antara
Pihak Pertama dan Pihak Kedua dinyatakan putus dan ber-
akhir.
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
365
PASAL 6
Dengan ditandatanganinya persetujuan bersama ini oleh
Pihak Pertama dan Pihak Kedua, maka Pihak Pertama dan
Pihak Kedua menyatakan saling memberikan pelunasan, pem-
bebasan dan pelepasan dari segala tuntutan hukum antara
satu terhadap yang lainnya, baik secara perdata termasuk tapi
tidak terbatas pada tuntutan akan uang pesangon, penghargaan
masa kerja, maupun uang penggantian hak serta pembayaran
Jamsostek maupun pidana sekarang dan kemudian hari.
PASAL 7
Persetujuan Bersama ini dibuat dan ditandatangani oleh
para pihak dalam keadaan sadar sehat jasmani maupun rohani
tanpa adanya tekanan dan paksaan dari pihak mana pun dan
kedua belah pihak akan tunduk dalam melaksanakannya.
Jakarta, 15 Juli 2009
Pihak Kedua Pihak Pertama
Sifah Aulia Sadiya Nesya
PERJANJIAN KONTRAK BUKU PINTAR MEMBUAT
366
BAB 7
SURAT KUASA
BUKU PINTAR
MEMBUAT
PERJANJIAN KONTRAK